Blog ini berisi liputan dan berita serta artikel sekitar kejadian yang ada hubungannya diplomasi Indonesia di luar negeri khususnya wilayah Eropa yang saya kirim dan dimuat di LKBN Antara. Terima kasih untuk seluruh nara sumber diplomat yang memberikan kontribusi kepada saya sebagai koresponden LKBN Antara di Kerajaan Inggris dan juga mencakup wilayah Eropa
Dubes: Indonesia Dan UE memerangi Perdagangan Kayu Ilegal
News ID: 829470
Dubes Yuri O. Thamrin mengatakan Indonesia, negara pertama yang melakukan kerja sama dengan Uni Eropa (UE) untuk memerangi perdagangan kayu ilegal. (KBRI)
London (ANTARA) -
Indonesia, negara pertama yang melakukan kerja sama dengan Uni Eropa (UE) untuk memerangi perdagangan kayu ilegal, menjadi contoh pengelolaan perbedaan yang baik antara negara penghasil kayu dan negara pengimpor kayu.
Hal itu disampaikan Dubes Yuri O. Thamrin di hadapan Sidang Tahunan Komite Penegak Hukum, Organisasi Cukai Dunia (WCO Enforcement Committee) di Brussel, Belgia, yang berlangsung hingga 28 Februari mendatang.
Sekretaris Pertama KBRI Brussels, Dara Yusilawati, kepada Antara London, Kamis menyebutkan selain paparan Dubes Thamrin, isu FLEGT juga dibahas secara detail oleh empat pembicara lainnya yakni perwakilan CITES, pejabat UE (Ditjen Lingkungan), pejabat cukai dari India dan pejabat cukai dari Indonesia.
Lebih lanjut Dubes Yuri O. Thamrin, mengatakan insiatif ini dapat menjadi model yang efektif bagi negara lain dalam upaya memerangi perdagangan kayu ilegal secara global.
Sejak November 2016, Indonesia dan Uni Eropa menerapkan kerja sama yang disebut the Indonesia - EU Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) Voluntary Partnership Agreement (VPA). Melalui kerja sama ini, Indonesia memiliki kewenangan mengeluarkan izin Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) terhadap kayu yang akan diekspor ke wilayah UE, ujarnya.
Hanya kayu-kayu yang lolos SVLK yang dapat dibeli oleh negara-negara UE dari Indonesia. Berkat kerja sama ini, ekspor kayu Indonesia ke UE menikmati "green lane", atau fasilitas tanpa pemeriksaan fisik.
Sekjen WCO, Kunio Mikuriya, mengatakan pengalaman baik ini dipandang penting untuk dibagi dengan para penegak hukum (dari bidang cukai) dari seluruh dunia yang berkumpul di Brussel untuk pertemuan tahunan yang berlangsung sejak tanggal 24 hingga 28 Februari mendatang.
Untuk itu Mikuriya mengundang Dubes RI untuk Belgia, UE dan Luksemburg, Yuri O. Thamrin berbagi pengalaman dan mendapatkan pencerahan dari Indonesia yang telah memulai kerja sama FLEGT dengan UE.
Pada kesempatan itu Dubes Yuri mengingatkan UE untuk berupaya menutup berbagai kekurangan (loopholes) dan memperbaiki sikap mereka agar negara yang sudah memenuhi kriteria UE (compliant) seperti Indonesia tidak dirugikan.
Dikatakan proses lisensi FLEGT di Indonesia memerlukan biaya yang tidak sedikit dan cukup membebani SMEs. Karena itu, upaya untuk patuh terhadap persyaratan yang diatur dalam lisensi perlu diapresiasi. “Penting bagi UE untuk memastikan fairness bagi produk kayu Indonesia yang memiliki lisensi FLEGT. Karena ada beberapa importir UE lebih memilih produk kayu dengan harga murah dan tidak menguji asal-muasalnya.
Hambatan lain masih adanya penafsiran dan praktek penegakan hukum yang berbeda antara negara anggota UE dalam implementasi regulasi kayu UE (European Union Timber Regulation/ EUTR). Praktek penegakan hukum yang berbeda ini dimanfaatkan penyelundup. Oleh karena itu, penegakan hukum terkait regulasi kayu UE harus lebih diperkuat, ujar Dubes Yuri.
