|
ASEAN SUMMER FAIR PROMOSI KOMUNITAS ASEAN DI BRUSEL
|
|
Zeynita Gibbons
London,1/7 (Antara) - Summer Fair 2018 yang digelar KBRI Brusel atas inisiatif Dubes Yuri Thamrin selaku Ketua ASEAN Brussels Committee 2018, adalah untuk mempromosikan komunitas ASEAN di Brussel, digelar di halaman KBRI Avenue de Tervuren 294, 1150 Brussels, Sabtu.
Pensosbud KBRI Brusel, Ance Maylany kepada Antara London, Minggu, menyebutkan ASEAN Summer Fair 2018 menjadi even publik yang diapresiasi luas dengan kehadiran masyarakat negara-negara ASEAN di Brussel, khususnya para duta besar negara-negara ASEAN dan pejabat Uni Eropa, dihadiri sekitar 500 orang, mempromosikan kuliner, tari dan musik serta destinasi pariwisata.
"'Let's do this again next year', ujar Dubes Filipina di Brussel Eduardo de Vega melihat Fair yang menghadirkan semangat kebersamaan komunitas ASEAN sekaligus sarana efektif meningkatkan citra ASEAN di publik Brussel yang internasional.
Hal yang sama juga ditegaskan Dubes RI pada sambutannya saat pembukaan fair, yang menyatakan, acara ini menjadi kesempatan untuk mempererat komunitas ASEAN di Belgia.
Summer Fair diadakan pertama kali tahun ini dan memanfaatkan kehadiran tim tari dari Indonesia Sekolah Bogor Raya yang mendukung penampilan seni tari dan musik tradisional Indonesia (tari saman, tari datun, jaran goyang, tari piring, es lilin dan bubuy bulan).
Tarian-tarian tersebut menjadi kesempatan KBRI mempromosikan ragam tari etnik Indonesia disandingkan dengan negara ASEAN lainnya.
Partisipasi publik selama fair meriah dan beragam diwarnai kebersamaan antarsesama korps kedutaan maupun warga ASEAN di Brussel.
Selain penampilan tari dari Indonesia, kedutaan negara anggota ASEAN lainnya juga menampilkan tarian dan musik (Filipina dan Myanmar) serta doorprize yang semakin menambah kemeriahan bagi publik yang hadir yang juga berasal dari warga Belgia sekitarnya.
Even publik ini sengaja diselenggarakan untuk menciptakan kesempatan yang dapat dikenal luas oleh publik mengenai bagaimana seni dan budaya ASEAN serta kebersamaan masyarakat ASEAN di Brussel.(ZG)****4****
(T.H-ZG/B/Sambas/Sambas) 01-07-2018 19:04:26 |
Blog ini berisi liputan dan berita serta artikel sekitar kejadian yang ada hubungannya diplomasi Indonesia di luar negeri khususnya wilayah Eropa yang saya kirim dan dimuat di LKBN Antara. Terima kasih untuk seluruh nara sumber diplomat yang memberikan kontribusi kepada saya sebagai koresponden LKBN Antara di Kerajaan Inggris dan juga mencakup wilayah Eropa
Rabu, 11 Juli 2018
BRUSEL
SLOWAKIA
IPB - SLOWAKIA JALIN KERJA SAMA PENDIDIKAN RISET DAN SAINZeynita Gibbons
London, 1/7 (Antara) - Institut Pertanian Bogor (IPB) menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dan pusat penelitian di Slowakia dan ditandatanganinya MOU Slovak University of Agriculture (SUA) di Nitra dan Slovak Academy of Science (SAS) di Bratislava.
London, 1/7 (Antara) - Institut Pertanian Bogor (IPB) menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dan pusat penelitian di Slowakia dan ditandatanganinya MOU Slovak University of Agriculture (SUA) di Nitra dan Slovak Academy of Science (SAS) di Bratislava.
Dalam kunjungan kerjanya ke Slowakia, Rektor IPB Dr Arif Satria selain melakukan penandatanganan MOU dengan Slovak University of Agriculture (SUA) dan Slovak Academy of Science (SAS) juga mengadakan pertemuan dengan National Agriculture and Food Centre (NAFC) di Bratislava.
