Senin, 13 November 2017

LONDON

MAHASISWA HADIRI MALAM KARIER PROFESIONAL KBRI LONDON
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 6/11 (Antara) - Ratusan mahasiswa dari 25 universitas dan kalangan profesional berbagai sektor strategis di Inggris Raya menghadiri acara Indonesia Career Evening 2017 yang diadakan di KBRI London, akhir pekan lalu.
         Kegiatan yang diadakan Organisasi profesional muda tergabung dalam Young Indonesian Professionals Association (YIPA) itu diselenggarakan bekerja sama dengan Perhimpunan Anglo-Indonesian Society (AIS) dan KBRI London.
         Acara Indonesia Career Evening 2017, Platform karier terbesar tiap musim gugur (autumn) di Inggris kali ini menghadirkan Konglomerat Asia Pasifik asal Inggris Jardine Matheson, Steven Marcelino, Direktur Eksekutif YIPA melaporkan kepada Antara London, Senin.
         Dikatakannya acara yang diadakan di ruang Auditorium gedung KBRI London yang baru di Westminster ini dibuka oleh Dubes Indonesia untuk Inggris dan Irlandia, Dr. Rizal Sukma. "Malam Karier ini adalah platform terbaik untuk para mahasiswa Indonesia guna mengakses informasi tentang peluang karier di Inggris dan Indonesia".
         Dubes Rizal Sukma dalam sambutanya mengajak peserta untuk mencari pengalaman di Inggris sebelum kembali ke Indonesia karena akan dapat menambah nilai pada gelar Inggris yang akan dicapai, ujarnya.
         Sir Henry Keswick, Chairman untuk Jardin Matheson Group yang menjadi tamu kehormatan memberikan paparan mengenai perjalanan kariernya sebagai Chairman selama 55 tahun ini dan tips sukses untuk pemimpin Indonesia masa depan (future leaders of Indonesia).
         Dikatakannya Indonesia telah menghasilkan banyak orang luar biasa di dunia bisnis, dikatakannya bila ingin sukses seseorang harus mempunyai reputasi baik, dapat dipercaya, dan selalu ingin tahu didalam dunia bisnis.
         Dubes Rizal Sukma  memberikan apresiasi tinggi untuk kesempatan emas bagi  mahasiswa dan professionals Indonesia  mendengarkan langsung dari salah satu pengusaha paling legendaris dari Inggris.
         Acara dilanjutkan dengan presentasi karir oleh Peter Albuquerque, Managing Director dan COO untuk the Kraft Heinz Company, Southeast Asia. Pedro, yang terbang dari Jakarta ke London untuk 3 hari ini khusus menghadiri Indonesia Career Evening 2017, memberikan beberapa nasehat untuk perserta untuk tidak mencari pekerjaan di perusahaan sembarangan. "Kalian harus cari pekerjaan di perusahaan yang membuat kalian merasa antusias karena ini akan membantu kalain untuk menjadi sukses dalam perusahaan itu," ujarnya.
         Selain Jardine dan Kraft Heinz, berbagai perusahaan dari Inggris dan Indonesia yang berpartisipasi dalam sesi karir fair untuk Indonesia Career Evening tahun ini, yaitu Microsoft, Accenture, KPMG, The London Institute of Banking and Finance, PT Bank UOB Indonesia, Blibli.com, dan Stand Studio.
         Dalam career workshop, Thao Bui, Global Student Recruitment Manager untuk ICAEW (The institute of Chartered Accountants in England and Wales), membahas pentingnya professional qualification dan skema mentorship yang disediakan ICAEW.

