Minggu, 22 Januari 2017

ABU DHABI

KBRI ABU DHABI PULANGKAN PELAUT DARI ERITREA
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 19/1 (Antara) - KBRI Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, pada Rabu (18/1) berhasil melaksanakan pemulangan 13 ABK (anak buah kapal, red) asal Indonesia yang tertahan selama dua minggu di pelabuhan Eritrea.
         Ke-13 ABK tersebut telah diberangkatkan menuju Indonesia dari Dubai pada hari Rabu itu dan dijadwalkan segera tiba di Tanah Air, demikian Sekretaris tiga Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi, Derry Putera Iskandar kepada Antara London, Kamis.
         Empat orang ABK asal Indonesia di Kapal Sultan II menjadi korban serangan bersenjata oleh kelompok yang belum diketahui identitasnya saat berlayar di perairan Laut Merah pada Senin, 2 Januari lalu.
         Keempat ABK asal Indonesia tersebut berhasil diselamatkan oleh operasi yang dilakukan Angkatan Bersenjata Persatuan Emirat Arab dan dievakuasi ke pelabuhan yang berada di Eritrea. Kempat ABK tersebut dalam keadaan aman dan tidak mengalami luka serius akibat peristiwa serangan bersenjata. "Kami langsung membuka jalur komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional PEA serta Angkatan Udara PEA untuk memastikan keselamatan seluruh ABK asal Indonesia," ujar Dubes RI untuk Persatuan Emirat Arab, Husin Bagis.
         Saat berada di Eritrea, ABK Kapal Sultan II itu bergabung dengan sembilan ABK Kapal Sultan I asal Indonesia lainnya. Atas pertimbangan keselamatan, sembilan ABK asal Indonesia di Kapal Sultan I menyatakan tidak ingin melanjutkan perjalanan dan meminta untuk segera dipulangkan ke Tanah Air.
         Hasil koordinasi dan komunikasi intensif antara KBRI Abu Dhabi di PEA dengan perusahaan kapal seluruh 13 ABK asal Indonesia berhasil direpatriasi dari Eritrea pada Selasa, 17 Januari lalu dan melanjutkan perjalanan ke Indonesia dini hari berikutnya.
    "Perwakilan RI selalu mengedepankan keselamatan dan proses evakuasi seluruh crew asal Indonesia di Kapal Sultan II dan Kapal Sultan I agar dapat segera berkumpul dengan keluarga pasca-peristiwa tersebut," ujar Dubes RI Husin Bagis.
         ABK Asal Indonesia adalah terdiri para Crew of Vessel Sultan II Akbar Manarun, Agus Ismail, Samad Paliu, Dede Suarsi, sedangkan Crew of Vessel Sultan II Taslim Dullah, Inensus Robinson Padung, Alfrits William Pandoju, Daman, Syahril, Muhammad Muhar Basir, Tandi Lintin, Jasmin Padalao, Sinar Tandi. (ZG) ***4***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 19-01-2017 05:21:00