Counsellor Pensosbud KBRI Bratislava, Lely Meiliani kepada Antara London, Minggu, mengatakan serangkaian kesepakatan dan pertemuan tersebut merupakan rangkaian kunjungan Rektor IPB ke berbagai universitas mitra IPB di kawasan Eropa untuk mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan, research and science. Selain itu untuk pengembangan biji gandum tropis dan laboratorium agar produk ekspor Indonesia dapat sesuai dengan standar internasional.
Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso, menyambut baik kunjungan IPB yang pertama kalinya dan berhasil tercapai beberapa kesepakatan dengan mitranya di Slowakia. Dikatakannya kesepakatan tersebut harus diimplementasikan secara nyata. KBRI akan membantu pengembangan kerja sama antar lembaga pendidikan karena merupakan salah satu mandat dari Sembilan Prioritas Kerja Sama Bilateral antara Indonesia-Slowakia.
Dr. Arif Satria menyampaikan bahwa kerja sama dengan lembaga pendidikan di Slowakia merupakan yang pertama kalinya IPB dengan negara di kawasan Eropa Tengah/Timur.
Menurutnya, IPB melihat peluang untuk pengembangan kerja sama di bidang researcher/scholar exchange, joint research/seminar/publikasi. Isu yang dikerjasamakan tidak hanya pertanian tetapi juga biomedical research, social research berkaitan dengan lingkungan yang berkelanjutan.
SUA adalah satu-satunya perguruan tinggi di Slowakia yang mengkhususkan pada bidang pertanian dan memiliki fasilitas research centre yang sangat modern dan lengkap. Universitas ini juga telah memiliki kerja sama dengan Universitas Andalas dan Universitas Gunadarma.
Sementara SAS adalah badan riset utama pemerintah Slowakia membidangi tiga area riset yaitu yang berkaitan dengan mahluk hidup (life, chemical, medical and environmental science), non mahluk hidup (physical, earth & space, and engineering sciences), dan social sciences and humanities.
NAFC juga merupakan badan riset resmi pemerintah Slowakia, namun khusus untuk pengembangan teknologi dan inovasi terkait kualitas dan keamanan makanan, peningkatan hasil pertanian dan peternakan, dampak pertanian terhadap lingkungan, dan aplikasi tiset pertanian dan makanan kepada publik.(ZG)***3***
Ridwan Chaidir
(T.H-ZG/B/R. Chaidir/R. Chaidir) 01-07-2018 14:00:33
Ridwan Chaidir
(T.H-ZG/B/R. Chaidir/R. Chaidir) 01-07-2018 14:00:33
DENMARK
WARGA DENMARK ANTUSIAS KUNJUNGI BAZAR INDONESIAOleh Zeynita Gibbons
London, 1/7 (Anbara) - Ratusan warga Denmark dan komunitas Indonesia menghadiri bazar tahunan dan Festival Budaya Indonesia yang diselenggarakan di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kopenhagen, Sabtu.
London, 1/7 (Anbara) - Ratusan warga Denmark dan komunitas Indonesia menghadiri bazar tahunan dan Festival Budaya Indonesia yang diselenggarakan di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kopenhagen, Sabtu.
Pensosbud KBRI Kopenhagen Ismail Pulungan kepada Antara London, Minggu, mengatakan bazaar diisi oleh beragam komoditi produk Indonesia dan ikuti 20 stan antara lain beragam kuliner, berbagai produk, bahan pangan, dan kerajinan khas Indonesia.
Berbagai makanan yang dijual, antara lain martabak telur, rendang, sate ayam, bakso, siomay, empek-empek, mi goreng, nasi goreng, gulai ayam, nasi kuning spesial, sop buntut, sambal goreng, telur balado, tumis sayur.
Sejumlah stan menyediakan berbagai kue jajanan pasar, seperti risoles, onde-onde, lunpia, kue lapis beras, putu ayu, kue mangkok, lemper ayam, pisang goreng, kue kelepon, kue nastar, brownies.
Selain itu, stan aneka minuman, seperti es buah, es campur, es dawet, aneka jus buah, kopi, dan teh.
