Sabtu, 18 Januari 2014

OSLO


INDONESIA ANGKAT POTENSI ECO TOURISM DI OSLO

          London, 10/1 (ANTARA) - Indonesia berupaya mengangkat potensi eco-tourism dan industri kreatif dalam Reiselivemessen 2014, ajang pameran wisata terbesar di Norwegia yang bertemakan `Conserving Life, Enriching Culture, and Empowering Communities¿,
    Hal itu  disampaikan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Oslo, S. Sayoga Kadarisman kepada ANTARA London, Jumat di  anjungan Indonesia yang menampilkan berbagai objek tujuan wisata alam dan produk-produk kreatif hasil hutan, pada pembukaan pameran di Oslo, Jumat.

         Pameran ini berlangsung di Telenor Arena, Oslo, dari tanggal 10 hingga 12 Januari mendatang  Reiselivsmessen merupakan pameran wisata tahunan yang diselenggarakan di Norwegia yang diikuti KBRI Oslo sejak 2007.

         KBRI Oslo selalu aktif mengikuti Reiselivsmessen sebagai instrumen promosi pariwisata Indonesia, ujarnya.

         Pameran diikuti sekitar 115 negara dengan hampir 600 anjungan termasuk negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Kamboja. "Mereka mempromosikan beraneka ragam paket promosi wisata dan produk-produk budaya," ujarnya.

         Keunikan anjungan Indonesia terletak pada rancangan materi pameran yang tidak hanya berisi produk dan brosur, namun film dan informasi yang dirancang secara multimedia.

        Menurut penuturan Sayoga, para pengunjung mengakses promosi dengan menonton film dan mencari informasi dengan perangkat iPAD dan Galaxy tab.    
    Sejumlah pengunjung menyatakan, memasuki anjungan Indonesia memberikan pengalaman yang berbeda. Anjungan yang dikelilingi panel 3D bergambar hutan dan keanekaragaman fauna membawa pengunjung seolah tengah berada di Sumatera atau Kalimantan.

         Indonesia juga menampilkan pertunjukan seni dan budaya di panggung utama pameran ini. Selain itu, tarian merak dan belibis serta musik tradisional meriahkan anjungan Indonesia.

          Sayoga berkeyakinan momentum promosi ini akan membawa dampak yang lebih baik dalam upaya meningkatkan wisata Norwegia ke tanah air.

         Tahun 2013, pameran ini dikunjungi sekitar 45.000 ribu orang dan diperkirakan tahun ini tidak kurang dari jumlah tahun lalu. Ia pun mengingatkan masyarakat Norwegia termasuk berpendapatan per kapita tertinggi di dunia.

         "Pengeluaran masyarakatnya untuk wisata ke luar negeri juga yang tertinggi. Kita ingin dorong agar turis Norwegia tidak berhenti di Thailand, Vietnam, atau Malaysia tapi juga lebih banyak lagi yang turun ke Indonesia," harapnya.***2***   
                                      (ZG) 

(T.H-ZG/B/A. Lazuardi/A. Lazuardi) 10-01-2014 23:31:04

PARIS



KOTA PARIS HIBAHKAN LAHAN UNTUK RUMAH INDONESIA

         London, 9/1(Anatara) - Kota Paris menghibahkan lahan seluas 2.000 m2 untuk pembangunan "Rumah Indonesia" dalam upaya mendukung kesepakatan Kemitraan Strategis antara pemerintah Indonesia dan Perancis yang ditandatangani di Jakarta pada Juli 2011.

        Atdikbud KBRI Paris, Syafsir Akhlus, kepada Antara London, Kamis mengatakan hubungan bilateral antara kedua negara terutama pada pilar-pilar kerjasama yang ada pada Kemitraan Strategis semakin hari semakin meningkat.

        Dikatakannya untuk  mendukung Kemitraan Strategis Indonesia-Perancis, Cité Internationale Universitaire de Paris (CIUP) siap menghibahkan 2.000 m2 lahan kepada pemerintah Indonesia untuk pembangunan "Rumah Indonesia".

        Menurut Syafsir Akhlus, penawaran  hibah dari CIUP ini sudah disampaikan  Carine CAMBY, Déléguée Générale CIUP, kepada Mendikbud RI di KBRI Paris pada saat kunjungan Mendikbud ke Perancis, tahun lalu.

        Cité Internationale Universitaire de Paris (CIUP) adalah kompleks asrama internasional di Paris yang dibentuk pada tahun 1925 sebagai salah satu kawasan internasional yang ada di Paris.

        Sebagai salah satu pilar, kerjasama dibidang pendidikan tinggi dan riset menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dengan  adanya kerjasama antar perguruan tinggi kedua negara melalui Joint Working Group (JWG) Pendidikan Tinggi dan Riset yang  meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan pendidikan tingginya di Perancis.

