Rabu, 10 Mei 2017

BEBAS AKTIF

DUBES: INDONESIA KONSISTEN JALANKAN POLITK BEBAS AKTIF    
            Oleh Zeynita Gibbons  

      London, 5/5 (Antara) - Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia, Rizal Sukma menegaskan Indonesia konsisten menjalankan kebijakan luar negerinya secara bebas dan aktif, dengan penekanan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan serta keluatan dan kemaritiman.
           Hal tersebut disampaikan Dubes Rizal di hadapan sejumlah duta besar negara sahabat, anggota Anglo Indonesian Society serta mitra kerja KBRI London, di Kementerian Luar Negeri Inggris, London, pada Rabu, kata Minister Counsellor Fungsi PenSosBud KBRI London Thomas Siregar kepada Antara, Jumat.
          Dalam paparannya, Dubes Rizal Sukma mengatakan secara prinsip arah kebijakan luar negeri Indonesia tidak mengalami perubahan, namun terdapat penekanan  lebih kuat pada aspek hubungan bilateral khususnya dalam peningkatan kapasitas ekonomi dan perdagangan serta kelautan dan kemaritiman.
         Hal itu  tercermin dalam hubungan bilateral Indonesia dengan beberapa negara yang memiliki kapasitas ekonomi kuat di kawasan Asia dan Eropa. Dalam konteks regional, Indonesia akan tetap mengambil peran aktif dalam ASEAN dan kerja sama Selatan-Selatan dan triangular untuk menyuarakan kepentingan negara-negara di kawasan Asia, Afrika dan Amerika Latin.
           Sedangkan dalam konteks multilateral, Indonesia akan terus meningkatkan interaksi dengan negara-negara G-20 guna mendorong kebijakan ekonomi global yang saling menguntungkan dan menjaga terciptanya sistem perekonomian global yang kuat, seimbang dan berkelanjutan.
          Dikatakannya sebagai negara kepulauan, Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo menaruh perhatian besar membangun infrastruktur kemaritiman melalui visi Poros Maritim Dunia.
           Indonesia diharapkan dapat menjadi penghubung utama antara Samudra India dan Pasifik. Terkait itu Indonesia perlu memperkuat sistem pertahanannya, infrastruktur maritim serta meningkatkan konektivitas antarkepulauan dan meningkatkan intensitas kerja sama pertahanan dengan sejumlah negara yang memiliki peran kunci di kawasan.
            Dubes Rizal Sukma menegaskan Kebijakan Luar Negeri Indonesia saat ini berupaya mengoptimalkan kepentingan nasional Indonesia dengan tetap memperhatikan peran Indonesia dalam percaturan politik Internasional.
           Indonesia akan terus melaksanakan kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif sebagaimana telah diletakan fondasinya oleh para pendahulu dan pemimpin bangsa Indonesia.
           Paparan Dubes Rizal Sukma  yang sistematis, ilmiah dan lugas di Kementerian Luar Negeri Inggris tersebut mendapat sambutan luar biasa. Para peserta yang hadir juga merasa sangat senang karena selain mendengar paparan, mendapat suguhan makanan khas Indonesia yang disajikan dalam bentuk canape oleh Chef Budiono dari Asosiasi Chef Indonesia.