Sejumlah makanan dijual dengan harga berkisar 15-50 Kroner Denmark atau sekitar Rp30.000 sampai Rp100.000 per porsi.
Di antara berbagai produk yang tersedia terdapat aneka produk makanan jadi dan bumbu, serta produk kopi dari Mayora. Selain itu, berbagai kerajianan tangan, batik, serta perhiasan kain khas Indonesia.
Untuk mendukung promosi ekonomi dan kuliner Indonesia, bazaar juga diikuti Dini's Restaurant, satu-satunya diaspora Indonesia yang memiliki usaha kulineri di Kota Horsen Denmark.
Acara dimeriahkan dengan tarian daerah, peragaan busana kebaya dan batik, serta prosesi bernuansa Bali dipersembahkan Kelompok Krama Bali Denmark, Tari Puspanjali, Tari Indang/Dinding Badinding, Tari Tandug Majeng, Tari Olle Olang Madura, Tari Enggang, Tari Merak, Tari Oleg/Tambulilingan, Tari Jaipong, Tari Selayang Pandang, Tari Sundaram, Tari Gentar, Tari Nandak, Tari Topeng, Maumere, dan Tari Sajojo.
Pergelaran musik tradisional Indonesia juga ikut meramaikan bazar, seperti musik angklung dan gamelan yang ditampilkan masyarakat dan diaspora Indonesia di Denmark.
Acara dimeriahkan dengan tarian daerah, peragaan busana kebaya dan batik, serta prosesi bernuansa Bali dipersembahkan Kelompok Krama Bali Denmark, Tari Puspanjali, Tari Indang/Dinding Badinding, Tari Tandug Majeng, Tari Olle Olang Madura, Tari Enggang, Tari Merak, Tari Oleg/Tambulilingan, Tari Jaipong, Tari Selayang Pandang, Tari Sundaram, Tari Gentar, Tari Nandak, Tari Topeng, Maumere, dan Tari Sajojo.
Pergelaran musik tradisional Indonesia juga ikut meramaikan bazar, seperti musik angklung dan gamelan yang ditampilkan masyarakat dan diaspora Indonesia di Denmark.
Sejumlah warga Denmark tergabung dalam kelompok pencak silat Setia Hati Anoman menampilkan atraksinya serta "live music" band KBRI Kopenhagen. Pengunjung juga ikut menarikan Poco-poco, Tobelo, dan Maumere.
Pada acara pembukaan yang dihadiri sejumlah duta besar dari negara asing di Denmark, korps diplomatik, mitra bisnis, dan pengusaha Denmark, Dubes Muhammad Ibnu Said mengatakan bazaar itu kegiatan promosi perdagangan, pariwisata, dan budaya Indonesia.
Selain itu, katanya, sebagai implementasi rencana aksi yang disepakati antara pemerintah Denmark dan Indonesia.
Dia mengatakan promosi budaya Indonesia merupakan salah satu tugas utama dan prioritas perwakilan RI di luar negeri. KBRI Kopenhagen akan terus bekerja sama dengan masyarakat Indonesia dan mitra bisnis dalam memperkenalkan kekayaan budaya, termasuk kuliner, Indonesia kepada publik Denmark.
Menurut Dubes Ibnu Said, hubungan bilateral kedua negara berada dalam posisi cukup baik terbukti dengan kunjungan Perdana Menteri Denmark Lars Lokke Rasmussen ke Indonesia pada November tahun lalu.
Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa kondisi kepariwisataan Indonesia saat ini yang cukup kondusif, khususnya di Bali.
Pemerintah Indonesia, katanya, telah mengambil langkah tepat dan cepat, khususnya setelah terjadi letusan Gunung Agung di Bali, belum lama ini.
Kini, katanya, kondisi terkait dengan setelah letusan gunung itu, berangsur normal kembali serta tidak memiliki dampak besar pada gangguan iklim pariwisata di "Pulau Dewata" tersebut.
Bazar Indonesia merupakan suatu acara yang dinantikan masyarakat Denmark, bahkan dari tahun ke tahun acara itu menjadi bagian dari rangkaian festival musim panas di Kota Madya Gentofte.
