Selasa, 08 September 2009

WALIKOTA LONDON AJAK WARGANYA IKUT RASAKAN PUASA

WALIKOTA LONDON AJAK WARGANYA IKUT RASAKAN PUASA

London, 8/9 (ANTARA) - Walikota London (Mayor of London), Boris Johnson, mengajak masyarakat kota London untuk ikut berpartisipasi dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai Islam dan bahkan ikut berpuasa selama sehari.

Ajakan Walikota London yang dikenal dengan rambutan acakan acakan itu disampaikan saat ia berkunjungan ke Masjid London Timur dan London Muslim Centre, demikian tulis media massa Inggris.

Boris Johnson mengatakan kaum Muslim di London ditantang untuk mengubah stereotipe tradisonal dan menunjukkan bahwa mereka ingin menjadi bagian dari mainstream.

Kunjungan Walikota London yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan di mana umat Muslim di seluruh dunia menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan tidak makan dan minum mulai dari fajar hingga matahari terbenam.

Menurut Boris Johnson, umat Islam ingin menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat London, entah mereka pekerja di teater, komedi, olahraga, musik, atau politik.

"Umat Islam menantang stereotip tradisional dan menunjukkan bahwa mereka dan ingin menjadi bagian dari masyarakat arus utama. Itu sebabnya saya mengajak masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan, untuk mengetahui lebih lanjut tentang Islam, meningkatkan pemahaman dan pembelajaran, bahkan berpuasa sehari dengan tetangga muslim dan berbuka puasa di mesjid setempat."
Saya akan merasa sangat terkejut jika anda warga London tidak menemukan bahwa Anda berbagi lebih banyak kesamaan daripada yang Anda pikirkan, ujarnya.

Menurut Boris, umat Muslim berada di jantung dari setiap aspek masyarakat. Kontribusi mereka sesuatu yang sangat bermanfaat di London mulai dari polisi, dokter, ilmuwan, dan guru merupakan bagian penting dari kehidupan kota London.

"Keuangan Islam memberikan kontribusi kepada perekonomian dengan mengubah cara London berinvestasi, menyimpan, meminjam, dan pengeluaran."
Ada pelajaran berharga bahwa orang-orang dari semua latar belakang bisa belajar dari Islam seperti pentingnya semangat masyarakat ikatan keluarga, kasih sayang dan membantu mereka yang kurang beruntung, semua ada dalam ajaran Ramadan, demikian Boris Johnson.

(U-ZG/
(T.H-ZG/C/A027/A027) 09-09-2009 01:28:17

MENTERI KEBUDAYAAN BULGARIA KAGUMI KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA

MENTERI KEBUDAYAAN BULGARIA KAGUMI KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA

London, 6/9 (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Bulgaria, Vezhdi Rashidov mengagumi kekayaan budaya Indonesia dan sepakat mengenai arti penting kerja sama kebudayaan guna lebih mendekatkan rakyat Indonesia dan Bulgaria.

Hal itu diungkapkan Vezhdi Rashidov pada saat bertemu Dubes RI untuk Republik Bulgaria, Immanuel Robert Inkiriwang, di Sofia, ujar Sekretaris III Pensosbud KBRI Sofia Aditya Timoranto kepada koresponden ANTARA London, Minggu.

Menbud Rashidov berkeinginan untuk berkunjung ke Indonesia guna memenuhi undangan Menbudpar RI yang disampaikan pada masa jabatan pendahulunya, Prof. Stefan Danailov.

Ia juga setujui untuk mengikutsertakan mahasiswa arkeologi Indonesia dalam penggalian purbakala yang saat ini dilakukan di beberapa kota di Bulgaria serta mendukung prakarsa Dubes RI untuk menjalin kerja sama antara museum di Indonesia dan di Bulgaria.

Rashidov diangkat sebagai Menbud dalam kabinet baru pimpinan PM Boyko Borissov Juli lalu.