Ia menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia memerangi perdagangan kayu ilegal dan kerja sama dengan UE, Diharapkannya dimasa datang , kerja sama ini dapat ditingkatkan lebih baik lagi dan berharap importir UE tidak lagi membeli kayu yang ilegal dari negara-negara yang belum melakukan kerja sama FLEGT.
Kerja sama Indonesia dan Uni Eropa terkait FLEGT disepakati pada tahun 2014 (ratifikasi) dan 15 November 2016, dikeluarkan sertifikasi pertama. Berdasarkan data Interpol, perdagangan kayu ilegal setiap tahunnya mencapai USD 51 milyar hingga USD 152 milyar.
Perdagangan kayu ilegal merupakan kriminalitas lingkungan tertinggi (No 1) di antara kriminalitas-kriminalitas lainnya dalam kategori kejahatan terhadap lingkungan hidup.(ZG)
Adakan B2B Indonesia genjot kunjungan wisman dari Prancis
News ID: 829466
Penyelenggaraan forum B2B ini salah satu langkah KBRI untuk menggenjot wisman Prancis di tahun 2020. Bekerja sama dengan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) France, Eka Moncarre, kegiatan promosi dilakukan secara holistik (KBRI)
London (ANTARA) -
Keragamanan destinasi, fasilitas dan akses memadai, serta situasi domestik yang stabil, Indonesia terus berupaya menjadi kekuatan wisata dunia menjadi andalan penerimaan pendapatan negara dari tahun ke tahun.
Dubes Arrmanatha Nasir, atau Tata, menyoroti angka wisman ke Indonesia, secara keseluruhan belum memenuhi target di tahun 2019. “Penuruan wisman Prancis memang tidak banyak, tapi ini sudah jadi pekerjaan rumah bersama untuk meningkatkan ekspos Indonesia di luar negeri,” ujar Dubes Tata, di hadapan 160 tur operator, agen perjalanan, dan tourism partners dalam B2B Tourisme Meeting di KBRI Paris pada Rabu malam (26/2).
Penyelenggaraan forum B2B ini salah satu langkah KBRI untuk menggenjot wisman Prancis di tahun 2020. Bekerja sama dengan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) France, Eka Moncarre, kegiatan promosi dilakukan secara holistik. Tidak terbatas promosi destinasi wisata dan budaya tetapi juga kuliner, kain-kain tradisional, hingga barang ekspor.
Namun demikian, ujarnya tidak dapat dipungkiri saat ini tantangan besar dunia, yaitu wabah coronavirus COVID-19 menimbulkan kecemasan warga dunia, bahkan mengguncang dunia perdagangan dan ekonomi.
Dubes Tata mengatakan Pemerintah Indonesia melakukan sejumlah langkah pencegahan dan antisipasi, terutama menghentikan penerbangan dari dan ke Tiongkok, penghentian bebas visa kunjungan dan Visa-on-Arrivals (VoA) dari mainland Tiongkok, hingga membatasi kedatangan visitor internasional yang pernah ke Tiongkok dalam waktu 14-hari.
Dalam hal kemampuan medis, Pemerintah Indonesia memiliki kapasitas dalam melakukan deteksi dan tes COVID-19. Jumlah wisman asal Tiongkok cukup besar, sekitar dua juta, sehingga langkah pembatasan sementara dari Pemerintah Indonesia memiliki dampak economic loss yang cukup besar, ujarnya.
Dikatakan langkah ini harus diambil untuk melindungi warga Indonesia. Di sisi lain, kekosongan dari pasar Tiongkok ini harus dapat diolah mejadi sebuah peluang untuk menggarap pasar negara lain. Salah satunya adalah wisman asal Prancis.
Prancis merupakan salah satu target pasar wisman Indonesia dari kawasan Eropa. Forum B2B meeting di KBRI Paris ini merupakan event kedua yang dilakukan di tahun 2020 untuk promosi pariwisata, sebelumnya melalui Paviliun Indonesia dalam pameran SIT Nantes.
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 16,11 juta, dan wisman dari Prancis ke Indonesia berjumlah 283,8 ribu, menurun 1,43 % dibanding tahun 2018.
Dalam waktu dekat, akan dilakukan sejumlah kegiatan promosi dan kolaborasi Indonesia-Prancis, seperti expo di Merci Paris, Village Gastronomie Indonesia di Jardin Tuileries, dan gebyar gamelan Bali di Paris. Rangkaian acara merupakan bagian perayaan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia-Prancis di tahun 2020 ini. (ZG)
Indonesia merupakan tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan Jerman, selain karena keindahan alamnya, juga keragaman budayanya. (KJRI)
London (ANTARA) -
Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Toferry Primanda Soetikno mengatakan Indonesia merupakan tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan Jerman, selain karena keindahan alamnya, juga keragaman budayanya.
