Minggu, 07 Oktober 2018

RUSIA




UNIDA GONTOR KEMBANGKAN KERJA SAMA DENGAN RUSIA  
Zeynita Gibbons
London,30/9 (Antara) - Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor berkeinginan untuk mengembangkan kerja sama dengan institusi muslim dan perguruan tinggi Rusia dengan diadakannya pertemuan dan penjajakan kerja sama dengan dua universitas terkemuka di Rusia, St. Petersburg State University (SPBGU) di St. Petersburg dan National Research University Higher School of Economics (HSE).

Dalam kunjungan ke Rusia pada tanggal 24 sampai 29 September 2018, Rombongan UNIDA juga mengunjungi Masjid Agung Moskow dan berdiskusi dengan Dewan Mufti Rusia, demikian Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Minggu.

Rombongan UNIDA dipimpin langsung Presiden UNIDA, KH Hasan Abdullah Sahal dan Rektor UNIDA, KH Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi juga sempat mengisi pengajian di dapan masyarakat Muslim Indonesia di Rusia yang tergabung dalam Himpunan Persaudaraan Islam Indonesia (HPII) di Mushola KBRI Moskow.

Prof Amalmengatakan kunjungannya ke Rusia bertujuan untuk dapat menjalin dan mengembangkan networking dengan perguruan tinggi di Rusia. Banyak alumni UNIDA yang memiliki kemampuan dan berkeinginan melanjutkan studinya di luar negeri.

Saat ini terdapat alumni UNIDA yang studi di Rusia. Kerja sama dapat dilakukan dalam bentuk penelitian bersama untuk para dosen dan pertukaran mahasiswa.

Alhamdulillah, perguruan tinggi Rusia menyambut baik untuk bekerja sama dengan UNIDA. Kami optimis untuk lebih intensif lagi menjalin komunikasi dengan mereka, ujarnya.

UNIDA merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang unik berdasarkan sejarah pendirian dan sistem pendidikannya. Meskipun berlandaskan tradisi Islam. UNIDA berkembang sebagai perguruan tinggi swasta modern.

UNIDA tidak hanya memiliki fakultas dan program studi Islam, seperti Fakultas Ushuluddin, Tarbiyah, Syariah, tetapi juga fakultas umum lainnya, yaitu Ekonomi dan Manajemen, Humaniora, Ilmu Kesehatan, serta Sains dan Teknologi. UNIDA telah memiliki kerja sama dengan berbagai peguruan tinggi di luar negeri.

Pengembangan kerja sama dengan HSE di Moskow dapat dititikberatkan pada bidang ekonomi, menajemen, dan humaniora. Sedangkan kerja sama dengan SPBGU di St. Petersburg dapat difokuskan pada bidang sejarah dan budaya Islam, selain bidang-bidang umum lainya, baik ekonomi, humaniora, maupun kesehatan.

Dalam pertemuan UNIDA dengan Dewan Mufti Rusia dibahas pengembangan kerja sama di bidang pendidikan Islam dan upaya-upaya mendekatkan hubungan antara komunitas muslim Rusia dan Indonesia. UNIDA mengundang mahasiswa muslim Rusia untuk belajar di UNIDA.

Wakil Ketua Dewan Mufti Rusia, Damir Hazrat Gizatullin menyampaikan masyakarat muslim Rusia merasa dekat dengan Indonesia dan tetap mengenang Presiden Soekarno yang pernah berkunjung ke Masjid Agung Moskow tahun 1956.

Presiden Soekarno juga berjasa dalam pengembalian fungsi Masjid Agung St. Petersburg sebagai tempat ibadah umat muslim setempat. Indonesia dapat dijadikan contoh bagi kami, seperti dalam penanganan haji. Kami juga mendukung agar mahasiswa muslim Rusia dapat belajar di Indonesia, ujarnya.

