Blog ini berisi liputan dan berita serta artikel sekitar kejadian yang ada hubungannya diplomasi Indonesia di luar negeri khususnya wilayah Eropa yang saya kirim dan dimuat di LKBN Antara. Terima kasih untuk seluruh nara sumber diplomat yang memberikan kontribusi kepada saya sebagai koresponden LKBN Antara di Kerajaan Inggris dan juga mencakup wilayah Eropa
kesenian dan budaya sudah menjadi semacam industri yang dulu hanya untuk kebutuhan ritual seiring globalisasi akhirnya menjadi semacam industri untuk itu perlu dikemas dan tentunya menghibur penonton dan bahkan mengajak penonton untuk ikut menari. (Zeynita Gibbons)
Madrid (ANTARA) - Penari terkemuka Indonesia Melly Zamry (43) dari EMZet Production dengan lincah mengajak berkunjung Paviliun Wonderful Indonesia menari dalam Pameran Pariwisata terkemuka di dunia Feria Internacional de Turismo (FITUR) Madrid 2020, yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 22 sampai 26 Januari mendatang.
Kehadiran Melly Zamri di pameran pariwisata Fitur menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung paviliun Indonesia yang mengusung Mbaru Niang, rumah tradisional dari Pulau Flores, sebagai titik focus Paviliun Indonesia di pameran pariwisata Fitur 2020.
“Saya bangga bisa menampilkan budaya Indonesia berupa tarian dan bisa mengajak penonton ikut menari,” ujar Perempuan berdarah Minang yang sudah malang melintang dalam dunia entertain tidak saja di tanah dan mancanegara kepada koresponden Antara London, Sabtu.
Sejak hari pertama pameran di Paviliun Indonesia Melly dan Ridwan Pangeran, remaja lulusan Perguruan Tinggi Institut Seni (ISI) Padangpanjang,
menampilkan Tari Piring asal Sumatera dan tari Zapin dari Melayu merupakan kreasi baru yang dipersiapan Melly untuk ditampilkan di paviliun Wonderful Indonesia dalam pameran pariwisata di Madrid dan Tarian Randai dari Sumatra Barat.
“Tari Zapin merupakan kreasi baru yang saya persiapkan untuk ditampilkan dalam pameran pariwisata Fitur di Madrid,” ujar Melly yang permah memerankan Putri Malam dalam acara Angin Malam di stasiun televisi pada tahun 90 an.
Menurut Melly, meskipun tari Zapin kreasi baru yang diluncurkan di Madrid namun pakem nya tetap tari Zapin dengan hentakan kaki serta beberapa gerakan dengan angkatan yang berbeda, gerakan Indang dicampur dengan gerakan kekinian.
Hal ini, ujarnya dalam upaya menjaring generasi milenial yang ingin mempelajari tarian tradisional berbagai daerah. Tarian dibuat melalui tahap survei serta makna yang terkandung dan kostum tari yang memberikan inspirasi, ujar Melly yang juga menguasai Tarian Bali.
Ia pun tidak akan malu untuk bertanya dengan para penari lainnya dan diharapkannya akan makin banyak generasi milenial untuk ikut melestarikan budaya Indonesia kalau tidak kita siapa lagi, ujarnya.
Melly menilai bahwa
Melly Zamri mengatakan Tarian Indonesia daya tarik pengunjung paviliun Wonderful Indonesia di Fitur (Zeynita Gibbons) Melly yang dijuluki oleh para pengemarnya dengan Diva Tari itu mempunyai jiwa intertain dan juga menjadi pembawa acara dalam berbagai event tidak heran bila Melly mulai menari para penonton pun terpesona dan bahkan ikut bergoyang.
Hal ini yang mendorong Kemenparekraf mengajak Melly dengan EMZet Production mengisi acara di lima negara di Eropa, diantaranya Austria, Swiss, Belanda, Madrid dan Turki.
