Minggu, 20 Januari 2019

BUDIMAN



BUDIMAN AJAK MAHASISWA INDONESIA DI INGGRIS KONTRIBUSI KE DESA

Zeynita Gibbons

London, 19/1 (Antara) - Anggota DPR RI, Budiman Sudjatmiko, mengajak pelajar dan mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Kerajaan Inggris, berkontribusi ke desa dan menawarkan wadah untuk itu.

Ajakan itu disampaikan Budiman Sudjatmiko dalam rangkaian kunjungannya ke United Kingdom sebagai Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dalam kesempatan itu ia menyempatkan bertemu mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di University of Oxford dan University of Cambridge.

Menurut dosen Ocean Engineering Program ITB yang tengah menuntut ilmu di Oxford University, Ahmad Mukhlis Firdaus kepada Antara London, Inggris, Sabtu, pertemuan di kedua universitas terbaik di dunia itu dilakukan Budiman Sudjatmiko dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia.

Ahmad Mukhlis Firdaus mengatakan Gerakan Inovator 4.0 ini adalah gerakan yang dibangun dalam rangka persiapan menghadapi Revolusi Industri 4.0, di mana dalam beberapa tahun ke depan tenaga manusia akan digantikan dengan mesin-mesin berkecerdasan buatan (artificial intelligence).

Firdaus yang tengah menuntut ilmu dibidang Marine Renewable Energy mengatakan dalam pertemuan yang diadakan di University of Oxford itu mengambil tema teknologi disruptif yang dapat mendikte kehidupan manusia di masa depan.

Dalam pertemuan itu dipaparkan mengenai perkembangan terakhir teknologi kecerdasan buatan Muhammad Najib, mahasiswa program doktor di Department of Computer Science, University of Oxford, yang sedang melakukan penelitian mengenai kecerdasan buatan.
Najib memaparkan mengenai perkembangan terakhir dari robot-robot cerdas ini dan sejauh apa teknologi ini akan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu mahasiswa program doktor di Department of Synthetic Biology di University of Oxford Muhammad Hanifi memaparkan mengenai "Gene Sequencing" dan konsekuensinya bagi pelayanan kesehatan di masa depan.

Sedangkan Irendra Radjawali, CTO Inovator 4.0 Indonesia, menyampaikan mengenai pelibatan masyarakat dalam penelitian terutama dalam mendapatkan data. Radja yang juga sudah malang melintang dengan komunitas drone berbagi pengalaman melakukan penelitian mengenai "political ecology" dalam pemetaan daerah rawa di Kalimantan. Dalam penelitian tersebut Radja melibatkan masyarakat setempat sekaligus berbagi mengenai metode penelitian.

Sementara itu di University of Cambridge, di kampus yang menjadi almamater Budiman Sudjatmiko ini, selain melakukan pertemuan informal dengan pelajar dan mahasiswa Indonesia, Budiman dan Irendra Radjawali mengadakan diskusi bersama Rachel Carmenta, Research Fellow di University of Cambridge.

Rachel yang banyak melakukan penelitian di daerah Kalimantan memaparkan permasalahan kebakaran lahan Gambut pada era 2010-2014 di daerah Kalimantan.

Budiman Sudjatmiko juga memaparkan bagaimana dana desa yang diamanatkan oleh UU Desa dapat membantu melindungi lingkungan hidup di sekitar desa.****3*****
(T.H-ZG/C/R. Fardaniah/R. Fardaniah) 19-01-2019 11:34:06






Sent from Yahoo Mail for iPhone

Jumat, 18 Januari 2019

ITALIA



KBRI PERSIAPKAN PERINGATAN 70 TAHUN HUBUNGAN RI DAN ITALIA

Zeynita Gibbons

London, 17/1 (Antara) - Duta Besar RI untuk Italia, Esti Andayani mengumumkan bahwa sepanjang tahun 2019 akan dimanfaatkan sebagai ajang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik RI-Italia, dengan penekanan pada optimalisasi kerja sama bidang ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM) kedua negara.

Hal itu disampaikan Dubes dalam acara "Updates from Indonesia", dan "Media Gathering" dalam rangka menyampaikan resume Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2019 sekaligus perkembangan kerja sama RI dan Italia periode 2017-2018 dalam berbagai bidang kepada media Italia.

Sekretaris Kedua Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Roma, Aisyah M. Allamanda kepada Antara London, Kamis mengatakan acara "Updates from Indonesia" dan "Media Gathering" itu diadakan di Wisma Indonesia Roma, pada Selasa (15/1).

