Kamis, 14 September 2017

BULGARIA

FILM WIDJI TUKUL RAIH PENGHARGAAN DI BULGARIA
     Zeynita Gibbons

    London, 5/9 (Antara) - Film "Istirahatlah Kata-Kata" berkisah tentang Widji Tukul, penyair dan aktivis yang buruan Pemerintahan Orde Baru sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya, meraih penghargaan khusus pada Festival Film Internasional "Love is Folly", di Kota Varna, Bulgaria.
         Festival film itu berlangsung sejak 25 Agustus hingga 3 September 2017.
         Film Istirahatlah Kata-Kata atau Solo, Solitude diproduksi tahun 2016 dengan sutradara Yosep Anggi Noen memenangkan penghargaan khusus dari dewan juri pada kompetisi Festival Film Internasional Love is Folly, sesuai informasi yang diterima oleh Konsul Kehormatan RI di Kota Varna Krassimir Simov, demikian penjelasan Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Sofia Nurul Sofia kepada Antara London, Selasa.
         Sebanyak 102 film ditayangkan dalam festival internasional yang merupakan salah satu terbesar di kawasan Balkan.
         Penghargaan yang diterima Film "Istirahatlah Kata-Kata", dengan produser Yulia Evina Bhara dan Anggi Noen merupakan penghargaan kedua tertinggi setelah Grand Prix Award.
         Panel juri internasional memberi penghargaan kepada pemenang festival lainnya, yaitu Film "The Citizen" dari Hungaria yang memenangkan penghargaan utama Grand Prix Aphrodite.
         Selain itu, best actress dimenangkan Rimma Zyubina untuk Film "The Nest of the Turtledove" dari Ukraina dan untuk best actor dimenangkan Nanç Konu dalam Film "Wedding Dance" dari Turki.
         Keikutsertaan film Indonesia dalam festival internasional tersebut merupakan hasil kerja sama KBRI Sofia dengan Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud dan bertujuan untuk mendukung sineas Indonesia bersaing di tingkat global.
         Pada festival, film pilihan Indonesia diputar dalam segmen khusus Indonesian Panorama yaitu film-film Nokas, Athirah, Salawaku, Emma, Aisyah Biarkan Kami Bersaudara, dan Kejarlah Daku Kau Kutangkap.
         Menurut Sekar Ayu Asmara, kurator dari Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, pemilihan film untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut salah satu di antaranya adalah karena cerita Widji Tukul dapat terjadi pada siapa saja, sehingga wakil dari bangsa lain pun bisa merefleksikan isi ceritanya.

         Dubes RI di Sofia Sri Astari Rasjid menyatakan kebanggaannya atas prestasi Indonesia tersebut, dan berharap film Indonesia lainnya dapat melanglang buana di kawasan Balkan pada tahun-tahun mendatang sebagai salah satu alat mendukung promosi Indonesia.***4***

