Kamis, 07 April 2011

FEST ANAK MAROKO

KUDA LUMPING MERIAHKAN FESTIVAL ANAK INTERNASIONAL MAROKO

London, 5/4 (ANTARA) - Tarian Kuda Lumping dan Tari Piring meriahkan Festival Anak Internasional ke-18 "Festival International de la Musique et de la Chansons pour Enfant" yang berlangsung di Teater Mohamed V, Rabat.

Penampilan seni tari yang berdurasi kurang lebih 10 menit tersebut berhasil memperoleh sambutan hangat dari sekitar 500 undangan, demikian Sekretaris III/Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Rabat Rahmat Azhari kepada ANTARA London, Selasa.

Acara tahunan ini diadakan Kementerian Kebudayaan Maroko dengan mengusung topik "Desentralisasi Menuju Kesenian yang Lebih Baik" diikuti sejumlah perwakilan sekolah-sekolah dasar dan perwakilan asing di Rabat.

Selain Indonesia, perwakilan asing yang ikut berpartisipasi adalah Saudi Arabia, Spanyol dan Rusia.

Indonesia menampilkan dua tarian daerah Indonesia yaitu Tari Kuda Lumping dan Tari Piring, dibawakan oleh anak-anak staf KBRI dan masyarakat Indonesia di Rabat.

Usai penampilan, penonton masih terlihat antusias untuk berfoto bersama dengan penari-penari anak Indonesia di belakang panggung.

Media massa setempat merespons positif acara tersebut dengan melakukan kegiatan liputan antara lain Radio Television du Maroc, RTM dan TV 2M.

Penampilan tidak lepas dari peranan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Rabat yang terlibat langsung mempersiapkan dan melatih para peserta selama satu bulan.

Dubes RI di Rabat Tosari Wijaya mengharapkan, Indonesia dapat tampil terus dalam kegiatan serupa di Maroko pada masa mendatang dengan menampilkan seni budaya Indonesia secara bervariasi.

Pihak penyelenggara Festival Anak Internasional secara resmi juga meminta Indonesia untuk dapat ikut serta pada acara yang sama pada tahun depan.***6***

(T.H-ZG/C/F002/F002) 05-04-2011 06:47:31

Sabtu, 02 April 2011

MUHAMMADIYAH

MUHAMMADIYAH PALING SEDIKIT EKSPLOITASI LOYALITAS UMAT

London, 3/4 (ANTARA) - Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Prof DR Bambang Setiaji menilai Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang paling sedikit mengekploitasi loyalitas umat, karena itu perlu dipikirkan kembali bahwa hal itu juga dapat menjadi "people power."
Hal itu disampaikan Prof DR Bambang Setiaji dalam acara Baitul Arqom (BA) yang digelar Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muhammadiyah United Kingdom (UK) untuk warga Muhammadiyah dan simpatisan di UK yang diadakan di KBRI London Sabtu.

Acara Baitul Arqom (BA) PCI Muhammadiyah UK itu dibuka Duta Besar Indonesia untuk Inggris Raya dan Republik Irlandia, Yuri O Thamrin. Ia menyebutkan kegiatan Baitul Argom ini sejalan dengan misi KBRI yaitu pembinaan WNI dan masyarakat.

Dubes menyatakan acara tersebut memiliki tiga manfaat yaitu pembinaan mental, pembangunan atau penguatan karakter, dan pendidikan berdemokrasi, karena itu kegiatan Baitul Argo yang positif itu diharapkan bermanfaat bagi peserta yang tinggal di Inggris.

Dalam makalahnya yang berjudul "Muhammadiyah dan Kepemimpinan Ummat", Prof. DR. Bambang Setiaji mengulas mengenai kepemimpinan umat dalam sejarah Islam yang tidak lain dari kepemimpinan negara itu sendiri.

Namun, dalam perkembangannya, kepemimpinan umat telah ditinggalkan oleh negara yang hanya cenderung menjadi sekuler.

"Kepemimpinan religius dalam masyarakat Islam Sunni juga tidak dilembagakan sebagaimana kepemimpinan gereja atau kepemimpinan serupa di komunitas Syiah," kata Ketua ICMI Solo itu.