Selanjutnya, Wakil Kepala Perwakilan RI, J.S. George Lantu, menyampaikan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan KBRI Roma dalam kaitan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik RI-Italia.

Dikatakannya hubungan diplomatik kedua negara secara resmi dimulai sejak pengakuan Italia terhadap kemerdekaan RI pada tahun 1949.

Acara juga diisi paparan mengenai pentingnya peningkatan kerja sama antara Italia dengan Indonesia, yang disampaikan Kepala Subdit Asia dan Oseania Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia, Valentina Muiesan.

Indonesia dipandang sebagai contoh masyarakat pluralistik yang mampu hidup berdampingan secara harmonis sehingga dapat dijadikan mitra utama dalam dialog lintas agama dan lintas budaya.

Analis Center for International Studies (CeSI), Francesca Manenti, menyebutkan Indonesia merupakan mitra penting Italia dalam kerja sama penanggulangan terorisme.

Indonesia juga menjadi contoh sukses upaya deradikalisasi. Lembaga CeSI merupakan "think tank" terkemuka Italia yang mengkaji isu-isu global.

Wakil Direktur ENI, Francesca Dionisi, menyebutkan perusahaan migas milik negara Italia tersebut akan terus mengembangkan kerja sama eksplorasi energi dengan Indonesia yang telah dimulai sejak tahun 2001.

Sementara itu, Kepala Hubungan Internasional RAI Group, Simona Martorelli, menyampaikan grup media terbesar Italia tersebut telah menjalin kerja sama dengan televisi nasional Indonesia TVRI sejak tahun 2018.

Diharapkan, kolaborasi di bidang informasi dan media tersebut akan dapat meningkatkan saling pengertian antara masyarakat kedua negara.

Wakil dari Asosiasi Indonesia Meets Italy, Jacopo Cappuccio, menerangkan bahwa dewasa ini hubungan "people-to-people contact" RI-Italia semakin baik seiring meningkatnya berbagai kegiatan promosi sosial budaya Indonesia di Italia.

Hal ini ditandai dengan terus meningkatnya angka kunjungan wisata Italia ke Indonesia. Asosiasi Indonesia Meets Italy aktif setiap tahunnya menyelenggarakan Festival Film Indonesia di Florence, bekerja sama dengan KBRI Roma.

Dubes Esti Andayani menyampaikan apresiasi atas seluruh kontribusi mitra KBRI Roma dalam meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara. Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas ungkapan simpati dan bantuan dalam berbagai bentuk dari Pemerintah dan masyarakat Italia pada saat Indonesia dilanda bencana alam.

Para utusan media yang hadir sampaikan penghargaan atas inisiatif pelaksanaan kegiatan media gathering tersebut yang dinilai dapat memberikan pemahaman lebih baik tentang kerja sama kedua negara. Kegiatan juga diliput RAI News24, kanal berita utama nasional di Italia.

(T.H-ZG/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 17-01-2019 19:26:51



Sent from Yahoo Mail for iPhone

REVOLUSI4.0


REVOLUSI INDUSTRI 4.0 BAGI INDONESIA DIBAHAS DI MANCHESTER

Zeynita Gibbons


London, 17/1 (Antara) - Bagi sektor industri nasional, Revolusi Industri 4.0 memberi peluang percepatan penguasaan teknologi sebagai kunci penentu daya saing nasional serta penopang percepatan penguasaan teknologi yang akan menopang pembangunan sistem di era Industri 4.0, diskusi mengenai hal itu dibahas di Manchester, Inggris.

Era Industri 4.0 terkait dengan internet of things, artificial intelligence, human-machine interface, teknologi robotic dan sensor, serta teknologi 3D.

Pembahasan tentang Revolusi Industri 4.0 dan gagasan untuk diterapkan di Indonesia dikemukan pada "Open Indodiskusio" yang diprakarsai mahasiswa PhD bidang teknologi pendidikan Universitas Manchester Neny Isharyanti, yang menghadirkan Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia, Budiman Sudjatmiko, di Manchester, Inggris, Rabu.

Neny Isharyanti kepada Antara London, Kamis, menyebutkan dalam diskusi yang berlangsung hangat dalam suasana musim dingin di Inggris, Budiman Sudjatmiko membahas Revolusi Industri 4.0 dan gagasan untuk Indonesia.