QATAR

MUTTAWA INDONESIA LANCARKAN DIPLOMASI SOSIAL DI QATAR
     Oleh Zeynita Gibbons

        London, 18/1 (Antara) - Para pengurus mesjid yang tergabung dalam organisasi masyarakat  "Indonesian Muttawa in Qatar" 
sangat berperan dalam melakukan diplomasi sosial keagamaan khususnya dalam pengajaran agama dan budaya Islam di Qatar.  
    Hal itu diungkapkan Dubed RI di Qatar  Muhammad Basri Sidehabi dalam pertemuan dengan  pengurus Indonesia Muttawa in Qatar (IMQ), kata Minister Counsellor KBRI Doha, B. Dharmawan kepada Antara London, Rabu.
          Dubes Basri menjamu para pengurus dan anggota IMQ guna meningkatkan tali silaturahmi dan menghargai peran dan kontribusi IMQ yang mempromosikan hubungan diplomatik Indonesia dan Qatar khususnya dalam kegiatan sosial-budaya melalui ajaran Islam.
          Dalam pertemuan yang diadakan di Wisma Duta, Dubes menyampaikan perkembangan dan situasi serta kondisi sosial-politik khususnya perkembangan Islam di Indonesia dan dunia.  Dubes juga menyampaikan visi dan misi KBRI Doha dalam melayani dan melindungi masyarakat Indonesia di luar negeri.
            Muttawa adalah nama yang diberikan untuk pengurus mesjid di Qatar yang bertugas yang melayani dan mengelola masjid termasuk diantaranya melaksanakan fungsi sebagai imam, muazin, penceramah dalam kegiatan agama di mesjid-mesjid Qatar.  
        Dubes berharap IMQ dapat menjadi teladan bagi komunitas diaspora di perantauan  dan menjadi contoh kepribadian Indonesia di Qatar. Untuk itu ia menghimbau agar anggota IMQ mematuhi peraturan setempat serta membantu menjaga persatuan dan kesatuan melalui ceramahnya.
           Dubes Basri memaparkan mengenai politik luar negeri yang bebas aktif dan peran pemerintah dalam penyelesaian konflik agar terwujudnya perdamaian.Dubes juga menyampaikan  upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam membantu menyelesaikan konflik yang terjadi di Alepo.
          Dubes menghargai dan menjanjikan akan menyampaikan keperihatian IMQ ke pemerintah pusat.
          Sementara itu Ketua IMQ Ustad Yahya Nawawi mengatakan IMQ turut aktif mempromosikan hubungan antara Indonesia dan Qatar melalui kegiatan budaya.
          Anggota IMQ yang turut hadir juga berasal dari perwakilan di berbagai kota di Qatar seperti Doha, Dukhan, Al Khor, Mesaieed dan Wakrah.
           Menurut Muttawa asal Lombok ini, pertemuan para Muttawa dengan KBRI adalah pertama kalinya dilakukan di Wisma Duta. "Kami bersyukur karena acara ini adalah pertama kalinya kami diundang  Dubes di kediamannya," ujar Yahya yang bermukim di Qatar sejak 2001.
          Dubes Basri berjanji akan mengadakan pertemuan secara berkala  guna untuk memperkuat silaturahmi dan persatuan dengan IMQ.
          Dalam acara tanya jawab, Ustad Syukron Habibie menyampaikan keprihatinannya dengan nasib yang melanda umat Islam di Allepo, Suriah dan Mynmar serta mengharapkan peran Indonesia untuk mengurangi penderitaan mereka.     
       Menurut pejabat KBRI Doha, Boy Dharmawan, Muttawa berperan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan karena komunitas diaspora Indonesia yang berjumlah sekitar 40 ribuan sebagai besar diantaranya memperoleh pengajaran agama Islam dan ceramah Muttawa.  
       Sementara itu Ustad Marwoto, di Qatar terdapat lebih dari 1000 mesjid yang semuanya memiliki Muttawa yang berasal dari manca negara.
           Dikatakannya, untuk Muttawa Indonesia yang diseleksi di Indonesia harus bisa menghafal sekitar 10 juzz Al Quran.Sedangkan jika langsung datang ke Qatar harus dapat menghafal 30 juzz.  Seleksi untuk Muttawa Indonesia biasanya dilakukan di Pesantren Darunnajah di Jakarta.
            Boy mengutarakan umumnya Muttawa yang telah bekerja minimal lebih dua tahun bisa membawa keluarganya ke Qatar.  Mengingat Qatar merupakan salah satu negara terkaya di dunia, kehidupan Muttawa cukup terjamin.
           Beberapa Muttawa Indonesia yang sudah lama bermukim di Qatar bahkan memiliki mobil mewah kelas premium, demikian Boh Dharmawan.
    ***4*** 
(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 18-01-2017 05:41:42

