Kamis, 27 September 2018

SEOUL

RENDANG DAN UDANG BUMBU BALI JADI FAVORIT DI SEOUL
Zeynita Gibbons

London,17/9 (Antara) - Rendang dan Udang Bumbu Bali dari sekian menu Indonesia yang disajikan, ternyata paling banyak diminati pengunjung La Seine Restaurant, restoran bintang 5 di jantung kota Seoul tempat digelarnya Festival Kuliner Indonesia selama seminggu penuh, sejak dari tanggal 9 hingga 15 September lalu.

Pensosbud KBRI Seoul Purno Widodo kepada Antara London, Senin mengatakan Festival juga berhasil menarik lebih dari 6000 pengunjung selama kurun waktu tersebut.

Banquet Manager Lotte Hotel Seoul, Daniel Song tempat La Seine Restaurant berada, mengatakan biasanya pengunjung restoran harian rata-rata hanya berjumlah 250 orang.

Ahli kuliner Indonesia, William Wongso beserta dua asistennya secara khusus didatangkan untuk kegiatan yang didukung Kementerian Pariwisata Indonesia dan KBRI Seoul ini.

William Wongso dan tim menyiapkan menu-menu Indonesia untuk sarapan dan makan malam selama festival, antara lain, Lontong Cap Go Meh, Soto Ayam, Selada Bangka, Ikan Goreng Dabu-dabu, Rendang, Udang Bumbu Bali dan Nasi Goreng Kampung. Sementara untuk pencuci mulut disediakan Kolak, Cendol dan Carang Gesing.

Selain itu, menu dari tempe seperti sayur lodeh dan tempe goreng juga disajikan. Tempe saat ini bukan lagi barang asing di Korea Selatan.  
Pasangan artis Korsel yaitu Seok Young Oh dan Hong Seok yang mempopulerkannya. Sebelumnya, pasangan artis tersebut belajar membuat tempe dari pengusaha tempe Indonesia di Jepang bernama Rustono. Kini pasangan artis tersebut telah membuat tempe di daerah Taean dengan produksi lebih dari 500 bungkus per harinya.

Dubes RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, mengatakan Festival kuliner Indonesia ini diselenggarakan bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan pada 9-11 September 2018. Restauran tempat diselenggarakannya festival adalah restoran di hotel yang juga menjadi tempat menginap Presiden RI, ujarnya.

Masyarakat Korea Selatan menggemari makanan dengan cita rasa pedas. Makanan Indonesia yang lebih kaya akan bumbu sangat mengena di lidah orang Korea Selatan.

Tidaklah heran jika makanan Rendang dan Udang Bumbu Bali menjadi favorit selama festival.

William Wongso, menceritakan pengalamannya tiga tahun lalu saat mengikuti festival yang sama di Seoul. "Sekitar tiga tahun lalu orang Korea tidak menyukai cita rasa Rendang, namun sekarang mereka sangat menyukainya, ujarnya.

Untuk menarik pengunjung, di akhir festival diadakan penarikan undian. Sejumlah hadiah menarik seperti sovenir tradisional khas Indonesia, voucher makan malam di restoran di Lotte Hotel, serta hadiah utama dua tiket pulang pergi ke Bali diberikan kepada pengujung yang beruntung.****3****
(T.H-ZG/B/E. Saptiyulda/E. Saptiyulda) 17-09-2018 17:03:20




Sent from Yahoo Mail for iPhone

YUNANI




DUA PERUSAHAAN INDONESIA BERPAMERAN DI YUNANI
Oleh Zeynita Gibbons

London, 15/9 (Antara) - Dua perusahaan dari Indonesia, Batik Dara Baro dan Tunas Baru Lampung, mengikuti Thessaloniki International Fair (TIF) di Helexpo Thessaloniki, Yunani.

TIF ke-83 berlangsun hingga 16 September dan merupakan pameran terbesar di Yunani dan terpenting di Eropa Tenggara untuk semua bidang bisnis, demikian Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Athena, Kristina Natalia kepada Antara London, Sabtu.