Selain tarian, di Paviliun Wonderful Indonesia juga menampilkan Amore Carnaval Malang yang ditampilkan oleh Yoseph dengan kostume bertema Labuan Bajo dengan ciri khas Komodo dan perahu Phinisi nya. “Saya sangat bangga menjadi bagian dari tim Wonderful Indonesia yang mewakili di Fitur Madrid,” ujar Yoseph yang tampil untuk kedua kalinya di Fitur.
Banyak pengunjung yang mengajak photo bersama dan bahkan banyak media yang meliput dan bertanya tentang yang dipakai sekaligus mempromosikan Nusa Tenggara Timur yang dipromosikan oleh Presiden Jokowi dimana Labuan Bajo masuk dalam lima Destinasi Super Prioritas yang dicanangkan Pemerintah.(ZG)
Guiomar Del Pino Ramirez yang biasa disapa Guio mengatakan orang Spanyol lebih mengenal Bali ketimbang Indonesia yang memiliki beragam obyek wisata dan meskipun pemerintah Indonesia menetapkan lima tujuan super-prioritas selain Bali salah satunya Danau Toba di Sumatera Utara. (Zeynita Gibbons)
Madrid (ANTARA) - Masyarakat Spanyol lebih mengenal Bali ketimbang Indonesia yang memiliki beragam obyek wisata dan bahkan pemerintah menetapkan lima tujuan super-prioritas selain Bali salah satunya Danau Toba di Sumatera Utara. Setelah masuknya Sumatra Utara lima prioritas perkembangan pariwisata di daerah Sumut mengalami perkembangan yang sangat pesat,” ujar David Sirait dari Salvajesumatra Tours kepada koresponden Antara London di Paviliun Wonderful Indonesia, Sabtu.
Paviliun Indonesia di pameran pariwisata terkemuka di dunia Feria Internacional de Turismo (FITUR) Madrid yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 22 sampai 26 Januari mengusung Mbaru Niang, rumah tradisional dari Pulau Flores, sebagai titik focus Paviliun Indonesia.
Menurut David Sirait, dengan dibukanya kembali Bandara Sibolangit dan dibangunnya The Kaldera menarik banyak perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba. Untuk itu diharapkannya dengan kejadirannya di Fitur akan dapat menarik wisatawan Spanyol untuk berkunjung ke Danau Toba.
David Sirait yang sudah berkecimpung di dunia pariwisata mulai dari tahun 2008 dan pernah menjadi guide wisata di Sumatra, Bali, Yogyakarta dan Lombok juga ingin terjun langsung mempromosikan Indonesia di Fitur.
Meskipun Salvajesumatra Tours mulai beroperasi tahun 2018 dengan tujuan mengembangkan dan mempromosikan daerah wisata di Indonesia khususnya Sumatra Utara menjadi tanah kelahirannya, namun ia siap untuk terjun langsung ke lapangan seperti pada pameran pariwisata Fitur.
Untuk itu diharapkannya semua masyarakat dan juga Industri pariwisata saling bahu membahu menjaga dan mengembangkan pariwisata Indonesia ke seluruh dunia.
Sementara itu Imam Wahyudi dari Nandini Jungle Resort & Spa di Ubud Bali mengakui potensi business di event ini sangat besar sekali dikarenakan untuk satu event FITUR bisa ditargetkan untuk bisa menjangkau beberapa market bukan hanya Spain akan tetapi juga market lainnya seperti Portugal, Italy, dan North America seperti Mexico dan sekitarnya.
Menurut Wahyudi, Nandini sudah terlibat di hampir semua travel fair yang diadakan Ministry of Tourism seperti ITB Berlin, WTM London, IFTM Paris bahkan di Nordic Skandinavia.
Kendala utama adalah sebagian partner dari Spain sangat minim berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Jadi akan sangat membantu industri sekiranya dari Kementerian atau KBRI support team yang bisa mendampingi untuk dealing business dengan partner bisnisnya dari Spain.
Berbeda dengan Norberto Rodriquez Sanchez dari come2indonesia.com asal Spanyol yang dengan mudah meraih calon wisatawan Spanyol yang ingin berlibur ke Indonesia di musim panas mendatang.
