Minggu, 12 Agustus 2018

MOSKOW

GUBERNUR SUMBAR PROMOSI RENDANG DI MOSKOWZeynita Gibbons

     Moskow,4/8 (Antara)- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama dengan pengusaha Minang yang tergabung dalam UKM mempromosikan makanan  Rendang ke Rusia dalam acara Festival Indonesia yang diadakan KBRI Moskow untuk ketiga kalinya  berlangsung di Krasnaya Presnya Park dari tanggal 2 hingga 5 Agustus mendatang.
           Selain mempromosikan makanan rendang, sehari sebelum Festival Indonesia digelar, Gubernur Irwan Prayitno dalam acara Bisnis Forum yang dibuka Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bapenas Bambang Brodjonegoro di World Trade Centre memaparkan potensi investasi di bidang  pariwisata dihadapan para investor Rusia.
          "Kami menawarkan investasi di bidang pariwisata dan potensi energi panas bumi atau geotermal kepada investor Rusia," ujar Irwan Prayitno kepada Antara London disela-sela pembukaan Festival Indonesia, Jumat siang.
          Menurut Irwan Prayitno, yang hasir bersama istri Nevi Zuairina Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat juga menawarkan investasi di bidang karet dan kelapa sawit yang cukup diminati di Rusia.
          Dalam acara Festival Indonesia yang digagas Dubes Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi, Sumatera Barat juga menampilkan seni budaya dalam acara pembukaan dengan menampilkan tari persembahan yang dibawakan para penari dari Sumatera Barat yang sekaligus menawarkan sekapur sirih kepada undangan yang menandai ucapan selamat datang.
          Tari persembahan yang berhasil menarik perhatian undangan diantaranya Kepala Deputi Departemen ekonomi eksternal dan kerjasama internasional pemerintah kota Moskow, Ilya Kuzmin serta  para dutabesar negara sahabat lainnya.

           Promosi  Rendang asal Sumatera Barat terdiri dari beraneka macam rendang mulai dari rendang daging yang di produksi pengusaha Minang sampai rendang paru, rendang suwir, rendang lokan, rendang telur dan singkong serta rendang ikan tuna yang banyak diminati oleh masyarakat di Rusia yang ada di Moskow.(ZG)***4****


(T.H-ZG/B/O. Tamindael/O. Tamindael) 04-08-2018 08:54:53

MOSKOW

KEMENPAR JARING WISATAWAN RUSIAZeynita Gibbons

     Moskow, 3/8 (Antara) - Kementerian Pariwisata Indonesia menjaring wisatawan dari Rusia dengan mengajak maskapai penerbangan, Hot Deals package dan Digital Programatic Tools yang merupakan terobosan cara yang tidak biasa untuk hasil yang luar biasa.
          Hal itu diungkapkan Direktur Pengembangan Pariwisata untuk Regional Eropa, Agustini Rahayu kepada Antara London, disela-sela Forum Bisnis yang diadakan di World Trade Centre Moscow kerja sama dengan Russia-Indonesia Business Council dan KBRI Moskow dalam rangkaian acara Indonesia Festival di Taman Krasnaya Presnya, Moskow  tanggal 2-5 Agustus 2018.
          Dalam Bisnis Forum Indonesia-Rusia, yang dibuka Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang P.S. Brodjonegoro dihadiri 500 undangan, Agustini Rahayu juga  memberikan presentasi tentang  pemanfaatan infrastruktur pariwisata dalam upaya penambahan jumlah kunjungan wisatawan dan pengembangan pemasaran  pariwisata Indonesia.
          Festival Indonesia yang digelar ketiga kali Kementerian Pariwisata dengan Kedutaan Besar Indonesia di Rusia bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan Rusia mengunjungi Indonesia.
          Total pengunjung dari Rusia ke Indonesia pada tahun 2016 adalah 80.514 dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 110,529 pengunjung.
          "Ini menunjukkan persentase peningkatan positif sebanyak 37,28 persen. Jumlah lebih dari 100.000  turis Rusia yang datang ke Indonesia adalah yang pertama kalinya dalam satu dekade," ujarnya.        
     Menurut Agustini Rahayu yang akrab disapa Ayu, Bali sudah banyak dikenal di Rusia, sehingga sangat perlu untuk secara konsisten mempromosikan destinasi lainnnya seperti Lombok, Bintan, Batam, Yogyakarta, Danau Toba, Pulau Samosir, dan Raja Ampat sebagaimana yang ditemukenali selama diskusi panel dengan Rostourizm, Aviacenter, ITM Groups, Interfax Tourism.
         Kondisi ini menunjukkan bahwa lingkungan maritim masih menjadi daya tarik utama bagi pengunjung dari Rusia datang ke Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau di sepanjang tahun.
        Promosi Indonesia di Rusia harus terus ditambah agar ada investor langsung asing dari pengeluaran yang dilakukan wisatawan Rusia selama tinggal di Indonesia.
         Kementerian Pariwisata telah menetapkan tahun 2018 sebagai Tahun Kunjungan Wonderful Indonesia 2018 (ViWI 2018). Tahun ini, Kemenpar mempromosikan 18 destinasi teratas yang memenuhi prinsip "3A" yaitu (aksesibilitas, fasilitas, dan daya tarik).
         Statistik menunjukkan bahwa nilai pasar pengunjung  mencapai lebih dari satu juta dolar AS dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari). Dengan hasil seperti itu, untuk 2018 Indonesia masih memfokuskan program untuk terus menarik lebih banyak pengunjung dari seluruh dunia khususnya negara-negara Eropa termasuk Rusia.