WINA

KOPI BALI DAN PAPUA CURI PERHATIAN WINA
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 18/1 (Antara) - KBRI Wina untuk pertama kalinya berpartisipasi pada ajang "Internasional Vienna Coffee Festival" mengusung kopi spesial asal Bali dan Papua.
         Vienna Coffee Festival merupakan ajang tahunan yang dihadiri lebih dari 12 ribu pengunjung dan pelaku industri kopi dari berbagai negara yang berlangsung di pusat kota Wina, 13-16 Januari2017.
         Kehadiran kopi asal Papua dan Bali berhasil mencuri perhatian dari pengunjung yang menyukai cita rasa tinggi dan unik, kata Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI/PTRI Wina, Dody S. Kusumonegoro kepada Antara London, Rabu.
           Dikatakannya antrian mencicipi racikan kopi Papua dan Bali seolah tidak pernah berhenti dan pujian terus mengalir terhadap sensasi rasa yang terasa berbeda dibandingkan kopi  dari negara lain yang juga dihadirkan di tempat acara.
            Keikutsertaan kopi asal Papua didukung Somatua Foundation, yayasan yang bergerak di bidang sosial dan pengembangan masyarakat di Provinsi Papua dan Papua Barat.
           Yayasan yang didirikan putera asli Papua, Maximus Tipagau, selama ini tak kenal henti mendukung kegiatan promosi Papua ke luar negeri untuk membuka mata dunia, khususnya di Eropa mengenai kondisi riil Papua saat ini dan potenti luar biasa yang ditawarkan Papua, khususnya kopi dan  pariwisata.
            Kopi Papua termasuk unggulan dunia karena aroma dan kebunnya yang sangat alami di tanah yang subur. Somatua Foundation juga menghadirkan juara dunia Barista asal Indonesia, Dody Pancawinata ke ajang bergengsi tersebut.
            Sedangkan kopi asal Bali diperkenalkan di bawah bendera Pélage Coffee dan dalam beberapa tahun belakangan ini  menjual produknya di Austria dan sejumlah negara lain di Eropa dengan kuantitas penjualan yang terus meningkat setiap tahunnya.
            Pélage Coffee  dihasilkan perkebunan kopi di Bali yang melibatkan petani lokal dengan menggunakan metode pengolahan biji kopi ramah lingkungan.
             Dari segi peluang usaha, Austria  merupakan pasar yang sangat potensial sebegai tujuan ekspor kopi Indonesia. Konsumsi kopi Austria menempati urutan lima tertinggi di dunia dengan jumlah konsumsi 5,5 kg kopi per kapita.
              Di kota Wina, tradisi minum kopi di kedai kopi atau yang dikenal dengan julukan Viennese Kaffeehaus, diakui  UNESCO sebagai "intangible cultural heritage" dan hingga kini masih sangat melekat pada keseharian gaya hidup masyarakat Austria.
             KBRI Wina akan terus mengupayakan memperkenalkan  beragam jenis kopi unggulan dari berbagai wilayah Indonesia ke pasar Austria.
    ***3***
(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 18-01-2017 05:44:06

NORWEGIA

PROMOSI KULINER MINANGKABAU DI OSLO
     Zeynita Gibbons

      London  18/1 (Antara) - KBRI Norwegia bersama Pemda Sumatera Barat dengan tim kuliner Pemprov Sumbar dipimpin langsung juru masak Iswarni dari Kabupaten Padang Pariaman yang merupakan pemilik restauran Inyak di Padang mempromosikan kuliner Minangkabau di Oslo.
           Selain promosi kuliner juga digelar Tari Pasambahan membuka gathering yang dibalut dengan tema: West Sumatera - Cultural Performances and Culinary di Wisma Duta Indonesia, Oslo, Norwegia, demikian Pensosbud KBRI Oslo, Dilla Trianti kepada Antara London, Rabu.
          Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, memboyong seluruh anggota tim misi investasi dan budaya Sumatera Barat ke Wisma Duta, sehari setelah pelaksanaan pameran Reiselivsmessen di Oslo.
          Acara dikemas secara khusus dengan mengundang tamu-tamu yang berhubungan erat dengan dunia kuliner dan pariwisata serta pecinta Indonesia di Norwegia, diantaranya International Forum (woman's club di Oslo), Museum Group.
       Selain itu, wartawan, biro perjalanan , juru foto wisata,travel blogger, food blogger, seniman, dan akademisi. Di samping itu juga hadir sejumlah istri duta besar asing di Oslo.
           Gubernur Irwan Prayitno  menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya Dubes RI untuk Kerajaan Norwegia, Yuwono A. Putranto, yang secara gencar mempromosikan potensi Sumatera Barat, baik investasi maupun budaya di Norwegia.
       Gubernur juga secara singkat memberikan informasi mengenai keindahan alam Sumatera Barat kepada para tamu undangan dan mengajak untuk melihat secara langsung potensi dan keindahan tersebut melalui kunjungan ke Sumatera Barat.
          Ajang promosi yang diselenggarakan secara berturut-turut sejak dimulainya pameran Reiselivsmessen 2017 ini, merupakan komitmen KBRI Oslo untuk meningkatkan kehadiran Indonesia di Norwegia melalui diplomasi kebudayaan.     
     Acara ini diadakan dengan format yang berbeda dengan kegiatan diplomasi kebudayaan sebelumnya yang pernah dilakukan KBRI Oslo. Pada acara di Wisma Duta ini, KBRI mengundang para tamu untuk menyaksikan dari dekat kuliner Minangkabau yang juga dimeriahkan tim kesenian.
      Dengan juru masak dan bumbu-bumbu didatangkan langsung dari Padang,
   "Kami ingin memperkenalkan kuliner Minangkabau rasa autentik yang tetap dapat diterima serta dinikmati lidah publik Norwegia, dan ternyata berhasil," ujar Dubes Yuwono.
    