Bali itu masa lalu dan saat ini obyek wisata yang banyak diminati wisatawan Spanyol adalah Labuan Bajo, Pulau Komodo serta taman nasional Borneo di Kalimantan. Namun Sumba adalah obyek wisata dimasa datang, ujar Norberto yang khusus mempromosikan pulau Sumba di Fitur.
Norberto Rodriquez Sanchez bersama dua rekan nya dari Spanyol Guiomar Del Pino Ramirez yang biasa disapa Guio dan Miquel Angel Del Rio Garcia mengatakan orang Spanyol senang dengan budaya Indonesia beragam yang tidak ditemuinya di Spanyol.
Ketiga warga Spanyol itu dengan gencar mempromosikan Indonesia . Fitur adalah saat yang tepat meraih wisatawan Spanyol yang berlibur ke Indonesia, ujar Guio.
Alfonso Carrasco dari Kalimantan Explorer sejak 20 tahun memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Spanyol yang diawali dengan kegemarannya melakukan traveling ke Indonesia dan berpikir untuk menjadikan bisnis.
Sejak saat itu pun Alfonso tidak pernah absen dalam mempromosikan berbagai obyek wisata di daerah di Indonesia sampai ke Papua dan Kalimantan dengan orang hutan nya. “Masyarakat Spanyol senang melakukan pertualangan dan banyak obyek wisata yang tidak ditemui di Spanyol, apalagi mereka senang berlibur khususnya di musim panas yang sudah mulai di rancang sejak Januari,” ujar Alfonso.
Tidak heran dalam dua terakhir Fitur banyak keluarga Spanyol yang mengajak putra putri nya berkunjung ke Fitur mencari info dan untuk merancang liburan mereka. (ZG)
Bareskrim - POLRI Berhasil tangkap pelaku kejahatan siber
News ID: 744401
Atase Perdagangan di Madrid, Novita Sari menyebutkan pelaku peretasan email sudah ditangkap dan barang yang disinyalir hasil dari kejahatan siber juga berhasil disita. (KBRI)
Madrid (ANTARA) -
Tim Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim - POLRI melaksanakn kunjungan kerja ke Madrid, Spanyol dalam rangka verifikasi saksi korban tindak lanjut laporan perusahaan asal Spanyol, I.G.S Ingenieros S.L. kepada Atase Perdagangan Indonesia atas peretasan email yang menyebabkan kerugian material.
Atase Perdagangan Indonesia untuk Spanyol di Madrid, Novita Sari kepada Antara London, Sabtu mengatakan dalam verifikasi tersebut mendapatkan informasi pelaku peretasan email sudah dapat ditangkap dan barang - barang yang disinyalir hasil dari kejahatan siber juga berhasil disita.
“Kami mengapresiasi kinerja Tim Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim - POLRI yang segera menindaklajuti pelaporan kasus ini dan diharapkan pada masa datang dapat dijadikan contoh agar kasus seperti ini tidak terulang dan para pengguna transaksi elektronik untuk semakin berhati - hati,” ujarmya.
Menurut Novita Sari, perusahaan asal Spanyol, I.G.S Ingenieros S.L. melaporkan terkait dugaan terjadinya peretasan email menyebabkan kerugian sebesar USD 31.581,9.
Disampaikan jauh sebelum kasus ini terjadi, GGR sudah pernah melakukan pemesanan furniture kepada CV RHI, dan tidak pernah ada masalah. Pada bulan Juni tahun lalu, GGR melakukan order dan diminta oleh "seseorang" dengan email mentransfer DP 50% atau sebesar USD 8.149,82.
GGR mentransfer DP yang diminta dan tidak merasa curiga karena walaupun email dari CV RHI berbeda dengan email yang biasa digunakan, tapi mereka melihat email juga di cc ke marketing perusahaan .
GGR kemudian melakukan order kedua tidak lama setelahnya dan kembali diminta untuk mentransfer DP 50% atau sebesar USD 23.432,08 yang kemudian ditransfer pada Agustus tahun lalu ke tujuan yang sama pada saat order yang pertama.
