Sabtu, 05 Desember 2015

BULGARIA

NEW BULGARIA-UNS KERJA SAMA PROGRAM ASIAN THEATER

               London, 3/12 (Antara) -  Departemen Teate New Bulgarian University (NBU) berencana  membuka program Asian Theater bekerja sama dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo.

             Direktur Departemen Teater New Bulgarian University, Professor Vazkresia Viharova usai menyaksikan pentas Wayang langsung menyerahkan draft kerja sama dengan pihak UNS, kata Fungsi Pensosbud KBRI Sofia, Dina Martina kepada Antara London, Kamis.

             Pada pertunjukkan wayang yang dibawakan Ki Dalang Prof. Andrik Purwasito dari Universitas Sebelas Maret Solo di teater New Bulgarian University (NBU), Sofia, Prof. Viharova tidak henti-hentinya menyebutkan Amazing.

             New Bulgarian University adalah salah satu Universitas swasta papan atas  di Bulgaria dengan jumlah mahasiswa sekitar 7000 orang.  Menurut  Webometrics Ranking of World Universities, NBU menduduki posisi nomer tiga universitas terbaik di Bulgaria setelah Sofia University dan Plovdiv University.

              Dalam pementasnya yang mengusung Lakon Arjuna Wiwaha, Professor Andrik menjelaskan  "alat yang ampuh untuk perang melawan teroris bukan senjata modern ataupun nuklir tetapi hati nurani dan kasih sayang".

             Dia juga menjelaskan bagaimana Arjuna memberantas terorisme pada episode pertama pentas wayang yang bertema "Perang melawan terorisme".
        Episode kedua diisi dengan cerita kehidupan sehari-hari melalui dagelan Punakawan yaitu Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong yang mendapatkan sambutan meriah dari penonton karena kejenakaannya.

              Pentas wayang diakhiri dengan episode klimak dan anti klimak yang menggambarkan penghargaan kepada Arjuna yang  memenangkan perang melawan terorisme dengan pemberian gelar "Arjuna Wiwaha".

              Selama pertunjukkan berlangsung nampak keseriusan penonton menyaksikan Ki Dalang memainkan dan memerankan tokoh-tokoh wayang dengan lincah, khususnya pada bagian ¿peperangan¿.
         Salah satu mahasiswa NBU, Veselina, menyatakan  wayang merupakan sesuatu yang baru bagi para mahasiswa dan membuat mereka ingin mempelajari lebih dalam tentang wayang. Bentuk pentas seperti yang ditampilkan Prof. Andrik sangat menarik karena berbeda dengan pertunjukkan boneka pada umumnya.

               Veselina menyatakan sangat menyukai karakter tokoh Arjuna dan Sembadra. Sementara itu, mahasiswa lainnya menyatakan daya tarik wayang tidak saja pada bentuknya yang indah,  tetapi juga filosofi yang tinggi yang terkandung pada cerita wayang.
       Sebelum pentas, Ki Dalang memberikan presentasi  wayang dan workshop apa yang harus dipersiapkan dalang sebelum pentas. Penonton diajak  bermeditasi bersama sebagai salah satu cara Dalang  menjaga stamina mengingat pentas wayang biasanya berlangsung hingga delapan  jam.

              Di akhir pentas, Ki Dalang menjelaskan  Wayang tidak hanya berfungsi sebagai  media hiburan bagi rakyat tetapi juga media yang mengajarkan  falsafah kehidupan yang baik dan mulia.

    ***4***T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 03-12-2015 04:59:06

MEW YORK

KJRI NEW YORK PERINGATI HARI SARASWATI
     Zeynita Gibbons
         
           London, 3/12 (Antara) - KJRI New York bekerja sama dengan Wesleyan University mengadakan seminar, pameran lukisan dan peluncuran buku berjudul "Talks on Saraswati: Paintings and Book Launching",  berlangsung di gedung Ruang Pancasila KJRI New York.

                Acara yang digelar dalam rangka  memperingati Hari Saraswati  1 Desember 2015 berlangsung meriah dihadiri berbagai kalangan baik dari  seniman, diplomatik maupun pebisnis di New York, kata Minister Counselor KJRI New York,  Benny YP Siahaan kepada Antara London, Kamis.

                Tampil sebagai pembicara dalam seminar adalah Agung Rai pendiri musium ARMA, Ubud Bali serta Prof. Ronald Jenkins, penulis buku yang mengupas tuntas Saraswati baik dari segi filosofi dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari terutama pada masyarakat Bali.
           Agung Rai juga memamerkan sejumlah lukisan koleksi Museum ARMA termasuk lukisan Saraswati.