       Makanan pedas disukai
      Para undangan diperkenalkan mengenai kekhasan kuliner Minangkabau dan juga diperlihatkan video cara memasak rendang. Para tamu undangan diajak untuk mencicipi secara langsung kuliner Minangkabau setelah rangkaian acara gathering selesai.
      Rendang, udang balado dan sate padang menjadi bintang utama selain suguhan berbagai penganan khas Indonesia lainnya.
           Sajian yang disuguhkan oleh tim kuliner dan chef Wisma Duta pun ludes disantap undangan. Meskipun hampir semua menu disajikan dengan rasa pedas yang autentik layaknya nasi padang yang dibuat di Tanah Air, para tamu yang sebagian besar adalah warga Norwegia terlihat menikmati hidangan tersebut. Berbagai makanan pelengkap mengenai kuliner tersebut juga disampaikan oleh tamu yang hadir.
          Salah satu tamu, Per Hammerstad, travel writer dan juga penulis buku A Journey to Komodo menyampaikan pujiannya terhadap acara promosi Sumatera Barat ini.
        Setelah mengikuti serangkaian kegiatan promosi, yang bersangkutan menyampaikan rencananya bersama istri untuk mengunjungi dan mengelilingi Indonesia, termasuk Sumatera Barat, selama kurun waktu dua-tiga tahun dan akan menuangkan pengalamannya secara tertulis.
          Tim kesenian dari Sanggar Tari Syofyani's Dance and Music Ensemble Padang pimpinan Sofi Yuanita  menyuguhkan sebanyak tiga tarian ditampilkan  Farhana, Febri Martalina, Ghina Irfani Ade Pratiwi, Muhammad Harfi Admiral, Andre Pradipja dan Muhammad Denggano Djiwana. Tiga tarian yaitu Tari Pasambahan, Tari Indang dan Tari Piring ditampilkan dengan, gerakan tarian yang elegan, disambut hangat para tamu.
          Kegiatan promosi budaya seperti ini, dengan fokus diplomasi kuliner, diharapkan selain semakin memperkuat keberadaan Indonesia di Norwegia, juga akan membuka peluang untuk memasarkan kuliner Indonesia di Norwegia.
        Kegiatan gathering yang merupakan kerja sama KBRI Oslo dengan Pemprov Sumatera Barat ini merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian misi investasi, budaya dan kuliner Pemprov Sumatera Barat ke Norwegia.***3***

