Selasa, 11 Agustus 2009

PELITA HARAPAN RAIH PENGHARGAAN POLANDIA

KESENIAN PELITA HARAPAN RAIH PENGHARGAAN KHUSUS POLANDIA

London, 11/8 (ANTARA) - Tim kesenian Universitas Pelita Harapan Jakarta yang diperkuat 35 orang menjadi satu dari enam negara penerima penghargaan khusus kategori keunikan alat musik tradisional dalam suatu festival di Polandia.

Dalam pengumuman panitia, tim Indonesia itu meraih penghargaan khusus bersama tim dari Kroasia, Hungaria, Ceko, Yunani, dan Polandia.

Jubir KBRI Warsawa Any Muryani dalam keterangannya yang diterima Koresponden Antara London, Selasa menyebutkan bahwa Festival "46th Beskidy Highlanders Week of Culture", Polandia, merupakan bagi dari kegiatan festival internasional yang dikoordinasikan oleh lembaga kerjasama kebudayaan dunia (CIOFF).
Festival tahunan itu sudah berlangsung selama 46 kali.

Dalam Festival yang berlangsung di berbagai kota di wilayah perbatasan Polandia dan Ceko dan Slovakia, di Wisla, Istebna, Szczyrk, Auschwitz, Zywiec, Bielsko-Biala, dan Makow Podhalanski semua peserta mengikuti pertunjukan maupun kompetisi untuk memilih peserta terbaik.
Sementara juri dari sejumlah negara memberikan penilaian kepada seluruh peserta.

Menurut juru bicara KBRI Warsawa, mengutip penjelasan direktur Marek Regel kepada Dubes RI Warsawa Hazairin Pohan di Zywiec tim kesenian UPH juga berhasil mengukuhkan keberadaan Indonesia melalui budaya eksotik tari-tarian tradisional dari Nusantara.

Pada saat itu, tim kesenian UPH tampil bergiliran dengan Slovakia dan Ukraina di hadapan ribuan penonton di gedung amfiteater di Zywiec, selatan Polandia.

Indonesia untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam festival tersebut dalam rangka memperkenalkan keunikan budaya Indonesia sekaligus mempromosikan berbagai daerah untuk tujuan wisata.
Tim Kesenian Universitas Pelita Harapan Jakarta tampil dalam berbagai nomor tarian, antara lain dari Jakarta, Kalimantan, Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh, dengan iringan musik tradisional secara langsung. ***5***
(T.H-ZG/C/s018/s018) 11-08-2009 20:26:03

Pesta Rakyat di Praha

Pesta Rakyat Sambut HUT RI Ke-64 di Praha

Selasa, 11 Agustus 2009 04:57 WIB | Peristiwa | Umum | Dibaca 228 kali
London (ANTARA News) - Masyarakat Indonesia yang berdomisili di Praha bersama sejumlah sahabat Indonesia turut meramaikan peringatan HUT RI ke-64 dengan mengikuti berbagai pertandingan olah raga di KBRI Praha yang diselenggarakan pada akhir pekan.

Dubes RI untuk Republik Ceko Salim Said membuka acara pesta rakyat itu dengan melempar busur pada pertadingan Darting dan dilanjutkan dengan menyampaikan sambutan singkat mengenai pentingnya memperingati hari kemerdekaan.

Sekretaris I Pensosbudpar KBRI Praha, Azis Nurwahyudi mengatakan kepada koresponden Antara London, Selasa bahwa dalam acara tersebut digelar berbagai macam lomba.

Perlombaan untuk anak-anak dari berbagai umur seperti membawa bola, mewarnai, makan kerupuk dan berebut kursi yang diiringi musik menarik perhatian tidak saja anak-anak Indonesia tetapi juga anak Ceko yang ikut memeriahkan acara tersebut.

Selain itu juga diselenggarakan pertandingan olah raga untuk dewasa, seperti melempar darting, billiard, tennis meja, tarik tambang dan bulu tangkis, ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut telah menyulap lingkungan KBRI Praha layaknya seperti kampung-kampung di tanah air menjelang peringtan HUT RI.