               Minister Counselor Benny YP Siahaan yang bertindak sebagai  Acting Konjen New York  menekankan pentingnya Saraswati pada kehidupan masyarakat Bali serta Indonesia sebagai negara yang multikultural meski memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia namun menghormati satu sama lainnya.

                Dalam pameran  lukisan dan patung  Saraswati di Bali yang digambarkan dengan keceriaan dan membumi namun tetap memiliki filosofi yang dalam juga diselingi penampilan seni seperti tari pembuka Pendet dan penampilan Gender oleh kelompok Gamelan Bali Padma Kencana binaan KJRI New York.

                Prof Jenkins yang merupakan Profesor seni pada Universitas Wesleyan dan Yale,  dalam presentasinya menjelaskan berbagai hal terkait Saraswati baik etimologi dan makna dan filosofinya bagi kehidupan masyarakat Bali, khusus di desa Peliatan, Ubud yang menjadi konsentrasi penelitian bukunya.

              Ketua Asosiasi Musium di Bali,Agung Rai  mendeskripsikan implementasi nilai-nilai dan ajaran Saraswati dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat Bali baik dari  seni lukisan, tari serta ritualnya serta perkembangannya hingga ke jaman modern ini.

              Mantan dubes China untuk Indonesia, Zhang Qiyue bertugas sebagai Konjen China di New York mengatakan kekagumannya atas koleksi Musium ARMA dan nilai universal yang diyakini masyarakat Ubud. Zhang  terkesan saat berkunjung ke Ubud ketika bertugas di Indonesia.

               Direktur Global Performing Arts and Cultural Programs pada  Asia Society New York, Rachel Cooper, menyampaikan penghargaan dalam upaya memperkenalkan Indonesia di New York dan  berjanji untuk  menampilkan Indonesia pada acara-acara di Asia Society yang merupakan salah satu organisasi seni dan budaya terkemuka di AS.

             Sementara Konjen India di New York, Dubes Dnyaneshwar Mulay mengagumi bertransformasinya Saraswati dengan nilai dan kearifan lokal yang menjadi sesuatu yang baru dan indah di Bali. Disebutkan bahwa Saraswati, sebagai dewi kebijaksanaan di India digambarkan sebagai sesuatu  yang agung namun kaku.
    ***4***(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 03-12-2015 04:59:09

HUNGARIA

LAGU BENGAWAN SOLO BERKUMANDANG DI HONGARIA
     Zeynita Gibbons

         London, 2/12 (Antara) - Lagu Bengawan Solo ciptaan Gesang  diiringi  musik keroncong dinyanyikan Dubes RI untuk Hongaria, Wening Esthyprobo berkumandang di gedung olahraga di SLTA Kazinczy Ferenc, Kota Gy'r, Hungaria.

           Murid SLTA Kazinczy Ferenc Sorak pun besorak-sorai dan tepuk tangan memenuhi gedung  olahraga tidak menyangka ada kejutan, demikian Pensosbud KBRI Budapest, Yudhi Gunawan kepada Antara London, Rabu.

           Kegiatan ini merupakan rangkaian Road Map KBRI Budapest, Indonesia Goes to School di sekolah yang berjarak sekitar 180 km arah barat dari Budapest yang dilaksanakan, Selasa dipimpin langsung oleh Dubes Wening.

             Dalam sambutannya, Dubes mengajak  siswa dan staf pengajar untuk dapat melihat langsung keanekaragaman seni budaya dan daerah wisata di Indonesia dengan merencanakan liburan musim panas tahun  bersama orang tua.

             Dikatakan dengan berkunjung ke Indonesia, mereka dapat merasakan keanekaragaman menjadikan Indonesia sebagai negara khatulistiwa dan kepulauan.  Selain itu juga terkenal  kulinarinya yang menyajikan beragam cita rasa masakan  kaya akan bumbu dan rasanya.

            Direktur dari Kazinczy Ferenc Gimnazium, Mr. Nemeth Tibor, menyambut baik kunjungan delegasi kebudayaan KBRI Budapest ke sekolahnya  merupakan kegiatan yang dapat menambah wawasan siswa siswi  akan Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.