Hal itu disampaikan dengan kehadiran Paviliun Indonesia dalam Pameran F.re.e Messe di Munich yang menjadi ajang peningkatan jumlah wisatawan Jerman ke Indonesia. Pensosbud KJRI Frankfurt dalam keterangan kepada Antara London, Rabu menyebutkan selain diikuti agen perjalanan, pameran F.re.e ini juga diikuti pengusaha olah raga air, olah raga darat, golf, camping, dan caravan.
Para pengunjung paviliun Indonesia mencari informasi berbagai tujuan wisata di luar Bali, termasuk paket-paket wisata yang ramah lingkungan dan berdimensi sosial, ujarnya.
Konjen Toferry Primanda Soetikno mengatakan pameran di Munich ini bernilai penting mengingat potensi kota Munich dan negara bagian Bavaria yang berpenduduk lebih dari 13 juta orang dan memiliki GDP terbesar ke-2 di Jerman senilai 625.161 milyar Euro, dengan GDP per kapita sebesar 47.946 Euro.Jumlah penduduk ini lebih besar dari jumlah penduduk Belgia dan Austria, ujarnya.
Paviliun Indonesia juga mempromosikan daerah wisata khusus seperti Flores, Kalimantan, Sumba, Sulawesi dll, termasuk mengenai sustainable tourism di Indonesia. Selain menampilkan tujuan wisata unggulan dan informasi secara umum, Terdapat pula enam agen perjalanan/hotel dari berbagai daerah, seperti Caraka Travelindo, Come2Borneo, Explore Sumba, Matahari Beach Resort & Spa, NTT DMC, dan Wise Steps Travel.
Selama lima hari pameran paviliun Indonesia menyajikan berbagai produk spesifik seperti kopi, dan makanan kecil khas Indonesia menjadi daya tarik pengunjung yang mencapai lebih dari 3500 orang mengunjungi paviliun Indonesia untuk minta informasi berbagai tujuan wisata unggulan Indonesia.
Maraknya penyebaran wabah virus corona cukup mempengaruhi jumlah pengunjung pada pameran F.re.e Messe 2020 yang jumlahnya menurun dibandingkan tahun 2019, namun ketertarikan pengunjung untuk berwisata ke Indonesia masih terlihat cukup tinggi.
Keikutsertaan pada pameran di wilayah Jerman bagian Barat dan Selatan secara berkelanjutan sangat diperlukan Indonesia sebagaimana hal ini juga dilakukan oleh negara-negara pesaing Indonesia seperti Thailand, Malaysia, India, Jepang, China. KJRI Frankfurt sebelumnya juga berpartisipasi pada pameran pariwisata Caravaning, Motor and Touristik(CMT) 2020 di kota Stuttgart.(ZG)
Dubes Harapkan Misi Bisnis Belanda manfaatkan peluang
News ID: 823502
Dubes RI Den Haag, I Gusti A Wesaka Puja harapkan pengusaha Belanda yang menyertai kunjungan kenegaraan Raja Belanda ke Indonesia memanfaatkan potensi dan peluang yang ditawarkan untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara. (KBRI)
London (ANTARA) -
Dubes RI Den Haag, I Gusti A Wesaka Puja menyampaikan harapannya agar pengusaha Belanda yang akan menyertai kunjungan kenegaraan Raja Belanda ke Indonesia memanfaatkan potensi dan peluang yang ditawarkan untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.
Counsellor Fungsi Pensosbud KBRI Denhaag, Fery Iswandy kepada Antara London, Rabu menyebutkan pertemuan dengan delegasi misi bisnis tersebut diadakan Kemlu Belanda bersama dengan Netherlands Enterprise Agency (VNO) dan VNO NCW.
Secara khusus, Dubes , I Gusti A Wesaka Puja mengharapkan pengusaha Belanda dapat mendukung beberapa program prioritas Pemerintah, khususnya peningkatan SDM dan pembangunan infrastruktur.
Dihadapan seratusan pengusaha Belanda pada briefing persiapan pelaksanaan misi bisnis dalam rangka kunjungan kenegaraan Raja Belanda pada tanggal 9 hingga 13 Maret mendatang, yang berlangsung di gedung Konfederasi Industri dan Perusahaan Belanda (VNO NCW).
