Jumat, 04 Juni 2010

UNGARIA DUKUNG KREATIVITAS LUKISAN ANAK INDONESIA

UNGARIA DUKUNG KREATIVITAS LUKISAN ANAK INDONESIA

London, 5/6 (ANTARA) - Puluhan lukisan anak-anak mancanegara termasuk dari Indonesia dipamerkan di lobby kantor Ombudsman Nasional Hungaria untuk meningkatkan perhatian umum terhadap keamanan dan kesejahteraan yang mendapat ancaman kekerasan, di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

"Hadir dalam acara pembukaan puluhan anak-anak Hungaria pecinta seni dan sejumlah seniman Hungaria, baik pelukis, penyanyi dan sastrawan serta pakar pendidikan," ujar Sekretaris II, Pelaksana Fungsi Pensosbud, KBRI Budapest, Annie Puspa Rosita, kepada kresponden ANTARA London, Sabtu.

Lukisan-lukisan yang dipamerkan adalah pilihan terbaik dari ribuan lukisan anak-anak mancanegara yang pernah mendapatkan penghargaan oleh Panitia Kompetisi Internasional anak yang diselenggarakan oleh "Hungaria Youth Center" sekali dalam dua tahun.

menurutnya, lukisan tersebut disimpan di Museum Youth Center di Zanka dan dimanfaatkan untuk pameran di berbagai tempat secara berkesinambungan.

Duta Besar Indonesia untuk Hongaria Mangasi Sihombing saat menghadiri kegiatan itu mengatakan pentingnya menambahkan kreatifitas anak-anak dan menanamkan rasa percaya diri bahwa mereka dihargai sebagai bagian integral masyarakat luas.

Prof. dr. Mate Szabo yang bertanggung jawab kepada parlemen Hungaria mencatat perlindungan bagi anak-anak dan ibu tidaklah terbatas pada perlindungan hukum atas kasus-kasus yang terjadi, tetapi lebih penting adalah pencegahan terjadinya tindak kekerasan dan perlakuan tak wajar melalui kampanye dan pendidikan umum.

Dalam sejumlah kompetisi Internasional yang dilaksanakan di Youth Center Zanka, karya anak-anak Indonesia berhasil meraih medali-medali, emas, perak dan perunggu.

Direktur Museum Youth Center Zanka, Dr. Kinga Bene mengatakan untuk kompetisi tahun ini pihak Indonesia mengirimkan lukisan anak-anak dari Sanggar Seni Anak-Anak Surabaya.

"Dengan pihak Hungaria telah dicapai kesepakatan untuk membawa pameran karya anak-anak ini ke Indonesia," demikian Annie Puspa.

***4***

(T.H-ZG/B/A025/A025) 05-06-2010 08:24:25

MENKO KESRA JADWALKAN KUNJUNGAN KERJA KE ITALIA

MENKO KESRA JADWALKAN KUNJUNGAN KERJA KE ITALIA

London, 5/6 (ANTARA) - ?Menko Kesra Agung Laksono dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan sejumlah mitra kerja di Italia diantaraya Kepala Departemen Perlindungan Sipil ,sebuah lembaga setingkat kementerian Italia dalam upaya penanggulangan bencana.

Agung juga dijadwalkan bertemu dengan para pejabat Kementerian Persamaan Hak .

Kehadiran Menko Kesra Agung Laksono di Italia untuk mempererat hubungan kedua negara dengan memanfaatkan momentum pembukaan kembali rute penerbangan maskapai Garuda Indonesia ke wilayah Eropa, ujar Counsellor Pensosbud KBRI Roma Musurifun Lajawa, kepada koresponden Antara London, Sabtu.

Musurifun Lajawa menjelaskan Agung Laksono yang melakukan kunjungan ke Italia tanggal 6 hingga 9 Juni dijadwalkan bertemu dengan Direktur Eksekutif World Food Programme (WFP), yaitu organisasi bantuan kemanusiaan PBB terbesar di dunia, khususnya dalam hal bantuan pangan dan nutrisi.

Pertemuan dengan Direktur Eksekutif WFP, Josette Sheeran di kantor pusat WFP di Roma pada hari pertama kunjungannya, Senin .

Sejumlah tema yang akan dibahas adalah upaya ke depan penguatan koordinasi WFP dengan lembaga terkait di Indonesia untuk lebih memaksimalkan dampak terhadap penerima bantuan dan penyelarasan dengan program pembangunan nasional.