        Peningkatan jumlah mahasiswa  tentunya memerlukan tambahan fasilitas bagi mahasiswa, khususnya tempat tinggal. Penyediaan sarana tempat tinggal mahasiswa Indonesia di Perancis, khususnya di Paris, mendapat perhatian khusus dari pemerintah kota Paris melalui Cité Internationale Universitaire de Paris (CIUP).

        Di dalam kompleks CIUP terdapat 40 rumah (maison), 25 rumah di antaranya adalah milik 25 negara yang  membangun rumah negaranya masing-masing. Selain dari negara-negara yang sudah memiliki rumahnya, CIUP juga ditempati  mahasiswa dari negara-negara . Setiap tahun tercatat kurang lebih 12.000  mahasiswa dan peneliti dari 130 negara tinggal di CIUP.

        Pada saat ini CIUP  mendapatkan pesetujuan dari pemerintah kota Paris untuk perluasan kampusnya dan CIUP telah menyiapkan empat kavling, tiga kavling diantaranya disiapkan untuk tiga negara baru.

        Dikatakannya berdasarkan pertimbangan kedekatan hubungan bilateral dengan Perancis dan pertumbuhan ekonomi dari negara, CIUP memberikan prioritas kepada Cina, Korea Selatan dan Indonesia untuk membangun "Rumah (Maison)"-nya di tiga lahan yang telah disiapkan.

        Menurut Syafsir Akhlus,  tiga negara yang yang ditawarkan, Cina dan Korea Selatan menyatakan kesediaannya, dan CIUP saat ini sedang menunggu jawaban dari pemerintah Indonesia.

        Untuk mempermudah pengambilan keputusan pada tingkat pimpinan, CIUP bekerjasama dengan Atdikbud KBRI Paris  menyusun proposal pembangunan Rumah Indonesia (Projet de maison de l¿Indonésie), proposal ini sudah diserahkan ke Kemdibud, Kemenpera dan Bappenas melalui Kedutaan Besar Perancis di Jakarta.

        Dikatakannya, kapling yang ditawarkan kepada pemerintah Indoneisa tempatnya sangat strategis (lihat warna merah pada gambar), terletak tepat disamping périphérique (jalan lingkar kota Paris).

        "Apabila bangunan ¿Rumah Indonesia¿ tersebut di desain dengan baik dan unik, maka dipastikan akan mudah sekali terlihat dan terbaca  jutaan orang yang melewati périphérique tersebut," ujarnya menambahkan  baik dari sisi dalam (périphérique intérieure) maupun dari sisi luar (périphérique extérieure).

        Kavling yang akan dihibahkan tersebut seluas 2.000 m2, dengan nilai 7 juta euro, terletak didalam kompleks CIUP. yang terletak didalam kota Paris, tepatnya di wilayah (arrondissement) 14, terhubung dengan tiga kampus utama di Paris: Sorbonne, Saclay dan Condorcet melalui jalur transportasi publik RER B. Jalur RER B ini juga menghubungkan langsung CIUP dengan Bandara Internasional Paris Charles de Gaulle.

        Untuk pembangunan Rumah Indonesia seluas 7.000 m2 diperkirakan akan membutuhkan dana kurang lebih 22 juta euro, dengan lama pembangunan empat tahun.

        Dari hasil pembicaraan Atdikbud KBRI Paris dan pimpinan CIUP, pembangunan Rumah Indonesia dapat dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah Indonesia atau pihak yang ditunjuk  Indonesia dengan supervisi atau pengawasan dari Perancis, khususnya dalam arsitekturnya.

        Sebagai gambaran awal, didalam Rumah Indonesia tersebut nantinya akan ada 200 kamar/studio tempat tinggal dan satu ruangan besar (hall) yang dapat digunakan sebagai Pusat Budaya Indonesia sekaligus tempat pertunjukan/pagelaran seni dan budaya Indonesia yang permanen.

        Berdasarkan perhitungan tahun pelajaran 2011/2012, sewa per kamar di CIUP dengan luas 18 m2 adalah 530 euro per bulan, sudah termasuk listrik, pemanas, air dan biaya tambahan lainnya. Sewa kamar ini tentu saja terbilang murah untuk ukuran tempat tinggal di Paris.

        Sebagai mahasiswa, nantinya setiap mahasiswa yang menempati kamar di CIUP akan mendapatkan allocation de logement social (ALS) dari pemerintah Perancis sebesar 945 euro per tahun (nilai untuk tahun 2012).

        Bila ALS tersebut diakumulasikan untuk 10 tahun kepada 200 mahasiswa Indonesia yang akan menempati Rumah Indonesia di CIUP, maka secara langsung pemerintah Perancis memberikan bantuan berupa santunan senilai kurang lebih 2 juta euro kepada mahasiswa Indonesia.