Informasi jika terjadi pembajakan email diketahui GGR dari ibu Dyah - CV RHI sebagaimana email tertanggal 1 Oktober 2019. Mengetahui hal tersebut, selain memastikan kembali ke CV RHI, GGR juga telah melaporkan/membuat aduan ke Kepolisian Spanyol.
Berdasarkan komunikasi kami dengan CV RHI disampaikan bahwa CV RHI telah memberikan klarifikasi kepada GGR melalui email, diinformasikan bahwa CV RHI melaporkan ke Kantor Polisi terdekat namun oleh pihak Kepolisian disarankan agar pihak yang dirugikan dalam hal ini GGR yang langsung melaporkan permasalahan tersebut.
Pada tanggal 30 Oktober lalu melalui email Atase Perdagangan KBRI Madrid pun menghubungi Badan Siber dan Sandi Negara untuk memperoleh masukan dan saran untuk tindak lanjut kasus seperti ini dan ditanggapi pihak BSSN untuk menghubungi Bareskrim POLRI.
Piihak Bareskrim meminta agar korban dalam hal ini GGR menyampaikan laporan kepada Bareskrim , namun karena kedudukan korban yang berada di Spanyol, maka korban atas saran Bareskrim menguasakannya kepada CV Raisha.
Pada Kamis ( 23/1), Tim Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim – POLRI dipimpin Kombes Pol Dani Kustoni bersama Kombes Pol Ricky Rinaldo serta IPTU Bambang Meriawan dan IPDA Rifi N. F. Tombolotutu didampingi Atase Perdagangan KBRI Madrid melaksanakan verifikasi kepada saksi korban guna melengkapi Berita Acara Pemeriksaan.
Saksi korban yang hadir José Fernando Cabrera García dan María De Los Ángeles Losada García San Juan selaku pemilik dan President Director dari IGS Ingenieros S.L. serta Ruth Maria Martín Garcia selaku Administrative Staff.
Menurut Novita Sari, dalam kegiatan verifikasi ini, diperoleh kabar, pelaku peretasan email sudah dapat ditangkap termasuk penyitaan barang - barang yang disinyalir hasil dari kejahatan siber tersebut, antara lain berupa kendaraan bermotor, perhiasan, berlian dan uang tunai.
Novita Sari mengatakan Bareskrim akan melengkapi berkas perkara kemudian dilimpahkan kepada KejaksaanNegeri limpahkan untuk disidangkan Pengadilan Jakarta Pusat
Diharapkan hal tersebut dapat dijadikan contoh agar kasus seperti ini tidak terulang dan pengguna transaksi elektronik semakin berhati - hati, demikian Novita Sari. (ZG)
Sekitar 500 orang warga Rusia di Moskow saksikan tayanyan film "Lima"
News ID: 744385
Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, buka pemutaran film memperkenalkan Indonesia kepada warga Rusia dan memeriahkan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Rusia, (KBRI)
London (ANTARA) - Pemutaran film Indonesia “Lima” di Moskow mengawali rangkaian kegiatan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Rusia. Film tersebut diputar di Dom Kino (House of Cinema), Moskow pada Kamis (23/1).
Sekitar 500 orang warga Rusia di Moskow memenuhi bioskop dengan antusias menyaksikan tayanyan film "Lima" sampai akhir. Hadir pula Lola Amaria, sutradara film "Lima" dan Baskara Mahendra, salah satu pemeran utama film "Lima".
Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, membuka pemutaran film mengatakan pemutaran film merupakan salah satu langkah memperkenalkan Indonesia kepada warga Rusia dan dalam rangka memeriahkan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Rusia, serta Festival Film negara-negara MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, Australia).
Pada 3 Februari 2020 hubungan diplomatik Indonesia-Rusia akan genap 70 tahun dan pemutaran film ini sebagai pembuka untuk memeriahkan perayaan ini, ujarnya.
Menurut Dubes Wahid, hubungan kedua negara sangat dinamis. Saat ini hubungan Indonesia dan Rusia mengalami perkembangan yang signifikan dan meningkat di berbagai bidang, termasuk perdagangan, pariwisata dan budaya, serta menuju pada kemitraan strategis.