Acara itu berlangsung sukses dan dihadiri sekitar 500 pengunjung yang silih berganti, yang mayoritas masyarakat setempat. Jumlah pengunjung itu meningkat dibandingkan dengan acara yang sama tahun sebelumnya.
Bazar Indonesia merupakan suatu acara yang dinantikan masyarakat Denmark, bahkan dari tahun ke tahun acara itu menjadi bagian dari rangkaian festival musim panas di Kota Madya Gentofte.
Acara itu berlangsung sukses dan dihadiri sekitar 500 pengunjung yang silih berganti, yang mayoritas masyarakat setempat. Jumlah pengunjung itu meningkat dibandingkan dengan acara yang sama tahun sebelumnya.
Kondisi cuaca yang cerah, membantu pengunjung menikmati pertunjukan, sehingga acara tetap ramai sejak dimulai pada pukul 11.30 dan berakhir pada pukul 20.00 waktu setempat. ***4***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M.H. Atmoko/M.H. Atmoko) 01-07-2018 01:03:24
(ZG)
(T.H-ZG/B/M.H. Atmoko/M.H. Atmoko) 01-07-2018 01:03:24
LONDON
HOLDING TAMBANG OPTIMIS AKSES PENDANAAN LEBIH BAIKOleh Zeynita Gibbons
London, 1/7 (Antara) - Direktur Utama PT Inalum selaku induk BUMN Tambang, Budi Gunadi Sadikin optimis akses pendanaan perseroan ke depan akan lebih baik dan efisien guna menunjang tiga mandat utama.
London, 1/7 (Antara) - Direktur Utama PT Inalum selaku induk BUMN Tambang, Budi Gunadi Sadikin optimis akses pendanaan perseroan ke depan akan lebih baik dan efisien guna menunjang tiga mandat utama.
"Laba dan pendapatan tambang holding jauh lebih baik dengan konsolidasi dan sinergi," kata Budi kepada pers di London, usai penunjukan Indometal London Ltd. sebagai anak perusahaan bersama untuk pemasaran dan perdagangan produk tambang dan turunannya melalui London Metal Exchange (LME).
Budi menyebutkan, tiga mandat utama itu adalah
mengembangkan pasokan tambang secara strategis melalui eksplorasi maupun akuisisi, meningkatkan nilai tambah produk melalui hilirisasi dan meningkatkan kandungan lokal serta menjadi perusahaan Fortune 500 global company dengan merek kuat di mancanegara.
mengembangkan pasokan tambang secara strategis melalui eksplorasi maupun akuisisi, meningkatkan nilai tambah produk melalui hilirisasi dan meningkatkan kandungan lokal serta menjadi perusahaan Fortune 500 global company dengan merek kuat di mancanegara.
Dia juga menyebutkan, kinerja perseroan ini membaik dan terbukti laba bersih dan EBITDA konsolidasi pada Holding BUMN Tambang masing-masing tumbuh 132 persen dan 99 persen atau sebesar Rp2,9 triliun dan Rp4,7 triliun di kuartal pertama tahun ini atau lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pada 2017 tercatat laba bersih Rp1,3 triliun dan Rp2,4 triliun EBITDA konsolidasi pada kuartal pertama 2017, ditopang dengan meningkatnya kinerja Antam dan PT BA.
Budi juga menyebutkan, pihaknya membahas tren BUMN untuk menarik investasi di London melalui Komodo Bonds, yaitu surat hutang bermata uang Rupiah, menyusul keberhasilan Komodo Bonds perdana oleh Jasa Marga di London Stock Exchange pada Desember 2017.
Saat itu, Komodo Bonds Jasa Marga telah kelebihan pemesanan (oversubscribed) sebanyak empat kali dengan 7,5 persen kupon.
Terkait dengan hilirisasi industri pertambangan di Indonesia, Budi menjelaskan, hal itu dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan meningkatkan nilai ekspor dari produk turunan tambang yang nilainya bisa melonjak lima kali lipat dari bahan mentahnya.
Budi menilai Indonesia membutuhkan keseimbangan antara operasi hulu dan hilir sektor tambang sebagai "hedging" yang natural dan didukung anak perusahaan bersama di London untuk pemasaran dan perdagangan internasional.