Ia menjelaskan kepemimpinan umat yang integral dengan kepemimpinan negara tertuang dalam kodifikasi Fikih yang mengatur kehidupan sehari-hari seperti kitab tentang ibadah, bab nikah dan hukum keluarga, kitab Siyam, kitab Buyu atau jual beli, kitab tentang hibah serta tentang Dimma (darah) atau hukum tentang perang.

Menurut Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Solo itu, karena luasnya cakupan fikih, Muhammadiyah memahami potensi konflik antara kedua kepemimpinan, karena itu bagaimana memerankan diri dalam memimpin umat merupakan masalah yang tidak ringan.

Wakil Ketua Yayasan Pondok Ekonomi Islam Al Es'af itu mengakui integrasi area tersebut didekati oleh Muhammadiyah dengan sinergis dan bukannya frontal.

"Muhammadiyah tetap memimpikan negara yang baik yang digambarkan dalam Al Quran sebagai Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur, atau yang disebut dalam tujuan Muhammadiyah sebagaimana masyarakat Islam yang sebenar-benarnya atau yang utama," ujar Waket Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah itu.

Revitalisasi Ideologi
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, KH Drs Marpuji Ali MSi membahas mengenai Revitalisasi Ideologi Muhammadiyah yang disebutnya ada tiga "kata kunci" yang perlu diperjelas yaitu revitalisasi itu sendiri, ideologi, dan ideologi Muhammadiyah.

Dalam revitalisasi yang merupakan penguatan kembali dan sekaligus pengembangan kualitas, dalam Muktamar ke-45 Muhammdiyah di Malang, didukung oleh usaha untuk melakukan revitalisasi di tubuh persyarikatan.

Menurut mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah itu, revitalisasi yang dimaksud adalah revitalisasi teologi, ideologis, pemikiran, organisasi kepemimpinan, amal usaha dan aksi.

Konsep ideologi Muhammadiyah adalah paham Islam yang berkemajuan yang menjadi acuan dasar untuk mencerahkan, mencerdaskan dan memberdayakan kehidupan umat.

Hal ini sejalan dengan misi Islam menuju khaira ummah (umat pilihan) yang rahmatan lil alamin.

Marpuji Ali menegaskan bahwa ideologi Muhammadiyah perlu ditegakkan karena ada indikasi anggota dan pimpinan Muhammadiyah kurang teguh dalam memegang ideologi Muhamdiyah, karena itu perlu me-Muhammadiyah-kan kembali warga Muhammdiyah.

Hal itu karena belum tentu warga Muhammadiyah paham tentang Muhammadiyah, landasan dan prinsip gerakan harus selalu disosialisasikan kepada warga Muhammadiyah, apalagi juga ada lunturnya tingkat kepatuhan warga Muhammdiyah terhadap ideologi Muhammadiyah.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana BA, M. Muhtar Arifin Sholeh, menyebutkan acara itu diikuti sekitar 100 peserta yang datang dari berbagai kota di Inggris, di antaranya dari Birmingham, Manchester, Leed, Aberden, Glasgow, Southampton, Derby, Cardiff dan Notthingham .

Didampingi Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah UK, Sarjito, ia mengatakan Baitul Arqom warga Muhammadiyah di UK bertema "Muhammadiyah dan Transnasional Islam" itu bertujuan melakukan pembinaan internal warga dan penguatan akidah dakwah amar ma?ruf nahi munkar sebagai ciri organisasi Muhammadiyah.

Selain menggali dan memberikan penguatan laju dakwah di lingkungan kader dimanapun berada serta meningkatkan tali silaturrahmi di antara warga Muhammadiyah, khususnya di Inggris, juga konsolidasi organisasi melalui musyawarah untuk menyegarkan kepengurusan pimpinan cabang istimewa Muhammadiyah Inggris periode 2011-2013.