        Di samping sebagai tempat tinggal mahasiswa, Rumah Indonesia juga dapat digunakan sebagai Pusat Budaya Indonesia atau Rumah Budaya Indonesia, karena Rumah Indonesia tersebut adalah bangunan milik Republik Indonesia dan dikelola sepenuhnya oleh pemerintah Indonesia.

        Pusat budaya ini dapat merupakan tempat untuk mempromosikan budaya Indonesia secara teratur melalui pagelaran dan kajian seni dan budaya Indonesia, sekaligus menjadi sumber informasi tentang Indonesia bagi masyarakat Perancis dan Internasional yang ada di Paris dan sekitarnya.

        Menurut Syafsir Akhlus, yang ikut menyusun proposal Rumah Indonesia, kavling yang akan dihibahkan kepada pemerintah Indonesia merupakan kavling terakhir yang ada di CIUP. "Apabila pemerintah Indonesia tidak segera mengambil keputusan untuk mengambil kesempatan tersebut maka dipastikan  tidak ada lagi kesempatan membangun Rumah Indonesia di CIUP, karena kavling tersebut akan segera dihibahkan kepada negara lain yang lebih siap, " ujarnya.

        Cina dan Korea Selatan dengan cepat menyatakan kesiapan dan kesediaan membangun rumah mereka karena melihat banyaknya keuntungan yang diperoleh dari proyek ini, baik keuntungan langsung dalam bentuk in cash dari hibah tanah dan bantuan untuk mahasiswa, maupun keuntungan tak langsung dalam bentuk in kind berupa peluang menunjukkan eksistensi negara dan budaya di Kota Paris.

        Jadi, dalam beberapa tahun mendatang, semoga kita tidak sedang bermimpi saat kita melintasi périphérique Paris didekat CIUP, kita akan melihat sebuah bangunan indah yang bertuliskan "Maison d'Indonésie" sebagai salah satu simbol sukses kemitraan strategis Indonesia-Perancis, demikian Syafsir Akhlus. ***3***
(ZG)
(T.H-ZG/B/B. Situmorang/B. Situmorang) 09-01-2014 20:08:38





Rabu, 08 Januari 2014

IKON

INDONESIA PROMOSIKAN IKON KULINER DI VAKANTIBEURS BELANDA

London 8/1 (ANTARA) - Sebanyak 30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia (IKTI) akan diperkenalkan dalam acara pameran pariwisata Vakantiebeurs yang berlangsung di Jaarbeurs Utrecht, Belanda mulai 14 hingga 19 Januari mendatang.

Dalam mempromosikan ikon kuliner Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara khusus membawa juru masak terkemuka, chef, Vindex Tengker, demikian Wakil Direktur promosi pariwisata luar negeri khusus wilayah Eropa-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu, kepada ANTARA London, Rabu.

Dikatakannya di Paviliun Indonesia tersedia khusus Stand Kuliner yang digunakan untuk tempat demo dan display 30 ikon kuliner Indonesia di antaranya Rendang, Sate Maranggi, Sate Lilit Bali dan Ayam Panggang Bumbu Rujak.

Stand Kuliner ini dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi membawa dua Chef dari Indonesia untuk melakukan demo masakan 30 IKTI selama pameran berlangsung. Selain itu juga akan dilakukan "culinary hands on demo" di sebuah "cooking studio" di kota Utrecht.

Vakantiebeurs merupakan bursa pariwisata internasional terbesar di Belanda yang pada 2009 Indonesia menjadi "partner country" yang bertujuan memberikan kesempatan bagi kalangan industri pariwisata khususnya travel trade, hotelier, penerbangan di seluruh dunia mengembangkan hubungan bisnis baru di bidang pariwisata.

Ia mengatakan Belanda merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki hubungan historis dan kultural dengan Indonesia.
Wisatawan asal Belanda yang berkunjung ke Indonesia mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pada Januari-Agustus 2013, jumlah wisman asal Belanda mencapai 101.735 wisman, naik 2,14 persen dari 2012 sebesar 99.601. Target wisman asal Belanda di 2013 adalah 185.000, sementara pada 2012, wisman asal Belanda mencapai 147.704. Untuk 2014 ditargetkan 190.000 wisatawan asal Belanda berkunjung ke Indonesia.

Dikatakannya Paviliun Indonesia mengusung tema "Phinisi & Kuliner" yang berada di Hall 4 No. C 066. Industri pariwisata yang ikut mempromosikan pariwisata Indonesia adalah Smaragd Reizen, Adventure Sumatera, Antar Anda Tour, Dari-Java Indonesie Travel, Sunda Trails, Bali Exotic Holidays, Tari Travel, Domestic Asia, Budi Tours (PT. Asli Budi Tours & Travel), Synergi Ravelino Tour & Travel, Panorama Destination, Happy Holiday, Aerowisata, Pure Travel, dan Buitenzorg Reizen.

