OUNDSTERLING KIAN TERPURUK, INGGRIS PERTIMBANGKAN EURO
London, 2/12 (ANTARA) - Mata uang Inggris, Great Britain Poundsterling (GBP) semakin terpuruk nilai tukarnya terhadap dolar AS.
Ekonom jebolan Brunel University London, Muslimin Anwar, dalam keterangannya kepada koresponden Antara London, Selasa, mengatakan, kejatuhan indeks bursa efek FTSE 100 sebanyak 5,2 persen pada Senin kemarin juga menjadi pemicu pelemahan Poundsterling.
Dikatakan, bila sebelum krisis keuangan di Wall Street AS, satu dolar AS setara dengan 0,5575 poundsterling, maka saat ini senilai 0,6597. Artinya, dalam waktu hanya sekitar 2,5 bulan, GBP telah terdepresiasi sebanyak 18,33 persen.
Sedangkan terhadap mata uang tetangga terdekatnya, Euro, dalam periode yang sama, poundsterling telah terdepresiasi sebanyak 5,29 persen dari 0,7937GBP/Euro menjadi 0,8356 GBP/Euro pada 2/12/2008.
Menurut Doktor Moneter peraih dua Chancelor Award dari Brunel University London tersebut, dalam sejarahnya, tanggal 1 Desember 2008 merupakan hari paling kelabu semenjak Inggris keluar dari Mekanisme Nilai Tukar Eropa (the Exchange Rate Mechanism/ERM) pada tahun 1992. Pounds turun drastis sebesar 5,2 sen menjadi 1.486/GBP dolar dalam satu hari.
Sementara itu, presiden Uni Eropa, Jose Manuel Barroso, menyatakan, Inggris semakin dekat untuk bergabung dengan Euro, ditengah terus berlanjutnya pelemahan poundsterling terhadap Euro. Dalam sehari, pada senin lalu, GBP turun 3,5 sen terhadap euro pada 0.851 pounds/euro.
Muslimin Anwar melihat pernyataan Barosso suatu hal yang patut diperhitungkan. Ia masih ingat bagaimana Gordon Brown, pada tahun 2003, ketika menjadi Menteri Keuangan, telah menghapuskan harapan sebagian warga Inggris untuk bergabung dengan Euro dengan mengatakan Inggris belum siap menjadi anggota "UK is not yet ready for membership".
Semenjak itu, ia merasakan debat politik mengenai kemungkinan Inggris bergabung dengan Euro semakin meredup, ujarnya.
Namun demikian, dengan data ekonomi yang baru saja dikeluarkan Bank Sentral Inggris, Bank of England, ekonom Bank Indonesia itu menyatakan kemungkinan besar PM Gordon Brown akan mempertimbangkan kembali kemungkinan menggunakan mata uang Euro.
Ancaman resesi ekonomi tahun depan demikian besarnya. Seiring dengan penurunan permintaan global, gelombang PHK terus berlanjut.
Bank papan atas HSBC mengumumkan rencana merumahkan 500 karyawannya di seantero Inggris Raya, menyusul keputusan pembuat mobil mewah Aston Martin yang akan memutuskan hubungan kerja dengan 300 pekerja tetap dan 300 pekerja paruh waktu.
Sementara itu, bank investasi ternama Credit Suisse telah memutuskan untuk memberhentikan 650 karyawannya.
"Dihadapkan pada fakta terus memburuknya perekonomian domestik dan global, merger dengan negara-negara di dataran Eropa merupakan satu solusi yang penting dipertimbangkan.
Bergabungnya tiga negara besar di Eropa, yakni Perancis, Jerman dan Inggris dalam satu kekuatan akan membuat pasar Eropa semakin solid dan semakin meningkatkan kepercayaan penduduknya," kata Mahasiswa Utama Universitas Indonesia 1992 itu.
Namun demikian, mantan Ketua ICMI-UK ini menyatakan, kecintaan sebagian penduduk Inggris kepada Ratunya yang direfleksikan dalam hampir semua uang kertas dan logam akan menjadi batu sandungan untuk menggunakan uang Euro.
"Pengalaman saya selama di Inggris juga menjelaskan bahwa hasil jajak pendapat di berbagai media menunjukkan keengganan public untuk bergabung dengan Euro. Mereka terikat dengan kedigdayaan masa lalu, sepertinya".
Selain itu, "Inggris harus mengikuti prosedur sebagaimana layaknya negara Eropa lain yang ingin bergabung dengan Euro. Salah satu prasyaratnya adalah hutang luar negeri yang rendah.