Dubes menyampaikan beberapa program kebijakan pemerintah untuk mendorong kemudahan berbisnis di Indonesia, antara lain, rencana peluncuran Omnibus Law untuk meminimalisir hambatan berbisnis dan investasi serta pemberian insentif berupa pengurangan pajak, khususnya bagi pengusaha yang berinvestasi di bidang pendidikan vokasi.
Briefing tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan kunjungan kenegaraan Raja dan Ratu Belanda serta misi bisnis Belanda ke Indonesia. Pada misi bisnis tersebut, akan diikuti oleh lebih dari 130 perusahaan Belanda dengan sekitar 190 orang delegasi.
Misi bisnis Belanda mengusung empat sektor utama Belanda yaitu kemaritiman dan pengelolaan air, ekonomi sirkuler dan teknologi air, pertanian dan pangan; serta life sciencesdan kesehatan. Pertemuan bisnis, selain akan diadakan di Jakarta juga diselenggarakan di Surabaya.
Briefing juga dihadiri oleh perwakilan KADIN Indonesia Komite Benelux yang menyampaikan kesediaan dalam mendukung misi bisnis dengan mencarikan mitra-mitra yang tepat di Indonesia.
KADIN juga memberikan kesempatan kepada semua peserta misi bisnis untuk mendapatkan informasi yang lebih detail mengenai business matching pada saat misi bisnis berlangsung di Jakarta dan Surabaya serta informasi potential partners dari Indonesia bagi pengusaha Belanda yang akan mengikuti misi bisnis, pada coaching clinic di KBRI Den Haag 25 Februari. (ZG)
Indonesia Jadi Contoh Lawan Perdagangan Kayu Ilegal
News ID: 823474
Hanya kayu-kayu yang lolos SVLK yang dapat dibeli oleh negara Uni Eropa dari Indonesia. Berkat kerja sama ini, ekspor kayu Indonesia ke UE menikmati "green lane", atau fasilitas tanpa pemeriksaan fisik. (KBRI)
London (ANTARA) -
Indonesia, negara pertama yang melakukan kerja sama dengan Uni Eropa (UE) untuk memerangi perdagangan kayu ilegal, menjadi contoh pengelolaan perbedaan yang baik antara negara penghasil kayu dan negara pengimpor kayu.
Hal itu disampaikan Dubes Yuri O. Thamrin di hadapan Sidang Tahunan Komite Penegak Hukum, Organisasi Cukai Dunia (WCO Enforcement Committee) di Brussel, Belgia, Senin yang berlangsung hingga 28 Februari mendatang.
Sekretaris Pertama KBRI Brussels, Dara Yusilawati, kepada Antara London, Rabu menyebutkan selain paparan Dubes Thamrin, isu FLEGT juga dibahas secara detail oleh empat pembicara lainnya yakni perwakilan CITES, pejabat UE (Ditjen Lingkungan), pejabat cukai dari India dan pejabat cukai dari Indonesia.
Lebih lanjut Dubes Yuri O. Thamrin, mengatakan insiatif ini dapat menjadi model yang efektif bagi negara lain dalam upaya memerangi perdagangan kayu ilegal secara global.
Sejak November 2016, Indonesia dan Uni Eropa menerapkan kerja sama yang disebut the Indonesia - EU Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) Voluntary Partnership Agreement (VPA). Melalui kerja sama ini, Indonesia memiliki kewenangan mengeluarkan izin Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) terhadap kayu yang akan diekspor ke wilayah UE, ujarnya.
Hanya kayu-kayu yang lolos SVLK yang dapat dibeli oleh negara-negara UE dari Indonesia. Berkat kerja sama ini, ekspor kayu Indonesia ke UE menikmati "green lane", atau fasilitas tanpa pemeriksaan fisik.
Sekjen WCO, Kunio Mikuriya, mengatakan pengalaman baik ini dipandang penting untuk dibagi dengan para penegak hukum (dari bidang cukai) dari seluruh dunia yang berkumpul di Brussel untuk pertemuan tahunan yang berlangsung sejak tanggal 24 hingga 28 Februari mendatang.
Untuk itu Mikuriya mengundang Dubes RI untuk Belgia, UE dan Luksemburg, Yuri O. Thamrin berbagi pengalaman dan mendapatkan pencerahan dari Indonesia yang telah memulai kerja sama FLEGT dengan UE.