    ***1*****
(T.H-ZG/B/A. Wijaya/A. Wijaya) 03-08-2018 05:12:35

MOSKOW

FORUM BISNIS RUSIA-INDONESIA BAHAS MINYAK SAWITZeynita Gibbons
   London, 2/8 (Antara) - Festival Indonesia di Moskow ketiga 2018 akan diawali dengan Forum Bisnis Indonesia-Rusia yang membahas infrastruktur, pariwisata, energi, indusrti, perhubungan dan minyak yang diadakan di World Trade Center (WTC) Moskow pada Kamis.
        Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Rabu, menyebutkan selain gubernur, wakil gubernur, bupati dan sejumlah pejabat daerah Indonesia, forum bisnis direncanakan dihadiri dan dibuka Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro.
        Forum bisnis akan dihadiri sekitar 500 pengusaha, baik dari Rusia maupun dari Indonesia. Infrastruktur penunjang pariwisata akan menjadi fokus utama dalam kegiatan forum bisnis. Namun demikian, sektor-sektor lain juga akan turut dibahas dalam forum tersebut, seperti energi, indusrti, perhubungan dan minyak sawit.
        Festival Indonesia yang diadakan untuk ketiga dengan target pengunjung sebanyak 120 ribu orang yang  digelar di Taman Krasnaya Presnya terletak di pusat kota Moskow, tidak jauh dari Gedung Putih kantor Pemerintah Federasi Rusia dan dekat dengan World Trade Center (WTC) berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Agustus 2018.
        Enjay Diana menyebutkan Festival Indonesia  bertemakan Visit Wonderful Indonesia: Explore our Regions merupakan ajang promosi perdagangan, investasi, pariwisata dan seni budaya terpadu sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia di Rusia.
        Di taman seluas 16,5 ha yang didirikan tahun 1932 dan merupakan monumen sejarah dan arsitektur, serta monumen seni lanskap abad XVIII-XIX, para pengunjung akan merasakan mini Indonesia di Rusia.
        Festival diprakarsai KBRI Moskow didukung Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan beberapa sponsor menampilkan pameran produk unggulan Indonesia  dari daerah seperti kopi, pakaian, aksesoris, minyak kelapa sawit, kuliner nusantara dan kerajinan tersebar di 85 stan.
        Pada Festival Indonesia juga akan ditampilkan berbagai pergelaran seni dan budaya dari daerah seperti lagu, tarian dan permainan alat musik baik di panggung utama, maupun di beberapa panggung atau tempat lainnya secara terpisah.
        Dubes Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi mengatakan pelaksanaan Festival Indonesia sebelumnya telah memberikan dampak signifikan bagi Indonesia.
        Dia berharap penyelenggaraan ketiga ini makin meningkatkan kerja sama Indonesia-Rusia. Saat ini hubungan Indonesia-Rusia makin bagus, bisnis juga makin bagus. Sebelumnya  perdagangan turun, wisatawan turun. Setelah Festival Indonesia pertama, terakhir 2017, kunjungan wisatawan naik 37 persen.