Tahun depan, saja rasio hutang luar negeri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris mencapai 8 persen. Bahkan, diperkirakan pada tahun 2014 akan mencapai 57.4 persen, ujar Putra Kampus Indonesia tahun 1992 yang merujuk kepada penjelasan Barosso.
Muslimin melihat ditengah ancaman resesi yang terus memburuk, persetujuan pemberian kredit perumahan yang semakin menurun yang menandakan harga rumah akan menjadi semakin murah dalam masa-masa mendatang.
Apalagi dengan adanya pemutusan hubungan kerja yang semakin mewabah, serta semakin melemahnya Poundsterling terhadap Euro dan dolar AS, maka bersatu dengan Euro akan kembali menghiasi perdebatan ekonomi maupun Politik di Inggris Raya dalam waktu-waktu mendatang, demikian Muslimin Anwar.
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/M012/M012) 02-12-2008 21:13:32
Blog ini berisi liputan dan berita serta artikel sekitar kejadian yang ada hubungannya diplomasi Indonesia di luar negeri khususnya wilayah Eropa yang saya kirim dan dimuat di LKBN Antara. Terima kasih untuk seluruh nara sumber diplomat yang memberikan kontribusi kepada saya sebagai koresponden LKBN Antara di Kerajaan Inggris dan juga mencakup wilayah Eropa
Selasa, 02 Desember 2008
HANDICRAFT PRODUCTS IN PRAGUE
RI PROMOTES ITS HANDICRAFT PRODUCTS IN PRAGUE
London, Dec 2 (ANTARA)- The Indonesian Embassy is taking part in the International Christmas Bazaar in Prague, Czech Republic, an official said.
Opened by the First Lady of the Czech republic, Madame Livia Klausova, the event has 48 participating countries and several international organizations.
"It is an annual activity of the wives of foreign ambassadors in Prague and this year's event is the eighth," first secretary for social and cultural affairs at the Indonesian Embassy in Prague, Azis Nurwahyudi, said here Tuesday.
Azis also explained that in this year's bazaar, the Indonesian Embassy along with its women's association asked batik entrepreneurs from Solo (a town in Indonesia's Central Java province) and Balinese producers of carved and ethnic accessories to take part in the event. Indonesia in the event also offered clothes, scarfs, sarongs, flip flop, wallets, bags and toys.
According to Azis, the Indonesian pavilion drew the keen attention of visitors who were looking for Christmas and New Year's gifts. Madame Livia also visited the pavilion and was greeted by Indonesian Ambassador Salim Said and his wife Herawaty Said.
On the occasion, the Hungarian First Lady bought batik clothes and received souvenirs of batik stola and wood carvings.
As far as Indonesia was concerned, Azis said the event was a breakthrough in the search of handicraft markets in the Czech Republic.
On the occasion, the Indonesian Embassy also distributed brochures to visitors on Indonesian tourism. ***2***H-AFA/B/HNG/B003).
(T.H-AFA/C/H-AFA/B003) 03-12-2008 00:40:32
London, Dec 2 (ANTARA)- The Indonesian Embassy is taking part in the International Christmas Bazaar in Prague, Czech Republic, an official said.
Opened by the First Lady of the Czech republic, Madame Livia Klausova, the event has 48 participating countries and several international organizations.
"It is an annual activity of the wives of foreign ambassadors in Prague and this year's event is the eighth," first secretary for social and cultural affairs at the Indonesian Embassy in Prague, Azis Nurwahyudi, said here Tuesday.
Azis also explained that in this year's bazaar, the Indonesian Embassy along with its women's association asked batik entrepreneurs from Solo (a town in Indonesia's Central Java province) and Balinese producers of carved and ethnic accessories to take part in the event. Indonesia in the event also offered clothes, scarfs, sarongs, flip flop, wallets, bags and toys.
According to Azis, the Indonesian pavilion drew the keen attention of visitors who were looking for Christmas and New Year's gifts. Madame Livia also visited the pavilion and was greeted by Indonesian Ambassador Salim Said and his wife Herawaty Said.
On the occasion, the Hungarian First Lady bought batik clothes and received souvenirs of batik stola and wood carvings.
As far as Indonesia was concerned, Azis said the event was a breakthrough in the search of handicraft markets in the Czech Republic.
On the occasion, the Indonesian Embassy also distributed brochures to visitors on Indonesian tourism. ***2***H-AFA/B/HNG/B003).