Pada kesempatan itu Dubes Yuri mengingatkan UE untuk berupaya menutup berbagai kekurangan (loopholes) dan memperbaiki sikap mereka agar negara yang sudah memenuhi kriteria UE (compliant) seperti Indonesia tidak dirugikan.
Dikatakan proses lisensi FLEGT di Indonesia memerlukan biaya yang tidak sedikit dan cukup membebani SMEs. Karena itu, upaya untuk patuh terhadap persyaratan yang diatur dalam lisensi perlu diapresiasi. “Penting bagi UE untuk memastikan fairness bagi produk kayu Indonesia yang memiliki lisensi FLEGT. Karena ada beberapa importir UE lebih memilih produk kayu dengan harga murah dan tidak menguji asal-muasalnya.
Hambatan lain masih adanya penafsiran dan praktek penegakan hukum yang berbeda antara negara anggota UE dalam implementasi regulasi kayu UE (European Union Timber Regulation/ EUTR). Praktek penegakan hukum yang berbeda ini dimanfaatkan penyelundup. Oleh karena itu, penegakan hukum terkait regulasi kayu UE harus lebih diperkuat, ujar Dubes Yuri.
Ia menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia memerangi perdagangan kayu ilegal dan kerja sama dengan UE, Diharapkannya dimasa datang , kerja sama ini dapat ditingkatkan lebih baik lagi dan berharap importir UE tidak lagi membeli kayu yang ilegal dari negara-negara yang belum melakukan kerja sama FLEGT.
Kerja sama Indonesia dan Uni Eropa terkait FLEGT disepakati pada tahun 2014 (ratifikasi) dan 15 November 2016, dikeluarkan sertifikasi pertama. Berdasarkan data Interpol, perdagangan kayu ilegal setiap tahunnya mencapai USD 51 milyar hingga USD 152 milyar.
Perdagangan kayu ilegal merupakan kriminalitas lingkungan tertinggi (No 1) di antara kriminalitas-kriminalitas lainnya dalam kategori kejahatan terhadap lingkungan hidup.(ZG)
Kedutaan Indonesia di Roma minta kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Italia, terkait penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Italia Utara, dihimbau untuk tidak mengunjungi wilayah terjadinya outbreak Covid-19 termasuk di beberapa kota di Italia bagian utara, seperti Codogno (Lombardia), Vo 'Euganeo (Veneto), Torino (Piermonte) serta menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi.
Himbauan itu disampaikan KBRI Roma, Senin dalam pesan nya yang dimuat sosmed milik KBRI Roma sehubungan dengan Wilayah Italia yang kena virus Corona di bagian utara, yakni Lombardi dan Veneto. Dimana Otoritas setempat telah mengumumkan infeksi dan penyebaran COVID-19 sudah meluas.
Disampaikan kepada warga Indonesia untuk menghubungi dokter jika memiliki gejala sakit serta mengikuti perkembangan informasi Pemerintah Italia atau daerah setempat.
KBRI mengimbau WNI tetap tenang dan waspada, menjaga kebersihan dan senantiasa mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan pembersih tangan (hand sanitizer) berbasis alkohol. “Sebisa mungkin menghindari kontak dekat dengan siapa pun yang menderita demam dan batuk.”
Situasi di kota Milan masih aman meski sekolah dan universitas diliburkan selama seminggu dan beberapa kegiatan seperti Karnaval yang biasa diadakan pada musim semi dibatalkan serta pertandingan sepakbola juga dibatalkan.
Warga Indonesia di Milan, Italia Rieska Wulandari kepada Antara London, Senin mengatakan menyusul kasus COVID-19 yang terkonfirmasi hingga 500 orang dalam waktu yang sangat cepat di Italia dan menyebabkan lima pasien meninggal, pemerintah mencoba meminimalisir kontak dan penyebaran virus dengan langkah menutup kota - kota dan mengurangi aktifitas warga secara masif.
Mulai hari Sabtu sekolah dari TPA hingga Universitas, museum, pusat kebugaran, stadion olahraga, gereja dan semua tempat yang merupakan pusat berkumpul orang, ditutup hingga dua pekan yang akan datang. Gereja dan aktivitas ibadah seperti misa dan pertemuan keagamaan juga dibatalkan, ujar Rieska.
