Sabtu, 13 Februari 2010

Tim Lotus Formula Satu Malaysia Diluncurkan

Tim Lotus Formula Satu Malaysia Diluncurkan

Sabtu, 13 Pebruari 2010 18:50 WIB | Olahraga | Formula 1 | Dibaca 194 kali
London (ANTARA News) - Tim Lotus Formula Satu (F1) Malaysia, satu satunya Tim F1 Asia yang meramaikan musim balap 2010 Grand Prix F1, diluncurkan di London, Jumat malam. Tim Lotus akan mengikuti Grand Prix itu yang dimulai pertengahan Maret di sirkuit Sakhir, Manama, Bahrain.

Acara Peluncuran yang digelar di London`s Royal Horticultural Hall, London, mendapat liputan media masa Internasional yang khusus meliput cabang olahraga Formula Satu.

Ketua tim Formula Satu Lotus Malaysia, Tony Fernandes, kepada koresponden Antara London, mengatakan bahwa target Tim Formula Satu Malaysia tidak muluk-muluk yang penting dapat menyelesaikan setiap balapan.

Menurut Tony, timnya sudah bagus bisa menyelesaikan satu balapan aja, apalagi jika Tim Lotus dapat menyelesaikan seluruh seri termasuk di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur pada awal April mendatang.

"Saya tidak dapat membayangkan lima bulan lalu, hanya berupa impian, tapi saat ini antusias semua pihak membuat semuanya menjadi kenyataan,"ujar Tony Fernandes.


Menurut Tony, ia sudah tidak sabar untuk bisa menyaksikan tim nya berada di sirkuit Bahrain bersama mobil balapan lainnya. "Merupakan suatu tantangan buat kami semuanya," ujarnya.

Tony mengakui bahwa ia bangga bisa membawa kembali nama Lotus dalam balapan Formula Satu. Lotus berjaya 16 tahun lalu dalam berbagai seri Grand Prix .

Dalam acara peluncuran tersebut juga hadir Hazel, istri mendiang Chapman yang meninggal tahun 1982, dan pewaris nama Lotus, Clive Chapman serta beberapa mobil F1 Lotus yang bersejarah ikut dipamerkan dalam ruangan megah gedung Royal Horticultural Hall.

Umumkan nama pembalap
Dalam acara peluncuran yang berlangsung meriah itu Tony Fernandes mengumumkan nama tiga pembalap Lotus F1 team masing masing Jarno Truli dari Italia, Heikki Kovalainen dari Finlandia, dan pembalap Malaysia, Fairuz Fauzy.


Tony Fernandes, pemilik AirAsia, mengatakan bahwa penunjukan Jarno, Heikki, dan Fairuz sebagai pembalap dalam Tim Formula Satu Malaysia itu merupakan suatu testamen pada kualitas tim serta ambisi untuk dapat mengikuti Formula Satu.

Tony mengatakan bahwa Lotus menetapkan target yang realistis yang akan membawa kembali merek terkenal itu ke Formula Satu untuk pertama kalinya dalam 16 tahun.

Tony Fernandes berharap Tim nya akan dapat menyelesaikan setiap balapan selama musim Grand Prix yang akan berakhir di GP Abu Dhabi November mendatang.

Menurut Tony, prestasi yang berhasil diraihnya saat ini adalah berhasil mendapatkan entri di Grand Prix Formula Satu dan dapat menyelesaikan mobil hanya dalam waktu lima bulan.

"Prestasi yang kami miliki adalah berhasil menyelesaikan mobil dalam waktu lima bulan untuk mendapatkan sebuah entri yang tadinya hanya merupakan impian," ujarnya.

Tony mengarap secara serius tim Formula Satu dengan merekrut disainer F1 terkemuka, Mike Gascoyne, yang pernah bergabung dengan Renault dan Toyota.

Ia merasa bangga bisa kembali membawa nama Lotus dalam Formula Satu, dengan sejarah Lotus warna emas dan hijau yang dibuat oleh Jim Clark dan Graham Hill.

Lotus berjaya dan memenangi serangkaian balapan dan konstruktor sejak tahun 1960-an dan berakhir tahun 1994, ketika Tim Lotus mengalami masalah keuangan.

Sementara itu pembalap muda Malaysia Fairuz Fauzy mengatakan bahwa ia merasa bangga bisa membawa nama Malaysia dalam Grand Prix Formula Satu.