(T.H-AFA/C/H-AFA/B003) 03-12-2008 00:40:32
CHRISTMAS BAZAAR, PRAHA
PROMOSI KERAJINAN INDONESIA DI CHRISTMAS BAZAAR, PRAHA
London, 2/12 (ANTARA) - Indonesia berpartisipasi pada International Christmas Bazaar yang diikuti 48 negara dan beberapa organisasi internasional ini yang dibuka isteri Presiden Republik Ceko, Madame Livia Klausova, di Praha.
Bazar ini merupakan kegiatan tahunan isteri-isteri duta besar yang sedang bertugas di Ceko dan tahun ini merupakan kegiatan yang kedelapan kalinya, demikian Sekretaris Satu Pensosbud KBRI Praha Azis Nurwahyudi kepada koresponden Antara London, Selasa.
Istri Presiden Ceko, Madame Livia Klausova saat berkunjung Stand Indonesia disambut Dubes Salim Said dan Herawaty Said selain membeli kain batik, Madame Livia Klausova mendapat kenang-kenangan berupa stola batik dan ukiran kayu.
Pada penyelenggaraan bazar tahun ini , KBRI Praha dan Dharma Wanita mengajak pengusaha kota Solo yang tergabung dalam UKM yang memproduksi batik serta barang kerajinan lainnya seperti baju, scraft, sarung, sandal, dompet, blangkon, tas dan mainan /
Sementara itu, Bali diwakili berbagai ukiran dan asesories bernuansa etnik.
Stand Indonesia, sepanjang berlangsungnya bazar ramai disinggahi pengunjung yang mencari berbagai barang untuk persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru tidak saja dari kalangan diplomat tetapi juga masyarakat Ceko. '
Menurut Azis Nurwahyudi, kegiatan bazar tersebut merupakan salah satu terobosan dalam rangka mencari pasar di Ceko bagi kerajinan Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, KBRI Praha juga membagikan berbagai brosur pariwisata Indonesia dalam rangka memberikan informasi kepada pengunjung tentang potensi wisata di Indonesia. ***2***
ZG/B/A011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 02-12-2008 08:01:02
London, 2/12 (ANTARA) - Indonesia berpartisipasi pada International Christmas Bazaar yang diikuti 48 negara dan beberapa organisasi internasional ini yang dibuka isteri Presiden Republik Ceko, Madame Livia Klausova, di Praha.
Bazar ini merupakan kegiatan tahunan isteri-isteri duta besar yang sedang bertugas di Ceko dan tahun ini merupakan kegiatan yang kedelapan kalinya, demikian Sekretaris Satu Pensosbud KBRI Praha Azis Nurwahyudi kepada koresponden Antara London, Selasa.
Istri Presiden Ceko, Madame Livia Klausova saat berkunjung Stand Indonesia disambut Dubes Salim Said dan Herawaty Said selain membeli kain batik, Madame Livia Klausova mendapat kenang-kenangan berupa stola batik dan ukiran kayu.
Pada penyelenggaraan bazar tahun ini , KBRI Praha dan Dharma Wanita mengajak pengusaha kota Solo yang tergabung dalam UKM yang memproduksi batik serta barang kerajinan lainnya seperti baju, scraft, sarung, sandal, dompet, blangkon, tas dan mainan /
Sementara itu, Bali diwakili berbagai ukiran dan asesories bernuansa etnik.
Stand Indonesia, sepanjang berlangsungnya bazar ramai disinggahi pengunjung yang mencari berbagai barang untuk persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru tidak saja dari kalangan diplomat tetapi juga masyarakat Ceko. '
Menurut Azis Nurwahyudi, kegiatan bazar tersebut merupakan salah satu terobosan dalam rangka mencari pasar di Ceko bagi kerajinan Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, KBRI Praha juga membagikan berbagai brosur pariwisata Indonesia dalam rangka memberikan informasi kepada pengunjung tentang potensi wisata di Indonesia. ***2***
ZG/B/A011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 02-12-2008 08:01:02
KETUA ICMI UK
DR SURYANTO MAHDIPUTRA KETUA ICMI UK PERIODE 2008-2010
London, 1/12 (ANTARA) - Dr. Suyanto Mahdi Putra terpilih sebagai Ketua ICMI UK (Inggris) periode 2008-2010 menggantikan Dr. Muslimin Anwar yang habis masa baktinya di akhir tahun ini.
Suyanto Mahdi Putra adalah alumnus Newcastle University yang saat ini bekerja sebagai konsultan industri konstruksi di London. Dia terpilih secara mutlak dalam musyawarah Orsat ICMI di London, Sabtu.