Budisantoso Budiman
(T.H-ZG/B/B. Budiman/B. Budiman) 05-09-2017 06:45:51

RUSIA

PRESIDEN PUTIN SAMPAIKAN SELAMAT IDUL ADHA 
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 4/9 (Antara) - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada warga muslim di Rusia dan
menyatakan bahwa pemerintah memberikan perhatian besar kepada rakyatnya yang beragama Islam untuk merayakan Kurban Bayram. 
    Perayaan Kurban Bayram juga tidak luput dari dukungan aparat keamanan Rusia untuk kelancaran umat muslim Rusia, seperti saat melaksanakan shalat Id, demikian Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow Enjay Diana kepada Antara London, Minggu (3/9).
           Warga Indonesia di Rusia, khususnya di Moskow juga merayakan Idul Adha 1438 Hijriah pada Jumat (1/9) lalu.
         Perayaan Idul Adha bagi warga Indonesia yang jauh dari keluarga di Tanah Air memiliki kesan tersendiri.
         "Alhamdulillah saya bisa shalat Id di KBRI Moskow. Sangat terharu bertemu dengan saudara Indonesia di sini dan semuanya ramah-ramah. Sangat senang sekali," ujar Siti Huraira yang berada di Moskow dalam rangka mengikuti pameran Collection Première Moscow (CPM) 2017.
           Shalat Idul Adha di KBRI Moskow yang dikoordinir Himpunan Persaudaraan Islam Indonesia (HPII) Moskow, diikuti sekitar 300 WNI di Moskow, staf KBRI Moskow dan keluarga, mahasiswa, masyarakat, serta tenaga kerja Indonesia  yang tinggal di Moskow, dan delegasi Indonesia yang  sedang mengikuti pameran busana terbesar di Eropa Timur, CPM 2017.
         Dasep Mulyadi selaku khatib shalat Idul Adha menyampaikan bahwa Idul Kurban mengingatkan bagaimana umat Muslim harus meneladani Ibrahim AS sebagai seorang nabi dan ayah, meneladani Siti Hajar sebagai ibu yang sabar dan tabah walaupun harus ditinggal suami, dan meneladani Nabi Ismail sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya.
            Kebersamaan masyarakat Indonesia di Moskow, termasuk non-Muslim saat Idul Adha terlihat ketika acara halalbihalal di Wisma Duta Besar seusai shalat Id.
         Sajian hidangan gulai kambing, opor ayam, dan lontong melepaskan kerinduan pada masakan Indonesia bagi sejumlah warga Indonesia yang sudah lama bermukim di Moskow.
            Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, mengatakan banyak hikmah dan pelajaran besar yang bisa dipetik dari perayaan Idul Adha.
         Masyarakat Muslim Indonesia di Rusia melalui HPII telah banyak membantu saudara-saudaranya di Tanah Air melalui berbagai kegiatan amal.
          Islam di Rusia merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbesar kedua dan terbesar pertama di Eropa. Idul Kurban dalam bahasa Rusia, Kurban Bayram, merupakan salah satu hari besar umat Muslim Rusia.
          Di sejumlah wilayah Rusia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, hari Kurban Bayram dinyatakan sebagai hari libur. Saat ini umat Muslim di Rusia sekitar 20 juta orang, namun berdasarkan sumber tidak resmi diperkirakan 30-35 juta orang.  Daerah-daerah di Rusia yang banyak umat Muslim adalah Chechnya, Dagestan, Ingushetie, Tatarstan, Bashkortostan, Kabardino-Balkaria, Karachaevo-Cherkesia, dan Moskow.
           Perayaan Kurban Bayram di Rusia tahun ini bertepatan dengan Hari Pengetahuan, yaitu hari pertama tahun ajaran baru bagi anak sekolah di Rusia yang dirayakan setiap 1 September.
         Di sejumlah wilayah, shalat Id dilaksanakan agak pagi agar masyarakat bisa  merayakan Hari Pengetahuan, sedangkan di beberapa wilayah lainnya hari pertama tahun ajaran baru itu diundur menjadi 4 September. ***4****

(T.H-ZG/B/M.H. Atmoko/M.H. Atmoko) 04-09-2017 05:08:44


BRUSEL

G-Pluck hipnotis masyarakat di Brusel dengan lagu Beatles
Minggu, 3 September 2017 21:19 WIB - 3.890 Views
Pewarta: Zeynita Gibbons


London (ANTARA News) - G-Pluck, grup musik asal Bandung, yang khusus datang dari Indonesia yang mendedikasikan musiknya pada kelompok musik asal inggris The Beatles berhasil menghipnotis pengunjung Bazaar Indonesia yang diadakan KBRI di Brussel, pada hari Sabtu (2/9). 

Sekretaris pertama Pensosbud KBRI Brusel Ignatius Puguh Priambodo kepada Antara London, Minggu mengatakan penampilan G-Pluck sebagai puncak acara, membuat seluruh pengunjung menari dengan tembang-tembang kenangan dari The Beatles.

"Kami bangga bisa ikut merayakan pesta rakyat yang digelar KBRI Brusel dan senang mendapat undangan khusus dari Dubes Yuri Thamrin," ujar Awan yang membawakan lagu-lagunya Beatles dari era moptops sampe late Beatles.

Lagu seperti I Wanna Hold Your Hand, She loves you,, Hey Jude, Magical mystery tour, Obladi Oblada, Twist and Shout, Imagine, yang dibawakan dengan apik oleh kelompok G-Pluck yang juga pernah mendapat kehormatan unjuk gigi di The Cavern Club, klub yang "sakral" bagi The Beatles dan Beatlesmania beberapa tahun silam.

Kelompok G-Pluck yang dimotori empat personil yaitu Awan Garnida (bass), Wawan (gitar), Adnan Sigit (gitar), dan Beni Pratama (drum), serta Valdy Mail ( Keyboard ) itu pun mengenakan busana seperti yang dikenakan personal Beatles yang terdiri dari John Lennon, Paul McCartney, George Harrison dan Ringo.

Bazaar Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-72 RI berlangsung di lapangan KBRI Brussel merupakan tradisi tahunan yang menjadi pesta rakyat bagi masyarakat dan diaspora Indonesia di Belgia.  