Dubes RI untuk Yunani Ferry Adamhar mengatakan, kehadiran Indonesia di TIF bertujuan untuk memberi kesempatan kepada pengusaha memperkenalkan produka selain mencari peluang bisnis yang diharapkan akan berdampak positif pada perekonomian Tanah Air.

Pameran yang dibuka Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras diikuti beberapa negara lain. Selain Indonesia juga ada peserta dari Siprus, India, Portugal, Bulgaria, Polandia, Luksemburg, Iran, Rumania, Rusia, Taiwan, Vietnam, Uzbekistan, Turki, Macadonia, Bangladesh, Tiongkok, Mesir, Italia dan Bulgaria.

Amerika Serikat yang tahun ini sebagai negara kehormatan membawa 60 perusahaan besar, diantaranya, Facebook, Google, Intel, HP, Oracle, Microsoft, Lockheed Martin, disusul India yang akan menjadi negara kehormatan tahun depan, serta Tiongkok yang menjadi negara kehormatan tahun lalu.

Keikutsertaan Indonesia dalam TIF untuk memperkenalkan produk, khususnya batik yang diakui UNESCO tahun 2009 sebagai "Intangible Cultural Heritage of Humanity." Selain itu, Indonesia juga memperkenalkan produk palm oil dari PT Tunas Baru Lampung.

Pemilik serta desainer batik Dara Baro, Dimita Agustin Jacob dan Muhamad Husni Thamrin menyatakan. ingin mengetahui desain, warna dan material yang disukai masyarakat Yunani sekaligus bertemu mitra bisnis dengan harapan dapat menembus pasar Yunani.

Perusahaan berlokasi di Bintaro sejak tahun 2005 produknya dipasarkan di Sogo Department Store dan Galeries Lafayette Jakarta.

Paviliun Indonesia yang difasilitasi KBRI di Athena sejak dibuka dikunjungi pengusaha dan masyarakat Yunani maupun dari negara lain, di antaranya, Dubes Luksemburg untuk Yunani, Monsieur Paul Alphons Steinmetz.

Pengunjung menyatakan, kekagumannya mengenai keunikan desain dan warna produk Dara Baro. Namun, menjadi perhatian adalah mengenai bahan dasar digunakan Dara Baro dari polystyrene, sementara di Yunani, konsumen lebih menyukai busana bahan katun maupun silk.

Salah satu pengunjung dari Amerika pernah ke Indonesia yang tengah berlibur di Thessaloniki, Katlin Waters mengakui Indonesia adalah negara yang luar biasa dengan disain busana yang unik dan ekstrem seperti batik, setiap daerah memiliki karakteristik berbeda.

Menurut Data statistik Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Perdagangan RI pada tahun 2017 sejumlah indikator perdagangan RI-Yunani mencapai nilai tertinggi kurun waktu lima tahun terakhir, yaitu nilai total perdagangan (280,93 juta dolar AS), ekspor (181,48 juta dolar AS, impor (99,45 juta dolar AS) surplus neraca perdagangan di pihak Indonesia (88,03 juta dolar AS).

Selain itu tren beberapa indikator perdagangan kedua negara untuk periode 2013-2017 melebihi capaian nasional, yakni total perdagangan (1,30 peersen vs -4,71 persen), ekspor (2,95 persn vs -3,43 persen) dan impor (-1,58 persen vs -6,01 persen).  
Komoditas ekspor utama Indonesia ke Yunani adalah kelapa sawit, kertas, alas kaki, palm kernel dan cerutu. Sementara produk yang paling banyak diimpor dari Yunani ialah kapas, kertas bekas, tinta cetak, tembakau dan teropong.

Pada periode 2013-2017, terdapat 128 trending produk ekspor Indonesia ke Yunani, dengan tren pada kisaran 0,20 persen-534,74 persen.

Komoditas ekspor ke Yunani dengan trend tertinggi adalah bagian lampu dan alat kelengkapan lampu, setelan baju katun, kerangka kayu, dan busana wanita.***4****
(T.H-ZG/C/A.J.S. Bie/A.J.S. Bie) 15-09-2018 07:54:28



Sent from Yahoo Mail for iPhone

RUSIA

JEMBER CARNIVAL MERIAHKAN PROMOSI INDONESIA DI RUSIA  
Oleh Zeynita Gibbons
London, 16/9 (Antara) - Sosok Garuda emas dan tokoh wayang yang dikemas dalam balutan kostum Jember Carnival di Paviliun Indonesia menjadi daya tarik pengunjung "the 24th International Trade Fair for Travel & Tourism 2018" di Moskow, akhir pekan.