Dia yang pernah mendapat penghargaan sebagai mahasiswa terbaik internasional di bidang ilmu teknik dari sebuah organisasi ternama di Inggris ini mengharapkan ICMI dapat memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia.
Setelah menjalani dua tahun masa kepengurusan, Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Organisasi Satuan United Kingdom (ICMI UK) meregenerasi kepengurusannya.
Sejak Dr. Muslimin Anwar kembali ke Indonesia pada akhir tahun lalu karena masa studinya di Inggris sudah selesai, kepengurusan ICMI setempat dipimpin wakil ketua ICMI Nizma Agustjik.
"Yang penting organisasi dan aktivitas anggotanya dapat terus berjalan lancar, demikian Nizma Agustjik, ibu dua gadis yang berangkat remaja.
Selama dua tahun masa baktinya, pengurus ICMI UK banyak melakukan kegiatan, seperti melakukan diskusi rutin membahas bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, teknologi dan energi, katanya.
Pengurus ICMI UK juga mengadakan workshop ekonomi, diskusi dengan mengundang berbagai tokoh Indonesia yang sedang berkunjung ke Inggris seperti Prof. Amien Rais dan Prof. Azyumardi Azra.
Sementara itu Dono Widiatmoko yang di kepengurusan periode sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris ICMI UK mengatakan apa yang dilakukan ICMI adalah untuk mengasah dan memperkuat intelektualitas mahasiswa, professional, dan masyarakat Indonesia yang ada di Inggris.
"Kami banyak mendapat bantuan dan dukungan dari berbagai komponen Indonesia yang ada di Inggris," ujarnya.
Dikatakannya hubungan yang baik dengan berbagai institusi Indonesia yang mempunyai perwakilan di Inggris merupakan hal positif yang perlu dilanjutkan dan dikembangkan di kepengurusan berikutnya.
Pada kesempatan itu juga diadakan diskusi tentang Strategi Bersaing Perguruan Tinggi Indonesia di kancah Dunia yang dihadiri mahasiswa, akademisi dan masyarakat Indonesia yang ada di London dan sekitarnya.
(U-ZG)***7***
(T.H-ZG/B/H-KWR/H-KWR) 01-12-2008 20:11:06
London, 1/12 (ANTARA) - Dr. Suyanto Mahdi Putra terpilih sebagai Ketua ICMI UK (Inggris) periode 2008-2010 menggantikan Dr. Muslimin Anwar yang habis masa baktinya di akhir tahun ini.
Suyanto Mahdi Putra adalah alumnus Newcastle University yang saat ini bekerja sebagai konsultan industri konstruksi di London. Dia terpilih secara mutlak dalam musyawarah Orsat ICMI di London, Sabtu.
Dia yang pernah mendapat penghargaan sebagai mahasiswa terbaik internasional di bidang ilmu teknik dari sebuah organisasi ternama di Inggris ini mengharapkan ICMI dapat memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia.
Setelah menjalani dua tahun masa kepengurusan, Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Organisasi Satuan United Kingdom (ICMI UK) meregenerasi kepengurusannya.
Sejak Dr. Muslimin Anwar kembali ke Indonesia pada akhir tahun lalu karena masa studinya di Inggris sudah selesai, kepengurusan ICMI setempat dipimpin wakil ketua ICMI Nizma Agustjik.
"Yang penting organisasi dan aktivitas anggotanya dapat terus berjalan lancar, demikian Nizma Agustjik, ibu dua gadis yang berangkat remaja.
Selama dua tahun masa baktinya, pengurus ICMI UK banyak melakukan kegiatan, seperti melakukan diskusi rutin membahas bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, teknologi dan energi, katanya.
Pengurus ICMI UK juga mengadakan workshop ekonomi, diskusi dengan mengundang berbagai tokoh Indonesia yang sedang berkunjung ke Inggris seperti Prof. Amien Rais dan Prof. Azyumardi Azra.
Sementara itu Dono Widiatmoko yang di kepengurusan periode sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris ICMI UK mengatakan apa yang dilakukan ICMI adalah untuk mengasah dan memperkuat intelektualitas mahasiswa, professional, dan masyarakat Indonesia yang ada di Inggris.
"Kami banyak mendapat bantuan dan dukungan dari berbagai komponen Indonesia yang ada di Inggris," ujarnya.
Dikatakannya hubungan yang baik dengan berbagai institusi Indonesia yang mempunyai perwakilan di Inggris merupakan hal positif yang perlu dilanjutkan dan dikembangkan di kepengurusan berikutnya.