b/a011
(T.H-ZG/C/A.F. Firman/A.F. Firman) 18-01-2017 08:49:42

OSLO

PELANTUN 'NASI PADANG' PROMOSIKAN RENDANG DI OSLO
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 17/1 (Antara) - KBRI Oslo menggaet Audun Kvitland, pelantun lagu 'Nasi Padang' yang menjadi viral di Indonesia, tampil mempromosikan Tanah Air, khususnya Sumatera Barat, dengan masakan rendang pada pameran wisata internasional Reiselivsmessen 2017 di Telenor Arena, Oslo, Norwegia.
         Audun Kvitland setiap selesai melantunkan lagu `Nasi Padang' mengajak pengunjung langsung mencicipi kuliner nasi padang yang disajikan di stan KBRI Oslo, demikian Sekretaris Pertama Fungsi Ekonomi KBRI Oslo, Hartyo Harkomoyo kepada Antara London, Selasa.
         Sejumlah makanan seperti rendang, dendeng balado, ayam balado, udang balado, sate padang, ayam lado hijau, bahkan ikan salmon balado disuguhkan pada pameran Reiselivsmessen selama tiga hari tersebut.
         Selain sajian nasi padang, juga dipersembahkan tari-tarian dari Sumatera Barat seperti Tari Piring, Tari Mangaro, Tari Pasambahan, Tari Payung, Tari Selendang dan persembahan dari Syofyani's Dance and Music Ensemble, Padang, yang mendominasi rangkaian panggung budaya pada pameran wisata internasional Reiselivsmessen 2017 di Telenor Arena, Oslo, Norwegia tanggal 13 sampai 15 Januari lalu.
         Sebanyak empat tarian dan permainan alat musik talempong khas Minangkabau tiap harinya dipertunjukkan di panggung utama yang letaknya berdampingan langsung dengan stan KBRI Oslo.
         Partisipasi KBRI Oslo kali ini didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang langsung mendatangkan timnya dari Tanah Air. Dubes RI untuk Kerajaan Norwegia, Yuwono A. Putranto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemprov Sumatera Barat. "Keikutsertaan KBRI Oslo di Reiselivsmessen berbeda dibandingkan sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya dukungan dari tim Pemprov Sumatera Barat yang langsung dipimpin Gubernur Irwan Prayitno. Tim terpadu ini tidak hanya mempromosikan pariwisata Sumatera Barat, namun juga peluang investasi dan kerja sama dengan sejumlah BUMN dan swasta Norwegia, ujar Dubes Yuwono.
         Di samping Pemprov Sumbar, kegiatan tahun ini juga didukung  Kementerian Pariwisata, Garuda Indonesia, travel writer Norwegia dan sejumlah mitra swasta terkait sektor Pariwisata baik dari Indonesia maupun Norwegia. Promosi ini menyedot perhatian calon wisman asal Norwegia dan negara di sekitarnya, dengan ditampilkannya sejumlah paket promosi yang komprehensif serta informasi berupa brosur-brosur dan multimedia.
         Reiselivsmessen merupakan pameran wisata yang diadakan tiap tahun di Norwegia dan tercatat sebagai salah satu ajang promosi terbesar di Nordik.
         Pameran ini merupakan ajang bagi para wistawan Norwegia mempertimbangkan tujuan wisata pada liburan musim panas (Juni-Agustus) dan musim dingin (November-Desember). Masyarakat Norwegia memiliki tradisi yang tinggi, liburan yang panjang selama 30 hari dan daya beli yang tinggi pula. Potensi ini yang membuat KBRI Oslo gencar mempromosikan wisata.
         Usai mengikuti pameran, KBRI Oslo langsung menggelar acara promosi terpadu wisata, kuliner dan budaya di Wisma Duta, Senin (16/1) sore mengusung tema West Sumatra: Cultural Performances and Culinary. Acara ini mengundang kalangan khusus Norwegia, di antaranya Friends of Indonesia, Travel Blogger, jurnalis, pemerhati budaya dan seni, food blogger dan pemerhati kuliner.
         Kegiatan ini merupakan kerja sama KBRI Oslo dengan Pemprov Sumatera Barat, serta merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian misi investasi, budaya dan kuliner Pemprov Sumbar ke Norwegia. (ZG)
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 17-01-2017 05:20:07