Vezhdi Rashidov dikenal sebagai seniman pemahat ulung Bulgaria yang telah menerima penghargaan negara tertinggi Stara Planina dari Presiden Bulgaria, Georgi Purvanov, dan berbagai penghargaan internasional.

Karya-karyanya dipamerkan di semua gallery utama di Bulgaria dan museum di manca negara seperti di Pushkin Museum di Moskow, National Gallery di Warsawa, Korita Museum Tokyo, National Gallery Ankara, Ecly Foundation Paris.

Sementara itu Dubes RI Immanuel Robert Inkiriwang menjelaskan nilai perdagangan bilateral RI-Bulgaria di tahun 2008 melonjak hingga 78,66 persen dengan nilai 87,76 juta dolar AS dibandingkan tahun 2007 meningkat sebesar 25,5 persen dengan nilai 49,12 juta dolar AS dari tahun sebelumnya.

Dikatakannya perkembangan ini, antara lain, karena rakyat Bulgaria termasuk masyarakat pebisnisnya semakin mengenal Indonesia melalui program promosi kebudayaan Indonesia yang dilakukan di Sofia dan di berbagai kota di Bulgaria
Keduanya juga sepakat untuk meneruskan kerja sama antara Kementerian Budaya Bulgaria dan KBRI Sofia. ***5***


(T.H-ZG/B/Z002/Z002) 06-09-2009 06:18:58

INDONESIA MERIAHKAN MAGNIFEST DI BRAUNSCHWEIG

INDONESIA MERIAHKAN MAGNIFEST DI KOTA BRAUNSCHWEIG

London, 8/9 (ANTARA) - Indonesia meramaikan penyelenggaraan Magnifest di kota Braunschweig ,Jerman yang merupakan kota kembar atau "sister city" kota Bandung sejak tahun 1960.

Dengan menampilkan tari-tarian dan lagu-lagu daerah, Indonesia merupakan satu-satunya peserta Festival Magnifest ke-36 yang berasal dari luar Jerman di Kota Braunsweig, akhir pekan lalu .

KJRI Hamburg dalam keterangan persnya yang diterima koresponden Antara London, Selasa menyebutkan festival bertema "Kultur im Herzen der Stadt" (Kebudayaan di jantung kota) diikuti seniman berbagai kota di negara bagian Niedersachsen.

Acara digelar di sekitar pusat kota merupakan festival rakyat tahunan diisi dengan berbagai gerai atau stan penjualan makanan, minuman, permainan, kerajinan tangan dan pertunjukan seni budaya dari berbagai daerah di Jerman.

Meskipun hujan gerimis tidak menghalangi penoton menyaksikan penampilan kesenian Indonesia yang tampil pertama pada acara pembukaan yang mendapat sambut meriah pengunjung.

Penampilan Indonesia diawali dengan tari Tempurung dan tari Badinding yang dibawakan Sanggar Seni Ananda dari Brauschweig, yang dilanjutkan dengan tari Jaipong, tari Topeng dan tari Merak oleh Sanggar Seni Margi Budoyo KJRI Hamburg.

Busana daerah yang dikenakan penari dan alunan khas musik tradisional serta gerakan yang mempesona menjadikan tari-tarian tersebut menjadi kombinasi yang unik, yang menarik perhatian pengunjung festival.

Seusai tari-tarian, penampilan dilanjutkan dengan penampilan lagu "Ungaro", dari daerah Batak dan daerah yang dinyanyikan beberapa penari.

Nada dan irama lagu-lagu sangat menarik pengunjung yang turut menari dan mengikuti irama musik membuat para penonton terkesan dengan penampilan dengan spontan berteriak "zugabe-zugabe," (more-more/lagi-lagi " minta agar penari terus bernyanyi.

Pejabat Pemerintah Kota Braunschweig dan panitia penyelenggara sangat menghargai keikutsertaan Indonesia dalam acara tersebut dan mengharapkan ditahun mendatang juga dapat ikut berpartisipasi.
Pada acara pembukaan Konjen RI Hamburg Teuku Darmawan menyampaikan informasi tentang pariwisata dan seni budaya Indonesia yang memiliki berbagai keanekaragaman dan tempat tujuan wisata menarik wisatawan.