Kedua belah pihak juga akan membahas kemungkinan kerja sama pengadaan produksi pangan bergizi tinggi di Indonesia sebagai bagian dari paket bantuan kemanusiaan WFP apabila terjadi bencana.

WFP di Indonesia sudah ada sejak tahun 1968 dan sempat kegiatannya terhenti selama dua tahun (1996-1998), namun kemudian diminta kembali beroperasi ketika terjadi bencana alam el-Nino dan krisis ekonomi dan keuangan Asia tahun 1998 di Indonesia.

Kehadiran WFP di Indonesia yang berakhir Desember 2010 dibahas kemungkinan besar corak kerja sama WFP dan Pemerintah Indonesia selama lima tahun ke depan.

Pembahasan ini ada kaitannya dengan kenaikan status Indonesia sebagai negara yang dikategorikan sebagai "negara berpendapatan menengah kebawah atau "low middle income country", yang dianggap sudah tidak patut lagi menjalin hubungan atas dasar prinsip negara penerima donor dari WFP.

Terdapat wacana agar kerja samanya dilakukan atas dasar kemitraan strategis dengan kedudukan yang setara.

WFP dibentuk tahun 1963 dan saat ini memiliki perwakilan di 80 negara, termasuk di Indonesia bertujuan mengatasi masalah rawan pangan serta malnutrisi di wilayah bencana dan paska konflik, melalui pemberian bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu.

Setiap tahun, WFP menyediakan bahan makanan untuk 90 juta orang, yang 58 juta di antaranya adalah anak-anak. Saat ini kegiatan WFP tersebar di 77 negara , termasuk di Indonesia.


Bencana
Pertemuan antara Menko Kesra Agung Laksono dengan Guido Bertolaso, Kepala Departemen Perlindungan Sipil Italia dijadwalkan Selasa bertempat di kantor Departemen Perlindungan Sipil Italia di Roma.

Kedua belah akan membahas kemungkinan mencari peluang kerja sama di bidang penanggulangan bencana alam dan bencana kemanusiaan, termasuk kemungkinan kerja sama teknik pertukaran staf, pelatihan dan saling tukar informasi dan upaya praktis penanggulangan bencana.

Diharapkan dalam kesempatan itu Menko Kesra akan memperoleh informasi yang lengkap tentang keberadaan DPS, baik dari segi perangkat perundang-undangan, perangkat lunak dan keras yang dimiliki badan tersebut, termasuk dukungan logistik, pendanaan dan sumber daya manusia pendukungnya.

Sementara itu Menko Kesra akan menjelaskan tentang keberadaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yang sejak beberapa bulan yang membentuk dua unit satuan reaksi cepat penanggulangan bencana yang masing-masing berpusat di Jakarta dan Malang.

Italia kemungkinan akan mengangkat isu mengenai Global Earthquake Model (GEM), yaitu suatu kemitraan antara pemerintah dan swasta yang diprakarsai dan disetujui oleh Global Science Forum dari Organization for Economic Co-operation and Development (OECD-GSF).

Proyek GEM bertujuan membuat suatu standar yang independen untuk menghitung dan mengkomunikasikan risiko gempa bumi di seluruh dunia, isehingga diharapkan menciptakan kesiapan menghadapi bencana gempa bumi.

Setelah pertemuan resmi, Menko Kesra Agung Laksono dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas Departemen Perlindungan Sipil di pinggir kota Roma yang merupakan pusat pemantauan dan komando upaya penanggulangan bencana.

Pertemuan Menko Kesra Agung Laksono dengan Menteri Persamaan Hak Italia, Mara Carfagna merupakan kunjungan terakhir di Italia.

Pertemuan yang diadakan Selasa sore membicarakan saling tukar pengalaman mengenai upaya kedua pihak dalam memenuhi pencapaian ke-8 target Millenium Development Goals (MDGs), termasuk memberikan perlindungan kepada kelompok sosial yang cenderung terpinggirkan seperti penyandang cacat, dan kelompok minoritas lainnya.

Selain itu, akan dijajaki pula kemungkinan kerja sama teknik peningkatan kapasitas sumber daya manusia antara kedua lembaga terkait.

Kementerian Persamaan Hak Italia memiliki tugas utama memajukan persamaan hak antara kaum pria dan kaum perempuan.