Sementara itu, Lola Amaria dan Baskara Mahendra terkesan dengan tanggapan positif warga Rusia terhadap film yang ditayangkan. Tidak sedkit penonton yang menghampiri Lola Amaria dan Baskara Mahendra setelah film usai. Mereka menyampaikan beragam pertanyaan mengenai film, berfoto bersama, atau meminta tanda tangan.
“Suatu kehormatan bagi kami bisa memperkenalkan Indonesia kepada warga Rusia melalui karya kami, terlebih lagi dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia," ujar Lola Amaria.
Film “Lima” di rilis tahun 2018 menceritakan sebuah keluarga dalam menghadapi dan memecahkan masalah kehidupan. Film memberikan pesan pluralisme, toleransi, dan perenialisme. Ide utama film ini berasal dari lima sila dalam Pancasila. Film sudah diputar di 21 kota di 12 negara, termasuk Rusia.
Anna Shaposhnikova, warga Rusia yang menonton mengatakan film ini sangat bagus karena menceritakan tentang masalah kehidupan sehari-hari dengan segala dinamikanya di tengah masyarakat yang majemuk. Menurut Anna, cerita film yang ditayangkan sangat menyentuh dirinya karena mirip dengan yang ia alami.
“Saya senang dan berharap adanya film-film Indonesia yang masuk ke Rusia," ujar Anna setelah menonton film "Lima".
Berbagai tanggapan positif disampaikan para penonton lainnya, baik secara lisan, maupun tertulis melalui pesan singkat, termasuk media sosial KBRI Moskow. Salah satunya adalah pemilik akun @olga_nikolaevna_fedorova melalui Instagram menulis "terima kasih banyak. Фильм очень понравился (Saya sangat menyukai film ini)". Selain di Moskow, film "Lima" juga diputar di bioskop "Mir", Kazan, Republik Tatarstan, Rusia, Sabtu .
Dubes Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Hermono mengatakan Kebijakan Pemerintah Spanyol “looking east policy” untuk mencari peluang baru di Asia menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menarik investor Spanyol ke Indonesia (KBRI)
Madrid (ANTARA) -
Kebijakan Pemerintah Spanyol “looking east policy” untuk mencari peluang baru di Asia menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menarik investor Spanyol ke Indonesia untuk itu perlu terus mendorong kegiatan promosi investasi dan perdagangan melalui berbagai forum dan seminar bisnis yang diadakan setiap tahunnya di berbagai kota di Spanyol.
Hal itu disampaikan Dubes Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Hermono dalam wawancara dengan Antara London sehubungan dengan amanat Presiden Jokowi diplomasi ekonomi merupakan fokus utama Indonesia ke depan.
Dalam Rakor Kepala Perwakilan di awal Januari yang diikuti oleh seluruh perwakilan Indonesia di dunia, Presiden Jokowi menekankan pentingnya para duta besar berperan sebagai duta investasi dan duta perdagangan.
Presiden meminta agar para dubes memahami iklim investasi di Indonesia dalam kaitannya dengan diplomasi ekonomi tersebut, ujar diplomat karir yang mengawali tugas di Bogota.
Dubes mengatakan Spanyol berada di posisi 16 besar negara tujuan Ekspor Indonesia, sementara Indonesia sendiri berada di posisi 33 negara asal impor Spanyol.
Komoditi utama yang diperdagangkan adalah produk Kelapa Sawit dan Turunannya, produk Kimia, Alas Kaki, Bijih Tembaga, Karet dan produk Karet. Neraca Perdagangan Indonesia-Spanyol pada periode bulan Januari – November 2019 surplus sebesar US$ 880.630,5, namun mengalami penurunan sebesar 40,88% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain situasi ekonomi global yang mempengaruhi pergerakan Ekspor – Impor di Spanyol, adanya aturan pembatasan Ekspor Bijih Tembaga dan Timah di Indonesia juga menjadi salah satu penyebabnya, ujar Dubes Hermono yang pernah bertugas di Malaysia.