Sementara itu Warga Indonesia lainnya yang menetap di Novora, Milan Septawiyana Pengue mengatakan bahwa putri nya Anastasia Alesha Pengue (15) bersekolah di Liceo Linguistico, kelas 1 SMA di Novora, Milan diliburkan selama seminggu hingga 29 Februari. “Nanti akan di evaluasi lagi,” kata Anna, demikian Septawiyana Pengue biasa disapa rekan-rekannya.
Sebenarnya di Novara, sekolah memang libur mulai hari Senin hingga Rabu karena ada Carnaval namun karena adanya berita penyebaran virus corona akhirnya diperpanjang selama dua hari hingga akhir bulan, ujar Anna.
Menurut Anna, sekolah dan universitas ditutup selama seminggu dan banyak toko yang juga tutup, pada akhir pekan supermaket besar habis diborong orang, Sepertinya banyak yang panik, walau tidak semua, ada juga yang aman-aman aja dan stock makanan masih ada di rak-raknya.
Hari Senin ini Anna dan putrinya Alesha harus ke Citycentre di Novora dan banyak toko yang tutup, memang biasanya pada hari Senin pagi banyak toko yang tutup dan siang mulai buka tapi ternyata tetap pada tutup, ujarnya.
Sementara itu Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Milan, Andrew Wibawa mengatakan bahwa situasi di Milan masih dalam kondisi terkendali dan baik-baik saja, hanya saja di Milan untuk mendapatkan masker tidak mudah.
Saat ini terdapat sekitar 90 mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Milan , ujar Andrew yang tengah menuntut ilmu di salah satu universitas di Milan. “Sampai sekarang kami masih koordinasi terus dengan KBRI,” ujarnya. Kebetulan sekarang seluruh univesitas di Lombaradia di liburkan. Jadi mahasiswa Indonesia kebanyakan stay di rumah, ujar Andrew Wibawa, yang kuliah di Politecnico di Milano.
Menurut Andrew, langkah nya masker sudah di infokan ke KBRI di Roma. “Kami sudah mengabarkan ke KBRI Roma mengenai kelangkaan masker. Mudah-mudahan KBRI bisa membantu, ujarnya.
Diakuinya sampai saat ini kondisi masih kondusif, bahan pangan juga masih tersedia di supermarket. Tidak ada yang perlu dikuatirkan, ujar Andrew Wibawa.
Rieska Wulandari mengatakan perhelatan karnaval di beberapa kota juga dibatalkan, misalnya di Venezia, Ivrea dan Milan. Demikian juga pertandingan olahraga, termasuk pertandingan sepak bola Serie A dan Badminton Junior diikuti 30 delegasi dari Indonesia juga batal dan mereka harus pulang ke tanah air tanpa sempat menyelesaikan partai semi final dan final.
Minggu ini seharusnya pekan liburan carnaval, biasanya keluarga memutuskan untuk tetirah ke gunung, menikmati salju yang masih tersisa dan main ski sebelum semua salju mencair, tapi ini menjadi sumber kekhawatiran baru, mengingat ada kasus Covid-19 terjadi juga di sebuah resor kenamaan di Perancis, karena ada keluarga turis dari Inggris yang menyambung liburan mereka dari Asia, lalu berwisata ski di Perancis dan menginfeksi kawasan resor ski tersebut.
Keputusan untuk menutup sekolah dan beberapa kantor, juga membuat orang pergi berbelanja mempersiapkan makanan selama masa "karantina kecil" ini, yang menyebabkan supermarket di beberapa kota di Italia, ludes dibeli pengunjung. Bahkan saat perayaan Natal atau tahun baru pun tidak pernah ditemukan situasi dimana logistik supermarket sampai habis dibeli warga, ujar Rieska.
Diakuinya harga zat atau gel pembersih tangan yang biasanya di angka 2-3 Euro per botol kecil, mendadak naik jadi 25 Euro per botol dan begitu juga masker di farmasi stok nya habis terjual.
Sementara itu juga adanya anjuran bila kebetulan ada tetangga yang meninggal, agar upacara prosesi pemakaman hanya dihadiri oleh keluarga terdekat, keluarga inti yang biasanya tidak mencapai 10 orang. Supaya menghindari kontak dan penyebaran virus dari dan kepada sesama pelayat.
Rieska pun menyiapkan logistik secukupnya untuk dua pekan mendatang, semoga langkah ini bisa mengurangi penyebaran virus.