Konjen RI di Hamburg Teuku Darmawan mengatakan acara tersebut merupakan salah satu cara KJRI Hamburg dalam memelihara dan meningkatkan kerja sama "sister city" Bandung- Braunschweig yang terjalin sejak 1960.

Keikutsertaan Indonesia dalam berbagai festival seni budaya seperti Magnifest ini, dalam memperkenalkan seni budaya dan pariwisata Indonesia diharapkan akan dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke Indonesia.(***5***

ZG/C/A011)

(T.H-ZG/C/A011/A011) 08-09-2009 06:25:59

Senin, 07 September 2009

BIRMINHAM GELAR RAMADHAN FAIR

KOMUNITAS INDONESIA DI BIRMINHAM GELAR RAMADHAN FAIR

Birmingham 6/9 (ANTARA) - Komunitas Indonesia yang berada di kota Birmingam, Inggris mengelar acara Ramadhan Fair yang menjual berbagai makanan tradisional Indonesia seperti sate Padang, gudeg Yogya, bakso Malang, mpek mpek Palembang, somai Bandung dan nasi uduk Jakarta.

Acara Ramadhan Fair yang baru pertama diadakan di Birmingam dihadiri lebih dari lima puluh masyarakat Indonesia yang berada di Birmingham dan sekitarnya digelar di Bournbrook Road, Selly Park Birmingham, Sabtu malam.

Panitia penyelengara Sri Dewi kepada koresponden ANTARA London, Minggu, mengatakan bahwa ia merasa senang bisa mengelar acara Ramadhan Fair untuk pertama kalinya di bulan suci Ramadhan.

Sri Dewi yang tinggal bersama suami Aak Firdaus, pengusaha kelontong asal Minang di Birmingham yang menjual berbagai produk bahan makanan Indonesia berharap dapat mengelar acara Ramadhan Fair setiap tahun.

Dalam Ramadhan Fair, Winhantari Suprobo, pegawai Departemen Kesehatan yang mengikuti suami mengambil gelar doktor (Phd) di Birmingham mengatakan bahwa senang bisa ikut berpartisipasi dalam acara Ramdhan Fair yang digelar pertama kalinya.

Senang banyak jualannya yang laku di antaranya tempe bacem dan gudeg Yogya yang habis terjual, mungkin pada kangen gudeg untuk dimakan saur, ujar Winhantari Suprobo yang menyediakan jasa catering bagi mahasiswa Indonesia di Birmingham.

Sementara itu Sumi Ambarman Morgan (53) mengakui berkumpul bersama rekan se-tanah air di Birminham serasa tidak berada di Inggris.

Meskipun jauh dari tanah air, namun masih bisa berkumpul dan dapat mencicipi berbagai makanan sambil bernostalgia dengan sesama warga Indonesia, ujar Sumi yang datang bersama suami Stave Morgan.

Selain itu Sumi yang menetap di Inggris lebih dari 18 tahun, mengakui ia juga akan belanja bahan bahan makanan Indonesia dan masakan gudeg dari Yogya tempat asal Sumi.

Sementara itu Surya yang pernah menjalani ibadah puasa selama sembilan tahun di Inggris mengakui meskipun puasa di Birmingham lebih panjang waktunya namun dirasakannya lebih ringan.

"Saya tidak merasa sangat haus tidak pun merasa sangat lapar, padahal lama puasa di Inggris jauh lebih lama ketimbang di Indonesia," ujar ayah pemain bulutangkis handal Suryaputra.

Mengenai acara Ramdahan Fair yang baru pertama kalinya diadakan oleh komunitas Indonesia di Birminghama diharapkannya akan dapat dilanjutkan di masa datang dalam menjalin tali silaturahmi.

Diakuinya banyak juga orang Inggris yang Muslim ikutan puasa. Di Birmingham terdapat sekitar 100 orang masyarakat Indonesia di antaranya para pelajar dan juga keluarga campuran.