Para pengunjung Paviliun Indonesia menyaksikan atraksi serta keunikan kostum Jember Carnival dan ada yang mengabadikannya dengan mengambil foto, video melalui telepon genggam, dan berswafoto bersama model yang mengenakan kostum Jember Carnival,
demikian Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow Enjay Diana kepada Antara di London, Sabtu (15/9).

Indonesia tampil dengan paviliun seluas 80 m2 berkonsep open space dilengkapi dengan miniatur perahu Phinisi dan gapura Bali. Seorang barista menyajikan berbagai cita rasa kopi dari beberapa daerah Indonesia. Kopi Indonesia yang sangat dikenal di Rusia banyak menarik minat dan diserbu para pengunjung pameran.  
Sebanyak 15 pelaku industri pariwisata Indonesia ikut serta pada pameran di antaranya Pegasus Indonesia Travel, the Westin Resort Nusa Dua Bali, the Ritz Carlton Bali, Hilton Bali Resort, Melia Bali, Mac Asia Group, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Tiare Cruise, Maya Resort, Grand Hyatt Bali, Intercontinental Bali Resort, Nusa Dua Beach Hotel & Spa, Ayodya Resort Bali dan Pacto Ltd. Indonesia.

Tren peningkatan wisatawan Rusia ke Indonesia dalam tiga tahun terakhir menjadi perhatian dan sambutan positif dari Kementerian Pariwisata dan pelaku industri pariwisata tanah air. Terlebih lagi saat ini pemerintah tengah gencar mempromosikan 10 destinasi wisata baru, the New Bali untuk lebih mengoptimalkan potensi pariwisata Indonesia yang tersebar di berbagai daerah. Hingga saat ini Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan Rusia ke Indonesia.

Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus M Wahid Supriyadi mengakui Bali adalah Indonesia, tapi Indonesia bukan hanya Bali. Tahun ini Indonesia menempatkan tiga pulau di peringkat teratas dalam kategori the 15 Best Islands in the World versi Travel+Leisure, yaitu Lombok di peringkat 3, Bali di peringkat 2 dan Jawa di posisi teratas, ujarnya.

Pada acara industrial gathering yang dihadiri tour operator dan travel agent Rusia di sela-sela Otdykh Leisure, Dubes Wahid mengajak mereka untuk mengeksplor lebih banyak lagi destinasi wisata di Indonesia melalui Bali sebagai gerbang utama.

Rencana penerbangan langsung maskapai penerbangan Rusia Aeroflot-Rossiya dari Moskow ke Denpasar yang dimulai 28 Oktobermendatang hingga 30 Maret 2019mendapat sambutan antusias dari pelaku industri pariwisata Indonesia dan Rusia.  
Frekuensi penerbangan sebanyak tiga kali seminggu dan harga yang bersaing akan dapat semakin meningkatkan jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia. Di samping itu, adanya penerbangan langsung dipastikan akan mendorong perkembangan sektor-sektor bisnis lain, seperti potensi ekspor buah tropis Indonesia dan produk-produk unggulan lainnya ke pasar Rusia.

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Teknologi Informasi Samsriyono Nugroho mengatakan promosi melalui ajang pariwisata Otdykh Leisure ini merupakan salah satu upaya meningkatkan awareness publik Rusia tentang Indonesia sebagai destinasi wisata yang perlu dikunjungi.  
Menurut Samsriyono, tidak kalah penting adalah promosi Indonesia yang dilakukan secara digital melalui media sosial maupun media elektronik dan online yang populer di Rusia. Hal ini sangat efektif untuk menyasar generasi milenial yang saat ini banyak melakukan traveling ke luar negeri secara independen, ujar Samsriyono.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV Kementerian Pariwisata Agustini Rahayu mengemukakan pada kenyataannya destinasi Indonesia masih sangat diminati oleh masyarakat Rusia, terbukti dengan data dari asosiasi travel agen besar di Rusia (ATOR), bahwa ada 191 travel operator/agen menjual paket Indonesia. Ditambahkannya bahwa tahun lalu kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 110.500 orang, meningkat 37,28 persen yang merupakan persentase pertumbuhan tertinggi di antara semua wisman ke Indonesia sepanjang 2017.

