Selasa, 09 Desember 2008

BERLIN RAYAKAN IDUL ADHA

MUSLIM INDONESIA DI BERLIN RAYAKAN IDUL ADHA

London, 10/12 (ANTARA) -Sekitar 250 warga muslim Indonesia di Berlin dan sekitarnya merayakan Idul Adha yang jatuh pada tanggal 8 Desember 2008 di Aula KBRI Berlin dengan menggelar salat Id yang dimulai jam 09.30 sementara matahari baru terbit sekitar jam 08.00 waktu setempat.

"Berbeda dengan salat Idul Fitri Oktober yang lalu, para WNI khususnya para mahasiswa yang tinggal di kota-kota di luar Berlin karena bertepatan dengan musim liburan berdatangan untuk merayakannya," ujar Sekreatris Satu KBRI Berlin Agus Priono kepada koresponden Antara London, Selasa.

Dikatakannya, salat Idul Adha kali ini dihadiri warga muslim yang berdomisili di Berlin dengan imam sekaligus khotib adalah Makky Sandrajaya.

Dalam khotbahnya disampaikan bahwa prosesi manasik dalam ibadah haji dan perayaan Idul Adha tidak terlepas dari napak tilas dan mengenang kembali seorang manusia agung yang diutus Allah sebagai nabi dan rasul yaitu Nabi Ibrahim AS yang juga diangkat sebagai Imam/Pemimpin untuk menjadi panutan seluruh alam hingga akhir zaman.

Menurut Makky Sandrajaya, paling tidak ada tiga hal yang harus diteladani oleh kaum muslimin, khususnya kaum muslimin Indonesia dari kepemimpinan nabi Ibrahim dan yaitu kepedulian yang besar terhadap kesinambungan generasi yang dapat memperjuangkan tegaknya nilai-nilai kebenaran.

Selain itu keharusan mempertahankan dan memperkokoh idealisme sebagai seorang mu`min yang senantiasa berusaha untuk berada pada jalan hidup yang benar, apapun keadaannya dan bagaimanapun situasi dan kondisinya.

Pelajaran tentang kepemimpinan, dimana Allah telah memilih Nabi Ibrahim sebagai pemimpin umat manusia atas berbagai prestasinya yang gemilang dalam banyak ujian yang telah dilaluinya, ujarnya.

Berbeda dengan kebiasaan di tanah air, masyarakat muslim Indonesia di Berlin tidak melakukan pemotongan hewan kurban namun uang korban yang terkumpul sebanyak 1.136 euro untuk 16 ekor kambing dikirimkan kepada Rumah Zakat Indonesia.

Selanjutnya untuk dibelikan hewan kurban dan disalurkan kepada yang berhak di tanah air. Setelah khotbah selesai dilanjutkan dengan halal bihalal dan ramah tamah dan berakhir sampai waktu Dzuhur, demikian Agus Priono. ***2***
(U-ZG)

(T.H-ZG/B/Z004/Z004) 10-12-2008 03:02:57

RUSIA PRODUK INDONESIA

RUSIA DIHARAPKAN LEBIH BANYAK BELI PRODUK INDONESIA

London, 9/12 (ANTARA) - Komisi Bersama RI-Rusia ke-5 di Moskow berakhir dengan harapan Rusia bisa lebih aktif membeli produk Indonesia karena perdagangan yang masih relatif timpang sementara di sektor investasi dan pariwisata merupakan dua lahan yang harus digarap lebih serius.

Counsellor KBRI Moskow, M. Aji Surya dalam keterangannya kepada koresponden ANTARA London, Selasa, mengungkapkan bahwa pertemuan Sidang Komisi Bersama itu ditutup dengan penandatanganan Protokol oleh kedua belah pihak.

Sidang Komisi Bersama RI dan Rusia itu diikuti 51 peserta dari Indonesia yang diketuai Retno Marsudi, Dirjen Amerika dan Eropa, Deplu RI, sementara Rusia mengirimkan 31 orang delegasi ke sidang yang berlangsung selama dua hari pada 8-9 Desember.

Pertemuan berikutnya akan dilaksanakan di Indonesia untuk mengevaluasi perkembangan implementasi target yang dipatok di Moskow, namun untuk tempat dan waktu akan ditentukan kemudian.