Selain itu juga tampil sebagai pembicara CTO Inovator 4.0 Indonesia, Political Ecologist, Drone & Data Academy, Irendra Radjawali membahas Revolusi Industri 4.0 dan data di Indonesia.

Revolusi industri 4.0 ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi dan batas antara manusia, mesin dan sumber daya lainnya. Integrasi tersebut dimoderasi oleh teknologi informasi dan komunikasi. Sinergi menjadi kata kunci dalam era revolusi industri keempat ini.

Potensi memberdayakan individu dan masyarakat terbuka lebar pada era ini melalui penciptaan peluang baru bagi ekonomi, sosial, maupun munculnya pengembangan manusia sebagai pribadi.

Akan tetapi disisi lain, Revolusi Industri 4.0 berpotensi menyebabkan marginalisasi kelompok masyarakat yang tidak memiliki kesiapan bersaing secara individu. Kondisi ini dapat memperburuk kepentingan sosial dengan munculnya kesenjangan sosial, menciptakan risiko keamanan dan merusak hubungan antarmanusia. 
Menurut Neny Isharyanti, Revolusi Industri 4.0 menjadi berbeda dengan revolusi industri gelombang ketiga (1960 hingga saat ini) yang berkontribusi pada otomatisasi proses produksi dan kegiatan industri, revolusi industri gelombang kedua (1870-1990) yang berperan dalam produksi masal, dan revolusi industri pertama (1750-1830) lewat mekanisme penggunaan mesin dan sarana teknologi, inovasi.

Di era Revolusi Industri 4.0 dikembangkan dan menyebar lebih cepat lewat berbagai terobosan baru, "output" pekerjaan menjadi semakin meningkat akibat konsentrasi berbagai bidang ilmu dan berdampak pada sistem produksi, manajemen, dan tata kelola organisasi. "Dampak Revolusi Industri 4.0 adalah di hampir semua negara dan bersifat global," ujarnya.

Koordinator acara diskusi terbuka "Revolusi Industri 4.0 dan Gagasan Bagi Indonesia", Petit Wiringgalih, menyebutkan selain Budiman Sudjatmiko dan Irendra Radjawali sebagai pembicara dalam forum diskusi juga menghadirkan panelis lainnya yaitu Media Wahyu Askar, kandidat PhD dari Universitas Manchaster yang mantan Ketua PPI UK, yang membahas revolusi industri 4.0 dan wajah sumber daya Indonesia.

Panelis lainnya Herlina Yoka Roida, PhD Researcher School of Business and Enterprises University of Central Lancashire, Pengajar FB UKWM Surabaya itu, membahas tentang Revolusi Industri 4.0 dan Industri di Indonesia, serta Hilton Tnunay, kandidat UniversitasManchester, Pengagas Beehive Drone dan Finalis Microsoft Imagine Cup Asia Pasific yang membahas Revolusi Industri 4.0 dan membangun pertanian Indonesia.

Open Indodiskusio, forum diskusi diikuti mahasiswa Indonesia di berbagai universitas di Inggris. Forum itu dibentuk tahun 2017 menjadi wadah pertemuan dan pertukaran diskursus yang cair dan bebas kepentingan.**1***
(T.H-ZG/B/R. Fardaniah/C/R. Fardaniah) 17-01-2019 08:43:10


AUSTRIA

INDONESIA JADI "PARTNER COUNTRY" PAMERAN WISATA TERBESAR AUSTRIA

Zeynita Gibbons

London,15/1 (Antara) -Indonesia menjadi "partner country" dalam Pameran Wisata tahunan terbesar di Austria, Ferien Messe Wien (FMW) 2019 mengalahkan sejumlah kandidat negara lain dalam upaya meningkatkan jumlah wisatawan dari Austria yang dilaksanakan di kota Wina, Austria dari tanggal 9-13 Januari 2019.

Dalam pameran pariwisata terbesar di kawasan Eropa bagian Timur, KBRI/PTRI Wina bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata mempromosikan Indonesia dengan mengangkat tema 10 Destinasi Bali Baru yang ditetapkan Presiden Joko Widodo, demikian Pensosbud KBRI/PTRI Wina, Danurdoro KM Parnohadiningrat, kepada Antara London, Selasa.

Paviliun Indonesia menghadirkan 10 tour operator dan ASITA yang memasarkan berbagai produk wisata kepada pengunjung Indonesia dari Austria dan negara sekitarnya.

Pengusaha "Tour Operator" menyatakan kepuasannya memasarkan produk wisata Indonesia. "Tahun depan akan ikut lagi untuk promosi bersama di Stan Indonesia," ujar salah satu TO Indonesia yang memasarkan destinasi baru.