            Dikatakan walaupun sebagian kecil budaya yang ditampilkan, akan tetapi hal ini semakin menambah rasa penasaran para siswa untuk mengenal lebih jauh akan Indonesia.
       Sebagian besar  penari dan pemain gamelan merupakan anggota Sanggar Seni KBRI Budapest adalah warga Hongaria dan mantan penerima Beasiswa Darmasiswa RI dari Pemerintah Indonesia yang belajar Bahasa dan seni budaya Indonesia selama dua semester di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

               KBRI Budapest dalam kegiatan promosi kali ini menampilkan presentasi singkat mengenai Indonesia dan wayang, pentas gamelan Jawa, degung Sunda, music keroncong, tarling (gitar suling), tarian dari daerah Bali.

               Selain itu juga ditampilkan tarian kontemporer yang menggambarkan cuplikan tarian dari berbagai daerah di Indonesia yang dibawakan Sekar Sari, mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan S2 di Universitas Szeged, Hongaria dan juga bintang utama pemain film SITI yang memenangkan penghargaan film terbaik FFI 2015.

    ***4**
(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 02-12-2015 05:15:15

AMNESTY

AMNESTY SAMBUT PANITIA PILIH KOMISIONER KKR ACEH
     Zeynita Gibbons

    London, 2/12 (Antara) - Amnesty International menyambut baik pembentukan panitia seleksi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk memilih para calon komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh.

         "Kami percaya perkembangan ini merupakan langkah kecil tetapi penting menuju penyelesaian impunitas bagi kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) selama konflik Aceh," demikian Deputy Director - Campaigns Southeast Asia and Pacific Regional Office Amnesty International, Josef Roy Benedict kepada Antara London, Rabu.

         Menurut Amnesty yang berkedudukan di London, pada 21 November, parlemen Aceh mengumumkan pembentukan lima anggota panitia seleksi bagi KKR Aceh, terdiri dua lelaki dan tiga perempuan, yang kebanyakan adalah aktivis HAM terkemuka.

         Mereka adalah Ifdhal Kasim, Faisal Hadi, Samsidar, Surayya Kamaruzzaman, dan Nurjannah Nitura. Tim ini diberikan mandat untuk mengajukan 21 calon komisioner, dalam waktu satu bulan, kepada DPRA yang akan memilih tujuh orang di antaranya. KKR Aceh itu diperkirakan akan bekerja antara tahun 2016 hingga 2021.

         Amnesty International merekomendasikan kepada panitia seleksi dan pihak berwenang yang terlibat dalam seleksi komisioner komisi kebenaran tersebut. Mereka harus dipilih berdasarkan kompetensi di bidang HAM dan bidang-bidang lainnya, terbukti independen, dan dikenal imparsial.

         Komposisi komisi kebenaran juga harus merefleksikan keseimbangan antara lelaki dan perempuan, dan mencerminkan masyarakat secara luas.

         Pembentukan komisi kebenaran penting untuk memahami keadaan yang mengarahkan pada pelanggaran HAM di masa lalu, belajar dari masa lalu untuk memastikan kejahatan tersebut tidak akan dilakukan lagi dan memastikan berbagi pengalaman masa lalu diakui.

         Amnesty International menyerukan kepada pemerintah pusat untuk memperluas dukungannya bagi pembentukan komisi kebenaran sesuai dengan hukum dan standar-standar internasional, dan juga langkah lainnya untuk memastikan kebenaran, keadilan, dan reparasi bagi para korban konflik dan keluarganya.

         Pembentukan komisi kebenaran di Aceh merupakan satu elemen kunci dari perjanjian damai Helsinki 2005 yang mengakhiri 29 tahun konflik di Aceh. Telah terdapat sejumlah inisiatif oleh pihak berwenang dan Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) menginvestigasi pelanggaran HAM yang dilakukan di berbagai tahapan masa konflik.

         Indonesia memiliki kewajiban di bawah hukum internasional untuk menyediakan keadilan, kebenaran, dan reparasi bagi para korban dan keluarga mereka. Menyelesaikan kejahatan masa lalu semacam ini di Aceh tidak hanya berkontribusi untuk menyembuhkan luka dari masyarakat sipil, tetapi juga membantu memperkuat supremasi hukum di negeri ini, dan juga menjamin proses perdamaian jangka panjang.

