Minggu, 11 Mei 2014

BATIK


MASYARAKAT INGGRIS MINATI LUKISAN BATIK

     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 4/5 (Antara) - Masyarakat Inggris meminati lukisan batik, karena pameran lukisan batik yang digelar di lingkungan Lancaster University, Lancaster, Inggris tampak dikunjungi banyak orang.

         "Pameran diadakan di Lancaster Environment Centre selama 1,5 bulan hingga 15 Juni mendatang," kata pengamat batik yang  pengajar batik di Inggris, Haikal Bekti Anggoro, kepada Antara London, Minggu.

         Kegiatan "Indonesian Batik Painting's Exhibition" yang digelar Esti Mardiani-Euers, pelajar asal Indonesia, itu menampilkan koleksi lukisan batik kontemporer Indonesia asal Jawa Tengah dan Yogyakarta.

         Kegiatan mahasiswa untuk mempromosikan Indonesia di Inggris Raya itu aktivitas sampingan dari Esti Mardiani-Euers yang menjadi seorang peneliti di bidang water engineering dan dosen di bidang statistik.

         Sebelumnya, Esti kerap mengadakan pameran batiknya di pusat kota Lancaster, yaitu di Ashton Memorial, Williamson Park, serta Gregson Centre.

         Lancaster University merupakan universitas terbaik di UK dan nomor 10 di dunia untuk kategori universitas berusia di bawah 50 tahun.

         "Suatu kehormatan bagi saya untuk diundang mengadakan pameran di kampus berkelas dunia ini," ucap Esti Mardiani-Euers.

         Kota Lancaster sendiri terletak di Barat Laut Inggris, dan merupakan kota bersejarah di Inggris yang menahan gempuran bangsa Skotlandia selama berabad-abad.

         Kastil yang masih berdiri gagah di pusat kota sendiri merupakan kastil milik ratu Inggris, Queen Elizabeth II.

         Menurut Esti Mardiani-Euers, minat akan karya seni seperti batik menunjukkan tingkat kemakmuran masyarakat, mengingat mengkoleksi benda seni dapat dikategorikan sebagai kebutuhan tersier.

         Dulu, minatnya sangat tinggi sebelum resesi 2007-2008 melanda UK, lalu trend sempat menurun sebelum sekarang kembali meningkat setelah ekonomi mulai membaik.

         Esti Mardiani-Euers memiliki minat di bidang batik karena keluarganya yang bergelut di industri tersebut. Ia dan kakaknya merupakan pelukis batik, serta kerap berkunjung ke desa-desa mencari bakat-bakat terpendam para pelukis batik yang belum dipasarkan secara baik.

         "Mereka kurang paham bagaimana teknik marketing hasil karya mereka, padahal di sini orang-orang menawar untuk membeli lukisan mereka seharga jutaan rupiah," ujar Esti.

         Esti Mardiani-Euers merupakan lulusan Lancaster University bergelar Doktor dengan penelitian di bidang pembangkit listrik tenaga air dengan skala piko, yaitu lebih kecil dari mikro.

         Bidang penelitiannya sendiri sangat dapat diaplikasikan di Indonesia untuk menerangi desa-desa terpencil. Minatnya akan batik merupakan hobi yang ia geluti untuk mengisi waktu luang di sela kesibukannya.

         "Saya coba luangkan waktu untuk selalu mempromosikan Indonesia, dan melalui kapasitas saya sebagai penggemar batik," ujarnya.

        Peluang bisnis batik di Inggris memang terbuka besar. Tidak hanya sebagai pakaian, namun sebagai lukisan, aksesoris, dan hiasan rumah.

        "Jika hanya dijadikan kemeja atau gaun, batik hanya laku ketika musim panas, karena di musim-musim lainnya akan terlalu dingin untuk mengenakan batik," ujar Haikal Bekti Anggoro, mahasiswa yang juga pengajar batik di Inggris.

         "Melihat pameran lukisan batik yang mendapat antusiasme yang tinggi menunjukkan banyak cara lain untuk membawa batik ke Inggris, bukan sekedar baju saja," tambahnya.