Selain melindungi kaum perempuan, kementerian ini juga bertugas untuk melindungi kelompok-kelompok sosial lainnya seperti penyandang cacat, anak-anak di bawah umur dan juga kelompok minoritas lainnya.

Kementerian ini bertanggung jawab agar para penyandang cacat bisa masuk lapangan kerja dan diberikan fasilitas yang sesuai dengan kondisi fisiknya seperti teks braile, ramp untuk pengguna kursi roda, dan lain-lain.

Kementerian ini juga bertugas melindungi anak-anak dari tindakan pedofilia dan pornografi.

Menko Kesra dan rombongan akan kembali ke tanah air Rabu melalui Amsterdam menggunakan penerbangan Garuda Indonesia . ***4***
(U-ZG) /B/A011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 05-06-2010 05:47:35

Kamis, 03 Juni 2010

DEWAN HAM PBB SAHKAN RESOLUSI PENCARI FAKTA

DEWAN HAM PBB SAHKAN RESOLUSI PENCARI FAKTA

London, 3/6 (ANTARA) - Delegasi Indonesia bersama anggota Kelompok Organisasi Konferensi Islam dan Gerakan Non Blok berhasil mendorong pembentukan Misi Pencari Fakta Independen Internasional atas serangan Israel terhadap Kapal Mavi Marmara yang membawa misi kemanusiaan ke Gaza, Senin (31/5).

Anggota Independent International Fact Finding Mission (IIFFM)
tersebut akan dipilih Presiden Dewan HAM untuk segera bekerja dan melaporkan hasil penyelidikannya dalam Sesi ke-15 Sidang Dewan HAM, September mendatang, demikian Sekretaris Pertama PTRI Jenewa, Kamapradipta Isnomo kepada koresponden Antara London, Kamis.

Pembentukan IIFFM diputuskan dalam sesi "Urgent Debate" pada Sidang Dewan HAM PBB, Kamis, melalui suatu resolusi berjudul The Grave Attacks by Israeli Forces against the Humanitarian Boat Convoy.

"Disahkannya resolusi memberikan pesan kuat kepada masyarakat internasional bahwa apa yang dilakukan oleh Israel tergolong pelanggaran segala aspek dan norma kemanusiaan dan HAM," tegas Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Dian Triansyah Djani, seusai persidangan di Dewan HAM.

Dubes Djani menggarisbawahi bahwa sesi "Urgent Debate" dalam Sidang Dewan HAM kali ini melalui resolusi telah memberikan penekanan khusus terhadap aspek pelanggaran HAM dan kemanusiaan yang dilakukan Israel seraya mendesak negara tersebut untuk mencabut blokade Jalur Gaza guna memberikan askes bantuan kemanusiaan dari masyarakat dan organisasi internasional.

Selain itu, Dubes menjelaskan resolusi juga mengutuk keras tindakan ilegal Israel di perairan internasional, menyayangkan jatuhnya korban, meminta Israel mencabut blokade dan memberikan akses bagi bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza dan meminta Israel bertanggung jawab atas tindakannya.

Resolusi yang disahkan Dewan HAM PBB Rabu, dilakukan melalui pemungutan suara dengan 32 negara mendukung termasuk Indonesia, sembilan negara abstain dan tiga negara menolak.

Delegasi Indonesia turut berperan dalam menghasilkan resolusi ini merupakan bukti konkrit konsistensi dan solidaritas Indonesia dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk mencapai kemerdekaan dan menjalani kehidupan yang layak, demikian Kamapradipta Isnomo.***4***
(T.H-ZG/B/B013/B013) 03-06-2010 06:36:13

MUSLIM RUSIA MINTA RI LATIH MANAJEMEN HAJI

MUSLIM RUSIA MINTA RI LATIH MANAJEMEN HAJI

London, 3/6 (ANTARA) - Mufti Dagestan, Ahmad Muhamad Abdullah, dan miliarder Muslim Rusia, Abusupyan Kharkharov, meminta bantuan Indonesia untuk mengadakan pelatihan manajemen haji.

Permintaan itu disampaikannya seiring dengan meningkatnya jumlah haji di Rusia yang menuntut penanganan lebih serius, ujar Cousellor Pendidikan, Penerangan, dan Sosial Budaya KBRI Moskow M. Aji Surya dalam keteranganya kepada koresponden ANTARA London, Kamis.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Mufti Dagestan, Ahmad Muhamad Abdullah, bersama miliarder Muslim Rusia, Abusupyan Kharkharov, dan Dubes Hamid Awaludin yang langsung menyanggupi permintaan pelatihan manajemen haji dari Indonesia.