Holding BUMN Tambang dibentuk secara resmi mengikuti Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2017, dengan PT Antam, PT Bukit Asam dan PT Timah menjadi anggota holding, sedangkan PT Inalum sebagai induk perusahaan holding.
****3****
(ZG)
(T.H-ZG/C/E. Sujatmiko/E. Sujatmiko) 01-07-2018 06:00:25
(ZG)
(T.H-ZG/C/E. Sujatmiko/E. Sujatmiko) 01-07-2018 06:00:25
WARSAWA
SISWA SMP INDONESIA JUARA FESTIVAL FOLKLORE WARSAWAZeynita Gibbons
London, 1/7 (Antara) - Sebanyak 28 siswa SMP Labschool Kebayoran Jakarta, menampilkan tari saman yang berasal dari Aceh berhasil memenangkan Grand Prix pada International Folklore Festival XXV Miedzynarodowy Festival Tanca yang diadakan di Gorzow Wielkopolski, Polandia pada 23-30 Juni 2018.
London, 1/7 (Antara) - Sebanyak 28 siswa SMP Labschool Kebayoran Jakarta, menampilkan tari saman yang berasal dari Aceh berhasil memenangkan Grand Prix pada International Folklore Festival XXV Miedzynarodowy Festival Tanca yang diadakan di Gorzow Wielkopolski, Polandia pada 23-30 Juni 2018.
Pensosbud KBRI Warsawa dalam keterangan yang diterima Antara London, Minggu, menyebutkan Labschool Kebayoran Jakarta berhasil mengharumkan nama Indonesia pada International Folklore Festival di Gorzow, Polandia.
Pada kompetisi tarian tradisional, Tim SMP Labschool Kebayoran menampilkan tari saman yang pertunjukan kekompakan dan kedinamisan tarian berasal dari Aceh itu berhasil memukau para penonton dan mendapatkan tepuk tangan yang meriah.
Pada kompetisi tarian tradisional, Tim SMP Labschool Kebayoran menampilkan tari saman yang pertunjukan kekompakan dan kedinamisan tarian berasal dari Aceh itu berhasil memukau para penonton dan mendapatkan tepuk tangan yang meriah.
Tim SMP Labschool Kebayoran ini merupakan siswa siswi kelas 9 yang baru saja menyelesaikan ujian kenaikan kelas. Untuk persiapan mengikuti festival, di sela-sela kegiatan sekolah mereka juga melakukan latihan sebanyak 20 kali.
Komptisi ini diikuti 10 negara, dan tim Indonesia bersaing dengan tim kesenian dari Bulgaria, Republik Ceko, Kazakhstan, Kolombia, Latvia, Malaysia, Polandia, Romania dan Ukraina.(ZG)***4****
(T.H-ZG/C/Sambas/Sambas) 01-07-2018 23:52:30
(T.H-ZG/C/Sambas/Sambas) 01-07-2018 23:52:30
KANADA
PELUKIS AURELIA TERPILIH IKUT LOMBA DI KANADAZeynita Gibbonsn
London, 1/7 (Antara) - Aurelia Istinah, pelukis Indonesia, menjadi salah satu dari 20 pelukis mancanegara lolos proses seleksi yang berjalan selama satu tahun dengan kriteria yang ketat, dan terpilih mengikuti "Global Art League International Exhibition" di Montreal Art Center, Kanada.
London, 1/7 (Antara) - Aurelia Istinah, pelukis Indonesia, menjadi salah satu dari 20 pelukis mancanegara lolos proses seleksi yang berjalan selama satu tahun dengan kriteria yang ketat, dan terpilih mengikuti "Global Art League International Exhibition" di Montreal Art Center, Kanada.
Alternate Representative Permanent Delegation of the Republic of Indonesia to the ICAO KBRI Otawa, Andy Aron kepada Antara London, Minggu menyebutkan Istinah yang menetap di Montreal, Kanada, bersama suami dan seorang anaknya sejak tahun 2013, selama ini aktif dalam mempromosikan Indonesia di Kanada.