         Amnesty International juga menyerukan negara-negara Uni Eropa dan ASEAN untuk mendukung pembentukan komisi kebenaran agar MoU Helsinki 2005 antara pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) diimplementasikan secara penuh. (ZG) *****2*****
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 02-12-2015 07:39:05

MOSKOW

NASI GORENG MERIAHKAN BAZAR DI MOSKOW
         
   London, 1/12 (Antara) - Kudapan Indonesia seperti lumpia Semarang, sate ayam, lontong, bakwan, bihun dan mi goreng serta nasi goreng memeriahkan  Winter Bazaar 2015 yang digelar di Slavyanskaya, Moskow.
   Bazar yang diadakan  International Women's Club of Moscow (IWC)
juga menghadirkan puding, aneka kue, mi cepat saji dan kacang sukro,  demikian keterangan Pensosbud KBRI Moskow yang diterima di London, Selasa.

        Bazar ini sudah diadakan sejak tahun 1994 diikuti lebih 60 perwakilan asing di Moskow dihadiri sekitar 4.500 pengunjung.

        KBRI Moskow yang dimotori anggota Dharma Wanita Persatuan  dalam Winter Bazaar menampilkan barang kerajinan,  batik, kipas batik, syal batik, pakaian songket, bros wayang, pembatas buku wayang dan ukiran kayu dari Bali.

        Selain itu juga  menyajikan kopi Torabika Kapuchino dari Grup Mayora yang laris dikunjungi pembeli.

        Bursa kuliner dan suvenir Indonesia semakin marak dengan kehadiran Abang Jakarta Utara 2015, Duan Akelyaman,  bersama "none" Tiara Mandalika Wangsadiria, mahasiswi Russian University of People¿s Friendship (RUDN) aktif mempromosikan kuliner dan kerajinan khas Indonesia kepada pengunjung.

        Sementara itu, di ruang teater hotel Radisson, siswa-siswi Sekolah Indonesia Moskow unjuk kebolehan dengan menampilkan tari "Ondel-Ondel," yang mendapat  aplus meriah dari ratusan penonton.

        Tarian dari Kalimantan Timur "Tari Berburu" yang dimainkan belasan mahasiswa dan mahasiswi anggota Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA) cabang Moskow mengundang decak kagum penonton dengan  keunikan kostum tari yang dikenakan.

        Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus Djauhari Oratmangun mengatakan, KBRI Moskow senantiasa mendukung program IWC dalam meningkatkan komunikasi budaya antara bangsa melalui Winter Bazaar.

        Winter Bazar bertujuan sebagai wadah solidaritas dan silaturahim ribuan warga asing dan warga Rusia melalui kegiatan "shopping from around the world' ini. Pendapatan yang diperoleh IWC selanjutnya disumbangkan ke berbagai proyek amal yang dipantau  IWC.  ***4***

(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 01-12-2015 19:32:32

MEKSIKO

MAHASISWA MEKSIKO BELAJAR MEMASAK NASI GORENG

         London, 1/12 (Antara) - Sekitar  25 mahasiswa, guru dan orang tua siswa Colegio Indonesia dan chef (koki) mengikuti demo memasak Nasi Goreng Kampung yang diadakan di kampus Instituto Gastronomico Corbuse di Coacalco Meksiko.

        "'Rico y delicioso'. Enak dan lezat," demikian komentar dan pujian spontan pengajar dan orang tua siswa Sekolah Colegio Indonesia dan pengajar Sekolah Instituto Gastronomico Corbuse di Coacalco - Estado de Mexico saat mencicipi nasi goreng kampung, sate ayam dan soto Madura, kata Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Febby Fahrani, Selasa.

        Dia menyebutkan demo memasak ini tidak hanya sebagai sarana  mempererat hubungan sekolah  dengan KBRI, tapi juga  sarana  memperkenalkan Indonesia.

        Kepala Sekolah Colegio Indonesia Yoxtalepetl Escamilla Olguin dan Direktur Instituto Gastronomico Corbuse, Chef Fransisco Sotomayor Reyes menikmati suguhan makanan khas Indonesia dan Meksiko yang  dimasak bersama dalam kegiatan demo memasak "Intercambio Cultural Culinario".

        Hal serupa juga disampaikan Direktur Instituto Gastronomico Corbuse mengharapkan KBRI dapat mendukung masuknya makanan Indonesia dalam kurikulum memasak  makanan Asia.

        Kegiatan pertukaran kuliner ini merupakan  kerja sama KBRI Mexico City dengan Sekolah Colegio Indonesia dan Sekolah Instituto Gastronomico Corbuse bertujuan untuk saling memperkenalkan keragaman kuliner kedua negara.