PCIM UK merupakan salah satu cabang istimewa Muhammadiyah,di luar negeri yang telah eksis keberadaannya sejak tahun 2007 yang secara umum posisi dan peran cabang-cabang istimewa Muhammadiyah di luar negeri masih terus perlu dikembangkan secara maksimal.

Acara Baitul Argom Muhammdiyah yang digelar Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah UK itu dilanjutkan dengan pengajian Masyarakat Indonesia di London dan sekitarnya dengan ceramah yang disampaikan KH Drs Marpuji Ali M.Si.(ZG)
(T.H-ZG/C/E011/E011) 03-04-2011 07:31:45

DIPLOMASI KULINER

DIPLOMASI KULINER INDONESIA MENGOYANG LIDAH WARGA DUBAI

London, 3/ 4(ANTARA) - Kuliner Indonesia berhasil menggoyang lidah masyarakat Dubai dalam acara "Indonesian Culinary Show: Cooking Demo" yang digelar KJRI Dubai bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Dubai.

Diplomasi kuliner bertujuan mempromosikan keberagaman budaya melalui aneka masakan khas Indonesia diadakan di "Toshi Restaurant", Grand Millennium Hotel Dubai, ujar Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KJRI Dubai, Adiguna Wijaya kepada Antara London, Minggu.

Adiguna Wijaya menjelaskan acara yang dihadiri isteri kepala perwakilan iplomatik, isteri pengusaha asing dan lokal (Emirati) dan isteri Pejabat Pemerintahan Dubai dibuka Ketua DWP KJRI Dubai, Ny. Febie Mansyur.

Dalam sambutannya , Febie Mansyur menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan demonstrasi mmasak makanan khas Indonesia itu maka masyarakat Dubai, dapat mengenal lebih dekat aneka macam bumbu khas Indonesia dan mengetahui tata masak sekaligus mencicipi aneka masakan yang dipersiapkan.

Diharapkannya peserta dapat mencoba memasak hidangan Indonesia di rumah masing-masing untuk diperkenalkan kepada keluarga dan teman-teman mereka.

Ketua DWP Febie Mansyur menjelaskan sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau dan 365 suku bangsa, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, termasuk kuliner.

Hidangan yang sangat bervariasi, baik cita rasa maupun tata cara pengolahan hidangan diantara berbagai suku bangsa dan kepulauan yang ada, ujarnya.

Febie Mansyur juga menyampaikan harapannya melalui demo memasak peserta tertarik mencari informasi lebih jauh tidak hanya mengenai masakan Indonesia tetapi mengenal Indonesia lebih mendalam dan diharapkan akan berkunjung ke Indonesia bersama keluarga.

Kegiatan demo memasak dipandu chef "Toshi Restaurant" yang berasal dari Indonesia dan Thailand. Selain chef, terdapat beberapa orang Indonesia lainnya yang juga bekerja di Toshi Restaurant, Grand Millennium Hotel Dubai.

Menu yang diperagakan penyajiannya dalam kegiatan ini terdiri atas hidangan pembuka berupa gado-gado, karedok dan urap. Sedangkan makanan utama tongseng kambing, ikan bumbu pesmol, nasi goreng dan mie goreng. Sementara sebagai penutup terdiri dari martabak asin, bubur sumsum dan es cendol.

Kegiatan demo memasak berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sangat interaktif antara kedua chef dengan peserta.

Antusiasme peserta yang sangat tinggi untuk mengenal lebih jauh aneka bumbu khas Indonesia dan tata cara penyajian masakan yang diperagakan, bahkan ada peserta terlibat memasak bersama kedua chef.

Acara dilanjutkan makan siang bersama dengan menu aneka hidangan khas Indonesia seperti gado-gado, karedok, urap, bakwan jagung, sate ayam, sate daging, tongseng kambing, ikan bumbu pesmol, nasi goreng, mie goreng, soto ayam, bubur sumsum, bubur kacang hijau, pisang goreng, es cendol, es campur dan potongan aneka buah tropis.

Para peserta sangat menikmati berbagai hidangan masakan Indonesia yang sangat beragam tersebut.