Kemeriahan makin terasa dengan disajikannya makan siang ala Barbeque dimana semua peserta dapat sepuas hati membakar daging sapi, kambing dan ayam yang mereka inginkan, kata Azis Nurwahyudi.(*)

COPYRIGHT © 2009

Rabu, 05 Agustus 2009

INDONESIA IKUTI PERTEMUAN WORLD BLIND

INDONESIA IKUTI PERTEMUAN WORLD BLIND UNION RIGHT DI LONDON

London, 5/8 (ANTARA) - Indonesia berpartisipasi dalam pertemuan "World Blind Union Human Rights and Advocacy Meeting" yang digelar di London dari tanggal 5 hingga 8 Agustus mendatang.

Dalam pertemuan yang diadakan World Blind Union di London itu Indonesia diwakili Rina Prasarani dari Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), kata Sekretaris Satu Pensosbud KBRI London kepada koresponden Antara London, Rabu.

Rina yang sehari-harinya menjabat sebagai Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan DPP Pertuni, ditugasi untuk menjadi wakil Indonesia pada pertemuan tersebut, ujarnya.

Dikatakannya, pertemuan tersebut merupakan inisiatif WBU untuk perjuangan Human Rights dan pemberian Advocacy bagi kaum tunanetra di dunia, termasuk Indonesia.

Ketua Royal National Institute of Blind People (RNIB) yang bermarkas di pusat kota London, Lord Low of Dalston, secara khusus mengundang Indonesia untuk mengikuti pertemuan yang digelar oleh WBU tersebut.

WBU adalah organisasi yang mewakili 160 juta tunanetra di dunia dari 177 negara, yang bertujuan memperjuangkan kepentingan dan hak-hak para tunanetra di forum internasional.

Tujuannya antara lain untuk menghilangkan diskriminasi, mempromosikan kemampuan para tunanetra dan memperjuangkan partisipasi dan persamaan hak para tunanetra.

Pertemuan mengenai hak asasi dan advokasi ini merupakan langkah untuk membentuk komite yang akan mengkoordinasikan dan memonitor persamaan hak dan pemberian advokasi bagi penyandang tunanetra.

Selain itu, juga bertujuan untuk membangun strategi dalam pemberian advokasi ketika para tunanetra menerima perlakuan diskriminasi dan persamaan haknya tidak dipenuhi.

***5***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/I011/I011) 05-08-2009 23:12:46

Sabtu, 01 Agustus 2009

KBRI MADRID GELAR MALAM INDONESIA

KBRI MADRID GELAR MALAM INDONESIA

London, 1/8 (ANTARA) - Pertunjukan gamelan Jawa oleh Grup Gamelan KBRI Madrid dan tarian yang dibawakan Grup Wayang Srikandi, belum lama ini, menarik perhatian sekitar 350 pengunjung "Malam Indonesia" di ruang terbuka alun alun kota Cuenca, sekitar 180 km dari Madrid.

Pergelaran seni dan budaya Indonesia ini dilaksanakan setiap tahun, dan merupakan bagian dari persiapan kota Cuenca sebagai pusat budaya Eropa 2016, ujar Allen Simarmata, koordinator Fungsi Sosbudpen KBRI Madrid kepada koresponden Antara London, Sabtu.

Dikatakannya, pergelaran itu berlangsung nonstop hampir satu setengah jam. Grup gamelan KBRI di antaranya membawakan lagu Gangsaran, Kebogiro, Bendrong, Sluku-sluku Batok, Manyar Sewu, Ayun-ayun, dan Bubaran Udan Mas.

Sementara tari yang ditampilkan adalah Tari Golek Sunda, Tari Cendrawasih, Tari Joget Bumbung dan Tari Panyembrama dari Bali, Tari Bajidor Kajot, dan Tari Payung dari Jawa Barat.

Menurut Allen Simarmata, penonton termasuk Dirjen Kebudayaan Pemko Cuenca dan staff yang memenuhi belahan alun-alun kota Cuenca, dengan penuh perhatian menyaksikan pertunjukan tersebut.

Pada akhir pertunjukan gamelan, penonton diajak naik ke pentas menjajal kebolehan memainkan alat musik tabuh gamelan, dipandu Suyanto, guru gamelan alumnus STSI Yogyakarta, yang juga menjadi lokal staf KBRI Madrid.