Di Paviliun Indonesia juga digelar Media workshop selama dua jam dengan mengundang 100 journalist Belanda dan Internasional di Juliana Restaurant, Amsterdamsestraatweg Utrecht.
Selain itu juga digelar Trade Day Networking dengan mengundang 50 travel operator yang setia membantu mendatangkan wisman Belanda untuk pencapaiaan target Wisman dan digelar pertunjukkan kesenian dan penampilan Solo Batik Karnival, kata Agustini Rahayu.***2***
(ZG)
(T.H-ZG/C/S. Suryatie/S. Suryatie) 08-01-2014 06:20:51


LINDA



LINDA FLANAGAN DIASPORA YANG RAJIN PROMOSIKAN INDONESIA 


Oleh Zeynita Gibbons

Bagi masyarakat Irlandia khususnya di kota Killarney, nama Linda Flanagan (37) sudah tidak asing lagi dan sering menghias media massa di Irlandia karena kegiatannya dalam mempromosikan Indonesia di kalangan masyarakat setempat.

Selain mengajar salsa dan zumba dan memperkenalkan budaya serta kuliner Indonesia dalam berbagai kesempatan, Linda Flanagan yang membuka usaha penginapan break and breakfast (B&B) di kota wisata Killarney, juga pernah mengelar berbagai acara dan malam dana membantu berbagai kalangan .

Wanita yang mendapat gelar cum lauda di Institute Teknologi Tralee di bidang Interaktif Multi Media itu selalu aktif mempromosikan Indonesia dalam berbagai kesempatan diantaranya acara malam dana untuk membantu korban tsunami yang melanda Aceh beberapa tahun silam pernah digelarnya bekerja sama dengan UNICEF di gedung Siamsatire di kota Tralee, sekitar empat jam dari Dublin, ibukota Republik Irlandia.

Acara malam dana dan promosi budaya, yang bertajuk "Meet The World" diisi dengan penampilan kesenian dari berbagai negara seperti Bulgaria, Ethiopia, Brasil, Pilipina, dari Irlandia serta Indonesia dengan penari Robin Jack dari Belanda, mendapat sambutan masyarakat Irlandia itu dihadiri staf KBRI London juga diisi dengan peragaan busana dari Linda's collection.

Selain itu wanita yang gemar traveling juga pernah mengelar acara malam budaya Indonesia bekerjasama dengan perkumpulan masyarakat Indonesia yang ada di Irlandia, Indo Irish Assosiation (IIA) di Clontarf Castle, Dublin dengan menampilkan berbagai kesenian Indonesia dan dihadiri DCM KBRI London pada saat itu dijabat Eddy Pratomo.

Acara lain yang pernah digelar Linda Flanagan ialah pengumpulan dana untuk yayasan yang dikelola Nizma Agustjik di London membantu anak anak korban konflik di Ambon dan Aceh yang diadakan di Brandon Hotel Tralee.

Selain itu Ibu dua anak Emma (10) dan Eva (8) mengelar acara malam dana yang dipadukan penampilan kesenian dengan menampilkan penari kakak beradik dari Belanda, Amie dan Feby dalam rangka mengumpulkan dana untuk yayasan sosial "Enable Ireland Charity" untuk anak anak penyandang disabilitas.

Linda yang aktif dalam berbagai kegiatan yang diadakan di kotanya juga pernah mengelar malam dana membantu anak rekannya yang menderita kelainan dalam rangka meringankan beban Vera.

Setiap kali Linda mengelar acara baik berupa kegiatan sosial maupun sebagai guru Salsa dan Zumba yang saat ini sangat populer selalu mendapat liputan dari media setempat di Irlandia. Terakhir Linda mengelar acara Zumba Christmas Party di salah satu hotel terkemuka di Killarney yang dihadiri lebih dari seratus undangan.

Linda Flanagan, satu-satunya wanita Indonesia yang menetap di kota kecil Tralee yang berupaya memperkenalkan nama Indonesia dalam berbagai kesempatan. Dalam acara "House warming party," yang diadakan di rumah barunya di kota wisata Killarney, pada akhir pekan diawal tahun 2014, Linda Flanagan mengundang rekan-rekannya dari berbagai negara dengan memperkenalkan kuliner Indonesia berupa nasi Tumpeng.

"Indonesia The best food in the world," ujar salah seorang rekan Linda yang datang bersama sang istri dalam acara yang diadakannya minggu sore.
Hidangan berupa tumpeng nasi kuning yang menjadi salah satu ikon yang dipromosikan Kementerian Pariwisata lengkap dengan urap dan tempe serta tahu bacem, ludes disantap para tamunya.

"Saya senang banyak yang datang dalam acara saya kali ini," ujar Linda yang mengenakan kebaya tradisional dipadu dengan jelana jeans. Dalam pesta pindahan rumah yang dimeriahkan dengan penampilan Drum dance Ireland, oleh Urs Wenk, seniman dari Swiss, juga hadir dari kalangan komunitas Malaysia yang bekerja di kota wisata Killarney.