Setelah runtuhnya Uni Soviet tahun 1991, komunitas muslim di Rusia mengalami kebangkitan. Masyarakat muslim terus berkembang. Saat ini terdapat sekitar 7000 masjid di seluruh Rusia.  
Menurut Dubes Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi kerja sama pendidikan dan keagamaan dapat turut mendekatkan hubungan antara bangsa Indonesia dan Rusia.

Kerja sama pendidikan dan keagamaan juga dapat berdampak positif pada kerja sama ekonomi, perdagangan dan pariwisata. Rusia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di Eropa dengan jumlah sekitar 20-25 juta orang.

Oleh karena itu, kerja sama dengan Rusia terkait bidang keagamaan, khususnya Islam, juga sangat potensial. Tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga bagi pemasaran beragam produk halal Indonesia, ujar Dubes Wahid.***4*** (ZG)

(T.H-ZG/B/H. Agusta/H. Agusta) 30-09-2018 22:59:10

Isi Audio Download Audio


Sent from Yahoo Mail for iPhone

SWISS


SULSEL-LUZERN SWISS KERJA SAMA PENDIDIKAN VOKASI
Oleh Zeynita Gibbons

London 29/9 (Antara) - Wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan Sudirman Sulaiman berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan menjalin kerja sama dengan Sekolah Manajemen Pariwisata dan Perhotelan IMI di Luzern, Swiss.

Pensosbud KBRI Bern, Sasanti Nordewati dalam keterangan kepada Antara London, Sabtu menyebutkan penandatangan Nota Kesepahaman kerja sama Pendidikan Kejuruan yang berada di kota Luzern, Swiss itu 
disaksikan Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein, Muliaman Hadad.

Penandatangan dilakukan di kampus IMI, 15 kilometer dari pusat Kota Luzern, Swiss. Sekolah Pariwisata International Management Institute (IMI) Luzern menyambut baik kerja sama pendidikan vokasi.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari hubungan baik Pemerintah Swiss dengan Pemerintah Indonesia yang sudah terbina sejak tahun 1971, ketika IMI menjadi Institut pendidikan Swiss yang mendukung pendidikan NHI Bandung. 
Di saat banyak sekolah kejuruan Swiss dicaplok oleh perusahaan asing, IMI mempertahankan reputasinya sebagai satu-satunya sekolah manajemen perhotelan dan pariwisata yang dikelola warga negara Swiss.

IMI juga mengembangkan sayap sebagai sekolah perhotelan pertama Swiss yang melakukan penelitian bidang bisnis berkelanjutan di Asia khususnya di Viet Nam. 
Sudirman Sulaiman mengatakan Propinsi Sulawesi Selatan menyadari masih banyak yang perlu diperbaiki untuk mendorong majunya pariwisata daerah, untuk itu kerjasama dalam
peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang ini menjadi urgent, ujarnya.

Sementara itu Dubes mengatakan monitoring perkembangan kerja sama ini juga tidak kalah penting untuk dilakukan, jangan berhenti sampai level penandatangan MoU.

Setiap kesepakatan kerja sama yang dilakukan Indonesia dengan berbagai pihak harus membawa manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia, kata Muliaman Hadad.

***4***

(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 29-09-2018 16:15:16



Sent from Yahoo Mail for iPhone

SLOWAKIA


PEBISNIS SLOWAKIA AKAN HADIRI FORUM BISNIS JAKARTA
Oleh Zeynita Gibbons

London, 29/9 (Antara) - Sebanyak 22 pebisnis dari Slowakia berencana menghadiri forum bisnis di Jakarta pada 12 Oktober 2018, kata Konselor Pensosbud KBRI Bratislava, Lely Meiliani.

Mereka merupakan bagian dari delegasi Wakil Perdana Menteri/Menteri Keuangan Slowakia Peter Kazimir yang dijadwalkan menghadiri pertemuan tahunan IMF-WB di Bali, 12-14 Oktober, kata Lely kepada Antara London, Jumat.