Pameran yang dikenal dengan "Otdykh Leisure" merupakan pameran pariwisata internasional terbesar di Eropa Timur dan diikuti oleh 861 peserta dari 85 negara yang diadakan setiap awal musim gugur untuk menggaet wisatawan Rusia yang akan mengisi liburan musim dingin antara bulan November hingga Maret.

Selama pameran, potensi transaksi bagi industri periwisata Indonesia diperkirakan sekitar Rp400 miliar dan terjalin kesepakatan kerja sama antar pelaku industri pariwisata Indonesia dan Rusia. Peserta Indonesia juga melakukan sales call dengan sejumlah tour operator dan travel agen di berbagai kota di Rusia. ***3***
(T.H-ZG/B/K. Dewanto/K. Dewanto) 16-09-2018 05:40:10




Sent from Yahoo Mail for iPhone

Minggu, 16 September 2018

RUSIA

Preview Foto
INDONESIA DAN RUSIA GELAR DIALOG LINTAS AGAMA
Zeynita Gibbons

London, 16/9 (Antara) - Indonesia dan Rusia menggelar Dialog Lintas Agama dan Lintas Media di Moskow, Minggu yang menekankan peran negara, masyarakat dan media dalam menciptakan toleransi untuk kerukunan dan keharmonisan, serta perdamaian dunia.

Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Minggu mengatakan, dialog di Civic Chamber of the Russian Federation, Moskow itu menghasilkan pemahaman bahwa keragaman etnik, budaya dan agama, merupakan kekayaan yang harus dilestarikan sebagai akar kekuatan dan pemersatu bangsa.

Dialog bertema "Forging a Resilient State and Civil Society towards Religious Harmony" itu dihadiri pejabat pemerintah, tokoh agama dan akademisi, serta perwakilan media, dan pemerhati kehidupan sosial masyarakat kedua negara.

Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan, sebagai Ketua Delegasi RI menyampaikan dialog lintas agama sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan saling pengertian dan toleransi. Diharapkan dialog dapat mengatasi tantangan kehidupan sehari-hari di masyarakat, seperti ekonomi, pembangunan perdamaian, dan lingkungan hidup, ujarnya.

Ia mengatakan, Indonesia telah mengambil inisiatif dalam mempromosikan dialog lintas agama dan media dalam diplomasi.

Dubes RI untuk Rusia dan Belarus, M. Wahid Supriyadi mendampingi delegasi Indonesia yang terdiri dari Siti Ruhaini Dzuhayatin, Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Internasional, Azyumardi Azra, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Reformasi Birokrasi, Philip K. Widjaja, Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Majelis Agama Buddha Indonesia, Pdt. Gomar Gultom, Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, dan Zulfiani Lubis, Pemimpin Redaksi IDN Times.

Ketua Delegasi Rusia, Konstantin Shuvalov, Dubes Keliling 
Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia dan juga Utusan Khusus Menteri Luar Negeri Federasi Rusia untuk Kerja Sama dengan Aliansi Peradaban mengapresiasi peran Indonesia dalam menyebarluaskan pesan damai melalui dialog lintas agama seperti dalam kerangka kerja sama bilateral dengan Rusia.

Konstantin Shuvalov mengatakan forum dialog lintas agama yang dipromosikan Indonesia merupakan wadah bagi negara untuk saling belajar dalam menumbuhkan toleransi dan mewujudkan kerukunan masyarakat majemuk.  
Dalam dialog, kedua pihak membahas berbagai hal, mulai dari tren terkini dan tantangan mengelola kemajemukan, berbagi pengalaman dalam promosi toleransi dan harmoni, pendekatan lunak dalam mengatasi terorisme, radikalisme dan kekerasan ekstrimisme. Dibahas pula peran media dalam mempromosikan toleransi di masyarakat yang multi-budaya.