Pada kesempatan itu juga diadakan diskusi tentang Strategi Bersaing Perguruan Tinggi Indonesia di kancah Dunia yang dihadiri mahasiswa, akademisi dan masyarakat Indonesia yang ada di London dan sekitarnya.
(U-ZG)***7***
(T.H-ZG/B/H-KWR/H-KWR) 01-12-2008 20:11:06
FESTIVAL TARI ASIA DAN TIMUR TENGAH
INDONESIA IKUT FESTIVAL TARI ASIA DAN TIMUR TENGAH
London, 2/12 (ANTARA) - Tim kesenian Indonesia dari KBRI Budapest mengikuti festival tari dari negara Asia dan Timur Tengah yang digelar di Gedung Petofi Csarnok, Budapest.
Penampilan penari dari KBRI Budapest mendapat sambutan meriah dari undangan yang memenuhi gedung berkapasitas 600 kursi saat penari membawakan tari Yapong dari daerah Betawi, demikian Sekretaris I Pelaksana Fungsi Pensosbud, Arena Sri Victoria kepada koresponden ANTARA London, Selasa.
Dikatakannya, festival tari itu diawali dengan penampilan 13 penari yang tergabung dalam Tim Kesenian KBRI Budapest dilanjutkan dengan penampilan artis dan penari profesional Hongaria.
Festival yang juga dilangsungkan di kota Visegrad, para penari profesional mempertunjukkan tari-tarian dari kawasan Timur Tengah yang dimodernisir sesuai perkembangan budaya dan teknis seni panggung.
Menurut Arena, keikutsertaan tim kesenian Indonesia dalam acara festival tari negara-negara Asia dan Timur Tengah atas undangan Peter Bezi, mantan Darmasiswa Indonesia.
Tim kesenian KBRI yang tampil sebagai undangan khusus mendapatkan sambutan yang meriah dari pengunjung yang memberikan sambutan dan apresiasinya pada kesenian Indonesia saat penari membawakan Tari Joged dari Bali sebagai menutup rangkaian tarian tradisional yang ditampilkan oleh Tim KBRI.***2***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/R014/R014) 02-12-2008 07:47:53
London, 2/12 (ANTARA) - Tim kesenian Indonesia dari KBRI Budapest mengikuti festival tari dari negara Asia dan Timur Tengah yang digelar di Gedung Petofi Csarnok, Budapest.
Penampilan penari dari KBRI Budapest mendapat sambutan meriah dari undangan yang memenuhi gedung berkapasitas 600 kursi saat penari membawakan tari Yapong dari daerah Betawi, demikian Sekretaris I Pelaksana Fungsi Pensosbud, Arena Sri Victoria kepada koresponden ANTARA London, Selasa.
Dikatakannya, festival tari itu diawali dengan penampilan 13 penari yang tergabung dalam Tim Kesenian KBRI Budapest dilanjutkan dengan penampilan artis dan penari profesional Hongaria.
Festival yang juga dilangsungkan di kota Visegrad, para penari profesional mempertunjukkan tari-tarian dari kawasan Timur Tengah yang dimodernisir sesuai perkembangan budaya dan teknis seni panggung.
Menurut Arena, keikutsertaan tim kesenian Indonesia dalam acara festival tari negara-negara Asia dan Timur Tengah atas undangan Peter Bezi, mantan Darmasiswa Indonesia.
Tim kesenian KBRI yang tampil sebagai undangan khusus mendapatkan sambutan yang meriah dari pengunjung yang memberikan sambutan dan apresiasinya pada kesenian Indonesia saat penari membawakan Tari Joged dari Bali sebagai menutup rangkaian tarian tradisional yang ditampilkan oleh Tim KBRI.***2***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/R014/R014) 02-12-2008 07:47:53
"INDONESIAN DAY IN BELGRADE"
PERSAHABATAN INDONESIA-SERBIA GELAR "INDONESIAN DAY IN BELGRADE"
London, 2/12 (ANTARA) - Asosiasi Persahabatan Serbia-Indonesia mengelar "Indonesian Days in Belgrade" (Dani Indonezije u Beogradu) yang berlangsung 1-10 Desember 2008 di gedung kesenian dan musik bergengsi Kolarceva, Beograd.
Acara "Indonesian Days in Belgrade" yang dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI Beograd, Muhammad Abduh Dalimunthe, Senin (1/12) antara lain diisi dengan kegiatan pameran lukisan karya mantan penerima dharmasiswa dari Deplu untuk sekolah di Indonesia, yaitu Dragana Mladenovic, Tanja Djokic dan Tamara Senekar.