Dikatakannya disisi perdagangan, neraca perdagangan antara RI dan Spanyol masih surplus untuk Indonesia. Namun demikian, kita terus mendorong peningkatan kerja sama Ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Sementara itu mengenai hubungan diplomatik antara Indonesia Spanyol yang dimulai sejak 1958 didasari atas pentingnya hubungan politik antara kedua negara berjalan baik dan memiliki pandangan untuk saling mendukung.
Kedua negara bekerjasama dalam hal saling memberikan dukung dalam usulan pencalonan di badan-badan internasional, ujarnya menambahkan untuk itu perlu ditingkatkan adalah implementasi pertemuan Konsultasi Politik (dialog politik) antara kedua negara yang draftnya telah disepakati pada 2012 namun hingga kini belum ditandatangani.
Dikatakannya salah satu tantangan perwakilan Indonesia di Spanyol.Hingga saat ini masyarakat luas Spanyol belum banyak mengenal Indonesia. “Mereka masih berada di zona nyamannya yang fokus pada wilayah terdekatnya yaitu Eropa dan Amerika Selatan yang memiliki ikatan historis,” ujarnya.
Namun demikian cara pandang tersebut mulai berubah dengan kebijakan “looking east policy” dan saat ini masyarakat Spanyol mulai mengenal Indonesia. Dan ini menjadi salah satu tantangan bagi perwakilan untuk terus memperkenalkan Indonesia.
Kehadiran Indonesia dalam pameran pariwisata Fitur yang berlangsung di Ifema Madrid hingga 26 mendatang menjadi peluang yang sangat besar.
Pada tahun 2019 Spanyol kembali mencapai rekor wisatawan asing dengan 83,7 juta wisatawan mancanegara, meningkat 1,2% dari tahun sebelumnya dengan 82,8 juta wisatawan. Peningkatan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara ke Spanyol selalu tercapai setiap tahunnya sejak tahun 2009.
Keberhasilan Spanyol antara lain disebabkan keahlian mereka dalam hal pengembangan, pengelolaan dan promosi destinasi pariwisata yang dimiliki. Untuk itu Indonesia perlu belajar banyak tentang manajemen, infrastuktur, kemasan infromasi dan deskripsi lengkap mengenai tempat-tempat wisata yang ditawarkan, demikian Dubes Hermono.(ZG)
Dubes beri penghargaan untuk Asosiasi Global Action Italia
News ID: 742025
CEO (DMC) Flores Komodo Tours, Oyan melakukan safari promosi objek wisata Nusa Tenggara Timur, Taman Nasional Komodo dan Labuanbajo, ke berbagai negara di Eropa dalam acara Sale mission Europe yang diadakan Kemenparekraf selama bulan Januari hingga Maret mendatang di ITB Berlin. (Zeynita Gibbons)
London (ANTARA) -
Dubes Indonesia untuk Republik Italia, Esti Andayani memberikan penghargaan kepada Asosiasi ‘Global Action Italia’ sebagai penggagas pendidikan diplomasi untuk para siswa SMA Italia, Institut Mode Adibusana ‘KOEFIA’ yang bekerja sama dengan KBRI Roma mengadakan kegiatan promosi budaya dan wastra Indonesia; ‘SAMA SPA’,
Selain itu penghargaan juga diberikan kepada perusahaan importir produk nanas Indonesia Mr. Pietro Paganini, peneliti dan pendukung upaya melawan kampanye hitam atas produk kelapa sawit dan kepada WNI berbakat, Christopher Tanihaha, desainer produk dan interior yang mewakili generasi muda Indonesia berprestasi di Milan.
Penghargaan diberikan dalam acara pertemuan “Media Gathering: Updates from Indonesia” dengan para jurnalis Italia yang dihadiri 50 orang jurnalis dari berbagai media yang diadakan di KBRI Roma, Rabu (22/1)
Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Roma, Veronika Vonny Handayani kepada Antara London, Kamis mengatakan Dubes menjadi pembicara utama, dilanjutkan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Italia, Valentina Muiesan dari Direktorat Asia dan Oseania.