***4***


(T.H-ZG/B/Z002/Z002) 06-09-2009 08:12:37

Sabtu, 05 September 2009

MENTERI KEBUDAYAAN BULGARIA KAGUMI KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA

MENTERI KEBUDAYAAN BULGARIA KAGUMI KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA

London, 6/9 (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Bulgaria, Vezhdi Rashidov mengagumi kekayaan budaya Indonesia dan sepakat mengenai arti penting kerja sama kebudayaan guna lebih mendekatkan rakyat Indonesia dan Bulgaria.

Hal itu diungkapkan Vezhdi Rashidov pada saat bertemu Dubes RI untuk Republik Bulgaria, Immanuel Robert Inkiriwang, di Sofia, ujar Sekretaris III Pensosbud KBRI Sofia Aditya Timoranto kepada koresponden ANTARA London, Minggu.

Menbud Rashidov berkeinginan untuk berkunjung ke Indonesia guna memenuhi undangan Menbudpar RI yang disampaikan pada masa jabatan pendahulunya, Prof. Stefan Danailov.

Ia juga setujui untuk mengikutsertakan mahasiswa arkeologi Indonesia dalam penggalian purbakala yang saat ini dilakukan di beberapa kota di Bulgaria serta mendukung prakarsa Dubes RI untuk menjalin kerja sama antara museum di Indonesia dan di Bulgaria.

Rashidov diangkat sebagai Menbud dalam kabinet baru pimpinan PM Boyko Borissov Juli lalu.

Vezhdi Rashidov dikenal sebagai seniman pemahat ulung Bulgaria yang telah menerima penghargaan negara tertinggi Stara Planina dari Presiden Bulgaria, Georgi Purvanov, dan berbagai penghargaan internasional.

Karya-karyanya dipamerkan di semua gallery utama di Bulgaria dan museum di manca negara seperti di Pushkin Museum di Moskow, National Gallery di Warsawa, Korita Museum Tokyo, National Gallery Ankara, Ecly Foundation Paris.

Sementara itu Dubes RI Immanuel Robert Inkiriwang menjelaskan nilai perdagangan bilateral RI-Bulgaria di tahun 2008 melonjak hingga 78,66 persen dengan nilai 87,76 juta dolar AS dibandingkan tahun 2007 meningkat sebesar 25,5 persen dengan nilai 49,12 juta dolar AS dari tahun sebelumnya.

Dikatakannya perkembangan ini, antara lain, karena rakyat Bulgaria termasuk masyarakat pebisnisnya semakin mengenal Indonesia melalui program promosi kebudayaan Indonesia yang dilakukan di Sofia dan di berbagai kota di Bulgaria
Keduanya juga sepakat untuk meneruskan kerja sama antara Kementerian Budaya Bulgaria dan KBRI Sofia. ***5***


(T.H-ZG/B/Z002/Z002) 06-09-2009 06:18:58

Jumat, 04 September 2009

PEMERINTAH PUNYA KEPENTINGAN DENGAN BANK CENTURY

MENKEU: PEMERINTAH PUNYA KEPENTINGAN DENGAN BANK CENTURY

London , 5/9 (ANTARA) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa pemerintah mempunyai kepentingan untuk menyelamatkan Bank Century pada saat kondisi perbankan Indonesia dan dunia mengalami tekanan akibat krisis ekonomi global.

"Paling tidak dalam lima tahun mendatang, bila dikelola dengan manajemen yang baik, Bank Century ada potensi untuk dijual," ujar Sri Mulyani yang juga Ketua Komite Stabilisasi Sektor Keuangan (KSSK) di London, Jumat malam.

Menkeu Sri Mulyani berada di London untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri keuangan G20 yang bersidang di London selama dua hari (Jumat dan Sabtu).

Menkeu menjelaskan, keputusan menyelamatkan Bank Century pada 21 November 2008 pada saat kondisi perbankan Indonesia dan dunia mendapat tekanan berat akibat krisis ekonomi global, tidak bisa dinilai berdasarkan kondisi saat ini.