Sekretaris Tiga Pensosbud KBRI Beograd, Ance Maylani kepada koresponden Antara London, mengatakan, "Indonesian Days in Belgrade" diadakan atas inisiatif Asosiasi Persahabatan Serbia-Indonesia dan mendapat dukungan KBRI Beograd.
Dubes RI di Beograd, Muhammad Abduh Dalimunthe, memberikan perhatian khusus pada metode lukis batik yang menjadi salah satu tema pameran yang dinilai tidak terdapat dalam aliran manapun di dunia.
Pelukis dari berbagai negara memiliki ketertarikan sendiri untuk mempelajari teknik lukis tersebut dan beberapa karya lukis Bali terkenal tidak luput menjadi karya-karya internasional. Hal inilah yang menjadi khas tersendiri dari budaya Indonesia, ujarnya.
Menurut Dubes, hubungan kedua negara terjalin sejak Republik Serbia bernama Yugoslavia yang hingga saat ditandai dengan kerjasama di bidang pendidikan, budaya dan seni serta ekonomi yang perlu dikembangkan secara lebih intensif. Sementara kedua negara memiliki sumber ekonomi yang saling melengkapi satu sama lain.
Asosiasi Indonesia-Serbia
Asosiasi Indonesia-Serbia dibentuk 17 Agustus 2003 oleh warga Serbia yang memiliki latar belakang profesi maupun akademis dan kecintaan terhadap Indonesia.
Mantan Dubes Yugoslavia untuk Indonesia yang mengajar di Fakultas Hukum di Beograd, Prof. Dr. Miodrag Trajkovic memprakarsai terbentuknya asosiasi dengan visi meningkatkan hubungan kedua negara dalam kerangka "people-to-people contact".
Dikatakannya, asosiasi yang terus berkembang tidak hanya menjangkau warga Serbia tapi juga kalangan bisnis yang memiliki hubungan dagang dengan Indonesia.
Dalam rangkaian acara "Indonesian Days in Beograd" juga dipresentasikan berbagai daerah wisata di Indonesia yang disampaikan anggota asosiasi yang juga wartawan pariwisata dan penerbit, Marija Savin.
Di lain pihak, pameran tersebut menjadi bukti bahwa program dharmasiswa yang diadakan selama ini telah membawa hasil yang diharapkan.
Tamara Senekar, salah satu alumni dharmasiswa menyampaikan kunjungannya ke Indonesia untuk belajar seni lukis memberikan pengalaman yang sangat berharga.
Sementara itu Marija Savin menyampaikan kesannya mengenai perjalanannya ke Indonesia yang dinilai meninggalkan kesan mendalam.
Rangkaian menyelenggaraan "Indonesian Days in Belgrade" kembali akan digelar pada awal musim semi tahun depan. ***2***(T.H-ZG/B/R014/R014) 02-12-2008 08:18:14
London, 2/12 (ANTARA) - Asosiasi Persahabatan Serbia-Indonesia mengelar "Indonesian Days in Belgrade" (Dani Indonezije u Beogradu) yang berlangsung 1-10 Desember 2008 di gedung kesenian dan musik bergengsi Kolarceva, Beograd.
Acara "Indonesian Days in Belgrade" yang dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI Beograd, Muhammad Abduh Dalimunthe, Senin (1/12) antara lain diisi dengan kegiatan pameran lukisan karya mantan penerima dharmasiswa dari Deplu untuk sekolah di Indonesia, yaitu Dragana Mladenovic, Tanja Djokic dan Tamara Senekar.
Sekretaris Tiga Pensosbud KBRI Beograd, Ance Maylani kepada koresponden Antara London, mengatakan, "Indonesian Days in Belgrade" diadakan atas inisiatif Asosiasi Persahabatan Serbia-Indonesia dan mendapat dukungan KBRI Beograd.
Dubes RI di Beograd, Muhammad Abduh Dalimunthe, memberikan perhatian khusus pada metode lukis batik yang menjadi salah satu tema pameran yang dinilai tidak terdapat dalam aliran manapun di dunia.
Pelukis dari berbagai negara memiliki ketertarikan sendiri untuk mempelajari teknik lukis tersebut dan beberapa karya lukis Bali terkenal tidak luput menjadi karya-karya internasional. Hal inilah yang menjadi khas tersendiri dari budaya Indonesia, ujarnya.
Menurut Dubes, hubungan kedua negara terjalin sejak Republik Serbia bernama Yugoslavia yang hingga saat ditandai dengan kerjasama di bidang pendidikan, budaya dan seni serta ekonomi yang perlu dikembangkan secara lebih intensif. Sementara kedua negara memiliki sumber ekonomi yang saling melengkapi satu sama lain.