Sebanyak 800 lebih pengunjung datang dari berbagai kota di Belgia untuk menikmati berbagai makanan Indonesia dan hiburan musik dan tarian oleh masyarakat Indonesia.

Masyarakat Indonesia datang ke Bazaar juga ingin menikmati kuliner Indonesia seperti sate padang, iga bakar, siomay dan makanan khas Indonesia lainnya.  

Selain itu penampilan G-Pluck juga terdapat berbagai hiburan lainnya seperti pertunjukan musik dari masyarakat dan mahasiswa. Jonatan Cerrada, penyanyi Belgia juara French Idol yang kini tinggal di Bali, juga menyumbangkan beberapa lagu.

Dubes RI untuk Belgia, Yuri Thamrin, menyampaikan hadiah utama sepeda kepada Neylan (11) dalam penarikan undian sosial menyampaikan pesan dan harapannya agar masyarakat Indonesia di Belgia dapat selalu menjaga kekompakan dan kerukunan. 

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

BELANDA

MALAM BADONCI AJAK WARGA MALUKU BANGUN INDONESIA
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 4/9 (Antara) - Malam Badonci dan Badendang Maluku 2017
yang diselenggarakan di Kota Barneveld mengajak masyarakat Maluku di Belanda untuk terus memupuk dan menjaga tali persaudaraan, mencintai warisan budaya, serta turut membangun Indonesia.
         "Acara yang dihadiri Dubes RI di Den Haag I Gusti A. Wesaka Puja  serta Wali Kota Ambon (Richard Louhenapessy, red.) itu menampilkan rangkaian lagu serta ragam tarian tradisional Maluku," demikian Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Den Haag Monica Ari Wijayanti kepada Antara London, Senin.
         Dubes I Gusti A. Wesaka Puja menyampaikan penghargaan atas terselenggaranya "Malam Badonci dan Badendang Maluku 2017" untuk mempererat persaudaraan masyarakat Maluku di Belanda.
         Melalui pembacaan puisi karya Chairil Anwar, "Cerita Buat Dien Tamaela", Dubes Puja mengajak masyarakat Maluku di Belanda untuk  mencintai Tanah Air dan mengingat keindahan serta kekayaan Maluku.
         Lagu "Sio Mama" yang dibawakan Dubes Puja disambut meriah oleh seluruh hadirin yang mengisi penuh Gedung Party Centrum De Veluwehal dengan lambaian tangan. Mereka turut bernyanyi bersama.
         Dubes Puja maupun Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia memberikan  perhatian yang besar kepada Kota Ambon yang saat ini tengah mengembangkan potensinya sebagai kota musik, kota ikan, dan kota pariwisata.
         Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengajak masyarakat Maluku di Belanda untuk turut menyukseskan program "Visit Ambon 2020".
     Hal senada juga disampaikan Ketua Kompartemen Investasi Dalam Negeri (Kadin Indonesia) yang juga  penyelenggara dari Kabare Media Group, Reza Maspaitella, dengan mengajak masyarakat Maluku di Belanda untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam membangun Maluku, salah satunya melalui sejumlah kerja sama pemerintah dengan Belanda, termasuk di bidang "water management", energi, dan pengolahan sampah di Maluku.
         Dia mengatakan acara Malam Badonci dan Badendang Maluku 2017 merupakan program penutup kunjungan kerja Pemerintah Kota Ambon ke Belanda setelah sebelumnya diadakan  Forum Infrastruktur Maluku yang difasilitasi KBRI Den Haag.

         Pada acara itu juga disampaikan bahwa Pemerintah Kota Ambon telah menyusun sejumlah program kerja sama dengan Pemerintah Belanda, salah satunya untuk kembali menampilkan potensi Ambon di Apeldoorn, Belanda, tahun depan. ***4***

