Senin, 02 Desember 2013

JK DI UK

JUSUF KALLA : MAHASISWA JANGAN LUPA PULANG

London, 30/11 (Antara) - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mengimbau para mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di luar negeri khususnya di Inggris untuk tidak lupa kembali ke Tanah Air setelah selesai studinya.

"Imbauan itu disampaikan Jusuf Kalla dalam pertemuannya dengan para pelajar yang tergabung dalam pengurus dan anggota Pesatuan Pelajar Indonesia (PPI) UK di London," kata pengurus PPI UK, Gilang Nur Rahman di London , Sabtu.

Gilang mengatakan Pak Jusuf Kalla minta mahasiswa untuk tidak lupa pulang ke Indonesia setelah studi di luar negeri.

"Bangsa kita perlu dibangun bersama-sama, bukan sendiri-sendiri dan setiap anak bangsa berkewajiban untuk menjawab cita-cita kemerdekaan dan meneruskan upaya para pendahulu," kata Jusuf Kalla.

Dalam acara dialog dengan tema "Peran Nyata Mahasiswa Indonesia yang Berkuliah di Luar Negeri untuk Indonesia", Jusuf Kalla minta agar mahasiswa juga fokus belajar dengan baik, ciptakan ide dan mampu bersaing di kancah global.

Acara dialog dengan mantan Wakil Presiden itu merupakan acara perdana PPI UK pasca kepemimpinan ketua umum baru Faldo Maldini, mahasiswa Imperial College London yang pada tahun 2012 merupakan Ketua BEM Universitas Indonesia.

Diskusi dipandu oleh Gilang Nur Rahman, mahasiswa S2 University of Lancaster juga membahas langkah-langkah serta peran nyata yang bisa dilakukan pelajar Indonesia dalam upaya membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

Acara dihadiri utusan perwakilan pelajar Indonesia se-United Kingdom antara lain Oxford, Manchester, Reading, dan Coventry. Dialog yang dibawa dengan santai ini juga dapat disimak live streaming pada kanal informasi PPI UK.

PPI UK adalah organisasi yang terdiri dari pelajar-pelajar Indonesia yang terjaring di berbagai kota di United Kingdom melalui PPI Cabang dan Perwakilan.

PPI Cabang adalah PPI pada tingkat kota yang memiliki setidaknya 10 orang pelajar dan 5 orang pelajar untuk PPI Perwakilan. Sampai saat ini telah terdapat 27 PPI Cabang dan Perwakilan di wilayah United Kingdom.***4***Budi Suyanto

(T.H-ZG/B/B. Suyanto/B. Suyanto) 30-11-2013 03:00:51


ANTI KORUPSI

INDONESIA SAMPAIKAN ISU PENGUATAN BADAN ANTI-KORUPSI

London, 30/11 (Antara) - Perlunya memperkuat integritas dan independensi badan-badan anti korupsi menjadi salah satu isu yang disampaikan Indonesia pada Konferensi Negara-Negara Pihak Konvensi PBB Menentang Korupsi (COSP-UNCAC) ke-5 di Panama City, Panama.

Konferensi yang dihadiri oleh lebih 1.000 delegasi mewakili Negara-Negara Pihak UNCAC ini membahas beberapa agenda antara lain upaya pencegahan korupsi, proses review implementasi, bantuan teknis, pengembalian aset dan kerja sama internasional, demikian Counsellor Information and Public Diplomacy; Protocol & Consular Affairs KBRI Wina Dody Sembodo Kusumonegoro kepada Antara London, Sabtu.

Delelegasi RI dipimpin dubes/Watapri Wina, Rachmat Budiman, dan beranggotakan unsur-unsur KPK, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, Kementerian Luar Negeri, Dewan Pertimbangan Presiden, UKP4, KBRI/PTRI Wina dan KBRI Panama City.