         Pameran ini juga dibuka bersamaan dengan pelaksanaan Britain Goes Batik dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK, sebuah gerakan untuk mengenakan batik setiap tanggal 2 di setiap bulannya dan juga kebetulan bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional.

         Selain itu, pameran ini dijadikan acara pemanasan untuk meningkatkan animo masyarakat kota Lancaster menjelang acara "Indonesian Night" di pusat kota Lancaster yang akan digelar pada 10 Mei mendatang.***3*** (ZG)
(T.H-ZG/B/E.M. Yacub/E.M. Yacub) 04-05-2014 06:10:06

LONDON


PERINGATAN HARDIKNAS DI LONDON LUNCURKAN BUKU

          London, 3/5 (Antara) - Peringatan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara, perintis pendidikan nasional, diperingati dengan peluncuran buku setelah diadakan  upacara  Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di ruang Crutacala, KBRI London, Jumat.

         Pada upacara yang diadakan di KBRI London tersebut, atase pendidikan KBRI London T. A. Fauzi Soelaiman bertindak sebagai pembina upacara, sedangkan Mayor Andre Dotulung bertindak sebagai pemimpin upacara.

        Upacara berlangsung dengan sangat khidmat yang dihadiri  seluruh staf KBRI London dan staf BUMN lainnya, beserta beberapa perwakilan pelajar Indonesia di Inggris Raya, Presiden PPI UK Faldo Maldini, mahasiswa Imperial College London.

        Fauzi Soelaiman mengatakan pelaksanaan upacara ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku pendidikan tentang pentingnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa serta mensosialisasikan kebijakan dan hasil-hasil pembangunan pendidikan nasional sesuai dengan tema Hardiknas tahun ini yaitu "Pendidikan untuk Peradaban Indonesia yang Unggul".

         Dalam Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dibacakan Atase Pendidikan Fauzi Soelaimam menekankan pentingnya akses untuk layanan pendidikan yang kemudian didukung dengan kualitas tenaga pengajar, kurikulum, serta sarana dan prasarana dalam rangka mempersiapkan generasi emas, yaitu generasi yang kreatif, inovatif, produktif, mampu berpikir orde tinggi, berkarakter, serta bangga menjadi bangsa Indonesia.

        Sementara itu Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia,  T. M. Hamzah Thayeb mengatakan pendidikan dan pengajaran adalah dua aset yang sangat krusial dan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian generasi bangsa, karena ilmu yang tinggi harus dibarengi dengan sikap atau atitude yang baik pula.

        Dikatakannya pencapaian pemerintah di dunia pendidikan sangat membanggakan, dimulai dari pembentukan kurikulum baru yang baik, serta adanya beberapa bentuk beasiswa yang diberikan pemerintah untuk melanjutkan studi di luar negeri seperti Beasiswa LPDP, DIKTI diharapkannya akan mampu meraih target Indonesia dalam membentuk generasi emas di tahun 2045.

                                                                   Peluncuran buku
     Acara peringatan Hardiknas di KBRI London tahun ini istimewa karena dirangkaikan dengan Peluncuran tiga buku yaitu Buku Cerita Dwi Bahasa "Si Pirok ke Kota (Pirok Goes To the City)" yang ditulis Felicia Nayoan Siregar dan digambar  Astri Sefrina van Eenbergen.

         Buku lain yang diluncurkan adalah  dua buku elektronik oleh Atase Pendidikan yaitu "Panduan Praktis Sekolah ke Inggris, Edisi ke 2" dan "Sistem Pendidikan di Inggris, Edisi ke 2" yang dapat diunduh secara gratis dari website atdikbudlondon.com.

        Dubes Hamzah Thayeb mengharapkan buku cerita dalam dwi bahasa Indonesia dan Inggris ini mampu menjadi salah satu sarana dalam mempromosikan Indonesia kepada anak-anak di Inggris .

        Buku ini disponsori dan akan disebarluaskan di Inggris dan Indonesia oleh kantor Atase Pendidikan KBRI London.