"Begitu tiba di Jakarta, kami segera diskusikan di pulau mana kita tahun depan akan bertemu, sebab kita memiliki 17 ribu pulau," ujar Retno Marsudi.

Ketua Delegasi RI, Retno Marsudi secara terbuka menyatakan, perdagangan yang telah melampaui target tidak akan menghentikan eksplorasi kesempatan yang masih ada.

Dengan kekuatan ekonomi raksasa yang sedang berkembang, Rusia dinilai memiliki kapasitas untuk mengimpor lebih banyak produk dari Indonesia.

Rusia sudah waktunya mengimpor lebih banyak produk kebutuhannya dari Indonesia, ujarnya.

Indonesia sebagai produsen minyak kelapa sawit (CPO) terbesar di dunia misalnya, menawarkan kepada Rusia untuk membeli lebih banyak lagi di tahun-tahun mendatang.

Tahun ini Indonesia memproduksi 18 juta ton CPO dan Rusia dapat meningkatkan impornya. "Dalam terminologi bisnis, 'kontrak' tentu lebih baik dibandingkan hanya 'kontak'," katanya berseloroh serius.

Lebih lanjut mantan Dubes RI di Norwegia itu mengatakan menganekaragamkan aktivitas usaha juga harus diprioritaskan.


Perlu dipercepat
Dubes RI untuk Rusia, Hamid Awaludin secara khusus menyatakan, implementasi investasi Rusia di Indonesia perlu dipercepat agar kedua belah pihak dapat memetik manfaat lebih cepat, seperti rencana investasi Rusia dalam bidang teh dan kopi.

Selain itu, kedatangan wisatawan Rusia di masa mendatang akan disambut dengan antusias bangsa Indonesia, termasuk rencana adanya konsul honorer Rusia di Bali.

"Kerjasama bidang ekonomi tersebut dapat mereduksi dampak buruk krisis finansial internasional," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Delegasi Rusia, Anatoly lvanovich Yarochkin kembali membuat catatan perlunya peningkatan kerjasama di bidang budaya melalui peringatan bersama 60 tahun hubungan diplomatik RI-Rusia.

Momentum penting ini akan dijadikan batu loncatan bagi kerjasama yang lebih erat di bidang-bidang lainnya seperti pembangunan galangan kapal dan energi nuklir. "Rusia antusias untuk pelaksanaan perayaan bersama tersebut," katanya.

Dalam SKB di kota ujung dunia bagian utara ini juga disepakati bahwa hubungan kedua bangsa masih terkendala tidak adanya penerbangan langsung. Oleh karenanya di tahun 2009 ditargetkan maskapai penerbangan Rusia bisa menerbangi Jakarta atau Bali.

Sementara perusahaan Garuda Indonesia, saat ini sedang menjajaki kerjasama dengan beberapa perusahaan Rusia untuk bisa melakukan "joint commercial flights" (penerbangan komersial bersama).

Apabila masih terdapat kendala berarti maka hal tersebut akan menjadi tugas Indonesia-Russia Business Council yang akan diresmikan keberadaanya tahun depan. Lembaga ini merupakan penghubung kegiatan bisnis sekaligus dapat memberikan bantuan advis penyelesaian masalah. ***8***

(U-ZG)
(T.H-ZG/B/Z004/Z004) 09-12-2008 21:25:17

Senin, 08 Desember 2008

IDUL ADHA DI QATAR

3.000 WARGA INDONESIA QATAR LAKSANAKAN SHALAT IDUL ADHA

London, 8/12 (ANTARA) - Sebanyak 3.000 warga Indonesia yang berdomisili di Doha dan kawasan sekitarnya, berbondong-bondong mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha, Qatar guna melaksanakan shalat Idul Adha 1429 H.

Tepat pukul 06.00 pagi waktu Qatar, seiring lantunan takbir yang menggema, jamaah mulai berdatangan dan memenuhi lapangan Institute Bahasa Qatar yang berada di depan KBRI Doha Qatar, demikian disampaikan jurubicara KBRI Doha Ahmad Sudradjat kepada koresponden Antara London, Senin.