    ***2***
(T.H-ZG/B/R. Utami/R. Utami) 05-05-2017 19:06:14

DWIBAHASA

KBRI LONDON BAHAS KEUNTUNGAN DWIBAHASA BAGI ANAK
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 3/5 (Antara) - Keuntungan anak mempelajari selain bahasa Ibu dan menyiasatinya tanpa harus kehilangan bahasa pertama menjadi pembahasan seminar sehari tentang Kedwibahasaan dan Pendidikan Kedwibahasaan di KBRI London, Inggris, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2017.
         Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI, Prof E. Aminudin Aziz, Ph.D, kepada Antara London, Rabu mengatakan seminar yang mengusung tema utama Menjadi Dwibahasawan tanpa Kehilangan Bahasa Ibu ini dilaksanakan untuk memberikan gambaran tentang peluang dan tantangan menjadi dwibahasawan sejak dini, untung-ruginya, dan bagaimana cara menyiasatinya tanpa harus kehilangan bahasa pertama.
         Pada seminar yang berlangsung Selasa (2/5), dikatakan fakta yang ditemukan sejauh ini adalah seringnya seorang anak di dalam keluarga terpaksa harus kehilangan bahasa pertama demi mengejar sasaran menguasai bahasa kedua atau bahasa asing.
         Melalui seminar ini, diharapkan diperoleh informasi dan pemahaman yang lebih jelas tentang makna dan hakikat kedwibahasaan serta model pendidikan yang paling tepat dilakukan para orang tua atau sekolah.
         Para pembicara dalam seminar yang dibuka Dubes RI di London Dr Rizal Sukma itu adalah Dr. Nick Andon dari King's College, London dan Geoff Roberts dari Cambridge International Exams yang membahas "Maintaining Indonesian in a sea of English". Sementara
Dr Dadang Sudana dari Prodi Linguistik, UPI dan Dr. Iwa Lukmana dari Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, UPI membahas Indonesia's Policy on Bilingual Education: From International Schools to Parents and Pupils' Perceptions.
         Seminar itu ditujukan untuk orang tua atau calon orang tua yang ingin membesarkan anak dalam lingkungan dwibahasa karena
dikhawatirkan dengan perkembangan bahasa Ibu atau bahasa kedua dari anak-anaknya. Seminar diikuti 75 orang terdiri dari mahasiswa dan mereka yang bergerak di bidang pendidikan dan bahasa serta Literasi dan Kesusastraan, serta Pemerhati masalah bahasa dan pendidikan. (ZG) ***4***
(T.H-ZG/C/T. Susilo/T. Susilo) 03-05-2017 06:03:59


BREMEN

INDONESIA BERPARTISIPASI PADA JAZZAHEAD DI BREMEN
     Oleh Zeynita Gibbons

      London, 3/5 (Antara) - KJRI Hamburg bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Wartajazz berpartisipasi dalam Jazzahead 2017.
           Jazzahead merupakan ajang eksibisi dan pertemuan musisi dan industri jazz internasional yang memadukan festival, konferensi dan eksibisi serta pertemuan bisnis (match making), networking kalangan industri dan musisi jazz international.
       Keikutsertan Indonesia pada festival pameran musik Jazz Ahead dalam upaya mempromosikan industri kreatif Indonesia, yakni Musik Jazz beserta potensi  pendukung dalam industri musik kepada stake holders musik jazz  dunia yang hadir pada festival di Bremen, ujar Pensosbud KJRI Hamburg dalam keterangannya kepada Antara London, Rabu.
          Dengan menempati stand berukuran 2x2 m2, Indonesia mengoptimalkan potensi yang ada melalui hiasan pernak pernik ornamen khas Indonesia, poster, brosur  mempromosikan kesenian Indoneisia utamanya festival jazz yang akan diadakan diberbagai kota di Indonesia selama tahun 2017.
          Jazzahead 2017 yang berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 April lalu merupakan acara musik dunia dimana Indonesia berpartisipasi untuk kedua kalinya.
          Booth Indonesia diresmikan Konsul Jenderal RI Hamburg, Ibu Sylvia Arifin di Hall 6 Bremen Messe yang dihadiri  Nicole Johänntgen, line up Maratua Jazz dan Dive Fiesta serta Diaspora Indonesia di Bremen.
          Konsul Jenderal RI Hamburg  Ibu Sylvia Arifin kehadiran Indonesia di ajang bergengsi ini adalah untuk mempromosikan musik jazz nasional, yang dapat  meningkatkan perkembangan musik Indonesia.
           Para pengunjung mendatangi stand Indonesia untuk bertanya berbagai macam hal, dari topik pariwisata hingga perkembangan musik merasa kagum dengan pesatnya perkembangan musik Indonesia.
            Partisipasi Indonesia yang diwakili  Wartajazz melakukan penjajakan dengan pihak panitia Jazzahead diharapankan Indonesia menjadi partner country dalam kegiatan Jazzahead dimasa mendatang.
         Pameran dan festival musik Jazzahead 2017 diikuti 547 peserta dari 55 negara dihadiri 5.000 pengunjung. Pada tahun 2014, Indonesia berpartisipasi dengan mendatangkan kelompok seniman nasional diantaranya Djaduk Ferriyanto.
          Dalam acara Jazzahead kali ini, terdapat peluang penjajakan kerja sama dan kemitraan dengan sejumlah negara antara lain Jerman, Australia, dan Montenegro.