"Merupakan suatu tantangan bagi kami semuanya untuk bisa menyelesaikan setiap seri, " ujarnya dan itu tidak mustahil karena Tony Fernandes sendiri mengawali semuanya dari nol.

Acara peluncuran Tim Lotus Formula Satu Malaysia itu merupakan hasil rancangan yang dilakukan di Cologne dan uji windtunnel dengan model skala pertama mobil Formula Satu di Bologne, Italia. (U-ZG/A038)

Jumat, 12 Februari 2010

DUBES RI BULGARIA SERAHKAN BANTUAN UNTUK SUMATERA BARAT

DUBES RI BULGARIA SERAHKAN BANTUAN UNTUK SUMATERA BARAT

London, 12/2 (ANTARA) - Dubes RI untuk Republik Bulgaria, Immanuel Robert Inkiriwang, menyerahkan bantuan dana kemanusiaan sebesar 3.333 dolar AS kepada masyarakat korban gempa bumi di Sumatera Barat.

Dana yang dihimpun dari beberapa kegiatan pengumpulan dana yang dilakukan KBRI Sofia itu, diserahkan Dubes Immanuel kepada Kepala Kantor Penghubung Pemprov Sumatera Barat Nadiar SH, kata Sekretaris Kedua KBRI Sofia Djarot Purwoko Putro, kepada koresponden ANTARA London, Jumat.

Bencana alam gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter yang menimpa Sumatera Barat, September 2009, sejauh ini cukup mendapat perhatian dan simpati serta solidaritas dari rakyat Bulgaria.

Kepala Kantor Penghubung Pemprov Sumbar, atas nama Pemprov Sumbar dan masyarakat setempat, menyampaikan terima kasih kepada KBRI Sofia dan rakyat Bulgaria yang telah ambil bagian dalam meringankan beban penderitaan para korban gempa di Sumbar.

Dalam kesempatan itu Dubes RI menyampaikan, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi hubungan persahabatan antara rakyat Bulgaria dengan Indonesia.

Bulgaria selama ini turut membantu meringankan beban para korban, termasuk memberikan membantuan dalam proses rehabilitasi.

Dikatakannya, sebagian besar dana bantuan kemanusiaan tersebut diperoleh dari kegiatan pengumpulan dana melalui penyelenggaraan turnamen golf amatir Mercedez Bens President Cup di Kota Balchik, di tepi Laut Hitam, Nopember lalu.

Kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerja sama KBRI Sofia dengan Lighthouse Golf & Resort dan Mercedez Bens Bulgaria, ujarnya.

Peristiwa gempa bumi di Sumatera Barat yang ditayangkan berbagai media massa di Bulgaria, mendorong Direktur Eksekutif Lighthouse Golf & Resort, Georgi Tchouklev, pemilik hotel bintang lima yang hotelnya dihias berbagai produk Indonesia, melakukan kerja sama dengan KBRI Sofia menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Selain sebagian dari "green fee", dana kemanusiaan tersebut juga terkumpul dari hasil lelang, antara lain lukisan Bali sumbangan dari Dubes RI yang terjual 220 Euro.

Dana kemanusiaan juga berasal dari Darma Wanita Persatuan KBRI Sofia dari Crhrismast Charity Bazaar yang diadakan di Wisma Duta Sofia, Desember lalu, bekerja sama dengan Pemkot Sofia dan majalah Bulgarian Diplomatic Review serta media massa setempat.

Berbagai produk kerajinan tradisional batik seperti selendang, dompet, baju, tatakan gelas, pembatas buku, yang dijual DWP KBRI Sofia berhasil mengumpulkan dana sejumlah 500 dolar AS.

Bazaar juga dimeriahkan pertunjukan tari Ngarojeng yang ditampilkan oleh grup tari binaan KBRI, Pesona Mawar Nusantara, dan lagu serta tarian tradisional Bulgaria yang dibawakan oleh Folklore Dance Ensemble dari Municipality Institute of Culture Sredetz.

Selain melaku sejumlah kegiatan tersebut, dana kemanusiaan juga diperoleh dari sumbangan corps diplomatic di Sofia, antara lain dari Dubes Austria di Sofia, Klaus Fabjan. (U-ZG)

(T.H-ZG/B/P004/P004) 12-02-2010 07:24:17

Kamis, 11 Februari 2010

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KUNJUNGI SWEDIA

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KUNJUNGI SWEDIA

London, 11/2 (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dan Ketua Komisi I DPR , Kemal Azis Stamboel mengadakan kunjungan kerja ke Swedia selama tiga hari dari tanggal 11-13 Februari .