        "Untuk pertama kalinya di atas 100 ribu. Dulu nggak pernah menyentuh 100 ribu. Perdagangan dulu turun, naik sekarang. Terakhir 25 persen menjadi Rp3,24 miliar dan kita surplus Rp1,7 miliar," kata M Wahid Supriyadi. ***3***
(ZG)
(T.H-ZG/B/A. Salim/A. Salim) 02-08-2018 00:46:12

KANADA

KANADA DIDORONG INVESTASI EKONOMI KREATIF DI INDONESIAOleh Zeynita Gibbons

   London, 1/8 (Antara) - Dubes RI di Kanada Teuku Faizasyah dan Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Ricky Joseph Pesik mendorong pelaku usaha ekonomi kreatif Kanada untuk berinvestasi ke Indonesia melalui penyelenggaraan Investment Forum 2018 di Montreal, Senin.
        Alternate Representative KBRI di Otawa, Andy Aron kepada Antara London, Selasa, mengatakan Forum investasi diadakan dalam format panel menghadirkan lima pembicara Indonesia yang berasal dari Kantor Perwakilan BKPM dan Bank Indonesia di New York, Bekraf, Badan Perfilman Indonesia, dan L.Tru Modest Wear.
        Serta dua pembicara asal Kanada yaitu Praktisi Hukum Ekonomi Kreatif Kanada yang  menjadi konsultan di Indonesia selama lebih dari 20 tahun dan perwakilan Toon Boom Animation.
        Kelima panelis dari Indonesia selain menyampaikan perkembangan terkini mengenai ekonomi dan investasi di Indonesia juga memaparkan peluang-peluang ekonomi kreatif Indonesia. Adapun dua panelis dari Kanada memberikan pejelasan mengenai "best practice" bisnis dan investasi di Indonesia.
        Dalam sambutannya, Dubes Faizasyah menyampaikan ekonomi kreatif Indonesia kini menjadi salah satu mesin pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
        "Ekonomi kreatif Indonesia mampu menyerap 16 juta tenaga kerja dan menyumbangkan 7.4 persen PDB negara," kata Faizasyah. 
   Dengan modalitas tersebut, Dubes berharap pelaku usaha dan bisnis Kanada terutama yang bergerak di sektor ekonomi kreatif melakukan ekspansi investasinya ke Indonesia.
        Anggota Komite Eksekutif Ekonomi dan Perdagangan Kota Montreal Robert Beaudry mengapresiasi konsistensi KBRI Ottawa yang rutin tiap tahun mengadakan forum investasi sebagai medium penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Kanada.
        Menurutnya, tema "Opportunities in the Creative Economy in Indonesia" dinilai sangat tepat karena ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor pembangunan ekonomi yang dikembangkan oleh Pemerintah Kanada.
        Kota Montreal menjadi bukti dinamika keberhasilan sektor ekonomi kreatif di Kanada di mana sejumlah perusahaan pengembang video games dunia, seperti Ubisoft dan Gameloft, membuka kantornya di kota ini.
        Sebagai pembicara kunci, Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik menyampaikan visi Presiden Joko Widodo yang ingin menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia di masa depan.
        "Bekraf didirikan untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi kreatif dunia pada tahun 2030," ujarnya.
        Di hadapan 24 pelaku bisnis Kanada, baik yang menggeluti ekonomi kreatif maupun yang ingin berinvestasi di Indonesia, Ricky menjelaskan Pemerintah Indonesia mengembangkan 16 sub sektor ekonomi dengan tiga sub-sektor utama, yakni kuliner, adibusana dan kerajinan tangan. Ketiga sub-sektor utama tersebut mendukung 77.6 persen ekonomi kreatif nasional.
        "Pemerintah juga turut menjadikan film dan animasi, aplikasi dan video games, dan musik sebagai tiga sub-sektor ekonomi kreatif yang diprioritaskan untuk dikembangkan," ujar Ricky.
        Pada kesempatan ini juga dimanfaatkan Ricky mengundang pelaku usaha ekonomi kreatif Kanada menghadiri World Conference on Creative Economy (WCCE) yang akan diadakan Pemerintah Indonesia pada 6-8 November mendatang di Bali.