    **4***

(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 03-05-2017 03:47:32

OXFORD

PELAJAR INDONESIA BAHAS PENDIDIKAN DI OXFORD
     Zeynita Gibbons

    London, 2/5 (Antara) - Para pelajar Indonesia tergabung dalam PPI Oxford mengelar diskusi Pendidikan Indonesia yang diadakan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional, diikuti puluhan pelajar Indonesia dari berbagai kota di Inggris diadakan di kota Oxford.
         Koordinator ISF Pendidikan PPI UK dan project manager acara Sarasehan Pendidikan Tracey Yani Harjatanaya kepada Antara London, Selasa menyebutkan diskusi diikuti sekitar 40 pelajar dan praktisi pendidikan yang datang dari seluruh penjuru daerah di Inggris.
         Kegiatan ini membahas berbagai isu yang sedang dihadapi pendidikan Indonesia dan merumuskan berbagai solusi untuk penyelesaian masalah pendidikan.
         Ketua PPI Oxford, Sandoko Kosen mengatakan diskusi diadakan PPI Oxford bekerja sama dengan Indonesian Scholars Forum Pendidikan yang berada di bawah naungan Divisi Riset dan Kajian Strategis PPI UK,
menyambut Hari Pendidikan Nasional, tidak hanya sekadar diskusi tapi lebih pada sarasehan yang membahas berbagai isu pendidikan Indonesia.
         Berbeda dari format acara seminar dalam sarasehan mengupas berbagai permasalahan pendidikan yang berhubungan dengan lima aspek pendidikan Indonesia, literasi, pendidikan bahasa, pendidikan tinggi, pendidikan kejuruan, dan pendidikan inklusif.
         Selama dua jam, para peserta yang sedang menempuh studi S2 dan S3 ini terlihat sangat antusias dalam mengikuti diskusi yang dibagi berdasarkan keahlian, pengalaman kerja dan riset mengeksplorasi permasalahan yang ada dan mencari strategi untuk mengatasi berbagai isu yang ada.
         Tracey Harjatanaya mengatakan diskusi bertujuan agar para penggiat dan pemerhati pendidikan ini dapat saling bertukar ilmu, memperluas perspektif dan jaringan sehingga dapat berkolaborasi di kemudian hari.
         Diharapankan diskusi membuka kesempatan kolaborasi antargenerasi muda Indonesia. Terlalu sering kita dipersiapkan untuk saling berkompetisi tetapi lupa didorong untuk berkolaborasi.
         "Walaupun tidak berada di Indonesia saat ini, kami berharap bisa tetap berkontribusi untuk kemajuan pendidikan Indonesia," ujar Tracey, mahasiswi S3 dari Departemen Pendidikan, University of Oxford dan penerima beasiswa LPDP ini.
         Acara diakhiri dengan tur kota Oxford dan makan malam ala film Harry Potter di dining hall Trinity College, University of Oxford.

    ***4*** (T.ZG)
(T.H-ZG/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 02-05-2017 10:24:0

IMO

USULAN INDONESIA-DENMARK TERKAIT POLUSI LAUT DITERIMA IMO
     Oleh Zeynita Gibbons
   
   London,  2/5 (Antara) - Indonesia dan Denmark berhasil meloloskan Pedoman Pertanggungjawaban dan kompensasi Polusi Laut di Komite Hukum  International Maritime Organization (IMO) dalam Sidang Komite Hukum IMO yang ke-104 di London, Inggris .
        Counsellor Fungsi Politik KBRI London, Andalusia Tribuana Tungga Dewi kepada Antara London, Senin mengatakan Komite Hukum  IMO menerima secara bulat usulan Indonesia dan Denmark mengenai pedoman pertanggungjawaban dan kompensasi dari kerusakan akibat tumpahan minyak yang berasal dari eksplorasi dan eksploitasi anjungan minyak lepas pantai.
           Ketua Delegasi RI Agus Saptono,  mengatakan diterimanya Pedoman tersebut oleh Sidang Komite Hukum IMO merupakan keberhasilan diplomasi Indonesia dalam melindungi kepentingan maritim RI.
          Dikatakannya Pedoman tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi negara-negara atau pihak lain yang ingin menggunakannya dalam kasus-kasus yang melibatkan kompensasi dari kerusakan akibat tumpahan minyak dari anjungan minyak lepas pantai. Pedoman ini sendiri bersifat sukarela dan tidak mengikat.
          Proses bahasan Pedoman tersebut sendiri berawal dari insiden tumpahan minyak Montara yang terjadi di perairan (ZEE) Australia pada tahun 2009 yang kemudian mencemari perairan Indonesia. Terkait hal ini, Pemerintah Indonesia menyampaikan submisi terkait pedoman pertanggungjawaban dan kompensasi dari kerusakan akibat tumpahan minyak lepas pantai tersebut pada Sidang Komite Hukum IMO ke-97 tahun 2010.
          Sidang Komite Hukum IMO yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 April lalu juga membahas masalah terkait kesejahteraan dan perlindungan pelaut, khususnya pada situasi perompakan atau darurat lainnya.
        Sidang Komite Hukum IMO merupakan forum pembahasan terkait perkembangan legislasi maritim internasional yang diselenggarakan setiap tahun di Markas Besar IMO di London.