"Dengan meminimalkan ongkosnya dan dikelola oleh manajemen yang baik maka Bank Century punya potensi untuk bisa dijual dengan harga yang baik," ujarnya.

Menurut Menkeu, keputusan KSSK pada saat itu adalah bertujuan untuk menghindari terjadinya krisis secara berantai pada perbankan yang dampaknya jauh lebih mahal dan lebih dahsyat dari tahun 1988.

Ia menambahkan, biaya untuk menyelamatkan Bank Century tidak sebesar kerugian kalau bank tersebut dibiarkan mati, sehingga keputusan untuk menyelamatkan Bank Century yang dipilih.
Pada perhitungan saat itu, penyelamatan Bank Century memakan biaya 683 miliar rupiah, sedangkan apabila dibiarkan mati, paling tidak pemerintah harus mengeluarkan biaya lebih dari lima triliun rupiah.

Ia mengemukakan, sebuah bank akan tetap beroperasi bila mempunyai ratio kecukupan modal (CAR-capital adequacy ratio) sebesar delapan persen. Karena itu, Bank Century diambil alih oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan menyuntikkan modal agar syarat CAR minimum bisa terpenuhi dan bank ini tetap operasinal.

Hal itu yang menyebabkan hingga sekarang ini, pemerintah lewat LPS menyuntikan dana segar hingga Rp6,76 triliun rupiah, ujarnya.

Menkeu tidak melihat kucuran dana pemerintah itu akan bertambah seperti yang dikuatirkan banyak orang, karena kondisi Bank Century saat ini sudah mulai membaik.
Ia berharap, opini dan komentar yang meluas di masyarakat tidak membuat Bank Century mendapat tekanan baru. ***2***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/R007/R007) 05-09-2009 09:52:23

INDONESIA BERHARAP G-20 PERBAIKI PERTUMBUHAN EKONOMI DUNIA

INDONESIA BERHARAP G-20 PERBAIKI PERTUMBUHAN EKONOMI DUNIA

London, 5/9 (ANTARA)- Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia berharap pertemuan para menteri keuangan G-20 yang berlangsung di London akan dapat mengembalikan kepercayaan dan memperbaiki momentum pertumbuhan ekonomi dunia.

Harapan Indonesia yang disampaikan Menteri Keuangan RI dalam wawancara khusus dengan koresponden Antara di Gedung KBRI London, Jumat sore, berkaitan dengan kehadirannya dalam pertemuan pejabat kelompok G-20 yang berlangsung di London, Inggris.

Pejabat-pejabat negara dari kelompok G-20 itu selama dua hari, Jumat dan Sabtu, membahas isu stimulus ekonomi menjelang konferensi puncak G-20 yang akan diadakan di Pittsburgh, AS akhir bulan ini.

Para menteri keuangan kelompok negara G-20 akan membahas bagaimana menghentikan arus bantuan stimulus bernilai miliaran dolar AS yang dikucurkan dapat membantu perbaikan ekonomi dunia.

Sri Mulyani mengatakan pertemuan G-20 ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang dapat memulihkan ekonomi dunia agar tetap berjalan.

Selain itu G-20 bisa menghasilkan berbagai regulasi untuk rezim perekonomian global yang lebih aman dan berkelanjutan serta risikonya lebih bertanggung jawab.

"Selain itu dukungan selama ini terhadap negara-negara berkembang agar tetap tumbuh terus dipertahankan," ujarnya.
Para menteri keuangan yang akan mengikuti pertemuan G-20 juga akan mendukung usaha mengurangi jumlah bonus yang biasa dibayarkan kepada para eksekutif bank besar.

Menurut Menteri keuangan Swedia Anders Borg, kebiasaan membayar bonus-bonus besar mendorong bank-bank melakukan spekulasi, yang telah mengakibatkan krisis ekonomi global.***2***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/Z004/Z004) 05-09-2009 01:41:45