         Selain itu, Nadim Choudhury, Kepala Careers and Employability di the London Institute of Banking and Finance, mengadakan Career Workshop tentang kompentasi-kompentasi yang diperlukan untuk bekerja di sektor perbankan dan keuangan. (ZG) ***3***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 06-11-2017 07:26:35

WTM LONDON

INDONESIA USUNG RUMAH SUMBA DI WTM LONDON
     Oleh Zeynita Gibbons
   London, 5/11 (Antara) - Indonesia kembali berpartisipasi di bursa pariwisata internasional WTM London 2017 dengan mengusung Kapal Phinisi dan Uma Mbatangu atau rumah adat dari daerah Sumba, NTT.
        WTM London merupakan bursa pariwisata internasional terbesar kedua di dunia. WTM London 2017 akan diadakan di ExCel London, Inggris pada 6 hingga 8 November 2017.
        Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata Nia Niscaya di London, Minggu  mengatakan melalui WTM London, pihaknya kembali mempromosikan daerah wisata kelas dunia di Indonesia kepada masyarakat Inggris dan sekitarnya.
        Dikatakannya, sebanyak 50 pelaku industri pariwisata Indonesia bergabung di Paviliun Indonesia yang terletak di Hall AS900, untuk membidik calon wisman Inggris yang akan bepergian long haul ke negara-negara Asia Pasifik termasuk Indonesia.
        Pada 2017, Indonesia  menetapkan target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara yang diharapkan akan menyumbangkan devisa sebesar 14,9 miliar dolar AS. Target tersebut optimis dapat dicapai melihat pencapaian kunjungan wisman hingga Agustus 2017 sudah mencatat 9,2 juta wisman.
        Menurut Nia, untuk mencapai target tersebut, Indonesia melancarkan berbagai strategi dan berpartisipasi pada berbagai event untuk mempromosikan Wonderful Indonesia.
        Satu hal yang berbeda pada tahun ini adalah fokus strategi yang diusung Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Setelah selama dua tahun terakhir Kemenpar berfokus membangun branding Wonderful Indonesia dan berhasil meningkatkan ranking Indonesia dari 140 ke 47 (TTCI) pada 2017, Indonesia mengalihkan strategi promosinya untuk lebih ditekankan pada kegiatan hard selling dan kerja sama dengan airlines dan wholesalers, paralel menjaga kontinuitas upaya branding yang terus dilakukan di negara fokus pasar.
        Upaya promosi destinasi Indonesia ke masyarakat Inggris tidak berhenti di partisipasi di WTM London. Kemenpar juga memiliki program promosi lainnya, seperti promosi media ruang dengan branding logo Wonderful Indonesia pada London Cab.
        Sebanyak 180 unit London Cab di-branding Wonderful Indonesia sejak 16 Oktober hingga 12 November 2017. Mobil yang disebut hackney carriage atau black cab itu dibungkus dengan disain destinasi wisata andalan Tanah Air.
        Destinasi wisata itu seperti Candi Borobudur, Bali, Komodo, Danau Toba, serta Raja Ampat.
        Juga image Indonesia dalam bentuk Billboard di beberapa  spot strategis kota London seperti Victoria Station dan Borough Market.
        Selain itu di TV channels Sky News, Sky Sports, dan Sky Arts ditayangkan iklan Wonderful Indonesia sebanyak 420 spot sejak 5 November 2017.
        Diharapkan dengan adanya branding Wonderful Indonesia di dalam berbagai format di London seperti ini dapat meningkatkan citra destinasi Indonesia di benak masyarakat Inggris yang pada akhirnya dapat menarik minat mereka untuk berkunjung ke Indonesia.
        Pada tahun 2016, Inggris menyumbang 328.882 wisman ke Indonesia, meningkat 21,9 persen dari tahun 2015 sebanyak 269.798 wisman. Pada tahun 2017, jumlah wisman asal Inggris ditargetkan akan mencapai 384.000 wisman.
        Hingga Agustus 2017 tercatat sudah 244.638 wisman Inggris yang berkunjung ke Indonesia, hal ini menunjukkan 63,71 perden dari target kunjungan wisman Inggris telah tercapai.
        Angka itu diprediksi akan terus meningkat mengingat peak season untuk waktu berlibur wisman Inggris adalah menjelang akhir tahun.