Kedua pihak sepakat melanjutkan dialog untuk lebih membangun pemahaman di antara masyarakat kedua negara dan kerja sama pendidikan. Kedua pihak juga menilai pentingnya dialog dan interaksi terbuka antargenerasi muda.

Dubes Wahid mengatakan penyelenggaraan dialog lintas agama dan media Indonesia-Rusia ini dapat lebih mendekatkan hubungan kedua negara yang saat ini berkembang dinamis dan menuju pada kemitraan strategis.  
Selain dialog, Delegasi Indonesia melakukan serangkaian kegiatan. Di State Insitute of International Relations (MGIMO), salah satu universitas terkemuka di Rusia, Prof. Azyumardi Azra menyampaikan kuliah umum dengan tema Managing Pluralism in Indonesian Perspective dan Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin dengan topik The Role of Women in Countering Violent Religious Extremism.

Delegasi Indonesia juga mengadakan pertemuan dengan perwakilan Gereja Kristen Orthodoks, Dewan Mufti Rusia, dan Kantor Berita Rusia TASS, warga Rusia sahabat Indonesia (Indonesianis), dan warga Indonesia di Rusia, termasuk diaspora Indonesia.

Pada saat kunjungan ke Masjid Agung Moskow dan bertemu dengan Imam Masjid Islam Khazrat Zaripov, Dubes Wahid memberikan kenang-kenangan berupa peci khas Indonesia dan langsung dipakai oleh Islam Khazrat Zaripov. "Ini mengingatkan saya pada Presiden Soekarno yang pernah berkunjung ke Masjid ini tahun 1956," demikian Islam Khazrat Zaripov.(ZG)****4****


(T.H-ZG/B/B. Santoso/B. Santoso) 17-09-2018 00:15:49

BERLIN


SUKU CADANG OTOMOTIF INDONESIA IKUTI PAMERAN "AUTOMECHANIKA"
Oleh Zeynita Gibbons
London, 16/9 (Antara) - Produk-produk suku cadang otomotif Indonesia tampil dalam pameran "Automechanika 2018", yang berlangsung di Messe, Frankfurt, Jerman, pada 11-15 September 2018.

Konsul Muda KJRI Frankfurt Dimas Wisudawan kepada Antara di London, Inggris, Sabtu (15/9) menyebutkan pameran, yang diselenggarakan dua tahun sekali sejak 1971 itu, merupakan salah satu pameran suku cadang terbesar di dunia.

Pameran dikuti sekitar 5.000 eksibitor dari berbagai negara dengan pengunjung diperkirakan mencapai 133.000 orang dari 170 negara dan merupakan ajang promosi sekaligus strategi untuk menembus pasar otomotif Jerman, Eropa, dan dunia.  
Paviliun Indonesia menghadirkan tiga perusahaan yaitu PT Tri Mega Baterindo (automotive battery, lead acid storage battery, industrial battery, dan car battery), PT Elangperdana Tyre Industry (high performance passenger car radial tyres, light truck radial tyres, dan light truck and buses conventional tyres), dan PT Supreme Belting Perkasa (wrapped belts, raw edge belts, wedge belts, dan ribbed belts).

Paviliun Indonesia difasilitasi KBRI Berlin dan didukung KJRI Frankfurt.

Selain itu, terdapat satu perusahaan Indonesia, ADR Group (radiator dan filter) hadir secara mandiri.

Konjen RI Frankfurt Toferry P Soetikno mengatakan industri otomotif Indonesia semakin maju dengan berbagai inovasi dan aplikasi teknologi menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi.  
Saat mengunjungi peserta Indonesia, Konjen berpesan agar kualitas produk terus dipertahankan guna menjaga kepercayaan buyer.

Menurut dia, produk Indonesia dapat mendapat kepercayaan dari pasar Eropa dan dunia apabila menembus pasar Jerman.

Mengingat untuk dapat masuk ke pasar Jerman dibutuhkan kualitas produk yang sangat tinggi, ujarnya.

Salah satu peserta, ADR Group, merupakan salah satu success story dalam industri produk otomotif Indonesia.