Ia mengatakan bahwa rencana dan keinginan pebisnis Slowakia untuk berkunjung ke Jakarta, terungkap dalam seminar dan sese info dengan tema "Doing Business in Remarkable Indonesia: Opportunities for Slovak Enterprises" di kota Kosice, Slowakia.

Seminar itu diadakan KBRI Bratislava bekerjasama dengan Kosice Regional Chamber dan EU-Indonesia Business Network (EIBN) untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan bisnis Indonesia-Slowakia serta menginformasikan tentang perdagangan dan investasi Indonesia.

Kota Kosice berjarak 401 km dari Bratislava merupakan kota kedua tebesar di Slowakia dan menjadi pusat bisnis di wilayah timur Slowakia.

Seminar dihadiri lebih dari 30 pengusaha di bagian Timur Slowakia dibuka Dubes RI di Bratislava, Adiyatwidi Adiwoso.

Para pembicara dalam seminar adalah Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Budapest, Wakil Kepala Indonesian Investment Promotion Center di London, Wakil Kepala Perwakilan Bank Indonesia di London dan outreach manager EU-Indonesia Business Network (EIBN) yang berada di Paris.

Dubes Adiyatwidi Adiwoso dalam sambutannya menyampaikan seminar ini diharapkan dapat memberikan update kepada para pebisnis Slowakia mengenai makro ekonomi, perdagangan, dan investasi di Indonesia sehingga mendapatkan pemahaman mengenai peluang bisnis dan investasi di Indonesia.

Ditambahkan hubungan ekonomi Indonesia-Slowakia bersifat komplementer, yaitu Slowakia membutuhkan bermacam komoditas dari Indonesia, sebaliknya Indonesia dapat memanfaatkan keunggulan teknologi dan permodalan Slowakia.

Dubes menyebutkan semakin meningkatnya kunjungan pebisnis Indonesia ke Slowakia pada satu tahun terakhir, antara lain Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia, distributor produk Indonesia yang ada di Eropa, kelompok perusahaan furniture dari Solo, dan pengusaha pariwisata.

Pada kesempatan itu Dubes RI mendorong partisipasi para pebisnis dari kawasan timur Slowakia pada Trade Expo Indonesia 2018.

Sementara, Ketua Kadin Provinsi Kosice Monika Kociova menyampaikan apresiasi kepada KBRI Bratislava dan EIBN yang menyelenggarakan seminar di bagian timur Slowakia.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan dan hasil pertemuan Dubes RI dengan KADIN Kosice pada akhir Juni lalu.  
Ketua Kadin Kosice juga menyebutkan hubungan ekonomi kedua negara semakin berkembang.

Kehadiran para narasumber yang mewakili berbagai unsur memberikan pemahaman mengenai Indonesia dan juga peluang bisnis yang ada. Para pebisnis yang berpartipasi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas digelarnya seminar.

Mereka dinilai sangat antusias dan berdiskusi lebih intens dengan nara sumber karena sebagian besar peserta belum mengetahui perkembangan ekonomi dan peluang bisnis di Indonesia.

Beberapa pebisnis menyampaikan keinginan untuk mendalami peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan dan mempertimbangkan untuk mengikuti Trade Expo Indonesia 2018.

Beberapa bidang dan sektor kerja sama ekonomi yang dapat dikembangkan dengan pebisnis Slowakia, antara lain bidang energi, komoditas seperti kopi, teh, cokelat, rempah-rempah dan pariwisata pengolahan hasil hutan dan sertifikasi makanan dan minuman, pertanian, teknologi informasi, industri kreatif komponen otomotif usaha kecil menengah dan investasi di sektor hotel, restoran, pariwisata.

Seminar dihadiri sekitar 30 pebisnis di wilayah timur Slowakia, Kota Kosice dan Presov, dengan berbagai latar belakang sektor usaha, antara lain teknologi informasi, properti, manufaktur, industri pupuk, makanan, energi, industri pendukung kereta api, tekstil, baja, otomotif, permesinan, media, pariwisata, arsitektur, akunting.