Acara ditutup dengan pemberian door prize, berupa hiasan perak miniatur becak, kepada peserta yang beruntung dan pembagian cinderamata kepada seluruh peserta.

Cinderamata terdiri atas buku promosi Indonesia yang diperoleh dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Direktorat Promosi Luar Negeri), yaitu mengenai masakan Indonesia "Indonesia Culinary Treasures" dan pamflet promosi wisata Indonesia.

Selain aneka kerajinan tangan khas Indonesia maka juga diberikan berbagai barang seperti ballpoint dan pinsil berornamen wayang, boneka kayu wayang, pembatas buku kulit, kipas batik, gantungan kunci miniatur angklung, serta aneka permen produksi Indonesia.

(ZG)/C/A011)
(T.H-ZG/C/A011/A011) 03-04-2011 08:24:35

PASAR MALAM DEN HAAG

ARTIS INDONESIA MERIAHKAN PASAR MALAM DEN HAAG

London, 31/3 (ANTARA) - Sejumlah artis Indonesia seperti Bob Tutupoli, Yopie Latul, Edo Kondologit, Pinkan Mambo, Nindy, dan Lia Emilia, ikut memeriahkan Pasar Malam Indonesia yang berlangsung di Malieveld, Den Haag, Belanda, 1-7 April 2011.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Den Haag, Umar Hadi dalam keterangan persnya, Kamis, menyebutkan, Pasar Malam Indonesia itu juga diramaikan dengan 50 stan pameran dan restoran dilengkapi dengan berbagai pertunjukan seni budaya.

Penyelenggaraan Pasar Malam Indonesia didukung oleh Gemeente Den Haag dan berbagai pihak merupakan upaya promosi perdagangan, pariwisata dan investasi serta seni budaya di Belanda yang sepenuhnya terfokus pada Indonesia.

Umar Hadi menyebutkan dalam Pasar Malam Indonesia yang digelar untuk kedua kalinya itu juga diadakan satu forum Indonesia Today, yaitu presentasi dan diskusi tentang berbagai isu terkini oleh para pembicara dari Indonesia.

Dalam Pasar Malam Indonesia yang digelar KBRI Den Haag itu hadir Provinsi Sulawesi Utara, Propinsi Gorontalo, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Kutai Timur, Kota Palembang, Kota Surabaya dan Martapura.

Bahkan Trans TV mengirimkan satu paket pertunjukan oleh para bintang "Indonesia Mencari Bakat" seperti Hudson, Putri Ayu, Rumingkang dan Funky Papua, yang dipandu Bob Tutupoli.

Selain menampilkan pertunjukan berbagai artis Indonesia keturunan Belanda, seperti Donny X Factor, Danjil & Johnny Manuhutu, Marabunta, Challenge, tim kesenian dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung, dari Universitas Diponegoro, dan Band The Professors dari Universitas Indonesia.

Pasar Malam Indonesia akan menggelar pameran produk kualitas ekspor dari berbagai Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia, memberikan informasi wisata berbagai destinasi dan menawarkan peluang-peluang investasi yang menarik di berbagai daerah di Indonesia.

Pasar Malam Indonesia sepenuhnya didukung oleh instansi terkait di Indonesia seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kementerian Pendidikan dan berbagai Pemerintah Daerah.

Untuk mengoptimalkan upaya promosi, selama penyelenggaraan Pasar Malam juga diselenggarakan "business meeting", "table top meeting roadshow", seni budaya dan sebagainya.

Dikatakannya, Pasar Malam Indonesia 2011 mengambil tempat yang lebih luas hampir 6.000 meter persegi dibandingkan tempat penyelenggaraan pasar malam yang pertama tahun lalu yang hanya 3.500 meter persegi.

Para pengunjung berkesempatan untuk menikmati masakan khas dari berbagai daerah di Indonesia di area restoran yang bergaya "food court".