Selain terus mencari format yang pas, beberapa kantong Muslim di Rusia telah meminta Dubes RI Hamid Awaludin untuk menyiapkan pelatihan haji bagi mereka.

Setengah tahun lalu, Mufti Tatarstan juga meminta hal serupa. "Nanti setelah melakukan pelatihan di Kazan, Tatarstan, segera pindah ke Dagestan," ujarnya.

Kedutaan Besar Republik Indonesia Moskow juga menggandeng Kementerian Agama Jakarta serta salah satu perusahaan ONH plus untuk memberikan pelatihan haji di Rusia pada akhir bulan Juni.

Direktur Jenderal Haji dan Umrah beserta beberapa stafnya menyampaikan kesanggupannya, dan kini tinggal mengatur jadwal karena kemungkinan besar pelatihan akan berkembang di tiga kota, yakni Moskow, Kazan, dan Dagestan.

Hal-hal yang ingin dilakukan terkait dengan persiapan, seperti pembayaran, pendaftaran, manasik, "booking" penginapan, dan penerbangan. Kemudian masalah keberangkatan dari berbagai daerah, mulai penginapan hingga penerbangan, dan juga pelaksanaan di Tanah Suci serta pengembalian jemaah ke kampung halaman.
Semua itu, kata dia, sangat penting mengingat Muslim di Rusia tersebar di berbagai daerah yang wilayahnya lebih luas daripada Indonesia. "Karakternya hampir mirip Indonesia," ujarnya.

Menurut Abusupyan, jemaah haji dari Indonesia dikenal sangat ramah, santun, dan patuh atas berbagai peraturan yang ditetapkan. "Meskipun jumlahnya sangat besar, tetap rapi dan tidak menunjukkan sikap-sikap yang negatif. "Nanti setelah mendapat pelatihan, jemaah kami juga akan sebagus Indonesia," ujarnya.

Gairah Muslim di Rusia dalam beberapa tahun terakhir memang sedang pasang. Semangat beragama, khususnya dalam pendirian masjid dan ibadah haji, menjadi tren masyarakat setempat.

"Kerinduan transendental yang sempat dilarang selama 70 tahun lebih terus memuncak di beberapa tahun terakhir," katanya.

Disebutkan, warga Rusia yang beragama Islam sekitar 24 juta orang, dan mereka yang menunaikan ibadah haji meningkat setiap tahunnya. Pada tahun lalu, misalnya, naik 6.000 orang atau menjadi 35 ribu haji. Umumnya mereka berasal dari Dagestan, Tatastan, dan Moskow.

Dubes Hamid Awaludin menggarisbawahi kegiatan pelatihan yang akan dijalankan tersebut merupakan salah satu dari bagian berdiplomasi sesuai dengan kebutuhan pasar. "Inilah salah satu cara untuk mendekatan kedua umat yang dahulu sempat terbelah dan bahkan tidak saling mengenal," katanya. ***4***
(U-ZG/B/D007)
(T.H-ZG/B/D007/D007) 03-06-2010 07:38:18

Rabu, 02 Juni 2010

Mahasiswa Indonesia di Rusia Kutuk Keras Israel

Mahasiswa Indonesia di Rusia Kutuk Keras Israel

Kamis, 3 Juni 2010 03:46 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 243 kali
London (ANTARA News) - Pekumpulan Mahasiswa Indonesia yang ada di Rusia (PERMIRA) mengutuk keras terhadap tindakan tentara Israel yang melakukan penembakan atas kapal kemanusiaan Mavi Marmara yang membawa sukarelawan Mer-C Indonesia.

Tindakan Israel tersebut merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan, ujar ketua PERMIRA, Khoirul Rosyadi dalam keterangannya kepada koresponden Antara London, Kamis.

``Penambakan yang dilakukan Israel terhadap aktivis kemanusiaan Mer-C Indonesia itu merupakan kejahatan kemanusiaan,`` ujarnya menambahkan bahwa penembakan itu merupakan tindakan pembantaian yang sangat kejam dan tidak dapat dimaafkan.

Seperti yang diberitakan, bahwa pada tanggal 31 Mei 2010, tentara Israel menembaki kapal kemanusian Mavi Marmara yang membawa bantuan kemanusian ke jalur Gaza.