LONDON


KAYU INDONESIA BERLISENSI FLEGT TIBA DI INGGRIS
     Zeynita Gibbons       

      London, 17/1 (Antara) -Dubes RI London Rizal Sukma membuka kargo ekspor produk kayu Indonesia yang pertama kali dengan lisensi FLEGT yang diimpor perusahaan James Lathams Ltd dan Falcon Panel Product Ltd, dengan agen pengimpor perusahaan Plaut International Ltd.
           Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI London, Hastin A.B. Dumadi kepada Antara London, Selasa menyebutkan acara berlangsung dilakukan di warehouse kedua perusahan tersebut dihadiri pimpinan masing-masing perusahaan yaitu Piers Latham dari perusahaan James Lathams dan Andrew Tilbury dari perusahaan Falcon,
   Acara ini juga dihadiri perwakilan  Department for International Development Inggris yang selama ini turut mendukung penguatan sistem verifikasi produk kayu di Indonesia.
             Dubes Rizal Sukma menasa bangga karena dapat melihat secara langsung ekspor produk kayu Indonesia yang pertama kali dengan lisensi FLEGT ke Inggris yang tiba di pelabuhan Tilbury dan membuka kargo ekspor produk kayu Indonesia.
        Ekspor ini merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak, baik Pemerintah Indonesia dan Inggris, kalangan eksportir, dan masyarakat madani yang terus mengawal pelaksanaan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).
            "Saya percaya  penerapan lisensi FLEGT ini akan semakin memberi kepercayaan pada para importir mengenai legalitas ekspor produk kayu Indonesia. Saya juga percaya dengan penerapan lisensi FLEGT ini, ekspor produk kayu Indonesia akan semakin meningkat di masa mendatang, ujar Rizal Sukma.
             Total ekspor produk kayu ke Inggris pada tahun 2015 mencapai nilai 127 juta dolar AS dan  perkembangan ini diharapkan akan terus meningkat di masa mendatang.
       Potensi pasar Inggris sangat besar untuk kayu dan produk kayu Indonesia dengan total impor Inggris dari dunia sebesar 6,9 miliar dolar di 2015 dan tumbuh rata-rata per tahun sebesar 9,11 persen selama periode 2011-2015.  

Semakin berpeluang             
        Pier Latham  menyatakan pihaknya menyambut baik penerapan lisensi FLEGT ini bagi produk kayu Indonesia yang diekspor ke negara-negara Eropa. Adanya lisensi FLEGT ini semakin memudahkan perusahaan-perusahan di Inggris termasuk James Latham untuk meyakinkan konsumennya mengenai legalitas produk kayu dari Indoesia, ujar Piers Latham.         
      Sementara Andrew Tilbury dari perusahaan Falcon menyebutkan bahwa pihaknya berharap dengan adanya lisensi FLEGT atas produk kayu Indonesia akan semakin meningkatkan penjualan produk kayu dari perusahaannya.
          Perusahaan Falcon merupakan salah satu importir produk kayu Indonesia khususnya untuk daun pintu. Di dalam gudang penyimpanan  perusahaan Falcon, terlihat sejumlah box kayu lapis untuk pembuatan daun pintu dan lantai dari PT Mujur Timber - Sibolga Indonesia dan PT Kutai Timber Indonesia. 
  Impor Inggris pada pengkapalan pertama ekspor produk kayu Indonesia terhitung cukup besar.
           Sesuai informasi dari Asosiasi Panel Kayu Indonesia (Apkindo), Pada kesempatan pengapalan pertama produk kayu dengan lisensi FLEGT ini ke Inggris ada sekitar 17 kargo yang dikirim melalui pelabuhan Tilbury, Liverpool, dan Grangemouth.
        FLEGT (Forest Law Enforcement, Governance, and Trade) merupakan kebijakan Uni Eropa untuk mengendalikan masalah pembalakan liar dan perdagangan produk hasil hutan yang terjadi secara global.
        Perundingan atau pembicaraan mengenai FLEGT Voluntary Partnership Agreement Indonesia Uni Eropa secara resmi dimulai  tahun 2007.
           Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, Indonesia dan Uni Eropa (UE) telah sepakat untuk memulai penerapan penuh lisensi Forest Law Enforcement, Governance, and Trade (FLEGT) pada tanggal 15 November lalu.
       Dengan kesepakatan ini, Indonesia menjadi negara pertama yang memperoleh Lisensi FLEGT dari Uni Eropa. Lisensi FLEGT ini secara otomatis memenuhi persyaratan Peraturan Perkayuan Uni Eropa, EUTR, (EU Reg.#995/2010), yang melarang para pelaku pasar di Uni Eropa untuk menempatkan kayu hasil pembalakan liar serta produk yang berasal dari kayu ilegal di pasar Uni Eropa.
            Para importir produk kayu berlisensi FLEGT dapat menempatkan barang-barang impor mereka dalam pasar Uni Eropa tanpa perlu melaksanakan pola manajemen risiko (uji tuntas). 
  Skema lisensi FLEGT berlandaskan suatu sistem verifikasi mandatori yang dikenal dengan nama Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang dikembangkan oleh para wakil pemangku kepentingan kehutanan di Indonesia.
        SVLK Indonesia menjamin bahwa semua produk kayu yang dipanen atau diimpor, diangkut, diperdagangkan, diproses dan diekspor tunduk pada seluruh perundang-undangan nasional yang berlaku yang mengatur lingkungan hidup, masalah sosial dan perekonomian, sebagaimana diidentifikasi oleh para pihak dari pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil. ***3****