Seminar juga dihadiri Ketua Kadin Provinsi Kosice, Ketua Kadin Provinsi Presov, undur pemerintah setempat, Slovak Business Agency, dan Business Academy Kosice.(ZG)*****3****
(T.H-ZG/B/A.J.S. Bie/A.J.S. Bie) 29-09-2018 01:44:00



Sent from Yahoo Mail for iPhone

UNI EROPA


DUBES: PERDAGANGAN RI-UNI EROPA NAIK 13 PERSEN
Zeynita Gibbons


London,27/9 (Antara) - Duta Besar RI Yuri O Thamrin mengatakan Indonesia bersama dengan Uni Eropa, Belgia, dan Luksemburg, memiliki kerja sama yang terus berkembang, yang terlihat dari nilai perdagangan naik 13 persen dari tahun sebelumnya yaitu 31,5 miliar dolar AS.

Hal itu diungkapkan Duta Besar (Dubes) RI untuk Eropa, Belgia, dan Luksemburg, Yuri O. Thamrin dalam resepsi diplomatik yang diadakan untuk memperingati hari kemerdekaan RI ke-73.

Pensosbud KBRI Brusel, Ance Maylani kepada Antara, London, Inggris, Kamis,mengatakan acara yang digelar Rabu malam itu dihadiri lebih dari 300 orang.

Acara resepsi juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman para pihak yang hadir antara lain pejabat Uni Eropa dan Belgia mengenai capaian dan perkembangan yang dilakukan KBRI dalam peningkatan kerjasama Indonesia dengan Uni Eropa, Belgia dan Luksemburg dalam beberapa tahun terakhir.

Perkembangan kerjasama perdagangan ini akan semakin terfasilitasi merujuk terus berlangsungnya negosiasi perdagangan Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership (IEUCEPA) dimana pada Oktober memasuki tahap perundingan yang keenam.

Lebih lanjut, Dubes RI mengatakan Indonesia mendorong pemahaman Uni Eropa mengenai perkembangan ekonomi dan pembangunan melalui anggota Parlemen Uni Eropa dengan kunjungannya ke Indonesia pada Mei lalu.

Di lain pihak, Menlu RI dan HRVP Uni Eropa juga menjadi figur penting dalam mensinergikan upaya Indonesia dan Uni Eropa menangani berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, seperti peningkatan demokrasi, hak asasi manusia, perdagangan bebas, penanggulangan terorisme, hingga perubahan iklim.

Dubes Yuri lebih jauh mengatakan tahun ini menjadi penting untuk perkembangan kerja sama Indonesia dan Uni Eropa karena pada Juni 2018, Komisi Eropa telah mencabut larangan terbang atau mengizinkan 62 maskapai asal Indonesia terbang ke wilayah Uni Eropa.

Dubes juga menyampaikan kerjasama perdagangan Indonesia dan Belgia mengalami peningkatan sebesar 16 persen dari tahun 2017 yaitu sebesar 1.8 miliar dolar AS.

KBRI menjadi perwakilan yang mendorong peningkatan kerja sama khususnya di bidang industri strategis, maritim, keuangan, industri komponen berpresisi tinggi hingga kerja sama "dual listing" melibatkan Euronext dan Indonesian Stock Exchange.

Begitupun kerjasama Indonesia dan Luksemburg yang terus meningkat. Tahun ini, hubungan bilateral Indonesia dan Luksemburg memasuki usia 45 tahun dan ditandai dengan saling kunjungan kamar dagang kedua negara.

Resepsi juga mengundang "guest of honour" yaitu Walikota Willebroek Eddy Bever yang menyampaikan bahwa Indonesia menjadi negara yang patut dicontoh dalam segi toleransi kehidupan antar masyarakat.

Willebroek terletak di antara Antwerp dan Brussel serta memiliki keuntungan kompetitif sebagai "hub" logistik dan inovasi yang menghubungkan pelabuhan Antwerp dengan kota-kota lain di Eropa.