        Dikatakan, WCCE 2018 akan mengangkat tema Inclusively Creative dan diharapkan mampu menyodorkan solusi atas empat permasalahan pengembangan ekonomi kreatif global, yakni kohesi sosial, kebijakan dan peraturan, pemasaran dan ekosistem, serta pembiayaan.****3****
(T.H-ZG/C/A. Buchori/A. Buchori) 01-08-2018 07:02:40

MOSKOW

TIGA KEMENTERIAN DUKUNG FESTIVAL INDONESIA DI MOSKOWMoskow, 3/8 (Antara) - Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pariwisata mendukung Festival Indonesia yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow di Krasnaya Presnya Park Moskow pada 2-15 Agustus 2018.
         Ketua Panitia Festival Indonesia 2018 Edi Suharto kepada Antara, di Moskow, Jumat, mengatakan kegiatan itu juga disponspori Artha Graha Network, Freshvale, Qatar Airways, BPDP KS dengan diikuti beberapa pemerintahan daerah di Indonesia, seperti Pemda Sumbar dan Bangka Belitung.
          Festival Indonesia yang dibuka pada Jumat siang oleh Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang P.S. Brodjonegoro dan Kepala Deputi Departemen Ekonomi Eksternal dan Kerja Sama Internasional Pemerintah Kota Moskow Ilya Kuzmin.
          Pembukaan acara juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Bangka Belitung, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Bupati Sijunjung, Bupati Pekalongan, Bupati Kulon Progo dan Wali Kota Pasuruan, Wakil Wali Kota Denpasar, perwakilan Pemkot Manado, Pemkot Malang, dan Pemkot Bogor, BPDP-KS.
           Selain itu, juga hadir pihak Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung, Bank Indonesia (BI) Bali, Kadin DKI Jakarta, Kadin Kota Malang, Kadin Buleleng, Badan Otorita Danau Toba (BODT), pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Timur Sungailiat, Bangka, dan pengelola KEK Pariwisata Pan Semujur Tanjung Gunung, Bangka Tengah.
          Festival Indonesia dimeriahkan dengan beberapa panggung kegiatan yang menampilkan berbagai kesenian dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia dengan sekitar 85 gerai usaha kecil menengah dan daerah dari Indonesia yang menyajikan aneka produk dan barang kerajinan dari Indonesia serta mitra di Rusia.
         Lokasi Festival Indonesia di taman seluas 16,5 hektere yang didirikan pada 1932. Tempat itu merupakan monumen sejarah dan arsitektur khas, serta monumen seni lanskap abad 18-19.
         Ia menyebut dalam festival itu para pengunjung merasakan mini Indonesia di Rusia.

         Selama Festival Indonesia juga digelar demo melukis payung dan membatik, melukis dengan iringan musik, demo masak, pertunjukan wayang kulit, ceramah, dan diskusi tentang kemiripan dan perbedaan antara Indonesia dan Rusia, serta pemutaran film. ***4*** (ZG)