Pada kesempatan menyampaikan pandangan umum Indonesia, Dubes Rachmat Budiman menggarisbawahi sejumlah upaya nasional yang dilakukan dalam mencegah tindak korupsi antara lain dengan menerapkan modul pendidikan anti korupsi di sekolah-sekolah.

Selain itu meningkatkan kesadaran publik (raising public awareness) melalui berbagai pelaksanaan seminar maupun diskusi publik serta meluncurkan radio streaming anti korupsi yang dapat diakses pada website KPK.

Pandangan umum Indonesia juga merujuk Jakarta Statement on Principles for Anti-Corruption Agencies yang diadopsi pada International Seminar on Principal of Anti Corruption Agencies yang diprakarsasi KPK bekerjasama dengan UNDP dan UNODC pada 26-27 November 2012.

Jakarta Principles dimaksud memuat 12 prinsip utama bagi badan anti korupsi untuk menjaga independensi dan integritas dalam pemberantasan korupsi.

Selain memerlukan dasar hukum yang dapat menjamin keberlangsungannya, badan anti korupsi juga penting untuk memiliki mandat kuat dalam memerangi korupsi melalui upaya pencegahan, peningkatan kesadaran, investigasi dan penuntutan, baik melalui satu instansi maupun beberapa instansi terkait.

Mengingat karakter tindak pidana korupsi bersifat khusus, maka diperlukan suatu upaya penanggulangan yang juga bersifat khusus dan komprehensif, termasuk menanggulangi akar-akar penyebabnya serta memperkuat jalinan kerja sama internasional dan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk instansi pemerintah, sektor swasta dan masyarakat madani.

Indonesia pada kesempatan ini juga mendorong komitmen Negara-Negara Pihak UNCAC untuk mempermudah proses pengembalian aset hasil korupsi.

Pada Konferensi kelima ini, Indonesia mengakhiri tugasnya sebagai Wakil Presiden Konferensi UNCAC yang telah dijabat sejak Konferensi Negara-Negara Pihak ke-4 pada bulan Oktober 2011. ***1***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 30-11-2013 11:52:44

SERBIA GNB

SERBIA DUKUNG INDONESIA DOKUMEN GNB DIAKUI UNESCO

Oleh Zeynita Gibbons

London, 28/11 (Antara) - Serbia menyatakan dukungannya pada Indonesia yang ingin menjadikan dokumen Gerakan Non Blok (GNB) Non Aligned Movement (NAM) sebagai salah satu "Memory of the World" oleh UNESCO.

Dukungan Serbia disampaikan Direktur Arsip Yugoslavia di Serbia (Arhive Jugoslavije Republic Serbia-AJRS), Miladin Milosevic dalam pertemuannya dengan delegasi Arsip Nasional RI (ANRI) diwakili Direktur Preservasi Arsip ANRI, Imam Gunarto, dan Dhani Sugiarto dari bagian AudionVisual Archive ANRI, di Beograd, Serbia, kata Counselor Politik KBRI di Serbia, Widya Parsaoran Gultom kepada ANTARA London, Kamis.

Saat ini sedang dirancang working plan antara Arsip Nasional RI (ANRI) dan Arsip Nasional Serbia yang berlaku selama tiga tahun, katanya.

Penandatangan kerja sama lembaga arsip kedua negara pun telah dilakukan di Jakarta bulan Maret 2013 oleh Direktur Arsip Yugoslavia di Serbia Miladin Milosevic , sedangkan working plan pun kembali ditandatangani di Serbia, minggu lalu, katanya.

Duta besar RI untuk Serbia Semuel Samson mengatakan kerja sama antara ANRI dengan Serbia menandai perjalanan hubungan bilateral RI Serbia yang berlangsung selama 59 tahun.

Untuk merayakan kedekatan hubungan kedua negara KBRI di Serbia dengan dukungan Arsip Yugoslavia di Serbia mengelar pameran dokumenstasi sejarah hubungan diplomatik kedua negara bertema "Beograd-Jakarta Diplomatic Relations since its Establihment up to Now" di Gedung bersejarah Arsip Nasional Serbia selama sebulan.