"Umumnya rekan saya dari Malaysia bekerja di bidang perhotelan," ujar Linda yang merupakan satu-satunya orang Indonesia di Tralee dan ada juga seorang dari Singapura ikut meramaikan pesta pindahan Linda bersama sang suami Mark Flanagan dan kedua putri mereka.

Linda Flanagan kelahiran Padang dari keluarga Jawa itu hijrah ke Tralee pada tahun 2002, dan baru saja pindah ke Killarney kota pariwisata di Irlandia mengawali hidup baru bersama sang suami Mark Flanagan. Wanita cekatan itu sehari- hari mengajarkan salsa dan zumba yang lagi populer di pusat kota Killarney tidak ada lelahnya untuk mempromosikan Indonesia di Irlandia.

Meskipun jauh, nama Indonesia selalu melekat dalam dirinya dan masih banyak keinginan wanita yang bercita cita mengelar pameran pariwisata di kota Killarney yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Killarney, salah satu kota wisata di Irlandia selain dengan pemandangan pegunungan yang indah juga terdapat danau serta Ross Castle yang banyak dikunjungi wisatawan.

"Rasanya kalau saja saya bisa mengelar pameran pariwisata Indonesia di Killarney, akan berdampak pada tidak hanya berpromosi untuk masyarakat di Irlandia tetapi turis mancanegara yang berwisata ke Irlandia," demikian Linda Flanagan yang berharap dapat bantuan dari Kementerian Pariwisata.

***2***
(ZG)
(T.H-ZG/B/Z. Meirina/Z. Meirina) 07-01-2014 23:05:26

THAMES

BERTAHUN BARU MENYUSURI SUNGAI THAMES LONDON Oleh Zeynita Gibbon

Bagi Ardhy Brookman Sitorus, yang lama menetap di London dan mempunyai usaha katering masakan Indonesia, malam tahun baru kali ini berbeda sekali dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Saya masih ingat, sembilan tahun lalu saya berdesak-desakan di Trafagar sq, di alun alun kota London, untuk bisa menikmati pesta kembang api," ujar Ardhy kepada Antara London, Kamis dini hari.
Untuk pertama kali, pergantian tahun dirayakannya dengan mengikuti 'cruise' menyusuri sepanjang Sungai Thames dengan menggunakan kapal wisata.

Menurut Ardhy yang selalu mempromosikan kuliner Indonesia, setiap pergantian tahun ia ingin merasakan pengalaman yang berbeda.

Pada pelepasan tahun 2012, dia bersama 12 rekan terdekat menggelar pesta dengan sajian berbagai macam hidangan yang disiapkannya sejak pagi hari, antara lain lontong sayur ala Padang lengkap dengan rendang dan kerupuk merahnya.

Pada malam pergantian tahun dari 2013 ke 2014 ini Ardhy mendapat kesempatan menikmati santapan malam yang dihidangkan di atas kapal ini dan tentunya dengan biaya yang cukup mahal.

"Pertama kalinya aku naik kapal yang memang menyediakan pelayanan perayaan tahun baru di Sungai Thames," ujar Ardhy yang merayakan momen itu bersama rekan dekatnya.

Menurut Ardhy, banyak perusahaan pelayaran yang menyediakan 'event' khusus seperti ini, tidak hanya untuk malam tahun baru, tetapi juga pada acara-acara khusus, seperti Valentine, akhir minggu atau hari-hari biasa yang dipertunjukkan untuk acara acara tertentu lain.

Ardhy mengatakan ia pernah mendapat undangan untuk acara 'stag night' salah satu rekan kerja, tapi sayang waktu itu ia tidak bisa memenuhi undangan tersebut.

Oleh karena itu momen pengantian tahun di atas kapal ini sangat dinikmatinya dari awal hingga selesai.
Tepat pukul 10 malam, peserta 'cruise' menaiki kapal di salah satu tempat perberhentian khusus yang ada di sepanjang Sungai Thames.
Dari Towel Hill, tak begitu jauh dari St Katherin Que, Ardhy bersama rekan dan penumpang lainnya memulai perjalanan perayaan malam akhir tahun.

Dikatakannya, antrean yang cukup panjang menambah debar jantung karena ingin tahu apa saja yang akan terjad, walaupun di dalam 'email confirmation' saat pembelian tiket online sudah diberitahu daftar acara secara detail.

Seluruh penumpang disambut dengan segelas minuman selamat datang, ujarnya.

Mata Ardhy dengan jeli melihat ke setiap sudut ruangan yang diterangi lampu bewarna hijau dengan alunan 'life music' bercorak jazz classic, membuat dia makin bergairah untuk mencari tahu acara yang disuguhkan.