Selama empat hari penyelenggaraanya, FMW telah menarik minat lebih dari 150.000 orang pengunjung yang berasal dari Austria dan berbagai negara sekitar seperti Slovenia, Slovakia, Hungaria, Polandia, dan Republik Ceko.

Kalangan dunia usaha pariwisata yang hadir mengisi Paviliun Indonesia menerima berbagai permintaan dari kalangan pengunjung. Permintaan yang paling umum adalah informasi mengenai berbagai objek wisata yang dapat dikunjungi di Indonesia.

Meskipun banyak di antara pengunjung mengenal Bali, banyak juga yang berkeinginan untuk menambah jalur wisatanya ke berbagai kota/kawasan lain seperti Yogyakarta, Pulau Komodo, Kepulauan Raja Ampat, dan Sulawesi.

Untuk menarik minat pengunjung, Paviliun Indonesia mementaskan berbagai kesenian tradisional Indonesia kepada pengunjung. Tarian tradisional dipentaskan di FMW 2019 seperti Tari Eksotik Kalimantan, Tari Legong Keraton, Tari Piring, Tari Lambang Sari, Kolintang, Tari Rantak, Tari Roro Ngigel, Tari Baris, Tari, dan Tari Merak.

Pengunjung juga diajak berdansa bersama dengan tarian Poco-Poco dan Gemu Famire dengan iringan Wisdut Band. Di panggung kuliner, Indonesia menampilkan berbagai kuliner khas seperti rendang, sate ayam, soto betawi, nasi goreng dan gado-gado. 
Selain menyaksikan demo masak, pengunjung dapat menyicipi kuliner dengan tata cara makan ala orang Indonesia. Animo yang tinggi dari pengunjung FMW 2019 juga tampak dari penuhnya setiap sesi demo membatik, dibimbing seniman Batik Bayu Aria.

Pengunjung Paviliun Indonesia diajarkan dasar-dasar teknik membatik dengan menggunakan canting dan malam yang dipersiapkan khusus dari Indonesia. Pengunjung usia tua dan muda selalu mengantri di depan demo membatik. Sejumlah pengusaha Austria juga memesan sejumlah kain yang tengah dipamerkan kalangan pengusaha setempat.

Paviliun Indonesia juga memberikan berbagai hadiah undian kepada pengunjung beruntung berupa berbagai souvenir barang kerajinan Indonesia, dan hadiah utama berupa tiket PP Austria/Jakarta yang diserahkan Dubes RI Wina. Hadiah tiket dimenangkan pemuda dari Niederosterreich, Austria.

Duta Besar RI untuk Austria dan Slovenia, DR Darmansjah Djumala menyatakan terpilihnya Indonesia sebagai "partner country" FMW 2019 menunjukkan perhatian dan antusiasme kalangan dunia pariwisata Austria terhadap potensi wisata Indonesia.

"Melalui FMW 2019 semakin banyak wisatawan Austria dan negara sekitarnya yang berkunjung ke destinasi baru Indonesia - 10 Bali Baru, di masa datang," katanya.****1*****
(T.H-ZG/B/R. Fardaniah/C/R. Fardaniah) 15-01-2019 05:21:31




Sent from Yahoo Mail for iPhone

VATIKAN



KBRI VATIKAN GELAR PERAYAAN TAHUN BARU

Zeynita Gibbons


London,15/1 (Antara) - KBRI Vatikan bekerja sama dengan Ikatan Rohaniawan/wati Indonesia di Kota Abadi Vatikan (IRRIKA) menyelenggarakan perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 bertempat di Ruang Serbaguna KBRI Vatikan, pada Minggu (13/1).

Pensosbud KBRI Vatikan Wanry Wabang kepada Antara London, Selasa menyebutkan acara dihadiri sekitar 350 orang WNI yang mayoritas merupakan Rohaniawan dan Rohaniawati Katholik yang menetap di kota Roma dan beberapa kota lainnya di Italia.

Dubes RI untuk Takhta Suci Vatikan, Antonius Agus Sriyono, dalam sambutannya menyatakan perayaan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan kerukunan dan harmoni antar sesama warga Indonesia yang ada di luar negeri.