Perusahaan yang sudah sembilan kali mengikuti pameran Automechanika ini mengalami proses mulai dari awal saat berjuang menciptakan brand awareness.

Setelah beberapa tahun, ADR Group kini memetik hasilnya yaitu berhasil menerobos pasar internasional.

Konjen mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilakukan pengusaha yaitu membina hubungan baik dengan pelanggan lama, membuka hubungan bisnis baru, mendapatkan pemahaman situasi pasar lebih baik, serta melakukan studi banding terhadap kompetitor.

Pesaing berat Indonesia di bidang otomotif dalam menembus pasar Eropa adalah China dan Korea. Indonesia juga bersaing dengan brand Eropa lainnya yang juga memasarkan produk suku cadang untuk pasar kelas menengah ke bawah.  
Keikutsertaan Indonesia secara konsisten dalam pameran Automechanika penting meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk Indonesia, karena melalui ketertarikan terhadap suatu brand maka customer baru dapat diperoleh.

Partisipan dari negara lain cukup banyak di pameran ini, sehingga kompetisi produk menjadi tidak mudah. "Diharapkan pada Automechanika berikutnya, lebih banyak peserta dari Indonesia yang berpartisipasi," kata Toferry. ***3***
(T.H-ZG/B/K. Dewanto/K. Dewanto) 16-09-2018 00:41:58

KOREA

LAGU "BENGAWAN SOLO" VIRAL DI KOREA
Oleh Zeynita Gibbons
London, 14/9 (Antara) - Lagu "Bengawan Solo" karya Gesang mendadak viral di Korea Selatan setelah dinyanyikan seorang wanita Korea pada sajian pembuka Jamuan Makan Malam Kenegaraan yang diadakan Presiden Korea Moon Jae-in dan Ibu Negara Kim Jung-sook untuk menghormati Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo Senin (10/9) di Istana Kepresidenan Korsel atau biasa disebut Blue House.

Dalam hitungan hari, video versi cover lagu tersebut sudah ditonton lebih dari 230.000 orang, demikian Pensosbud KBRI Seoul Purno Widodo kepada Antara London, Jumat.

"Wow, ini sangat indah," dan "Terima kasih sudah menyanyikan lagu ini, saya sangat terkesan," komentar beberapa masyarakat Korea.

Lain lagi komentar warganet Indonesia. "Wow, I was shocked when I saw this, but I definitely give out my respect, thanks for singing this song and introducing Indonesian culture to the world especially South Korean people," tulis Carrisa Etna Putri dalam kolom komentar.

Versi cover Bengawan Solo dinyanyikan oleh Profesor Lee Jungpyo, yang merupakan seorang Profesor Musik di Seoul Institute of Art (SIA), dengan iringan alat musik tradisional Korea gayageum (sejenis kecapi) yang juga dimainkannya.

Profesor Lee yang mengajarkan world music di SIA ini sebenarnya tidak asing dengan musik tradisional Indonesia karena dirinya pernah berkolaborasi dengan Djaduk Ferianto dalam "Oneness World Music Festival 2017" di SIA.

Dirinya juga kerap membuat komposisi ataupun menyanyi untuk berbagai K-Pop, K-Drama dan Film Korea
Untuk terjemahan, adalah Chang Ok-kyung, seorang warga negara Korea Selatan yang telah bekerja di KBRI Seoul sebagai Sekretaris Duta Besar sejak 1974 yang telah mengadaptasi dalam bahasa Korea dengan sangat puitis.

Wanita yang kini berusia 65 tahun ini telah mendedikasikan lebih dari separuh hidupnya untuk Indonesia. Ibu Chang, begitu beliau kerap dipanggil, juga hadir sebagai salah satu undangan khusus dalam acara jamuan makan malam itu.

"Saya amat sangat merasa terhormat dapat diundang ke Istana pada acara ini, apalagi dapat secara langsung mendengarkan lagu Bengawan Solo dinyanyikan dengan iringan gayageum, perpaduan budaya yang sangat indah," ujar Ibu Chang.