Karakteristik Willebroek yang unik ini menjadi peluang kerjasama yang dapat dikembangkan dengan kota lain di Indonesia.

Resepsi digelar dalam format pesta kebun dan dihadiri duta besar asing, pejabat institusi Uni Eropa, anggota Parlemen Uni Eropa dan Belgia, investor Belgia, dan diaspora Indonesia di Belgia.***2****

(T.H-ZG/B/R. Fardaniah/C/R. Fardaniah) 27-09-2018 06:52:41



Sent from Yahoo Mail for iPhone

SWEDIA


GAMELAN AWALI KONSER MUSIK KLASIK DEBUSSY DI SWEDIA  
Oleh Zeynita Gibbons
London,25/9 (Antara) - Tembang "Aja Lamis" dimainkan kelompok Gamelan Suka Rencana di Swedia akan membuka konser musik klasik yang khusus membawakan karya-karya Claude Debussy, musisisi kelahiran Perancis yang meninggal tahun 1918.

Ketua Panitia peringatan 100 tahun meninggalnya Claude Debussy, Stefan Bojsten, dalam keterangannya kepada Antara London, Selasa menyebutkan rencana acara itu akan diwujudkan dalam pementasan musik klasik asal Perancis tersebut di Gedung Eric Ericsonhallen, pada 30 September 2018.

Puluhan musisi Eropa khususnya dari Nordik akan memainkan karya Debussy (1862-1918). Sedangkan musisi yang akan memainkan gamelan terdiri dari 12 orang yang kebanyakan adalah warga Swedia.

Ketertarikan masyarakat Swedia akan musik tradisional ini disampaikan oleh Urban Wahlstedt pimpinan rombongan musik Suka Rencana.

Profesor Stefan (82) selaku produser program Piano Visions piano series ini menyatakan pemilihan gamelan adalah sangat tepat mengingat semasa hidupnya Debussy terinspirasi dengan musik tradisional Jawa.

"Kami sebagai penggemar musik gamelan bertujuan untuk melihat kembali gema peradaban gamelan dan sekaligus ingin mendalami mengapa Debussy menyukai gamelan Professor Stefan yang saat ini aktif mengajar di Royal College of Music di Stockholm ini.  
Sementara itu Urban Wahlstedt, seorang dalang wayang kulit berbahasa Swedia dan penabuh demung ini mengakui mendapatkan kedamaian ketika memainkan instrument tradisional Jawa.  
Untuk acara peringatan tersebut, Urban dan kelompok music bernama Suka Rencana telah mempersiapkan lagu "Aja Lamis" ciptaan almarhum Ki Narto Sabdo untuk dipentaskan.

Menurut Professor Stefan Bojsten salah satu gending gamelan yang mempengaruhi musik Debussy terdapat pada karya "Pagoda".

Dubes RI untuk Swedia Bagas Hapsoro menyatakan acara ini diharapkan menjadi bagian media untuk menyapa peradaban dalam ruang dan waktu tak terbatas.

"Kita patut berbangga bahwa kesenian tradisional kita juga dihormati di negeri orang. Oleh karena itu patut kita lestarikan," kata Bagas.

Selain mengiringi wayang kulit dengan dalang Urban Wahlstedt Kelompok Gamelan ini pernah beberapa kali mempertunjukkan kebolehannya di depan umum. Terakhir di ajang Pesta Rakyat tanggal 18 Agustus 2018 saat merayakan HUT RI ke-73.(ZG)***4***



(T.H-ZG/B/Subagyo/C/Subagyo) 25-09-2018 22:25:32



Sent from Yahoo Mail for iPhone

SILAT

DEMAM PENCAK SILAT PUN SAMPAI KE INGGRIS 

Oleh Zeynita Gibbons
Sekitar 100 warga Inggris yang ada di London mulai anak-anak hingga dewasa dan orang tua baik pria maupun wanita dengan antusias mengikuti workshop atau pelatihan pencak silat dalam acara Festival Pencak Silat.