    ***2***
(T.H-ZG/C/P.H. Prabowo/P.H. Prabowo) 02-05-2017 00:19:41

PANSUS

PANSUS AMANDEMEN RUU TERORISME DPR RI KUNJUNGI INGGRIS
     oleh Zeynita Gibbons

     London, 1/5 (Antara) - Delegasi Pansus DPR RI untuk Amandemen RUU Tindak Pidana Terorisme yang diketuai Mayjen TNI (Purn) Supiadin Aries Saputra melakukan kunjungan kerja ke London dalam rangka menambah pengetahuan dalam upaya penanggulangan terorisme terkait aturan yang tengah dibahas.
         "Terorisme merupakan kejahatan internasional dan tidak ada satu negara pun yang luput dari ancaman terorisme di dunia ini," kata Supiadin saat membuka diskusi dengan pihak Inggris dalam kunjungan Pansus DPR RI untuk Amandemen RUU Tindak Pidana Terorisme yang  di diadakan di London, Inggris.
        Minister Counsellor KBRI London, Thomas Siregar kepada Antara London, Senin mengatakan Kementerian Dalam Negeri Inggris, sebagai instansi yang memimpin penanggulangan terorisme, menyambut baik kunjungan kerja Pansus DPR RI mengingat terorisme merupakan ancaman bersama sehingga penting untuk dapat bertukar pandangan dan memperkaya wawasan dengan mempelajari sistem di masing-masing negara.
         Supiadin  menjelaskan  Inggris dipilih karena dipandang sebagai negara yang maju dalam penanganan terorisme baik dari sisi legislasi maupun sistem yang mengedepankan koordinasi antar-lembaga, penegakan prinsip HAM, dan memiliki sistem pengawasan melekat, yang menjadi pokok bahasan dalam amandemen RUU dimaksud.
        Selama kunjungannya, Pansus melakukan berbagai pertemuan dan bertukar pikiran dengan 12 lembaga  yang menangani penanggulangan terorisme di Inggris baik institusi pemerintah, penegak hukum maupun pengawas.
        Koordinasi yang baik dan inter-operability diantara institusi yang berwenang menjadi kunci dalam menghadapi ancaman terorisme terhadap keamanan nasional di Inggris, ujar narasumber dari Kementerian Dalam Negeri Inggris.
         Selain itu, sebagai negara demokrasi, Inggris juga menaruh perhatian tinggi terhadap penghormatan HAM dalam setiap penanganan kasus terorisme. Oleh karenanya setiap tindakan yang diambil pemerintah Inggris akan selalu diawasi dan diaudit oleh lembaga-lembaga independen.
         Pansus telah mendapatkan gambaran yang lengkap mengenai sistem penanggulangan terorisme di Inggris dari mulai pencegahan hingga perlindungan terhadap korban, ujar Ketua Delegasi Pansus sekaligus menyatakan  kunjungan dapat memberikan wawasan baru dan masukan konkrit dalam pembahasan Amandemen RUU Tindak Pidana Terorisme yang sedang berlangsung di Indonesia. 
    UU Tindak Pidana Terorisme disahkan di Indonesia pada tahun 2003 dan saat ini tengah dibahas amandemen UU dimaksud guna menyesuaikan dengan tantangan dan ancaman terorisme yang baru.
        Kerja sama penanggulangan terorisme merupakan salah satu highlight kerja sama bilateral RI dan Inggris sebagaimana dituangkan dalam perjanjian yang  ditandatangani PM Inggris dan Presiden RI pada tahun 2015 lalu.
    ***2***
(T.H-ZG/B/P.H. Prabowo/P.H. Prabowo) 02-05-2017 00:06:59