Asosiasi Indonesia-Serbia
Asosiasi Indonesia-Serbia dibentuk 17 Agustus 2003 oleh warga Serbia yang memiliki latar belakang profesi maupun akademis dan kecintaan terhadap Indonesia.
Mantan Dubes Yugoslavia untuk Indonesia yang mengajar di Fakultas Hukum di Beograd, Prof. Dr. Miodrag Trajkovic memprakarsai terbentuknya asosiasi dengan visi meningkatkan hubungan kedua negara dalam kerangka "people-to-people contact".
Dikatakannya, asosiasi yang terus berkembang tidak hanya menjangkau warga Serbia tapi juga kalangan bisnis yang memiliki hubungan dagang dengan Indonesia.
Dalam rangkaian acara "Indonesian Days in Beograd" juga dipresentasikan berbagai daerah wisata di Indonesia yang disampaikan anggota asosiasi yang juga wartawan pariwisata dan penerbit, Marija Savin.
Di lain pihak, pameran tersebut menjadi bukti bahwa program dharmasiswa yang diadakan selama ini telah membawa hasil yang diharapkan.
Tamara Senekar, salah satu alumni dharmasiswa menyampaikan kunjungannya ke Indonesia untuk belajar seni lukis memberikan pengalaman yang sangat berharga.
Sementara itu Marija Savin menyampaikan kesannya mengenai perjalanannya ke Indonesia yang dinilai meninggalkan kesan mendalam.
Rangkaian menyelenggaraan "Indonesian Days in Belgrade" kembali akan digelar pada awal musim semi tahun depan. ***2***(T.H-ZG/B/R014/R014) 02-12-2008 08:18:14
Senin, 01 Desember 2008
PERUBAHAN SISTEM KENEGARAAN
PERUBAHAN SISTEM KENEGARAAN BISA BAWA DAMPAK NEGATIF
London 1//12(ANTARA) - Perubahan sistem kenegaraan suatu negara dari sentralistik menjadi demokrasi ternyata bisa membawa dampak negatif dengan munculnya korupsi yang perilakunya di Indonesia dan Rusia punya kemiripan.
Hal itu tergungkap dalam Diskusi "Pemberantasan Korupsi" yang diadakan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Moscow di Rusia (PERMIRA), demikian disampaikan Ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia (PMI) Moscow Yunita Umniyati kepada koresponden Antara, Minggu.
Dalam kehidupan bernegara masyarakat Rusia, saat ini sedang terjadi suatu proses legislasi untuk pemberantasan korupsi. Ini semua karena perubahan masyarakat menjadi demokratis dan liberal seolah tidak mampu diantisipasi oleh peraturan yang berlaku pada masa Uni Soviet.
Meskipun perubahan tersebut telah berlangsung cukup lama, namun mempersiapkan aturan menjadi sesuatu yang sangat kompleks, ujar Yunita Umniyati.
Menurut salah satu pembicara, Dr. Sartoyo, korupsi di Rusia banyak terjadi dilakukan orang-orang yang mengerti celah-celah aturan yang masih semrawut saat ini. Sebagain dari merekalah yang kemudian bisa kaya mendadak secara cepat.
Selain itu, korupsi juga dilakukan oleh kelompok yang tidak pandai tetapi memiliki peluang korupsi, yakni para polisi dan pekerja pabean.
"Mereka lebih berani karena saat ini Rusia sudah tidak mengenal lagi hukuman mati," kata Yuanita .
Di sisi lain, Indonesia yang juga menuju negara demokratis yang mapan, terus menghadapi masalah korupsi.
Angan-angan masyarakat bahwa sistem demokratis yang dibangun setelah ambruknya tembok Orde Baru ternyata tidak serta merta membuahkan masyarakat yang adil dan makmur. Terdapat suatu masa transisi yang cukup lama agar sistem yang terbangun bisa mapan.
"Pemilu yang sangat demokratis sering ternodai dengan "money politics" sehingga impinan mayarakat tetap sebatas impian," ujar salah seorang pembicara M. Aji Surya.
Counsellor Penerangan, KBRI Moskow M. Aji Surya.menyebtkan bahwa yang menarik adalah, pembangunan hukum untuk mengantisipasi pelanggaran hukum korupsi di Rusia sedang dibuat.
Saat ini, Presiden Medvedev membentuk satu badan khusus untuk pemberantasan korupsi dan mengajukan Rancangan Undang-Undang Anti Korupsi.