Kegiatan itu digelar untuk pertama kalinya oleh KBRI London bersama Federasi Pencak Silat United Kingdom (PSF UK) dengan melibatkan lima perguruan silat yang ada di Inggris di gedung olah raga Seymour Centre, London, baru-baru ini.

Kelima perguruan silat yang terlibat dalam sesi workshop yang dibagi dalam lima perguruan itu dengan rotasi pengajar setiap 30 menit. Dalam hal ini setiap peserta workshop mendapat pengalaman belajar silat dari lima perguruan yang berbeda, yakni Perguruan Gerak Ilham, Kuntao Matjan, Silek Harimau Minangkabau, Panglipur serta Persaudaraan Setia Hati Teratai yang memandu sekitar 20 peserta kegiatan yang mengikuti latihan pencak silat.

Sebelum acara workshop para penonton dengan antusiasme menyaksikan seluruh pesilat menampilkan berbagai jurus. Dengan lincah masing-masing pesilat dari berbagai perguruan secara bergiliran memperlihatkan kemampuan seni bela diri yang memiliki keragaman dan keunikan itu.

Ada yang tampil beregu, melakukan rangkaian jurus yang teratur dan kompak. Ada juga yang menampilkan skenario perkelahian baik dengan tangan kosong dan menggunakan beberapa peralatan seperti tongkat, golok maupun kipas. Tidak kalah menarik tampilan solo Kurniati, mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S-3 di Birmingham.

Mewakili Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai, Kurniati tampil begitu menawan, gerakannya yang gemulai, memperlihatkan kualifikasinya sebagai atlet nasional silat Indonesia. Tepuk tangan penonton seringkali menyelingi penampilan pesilat dari berbagai perguruan tersebut.

Animo masyarakat untuk mengetahui dan belajar pencak silat cukup besar terbukti dengan banyaknya pendaftaran, bukan hanya dari mereka yang awam bela diri, tapi juga penggemar bela diri khususnya fans Cecep Rahman," ujar Kurniati Rahayuni dari Perguruan Persaudaraan Setia Hati Teratai kepada Antara London.

Menurut Kurniati Rahayuni yang tengah menuntut ilmu di Cultural Sport psychology di School of Sport, Exercise & Rehabilitation Sciences (SPORTEXR) University of Birmingham yang ikut memandu pencak silat diikuti dengan antusias oleh peserta. "Mereka menjadi paham kalau pencak silat bukan hanya bentuk beladiri, tapi juga memiliki aspek olahraga, seni dan pendidikan mental spiritual," ujar Kurniati yang pernah bertanding di beberapa even Internasional seperti Asean University Games di Vietnam, di Malaysia, dan Singapore Open International Championship, mewakili Indonesia di Tunggal Putri dan pernah mendapat juara 1.

Diakuinya banyak peserta yang bertanya serta menyatakan ketertarikannya terhadap pencak silat dan kini mereka pahami pencak silat merupakan bagian dari budaya Indonesia yang kaya, ujar Kurniati Rahayuni yang mengakui kesuksesan Indonesia di Asian Games.

"Kalau dari saya sebagai pengamat pencak silat memang kulminasi hasil dari kerja keras yang cukup lama. Para juara pencak silat di Asian Games punya track record di kejuaraan nasional dan internasional, didukung tim pelatih yang solid," ujar Kurniati.

Diakuinya sejak Asian Games dimana olahraga Pencak silat banyak menyumbangkan medali, demam pencak silat menjalar ke seluruh negeri bahkan sampai di Inggris.

Menurut Kurniati, sangat menarik demam pencak silat sampai ke penjuru dunia, bagus sekali masyarakat Indonesia dan Eropa jadi demam pencak silat, kalaupun mereka tidak jadi atlet atau bintang film seperti Cecep Rahman, setidaknya bisa menyebarkan pola hidup sehat, aktif, mengalihkan remaja dari bahaya narkoba dan pornografi dan juga bisa menjadi media untuk menambah wawasan pertemanan.