Menurut Rieska, banyak yang bertanya, kok di Italia bisa terjadi banyak kasus. “jawaban saya sebagai orang awam ya, bukan dari jawaban resmi. Negara ini merupakan salah satu negara favorit yang dikunjungi oleh turis Asia seperti Cina, Jepang dan Korea.”
Para wisatawan mancanegara tak hanya pergi ke kota kota besar tapi juga mengeksplor dan blusukan ke kota kota dan kampung kampung terpencil, ke puncak puncak gunung untuk menikmati resor, main ski, spa natural dan sebagainya.
Pemerintah Italia telah menempatkan selusin kota di utara negara itu di bawah karantina darurat setelah jumlah infeksi coronavirus yang dilaporkan mencapai 100 pada hari Minggu, dalam wabah terbesar virus sejauh ini di Eropa.
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengumumkan pada hari Sabtu bahwa orang-orang tidak boleh meninggalkan kota-kota yang terkena dampak di wilayah utara Lombardy dan Veneto kecuali mereka memiliki izin khusus; pertemuan dan acara publik ditangguhkan dan beberapa sekolah dan universitas akan ditutup.
Di antara kota-kota di Lombardy yang terkena dampak adalah Codogno, Castiglione d'Adda dan Casalpusterlengo. Warga di ketiga kota, yang terletak di sebelah tenggara Milan, disuruh tinggal di dalam rumah pada hari Jumat setelah enam kasus virus korona didiagnosis.
Pemerintah Italia telah menempatkan selusin kota di utara negara itu di bawah karantina darurat setelah jumlah infeksi coronavirus yang dilaporkan mencapai 100 pada hari Minggu, dalam wabah terbesar virus sejauh ini di Eropa.(ZG)
Labuan Bajo daya tarik di Belgrade International Tourism Fair
News ID: 815626
KBRI Beograd bekerja sama dengan Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores mempromosikan Labuan Bajo di Belgrade International Tourism Fair (KBRI)
London (ANTARA) - Labuan Bajo menjadi daya tarik tersendiri pada ajang Belgrade International Tourism Fair 2020 pameran pariwisata terbesar di Eropa Tenggara tersebut yang digelar di Beograd, Serbia, pada tanggal 20-23 Februari.
KBRI Beograd bekerja sama dengan Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores mempromosikan Labuan Bajo di Belgrade International Tourism Fair diadakan setiap tahunnya dan menghadirkan sekitar 900 exhibitor dari 40 negara dan dikunjungi oleh sekitar 65.000 ribu pengunjung.
Partisipasi KBRI Beograd pada pameran ini merupakan salah satu program prioritas di tahun 2020, demikian Sekretaris I Fungsi Ekonomi KBRI Beograd, Tri Aryadi kepada Antara London, Minggu.
Bagi para pengunjung dan agen perjalanan di Serbia, informasi mengenai Labuan Bajo merupakan hal baru bagi mereka yang selama ini hanya mengenal Bali yang masih menjadi destinasi favorit para wisatawan Serbia.
Selain Bali dan Labuan Bajo, KBRI Beograd juga memperkenalkan destinasi lainnya yang juga menjadi prioritas pemerintah seperti: Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Likupang. Pada pameran ini, KBRI Beograd menyelenggarakan pertemuan B2B yang menghadirkan Kepala Divisi Pemasaran, Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores sebagai narasumber guna memperkenalkan Labuan Bajo kepada para agen perjalanan di Serbia.
Berdasarkan data dari BPS, kunjungan wisatawan asal Serbia pada tahun 2019 tercatat sebesar 5.600 wisatawan. Jumlah tersebut meningkat 40% dari tahun sebelumnya. Pasar Serbia masih belum banyak dilirik walaupun potensinya besar. Sebagai gambaran, Mesir menjadi country partner pada pameran tahun ini karena melihat potensi besar pasar Serbia. Pada tahun 2018, Mesir meraup penghasilan sekitar 42 juta Euro dari para wisatawan Serbia.
KBRI Beograd menilai Belgrade International Tourism Fair merupakan ajang yang strategis bagi promosi pariwisata Indonesia. Diharapkan dengan partisipasi ini, informasi mengenai berbagai macam destinasi wisata di Indonesia dapat tersebar luas sehingga dapat terus meningkatkan kunjungan wisatawan asal Serbia dan negara-negara lainnya di kawasan.(ZG)