        Munculnya ide untuk menulis buku dwi bahasa ini diakui Felicia sebagai salah satu bentuk keprihatinan atas kurangnya buku untuk anak-anak yang membahas tentang Indonesia. Sebagai guru Bahasa Indonesia untuk anak-anak dan orang dewasa di London, Felicia berharap buku Si Pirok ke Kota  dapat memperkenalkan Indonesia pada anak sekolah dasar.

        Dalam buku ini ditampilkan seekor orang-utan yang terbawa ke kota oleh seorang anak pemetik buah-buahan karena masuk ke dalam keranjangnya.

         Dalam perjalanan, dilihatlah berbagai keunikan kehidupan di kota, terutama beberapa yang khas Indonesia seperti baju batik, becak, makanan tradisional Indonesia dan lain-lain. Setelah ditemukan, orangutan ini kemudian dikembalikan ke hutan.

         Diharapkan, buku ini akan diteruskan dengan buku lainnya yang menampilkan berbagai binatang Indonesia yang terancam punah dan dikombinasikan dengan berbagai kekhasan Indonesia lainnya.

       Sementara itu, kedua buku elektronik yang diluncurkan  diharapkan dapat membantu  calon mahasiswa atau mahasiswa baru yang ingin  belajar di Inggris dan juga bagi pembaca untuk mengerti sistem pendidikan di Inggris yang sedikit berbeda dengan sistem yang ada di Indonesia. (ZG)
(T.H-ZG/B/F. Assegaf/F. Assegaf) 03-05-2014 15:35:56

BELANDA


DUBES RETNO APRESIASI AGEN GARUDA DI BELANDA

           London, 2/5 (Antara) - Dubes RI untuk Kerajaan Belanda Retno L.P Marsudi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh agen Garuda Indonesia di Belanda atas kerja sama yang baik selama ini dalam mempromosikan Indonesia di Belanda.

        Hal tersebut dikatakan Dubes RI dalam sambutan pembukaannya pada acara "Agent Event/Non-Stop Event Garuda Indonesia" yang diselenggarakan atas kerja sama Garuda Indonesia Amsterdam Office dan KBRI Den Haag di Gedung Zilveren Toren-Level 11, Amsterdam, demikian  menurut Sekretaris Pertama KBRI Denhaag Danang Waskito, kepada Antara London Jumat.

         Acara tersebut dihadiri lebih dari 150 undangan meliputi antara lain biro dan agen perjalanan Belanda, agen pariwisata, biro penjualan tiket pesawat dan stakeholders lainnya, dan bertujuan untuk memperkenalkan rencana penerbangan langsung/non-stop Garuda Indonesia dari Amsterdam ke Jakarta yang akan mulai dilakukan pada 30 Mei 2014.

         Dubes RI juga memaparkan potensi dan kekuatan aset pasar penerbangan Indonesia dan Belanda, mengingat 10 persen  warga Belanda mempunyai hubungan emosional yang kuat dengan Indonesia.

        Dubes menjelaskan tahun 2013, kunjungan turis Belanda ke Indonesia meningkat 6,69 persen , dari sekitar 147 ribu  menjadi lebih dari 157 ribu wisman (wisatawan mancanegara) Belanda. Dengan rencana penerbangan langsung Garuda Indonesia dari Amsterdam ke Jakarta, kunjungan akan semakin mudah, nyaman, dan cepat.

         Dari sisi pemerintah, Dubes RI menyampaikan kesiapan KBRI Den Haag untuk mendukung program tersebut,khususnya dengan kemudahan pelayanan visa Indonesia yang dilakukan secara online, ramah dan cepat, maupun kemudahan mendapatkan VoA (Visa on Arrival) bagi pemegang paspor Belanda di bandara Indonesia.

          Sementara itu, pihak Garuda yang diwakili Sales & Marketing Manager, Rick Wouters, menjelaskan kepada para tamu undangan mengenai hal-hal terkait dengan rencana penerbangan non stop Garuda Indonesia Amsterdam-Jakarta yang akan dilakukan pada 30 Mei mendatang.