Menurut Ahmad Sudradjat, pada pukul 06.30 waktu Qatar shalat dimulai dengan diawali dengan sambutan Kuasa Usaha KBRI, Doha. Andang Pramana Sosodoro yang menyampaikan salam hormat dari Duta Besar RI, HM. Rozy Munir yang saat ini sedang melaksanakan Ibadah Haji bersama 250 jamaah Indonesia yang berdomisili di Qatar.

Dikatakannya Shslat ied dipimpin Imam Ust. Usman dan Khotib Al Ustad Hafidz yang dalam khutbahnya Ust. Hafid (salah seorang warga Indonesia yang menjadi Imam di Masjid Qatar) menyampaikan pentingnya membangun dan meningkatkan jiwa sosial sebagai aplikasi terhadap nilai-nilai ketaqwaan, apalagi jauh dari tanah air.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keimanan dengan tetap melaksanakan dan menjaga nilai-nilai Tsawabit (keorisinilan) Islam yang di ajarkan Rasulullah sahabat (Anshor dan Muhajirin) dengan terus menampilkan keuniversalan Islam yang Rahmatan lil 'Alamin.

Panitia Iedul Adha di ketuai Ihsan Firdaus dari KBRI Doha serta Indonesian Muslim Society Qatar (IMSQA) dan dari Persatuan Masyarakat Indonesia Qatar (PERMIQA) tidak melaksanakan pemotongan hewan qurban, karena seluruh hewan qurban di salurkan ke Indonesia.

Acara di akhiri dengan salam salaman dan di lanjutkan dengan ramah tamah, sambil menikmati hidangan masakan Indonesia yang disediakan pengurus Dharma Wanita Persatuan KBRI Doha serta pembagian sejadah dari perusahaan Western Union. ***7*** (U-ZG)
(T.H-ZG/B/Z002/Z002) 08-12-2008 23:04:42

KOMISI BERSAMA RI RUSIA

PARIWISATA JADI TOPIK HANGAT DALAM KOMISI BERSAMA RI RUSIA

London, 8/12 (ANTARA) - Dibawah udara dingin dan gerimis kota Moskow, Sidang Komisi Bersama Indonesia-Rusia mulai berlangsung, Senin pagi, delegasi Indonesia diketuai Dirjen Amerika dan Eropa, Departemen Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi.

Kerjasama pariwisata menjadi primadona pembicaraan, ujar M. Aji Surya, Penanggungjawab Sosbud KBRI Moskow kepada koresponden Antara London, Senin.

Dikatakannya dalam rangka memperingati hubungan diplomatik kedua negara disepakati pelaksanaan pameran budaya Rusia di Indonesia dan promosi pariwisata Indonesia di Rusia.

Hasil pembicaraan intens dilakukan Ketua Delegasi Indonesia, Retno L.P. Marsudi bersama Dubes Hamid Awaludin dan Sekjen Budpar dengan Ketua Federal Tourism Agency of Russian Federation, Yarochkin.

Kedua belah pihak sepakat, gap hubungan yang pernah terjadi selama kurun waktu lebih dari 30 tahun selama Orde Baru segera ditutup melalui mekanisme people-to-people contact. Adapun media yang dinilai paling efektif adalah budaya.

Yarochkin berpendapat masih banyak orang Rusia yang belum mengenal Indonesia, begitu juga sebaliknya. Untuk itu disarankan adanya suatu "joint cultural activities," di kedua belah pihak.

Dalam pembicaraan tersebut disepakati bahwa, Pemerintah Rusia akan mengadakan Russian Day di Indonesia (Jakarta, Yogyakarta dan Bali) pada tahun 2009. Di sisi lain, akan ada Indonesian Day yang akan dilaksanakan di Moskow dan Petersburg pada tahun berikutnya.

Menurut M. Aji Surya, Penanggungjawab Sosbud KBRI, Dirjen Amerop Deplu yang menjadi Ketua Delri, Retno L.P. Parsudi menyambut dengan antusias kerja bersama tersebut yang dinilai dapat mempererat kedua bangsa.