(H-ZG/B/A041)

(T.H-ZG/B/A041/A041) 31-03-2011 07:49:20

DUBAI TAWARKAN KEMUDAHAAN

DUBAI TAWARKAN KEMUDAHAAN BAGI PENGUSAHA INDONESIA

London, 2/4 (ANTARA) - Direktur Jenderal Fujairah Free Zone Authority (FFZA) Sharief Habib Al Awadhi memberikan tawarkan kemudahan berbisnis bagi pengusaha Indonesia di Fujairah, yang merupakan salah satu Emirat (Propinsi) di Persatuan Emirat Arab (PEA).

Tawaran itu disampaikan Sharief Habib Al Awadhi ketika menerima Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran di kantor Fujairah Free Zone Authority (FFZA) Fujairah Port, Emirat Fujairah, sekitar 180 kilometer dari Dubai, demikian Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KJRI Dubai Adiguna Wijaya kepada Antara London, Sabtu.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi antara pelaku usaha Indonesia dan Fujairah, serta dalam rangka Fujairah International Business Forum yang akan diadakan selama dua hari 4 dan 5 April mendatang.

Perekonomian Fujairah bersumber dari subsidi dan grant pemerintah Federal PEA yang diberikan oleh Pemerintah Abu Dhabi.

Industri utama Fujairah meliputi pabrik semen, pemecah batu (stone crushing) dan pertambangan.

Fujairah memiliki pelabuhan laut satu-satunya di PEA yang terletak di Laut Arab tanpa melewati Selat Hormuz yang berbatasan dengan Iran, merupakan kawasan perdagangan bebas di Fujairah.

Hal ini menjadikan salah satu keunggulan Pelabuhan Fujairah, dimana dapat menekan biaya transportasi menjadi lebih murah dan proses transportasi yang lebih cepat dibandingkan melalui pelabuhan lain di PEA.

Pemerintah Abu Dhabi telah memilih Fujairah sebagai pintu ekspor minyak Abu Dhabi dan membangun proyek pipa minyak raksasa sepanjang 400 km dari Abu Dhabi ke Fujairah.

Sebelumnya, jalur ekspor minyak Abu Dhabi melalui Selat Hormuz yang berbatasan dengan Iran memakan waktu selama sehari.

Jumlah minyak yang diekspor Abu Dhabi melalui pelabuhan Fujairah sebanyak 1,8 juta barrel perhari. Dengan berkembangnya pelabuhan Fujairah sebagai pelabuhan ekspor minyak diperkirakan perekonomian Fujairah akan semakin berkembang dan maju di masa mendatang.

Konjen Mansyur menyampaikan perkembangan hubungan bilateral, terutama di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi Indonesia dengan PEA pada umumnya dan Fujairah khususnya, serta informasi mengenai produk-produk ekspor unggulan Indonesia.

Konjen juga menyampaikan beberapa hal yang masih dalam tahap penjajakan kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan Fujairah, seperti keinginan Fujairah Cement Industry untuk mengekspor semen dan mengimpor batu bara dari Indonesia bagi keperluan pembangkit tenaga listrik dan pabrik semen.

Selain pembelian mesin dan perlengkapan penghancur batu dari Indonesia oleh perusahaan Fujairah Rock and Aggregate Co, tawaran berinvestasi di perkebunan dan pabrik pengolahan jagung sehubungan dengan keinginan perusahaan Fujairah mengimpor jagung dan coconut oil dari Indonesia.

Dirjen Sharief menilai bahwa produk unggulan Indonesia seperti produk tambang (alumunium, batu bara, emas), produk kayu (furniture, kayu olahan), produk pertanian (jagung, gandum, CPO) memiliki potensi yang besar di pasar PEA dan di kawasan sekitarnya.

Dirjen juga menyampaikan informasi seputar FFZA. Saat ini terdapat sekitar 1.800 perusahaan dari berbagai sektor berada di FFZA dengan volume perdagangan mencapai Dhs 4,5 milyar/ tahun (1,23 milyar dollar AS per tahun).

FFZA merupakan kawasan perdagangan bebas terbesar ketiga di PEA, setelah Jebel Ali Free Zone di Dubai dan Sharjah Free Zone.