        Dalam acara tersebut ditampilkan pula tarian koreografi tradisional dan kontemporer oleh grup tari Leine Roebana, serta berbagai makanan Indonesia yang disiapkan oleh chef Agus Hermawan.

        Garuda Indonesia secara resmi akan meluncurkan penerbangan non-stop Amsterdam - Jakarta menggunakan pesawat baru Boeing 777-300 ER mulai pada 30 Mei 2014.  
   Penerbangan itu akan menjadi penerbangan pertama dan sejauh ini satu-satunya yang melayani "non-stop connection" dari Eropa ke Indonesia (Jakarta), dengan lama perjalanan hanya 13,5 jam.

         Garuda baru-baru ini juga mendapatkan penghargaan dari lembaga pemeringkat penerbangan independen, Skytrax, sebagai "2013-World Best Economy Class" dan  "Best Economy Class Airline Seat 2013", demikian Danang Waskito. (ZG)

(T.H-ZG/B/F. Assegaf/F. Assegaf) 03-05-2014 14:20:30

FINLANDIA


UPI BANDUNG-UTA FINLANDIA JALIN KERJA SAMA

     Oleh Zeynita Gibbons
    
    London, 2/5 (Antara) - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan Universitas of Tempere (UTA) Tampere, Finlandia, dalam berbagai bidang pendidikan, termasuk pertukaran staf dan tenaga pengajar.

         Kerja sama itu dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Rektor masing-masing universitas, yakni Professor Sunaryo Kartadinata mewakili UPI Bandung dan Professor Kaija Holli, mewakili UTA Tampere, demikian Sektetaris Satu KBRI Helsinki Made Priyadi Sentanajaya, kepada Antara London, Jumat.

         Dikatakannya bahwa penandatanganan MoU itu disaksikan wakil dari KBRI Helsinki, Wakil Rektor dari UPI Bandung serta Wakil Rektor, Dekan School of Education beserta jajaran pimpinan UTA Tampere.

         Dalam MoU tersebut terdapat bidang-bidang kerja sama yang disepakati, yakni pertukaran staf dan tenaga pengajar, pertukaran materi perkuliahan.

         Selain itu, pertukaran bahan-bahan informasi dan publikasi, "joint conferences" dan "joint academic programs", kerja sama di bidang riset dan publikasi, serta bidang-bidang kerja sama lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.

         "MoU berlaku sejak tanggal penandatanganan hingga periode lima tahun ke depan," jelasnya.

         Menurut Made Priyadi Sentanajaya, sebagai tindak lanjut penandatanganan MoU Kerja sama Pendidikan tersebut, Rektor UPI  menyampaikan proposal kerja sama riset di bidang pendidikan untuk dipelajari pihak UTA.

         Kedua belah pihak sepakat pada tanggal 22 Mei , Delegasi UTA akan berkunjung ke Bandung untuk membahas secara lebih kongkrit penerapan butir-butir kesepahaman dalam pamahaman nota kesepahaman tersebut.

         Delegasi peneliti dari UPI Bandung berencana akan berkunjung ke Tampere, pada bulanAgustus, guna memulai kerjasama riset di bidang pendidikan, katanya.

         Penandatanganan MoU Kerja sama Pendidikan antara UPI dengan UTA, semakin meningkatkan jumlah kerja sama U to U antaruniversitas di Indonesia dengan universitas di Finlandia.

         Sebelumnya juga dilakukan kerja sama antaruniversitas U to U antar Institut Teknologi Bandung ( ITB) dengan Aalto University Helsinki di bidang program Master of Business Management (MBM), dan kerjasama pendidikan antara Universitas Bakrie Indonesia dengan Technology University Tampere (TUT) melalui MoU yang ditandatangani  November tahun lalu.   

    Dikatakannya, kerja sama pendidikan merupakan salah satu bidang kerjasama unggulan yang tengah digiatkan KBRI Helsinki dalam rangka peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Finlandia.     