Menurut Dubes Samson, pameran diselenggarakan AJRS bekerja sama dengan KBRI Beograd merupakan implementasi konkret terbentuknya kesepakatan kerja sama di bidang kearsipan antara kedua negara.

Surat-surat Presiden RI pertama Soekarno yang ditujukan kepada Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito menjadi salah satu dokumen yang dipamerkam dalam pameran yang mendapat perhatian masyarakat Serbia yang sangat akrab dengan nama Soekarno.

Surat Soekarno dengan tulisan tangan untuk Presiden Tito itu menjadi dokumen milik arsip Nasional Serbia merupakan salah satu dokumen dari ratusan lainnya yang menandai kedekatan dan keakraban hubungan kedua Kepala negara khususnya hubungan diplomatik.

***1***
(T.H-ZG/B/Z. Meirina/Z. Meirina) 28-11-2013 23:18:57

S

BATIK DI ATHENA

BATIK DAN KULINER DISERBU PENGUNJUNG DI ATHENA

London, 27/11 (ANTARA) - Batik dan kuliner Indonesia pada Christmas Charity Bazaar Athena yang berlangsung di Athena diserbu pengunjung bazar 14th International Christmas Charity Bazaar yang diadakan di Gedung Helexpo, Athena, Yunani.
Dalam bazar amal Indonesia diwakili KBRI Athena dikunjungi oleh sekitar 5000 pengunjung dari kalangan diplomatik, komunitas warga asing di Yunani dan masyarakat setempat, ujar Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Athena Jani Sasanti kepada ANTARA London, Rabu.

Bazaar yang diselenggarakan sejak tahun 1999 oleh Yayasan Friends of the Child Yunani bekerja sama dengan kepala perwakilan asing di Athena yang hasilnya untuk membantu anak anak tidak mampu di Yunani.

Christmas Charity Bazaar merupakan kegiatan tahunan yang diikuti 34 perwakilan asing di Yunani antara lain Indonesia, Perancis, Italia, Brazil, Argentina, Mesir, Pantai Gading, Bulgaria, Slovakia, Bangladesh dan negara lainnya.

Anjungan Indonesia yang didekorasi dengan Garuda Jatayu sebagai fokus dan diapit Pondokan tradisional menampilkan berbagai kerajinan tangan dan produk batik seperti selendang, topeng, busana wanita dan kain pantai.

Selain itu KBRI Athena juga mempromosikan aneka kuliner nusantara berupa nasi goreng, mie goreng, sate ayam, lumpia, bakwan jagung dan kerupuk yang sangat diminati pengunjung sehingga terjual habis sebelum acara berakhir.

Stand Indonesia juga mempromosikan pariwisata Indonesia dengan membagikan info Indonesia, brosur pariwisata dan beasiswa ke Indonesia.

Pentas Seni
Dalam bazar natal terbesar di Athena ini, Indonesia melakukan pementasan seni dan budaya yang diadakan secara rutin setiap jam. Tim tari KBRI Athena menampilkan dua tarian Ragam Dasar Betawi dan Tor-tor.

Irama lagu Tor-tor yang meriah membuat pengunjung dan anak-anak yatim piatu dari Yayasan Friends of the Child secara spontan bertepuk tangan mengiringi penari sepanjang tarian yang mendapat liputan dari TV swasta Yunani.

Pengunjung yang datang ke anjungan Indonesia menyatakan stand Indonesia terlihat sangat menonjol dari kejauhan dengan kain batik merah mendominasi meja penjualan serta pondokan yang berfungsi sebagai kedai mie baso, membuat mereka tertarik datang dan mencicipi makanan serta membeli kerajinan Indonesia.

Patung Garuda Wisnu merupakan hiasan utama dari stand Indonesia, berubah fungsi menjadi sudut foto bagi pengunjung baik dari anak kecil sampai orang dewasa, yang kagum akan kerajinan ukiran kayu tersebut.