Hadir pada acara ini, wakil-wakil dari komunitas keagamaan di Roma seperti Oikumene, Pengajian Nur Pengajian Iqro, dan Komunitas Pengajian Islam di Roma. Acara ini melibatkan IRRIKA yang merupakan forum biarawan-biarawati WNI yang merupakan mitra KBRI Vatikan. Diharapkan acara semacam ini akan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan Indonesia sebagai sesama WNI.

Ketua IRRIKA yang baru saja terpilih beberapa waktu lalu, Pastor Aleksander Dancar, dalam sambutannya juga menekankan perlunya partisipasi dari semua WNI untuk hadir dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk memupuk semangat persaudaraan bagi WNI yang tinggal tersebar di seluruh Italia.

Diawali dengan Misa Natal bersama para rohaniawan/wati serta masyarakat Indonesia di Roma-Italia, acara perayaan ini dihadiri pula oleh Duta Besar RI untuk Italia, Esti Andayani beserta staf KBRI Roma.(ZG)***2***
(T.H-ZG/B/B. Santoso/B. Santoso) 15-01-2019 04:35:46



Sent from Yahoo Mail for iPhone

GWJ UK

BUDIMAN HARGAI DUKUNGAN WNI DI INGGRIS UNTUK JOKOWI-MA'RUF

Zeynita Gibbons

Oxford, 14/1 (Antara) - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Budiman Sudjatmiko, sangat menghargai upaya anggota Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) Inggris Raya yang aktif mengadakan pertemuan dan berkampanye untuk memenangkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Kehadiran Budiman Sudjatmiko di Inggris Raya selain memberikan dukungan kepada anggota kelompok GWJ Inggris Raya yang diketui Zulinda Berry Natalegawa juga menjadi pembicara di beberapa Universitas ternama di Inggris seperti di London School of Economic (LSE) dan SOAS University of London di Oxford University, di Cambridge serta di Manchester.

"Saya ke Inggris Raya memang diutus oleh TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin," ujar Budiman Sudjatmiko kepada Antara London, yang hadir dalam acara safari dengan inisiatif "door2door" dan #01OpenHouse yang diadakan di kediaman Yanti dan Peter Maynard di Desa Chacombe, Banbury, Oxfordshire, Inggris, Minggu (13/1).

Dikatakannya, selain memberikan dukungan kepada para pendukung paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, ia juga memberikan ceramah di beberapa universitas ternama di Inggris seperti di London, Oxford dan Cambridge.

Dalam diskusi yang diadakan di berbagai universitas di Inggris, Budiman membahas antara lain tentang Dana Desa, "big data big lies" dan Revolusi Industri 4.0 dan gagasan bagi Indonesia serta Balancing Ekonomi dan Pembangunan.

Dalam diskusi yang diadakan di SOAS University of London, Sabtu siang Budiman Sudjatmiko membahas antara lain mempersiapkan generasi millenials dalam menghadapi penggunakan data secara effektif bagaimanapun formatnya.

Budiman Sudjatmiko yang juga anggota parlemen yang pernah menuntut ilmu di London sangat menghargai upaya dari para anggota GWJ Inggris Raya yang sebagian besar kaum ibu yang antusias mengadakan pertemuan "door to door" dan mengharapkan menjadi pemilih yang cerdas.

Pria kelahiran Majenang, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah itu sangat menghargai antusias kaum peremuan Indonesia di Inggris dalam memberikan dukungan kepada Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, yang dinilainya aktif berkampanye untuk memenangkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Pertemuan yang menarik sekali dan kebanyakan kaum perempuan yang sudah lama hidup di Inggris tapi kecintaan kepada Indonesia masih sangat besar serta antusias dalam mendukung pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019-2024.

"Mereka bisa saja tidak perduli tapi kecintaannya akan Indonesia dengan aktif dalam melaksanakan proses demokrasi," ujarnya.

Sementara itu Zulinda Berry Natalegawa mengatakan, tujuan dari pertemuan ini adalah merangkum dukungan dari pendukung simpatisan paslon #01Jokowi-Amin di Inggris Raya untuk saling mempererat solidaritas di komunitas Indonesia.

Dalam pertemuan yang penuh keakraban dan kehangatan di musim dingin Inggris itu hadir diaspora Indonesia dan pelajar, mahasiswa serta para pendukung paslon #01Jokowi-Amin yang datang dari berbagai kota di Inggris seperti London, Bristol, Cambridge, Colchester, Worcertes dan juga dari Oxford sekitarnya.