(T.H-ZG/B/M.H. Atmoko/M.H. Atmoko) 03-08-2018 19:20:14

DENMARK

DUTA SENI BOYOLALI HADIR DI DENMARKZeynita Gibbons

       London,3/8 (Antara) - KBRI Kopenhagen kembali mengelar Pentas Seni dan Budaya Indonesia di Denmark bersama Duta Seni Boyolali yang hadir di Kopenhagen dalam rangka promosi potensi wisata asal Boyolali Jawa Tengah.
           Pensosbud KBRI Kopenhagen, Ismail N. Pulungan kepada Antara
London, Jumat, mengatakan Denmark merupakan negara ketiga yang dikunjungi setelah sebelumnya juga sempat melakukan pentas seni di Swedia dan Norwegia.    
       Kegiatan pentas seni dan budaya ini diselenggarakan di halaman KBRI Kopenhagen dengan dihadiri sekitar 200 tamu undangan yang terdiri dari beberapa duta besar asing dan tamu VIP, komunitas masyarakat Denmark, dan Diaspora Indonesia serta keluarga besar KBRI Kopenhagen.
            Dubes RI untuk Kerajaan Denmark, M. Ibnu Said mengatakan   kunjungan Duta Seni asal Boyolali ini di Denmark menunjukan akan keragaman budaya Indonesia, termasuk beberapa jenis tarian tradisional yang dapat dikenalkan kepada masyarakat Denmark, pada pentas seni yang berlangsung di halaman KBRI Kopenhagen.
          Para Duta Seni asal kota Boyolali ini berkolaborasi dengan Group Tari INDA dari Denmark, menampilkan sejumlah tarian antara lain Tari Kala Kridha, Tari Kusuma Bangsa, Tari Bujang Ganong, Tari Topeng Ireng Gugur Gunung, Tari Sajojo, Tari Poco-Poco Maumere serta diakhiri ucapan /sambutan dari delegasi Boyolali dan ramah tamah bersama.        
      Kegiatan berlangsung sukses dan merupakan kunjungan perdana Duta Seni asal Boyolali di Kopenhagen. ****3***