Partisipasi Indonesia dalam bazar yang diikuti untuk ke 11 kalinya selain memperkenalkan produk unggulan dan mempromosikan seni budaya dan pariwisata, juga kepedulian Indonesia dalam membantu penggalangan dana bagi anak-anak terutama saat krisis ekonomi yang sedang melanda Yunani. (ZG)
(T.H-ZG/B/A. Lazuardi/A. Lazuardi) 27-11-2013 21:50:27


SIB SERBIA

SIB BEOGRAD MENJADI PUSAT PJJ DI EROPA

Oleh Zeynita Gibbons
London, 27/11 (Antara) - Keinginan Duta Besar Indonesia untuk Serbia, Samuel Samson menjadikan Sekolah Indonesia Serbia (SIB) menjadi pusat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di kawasan Eropa bukanlah hal yang tidak mungkin karena sudah terwujud.

Buktinya sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah, Busjra Sampono terus berkembang dan muridnya pun tersebar di berbagai wilayah di Eropa mulai dari Sofia, Bukarest, Wina, Bratislava, Sarajevo, Praha, Frankfurt, Roma, dan Stockholm, hingga di London, kata Dubes Samuel Samson kepada Antara di Serbia baru-baru ini.

Bahkan kepala sekolah dan guru SIB mendapat bimbingan teknis yang diberikan organisasi Seamolec, yang bertanggung jawab mengembangkan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh di Asia Tenggara.

Seamolec merupakan institusi yang bernaung dibawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se Asia Tenggara.

Bimbingan diberikan Deputi Director for Administration Seamolec Indonesia Dr Ing Agus Maryono dan PR and Marketing Officer Seamolec, Abba Supardi selama satu bulan yang khusus datang ke Beograd.

"Kami ingin menjadikan Sekolah Indonesia Serbia (SIB) menjadi Pusat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di kawasan Eropa," ujar Dubes Semuel Samson kepada Antara London.

Tim ahli dari Seamolec membantu SIB khususnya dalam peningkatan perangkat lunak dan jaringan PJJ yang selama ini mengunakan fasilitas skype.

"Sister school"
Selain ingin menjadikan SIB sebagai pusat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), maka Dubes Semuel Samson juga mengharapkan SIB dalam waktu tidak terlalu lama bisa melakukan kerja sama "sister school" dengan sekolah-sekolah di Beograd.

Busjra Sampono mengatakan SIB memiliki 42 siswa dari berbagai negara.

"Ada tambahan siswa baru pada awal Novemeber 2013, sebanyak tiga siswa dari Beograd dan dua siswa dari Swiss," ujarnya.

Menurut Busjrah, SIB selain melakukan pelayanan PJJ, juga melakukan kegiatan belajar-mengajar dengan sistem PTM, layaknya di sekolah di Tanah Air yaitu Pendidikan Tatap Muka (PTM).

Dikatakannya, kegiatan belajar-mengajar pada semester ganjil untuk tahun ajaran 2013/2014 dirasakan murid dan guru SIB semakin efisien dan mengasyikkan dengan menggunakan media internet Skype dan mengunakan aplikasi Big Blue Botton (BBB).

Dengan metode yang bervariasi, maka 32 siswa PJJ yang berdomisili di berbagai kota di Eropa seperti London, Stockholm, Frankfurt, Swiss, Roma, Praha, Wina, Bukcharest dan Sarajevo dan 10 siswa PTM yang berdomisili di Beograd, pendidikan SIB semakin menyenangkan dan bisa dipahami.

"Anak-anak biasanya sudah siap di depan komputer sebelum waktu pelajaran dimulai," ujar Busjra lagi.

Umumnya pada pagi hari, siswa SIB dari berbagai negara mengikuti pelajaran di sekolah di tempat mereka berdomisili mengikuti kedua orang tua mereka yang bertugas sebagai diplomat.