Dalam perjalanannya, kapal yang membawa para aktivis kemanusiaan dunia itu dihujani tembakan oleh tentara Israel.

Sekretaris PERMIRA, Adnil Reza menyebutkan dalam konvensi internasional, tidak ada larangan bagi para aktivis kemanusiaan untuk melakukan bantuan kemanusiaan. ``Karena itu tindakan Israel yang melakukan penembakan itu tidak bisa ditoleransi,`` ujarnya.

Untuk itu, PERMIRA meminta masyarakat dunia untuk melakukan tindakan tegas terhadap kesewenang-wenangan Israel yang menyerang para aktivis kemanusiaan dunia tersebut.

``Masyarakat dunia harus bersatu melawan kedholiman Israel,`` demikian pernyataan yang dikeluarkan Permira yang ditandatangani Khoirul Rosyadi dan Adnil Reza. (ZG/K004)

MASYARAKAT INDONESIA DI INGGRIS KUTUK AKSI ISRAEL

MASYARAKAT INDONESIA DI INGGRIS KUTUK AKSI ISRAEL

London, 2/6 (ANTARA) - Masyarakat Indonesia di Inggris yang tergabung dalam Keluarga Islam Indonesia Britania Raya (KIBAR) mengutuk keras aksi militer Israel menyerang misi kemanusiaan Freedom Flotilla untuk warga di Jalur Gaza.

"Tindakan militer Israel tidak dapat dibenarkan dari segi hukum dan kemanusian. Kami mengutuk keras serangan militer tersebut," demikian Ketua KIBAR Yosritzal kepada koresponden Antara London, Rabu.

Serangan yang dilakukan pada Senin itu mengakibatkan setidaknya sedikitnya 10 relawan kemanusiaan yang berada di Kapal Mavi Marmara tewas sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Yosritzal mendesak pemerintah Indonesia menggunakan semua jalur diplomasi untuk menekan Israel agar membebaskan seluruh peserta misi kemanusian dan memberikan akses untuk menyalurkan bantuan yang berasal dari berbagai belahan dunia.

"Kami juga mendorong peran pemerintah Indonesia untuk menggalang kekuatan dunia guna menuntut pemerintah Israel dan pemerintah Mesir membuka semua blokade ekonomi dan transportasi yang telah berlangsung selama empat tahun terakhir," ujarnya Yosritzal.

KIBAR menyatakan blokade ekonomi dan transportasi yang diberlakukan menjadi salah satu sebab mengapa aksi kemanusiaan dilakukan melalui jalur laut.

Untuk masyarakat Indonesia, KIBAR berharap masyarakat terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam membebaskan diri dari belenggu penjajahan Israel yang sangat kejam tanpa berperikemanusiaan.

KIBAR juga mendesak kasus ini dibawa ke Mahkamah Internasional.

"Mahkamah Internasional arus menjatuhkan sanksi kepada Israel dan PBB harus pula mengeluarkan sanksi politik," demikian Yosritzal.

Dalam pernyataan sikapnya KIBAR menyatakan serangan militer Israel yang telah mengakibatkan sejumlah relawan kemanusiaan yang berada di Kapal Mavi Marmara tewas dan puluhan lainnya luka-luka merupakan bentuk teror terhadap misi kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan dan ummat Islam Indonesia di Inggeris mengutuk keras serangan militer tersebut.

Mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk menggunakan semua jalur diplomasi dalam upaya menekan Israel agar membebaskan seluruh peserta misi kemanusian dan memberikan akses penyaluran bantuan dari berbagai belahan dunia.

Selain itu, juga diserukan agar Pemerintah Indonesia menggalang kekuatan dunia guna menuntut Pemerintah Israel dan Pemerintah Mesir agar membuka semua blokade ekonomi dan transportasi yang telah berlangsung selama empat tahun terakhir, karena blokade ekonomi dan transportasi yang diberlakukan adalah penyebab aksi kemanusiaan yang dilakukan melalui jalur laut.

Selain itu KIBAR juga mendorong organisasi-organisasi internasional untuk membawa masalah penyerangan ini ke Mahkamah Internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar secara efektif memberikan sanksi hukum dan politik internasional kepada Israel.

Diserukan juga agar bangsa Indonesia untuk senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam upaya membebaskan diri dari belenggu penjajahan Israel yang kejam dan tanpa perikemanusiaan.