RICHARD

HUBUNGAN RI-INGGRIS TIDAK TERGANGGU PEMILU DIPERCEPAT Oleh Zeynita Gibbons
          London, 1/5 (Antara) - Hubungan Indonesia dan Inggris yang selama ini terjalin dengan baik tidak akan terganggu oleh keputusan PM Inggris Theresa May yang akan mempercepat pemilihan umum tiga tahun dari jadwal sebelumnya.
         PM Inggris Theresa May yang diusung partai konservatif itu, ingin konsentrasi pembahasan negosiasi parlemen terhadap hubungan Britania Raya dengan Uni Eropa setelah keputusan Brexit atau Britain Exit.
         Hal itu diungkapkan Richard Graham yang juga anggota Parlemen Inggris dapil Gloucestershire sekaligus Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris bidang perdagangan untuk ASEAN dan RRT dalam wawancara dengan koresponden Antara London, Kamis (27/4) di kantornya gedung Parlemen di London, sehubungan berbagai kejutan yang terjadi di Inggris, belakangan ini.
         Masyarakat Indonesia tidak perlu takut "business as usual," seperti biasa apapun hasilnya dari pemilu di Inggris, ujar anggota parlemen Gloucester di Partai Konservatif dalam wawancara didampingi Counsellor Fungsi Politik KBRI London, Andalusia Tribuana Tungga Dewi.
         Richard Graham mengatakan hubungan RI-Inggris dengan adanya Brexit dan pemilihan umum yang dipercepat tidak akan ada banyak perubahan, justru 'strong mandate' dan mengembangkan hubungan yang lebih kuat dengan negara-negara penting termasuk Indonesia, ujarnya.
         Ia yakin Indonesia akan terus menjadi mitra strategis yang setara bagi Inggris. Hal itu mengingat peran dan kontribusi Indonesia di dunia internasional yang semakin penting dengan adanya brexit. Hubungan bilateral Inggris dengan Indonesia akan tidak ada perubahan kebijakan "business as usual", ujarnya.
         Menurut Richard Graham ada empat prioritas kerja sama RI-UK yaitu di bidang maritime, kerja sama antar-pendidikan dan energi terbarukan seperti wave energy atau energi gelombang, termasuk aspek lingkungan hidup.
     Selain kerja sama pertahanan dan keamanan, termasuk kontribusi kerja sama bilateral untuk mengatasi isu-isu keamanan regional seperti masalah Laut China Selatan. Untuk itu Ketua Kaukus Indonesia Parlemen Inggris Richard Graham MP, mengharapkan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Inggris yang selama ini harmonis akan terus berlanjut. Baik hubungan dagang, investasi, maritim maupun pendidikan, ujar Richard yang mengakui Indonesia adalah negeri yang besar dan penting bagi Inggris.
         Richard Graham menggambarkan dirinya sebagai "politikus kebetulan," yang pernah bertugas di Indonesia pada masa mudanya, mengakui Indonesia adalah negara besar dan Presiden Jokowi adalah orang yang istimewa.
         Dalam kesempatan itu Richard menyampaikan ucapan selamat dengan terpilihnya Gubernur DKI yang baru Anis Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno. Mereka diharapkan dapat melanjutkan kembali kerja sama yang telah terjalin selama ini.
         Richard Graham mengakui bahwa tidak etis untuk memberikan komentar mengenai pemilihan umum di negera lain tapi ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia, ia pun menyampaikan bahwa gejolak yang terjadi di Inggris maupun di Indonesia membuat hidup justru menjadi lebih menarik.
         Ia yang punya kenangan khusus dengan Indonesia yang disebutnya sebagai "Love affair continues," itu mengaku Indonesia sangat baik padanya dan apa salahnya dia bisa melakukan sesuatu dan membalas kebaikan apa yang telah diterimanya selama ini.
         Richard yang juga punya bisnis joint venture dengan pengusaha di Indonesia yang disebutnya 'bring to people relations' karena bisnis tidak hanya sekadar transaksi tapi lebih pada hubungan yang erat dan kuat dengan kedua negara dan juga antar-'people to people and bisnis to bisnis contact'.
         Sebagai Utusan Perdagangan Perdana Menteri, Richard Graham membantu bisnis Inggris dengan kontak di Indonesia dan siap membantu manajemen proyek, desain dan teknik untuk Asian Games 2018 atau proyek infrastruktur nasional, serta mendorong orang Indonesia berbisnis di Inggris.
         Ia juga menjadi Ketua Kelompok Parlementer Seluruh Indonesia (APPG) mempromosikan ketertarikan dan pemahaman Indonesia di antara anggota parlemen dan mengembangkan kontak dengan anggota parlemen dan pihak lain di Indonesia. (ZG) ***2***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 01-05-2017 17:00:52