Tidak terasa seperempat jam berlalu usai 'boarding' meninggalkan dermaga te pengumuman untuk duduk di meja sesuai dengan tiket yang dibeli.

Ternyata pada makan malam itu yang dihidangkan adalah pilihan rekan Ardhy di sebelah mejanya. Di sana berdiri pelayan yang siap memindahkan makanan dari kereta dorong khusus yang untuk dihidangkanya.

Hidangan berupa potongan daging kambing dengan empat buah kentang rebus dengan buncis muda yang terikat rapi dengan beberapa asparagus tertindih cendawan Italy yang bewarna agak kemerah-merahan.

Pelayan juga menghidangkan menu lainnya berupa udang goreng tepung tersusun rapi lengkap dengan sausnya, dan ada juga hidangan lainnya berupa bayam goreng tepung tempura.

"Saya benar-benar merasa seperti raja, apalagi hampir setiap 10 menit pelayan-pelayan wira wiri menghampiri meja, dan memastikan setiap pengunjung menikmati sambil bertanya ada yang perlu dibantu.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, tepatnya pukul 23.43 meja mulai dibersihkan, dan lampu pun mulai direndupkan.

Tak lama pengumuman melalui alas pengeras suara memberi tahu bahwa kapal berada tepat di depan London Eye. Dari sana terlihat komidi putar raksasa yang berada tidak jauh dari jam gadang Big Ban.

"Mataku pun melihat keluar dan terlihat jelas di luar lampu-lampu yang berkelap-kelip melingkari roda raksasa itu berganti-ganti seperti warna-warna lampu disco yang seakan akan memberi petunjuk untuk bersiap meninggalkan tahun 2013 dan menyambut tahun 2014 dengan suka cinta," katanya.
Meja makan dilipat oleh para pelayan yang jumlahnya ada sekitar 16 orang. Hanya dalam tempo 10 menit ruangan makan itu berubah menjadi lantai disco.
Sementara di rungan lain, di bagian lambung kapal, terdapat pentas kecil dengan penari-penari yang lincah bergantungan pada tiang yang panjangnya hampir dua meter.

Suara DJ dari ruangan lain terdengar sangat bergairah dan lagu yang dibawakan tidak asing lagi, mulai dari single terbaru Katty Perry 'Roar' dan lagu dari penyanyi lainnya hingga serine berbunyi.

Acara yang dinanti-nanti pun tiba. Ardhy pun tidak henti-henti menatap lingkaran roda raksasa yang sudah siap sedia dengan pancaran cahaya warna warni yang tak henti henti saling mengisi detik demi detik.

Tembakan ke berbagai penjuru lalu pecah satu demi satu membentuk bunga raksasa. Ternyata tembakan kembang api mengarah ke berapa penjuru, berasal dari titik yang bebeda.

"Aku baru menyadari bahwa kembang api itu banyak sekali berbaris lurus sepanjang sungai antara Lambert Bridge dan Westminster Bridge.
Kapal yang ditumpangi berada persis di depan London Eye. Tetesan kembang api yang jatuh ke permukaan bumi menghujani kapal-kapal yang berbaris di sepanjang sungai.

Di seberang sungai ke arah gedung Parliament House yang disebut dengan Westmister Abbey, sudah penuh dengan lautan manusia yang tak henti hentinya menyanyikan selamat tahun baru dengan berbagai bahasa.

Tak terasa, cruise selama 90 menit pun berlalu. Di atas kapal "Thames Dinner Cruise" Ardhy menjadi saksi pergantian tahun dan menyaksikan dari layar besar di seberang sungai dengan angka-angka 'count down' dengan warna warni yang tidak kalah meriah.
"Saya sangat puas dan tidak sadar kapal beranjak dari posisi semula, merapat di perhentian, terminal akhir yang tidak jauh dari Westminster Bridge," ujarnya.

Satu per satu penumpang bergegas meninggalkan kapal, dan melanjutkan langkah di tahun 2014. ***3*** Kaswir (ZG)
(T.H-ZG/B/Kaswir/Kaswir) 02-01-2014 21:21:13


NEW YEAR


MAHASISWA INDONESIA DI LONDON MERIAHKAN PESTA KEMBANG API

Oleh Zeynita Gibbons

London, 1/1 (ANTARA) - Para mahasiswa Indonesia di London, Inggris, turut meramaikan pesta kembang api pada pergantian tahun 2014 yang dipusatkan di sepanjang sungai Thames, Westminster, London, Selasa (31/12) malam hingga Rabu dinihari.

Dengan hitungan mundur tepat pukul 00.00 waktu setempat pertunjukan kembang api yang spektakuler membahana di atas Kota London yang dipenuhi masyarakat yang datang dari berbagai negara, termasuk mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Inggris.