Sekretaris Satu KBRI Stockholm, Dody Kusumonegoro kepada koresponden Antara London, Kamis mengatakan kunjungan tersebut akan dapat meningkatan hubungan bilateral Indonesia-Swedia yang selama ini terjalin erat.

Dody Kusumonegoro menjelaskan selama di Swedia Menkominfo akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Swedia, Tortensson guna membahas peningkatan hubungan di bidang komunikasi dan teknologi informasi.

Menkominfo juga dijadwalkan bertemu beberapa pengusaha Swedia termasuk CEO Ericsson, Hans Vestberg, serta membuka acara "Indonesia Day" di Stockholm Chamber of Commerce atau Kadin Stockholm .

Menurut Dody Kusumonegoro, acara "Indonesia Day" digelar KBRI Stockholm bekerja sama dengan Kamar Dagang Swedia merupakan seminar sehari yang membahas peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Swedia.

Seminar yang akan dihadiri lebih dari 50 perusahaan Swedia ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan Kamar Dagang Swedia ke Indonesia pada bulan Oktober dan Desember lalu.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR , Kemal Azis Stamboel akan mengadakan pertemuan dengan Ketua Parlemen Swedia (Riksdag) Per Westerberg dan Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Parlemen Swedia, Goran Lennmarker untuk membahas peningkatan kerja sama parlemen kedua negara, demikian Dody Kusumonegoro.

(U-ZG)/C/A011)
(T.H-ZG/C/A011/A011) 11-02-2010 07:53:09

Rabu, 10 Februari 2010

Masyarakat Internasional Apresiasi Pengelolaan Bencana di Indonesia

Masyarakat Internasional Apresiasi Pengelolaan Bencana di Indonesia

Rabu, 10 Pebruari 2010 08:28 WIB | Peristiwa | Umum | Dibaca 558 kali
Masyarakat Internasional Apresiasi Pengelolaan Bencana di Indonesia
(ANTARAGrafis/Ardika)
London (ANTARA News) - Badan PBB untuk Masalah Kemanusiaan (UN-OCHA), negara-negara donor dan NGO`s yang bergerak di bidang kemanusiaan mengakui Indonesia sebagai salah satu contoh negara yang telah memiliki sistem pengelolaan bencana yang sangat baik.

Pengakuan itu terungkap ketika UN-OCHA menyelenggarakan pertemuan United Nations Disaster Assessment and Coordination Board, di Jenewa, ujar Sekretaris Pertama PTRI Jenewa , Achsanul Habib, kepada koresponden Antara London, Rabu.

Deputi Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Duta Besar Desra Percaya yang mewakili Pemerintah Indonesia, diminta untuk menyampaikan paparan mengenai contoh keberhasilan penanganan pasca gempa di Padang, Sumatra Barat.

UN-OCHA menyebutkan bahwa keterwakilan Indonesia dalam pertemuan tersebut dimaksudkan sebagai contoh sukses sebuah negara yang berhasil dalam operasi kemanusiaan PBB, khususnya dalam penanganan bencana.

Dalam paparannya, Duta Besar Desra Percaya menggarisbawahi bahwa Pemerintah Indonesia telah menerapkan manajemen penanganan bencana di Padang melalui koordinasi erat dengan badan-badan PBB dan negara-negara sahabat.

Penanganan gempa di Padang berjalan dengan baik karena didukung oleh koordinasi yang sangat baik antara Pemerintah Pusat dan Daerah, serta UN-OCHA dan tim gerak cepatnya.

Penanganan gempa di Padang juga telah menjadi contoh yang baik dengan berubahnya pendekatan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dalam penanganan bencana.

Dalam kerangka ini, Pemerintah Indonesia menempatkan pendekatan yang lebih proaktif dan bukan reaktif, dengan penekanan pada upaya mengurangi risiko bencana, serta menempatkan masyarakat sebagai aktor penting dalam pengurangan resiko bencana (community-based approach).

Hal-hal tersebut telah menjadi sejumlah catatan penting bagi para peserta pertemuan yang terdiri dari para pejabat UN-OCHA, badan-badan PBB dan para negara donor penting seperti AS, Uni Eropa, Jepang, Australia, Canada, serta sejumlah NGO di bidang kemanusiaan.

Dubes Toni Frisch, yang mewakili Badan Bantuan Kemanusiaan Pemerintah Swiss menyebutkan Indonesia merupakan negara yang sangat mandiri dan memiliki kemampuan manajemen pengelolaan bencana memadai serta didukung oleh sumber daya yang sangat kuat.