        Sementara itu mengenai tema yang diusung yaitu Uma Mbatangu, dijelaskan, rumah adat itu merupakan rumah bermenara yang dibangun dengan tiang utama dari batang pohon Aren, dilapisi dinding terbuat dari bambu dengan atap dari jerami. ***1***
(ZG)

(T.H-ZG/B/A. Salim/A. Salim) 05-11-2017 06:36:50

WTM LONDON

KEMENPAR: WISATAWAN INGGRIS POTENSIAL BAGI INDONESIA
     Oleh Zeynita Gibbons
   London, 2/11 (Antara) - Kementerian Pariwisata menyatakan wisatawan asal Inggris penting dan potensial bagi Indonesia karena jumlah pembelanjaan dan lama tinggal wisman Inggris yang tinggi dan panjang sehingga memberikan kontribusi yang besar bagi pemasukan devisa bagi Indonesia.
        Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata Nia Niscaya di London, Kamis, menyatakan hal itu sehubungan dengan partisipasi Kementerian Pariwisata pada WTM London, bursa pariwisata terbesar kedua di dunia setelah ITB Berlin berlangsung di Gedung Pameran ExCel London, 6-8 November 2017.
        Nia mengatakan dalam WTM London, Indonesia mengusung Kapal Phinisi  yang mempresentasikan Indonesia sebagai negara maritim sekaligus kepulauan terbesar di dunia dan keragaman budaya dimunculkan dalam bentuk rumah adat tradisional Sumba, yaitu Uma Mbatangu dengan bentuk arsitektur tradisionalnya yang khas.
        "Berbagai dekorasi bernuansa tropis turut digunakan untuk mempercantik visual dari Paviliun Indonesia. Nuansa pantai juga dihadirkan melalui tanaman hias tropis dan lantai dengan menggunakan flooring-print bernuansa pasir pantai. intinya itu kolaborasi phinisi sama rumah sumba Uma Mbatangu," ujarnya.
        Menurut Nia Niscaya, Indonesia mentargetkan kunjungan wisman asal Inggris pada tahun 2017 sebanyak 441.000 wisman, dan tahun 2019 yang diharapkan mencapai 510.000 wisman.   
   WTM London dihadiri kalangan profesional dan para pengambil keputusan di bidang pariwisata, seperti pejabat Pemerintah dan organisasi-organisasi non Pemerintah, serta asosiasi. Diharapkan melalui partisipasi pada event WTM 2017, dapat menarik minat pasar Inggris untuk datang ke Indonesia, dan dapat meningkatkan citra Indonesia.    
   World Travel Market (WTM) London merupakan bursa pariwisata internasional terbesar kedua di dunia yang dilaksanakan setiap tahun merupakan wadah  memberikan kesempatan bagi kalangan industri pariwisata (travel trade, hotelier, penerbangan) saling bertemu dan menjalin jejaringan.
        Pameran pariwisata WTM London kali ini diikuti sekitar lima ribu peserta dari seluruh dunia diselenggarakan pertama kali pada tahun 1980 di ExCel London, One Western Gateway, Royal Victoris Dock, London hingga sekarang dan diliput lebih dari tiga ribu wartawan dari berbagai negara.

        Paviliun Indonesia didukung  49 industri pariwisata mulai dari biro perjalanan, hotel, maskapai penerbangan dan juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian budaya, carnaval, therapis dan juga pojok kopi dan mixologis serta spa Indonesia. ***1*** (ZG)