KIBAR mengimbau segenap komponen masyarakat untuk berhati-hati terhadap berita-berita yang memutarbalikkan fakta yang sengaja dibuat oleh Israel untuk menutupi dan melegitimasi kebiadaban mereka.

Selain itu juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada 12 relawan Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut beserta 750 relawan lainnya dan mendoakan agar senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dan kepada keluarga di tanah air, tabah menghadapi peristiwa ini.

(U-ZG) /B/A011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 02-06-2010 07:39:24

Selasa, 01 Juni 2010

RI-BULGARIA TINGKATKAN KERJA SAMA ENERGI DAN PERTANIAN

RI-BULGARIA TINGKATKAN KERJA SAMA ENERGI DAN PERTANIAN

London, 1/6 (ANTARA) - Indonesia dan Bulgaria sepakat meningkatkan kerjasama di bidang energi dan pertanian yang merupakan salah satu hasil Sidang IV Komisi Bersama Indonesia-Bulgaria yang diadakan di Sofia, pada 31 Mei - 1 Juni, kata Sekretaris bidang Sosial-budaya, KBRI di Sofia, Bulgaria, Aditya Timoranto, kepada koresponden Antara London, Selasa.

Pertemuan SKB IV RI-Bulgaria ini dilakukan 4 tahun setelah pertemuan SKB ketiga di Bulgaria tahun 2006. Di bidang energi, kedua negara mengakui pentingnya teknologi "climate change mitigation" seperti "carbon capture storage (CCS)" dan "clean coal technology".

Kedua negara sepakat terhadap kerja sama bidang energi yang dapat dikerjasamakan yaitu batu bara (coal), energi terbarukan, dan efisiensi energi. Untuk pengembangan kerja sama energi yang lebih efektif, kedua pihak sepakat membentuk kelompok kerja dalam kerangka Komisi Bersama RI-Bulgaria.

Di bidang pertanian, ditekankan pentingnya promosi produk pertanian Indonesia di Bulgaria. Indonesia dan Bulgaria juga sepakat membentuk kelompok kerja di bidang pertanian dalam kerangka Komisi Bersama RI - Bulgaria sebagai upaya lebih meningkatkan kerja sama di bidang pertanian.

Selain itu, Indonesia mengundang investor Bulgaria di sektor perkebunan kelapa sawit, sedangkan Bulgaria menawarkan kerja sama pembangunan terminal crude palm oil (CPO) dari Indonesia di salah satu pelabuhan Bulgaria di Laut Hitam untuk pasar Balkan dan Eropa pada umumnya.

Di bidang perdagangan bilateral, terdapat peningkatan yang sangat berarti pada tahun 2008 yaitu 78,6 persen dari 49,128 juta dolar AS tahun 2007 menjadi 87,764 juta dolar AS tahun 2008.

Di tahun 2009, terjadi penurunan perdagangan yang diyakini bersifat sementara dan lebih karena krisis keuangan internasional. Kedua pihak menyampaikan optimisme terhadap perdagangan di masa depan dengan mulai kembali meningkatnya nilai perdagangan periode Januari-Februari 2010 sebesar 54,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Indonesia menyambut baik keinginan Bulgaria untuk melakukan investasi di bidang perkebunan kopi dan kawasan wisata di Indonesia.

Indonesia juga menawarkan proyek-proyek yang terbuka untuk investasi asing (public private partnership), seperti pembangkit tenaga listrik, jalan tol, jalan kereta api, jalur kereta bandara, dan jembatan Selat Sunda.



Delegasi Indonesia
Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Duta Besar Retno L.P. Marsudi, didampingi Dubes RI untuk Republik Bulgaria, Immanuel Robert Inkiriwang, demikian Sekretaris Ketiga, Sosial-budaya, KBRI di Sofia, Bulgaria, Aditya Timoranto kepada koresponden Antara London, Selasa.

Selain itu, juga hadir para wakil dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Keuangan, Sekretariat Kabinet, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Bank Indonesia.

Sementara itu, Delegasi Bulgaria dipimpin Wakil Menteri Pertanian dan Pangan, Georgi Kostov, dengan didampingi wakil dari Kementerian Ekonomi, Energi dan Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Badan Promosi UKM, Executive Agency Maritime Administration dan Executive Agency for Fisheries and Aquaculture.


(U-ZG)

(T.H-ZG/B/M012/M012) 01-06-2010 21:10:54