Hal-hal inilah yang menjadi perbedaan nyata antara Indonesia dengan negara-negara lain yang memiliki karakteristik sama dalam hal bencana, ujar Toni Frisch yang berhasil menarik pelajaran penting yang dialaminya selama operasi bantuan kemanusiaan di Padang.

Pada akhir pertemuan, seluruh peserta mengakui bahwa aspek kemitraan dan kerjasama internasional adalah salah satu kunci utama dalam penanganan bencana.

Hal ini merupakan elemen yang sama pentingnya dengan peningkatan kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam memandang dan mengelola bencana, demikian Achsanul Habib. (H-ZG/A038)

RI Imbau Qatar Perbaiki Kebijakan Perlindungan HAM

RI Imbau Qatar Perbaiki Kebijakan Perlindungan HAM

Selasa, 9 Pebruari 2010 06:11 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 333 kali
London (ANTARA News) - Indonesia meminta Qatar untuk melanjutkan perbaikan berbagai kebijakan perlindungan hak anak dan kapasitas perempuan sebagai mitra kunci dalam pembangunan di negeri tersebut.

Hal itu disampaikan Duta Besar/ Deputi Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Desra Percaya dalam Sidang ke-7 Universal Periodic Review Dewan HAM PBB di Jenewa, demikian keterangan yang diterima koresponden Antara London, Selasa.

Dalam pembahasan laporan UPR Qatar baru-baru ini , Desra Percaya menyampaikan apresiasi atas komitmen dan upaya Qatar dalam memajukan perlindungan dan penghormatan HAM di negaranya, khususnya melalui pembentukan Komisi Nasional HAM.

Selain rencana aksesi terhadap The International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) dan The International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (ICESCR), serta penanganan isu hak anak dan perempuan serta perdagangan manusia.

Disampaikan pula rekomendasi agar Qatar meneruskan perannya dalam memajukan dialog antaragama dan antarbudaya.

Dalam sesi ini, Indonesia menjadi salah satu anggota Troika untuk Angola, bersama dengan Chile dan Djibouti. Troika antara lain bertanggung jawab membantu penyusunan laporan state under review (SuR) yang akan diadopsi Dewan HAM.

Selain itu, Indonesia terus berperan aktif dalam memberikan berbagai rekomendasi dan pertanyaan bagi negara-negara yang menjalani proses ini.

Dewan HAM (DHAM) kembali memulai sidang Kelompok Kerja Universal Periodic Review (UPR) sesi ke-7 yang berlangsung hingga 19 Februari .

Dari enam belas negara yang dijadwalkan menyampaikan laporan HAM mereka, maka Iran, Irak, Mesir, dan Qatar akan menyampaikan laporan mereka sesi ini.

UPR merupakan salah satu mekanisme terbaru Dewan HAM yang memberi kesempatan kepada negara anggota PBB untuk menyampaikan berbagai upaya dan pelaksanaan pemajuan dan perlindungan HAM di negaranya.

Negara lain yang akan menjalani proses UPR dalam sesi ini antara lain Nikaragua, Italia, El Salvador, Gambia, Bolivia, Fiji, San Marino, Kazakhstan, Angola, Madagaskar, Slovenia, serta Bosnia dan Herzegovina. (ZG/K004)

Senin, 08 Februari 2010

INDONESIA IKUT PAMERAN WISATA HOLIDAY WORLD PRAHA

INDONESIA IKUT PAMERAN WISATA HOLIDAY WORLD PRAHA

London, 8/2 (ANTARA) - Promosi Indonesia dengan mengedepankan berbagai keindahan, anjungan Indonesia tampil unik di tengah-tengah ratusan stand lainnya pada Pameran Wisata 'Holiday World 2010' yang di gelar di Praha, Ceko.

Tampil dengan umbul-umbul aneka warna dan payung Bali, patung Garuda dan Komodo, stand Indonesia mencolok di antara stand dari berbagai negara di Eropa, ujar Counsellor Pensosbudpar KBRI Praha, Republik Ceko Azis Nurwahyudi kepada koresponden Antara London, Senin.

Ia mengatakan, selama empat hari berturut-turut stand Indonesia selalu ramai dikunjungi calon wisatawan yang tertarik berlibur ke berbagai tempat di Indonesia.