Tiga Konsul Kehormatan (Konhor) RI untuk Naples, Giuseppe Testa, Konhor RI untuk Genoa, Ivo Guidi dan Konhor RI untuk Florence, Jacopo Cappucio menyampaikan pandangan tentang hubungan antara Indonesia dan Italia.
Dubes menyampaikan perkembangan terkini di Indonesia, dan menggarisbawahi prioritas politik luar negeri RI dalam formula 4+1, yaitu diplomasi ekonomi, pelindungan WNI, kedaulatan dan kepemimpinan regional dan global RI, serta penguatan infrastruktur diplomasi RI.
Dikatakannya sejumlah capaian dan aktivitas KBRI Roma selama tahun 2019, yang merupakan peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik kedua negara.
Diharapkan adanya kolaborasi antara Indonesia dan Italia dalam memasuki dekade yang baru melalui kerja sama di bidang politik, ekonomi dan bisnis, kerja sama multilateral, serta promosi budaya dan pendidikan yang juga akan banyak melibatkan generasi muda kedua negara.
Perwakilan Kementerian Luar Negeri Italia, Valentina Muiesan menyampaikan Indonesia adalah negara mitra yang penting bagi Italia. Kedua negara telah menjalin kerja sama dalam berbagai bidang yang diwujudkan dalam penandatanganan berbagai MoU.
Ia mencatat beragam potensi kerja sama yang dapat terus ditingkatkan oleh masyarakat kedua negara antara lain kerja sama dalam bidang lingkungan hidup untuk mengatasi perubahan iklim, kerja sama restorasi warisan budaya, pemeliharaan perdamaian dan perlindungan warga sipil.
Sementara itu, Konhor RI untuk Naples, Giuseppe Testa yang telah puluhan tahun mengenal Indonesia, menggali lebih dalam filosofi Bhinneka Tunggal Ika yang sangat menginspirasi warga Italia. Kota Naples memiliki banyak potensi kerja sama bidang budaya, pemuda dan pendidikan di mana terdapat Universitas Napoli “L’Orientale” yang memiliki jurusan bahasa Indonesia. Konhor Giuseppe Testa mengharapkan Indonesia dapat meningkatkan kerja sama dengan berbagai wilayah di Italia di masa yang akan datang.
Konhor RI untuk Genoa, Ivo Guidi berprofesi sebagai pengusaha di bidang maritim, menekankan pada aspek tingginya kepercayaan pengusaha kepada WNI yang bekerja sebagai kru kapal, terutama di kapal pesiar. Komunitas Indonesia di Genoa sangat rukun, aktif dan beliau merasakan kehangatan atas penerimaan masyarakat Indonesia yang baik di Genoa.
Sementara itu, Konhor RI untuk Florence, Jacopo Cappuccio yang baru saja diangkat Oktober lalu menyampaikan Indonesia memiliki perempuan hebat di berbagai sektor swasta dan pemerintahan yang dapat memberikan kontribusi bagi penyelesaian isu global serta rencana mendorong berbagai misi dagang dan budaya untuk mempererat kerja sama kedua negara.
CEO (DMC) Flores Komodo Tours, Oyan melakukan safari promosi objek wisata Nusa Tenggara Timur, Taman Nasional Komodo dan Labuanbajo, ke berbagai negara di Eropa dalam acara Sale mission Europe yang diadakan Kemenparekraf selama bulan Januari hingga Maret mendatang di ITB Berlin. (Zeynita Gibbons)
Madrid (ANTARA) -
Obyek wisata yang ada di NTT dengan Labuan Bajo dan Komodo serta Mbaru Niang, rumah tradisional dari Pulau Flores, sebagai titik focus Paviliun Indonesia di pameran pariwisata terkemuka di dunia Feria Internacional deTurismo (FITUR) Madrid 2020, membuat CEO, NTT Destination Management Company (DMC) Flores Komodo Tours, Oyan Kristian, merasa bangga.