Semangat untuk menciptakan kebersamaan antara kedua negara makin hari semakin besar yang termanifestasikan dalam bidang perdagangan, investasi dan turisme. "Rusia jelas merupakan salah satu target utama kerjasama Indonesia," ujarnya tegas.

Salah satu dampak positif dari bidikan kerjasama ini adalah maraknya turis Rusia ke Indonesia di masa mendatang. Sampai dengan Desember 2008, terdapat catatan tidak resmi yang menyebut lebih 50 ribu turis Rusia datang ke Bali, atau meningkat 34 persen dibanding tahun sebelumnya.

Bila penerbangan langsung bisa terlaksana tahun depan, tidak mustahil jumlah itu bisa melonjak minimal dua kali lipat, kata Sekjen Budpar, Wardiyatmo.

Menurut Retno, aneka kegiatan budaya Indonesia di Rusia akan ditepatkan waktunya dengan momentum ulang tahun hubungan diplomatik kedua negara ke-60 yang jatuh tahun 2010.

"Deplu, Budpar bersama KBRI Moskow akan bergandengan tangan dalam merancang kegiatan promosi akbar di berbagai kota di Rusia. Sedangkan tahun 2009 kita pakai untuk pemanasan," ujarnya.

Sebagai catatan, di bidang budaya dan pendidikan, KBRI Moskow sedang menggalakkan kerjasama antar universitas. Universitas Negeri Politeknik St. Peterseburg akan menjalin kerjasama dengan UI, ITB dan UGM.

sementara Universitas teknik terbaik di Rusia, Bauman, siap menerima lima mahasiswa Indonesia melalui mekanisme beasiswa, sedangkan RUDN membidik UNPAD Bandung. Selain itu, kota St. Petersburg juga sangat antusias menjalin "sister city" dengan Yogyakarta, demikian M Aji Surya.(U-ZG) ***3***
(T.H-ZG/B/S006/S006) 08-12-2008 23:12:03

KOMISI BERSAMA RI RUSIA

PARIWISATA JADI TOPIK HANGAT DALAM KOMISI BERSAMA RI RUSIA

London, 8/12 (ANTARA) - Dibawah udara dingin dan gerimis kota Moskow, Sidang Komisi Bersama Indonesia-Rusia mulai berlangsung, Senin pagi, delegasi Indonesia diketuai Dirjen Amerika dan Eropa, Departemen Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi.

Kerjasama pariwisata menjadi primadona pembicaraan, ujar M. Aji Surya, Penanggungjawab Sosbud KBRI Moskow kepada koresponden Antara London, Senin.

Dikatakannya dalam rangka memperingati hubungan diplomatik kedua negara disepakati pelaksanaan pameran budaya Rusia di Indonesia dan promosi pariwisata Indonesia di Rusia.

Hasil pembicaraan intens dilakukan Ketua Delegasi Indonesia, Retno L.P. Marsudi bersama Dubes Hamid Awaludin dan Sekjen Budpar dengan Ketua Federal Tourism Agency of Russian Federation, Yarochkin.

Kedua belah pihak sepakat, gap hubungan yang pernah terjadi selama kurun waktu lebih dari 30 tahun selama Orde Baru segera ditutup melalui mekanisme people-to-people contact. Adapun media yang dinilai paling efektif adalah budaya.

Yarochkin berpendapat masih banyak orang Rusia yang belum mengenal Indonesia, begitu juga sebaliknya. Untuk itu disarankan adanya suatu "joint cultural activities," di kedua belah pihak.

Dalam pembicaraan tersebut disepakati bahwa, Pemerintah Rusia akan mengadakan Russian Day di Indonesia (Jakarta, Yogyakarta dan Bali) pada tahun 2009. Di sisi lain, akan ada Indonesian Day yang akan dilaksanakan di Moskow dan Petersburg pada tahun berikutnya.

Menurut M. Aji Surya, Penanggungjawab Sosbud KBRI, Dirjen Amerop Deplu yang menjadi Ketua Delri, Retno L.P. Parsudi menyambut dengan antusias kerja bersama tersebut yang dinilai dapat mempererat kedua bangsa.