"Serunya menikmati kembang api di London," ujar Haikal Bekti Anggoro, mantan Ketua PPI UK kepada ANTARA London, Rabu dini hari.

Dikatakannya, jutaan manusia memadati jalan-jalan di pinggir sungai Thames untuk menyaksikan pergantian tahun ini.

Lampu-lampu malam dari London Eye, Big Ben, London Bridge, House of Parliament menemani pengunjung yang menanti kembang api sejak Selasa (31/12) pukul lima sore, ujarnya.

Menurut Haikal, meskipun cuaca menusuk tujuh derajat Celcius, semakin malam semakin banyak orang memadati pusat London.

Tepat pukul 10 malam, Walikota London Boris Johnson menyampaikan pidatonya yang menggunakan proyektor raksasa yang disorot ke salah satu gedung terbesar di London.

"London selalu kota nomor Satu. Tahun ini kita menjadi yang pertama yang memiliki kembang api, tidak hanya warna-warni, tapi juga harum bunga dan buah-buahan!," ujar Boris Johnson.

Tahun ini dicoba untuk pertama kalinya kembang api yang sebenar-benarnya "kembang", yaitu harum.

Sambil menunggu berjam-jam, para pengunjung juga menari mengikuti irama yang menghentak dari Live DJ dari stasiun radio BBC.

Dari jutaan manusia, nampak beberapa kumpulan warga negara Indonesia yang didominasi mahasiswa yang telah menantikan pesta kembang api London yang salah satu yang terbaik di dunia.

Menurut Haikal, sebagian mahasiswa Indonesia berkumpul di dekat Big Ben, sebagian di zona Embankment, zona South Bank, dan di Westminster.

Walaupun sempat gerimis, para pengunjung tetap bertahan. Beberapa mengeluarkan payung, namun mayoritas rela berbasah-basahan.

Ramero Forester Carlo, mahasiswa asal Pekalongan, dengan semangat menantikan pergantian tahun di London.

"Biarpun berdesak-desakkan, saya rela menanti!" ujar Carlo penuh semangat.

Carlo hadir bersama puluhan teman-teman mahasiswa Indonesia yang tidak kalah antusiasnya menyongsong pengantian tahun baru.

Sementara itu mahasiswi Indonesia lainnya, Fibria Heliani asal Bekasi nampak begitu gembira berfoto bersama untuk mengenang pergantian tahun ini.

"Kapan lagi tahun baruan di London. London tahun baru pecah 'abis!'," ujar Fibria Heliani.

Pesta kembang api di kota London diakhiri dengan menyanyikan lagu Auld Lang Syne yang dinyanyikan oleh penonton sambil bergandengan tangan.

Menurut Haikal, setelah pesta kembang api yang dipancarkan dari London Eyes, kincir angin raksasa itu, ternyata memang sedikit-sedikit tercium aroma "kembang" dari kembang api di London.

Walaupun pilihan musiknya tidak sebagus tahun lalu, karena musik Inggris tidak meraih prestasi sebanyak 2012, namun antusiasme penonton tetap tinggi, ujarnya.

Sepanjang pengantian tahun transport di kota London seperti bus, kereta api bawah tanah yang sering disebut dengan Tube atau underground dan DLR, serta kereta api luar kota National Rail services in Greater London beroperasi sepanjang malam sampai pukul 4.30 gratis.

(T.H-ZG/B/A. Mujayatno/A. Mujayatno) 01-01-2014 08:53:11


PETISI

SUAMI GALANG PETISI BERKUMPUL BERSAMA KELUARGA

oleh ZEYNITA GIBBOMS
London, 31/12 (ANTARA) - Gary Smith, suami Annie Smith, wanita asal Indonesia mengalang petisi yang dimuat melalui situs change.org , dengan maksud agar sang istri yang bernama Indonesia Haryani Bakian dan putra mereka Keane River Smith yang berusia satu tahun bisa kembali hidup bersamanya di Inggris.

Suami Annie Smith, kepada ANTARA London, Selasa menyampaikan harapannya agar kasus yang menimpah mereka yaitu penolakan dari imigrasi Inggris yang tidak memberikan visa untuk sang istri dapat diselesaikan dan mereka bisa berkumpul kembali layaknya sebuah keluarga.

Petisi yang ditujukan kepada kantor imigrasi Inggris, UKBA Immigration berisikan agar " UKBA Immigration: allow my wife and son to come to England from Indonesia and for us to be a family again'

Gary Smith yang ditinggal di daerah Towcester, Inggris membuat petisi yang di muat di situs change.org membutuhkan banyak tandatangan sebelum petisi nya diserahkan ke Kantor imigrasi Inggris.

Sementara itu, Annie Smith, menceritakan kronologisnya yaitu pada tanggal 12 Juni 2012 lalu, Ia berangkat ke Uk dengan family visit visa yang berlaku dari tanggal 12 Juni hingga 12 Desember.