(T.H-ZG/B/A. Wijaya/A. Wijaya) 03-08-2018 04:37:32

SWEDIA

ONDEL-ONDEL "HIDUP" HADIR DI SWEDIAOleh Zeynita Gibbons
   London, 1/8 (Antara) - Penduduk dan turis di kota Landskrona, Swedia, dikagetkan dengan munculnya sepasang ondel-ondel "hidup" dalam pawai Landskrona Karnevalen 2018 acara tahunan yang berlangsung selama tiga hari diadakan Pemda Landskrona akhir pekan lalu.
        Koordinator program Organisasi Swedish-Indonesia Bagus,  Nina Mussolini-Hansson, kepada Antara London, Rabu mengatakan Diaspora Indonesia tergabung dalam organisasi Swedish-Indonesia Bagus (Svenska-Indonesiska Bagusföreningen) atau disingkat BAGUS untuk kedua kalinya mengikuti acara ini.
       "Tahun lalu BAGUS sukses menonjolkan pakaian pengantin Minang dan suntiangnya, tahun ini BAGUS mengusung tema Betawi," ujarnya.
        Selain ikut pawai bersama ribuan peserta dari berbagai organisasi dan negara, BAGUS juga mengisi acara di panggung Pop-Up dengan menampilkan tarian Betawi dipimpin Banne Rumengan, mahasiswi Indonesia sedang mengambil program pasca sarjana di Lund University. Bersama 13 penari dewasa dan delapan anak-anak Banne membawakan tarian Nandak Ganjen, Tari Topeng, Tari Ondel-Ondel.
        Kostum dan tari Betawi tidak kalah menariknya dengan tarian Bali, penonton berulang kali berteriak "fantastis fantastis". Berkali-kali tim BAGUS dicegat dan dimintai foto bersama penonton.    
   Pasangan muda asal Kroasia Volten dan Lume, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya: "Bagus sekali, bagus sekali! Luar biasa indah!", kata mereka sehabis berfoto bersama  penari.
        Sementara itu pasangan asal Swedia yang berdiri diantara deretan penonton, berteriak "Fantastis!" Dari negara mana mereka?"
  Saat diberi tahu dari Indonesia, mereka pun berucap, "Wow..ternyata Indonesia itu indah ya, sayang kami belum pernah kesana," kata  Per dan Sofia yang berusia setengah baya itu. Yang menarik, dua pria asing pengurus BAGUS yakni Hans Hansson (ketua) dan Sandors Szalai  bersedia tampil menjadi ondel-ondel.   
   Postur tubuh tinggi besar membuat mereka cocok menjadi ondel-ondel tanpa bantuan bambu. Dengan bermodal topeng  dan bunga manggar buatan sendiri, Hans Hansson, tampil menjadi ondel-ondel perempuan dengan kemeja putih. Sementara Sandor Szalai menjadi ondel-ondel pria dengan kemeja merah.
        Selain itu mereka dilengkapi selempang warna biru kuning seperti warna bendera Swedia.Ketika ditanya alasannya mau menjadi ondel-ondel,  Hans Hansson menjawab, "Kalau saya mau melakukannya untuk Indonesia, mestinya orang Indonesia juga mau melakukan apa saja demi negerinya."
   Pria yang sudah lebih dari 30 tahun malang melintang membantu promosi Indonesia di Swedia itu, mengaku bahwa kakinya sempat sakit selama pawai berlangsung,  sehingga dia tidak bisa bergoyang terus menerus sebagaimana ondel-ondel pada umumnya.
        Sandors Szalai, pria asal Hungaria mengaku meski kakinya sakit, tapi pengalaman yang menyenangkan karena bisa memperlihatkan kultur yang indah dari negeri lain.
        Menjadi ondel-ondel dalam pawai selama hampir dua jam memang tidak mudah buat mereka yang sudah paruh baya.  Tapi keinginan mencoba hal baru dan membantu promosi Indonesia begitu kuatnya, sehingga mereka rela berpanas-panas dengan topeng dalam pawai yang mengelilingi pusat kota Landskrona itu.
        Selain menampilkan tarian  juga digelar workshop tari topeng.
        "Peserta sangat antusias mencoba menari dengan topeng," kata Banne Rumengan  memimpin workshop  di tepi pantai kota Landskrona.
        Landskrona Karnevalen melibatkan berbagai institusi dan perusahaan besar Swedia.
        "Acara karnaval ini adalah cara yang paling efektif untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia luar, tanpa harus mengeluarkan biaya milyaran," ujar Nina Mussolini-Hansson, koordinator progam BAGUS.
        Modalnya hanya bagaimana menggerakan diaspora Indonesia yang terdiri dari masyarakat Indonesia yang menikah dengan bangsa Swedia dan bangsa asing lainnya, mahasiswa-mahasiwa Indonesia dan juga orang asing yang tertarik akan kultur Indonesia. Tak aneh jika diantara penari, ada yang berasal dari Ekuador dan Bosnia.
        Keberhasilan BAGUS memperkenalkan Indonesia di ajang Landskronakarnevalen ini ditandai dengan berhasilnya BAGUS terpilih menjadi cover resmi youtube Landskrona Karnevalen selama dua tahun berturut-turut.
        Selain itu, tim foto BAGUS, Ardy Kusuma, mahasiswa dari The World Maritime University Malmoe, berhasil memenangkan kontes foto setelah menampilkan foto seorang penari topeng saat pawai berlangsung.

        Kota Landskrona adalah kota yang dulu dikenal sebagai kota industri kapal dan tekstil  Swedia yang berusia lebih dari 600 tahun ini dulunya adalah desa nelayan yang merupakan wilayah negara Denmark.
   Dari ibu kota Denmark, Copenhagen, kota Landskrona bisa ditempuh dengan kereta atau mobil sekitar 1,5 jam, melewati  jembatan Öresund, membentang di selat Öresund yang membatasi Swedia Selatan dan Denmark.  Tidak aneh, jika Landskrona Karnevalen selalu mendapat limpahan turis dari Copenhagen, karena mudahnya transportasi dari Denmark ke Swedia Selatan.(ZG)***4***

(T.H-ZG/B/Subagyo/C/Subagyo) 01-08-2018 21:09:38