Disampaikan pula bahwa letak FFZA sangat strategis dengan dukungan segala kemudahan pelayanan serta kelengkapan fasilitas infrastruktur dan transportasi. FFZA dapat dimanfaatkan sebagai hub bagi para pengusaha untuk melakukan re-ekspor produk atau komiditi mereka ke negara-negara di kawasan Teluk, Asia Selatan, Afrika dan sekitarnya.

Dirjen Sharief menawarkan kemudahan dan fasilitas bagi para pengusaha Indonesia yang akan memanfaatkan FFZA.

Secara lebih rinci, Dirjen Sharief mengajukan skema "business trial" bagi pengusaha Indonesia untuk membuka kantor secara kolektif atau sharing basis hingga maksimal 10 pengusaha/ perusahaan dengan fasilitas warehouse seluas 500 m2 di kawasan FFZA.

Melalui skema ini selama tenggang waktu enam bulan hingga setahun para pengusaha Indonesia tersebut hanya akan dikenakan biaya minimum (sekitar 6.850 dolar AS).

Fasilitas telepon dan faksimil, serta pengurusan visa juga akan disediakan oleh pihak FFZA. Dirjen Sharief berharap kiranya para pengusaha Indonesia dapat memanfaatkan tawaran ini.

Saat ini terdapat satu perusahaan Indonesia yang telah beroperasi di FFZA sejak tahun 2008, yaitu PT Sinar Mas yang bergerak di sektor komoditi minyak kelapa sawit (CPO).

Konjen menyambut baik tawaran pihak FFZA dan menyatakan akan meneruskan tawaran ini kepada pihak terkait di Indonesia serta berharap para pengusaha Indonesia akan bergerak cepat dalam memanfaatkan tawaran ini.

Konjen mengharapakan melalui pemanfaatan fasilitas FFZA oleh pengusaha Indonesia dapat turut mendorong peningkatan hubungan ekonomi, investasi dan perdagangan dengan Fujairah serta mendekatkan berbagai produk unggulan Indonesia ke pasar PEA dan negara-negara di kawasan Timur Tengah serta Afrika.

Sehubungan dengan itu, Konjen Mansyur juga menginformasikan mengenai rencana partisipasi sejumlah pengusaha Indonesia dalam pameran bisnis negara-negara anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam), "OIC Expo" tanggal 24 sampai 29 April mendatang di Emirat Sharjah.

Konjen Mansyur akan mengupayakan pertemuan antara pihak FFZA dengan sejumlah pengusaha Indonesia tersebut.

Menutup pertemuan, baik Konjen Mansyur maupun Dirjen Sharief menyampaikan harapan yang sama, kiranya hubungan ekonomi, investasi dan perdagangan antara Indonesia dengan Fujairah dapat lebih ditingkatkan lagi, serta berbagai rencana kerja sama dapat terealisasikan.
Hal ini mengingat masih banyak peluang dan potensi perekonomian kedua negara yang dapat dikembangkan lebih lanjut.***5*** (ZG)

(T.H-ZG/B/B013/B013) 02-04-2011 19:02:58

EVAKUASI DARI LIBYA

SEPASANG TKW BERHASIL DIEVAKUASI DARI LIBYA

London, 2/4 (ANTARA) - Sepasang TKI, suami istri, Yusup Kusnadi dan Kartini, berhasil dievakuasi ke Tunisia akhir Maret atas upaya yang dilakukan KBRI Tunis meskipun KBRI Tripoli telah tutup untuk sementara waktu.
Keduanya tiba di ibukota Tunis dan disambut di Wisma Duta RI pada Jumat pukul 21.30 waktu Tunisia, demikian keterangan pers KBRI Tunis yang diterima Antara, Sabtu.

Sekretaris Satu KBRI Tunis, Boy Dharmawan, mengatakan sejak ditutupnya KBRI Tripoli pada tanggal 27 Maret lalu Tim Evakuasi KBRI Tunis melakukan langkah-langkah melacak keberadaan WNI di Libya.
Lebih dari 40 orang TKW berhasil dilacak keberadaan mereka, dan sebagian berhasil dihubungi untuk mengkoordinasikan langkah-langkah evakuasi mereka ke Tunisia.