Tepuk tangan pengunjung lebih membahana lagi ketika anak anak dan pengunjung dewasa yang dilatih secara instan mampu membawakan lagu gamelan sluku sluku batok dengan irama yang kompak, demikian Allen Simarmata. (U-ZG) ***5***
(T.H-ZG/B/H-KWR/H-KWR) 01-08-2009 23:35:37

INDONESIA DI GUA AGGTELEK HUNGARIA

PROMOSI INDONESIA DI GUA AGGTELEK HUNGARIA

London, 1/8 (ANTARA) - KBRI Budapest menggelar pameran wisata dan budaya bertajuk "Indonesia Day", dengan menampilan tari serta musik tradisional di gua raksasa Aggtelek Hungaria, belum lama ini.

Gua sepanjang 37 kilometer itu di antaranya lima kilometer menjorok ke wilayah Slovakia.

Pergelaran berkaitan dengan Festival Internasional Gomor Torna itu juga diisi ceramah Dubes RI untuk Hungaria, Mangasi Sihombing.

Sekretaris III, Pensosbud KBRI Budapest, Patricia L.L.L. Silalahi, kepada koresponden Antara London, Sabtu, mengatakan, Festival Internasional Gomor Torna diikuti 40 kelompok seni dan budaya dari Hungaria, Indonesia dan Slovakia, dan berlangsung hingga 2 Agustus.

Dikatakannya, pameran produk Indonesia diadakan di Hotel Cseppko, yang berjarak sekitar 500 meter dari mulut gua Aggtelek. Kegiatan ini digelar KBRI Budapest bersama Indonesian Trade Promotion Center, atas dukungan importir Hungaria.

Produk-produk yang dipamerkan antara lain kerajinan tangan, mebelair, produk makanan olahan, serta sampel tenunan dan brosur produk unggulan lainnya.

Selain pameran produk komoditi juga diadakan pameran foto wisata yang diresmikan Dubes Mangasi Sihombing bersama Salamon Gabor, direktur Aggtelek National Park.

Sekitas 300 undangan termasuk Walikota Rudabanya menyaksikan acara kesenian yang menampilkan tari dan musik dibawakan sanggar KBRI di panggung konser yang tersedia dalam gua.

Sebanyak 15 anggota Sanggar KBRI menampilkan musik dan tari tradisional, seperti Tortor Tandok dari Sumatra Utara, Tari Rantak dari Sumatera Barat, dan Tari Jaipongan Ronggeng Beken dari Jawa Barat.

Sementara musik tradisional Indonesia yang ditampilkan antara lain Degung Sunda dari Jawa Barat, Gamelan Rindik dari Bali, serta Gondang Batak dari Sumatra Utara.
Dalam ceramahnya yang berlangsung secara interaktif Dubes menjelaskan perkembangan hubungan baik Indonesia-Hungaria, termasuk dalam ekonomi perdagangan, politik dan sosial budanya.

Menurut Dubes, terdapat beberapa investasi baru Hungaria di Indonesia, di antaranya di Papua dan Sumatra Selatan.

(U-ZG)***5***
(T.H-ZG/B/H-KWR/H-KWR) 02-08-2009 00:16:48

TEMU BISNIS DENGAN PENGUSAHA INGGRIS

KBRI GELAR TEMU BISNIS DENGAN PENGUSAHA INGGRIS

London, 1/8 (ATARA) - KBRI London bekerja sama dengan Bank Indonesia, BKPM dan perwakilan Bank Mandiri serta Bank BNI di London mengelar temu bisnis yang dikemas dalam acara "Business Luncheon" dan "Briefing Indonesia's Macro Economy and Business Opportunity" di gedung KBRI London.

Temu bisnis pasca peledakan bom di Jakarta itu dibuka Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia, Yuri O. Thamrin dan dilanjutkan dengan presentasi oleh Staf Ahli Deputi Gubernur BI, Made Sukada mengenai perkembangan terakhir kondisi makro ekonomi Indonesia.

Sekretaris Satu KBRI London Novan Ivanhoe Saleh kepada koresponden Antara London, Sabtu mengatakan, Deputi Kepala BKPM Bidang Promosi Investasi, Darmawan Djajusman, memaparkan mengenai iklim bisnis di serta potensi investasi di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu Kepala BKPMD Pemda Provinsi Kepulauan Riau, Syed Muhammad Taufik menjelaskan mengenai potensi bisnis terutama dengan pelaksanaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah Pulau Batam, Bintan dan Karimun.