(T.H-ZG/B/A. Salim/A. Salim) 02-11-2017 04:06:50

ITALIA


FILM "DA'WAH" TAYANG DI FESTIVAL DEL CINEMA 
     Oleh Zeynita Gibbons

     London, 5/11 (Antara) - "Da'wah", film dokumenter yang bercerita tentang keseharian di lingkungan pesantren, diputar sebagai tayangan khusus pada festival film internasional terbesar di Roma, Festival del Cinema.
          Studio berkapasitas lebih dari 300 orang di kawasan pertunjukan seni terkemuka kota Roma, Auditorium Parco della Musica, dipadat  penonton saat "Da'wah" ditayangkan, Sabtu.
          Tak hanya itu, tepuk tangan meriah pun membahana panjang begitu film selesai, demikian Sekretaris Kedua Pensosbud   KBRI Roma Aisyah M Allamanda di London, Minggu.
          Dikatakannya animo masyarakat terhadap film ini dipandang cukup mengejutkan. Sejak sehari sebelumnya, tiket pertunjukan yang juga dijual online telah habis. Masuk dalam kategori "special event", berbagai judul film lainnya dalam kategori yang sama tidak memperoleh sambutan positif sedemikian tingginya.
          Duta Besar RI untuk Italia, Esti Andayani mengatakan, minat publik Italia terhadap film ini sepertinya mencerminkan semakin meningkatnya keingintahuan masyarakat setempat atas bagaimana sesungguhnya Islam ala Indonesia.
          Pemerintah Italia dewasa ini menyatakan ingin mengintensifkan kerja sama dialog lintas keyakinan dengan Indonesia, yang dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, dipandang mampu menjadi contoh integrasi bangsa yang majemuk dan demokratis, ujarnya.
          Disutradai pembuat film kawakan Italia, Italo Spinelli, Da'wah mengambil lokasi pengambilan gambar Pesantren Dalwa di Pasuruan, Jawa Timur. Selama sembilan hari penuh, Spinelli mengikuti seluruh kegiatan siswa pesantren termasuk hingga setelah proses belajar-mengajar selesai dilaksanakan.
          "Saya belajar banyak selama proses pembuatan film ini. Berbeda dari persepsi sebagian orang terhadap Islam, pengajaran agama yang diberikan kepada para murid justru tidak mendukung adanya tindak kekerasan," katanya.
         Para guru di pesantren tersebut justru menekankan pentingnya berbagi kebahagiaan dan kasih sayang kepada sekitarnya. "Konsep penting yang ditemukan bahwa jihad yang sesungguhnya adalah perlawanan terhadap emosi diri sendiri, bukan musuh dari luar," jawab Spinelli ketika ditanya hal apa yang menarik selama menyutradarai film ini.
         Ide pembuatan film dokumenter ini muncul saat Spinelli berkunjung ke Indonesia untuk membuat film lainnya beberapa tahun lalu. Spinelli, yang juga direktur festival film Asia terbesar di Roma, Asiatica Film Festival,  menggalang kerja sama dengan duet produser eksekutif Sapta Nirwandar dan Irsyad Yusuf serta produser Budiarman Bahar guna mewujudkannya. Pembuatan film juga didukung Pemerintah Daerah Pasuruan.
         Pemutaran Da¿wah pada Festival del Cinema di Roma merupakan penayangannya yang perdana untuk publik. Setelah melalui evaluasi, Da¿wah dinilai Panitia Festival baik dari segi sinematografi sekaligus narasi cerita.
         Maestro film dunia peraih piala Oscar, Bernardo Bertolucci, yang hadir memberikan sambutan pengantar sesaat sebelum film ditayangkan, menyatakan kekagumannya terhadap kepiawaian Spinelli bercerita dalam film ini sehingga mampu memberikan gambaran realita kehidupan madrasah di Indonesia.

         Pujian dan apresiasi dilayangkan  penonton yang hadir. Damiano Caforio, warga Roma,  menyatakan film ini seakan `menampar¿ mereka yang memiliki pemikiran bahwa setiap sekolah Islam mengajarkan kekerasan dan intoleransi.    
    Sementara itu, seorang penonton yang berasal dari luar Italia menyatakan keterkejutannya bahwa ajaran sekolah Islam di Indonesia sangat berbeda dari apa yang pernah dilihatnya di negara Islam lain. Film ini dipandang sangat relevan dengan situasi sosial di Italia dan  Eropa saat ini. Isu integrasi sosial, khususnya dengan pemeluk agama Islam, memang tengah mengemuka di Italia.    
    Dengan angka penerimaan pengungsi dan pencari suaka tertinggi di Uni Eropa, Pemerintah Italia memandang penting adanya proses asimilasi sosial budaya antara kaum migran dengan penduduk setempat. Saat ini, meski belum diakui sebagai salah satu agama resmi, Islam merupakan agama dengan jumlah penganut terbesar kedua di Italia. ***4***