zg/b/a011
(T.H-ZG/B/A.F. Firman/A.F. Firman) 17-01-2017 08

MADRID

INDUSTRI PARIWISATA PROMOSI INDONESIA DI FITUR
     Zeynita Gibbons

      Madrid, 18/1 (Antara) - Sebanyak 18 industri pariwisata agen perjalanan,hotel dan resort dari seluruh Indonesia mempromosikan berbagai obyek wisata dalam pameran pariwisata "Feria Internacional de Turismo (FITUR)  di Madrid, Spanyol  pada 18-22 Januari.
            Indonesia telah berpartispasi secara berkelanjutan sejak pertama kali FITUR diadakan pada tahun 1980, kata Dubes RI untuk Spanyol Yuli Mumpuni Widarso kepada Antara London, Rabu.
         Dubes Yuli Mumpuni Widarso mengatakan selama pameran yang akan dibuka Raja Felipe VI, Paviliun Indonesia menampilkan tarian gending sriwijaya, kembang topeng betawi, galenyek Padang dan karnival serta tradisional Banyuwangi dan karnival dari Banyuwangi Ethno Carnival (BEC).
       Selain itu,demo pembuatan kopi tradisional Indonesia dan promosi kopi khas Papua, kopi Gayo Aceh, kopi Mandaling Sumut, kopi Kintamani Bali, kopi Mangkuraja dari Bengkulu, kopi Jawa dan Kalosi dari Toraja.
            Industri pariwisata yang ikut mempromosikan berbagai obyek wisata adalah Ravelino Tour&Travel, Jewel Indonesia,Exolore Sumba, PT Indonature Tour&Travel, PT. Adventure Cartensz, Pacto LTD. Indonesia,  PT. Bali Catur  Cemerlang, PT. Dewi Wisata Tour & Travel,PT. ASEAN Tour& Travel,Sense Hotel Group, Pramana Hotels & Resort Bali.
        Kemudian, Tony Villas& Resort,Melia Bali  Indonesia, Oberoi Hotels & Resort, Kura-Kura Resorts,  Lotus Asia Tours, Come2 Indonesia dan PT. Good Indonesian Food.
            FITUR pada tahun lalu diikuti oleh 9.605 perusahaan dari 165 negara dan dihadiri oleh 231.872  pengunjung yang mengalami kenaikan enam persen, khusus pengunjung profesional berjumlah 124.659 yang merupakan kenaikan sebesar dua persen dibandingkan tahun lalu, dengan terjadinya hubungan bisnis sejumlah 6.200 agenda.
       FITUR 2016 diliput oleh 7.083 wartawan dari 48 negara dan 491 blogger, Industri pariwisata Indonesia mengisi paviliun stand Hall 4.
           Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata Nia Niscaya di Jakarta menyebutkan wisman dari Spanyol dalam lima tahun terakhir terus menunjukkan tren yang positif dengan jumlah mencapai 50.047 pada 2015 atau meningkat 7,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
       Dalam Fitur 2017, Indonesia menargetkan kenaikan 10 persen kesepakatan bisnis dan kontrak .
          Dikatakan tahun ini, Indonesia juga fokus menawarkan paket-paket baru untuk destinasi wisata tergolong baru bagi pasar Eropa, yakni JogLoSemar di Jawa, Coral Wonders, kecantikan segitiga koral Indonesia di Raja Ampat, Wakatobi, dan Bunaken, kemudian paket wisata di Kepulauan Riau dan Danau Toba di Sumatera Utara.   ***3***

b/a011
(T.H-ZG/B/A.F. Firman/A.F. Firman) 18-01-2017 08:12:15