Dengan mengikuti SJJ, maka saat mereka kembali ke Tanah Air, dengan mudah bisa langsung melanjutkan pendidikan sesuai dengan tingkatannya karena mengikuti kurikulum yang berlaku di Indonesia.

Di sekolah SIB yang memberikan pendidikan mulai dari SD hingga SMA umumnya siswa belajar Bahasa Indonesia, Agama, baik Islam maupun Kristen dan Katolik, sejarah Indonesia, serta pelajaran lainnya seperti matematika, IPA dan Fisika, Kimia, dan Biologi.

Kepuasan sendiri

Sementara itu, Alex Diponegoro (75) salah satu guru yang telah mengajar sejak awal SIB dibentuk mengatakan merupakan suatu kepuasan tersendiri bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak yang harus mengikuti kedua orang tua bertugas di luar negeri.

Menurut Alex Diponegoro, memang benar, dalam pelaksanaan pendidikan jarak jauh terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi, namun hal-hal tersebut dapat ditanggulangi dengan berbagai cara.

Ia yang mengajar Bahasa Indonesia dan Agama mengakui kadangkala kosakata atau perbendaharaan kata serta istilah dan ungkapan yang tertera dalam buku pegangan murid, masih belum dikuasai para murid sekolah dasar.

Selain itu, di antara mereka terdapat murid-murid dari keluarga Indonesia yang mengikuti sekolah lokal atau sekolah internasional karena tidak adanya sekolah Indonesia di negara-negara mereka berada, tetapi belum pernah mengikuti pendidikan sekolah dasar Indonesia.

Kesulitan lain yang dihadapi dalam sistem pendidikan jarak jauh khususnya anak didik tingkat sekolah dasar,adalah dibutuhkannya bantuan orang tua atau saudaranya yang lebih senior dalam penggunaan fasilitas internet dan teknologi komputer, khususnya program-program aplikasi canggih yang terus berkembang dalam sistem pendidikan.

Menurut Busjra,faktor pendukung berkembangnya SIB dengan adanya kebijakan dari Kemdikbud yang memberikan perhatian dan dukungan serta bantuan kepada SIB yang antara lain mengundang SIB dalam setiap kegiatan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.

SIB juga mendapat bantuan dari Kemdikbud berupa tambahan buku-buku mata pelajaran berupa Modul SMP terbuka, sehingga sarana dan prasarana SIB serta Proses Belajar Mengajar (PBM) semakin baik.

Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) atau distance learning yang dicanangkan sejak tahun 2007, dan baru terlaksana Januari 2011 diresmikan Dubes Samuel Samson, yang sangat antusias memajukan pendidikan nasional dan pengembangan SIB sebagai sekolah Indonesia Luar negeri pertama dan menjadi perintis pelaksananaan PJJ dengan jumlah murid terus bertambah.

Sebenarnya SIB sudah berdiri sejak bulan Februari 1967 sebagai hasil keputusan rapat Masindo (Masyarakat Indonesia) Beograd untuk menampung dan mendidik anak-anak anggota Masindo yang berumur usia sekolah.

SIB memang berbeda dengan sekolah Indonesia di luar negeri lainnya seperti Sekolah Indonesia Moskow dan Sekolah Indonesia di Belanda, SIB menerapkan sistem PJJ dan muridnya tersebar di berbagai negara.

***4***
(ZG/b/a011)
arnaz
(T.H-ZG/B/A.F. Firman/A.F. Firman) 27-11-2013 06:55:10

RITUAL BALI

PROSESI RITUAL BALI TARIK PERHATIAN MASYARAKAT PERANCIS

London, 26/11 (Antara) - Prosesi yang menggambarkan ritual masyarakat Bali menuju ke Pura dengan membawa sesajen dan bersembahyang di Pura yang dipentaskan anggota Sekar Jagat Indonesia (SJI), berhasil menarik perhatian masyarakat Perancis.