(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 06-11-2017 00:19:49

DENMARK

WARTAWAN DENMARK TERPUKAU INDAHNYA DANAU TOBA
     Oleh Zeynita Gibbons

     London, 5/11 (Antara) - KBRI Kopenhagen bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan didukung Maskapai Singapore Airlines untuk pertama kalinya melaksanakan Program Familirizarion Trip (Fam Trip) 2017 di Sumatera Utara.
          Pensosbud KBRI Kopenhagen, Ismail N Pulungan, Minggu mengatakan, program kunjungan wartawan Denmark yang terpukau dengan keindahan Danau Toba merupakan gagasan dari Duta Besar RI untuk Kerajaan Denmark M Ibnu Said dan diikuti untuk pertama kalinya oleh Media Surat Kabar Berlingske Denmark.   
     Program kunjungan ini bertujuan untuk lebih mengenalkan potensi pariwisata Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Secara terpisah Dubes M Ibnu Said juga menegaskan bahwa terdapat minat yang cukup besar dari warga Denmark untuk berkunjung ke Indonesia, tercatat data yang ada terdapat sekitar 36 ribu wisatawan asal Denmark  berkunjung ke indonesia per tahunnya.
          Program berlangsung dari tanggal 2 hingga 7 November ini diisi dengan mengunjungi sejumlah objek wisata di Sumut seperti Brastagi, Danau Toba, Parapat dan keunikan Kota Medan. Dengan potensi daerah yang ada para wartawan juga akan melihat langsung beberapa produk unggulan asal Sumatera Utara, seperti Batik Medan, Ulos, Kopi, pengolohan Marquisa, Kuliner khas Medan, UKM serta aneka produk unggulan, tidak ketinggalan potensi Maritim, seni dan kebudayaannya.

          Diharapkan hasil kunjungan ini dapat meningkatkan minat para wisatawan asing khususnya masyarakat Denmark  berkunjung ke Sumatera Utara.  ***1***
(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 06-11-2017 00:24:30

BRUSEL

PROMOSI KULINER INDONESIA DI FESTIVAL EUROPALIA DI BRUSEL
     Oleh Zeynita Gibbons


     London, 5/11 (Antara) - Koki ternama William Wongso kembali mempromosikan kuliner Indonesia dalam rangkaian Festival Europalia Indonesia di Hotel Steigenberger Wiltcher's.  Brussel  berlangsung hingga 16 November mendatang.
          Kepala Penerangan KBRI Brussel Ignatius Priambodo, Minggu mengatakan, acara bertajuk "Flavors of Indonesia" merupakan promosi kuliner Indonesia yang berbarengan dengan Festival Europalia Indonesia di Belgia dan beberapa negara Eropa lainnya. 
     Dikatakannya  Festival Europalia Indonesia dibuka Wapres Jusuf Kalla dan Raja Philippe pada 10 Oktober lalu dan  berlangsung hingga akhir Januari 2018 di beberapa kota.
          Selama dua pekan lebih, Chef William dan timnya meramu menu khusus Indonesia dari sarapan hingga makan malam. Dari soto ayam dan nasi goreng, hingga nasi tumpeng dengan variasi lauk nusantara, menu Indonesia akan menjadi hidangan andalan di hotel bintang lima tersebut.
          Pada periode itu juga Steigenberger Wiltcher's didekor menjadi "little Indonesia" dengan nuansa Tanah Air yang dapat dirasakan sejak pintu masuk hotel hingga restoran.
          Chef William mencermati para pengunjung sangat mengapresiasi masakan Indonesia yang kaya akan rasa. Chef William berharap bahwa setelah acara gastronomi ini segera dibuka restoran Indonesia di Brussel.
          Program gastronomi Indonesia di Belgia terselenggara berkat kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Akademi Gastronomi Indonesia dan KBRI Brussel.
          Ketua Akademi Gastronomi Vita Datau menyampaikan, pentingnya Brussel dan Belgia, sebagai pusat Uni Eropa, segera memiliki restoran Indonesia yang berkualitas tinggi. Makanan Indonesia dapat menggugah minat masyarakat setempat untuk berkunjung ke Indonesia dan membantu pencapaian target 20 juta wisatawan asing yang ditetapkan pemerintah, demikiam Vita. ***1***
(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 06-11-2017 00:29:35