Selain membagi-bagikan berbagai brosur wisata berbahasa Ceko mengenai tujuan wisata seperti Kalimantan, Sumatra dan Bali serta daerah lainnya, stand Indonesia juga mengelar foto-foto mengenai keindahan alam, kain tradisional dan kerajinan.

Selama pameran berlangsung juga ditampilkan tarian tradisional dari berbagai daerah di antaranya Tari Bajidor Kahot, Tari Cendarawasih dan Tari Rantak. Selain itu juga ditampilkan Tari Kayau dari Dayak Kalimantan.

Tarian tradisional yang ditampilkan masyarakat Indonesia di Ceko menarik minat pengunjung untuk mengetahui lebih banyak tentang Indonesia.

KBRI Praha bekerja sama dengan Aqua Travel menjual berbagai produk perjalanan ke Indonesia. Selama berlangsungnya pameran ratusan pengunjung mendaftarkan diri melalui travel tersebut.
Menurut Azis Nurwahyudi, selain itu tercatat transaksi tunai 70 paket dan sebagian besar calon wisatawan itu ingin melihat keindahan hutan tropis dan Orang Utan di Kalimantan, selain menikmati pantai yang indah di Bali dan Lombok.
Setiap tahun KBRI Praha mengikuti berbagai pameran wisata di Ceko seperti Go Travel, Holiday World dan Kolem Sveta dalam upaya mempromosikan Indonesia di wilayah Eropa Timur.

Holiday World merupakan pameran pariwisata terbesar di negara ini yang pada 2009 diikuti 701 stand, dari 47 negara dan dikunjungi seekitar 28.750 pengunjung.

Untuk pameran kali ini diperkirakan lebih banyak pengunjung karena digelar bersamaan dengan pameran wisata dari berbagai daerah di Ceko dan pameran Gastronomi.

Diharapkan dengan aktifnya promosi wisata, turis dari Ceko akan semakin banyak yang melakukan kunjungan ke Indonesia. Tahun lalu sekitar 2000 warga Ceko yang meminta visa ke KBRI Praha dan jumlah tersebut belum termasuk wisatawan yang memanfaatkan fasilitas visa on arrival (VoA), kata Azis.

(U-ZG)
(T.H-ZG/B/S004/S004) 08-02-2010 08:28:27

Sabtu, 06 Februari 2010

ANGKLUNG DAN GAMELAN DIPAMERKAN DI PARDUBICE CEKO

ANGKLUNG DAN GAMELAN DIPAMERKAN DI PARDUBICE CEKO

London, 6/2 (ANTARA) - Alat musik angklung dan seperangkat musik gemelan dilengkapi wayang kulit, dipajang dalam pameran alat musik tradisional di Museum Kota Pardubice, Ceko, sejak 4 Februari hingga 18 April mendatang.

Pameran yang dibuka Direktur Museum Jitka Rychlikova itu, dimeriahkan dengan penampilan kesenian berupa tari Dayak yang dibawakan mahasiswa Indonesia di Ceko, ujar Counsellor Pensosbudpar KBRI Praha Republik Ceko, Azis Nurwahyudi, kepada koresponden ANTARA London, Sabtu.

Dikatakan, alat musik tradisional dari Indonesia ditempatkan secara khusus di paviliun museum yang merupakan bagian dari Istana Pardubice, yang dibangun pada abad ke-13 oleh dinasti Pernstejn.

Azis Nurwahyudi mewakili Duta Besar Salim Said, dalam kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini dengan Kota Pardubice.
Dikatakannya, KBRI Praha menyambut tawaran untuk melakukan pameran budaya Indonesia di Istana Pardubice pada tahun ini.

Banyaknya kegiatan kebudayaan dari Indonesia di kota tersebut diharapkan semakin mendekatkan hubungan antara Indonesia dengan masyarakat kota di wilayah Bohemia yang berpenduduk 100 ribu jiwa tersebut.

Kain tenun Lombok dan ulos Sumatra juga turut dipamerkan di paviliun Indonesia untuk menambah daya tarik bagi pengunjung, selain brosur pariwisata dalam bahasa Ceko yang dibagikan kepada pengunjung.

Pameran alat musik tradisional yang diselenggarakan setiap dua tahun tersebut selain memamerkan angklung dan gamelan dari Indonesia, juga aneka alat musik tradisional dari China, India, Afrika, Amerika dan Arab, demikian Azis Nurwahyudi. (U-ZG)

(T.H-ZG/B/P004/P004) 06-02-2010 07:48:36