" Saya datang ke Inggris atas undangan mertua , dan kami tinggal bersama mertua karena pada saat itu saya tengah hamil muda," ujar Annie Smith yang memiliki nama asli Haryani Bakian.

Dikatakannya pada saat itu sang suami masih berada di Amerika Serikat sebelumnya pernah tinggal selama lima bulan di Indonesia bersama nya.

Pada tanggal 24 November Annie Simith melahirkan dan berupaya men cari tahu untuk mendapat short extension karena belum diperbolehkan pulang ke Indonesia oleh dokter dan bidan yang membantu persalinannya.

"Suami saya pun mencoba menghubungi anggota Parlemen dan kator pelayanan kependudukan atau citizen advice bureau dan pengacara tapi tidak banyak membantu karena kata Lawyer mereka akan proses masalahnya setelah tahun baru dan itu berarti visa nya sudah liwat.

Maka tak ada pilihan lain selain overstay,dan akhirnya baru meninggalkan UK pada tanggal 7 January, ujar Annie Smith.

Menurut Annie Smith, ia sempat di interogasi oleh petugas Imigrasi tetapi kemudian mengerti kenapa Ia "overstay " dan menyebutkan tidak akan ada masalah kalau pada satu saat nanti harus apply lagi karena baru habis melahirkan .

Pada bulan September 2013 , Annie Smith pun men coba apply family visa visit lagi karena suami belum bisa membawa nya dengan spouse visa karena pendapatan perbulannya dibawah ketentuan Imigrasi.

"Saya apply dengan syarat seperti yang ada di situs UKBA, dengan melengkapi dengan Rekening Bank, ,copy buku nikah dengan dua bahasa serta surat lainnya ".Saya apply dan hasilnya ternyata didalam amplop cuma pasport saya yang kosong dan secarik 'refusal note'dari UKBA diterimanya, " ujar Annie Smith.

Mereka menyebutkan saya bohong ,tidak jujur mengenai lamanya tinggal di UK,dan mereka juga menyebutkan point-point yang gagal di buktikan seperti mengenai pernikahan kami, kepemilikan properti, dan Rekening Bank yang tidak cukup dengan ketentuan.

Suami yang membantu mengisi formulir buat saya karena kesibukkan saya mengurus anak dan nulis tanggal di formulir itu sesuai dengan di visa tanggal 12juni-12 Desember padahal saya meninggalkan UK pada tanggal 7 Januari 2013.

Disitulah awal permasalahannya,karena kamipun tahu kalu UkBA bakalan tahu saya overstay dari stamp Bandara Sukarno Hatta. Disebutkan juga kalau tidak cukup bukti mengenai pernikahan saya,siapa yang saya kunjungi di UK,dan status Sponsor saya di UK exist tidaknya si sponsor.

Padahal sudah saya lampirkan copy buku nikah dengan dua bahasa ,invitation letter dari mertua,copy pasport suami. Intinya mereka menolak saya karena saya telah berbohong dan tidak puas dengan surat yang di lampirkan.

Suami Annie Smith pun menghubungi UKBA Bangkok meminta penjelasan mengenai penolakan ,dan mereka pun menjawab kalau saya bisa re-apply lagi anytime setelah semua persyaratan komplit.

Dikatakannya ia pun mengumpulkan bukti- bukti seperti album photo saat di Indo dan UK bersama family dan Rekening Bank ,surat keterangan dari GP juga surat properti yang sudah di translate oleh translater yang disumpah .

Pada tanggal 20 Desember 2013 saya dapat sms kalau saya bisa collect pasport saya di VFS dan saya pun berangkat ke Jakarta karena tinggal di kota lainnya dan hasilnya saya di banned selama 10 tahun.

"Mereka menyebutkan saya sudah berbohong di aplikasi pertama jadi saya di banned, padahal saya sudah minta maaf dan menjelaskan kenapa dulu sampai overstay tapi mereka tidak mengerti.Kalau saya boleh jujur saya sangat sedih," ujar Annie.

Saya tidak bisa membayangkan berjauhan dengan suami selama 10 tahun? lalu bagaimana dengan anak saya? saya ingin haknya dia dikembalikan bisa bersama ayah dan ibunya sebagaimana semestinya keluarga.

Bagaimana dia mau mengenal ayahnya kalau terpisah selama 10tahun dan berpikir kalau UKBA itu sadis tidak punya rasa perikemanusiaan sama sekali,saya tahu 'rules is rules'tapi tidak adakah toleransi sedikit saja dari mereka?

"Saya sedih karena merasa hak saya sebagi istri dan hak anak saya sebagai anak WN British diabaikan," demikian Annie Smith yang berupaya mencari keadilan agar bisa berkumpul bersama sang suami dari Inggris. (ZG
(T.H-ZG/B/M. Taufik/M. Taufik) 31-12-2013 18:59:29