Saat ditemui pada acara pembukaan ekshibisi, Sabtu, 30 Juni pukul 18.00 waktu Montreal, Istinah menyampaikan bahwa proses seleksi berjalan selama satu tahun dengan kriteria yang ketat, diantaranya portfolio pelukis serta partisipasi aktif pelukis dalam sejumlah pameran/ekshibisi seni lukis mancanegara.
WNI yang belajar melukis secara otodidak sejak tahun 2009 di Bali ini mengaku bersyukur dan bangga bahwa karya anak bangsa memperoleh apresiasi oleh penggiat seni lukis di Kanada.
Dua lukisan acrylic on canvas karya Istinah berjudul "Legong Dance" dan "Cheers Everyone" turut dipajang dari puluhan lukisan yang dipamerkan dalam ekshibisi. Kedua lukisan tersebut dihasilkan Istinah pada tahun 2017.
Lukisan Legong Dance mengambil inspirasi dari keindahan seni tari Indonesia dengan harapan bahwa lukisan tersebut dapat lebih memperkenalkan keanekaragaman seni dan budaya Indonesia, khususnya Bali, di Kanada dan dunia internasional.
Sedangkan lukisan Cheers Everyone terinspirasi dari minimnya pelukis yang menorehkan cat lukisnya untuk menggambarkan orang tersenyum. Lukisan ini mengirim pesan optimisme dan kegembiraan bagi penikmat karya lukis.
Istinah kini tinggal di Montreal, Kanada, sejak tahun 2013, bersama suami dan seorang anaknya. Karya lukisnya mulai mengikuti rentetan pameran dan ekshibisi seni lukis di beragam kota di Kanada sejak tahun 2014.
Ia pun turut berpartisipasi aktif di "Indofest", ajang promosi dagang, investasi, seni budaya dan pariwisata Indonesia yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh KBRI Ottawa. Istinah pun menitip pesan agar pelukis Indonesia untuk terus semangat, tidak kecil hati dan pantang menyerah dalam berkarya. "Siapapun bila berusaha, dilakukan dengan gembira, pasti ada jalannya," tuturnya.
Dubes RI untuk Kanada, Dr. Teuku Faizasyah, turut mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Istinah yang secara langsung membawa nama baik Indonesia di Kanada.
Terpilihnya dua karya lukis Ibu Aurelia Istinah untuk dipamerkan sangat membanggakan karena Montreal merupakan salah satu kota pusat seni di Kanada dan banyak seniman yang berlomba agar karyanya dapat terpilih, demikian Dubes Faizasyah.(ZG) ***4***
Ridwan Chaidir
(T.H-ZG/B/R. Chaidir/R. Chaidir) 01-07-2018 15:08:08
Ridwan Chaidir
(T.H-ZG/B/R. Chaidir/R. Chaidir) 01-07-2018 15:08:08
PERANCIS
SASTRAWAN TAUFIK ISMAIL BACA PUISI DI PRANCIOleh Zeynita Gibbons
London, 1/7 (Antara) - Sastrawan terkemuka Indonesia, Taufiq Ismail, meluncurkan bukunya berjudul "Cendres sur Cendres" dengan membacakan sejumlah puisi dalam acara "Un Apres Midi Avec Taufiq Ismail" atau "Suatu Siang Bersama Taufiq Ismail" yang diadakan di KBRI Paris.
London, 1/7 (Antara) - Sastrawan terkemuka Indonesia, Taufiq Ismail, meluncurkan bukunya berjudul "Cendres sur Cendres" dengan membacakan sejumlah puisi dalam acara "Un Apres Midi Avec Taufiq Ismail" atau "Suatu Siang Bersama Taufiq Ismail" yang diadakan di KBRI Paris.
Atase Pendidikan KBRI Paris Surya Rosa Putra kepada Antara London, Minggu, mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris memfasilitasi acara presentasi dan dialog tentang buku kumpulan puisi Taufiq Ismail yang berjudul "Cendres sur Cendres".
Buku setebal 595 halaman yang diterbitkan Majalah Sastra Horizon pada 2015 itu, merupakan versi bahasa Prancis dari buku "Debu di Atas Debu".