(T.H-ZG/B/M.H. Atmoko/M.H. Atmoko) 04-09-2017 04:54:11

GAMELAN

INDONESIA GELAR FESTIVAL GAMELAN DI INGGRIS
           London, 3/9 (Antara) - Indonesia menggelar   "International Gamelan  Festival (IGF)" di dua kota  di Inggris Raya, yaitu  London  dan di Glasgow Skotlandia, dengan acara puncak  penampilan Setan Jawa film bisu karya Garin Nugroho yang diiringi dengan orkestra gamelan di bawah komposer Prof Rahayu Supanggah berlangsung dari 5- 15 September mendatang.
          International Gamelan Festival 2017 meliputi kegiatan seminar, workshop, kolaborasi, pemberian penghargaan, pertunjukan Setan Jawa karya Garin Nugroho. Penghargaan khusus oleh Kemdikbud atas nama Bangsa Indonesia,  kepada tiga pelopor gamelan Inggris yaitu Alec Roth, Neill Sorrell, dan Anne Hunt.       
      Kasubdit diplomasi budaya luar negeri direktorat warisan dan diplomasi budaya Kemdikbud , Ahmad Mahendra kepada Antara London, Minggu menyebutkan IGF  bertujuan  untuk melihat eksistensi gamelan dunia, sebagai bagian dari strategi diplomasi budaya Indonesia, dan dalam rangka pemetaan  ¿membawa pulang kembali¿ gamelan ke Indonesia khususnya gamelan di Inggris,
     Dikatakannya rangkaian kegiatan utama IGF 2017 adalah
Workshop tentang bonang, rebab, gender, suling dan lain-lain, dengan narasumber pakar gamelan Prof Rahayu Supanggah, dan Prof Sumarsam, yang diadakan SOAS University of London juga ditampilkan pelatihan tentang Klenengan Provinsi Jawa Tengah, Banyuwangi dan Provinsi Jawa Timur.
         Selain itu juga diadakan pementasan dadakan, kelompok gamelan dari Inggris Siswa Sukra pimpinan Peter Smith dan Kelompok Gamelan South Bank pimpinan John Pawson tampil utuh secara grup.
          Acara workshop dilanjutkan dengan penampilan Masterclass oleh Prof Rahayu Supanggah serta Workshop gamelan Bali, film, gamelan aliran Isin, dan lain-lain. Serta tabuhan gamelan gaya Bali oleh Lila-Bhawa Lila Chita pimpinan Andy Channing, dan Kelompok Jagat Gamelan pimpinan Manuel Jiminez.
          Dikatakannya pembukaan IGF 2017 secara baru akan dilakukan pada Minggu 10 September bertempat di Cadogan Hall London dengan pemberian
penghargaan Dirjen Kebudayaan mewakili Kemdikbud kepada tiga pelopor gamelan Inggris: Alec Roth, Neill Sorrell, dan Anne Hunt.

         Pada saat yang sama diadakan Pre-Launching IFG 2018 dan
pendeklarasian ini penting sebagai sebuah momentum home-coming gamelan ke Indonesia. Semua rangkaian kegiatan ini adalah merupakan persiapan menuju IGF 2018, ujar Ahmad Mahendra
    Pementasan Setan Jawa Setan Jawa adalah sebuah film bisu karya Garin Nugroho yang diiringi dengan sebuah orkestra gamelan di bawah komposer Prof. Rahayu Supanggah.***4***
(ZG)
(T.H-ZG/B/A. Lazuardi/A. Lazuardi) 03-09-2017 23:28:06

LONDON

SUASANA KEKELUARGAAN WARNAI iDUL ADHA DI LONDON
     Oleh Zeynita Gibbons

     London, 2/9 (Antara) - Sekitar 300 warga Indonesia yang tinggal di London dan sekitarnya termasuk staf KBRI setempat  melaksanakan Shalat Idul Adha 1438 Hijriyah bertempat di Queens Park Community School pada 1 September pukul 09.00 waktu setempat dlam suasana kekeluargaan.
          Bertindak sebagai Imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan Idul Adha ini, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London Profesor Endang Aminudin Azis, demikian Minister Counsellor KBRI London, Thomas Siregar, Sabtu.
          Dikatakannya jumlah warga sebanyak itu dapat dikatakan cukup banyak mengingat pelaksanaan Shalat Idul Adha ini bertepatan dengan hari Jumat yang  bukan merupakan hari libur di Inggris.
          Dalam khutbahnya, Profesor Aminudin Aziz menjelaskan, ibadah haji merefleksikan kepasrahan di hadapan Allah SWT. Khatib juga menjelaskan berkurban secara lebih jauh dapat dimaknai sebagai upaya berkontribusi dengan cara memberikan atau membagi tidak hanya harta tapi juga ilmu, pengalaman, tenaga  dalam hal akses terhadap pendidikan dan ilmu pengetahuan.
          Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia Dr Rizal Sukma mengatakan, suasana kekeluargaan dan kebersamaan tetap dapat dirasakan dalam momen Idul Adha walaupun jumlah masyarakat Indonesia yang hadir tidak sebanyak saat Idul Fitri saat sekolah dan kantor banyak yang libur di Inggris.
         Dubes menghargai upaya semua pihak yang membantu persiapan dan pelaksanaan Shalat Idul Adha 1438 H sehingga dapat berjalan tertib dan khidmat.
         Setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha, Dubes Rizal Sukma beserta Ibu Hanna A Satriyo bersilaturahim dengan masyarakat Indonesia yang ikut melaksanakan Shalat Idul Adha.
         Suasana Idul Adha di London sangat jauh berbeda dengan di Indonesia mengingat mayoritas masyarakat Inggris tidak beragama Islam. Namun dengan diadakannya Shalat Idu Adha oleh KBRI London, masyarakat Indonesia yang berada di London merasakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan.
         Suasana ini terlihat saat warga masyarakat saling bersalaman sambil mengungkapkan ucapan  permohonan maaf.