Kegiatan "Business Luncheon" menarik perhatian pelaku usaha terkemuka dari berbagai sektor di Inggris seperti industri manufacturing, energi, infrastruktur, perdagangan dan jasa keuangan.

Diantaranya dari British Petroleum, Jardine Matheson, Arcelor Mittal, Rio Tinto, Prudential, Standard Chartered Bank, Sumitomo Bank, Barclays Capital, De La Rue, JP Morgan dan Westpac Bank.

Selain itu juga hadir wakil dari United Kingdom Trade and Investment (UKTI), Head of Pacific Rim, Peter Millman dan wakil dari Indonesia-British Business Council (IBBC), Ramesh Kaler.


Forum Fujitsu
Sehari sebelumnya KBRI London mengelar acara jamuan makan malam yang digelar Fujitsu Executive Institute dengan menampilkan Dubes Yuri Tharim sebagai pembicara dengan topik "Indonesia-the growing economic force in Asia that you need to understand".

Jamuan makan malam yang diadakan Fujitsu Executive Institute bertempat di Grosvenor House Hotel, London dimanfaatkan sebagai forum untuk memberikan informasi mengenai Indonesia kepada dunia usaha dan investasi serta pemerintah Inggris.

Dubes Yuri Thamrim, menjelaskan keberhasilan yang dicapai Indonesia selama ini yang menjadi satu negara yang "favourable" di dunia.

Dengan kemampuan Indonesia menghadapi krisis keuangan dunia saat ini serta proses reformasi yang dijalankan dan pelaksanaan Pemilu yang demokratis dan aman, Indonesia dipandang sebagai negara demokrasi yang stabil dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia.

Dubes berharap meskipun terjadi peledakan bom di dua hotel mewah di pusat bisnis Jakarta baru baru ini, tidak menyuruti kalangan usaha di Inggris memberikan apresiasi atas keberhasilan dan kemajuan dicapai Indonesia selama ini.

Fujitsu Executive Institute (FEI) didirikan tahun 2004, merupakan kelompok diskusi yang terdiri dari Chief Executives dan Chairpersons yang diselenggarakan setiap empat bulan membahas isu-isu strategis terkait dengan negara-negara di Asia Pasifik (emerging Asia-Pacific economies).

***5***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/A023/A023) 01-08-2009 10:56:54

Kamis, 30 Juli 2009

PRODUK INDONESIA CURI PERHATIAN DI LA FOIRE DE LIBRAMONT

PRODUK INDONESIA CURI PERHATIAN DI LA FOIRE DE LIBRAMONT

London,29/7 (ANTARA) - Kopi dan produk pertanian Indonesia mencuri perhatian publik dalam pameran La Foire de Libramont yang diadakan di kota Libramont, kota kecil di provinsi Luxembourg di sebelah tenggara Belgia yang berpenduduk sekitar 10,000 jiwa.

Sekretaris Ketiga Pensosbud/Diplik KBRI Brussel, Royhan N. Wahab, kepada koresponden Antara London, Rabu mengatakan Indonesia kembali berpartisipasi untuk kedua kalinya dalam pameran pertanian terbesar di Eropa tersebut.

Pameran yang digelar untuk ke 75 kalinya sejak 1926 itu diikuti tidak hanya pelaku pertanian di Belgia, tetapi juga beberapa negara Eropa seperti Belanda, Jerman, Perancis, Luksemburg, dan Austria.

Lebih dari 700 peserta yang mempromosikan produk pertanian dan peternakan mulai dari sapi hingga mesin-mesin alat berat menjadi ajang bisnis dan promosi Eropa dalam bidang pertanian, peternakan, kehutanan, serta produk industri turunan hasil pertanian.

Menurut Roy, pameran pertanian terbesar dari seluruh pameran pertanian yang ada di seluruh Eropa dan bahkan dunia itu, berhasil menyedot sekitar 200.000 pengunjung.

Sementara Atase Pertanian KBRI Brussel, Dr. Edy Hartulistyoso, mengatakan tahun lalu, Indonesia untuk pertama kalinya ikut dalam pameran yang diadakan di kota Libramont.

Indonesia pada 2009 mengupayakan agar tidak hanya sekedar ikut serta dan memperkenalkan produk pertanian Indonesia dalam pameran tetapi mempromosikan hasil-hasil pertanian Indonesia dan ikut bersaing di pasar Eropa.