Acara digelar sebelum ulang tahun ke-83 sastrawan kondang itu, juga dihadiri Dubes RI untuk Prancis, Monaco, dan Andorra, Hotmangaradja Pandjaitan serta para penikmat dan pelaku seni yang di Prancis.
Dialog yang dipandu Étienne Naveau, staf pengajar Institut National des Langues et des Civilisations Orientales (Inalco) Paris, penerjemah buku kumpulan puisi tersebut dikoordinasi oleh asosiasi "Pasar Malam", Organisasi Franco-Indonesia yang bergerak dalam promosi literasi Indonesia di Prancis.
Taufiq mengemas presentasinya dengan membacakan empat puisi bersama Étienne dan Madame Odile, salah seorang warga Prancis penggemar karya-karya Taufiq.
Taufiq mengemas presentasinya dengan membacakan empat puisi bersama Étienne dan Madame Odile, salah seorang warga Prancis penggemar karya-karya Taufiq.
Setiap puisi menggambarkan tonggak-tonggak perjalanan sastra Taufiq, sekaligus potret sejarah Indonesia saat itu.
Mengawali presentasinya, Taufiq membacakan puisi "Dengan Puisi, Aku", yang juga ditulis pada 1965.
Mengawali presentasinya, Taufiq membacakan puisi "Dengan Puisi, Aku", yang juga ditulis pada 1965.
Taufiq mengaku memilih berpuisi untuk dikenal orang karena tidak bisa meniru idolanya, ayahnya sendiri, seorang wartawan, dalam menulis esai.
Selanjutnya, Taufiq membacakan puisi-puisi terkait dengan observasinya pada masa-masa pergerakan 66. Salah satunya, Taufiq menangkap simpati dan dukungan masyarakat pada perjuangan gerakan 66 melalui puisi "Karangan Bunga".
Menurut Taufiq, puisi tersebut menggambarkan kedatangan tiba-tiba tiga anak kecil dengan karangan bunga untuk korban demonstrasi yang ditembak mati.
Menurut Taufiq, puisi tersebut menggambarkan kedatangan tiba-tiba tiga anak kecil dengan karangan bunga untuk korban demonstrasi yang ditembak mati.
Taufiq juga mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi Indonesia yang terpuruk pada saat itu melalui puisi "Kembalikan Indonesia Padaku" yang ditulisnya di Paris pada 1971.
Dalam pemaparannya, Taufiq membayangkan berbagai potret hari depan Indonesia, bila kondisi tersebut terus berlanjut.
Dalam pemaparannya, Taufiq membayangkan berbagai potret hari depan Indonesia, bila kondisi tersebut terus berlanjut.
Namun demikian, Taufiq juga menyisipkan optimisme terhadap apa yang terjadi melalui puisi lain, "Pantun Terang Bulan di Mildwest", pada tahun yg sama.
Étienne Naveau melihat puisi Taufiq kaya dengan tema, terutama tema cinta, politik, dan religi.
Étienne Naveau melihat puisi Taufiq kaya dengan tema, terutama tema cinta, politik, dan religi.
Ia mengaku tertantang dengan puisi-puisi Taufiq karena nilai-nilai Minang yang ada di dalamnya.
Seorang pengamat sastra Prancis, M. Michel, menilai puisi-puisi Taufiq bukan sekadar karya sastra, akan tetapi juga karya jurnalistik. Pengamatan itu mengagetkan Taufiq, namun ia mengakuinya.
Pada akhir acara, Taufiq menyumbangkan beberapa kopi buku "Cendres sur Cendres" dan beberapa buku non-komersial karya Taufiq lain untuk Perpustakaan KBRI melalui Dubes RI.
Dari Paris, Taufiq bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Berlin untuk acara pengenalan "Debu di atas Debu" versi bahasa Jerman.
Taufiq mengatakan buku itu sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa asing, seperti Rusia, Arab, Belanda, Inggris, dan Prancis. ***4***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M.H. Atmoko/M.H. Atmoko) 01-07-2018 01:44:44
(ZG)
(T.H-ZG/B/M.H. Atmoko/M.H. Atmoko) 01-07-2018 01:44:44
Langganan:
Postingan (Atom)