Namun begitu, dalam beberapa kasus, upaya koordinasi ini agak terhambat terutama karena kebanyakan dari para TKW tersebut bekerja pada orang-orang penting dalam jajaran pemerintahan Kadhafi.

Sejak diberlakukannya no-fly zone dan makin gencarnya serangan pasukan sekutu, kondisi keamanan di Tripoli semakin mencekam, ujarnya.

Evakuasi keduanya dari Libya menuju Tunisia berjalan lancar meski melewati puluhan check-point sebelum sampai di perbatasan.

Pemeriksaan di beberapa check-point cukup ketat, tertuama jika pemeriksaan dilakukan oleh tentara pro-Kadhafi.

Atas koordinasi antara KBRI Tunis kedua TKI tersebut diantarkan oleh sopir kendaraan yang membawa mereka langsung ke kota Sfax, kota terbesar di daerah Selatan Tunisia, di mana mereka sudah ditunggu untuk disambut dan diurus oleh Staf KBRI Tunis.

Meskipun kedatangan keduanya yang cukup mendadak, proses imigrasi dapat dilewati dengan lancar berkat kerjasama yang sudah terjalin baik antara KBRI Tunis dengan pihak otoritas imigrasi dan komandan militer Tunisia di perbatasan.

Seperti beberapa evakuasi darat terdahulu, perjalanan dua orang WNI dari Tripoli ke perbatasan Ras Jedir ini dimonitor dan dipandu secara terus-menerus oleh KBRI Tunis, guna memastikan keselamatan WNI dalam perjalanan sehingga sampai tujuan di Tunisia.

Boy juga menjelaskan bahwa, secara garis besar, langkah-langkah yang dilakukan KBRI Tunis antara lain mencakup pembentukan tim evakuasi KBRI Tunis yang bertugas melacak keberadaan WNI di Libya dan mengkoordinasikan strategi evakuasi mereka ke Tunisia.

Pembukaan posko evakuasi di dekat perbatasan Tunisia-Libya, Ras Jedir dan mencari petugas yang dapat membantu KBRI Tunis dalam memberikan perlindungan jika ada WNI yang datang di kantor KBRI Tripoli, dan membantu proses evakuasi WNI ke Tunisia.

KBRI Tunis juga melakukan koordinasi dengan International Organization for Migration (IOM), Imigrasi Tunisia dan Komandan Militer Ras Jedir, dan berbagai pihak yang berhubungan dengan akomodasi/logistik pengungsian di point-point dekat perbatasan, guna membantu WNI yang melintasi perbatasan Tunisia-Libya.

Menurut pejabat politik KBRI Tunis tersebut, tim evakuasi melacak keberadaan WNI yang masih berada di Libya umumnya berdasarkan informasi yang berasal dari para WNI yang sudah dievakuasi.

Meski KBRI Tripoli telah tutup sementara, namun pada hakekatnya masih berfungsi untuk menampung WNI sebelum dievakuasi ke Tunisia. Upaya tersebut yang dipantau dan dimonitor oleh KBRI Tunis berkoordinasi dengan petugas yang ditunjuk oleh KBRI Tunis.

Terkait dengan fungsi posko KBRI Tunis di kota Jerba, dekat perbatasan Ras Jedir, dikatakannya bahwa posko tersebut diperuntukan demi menjaga kesiapan petugas dalam menjemput WNI yang melintas memasuki Tunisia melalui jalan darat.

Dibutuhkan waktu sekitar delapan jam perjalanan dari ibukota Tunis menuju perbatasan Libya-Tunisia di Ras Jedir.

Adanya posko tersebut merupakan langkah antisipasi guna memastikan perlindungan WNI dapat terlaksana dengan baik hingga WNI yang melintasi perbatasan tidak terlantar, hal mana dialami para pengungsi dari banyak negara lainnya. Posko telah dibuka sejak tanggal 20 Maret lalu.