Dubes Umar Hadi yang memiliki ide untuk menampilkan suguhan ini menyatakan bahwa dirinya ingin memberikan suguhan yang khas Indonesia dengan nuansa Korea.

Menurut dia "Bengawan Solo" merupakan karya seni yang sangat tepat untuk diluncurkan pada kunjungan balasan Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan ini.

"Dengan meningkatnya hubungan diplomatik Indonesia - Korea Selatan dari Strategic Partnership ke Special Strategic Partnership pada kunjungan Presiden Moon Jae-in ke Indonesia November 2017 lalu, saya berharap lagu ini dapat menjadi simbol hubungan kedua negara yang semakin meningkat," ujar Umar.

Secara khusus dia juga berterima kasih kepada Almarhum Gesang yang telah membuat komposisi indah tersebut serta menyampaikan apresiasi pada ahli warisnya yang telah mengijinkan adaptasi lagu ini dalam bahasa Korea.

Video klip Cover Version untuk lagu Bengawan Solo ini dibuat melalui kerjasama dengan perusahaan Korea yang sudah berinvestasi besar di Indonesia yaitu CJ E&M. Video klip yang diunggah di akun Stone Music Entertainment, anak perusahaan CJ.

Video dibuat dengan menampilkan berbagai keindahan alam, masyarakat dan budaya Indonesia. Tak urung, hal inipun mendapat respons positif dari warganet.  
Bengawan Solo versi Korea dapat diakses melalui tautan https://www.youtube.com/watch?v=XuuU4ksIETg,
 demikian Purno Widodo. (ZG)***4***
(T.H-ZG/B/Subagyo/C/Subagyo) 14-09-2018 18:13

PRAHA

MUSIK MINANG TALEMPONG TAMPIL DI PRAHA
Oleh Zeynita Gibbons
London,13/9 (Antara) - Alat musik talempong dan lagu tradisional Sumatera Barat tampil dalam konser musik tunggal oleh penerima beasiswa BSBI Indonesia dari Republik Ceko, Matej Divis di hall kampus HAMU, Praha, Republik Ceko.

Selain memainkan alat musik talempong Matej Divis juga memperliatkan keahliannya dalam bermain berbagai alat musik seperti vibrafon, marimba, set perkusi, demikian Pensosbud KBRI Praha, Dwi Wisnu Budi Prabowo kepada Antara London, Kamis.

Selama di Indonesia, Matej Divis merupakan penerima Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) pada tahun 2018 berasal dari Republik Ceko.

Dia memperoleh banyak pengalaman mengenai seni dan budaya Indonesia dari Sanggar Tari dan Musik Syofyani yang berlokasi di Padang, Sumatera Barat.

Pengalamannya selama enam bulan berada di Indonesia telah menginspirasinya untuk turut membawakan lagu-lagu Indonesia di dalam penampilannya dengan memainkan alat musik talempong dan lagu "Ikan Kekek" yang berasal dari Sumatera Barat.

Sekitar 150 penonton memadati ruang pertunjukan menikmati lagu Indonesia yang dibawakan Matej diiringi musik yang enerjik dengan tempo yang begitu cepat tampil memukau penonton. Mereka memberikan tepuk tangan meriah usai Matej menyelesaikan pertunjukannya selama 1,5 jam .  
Duta Besar RI untuk Republik Ceko, Aulia Rachman, beserta staf KBRI Praha hadir menyaksikan penampilan menyerahkan plakat kepada Matej sebagai bentuk penghargaan atas penampilannya dan juga apresiasi terhadap seni tradisional dari Indonesia.

Dubes menyampaikan kepada pengunjung mengenai berartinya penampilan Matej pada malam tersebut untuk semakin majunya people-to-people contact antar individu dari kedua negara.

Terlebih, pertunjukan tersebut dibawakan warga Ceko mendapatkan banyak pengalaman mengenai kekayaan budaya Indonesia. Dubes Aulia juga mempromosikan Indonesia dan membuka kesempatan kepada hadirin untuk datang ke Indonesia yang memiliki kebudayaan yang sangat kaya dan beragam.(ZG)***4***

(T.H-ZG/B/Subagyo/C/Subagyo) 13-09-2018 19:48:21