Persembahan spesial SJI dengan menampilkan Prosesi Bali merupakam promosi budaya yang diadakan di Salle du Pré Romain, Orgerus, Prancis diawali dengan Tari Pendet, ujar Chargé de Communication Sekar Jagat Indonesia, Sophia Hutagalung kepada Antara London, Selasa.

Dikatakan, Sekar Jagat Indonesia merupakan kelompok asosiasi sukarelawan masyarakat Indonesia yang bermukim di kota Paris dan sekitarnya yang di ketuai oleh Ibu Putu Anggawati.

Acara seni budaya dalam rangka kerjasama antar asosiasi Perancis yaitu Grain de Sel dan Sekar Jagat Indonesia dalam mempromosi budaya Indonesia di Perancis merupakam kegiatan nonprofit yang bertema seni budaya untuk kesinambungan persahabatan antar masyarakat Prancis dan Indonesia.

Tari Pendet yang menjadi pembuka acara dipresentasikan Bambang Suharjoto yang menjelaskan makna dari tarian penyambutan tamu.

Persembahan tari-tarian tradisional Indonesia yang dibawakan anggota SJI diantaranya Tari Cendrawasih, Tari Golek Manis, Tari Bajidor Kahot.

Acara belanjut dengan tarian lainnya berupa Tari Legong, Tari Janger, Tari Piring, Tari Yapong, Tari Baris dan diakhiri dengan Kecak Ramayana.

Tari Janger yang lirik dan nada hasil karya Ibu Putu Anggawati menceritakan pasangan muda mudi yang saling jatuh hati dalam bentuk berbalas pantun.

Acara ini juga dimeriahkan penampilan Thelma, penyanyi Perancis yang juga penulis lagu yang menarik perhati
Ketua Asosiasi SJI, Ibu Putu Anggawati, mengatakan sangat bersyukur dengan kerjasama antar asosiasi dalam bentuk pagelaran budaya ini.

"Kami (SJI) bangga bisa menunjukan warisan budaya Indonesia kepada masyarakat lokal dan apresiasi mereka sangat tinggi terhadap budaya Indonesia yang kami persembahkan dalam bentuk tari-tarian," ujar Putu Anggawati.

Selama dua tahun sejak SJI dibentuk, berhasil mengundang banyak minat baik dari warga Indonesia maupun Prancis untuk ikut berlatih sendatari Indonesia.

Dikatakannya bukan hanya mempertunjukan keahlian anggota SJI dalam menari tetapi juga semangat dan keinginan yang kuat untuk melestarikan budaya Indonesia.

Melihat dari anggota kami sendiri bersatu dalam satu wadah dengan tujuan yang sama tanpa membedakan suku, karena kita satu, yaitu Indonesia, demikian Putu Anggawati.

***1*** (ZG)

(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 26-11-2013 05:43:04


Selasa, 26 November 2013

GNB


SERBIA DUKUNG USULAN INDONESIA TENTANG ARSIP GNB

Beograd, Serbia, 23/11 (ANTARA) - Serbia mendukung upaya Indonesia mewujudkan dokumentasi sejarah Gerakan Non Blok (GNB) atau Non Aligned Movement (NAM) sebagai salah satu "Memory of the World" yang tercatat di UNESCO.

Untuk itu, kini sedang dirancang working plan antara Arsip Nasional RI (ANRI) dan Arsip Nasional Serbia (Arhive Jugoslavije Republic Serbia - AJRS), Counselor Politik KBRI di Serbia Widya Parsaoran Gultom mengatakan kepada ANTARA Jumat usai pertemuan antara pejabat dari ANRI dan AJRS.

Dalam pertemuan itu, ANRI diwakili oleh Direktur Preservasi Arsip ANRI , Imam Gunarto, yang didampingi Dhani Sugiarto dari bagian AudionVisual Archive ANRI, sementara JRS diwakili oleh Direktur Arsip Yugoslavia di Serbia Miladin Milosevic.