(T.H-ZG/B/A033/A033) 02-04-2011 22:06:07

UI JALIN KERJA SAMA

UI JALIN KERJA SAMA DENGAN UNIVERSITAS CEKO

London, 31/3 (ANTARA) - Universitas Indonesia menjalin kerja sama dengan dua universitas di Ceko dalam kegiatan pertukaran mahasiswa, pengajar, dan informasi ilmiah.
Keterangan pers dari KBRI Praha, Republik Ceko, yang diterima ANTARA London, Kamis, menyebutkan, tawaran tersebut disampaikan Ketua Jurusan Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia Dr Hariyadi Wirawan saat berkunjung ke Ceko.

Kunjungan Dr Hariyadi Wirawan ke Praha sebagai bagian dari upaya sosialisasi keketuaan Indonesia untuk ASEAN tahun 2011 dalam rangka diseminasi informasi mengenai Politik Luar Negeri RI.

Selama di Praha, Dr Hariyadi Wirawan memberikan kuliah umum secara interaktif kepada mahasiswa Universitas Ekonomi Ceko (VSE) yang berhasil memikat 40 mahasiswa tingkat master Jurusan Ilmu Hubungan Internasional.

Dubes RI untuk Ceko, Emeria Siregar, menyebutkan bahwa kuliah umum itu ditujukan untuk memperkenalkan Indonesia kepada generasi muda Ceko, selain menginformasikan keketuaan Indonesia untuk ASEAN pada tahun 2011.

Ia menilai secara umum mahasiswa yang hadir mengenal Indonesia, namun belum memahami sepenuhnya, terlebih tentang ASEAN dan perkembangannya mewujudkan ASEAN Community tahun 2015.

Oleh karena itu dirasa penting memperkenalkan Indonesia dan ASEAN melalui berbagai kegiatan di Ceko, ujarnya.

Dalam paparannya, Dr Hariyadi Wirawan menjelaskan tentang politik luar negeri Indonesia, sejarah dan perkembangan ASEAN serta program yang akan dilakukan selama keketuaan Indonesia guna mencapai tujuan ASEAN Community 2015.

Dijelaskan pula berbagai tantangan yang harus dijawab oleh ASEAN terutama ketika dibawah kepemimpinan Indonesia tahun ini.

Dr Wirawan menjelaskan perkembangan East Asia Summit yang mulai menyertakan Rusia dan Amerika Serikat sebagai anggota baru tahun ini.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari pertanyaan yang dilontarkan di antaranya isu penanggulangan terorisme, peran Indonesia dalam penyelesaian konflik internal dan masalah pendidikan di Indonesia.

Menjawab pertanyaan itu, Dr Wirawan menjelaskan, akar permasalahan dan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah RI dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut.


Kerja sama
Kerja sama antara UI dan VSE, selain penyelenggaraan pertukaran mahasiswa dan pengajar, Wakil Dekan Faculty of Arts VSE, Dr Vaclav Kaspar, mengundang Dr Hariyadi Wirawan menjadi dosen tamu selama beberapa minggu di universitas tersebut.

Sementara itu Direktur Jan Masaryk Center for International Studies di VSE, Zuzana Lehmanova, mengundang kandidat Doktor untuk turut berpartisipasi pada konferensi yang mereka selenggarakan.

Selain itu, Universitas Indonesia juga menggandeng Universitas South Bohemia di Kota Ceske Budejovice untuk melakukan kerja sama antar universitas dengan kegiatan pertukaran mahasiswa, pengajar dan pertukaran informasi ilmiah.

Memorandum of Understanding antara kedua universitas tersebut diharapkan dapat segera ditandatangani.

Tawaran kerja sama itu disampaikan Rektor Universitas South Bohemia, Magdalena Hrabankova, dalam pertemuannya dengan Dubes RI Emeria Siregar dan Dr Hariyadi Wirawan.
Dubes Emeria Siregar menyebutkan selain menyosialisasikan di VSE, keketuaan Indonesia di ASEAN akan terus disosialisasikan di berbagai universitas, think tank dan berbagai kalangan lain di Ceko.

(ZG/C/A041)
(T.H-ZG/C/A041/A041) 31-03-2011 07:32:45