    Keunggulan sistem pendidikan di Finlandia terutama di bidang pendidikan guru dan tenaga pendidik, serta riset diharapkan dapat dimanfaatkan oleh universitas di yang ada guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. ***3***
(T.H-ZG/B/Farochah/Farochah) 02-05-2014 12:42:33

PRAHA


KBRI PRAHA PROTES ATAS PENGEREBEKAN TEMPAT IBADAH

         London, 2/5 (Antara) - Duta Besar RI Praha menyampaikan protes keras pihak Indonesia kepada wakil Kementerian Luar Negeri Republik Ceko yang menerimanya, dan meminta penjelasan resmi Pemerintah Ceko atas peristiwa 25 April lalu.

        Sekretaris III Penerangan dan Juru Bicara KBRI Praha, Fitri Riduan kepada Antara London, Jumat menyebutkan  satuan khusus polisi Ceko (Organized Crime Detection Unit - UUOZ) melakukan penggerebekan di dua tempat ibadah saat umat muslim Praha sedang memulai shalat Jumat lalu yang terletak di Centrum dan Cerny Most.

        Menurut informasi resmi Kepolisian Ceko, penggerebekan didasarkan pada kecurigaan adanya publikasi dan penyebaran buku yang mengandung rasisme, anti-semit, xenophobia, dan kekerasan terhadap ras inferior.

        Sebanyak sembilan dari sepuluh orang WNI yang sedang berada di dalam tempat ibadah di centrum adalah para staff KBRI Praha dan keluarganya dan lima di antaranya memiliki status diplomatik, dan seorang mahasiswa.

         Mereka yang memiliki status diplomatik, termasuk seorang diplomat KBRI Praha, dibolehkan polisi Ceko tunjukkan kartu identitas diplomatik dan dilepaskan sesudah satu setengah jam di dalam, bersama satu staff KBRI.

          Pada sekitar jam 16.00 waktu setempat, seluruh WNI dilepaskan, sesudah KBRI Praha terus menerus melakukan negosiasi dengan polisi di lapangan dan minta bantuan Kementerian Luar Negeri Ceko, Kepala Polisi bagian Perlindungan Kedutaan Asing dan Kepala Polisi bagian Penanganan Orang Asing. Tidak ada WNI yang ditahan dan diinterogasi oleh pihak kepolisian Ceko.

          KBRI Praha terus berkoordinasi erat dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Jakarta, demikian Fitri Riduan. ***1***
(ZG) (T.H-ZG/B/E.S. Syafei/E.S. Syafei) 02-05-2014 13:26

KBRI BERN


MAHASISWA INDONESIA JUARA FESTIVAL KEBUDAYAAN LES ROCHES

     Oleh Zeynita Gibbons
    London, 1/5 (Antara) - Tim Mahasiswa Indonesia keluar sebagai juara umum Festival Kebudayaan Les Roches dalam acara malam budaya internasional yang digelar kampus Sekolah Manajemen Hotel Internasional/International School of Hotel Management, Les Roches, Swiss.

         Kelompok mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di perguruan tersebut berhasil menyabet juara satu Penampilan Kebudayaan (First Place Performance), juara satu Dekorasi (First Place Decoration), dan juara satu Stan Makanan (First Place Food Stand), demikian Sekretaris Pertama KBRI Bern, Oktavia Maludin kepada Antara London, Kamis.

         Di hadapan sekitar 500 undangan, tim mahasiswa Indonesia yang membawakan Tari Saman, Yamko Rambe Yamko dan Tari Piring, berhasil memukau mereka.

         Menurut Oktavia Maludin, ketiga tarian tersebut menjadi juara umum berdasarkan pilihan penonton.

         Persembahan tari yang energik dengan balutan busana tradisional Indonesia menambah decak kagum para penonton, ujarnya.

         Mahasiswi Les Roschesn Shindi Hadinata, mengatakan tidak sia-sia para mahasiswa berlatih intensif selama empat bulan untuk dapat membawakan ketiga tarian tersebut.