“Saya bangga rumah adat Mbaru Niang, rumah tradisional dari Pulau Flores, menjadi titip fokus promosi pariwisata Indonesia dalam penyelenggaraan Fitur yang berlangsung selama lima hari dari tanggal 22 sampai 26 Januari mendatang, ujar Oyan Kristian kepada Koresponden Antara London, di paviliun Indonesia Fitur, Kamis.
Oyan Kristian berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada peringatan 40 tahun Fitur dalam upaya menjaring wisatawan Spanyol, menjadikan daerah NTT menjadi titik fokus dari dari lima Destinasi Super Prioritas selain Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di NTB, Labuan Bajo di NTT dan Likupang di Sulawesi Utara.
Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kemeterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu mengatakan Mbaru Niang, rumah tradisional dari Pulau Flores, sesuai dengan program Kemenparekraf yang mempromosikan lima Destinasi Super Prioritas salah satunya Labuan Bajo di NTT yang juga terdapat kampung adat War Rebo dengan rumah adat Mbaru Niang. Menurut Oyan, untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai wisata super premium tentunya harus didukung oleh aksesibilitas yang memadai, dalam hal ini jaringan jalan yang baik.
Sebagai CEO (DMC) Flores Komodo Tours, Oyan melakukan safari promosi objek wisata Nusa Tenggara Timur, Taman Nasional Komodo dan Labuanbajo, ke berbagai negara di Eropa dalam acara Sale mission Europe yang diadakan Kemenparekraf selama bulan Januari hingga Maret mendatang di ITB Berlin.
Diakuinya Komodo dan Labuanbajo kian populer di kalangan wisatawan mancanegara, khususnya Eropa, sebagai salah satu tujuan berwisata. Apalagi Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Labuan Bajo dan meresmikan hotel serta menjadikan Labuan Bajo sebagai wisata super premium.
Labuan Bajo sudah dicanangkan ke dalam program destinasi pariwisata super prioritas. Artinya pembangunan dan pengembangannya diutamakan di antara daerah lainnya, ujar Oyan yang turut bangga dan sangat mendukung program yang dilakukan Presiden Jokowi.
Maklum selama ini Oyan Kristian, yang meraih gelar Sarjana Teknik Pertambangan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta itu, telah mempromosikan obyek wisata Komodo dan Labuan Bajo sejak lama. “Saya datang ke Eropa memang khusus mempromosikan destinasi NTT,” ujarnya yang sejak tahun lalu melakukan safari ke berbagai negara di Eropa.
Oyan tidak hanya mempromosikan NTT, akan tetapi juga destinasi lainnya di Indonesia dengan mendirikan perusahaan NTT DCM Flores Komodo Tour dengan inspirasi yang kuat untuk menjadi pemain langsung dan sebagai orang asli Flores yang berspesialisasi menjelajahi Pulau Flores dan Taman Nasional Komodo serta Sumba.
“Saya pribadi seorang pengembara yang di waktu senggang mengunjungi banyak tujuan wisata di Indonesia dan dunia, merasakan kebutuhan untuk mengakomodasi keinginan wisatawan lain menghabiskan waktu luang di Pulau Flores, Taman Nasional Komodo, dan Pulau Sumba,” katanya.
Untuk itu, ia mendirikan biro pariwisata dijalankan oleh asli orang Flores dan Sumba, yang melayani dengan standar pariwisata yang berkualitas.”Saya tidak lagi bekerja di perusahaan tambang dan sekarang waktu saya total untuk pariwisata,” demikian Oyan Kristian yang bangga dengan jas yang terbuat dari bahan kain tenun NTT.
Dalam menjadikan Labuan Bajo sebagai obyek wisata super prioritas ia pun berharap adanya kerjasama semua pihak dalam membangun sarana dan prasarana yang diharapkan akan dapat meningkatkan wisatawan mancanegara khususnya dari Eropa yang cukup lama tinggal dan menghabiskan dana yang tidak sedikit tentunya, demikian Oyan Kristian. (ZG)