Semangat untuk menciptakan kebersamaan antara kedua negara makin hari semakin besar yang termanifestasikan dalam bidang perdagangan, investasi dan turisme. "Rusia jelas merupakan salah satu target utama kerjasama Indonesia," ujarnya tegas.

Salah satu dampak positif dari bidikan kerjasama ini adalah maraknya turis Rusia ke Indonesia di masa mendatang. Sampai dengan Desember 2008, terdapat catatan tidak resmi yang menyebut lebih 50 ribu turis Rusia datang ke Bali, atau meningkat 34 persen dibanding tahun sebelumnya.

Bila penerbangan langsung bisa terlaksana tahun depan, tidak mustahil jumlah itu bisa melonjak minimal dua kali lipat, kata Sekjen Budpar, Wardiyatmo.

Menurut Retno, aneka kegiatan budaya Indonesia di Rusia akan ditepatkan waktunya dengan momentum ulang tahun hubungan diplomatik kedua negara ke-60 yang jatuh tahun 2010.

"Deplu, Budpar bersama KBRI Moskow akan bergandengan tangan dalam merancang kegiatan promosi akbar di berbagai kota di Rusia. Sedangkan tahun 2009 kita pakai untuk pemanasan," ujarnya.

Sebagai catatan, di bidang budaya dan pendidikan, KBRI Moskow sedang menggalakkan kerjasama antar universitas. Universitas Negeri Politeknik St. Peterseburg akan menjalin kerjasama dengan UI, ITB dan UGM.

sementara Universitas teknik terbaik di Rusia, Bauman, siap menerima lima mahasiswa Indonesia melalui mekanisme beasiswa, sedangkan RUDN membidik UNPAD Bandung. Selain itu, kota St. Petersburg juga sangat antusias menjalin "sister city" dengan Yogyakarta, demikian M Aji Surya.(U-ZG) ***3***
(T.H-ZG/B/S006/S006) 08-12-2008 23:12:03

WAKATOBI UNGGULAN MARITIM

WAKATOBI SEGERA JADI PUSAT UNGGULAN MARITIM

Oleh Zeynita Gibbons

Wakatobi, kabupaten kepulauan yang terletak di tenggara Sulawesi, baru-baru ini menyandera perhatian ilmuwan Inggris dan investor negeri Ratu Elizabeth itu.

Bupat Wakatobi, Ir Hugua bahkan diundang ke gedung Parlemen Inggris Wesminster yang bersebelahan dengan jam gadang "Big Ban" di pinggir sungai Thames, demi menjajagi kemungkinan kerjasama dengan pemerintah Wakatobi.

Bersama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr Laode Ida, belum lama ini, Bupati Hugua bertemu berbagai kalangan di Kerajaan Inggris yang ingin menjadikan pulau yang berbatasan dengan Laut Banda itu sebagai pusat unggulan maritim.

Di Kantor Parlemen Inggris, Hugua dan Laode Ida bersama Ken Clark, mantan menteri keuangan Inggris dua periode Dr. George W. Bacceloni dari Yayasan Walllacea, Tony Whiten dari Bank Dunia, Washington, Piotr Malinowski Managing Director Medicago, dan Tim Coles dari Operation Wallacea membicarakan nasib berbagai ragam hayati yang dimiliki Wakatobi.

"Siapa yang tidak tertarik dengan Wakatobi yang memiliki potensi ekonomi, keanekaragaman hayati serta menjadi tempat segitiga terumbuh karang terbesar di dunia. The future of the world," puji wisatawan Mike King yang berkunjung ke Wakatobi September lalu.

Dalam pembicaraan dengan dua lembaga penting di Inggris Bio Regional Development Group dan Royal Geographical Sociaty, Hugua mengatakan Ben Gill, anggota BioRegional Group tertarik membangun kerjasama dengan Kabupaten Wakatobi melalui program "One Living Planet".

Program itu berorientasi pada pengendalian konsumsi energi yang mengeluarkan emisi CO2, menjadi konsumsi energi tanpa emisi (zero emission).

Bilamana masyarakat global masih berprilaku mengkonsumsi energi seperti saat ini maka dalam waktu singkat planet bumi tidak sanggup menyediakan kebutuhan lagi bagi manusia, sehingga dibutuhkan planet lain untuk memenuhi kebutuhan energi manusia.