Bahkan Medvedev memberikan perhatian khusus terhadap pemberantasan korupsi, penegakan hukum dan masalah peradilan. Dengan demikian, maka Indonesia boleh dibilang lebih siap menghadapi masalah korupsi.
Untuk mengatasi masalah korupsi maka sangat disarankan agar KPK tidak dijadikan ujung tombak bagi penegakan hukum di Indonesia, melainkan harus memaksimalisasi sistem peradilan, pembenahan sistem dan pelaksanaan hukum (law enforcement).
"Kalau selama ini korupsi banyak dilakukan mereka yang disebut mafia peradilan, maka pembenahan yang paling penting justru di wilayah ini," kata Raymond, salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum RUDN yang turut menjadi pembicara.
Pemilu tahun depan menjadi cara yang baik bagi pembangunan Indonesia secara integratif. Jangan sampai salah pilih.***1***
(U-ZG)/B/A011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 01-12-2008 08:30:17
London 1//12(ANTARA) - Perubahan sistem kenegaraan suatu negara dari sentralistik menjadi demokrasi ternyata bisa membawa dampak negatif dengan munculnya korupsi yang perilakunya di Indonesia dan Rusia punya kemiripan.
Hal itu tergungkap dalam Diskusi "Pemberantasan Korupsi" yang diadakan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Moscow di Rusia (PERMIRA), demikian disampaikan Ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia (PMI) Moscow Yunita Umniyati kepada koresponden Antara, Minggu.
Dalam kehidupan bernegara masyarakat Rusia, saat ini sedang terjadi suatu proses legislasi untuk pemberantasan korupsi. Ini semua karena perubahan masyarakat menjadi demokratis dan liberal seolah tidak mampu diantisipasi oleh peraturan yang berlaku pada masa Uni Soviet.
Meskipun perubahan tersebut telah berlangsung cukup lama, namun mempersiapkan aturan menjadi sesuatu yang sangat kompleks, ujar Yunita Umniyati.
Menurut salah satu pembicara, Dr. Sartoyo, korupsi di Rusia banyak terjadi dilakukan orang-orang yang mengerti celah-celah aturan yang masih semrawut saat ini. Sebagain dari merekalah yang kemudian bisa kaya mendadak secara cepat.
Selain itu, korupsi juga dilakukan oleh kelompok yang tidak pandai tetapi memiliki peluang korupsi, yakni para polisi dan pekerja pabean.
"Mereka lebih berani karena saat ini Rusia sudah tidak mengenal lagi hukuman mati," kata Yuanita .
Di sisi lain, Indonesia yang juga menuju negara demokratis yang mapan, terus menghadapi masalah korupsi.
Angan-angan masyarakat bahwa sistem demokratis yang dibangun setelah ambruknya tembok Orde Baru ternyata tidak serta merta membuahkan masyarakat yang adil dan makmur. Terdapat suatu masa transisi yang cukup lama agar sistem yang terbangun bisa mapan.
"Pemilu yang sangat demokratis sering ternodai dengan "money politics" sehingga impinan mayarakat tetap sebatas impian," ujar salah seorang pembicara M. Aji Surya.
Counsellor Penerangan, KBRI Moskow M. Aji Surya.menyebtkan bahwa yang menarik adalah, pembangunan hukum untuk mengantisipasi pelanggaran hukum korupsi di Rusia sedang dibuat.
Saat ini, Presiden Medvedev membentuk satu badan khusus untuk pemberantasan korupsi dan mengajukan Rancangan Undang-Undang Anti Korupsi.
Bahkan Medvedev memberikan perhatian khusus terhadap pemberantasan korupsi, penegakan hukum dan masalah peradilan. Dengan demikian, maka Indonesia boleh dibilang lebih siap menghadapi masalah korupsi.
Untuk mengatasi masalah korupsi maka sangat disarankan agar KPK tidak dijadikan ujung tombak bagi penegakan hukum di Indonesia, melainkan harus memaksimalisasi sistem peradilan, pembenahan sistem dan pelaksanaan hukum (law enforcement).
"Kalau selama ini korupsi banyak dilakukan mereka yang disebut mafia peradilan, maka pembenahan yang paling penting justru di wilayah ini," kata Raymond, salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum RUDN yang turut menjadi pembicara.
Pemilu tahun depan menjadi cara yang baik bagi pembangunan Indonesia secara integratif. Jangan sampai salah pilih.***1***
(U-ZG)/B/A011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 01-12-2008 08:30:17
Langganan:
Postingan (Atom)