         Shalat Idul Adha ini diadakan KBRI London bekerjasama dengan Pengajian Masyarakat Indonesia-London  dan mendapat sambutan  dari seluruh warga masyarakat Indonesia yang tinggal di Inggris karena merupakan kesempatan untuk berkumpul bersama, melepas rindu karena jauh dari keluarga. ***4***
(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 02-09-2017 19:59:04

RUSIA

DESAINER INDONESIA RAMBAH PASAR RUSIA
     Zeynita Gibbons

     London, 1/9 (Antara) - Sembilan desainer Indonesia mulai merambah pasar Rusia antara lain dengan berpartisipasi pada pameran terbesar di Eropa Timur Collection Première Moscow (CPM) dan diikuti 27 negara antara lain Indonesia, Rusia, Perancis, Tiongkok, Jerman, Italia, India, Turki, Jepang, Spanyol, Ukraina dan Swedia.
         "Lebih dari 1000 merek fashion internasional tampil di ajang itu dan berlangsung dari 30 Agustus sampai 2 September mendatang," kata Sekretaris I Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Jumat.
         Menurut dia, Indonesia menampilkan sembilan produk merek fashion yaitu Dian Pelangi, Kabana by Itang Yunasz, Ekuator, Huraira Leather Bag, Kasha by Sjully Darsono, Kalyana, Devyros, Teha Bags dan Warnatasku.
          Rancangan desainer Indonesia ini tidak hanya dipamerkan di paviliun Indonesia, tetapi juga diperagakan peragawati dan peragawan Eropa dalam acara fashion parade yang diadakan panitia di ruangan khusus fashion show yang dihadiri banyak pengunjung.
         "Saya ingin sekali melihat paviliun Indonesia. Koleksi pakaiannya sangat bagus-bagus," ujar Yanina Litvinovich, warga Rusia asal St. Petersburg setelah menyaksikan fashion parade Indonesia.
         Dian Pelangi yang baru pertama kali berkunjung ke Moskow melihat adanya peluang pasar yang besar bagi produk pakaian Indonesia, termasuk pakaian muslim.
         Menurutnya, Rusia tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya. "Rusia sangat menarik dan memiliki penduduk Muslim yang cukup besar,"  ujar Dian.
         Keikutsertaan Indonesia pada CPM ini untuk kedua kali yang difasilitasi Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindutrian RI.
         CPM yang merupakan salah satu pameran dagang fashion terkemuka di Eropa ini menawarkan spektrum fashion yang lengkap. Pembeli tidak hanya datang dari Rusia, namun juga dari berbagai negara di Eropa. Mereka dapat bertemu langsung dengan produsen untuk melakukan pemesanan dan transaksi.
         "Alhamdulillah, ada pemesanan dari pembeli asal Polandia sebanyak 200 ribu buah tas," ujar Siti Huraira, pemilik Huraira Leather Bag yang berbasis di Surabaya.
         "Ada juga peminat dari Armenia," ujarnya.
         Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi mendorong dan mendukung penuh pelaku usaha Indonesia untuk meraih pasar Rusia dan Eurasian Economic Union.
         "Tekstil dan garmen Indonesia masuk dalam daftar 10 besar produk ekspor Indonesia ke Rusia," ujar Wahid Supriyadi.
         Dikatakannya, produk pakaian dengan motif batik dan tenun mulai dikenal di Rusia, setelah Festival Indonesia di Moskow pada 2016 dan 2017.
         Oleh karena itu, keikutsertaan Indonesia pada CPM semakin memperkenalkan produk fashion Indonesia di Eropa Timur, khususnya Rusia.

    ****4****
(ZG)
(T.H-ZG/B/E. Sujatmiko/E. Sujatmiko) 01-09-2017 05:27:35