Konsep ini dikenal dengan istilah jejak kaki ekologi ("ecological footprint"). Jejak kaki ekologi sangat tepat bila diterapan di Kabupaten Wakatobi, karena seluruh wilayahnya masuk dalam kawasan konservasi, Taman Nasional Wakatobi.

Director Royal Geographical Sociaty, Shane Winser, menyatakan minatnya bekerjasama dengan Pemda Wakatobi untuk mendukung pembentukan "centre of excellence" dengan memberikan beasiswa untuk riset melalui program "Young Scientist", khususnya bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian di Wakatobi.

Menurut kepala Bappeda Wakatobi Abdul Manan, Royal Geographical menyiapkan dana sebesar 2.000 poundsterling atau sekitar Rp80.000.000 (delapan puluh juta rupiah).

Dukungan program juga diharapkan dikordinasikan langsung dengan kelompok-kelompok masyarakat. Untuk itu Bupati mendukung inisiatif pembentukan Yayasan Wakatobi oleh Steven Oliver dari Inggris, Gie Shiauw dari Jerman dan Nuning dari Indonesia, ujar Abdul Manan.

Dikatakannya yayasan yang berkedukan di London, dengan kantor cabang di Wakatobi akan mengkonsersi aset penting dunia yang terletak di pusat segitiga karang dunia itu.


Bupati Terumbu karang
Wilayah Wakatobi terdiri dari 142 pulau dengan luas wilayah 1,4 juta hektar. Sebanyak 118 ribu hektar diantaranya terumbuh karang yang berarti 97 persen wilayah Wakatobi terdiri dari laut dan terumbu karang sedangkan daratan hanya 13 persen.

Wakatobi memiliki sekitar 750 jenis terumbu karang dari total 850 jenis yang ada di dunia, jauh lebih besar dibandingkan dengan Laut Merah atau Karibia yang hanya memiliki 50 jenis terumbu karang.

"Wakatobi Bisa dikatakan pusat dari terumbuh karang," ujar Bupati Hugua.

Hugua berkelakar bahwa dirinya dapat dikatakan sebagai bupati terumbu karang dan ikan-ikan karena lebih banyak terumbu karang dan ikan ketimbang populasi manusianya.

Wakatobi yang merupakan nama kawasan taman nasional yang ditetapkan pada tahun 1996, merupakan salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia.

Kabupaten Wakatobi terletak dibagian selatan garis Katulistiwa bakal menjadi pusat keunggulan untuk industri kelautan yang terintergrasi dengan wisata bawah laut.

Dalam pertemuan Bupati Wakatobi dan investor Inggeris itu juga dibahas rencana dukungan pembangunan untuk pariwisata bawah laut, bisnis rumput laut, alih profesi nelayan ke arah yang lebih bermasa depan secara berkelanjutan (sustainable alternative income for fishermen).

Menurut Hugua, pembicaraan sudah sampai pada tingkat teknis yang ditindaklanjuti dalam bentuk proposal program terpadu dikaitkan dengan pengembangan "centre of excellent" untuk penelitian dan pendidikan keragaman biologi laut kerja sama dengan University of Essex, Inggris.

Bupati Wakatobi menyatakan sudah akan menyiapkan dukungan anggaran dalam tahun 2009 untuk memproduksi industri karaginan (tepung agar-agar).

Program yang produk akan dipasarkan di Eropa ini diharapkan memberikan keuntungan nyata kepada para nelayan, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat Wakatobi.

Laode Ida, sebagai wakil daerah dari Sulawesi Tenggara, menyatakan akan memberikan dukungan politik kuat di tingkat nasional maupun internasional, sehingga program-program di Wakatobi itu bisa secepatnya terealisasikan.

***4***
(T.H-ZG/B/T010/T010) 08-12-2008 13:03:21

SOSIALISASI ANTI KORUPSI

TIIMI :SOSIALISASI ANTI KORUPSI KE SELURUH LAPISAN

London, 8/12 (ANTARA) - Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia se-United Kingdom (PPIUK) menilai masyarakat Indonesia masih perlu dididik tentang batas-batas korupsi yang jelas dan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat.