Mereka juga mengadakan foto bersama Budiman Sudjatmiko serta melantumkan lagu kebangsaan seperti Indonesia Tanah Air yang membangkitkan rasa nasionalisme di kalangan warga Indonesia yang lama menetap di Inggris. ***2***
(ZG)
(T.H-ZG/B/E. Supriyadi/E. Supriyadi) 14-01-2019 17:11:43




Sent from Yahoo Mail for iPhone

NORWEGIA


PROMOSI PARIWISATA INDONESIA DULANG SUKSES DI NORWEGIA 
  
Zeynita Gibbons


London,14/1 (Antara) - Promosi pariwisata KBRI Oslo pada pameran pariwisata terbesar Reiselivsmessen yang digelar di Telenor Arena, Oslo, Norwegia, 11-13 Januari 2019, mendulang sukses, yang terlihat dari banyaknya pesanan paket wisata ke Tanah Air.

Duta Besar RI, Todung Mulya Lubis di sela-sela pembukaan anjungan KBRI Oslo mengatakan partisipasi Indonesia dalam salah satu pameran wisata terbesar di wilayah Nordik itu merupakan bagian dari diplomasi ekonomi sekaligus upaya berkelanjutan agar Indonesia tetap eksis dalam radar destinasi wisata unggulan bagi warga Norwegia.

Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Oslo, Nina Evayanti, kepada Antara London, Senin, mengatakan pada pameran kali ini, KBRI Oslo bekerja sama dengan "travel agent" yang berpusat di Oslo untuk mengisi dan mendiseminasikan informasi wisata di Tanah Air, seperti Raja Ampat, Pulau komodo, Danau Toba, Candi Borobudur, serta berbagai destinasi menarik lainnya.

Lebih lanjut Dubes Mulya Lubis mengatakan menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan membantu para "Indonesianis" di Norwegia yang rutin berwisata ke Indonesia dan terus berupaya optimal menjaring wisawatan potensial Norwegia untuk berkunjung ke Indonesia.

"Sudah waktunya kita memberi perhatian lebih besar pada segmen pasar ini yang perlu didukung penuh oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, khususnya mengingat besarnya potensi devisa dari 'high-quality tourist' dari Norwegia," ujarnya.

Sementara itu Pelaksana Fungsi Ekonomi I KBRI Oslo Wisnu Lombar Dwinanto mengatakan selama pameran mencatat adanya pertanyaan pengunjung terkait bencana alam, kecelakaan moda transportasi, isu terorisme,'violent extrimism', dan keresahan sosial yang diliput oleh media.

Kesempatan ini dimanfaatkan untuk menyerbarluaskan informasi terkait upaya penanggulangan serta upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah, industri pariwisata, dan berbagai pihak terkait, sekaligus meyakinkan mereka bahwa Indonesia masih menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk berwisata.

Selain memberikan informasi potensi pariwisata di Indonesia, pengunjung pameran juga berkesempatan melihat tarian tradisional dibawakan diaspora Indonesia di Oslo.

Tarian tradisional Cendrawasih, Renggong Manis, Manuk Rawa, Sekar Jagat, dan Pakarena disuguhkan Kelompok Krama Bali Norwegia, Tim Tari Anak Indonesia dan Nina Elang selama pameran telah memukau pengunjung.

Selain itu ada promosi produk dan kuliner nusantara hasil kerja sama KBRI Oslo dan importir produk Indonesia Scanesia yang menjadi "magnet" pameran.

Menurut World Bank, GDP Norwegia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia, yaitu sekitar 78 ribu dolar AS. Warga Norwegia juga dikenal memiliki tradisi berlibur ke luar negeri, terutama pada saat musim panas, di mana lebih dari 60 persen warganya memilih untuk berlibur ke luar negeri.

Menurut sumber Federasi Perusahaan-Perusahaan Norwegia (Virke), wisatawan Norwegia juga dikenal memiliki daya beli yang lebih tinggi dibandingkan isatawan asing dari negara Eropa lainnya. Rata-rata wisatawan Norwegia membelanjakan sekitar 4.300 dolar/perjalanan, yang 90 persennya dihabiskan untuk kuliner, akomodasi, dan tiket atraksi.

Pameran yang diperkirakan menggaet lebih banyak pengunjung dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 42.360 orang itu, membuahkan hasil nyata dan terukur, dengan ditandai banyaknya pemesanan paket-paket wisata yang ditawarkan dan komitmen pengunjung berwisata ke Indonesia.***1***

(T.H-ZG/B/R. Fardaniah/C/R. Fardaniah) 14-01-2019 07:08:44



Sent from Yahoo Mail for iPhone