        Dalam kegiatan ini, KBRI memperagakan demo masak makanan khas Indonesia, berupa Soto Madura, Sate Ayam, dan Nasi Goreng Kampung. Sementara itu, Colegio Indonesia memperagakan demo masak makanan khas Meksiko, Pastel Azteca, Carne a la Tampiqueña dan Mole Oaxaqueños.

        Tim Masak KBRI  terdiri atas Sariah, Alexander Ryanto dan Furqan Lindu memperagakan memasak ketiga makanan khas dipilih karena kemudahan memperoleh bahan dan bumbu dasar masakan di pasar Meksiko.

        Colegio Indonesia didirikan Isabel Olguin Romo tahun 1979 atas dasar kecintaan Isabel Romo akan Indonesia saat mengajar di sekolah Indonesia bernama Escuela de la Republica Indonesia di Tacuba, Mexico City yang diresmikan Presiden Soekarno di tahun 1959.

        Sekolah Colegio Indonesia  menawarkan kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa tingkat TK, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama  mempelajari bahasa Indonesia dan Angklung kerap memperoleh penghargaan atas keunggulan seni ini aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan KBRI.    ***4***(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 01-12-2015 19:49:29

BELANDA

GAMBAR CANDI INDONESIA HIASI TREM DI ROTTERDAM

     Zeynita Gibbons

      London, 1/12 (Antara) - Gambar Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko serta gambar Rama dan Shinta yang tengah menari menghiasi angkutan umum khas negeri Belanda berupa trem yang berkeliling  di kota Rotterdam.

            Begitupula jika membuka handphone di Rotterdam, maka seketika akan muncul iklan ajakan berwisata mengunjungi ketiga candi tersebut, demikian Minister Counsellor Pensosbud KBRI Den Haag, Belanda  Azis Nurwahyudi kepada Antara London, Selasa.

            Trem dengan gambar candi dan penari tersebut diluncurkan  Kuasa Usaha ad Interim (KUAI) KBRI Den Haag, Ibnu Wahyutomo, bersama Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur, Kementerian BUMN, Agus Suharyono di Rotterdam, Senin.

            Peluncuran promosi Indonesia di transportasi di Belanda itu ditandatai dengan penyiraman air dari kendi menandakan resminya trem  beroperasi keliling menarik penumpang di kota pelabuhan itu.

            Dalam pidato sambutannya, Ibnu Wahyutomo menyampaikan kebangganya karena gambar ikon wisata Indonesia hadir di transportasi umum yang melintas di Rotterdam, kota terbesar kedua di Belanda.

            Diharapkannya iklan pariwisata Indonesia melalui handphone dan transportasi umum seperti itu juga bisa dilakukan di kota-kota lain di negeri kincir angin ini.

            Sementara itu, Agus Suharyono mengharapkan dengan adanya iklan di transportasi umum akan semakin menarik minat orang Belanda berkunjung ke Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko sehingga meningkatkan jumlah wisatawan asing terutama dari Belanda ke Indonesia.

            Menurutnya, Kementerian BUMN akan terus meningkatkan promosi pariwisata Indonesia di Belanda selain dengan PT Taman Wisata Candi (TWC) juga menggandeng berbagai BUMN yang terkait.   ¿Promosi dengan menampilkan gambar Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dilakukan PT Taman Wisata Candi yang mengelola tiga candi tersebut.

              Direktur PT TWC, Ricky Siahaan, mengatakan  saat ini kantornya aktif mempromosikan ketiga obyek wisata budaya itu di Belanda yang merupakan pasar terbesar untuk wisatawan dari Eropa.

             Menurut Ricky, yang masih menjadi tantangan adalah memperpanjang durasi wisatawan asing untuk berada di obyek wisata itu. Oleh karena itu perlu digali ide-ide baru terkait aktivitas wisata agar turis makin lama berkunjung di ketiga obyek wisata tersebut.

             Rencana pemasangan iklan promosi melalui trem dan handphone lama dirancang  PT TWC bersama KBRI Den Haag dimulai sejak awal 2015.  Rotterdam menjadi pilihan karena selain sebagai kota terbesar kedua, juga  kota ini merupakan kota perdagangan dan mempunyai hubungan dekat dengan Indonesia.

             Trem bergambar ketiga candi tersebut akan melaju di Rotterdam sampai November 2016 dan rencananya akan ditambah dengan berbagai promosi lainnya seperti pertunjukan seni untuk lebih menarik orang Belanda ke Borobudur, Prambanan sekaligus Ratu Boko.

    ***1***T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 01-12-2015 05:54:10