Dikatakannya kerjasama kedua arsip nasional tidak lepas dari dukungan KBRI Serbia dalam memfasilitasi pelaksanaan kerja sama tersebut yang sudah direncanakan sejak lama namun baru dapat terwujud sekarang.

Kerja sama itu diharapkan dapat lebih mempererat hubungan kedua negara yang sangat akrab tercermin dari kedekatan Presiden RI pertama Sukarno dan Presiden Yugoslavia Tito yang mengilhami terbentuknya Gerakan Non Blok.

Dalam working plan yang ditandatangani Direktur Arsip Yugoslavia Miladin Milosevic dan disaksikan anggota Partemen dari Grup Kerjasama Parlemen Indonesia Serbia DPR RI, Itet Tridjajati Sumarijanto dan Husnan Bey Fananie, kedua pihak sepakat untuk bekerja sama hingga tahun 2016.

Menurut Direktur Preservasi ANRI Imam Gunarto, kepada ANTARA London, Jumat mengatakan rencana kerja ANRI dan Arsip Yugoslavia di Serbia akan dimulai dengan mengadakan , round table discussions seminar dan pameran yang akan diadakan di gedung museum Asia Afrika Bandung.

Dikatakannya dalam seminar yang akan diadakan awal tahun 2014 bertemakan "Asia African conference towards Non Aligned Movement", para pembicara akan menceriterakan bagaimana proses pelaksanaan penyelenggaraan konferensi Asia Afrika sampai mengilhami munculnya Gerakan Non Blok di tahun 1961 yang diadakan di Beograd, dengan diprakarsai oleh Sukarno dan Tito.

Seminar itu akan menghadirkan para ahli KAA dari Indonesia dan Serbia serta ahli dari Paris dan negara yang pernah menjadi tuan rumah pelaksanaan KTT Non Blok, dan akan diikuti oleh peserta anggota Non Blok dari berbagai negara.

Selain itu juga akan digelar seminar dan pameran yang sama yang akan diadakan di Beograd dan membahas "Gerakan Non blok dari hanya 28 anggota di tahun 1961 sampai mencapai 129 negara sampai sekarang " untuk memperlihatkan bagaimana gerakan non blok bisa berkembang pesat dan berkolaborasi.

Indonesia sedang berupaya untuk mengusulkan pencatatan arsip nasional KTT Blok sebagai "Memory of the World" , dengan mencari dukungan dari anggota Non blok dari berbagai negara serta pada acara puncak yang akan digelar di Paris.

Menurut Imam Gunato, dalam upaya mengajukan Arsip KTT Non Blok, sebagai "Memory of The World", juga akan digelar persiapan dengan puncaknya mengidentifikasi dan menyusun katalog seluruh arsip gerakan non blok di seluruh dunia.

Kerjasama antara ANRI dengan Serbia menandai 59 tahun perjalanan hubungan bilateral Indonesia-Serbia. Untuk merayakan hal itu, pameran dokumenstasi sejarah hubungan diplomatik kedua negara dengan tema "Beograd-Jakarta Diplomatic Relations since its Establihment up to Now" digelar di di Gedung bersejarah Arsip Nasional Serbia, sebagai salah satu puncak agenda kegiatan bilateral RI-Serbia di tahun 2013.

Kegiatan pameran tersebut diselenggarakan oleh AJRS bekerja sama dengan KBRI Beograd dan sekaligus sebagai salah satu bentuk implementasi konkret dari terbentuknya kesepakatan kerja sama di bidang kearsipan antara kedua negara, yang ditandatangani oleh Arsip Nasional RI (ANRI) dengan AJRS di Jakarta, pada tanggal 13 Maret lalu. ***1***
(ZG/b/f001)


(T.H-ZG/B/F. Assegaf/F. Assegaf) 23-11-2013 08:15:37