pobtrans.gif

UNESCO

MENDIKBUD APPREASI KIPRAH DIASPORA INDONESIA 
           Paris, 4/11 (Antara) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan appresiasinya dengan kiprah diaspora Indonesia dan pelajar yang tergabung dalam PPI Perancis serta warga Perancis dalam mempromosikan Indonesia.
          Di sela-sela menghadiri sidang umum Unesco ke 39, Mendikbud,  Muhadjir Effendy bertemu dengan warga Perancis dan juga menghadiri acara ramah tamah dengan masyarakat Indonesia di Paris, demikian Atase Pendidikan KBRI Paris Surya Rosa Putra kepada Antara London, Sabtu.
          Dikatakannya dalam pertemuan dengan warga Perancis di sekretariat KWRI Unesco terdiri dari Benoît Rigouin dan Sylvain Scholastique, Kepala Sekolah dan guru musik Collège Chateauneuf-Sur-Sarthe penerima sumbangan gamelan dari Kemendikbud tahun 2016 lalu, dan penggiat gamelan Perancis, Christophe Moure (gamelan Jawa) dan Theo Merigeau (gamelan Bali).
          Dalam kesempatan tersebut, Rigouin kembali menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas gamelan yang mereka terima. Menurut Rigouin, pengajaran gamelan dan budaya Indonesia menjadi motor utama kegiatan di sekolah.
          Menurut Rigouin, ia pun menyebarkan pengajaran gamelan ke  berbagai sekolah bekerja sama dengan sekolah musik. Selain itu, grup gamelan mengisi acara budaya.
          Dia juga menyatakan siap mengajarkan Bahasa Indonesia untuk mendukung pengajaran budaya Indonesia bila ada bantuan guru dari Indonesia.
          Rigouin berencana akan ke Indonesia untuk melihat kemungkinan pembentukan sister - school dengan sekolah Indonesia yang setara.
          Mendikbud terkesan dengan inisiatif dan kegiatan pengajaran gamelan dan budaya Indonesia di SMP tersebut dan berjanji akan membantu mendatangkan pelatih gamelan dan kesempatan kepada Scholastique untuk berlatih di Indonesia dan kemungkinan mendatangkan guru Bahasa Indonesia.
          Dua penggiat gamelan Christophe Moure dan Theo Merigeau juga menceritakan aktifitasnya dalam menyebarluaskan pengajaran gamelan di sekolah musik Perancis bekerja sama dengan KBRI. Moure, yang juga alumnus Darmasiswa Kemdikbud, berharap ada bantuan pemerintah, melengkapi gamelan yang ada.
          Mendikbud juga mengapresiasi aktifitas Christophe dan meminta Sesjen Kemdikbud Didîk Suhardi, yang juga hadir di pertemuan melihat kemungkinan memenuhi permohonan Christophe.

          Sementara dalam pertemuan dengan pelajar dan diaspora serta masyarakat Indonesia di KBRI Paris, Mendikbud menyampaikan kebijakan dan program pemerintah dan dalam kesempatan itu Perwakilan Diaspora menyampaikan rencananya membuat festival Film Indonesia di Paris dan diakhiri dengan santap malam bersama. (ZG) ***4***
Ridwan Chaidir
(T.H-ZG/B/R. Chaidir/R. Chaidir) 04-11-2017 14:12:06