Demikian kesimpulan Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) yang digelar PPIUK dengan mengundang mahasiswa Indonesia dari seluruh dunia untuk berdiskusi mengenai topik dan pengaruhnya terhadap Indonesia, ujar Ketua Panitia TIIMI2008 M. Irfan Assaat kepada koresponden Antara London, Minggu.

Menurut Irfan Assaat, acara yang digelar setiap tahun oleh PPI Inggeris sejak Jumat lalu dengan harapan agar mahasiswa Indonesia memiliki media untuk memaparkan ide dan penelitian dari pendidikan yang dilakukan untuk membantu membangun Indonesia.

Diakuinya tahun ini, TIIMI mengangkat tema "Corruption Culture: Future Perspectives" karena korupsi menjadi masalah di Indonesia dan usaha KPK dalam beberapa tahun terakhir mengangkat isu yang akan dibahas lebih lanjut.

Sebanyak 15 peserta terpilih dari Indonesia, Belanda, Skotlandia, Spanyol dan Korea Selatan diundang panitia untuk memaparkan karya tulis mereka.

Dikatakannya , selain mengundang Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar,maka PPI Inggeris bekerja sama dengan Atdikbud KBRI London dan British Council juga mengundang Deputi eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Rizal Sukma.

Dalam paparannya, Rizal Sukma yang berbicara tentang kondisi korupsi di Indonesia secara umum dan mempertanyakan beberapa badan yang sepertinya belum tersentuh oleh KPK.

Sedangkan Antasari Azhar anggota KPK lainnya Bibit Waluyo menjelaskan bagaimana KPK bekerja dan masyarakat yang belum jelas mengetahui batas-batas definisi korupsi.


Tidak bisa sendiri
Dijelaskan lebih lanjut oleh Antasari Azhar bahwa KPK tidak mungkin bekerja sendiri memberantas korupsi tanpa kerja sama dan niat yang baik dari segenap unsur dan institusi di Indonesia.

Penyelidikan kasus BLBI misalnya memerlukan bantuan yang luas dari BI, BPPN yang kini menjadi PT Perusahaan Pengelola Aset(PPA) , Departemen Keuangan, dan Kejaksaan Agung. Tanpa itu sulit maka bagi KPK bisa maju menuntaskannya, ujarnya.

Antasari juga secara langsung membantah isu tentang adanya persaingan Kejaksaan Agung dengan KPK utamanya dalam hal anggaran.

"Saya hanya meluruskan berita yang beredar bahwa untuk penyelidikan, penyidikan dan penuntutan yang dilakukan KPK hanya menghabiskan dana rata-rata Rp23 juta, dan bukan Rp400 juta seperti yang diberitakan berbagai media," katanya.

Antasari yang pernah menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan membantah adanya upaya penggembosan KPK oleh Polri.

"Pejabat Polri yang diperbantukan ke KPK bisa saja ditarik jika diperlukan oleh kesatuannya, tentu saja dengan berkoordinasi lebih dengan KPK", tukasnya.

Menyinggung informasi yang disampaikan seorang peserta bahwa London menjadi tempat favorit pejabat pemerintah Indonesia mengadakan berbagai jenis kunjungan, sosialisasi dan sejenisnya, Antasari siap memprosesnya dan apa ada unsur potensi korupsinya atau tidak.

Sementara itu, pembicara TIIMI lainnya mempresentasikan karya tulis mulai dari kapitalisme sebagai akar dari budaya korupsi, perlunya KPK bekerja sama dengan pemuda, privatisasi badan usaha yang membuka celah korupsi, sampai sistem informasi dalam lingkungan kerja.

Menurut Irfan, dimasa datang hasil Temu Ilmiah pelajar Indonesia di Luar negeri akan dibukukan dan disebarkan ke instansi-instansi pendidikan dan pemerintahan yan bersangkutan.

Selain itu , para wakil pembicara TIIMI dari Indonesia yang membentuk komisi pemuda bekerja sama dengan KPK melakukan sosialisasi pemberantasan korupsi pada pemuda Indonesia.***3***

ZG/C/A011)


(T.H-ZG/C/A011/A011) 08-12-2008 08:50:55