Menurut Edy, terdapat beberapa produk pertanian Indonesia yang tidak dimiliki Eropa dan apabila dikelola dan dikemas dengan baik, akan menjadi senjata ampuh untuk menguasai pasar pertanian di Eropa.

Sekjen Departemen Pertanian, Hasanuddin Ibrahim, dan beberapa pejabat dari Departemen Pertanian ikut hadir dalam pameran pertanian Libramont, juga pejabat Departemen Perindustrian hadir dalam acara tahunan tersebut.

Sumatera Selatan
Gubernur Sumatera Selatan, Alex Nurdin yang melakukan kunjungan kerja ke Belgia dalam rangka menggali potensi kerjasama investasi dan perdagangan, memberangkatkan misi perdagangannya ke Belgia untuk mengikuti pameran pertanian di Libramont tersebut.

Dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Eppy Mirza Hamzah, Sumsel berupaya menggali potensi daerah untuk dikembangkan dan dipromosikan dalam upaya meningkatkan produk ekspor Indonesia khususnya daerah itu.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Sumsel, Ir. Sarimuda, MT menyampaikan keinginan Gubernur Alex Nurdin untuk mengharumkan nama bangsa melalui keikutsertaan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam pameran Libramont 2009 ini.

"Kami tidak hanya berbicara Sumatera Selatan, tetapi juga Indonesia yang sangat kaya dengan produk pertanian dan memanfaatkan kesempatan yang ada," ujar Eppy menirukan pesan Gubernur Alex Nurdin sebelum misi perdagangan yang diikuti 14 pengusaha menuju Belgia.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Belgia merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa, Nadjib Riphat Kesoema menyambut baik keinginan kuat Sumatera Selatan dalam pameran pertanian Libramont 2009 ini.

Produk-produk pertanian Indonesia memiliki potensi sangat kuat untuk bersaing dengan produk-produk pertanian Eropa, ujar Nadjib.

Menurut Nadjib, produk-produk pertanian Indonesia yang dipromosikan saat ini masih terbatas pada hasil alam. Diharapkan di masa datang Indonesia mampu memperlihatkan kemajuan teknologi pertanian dengan menampilkan alat-alat mesin pertanian sebagai pengaruh positif globalisasi.

"Selain diplomasi budaya, khusus 2009 ini, diplomasi ekonomi terutama promosi produk-produk pertanian menjadi salah satu prioritas kerja KBRI Brussel," ujar Nadjib.

"Saya juga menyampaikan penghargaan pemerintah RI kepada seluruh peserta tanpa kecuali yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti pameran Libramont di Belgia ini," ujar Dubes di sela-sela kunjungannya ke pameran Libramont.

Lebih dari 10 pengusaha yang bergerak di bidang pertanian, kehutanan, serta turunan dari hasil pertanian mengikuti pameran diantaranya PT. Exotic Coffee dari Jakarta yang membawa promosi kopi Luwak menjadi salah satu pusat perhatian publik dan pelaku pertanian maupun bisnis di Eropa.

Selain itu, terdapat beberapa perusahaan lainnya seperti PT Pusaka Kujang Mas yang memperkenalkan dan mempromosikan minuman jahe dan bandrek yang mendapatkan sambutan hangat dari pengunjung.

PT. Sarinah di Jakarta juga ikut hadir untuk mencari peluang sebagai pelaku usaha produk pertanian dan kehutanan sekaligus menjajaki kesempatan selaku mediator dari transaksi yang diminati pasar di Eropa.

Salah seorang pengunjung dari Trading House di Belgia, Heidy Nederloff, menunjukkan ketertarikannya kepada produk kopi Indonesia yang memiliki keunikan dan daya tarik baik dari rasa maupun aromanya.

"Kopi luwak yang sangat terkenal rasa dan aromanya dihasilkan melalui proses yang sangat tidak diduga," ujar seorang pengunjung yang hadir.

PT Damar Kencana Mustika yang memperkenalkan produk kehutanan berupa kayu damar menarik perhatian pelaku usaha di Belgia khususnya dunia usaha furnitur yang memiliki ketertarikan terhadap damar sebagai bahan baku yang ramah lingkungan untuk proses furnish/polish furnitur.

***5***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/S004/S004) 29-07-2009 08:06:17