         Dekorasi hand made, yang dibuat dari bahan-bahan seperti kertas, kayu, serta tambahan barang-barang dekorasi khas Indonesia yang dipinjam dari KBRI Bern memadati stan Indonesia, yang juga memenangkan juara pertama kategori Decoration.

         Menurut Oktavia Maludin, yang cukup mengejutkan, makanan ala mahasiswa yang disuguhkan pada festival tersebut, seperti ayam kecap, bakwan, dan terong balado, juga memenangkan juara pertama kategori food stand, demikian Julian, salah seorang tim dapur Indonesia.

         Cita rasa kuliner dan seni budaya Indonesia memang semakin banyak mendapat penghargaan internasional. Tidak hanya oleh masyarakat Swiss tetapi juga oleh tim juri, yang terdiri dari warga asal Rusia.

         Malam budaya yang diselenggarakan di aula gedung Le Regent, Crans Montana, dihadiri seluruh mahasiswa, dosen sekolah perhotelan Les Roches serta kalangan diplomatik. ***3***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 01-05-2014 07:10:26

Rabu, 30 April 2014

ANGLUNG


PELAJAR GELAR KONSER ANGKLUNG DI BAWAH MENARA EIFFEL

         London, 30/4 (Antara) - Para pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Eropa menggelar konser musik angklung di lapangan Champ de Mars yang berada di dalam  kompleks pertamanan di kaki menara Eiffel Paris, Prancis.

        Konser yang digelar sebagai penutup acara Eurolympique 2014 itu diikuti anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Prancis, Belanda, Jerman, Inggris dan Spanyol serta beberapa pengunjung yang pada saat itu sedang berada di Champ de Mars, kata  Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris, Syafsir Akhlus kepada Antara London.

        Dubes RI untuk Prancis beserta istri Rezlan Ishar Jenie, Wakil Dubes beserta istri Ashariyadi serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris beserta istri Syafsir Akhlus juga hadir dan ikut memainkan angklung.  
   Konser dipimpin Gabriella Alodia, mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti program master hidrografi di ENSTA Bretagne, Brest. Ia merupakan salah seorang penerima beasiwa dari LPDP.

        Angklung yang dimainkan berjumlah 200 buah, milik Rumah Budaya Indonesia (RBI) yang diserahkan kepada KBRI Paris. Angklung-angklung tersebut merupakan permintaan dari atase pendidikan dan kebudayaan KBRI Paris kepada Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya Kemdikbud untuk dijadikan alat diplomasi budaya Indonesia di Prancis.

        Salah satu kelebihan angklung sebagai alat diplomasi budaya adalah keunikannya, baik dari segi bentuk maupun bunyi, serta relatif mudah untuk dimainkan secara berkelompok, meskipun bagi pemula yang baru saja mengenal dan memegang angklung.

        Walaupun hanya memegang satu not dalam sebuah lagu, setiap pemegang angklung akan ikut merasakan memainkan keseluruhan dari lagu tersebut.

        Syafsir berharap dengan adanya tambahan keberadaan angklung, yang merupakan salah satu warisan budaya dunia asal Indonesia, di KBRI Paris, peluang untuk mengenalkan Indonesia lewat pertunjukan angklung ke masyarakat Prancis dapat meningkatkan perhatian dan minat masyarakat Prancis terhadap Indonesia.

        Konser angklung dengan latar belakang menara Eiffel pada akhir pekan merupakan pertunjukan perdana permainan angklung di tempat umum yang terbuka  di Paris.

        Pada konser tersebut lagu-lagu yang dimainkan cukup bervariasi, mulai dari lagu-lagu dengan melodi yang sederhana sampai lagu-lagu yang memainkan suara satu dan suara dua.

        Beberapa pengunjung di Champ de Mars yang ikut bermain angklung merasa terkesan dengan pertunjukan instrumen musik khas Indonesia ini. Walau baru pertama kali mencoba tetapi mereka sudah bisa mengikuti lagu-lagu yang dimainkan. ***3***
(T.ZG/C/M016)
(T.H-ZG/C/M. Anthoni/M. Anthoni) 30-04-2014 06:12:10