Dubes Rizal Sukma yang meresmikan Festival Pencak Silat mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan PSF UK selama ini dalam mengembangkan dan mempromosikan pencak silat di Inggris. Sebagai warisan budaya leluhur bangsa Indonesia, Pencak Silat merupakan asset budaya Indonesia yang perlu dilestarikan dan dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan Inggris dan Indonesia melalui jalinan people-to-people contact.

Festival Pencak Silat 2018 terasa istimewa dengan kehadiran ¿Kang¿ Cecep Arif Rahman, pesilat dari Perguruan Panglipur membintangi beberapa film berkelas dunia, diantaranya The Raid 2 dan Star Wars: The Awakening Forces.

Kang Cecep tampil bersama dua orang pesilat dari Indonesia menampilkan drama perkelahian tiga arah yang sangat menarik, dimana ketiga pesilat memperlihatkan teknik pukulan, tendangan, sapuan, kuncian dan bantingan yang sangat apik. Decak kagum penonton yang sesekali berteriak menunjukan kekagumannya saat menyaksikan pertunjukan pencak silat yang jarang disaksikan di Inggris.

Dave, salah seorang penonton merasa beruntung dapat menyaksikan penampilan Kang Cecep yang dikatakannya persis seperti yang ia lihat dalam film The Raid 2.

Sementara itu perguruan Pentjak Silat Kuntao Matjan yang merupakan bagian dari Federasi Pencak Silat UK (PSF UK) mengakui Festival Pencak Silat merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk mempromosikan pencak Silat di Inggris.

Pengurus perguruan Kuntao Matjan Dave White, mengakui keterlibatan nya dalam Festival Pencak Silat atas undangan KBRI London dan sebelumnya Kunto Matjan juga diundang untuk berdemonstrasi di sebuah acara pada awal tahun di kota Oxford.

Perguruan Kunto Matjan bermarkas di desa kecil di Inggris dan melakukan latihan setiap Senin dan Rabu di sebuah hall di Denham Village Memorial Hall, Denham Village, Bucks, Inggris.

Ketua Federasi Pencak Silat Inggris (PSF UK) Aidinal Alrashid kepada Antara mengatakan bahwa PSF UK adalah satu-satunya organisasi nasional untuk Silat yang ada di Inggris yang disetujui dan diakui secara resmi oleh badan dunia 'PERSILAT'.

Menurut Aidinal Alrashid, PSF UK didirikan oleh para guru dari dua sekolah Silat yang berbasis di London: Silat Gerak Ilham Bugis-Makassar (GI) dari Sulawesi dan Silat Perisai Diri (PD), yang berbasis di Jawa. Para guru kedua perguruan itu diakui sebagai guru/instruktur dari gaya Silat masing-masing dan telah mengajar Silat di Inggris selama bertahun-tahun.

Dengan digelarnya Festival Pencak Silat di Kerajaan Inggris dan juga keberhasilan Indonesia di Asian Games dan makin populernya olahraga pencak silat di Inggris maka adanya harapan Pencak silat masuk dalam Olimpiade bukan hal yang mustahil apalagi 
pencak silat di Inggris makin populer dan juga diberbagai negara di Eropa yang sering mengelar kejuaraan. ***4***
(ZG)
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 21-09-2018 06:19:36




Sent from Yahoo Mail for iPhone

SOPIA




PROSESI KEJAYAAN SRIWIJAYA PUKAU WARGA BULGARIA  
Zeynita Gibbons

London, 25/9 (Antara) - Prosesi yang menunjukkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-4 dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-73 dan memperingati 62 tahun hubungan bilateral RI-Bulgaria memukau undangan di gedung Military Club Sofia, pada akhir pekan.

Prosesi itu menampilkan iringan penari membawa bokor sirih di atas tandu yang membawa penari dan penyanyi Bulgaria dengan melantumkam Gending Sriwijaya.

Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Sofia, Nurul Sofia kepada Antara London, Selasa menyebutkan acara resepsi itu dihadiri sekitar 400 pengunjung dari berbagai kalangan pemerintah, perwakilan diplomatik, pebisnis, dan akademisi.

Hampir semua tamu terpukau dan kagum serta menyatakan luar biasa bagus dan menyebutkan sebagai acara yang tidak terlupakan, katanya.

Resepsi diplomatik yang digelar KBRI Sofia dibalut dalam "Wonders of Indonesia 2018" berupa fashion show karya designer Indonesia Ghea Panggabean, pagelaran busana Regalia Nusantara dengan berbagai jenis songket Sumatera Selatan, pameran foto dan tekstil tua nusantara, serta pengalangan dana untuk korban gempa di Lombok.

Penari yang membawa bokor sirih usai menari memberikan sirih kepada Dubes RI Sofia, Sri Astari Rasjid dan Raja Bulgaria Simeon II yang menjadi tamu kehormatan dan Wakil Menlu Bulgaria Todor Stoyanov 
Dubes RI Sofia Sri Astari Rasjid mengatakan Bulgaria merupakan salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Balkan. Dengan digelarnya acara "Wonders of Indonesia 2018" tersebut tidak hanya menunjukkan kuatnya hubungan kedua negara tapi juga membuka potensi peningkatan hubungan yang lebih baik di masa mendatang.

Sementara itu Wakil Menlu Bulgaria mengapresiasi upaya promosi yang dilakukan KBRI Sofia selama ini.

Ibu-ibu dari Regalia Nusantara dalam acara fashion show, ditampilkan bebagai keindahan Busana Nusantara Indonesia, diikuti peragawati internasional yang menampilkan berbagai koleksi modern dengan sentuhan motif etnik Ghea Pangabean.

Khusus untuk Wonders of Indonesia Night, rancangan Ghea terinspirasi oleh budaya Sumatera yang disebut "SwarnaDwipa" atau pulau emas. Busana itu terdiri dari kebaya, kaftan, dan tunik dari tenun songket dan jumputan. Selain itu ditampilkan batik bermotif Prada keemasan dari Kraton Jawa. Inisiatif KBRI untuk menampilkan perancang Indonesia ini merupakan upaya untuk mendukung Industri Kreatif Indonesia.  
Ghea Pangabean mengakui merupakan hal yang tidak mudah untuk menciptakan pasar di komunitas fashion Eropa yang memiliki perbedaan kesukaan warna dan gaya. Namun bagi Ghea hal tersebut merupakan tantangan tersendiri untuk selalu membawa kekayaan budaya, tekstil, dan sejarah indonesia ke dunia internasional.

Acara resepsi diplomatik tersebut ditutup oleh dua orang penyanyi Bulgaria yang menyanyikan lagu-lagu Indonesia, Bulgaria, dan Internasional. Sebelumnya diadakan lelang koleksi wayang, kain, dan alat musik tradisional untuk korban gempa Lombok yang diinisiasi Sahabat Peduli Indonesia.

Lembaga ini juga membuka gerai penjualan barang-barang etnik buatan Lombok dan kotak donasi yang seluruh hasilnya akan dipergunakan untuk membantu masyarakat di Lombok yang kena musibah khususnya dalam program air bersih dan sanitasi.

Resepsi diplomatik dan fashion show Ghea mendapat dukungan Bank Negara Indonesia, Indofood Serbia, Rumah Pesona Kain, Regalia Nusantara, Metro TV, Kemendik.

Para pengunjung juga disuguhi berbagai macam kuliner nusantara mulai dari sate, rendang, nasi kuning, ikan pesmol, martabak, mie goreng, onde-onde hingga dadar gulung.(ZG) ***4***


(T.H-ZG/B/B. Santoso/B. Santoso) 25-09-2018 17:41:45



Sent from Yahoo Mail for iPhone