Kamis, 20 April 2017

PARIS

TIM ITB KE PARIS BUAT FILM IQRO II
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 21/4 (Antara) - Tim Film Masjid Salman ITB atau Tim Iqro melakukan survei terkait dengan persiapan pembuatan Film Iqro II di Paris yang pengambilan gambarnya di Eropa pada musim semi dengan suhu antara 3 dan 12 derajat Celsius.
         Meskipun udara Paris menusuk sampai ke tulang, Tim Iqro tetap bersemangat dalam mencari lokasi terbaik untuk film barunya, kata Dubes/Deputi Wakil Tetap (Dewatap) RI untuk UNESCO T.A. Fauzi Soelaiman kepada Antara London, Jumat dini hari.
         Film Iqro merupakan film bioskop pertama yang diproduksi Masjid Salman ITB yang banyak berisikan pesan untuk seluruh lapisan keluarga, kata Fauzi Soelaiman yang merupakan bagian dari Keluarga Besar Masjid Salman ITB.
         Selama di Perancis, kata dia, Tim Iqro mengunjungi masjid terbesar di Paris (Grand Mosque). Di tempat ini, Tim Iqro melihat banyak orang Eropa yang berkunjung untuk mencari tahu lebih jauh tentang Islam.
         Selain itu, Tim Iqro juga bertemu Dubes RI untuk Prancis Hotmangaradja Pandjaitan yang mengharapkan orang Eropa, khususnya Prancis, meninton film tersebut karena saat ini mereka ingin mengenal Islam.
         "Film Iqro dapat memberi perspektif yang baik tentang Islam," katanya.
         Dubes menyampaikan bahwa film merupakan salah satu kesepakatan yang dicapai antara Indonesia dan Prancis pada kunjungan Presiden Prancis baru baru ini ke Indonesia.
         Dalam kesempatan bersilaturahmi dengan Dubes UNESCO juga diadakan pemutaran Film Iqro. Film ini disaksikan anggota Pengajian Ar-Raudah yang diketuai Ny. Bonita  Sa'danoer, PPI Prancis, anggota DWP KBRI Paris, staf KBRI Paris dan Kantor Delegasi Tetap RI untuk UNESCO yang  diikuti dengan dialog antara penonton dan Tim Iqro.
         Tim Iqro terdiri atas Imam Choirul Basri yang juga Sekretaris Jendral Masjid Salman ITB yang menjadi Eksekutif Produser Film, Produser Film Iqro Tyas, Associate Producer Turino Yulianto dan Buroqi, pemeran utama Cok Simbara, Sutradara Iqbal al Fajri dan penulis skrip.
         Penonton mengharapkan agar film keluarga yang berkualitas semacam Iqro makin banyak sehingga menjadi tontonan bagi masyarakat Indonesia sekaligus menjadi duta untuk mengenalkan sisi lain wajah Islam kepada dunia.
          Tim Iqro berencana berkunjung ke Birmingham, Inggris, kemudian melanjutkan perjalanannya ke Koln, Jerman.

    ***4***
(T.H-ZG/C/D. Kliwantoro/D. Kliwantoro) 21-04-2017 02:06:51

MESJID

MUSLIM INDONESIA DI LONDON GALANG DANA MASJID
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 20/4 (Antara) - Umat Islam asal Indonesia di Inggris meluncurkan penggalangan dana untuk membangun masjid di London melalui situs kitabisa dan start-up yang ditangani oleh para mahasiswa dengan nama Muslim Experience.
         Hal itu dilakukan dalam acara KIBAR Spring Gathering (KSG 2017) yang digelar di kota Birmingham, Inggris, demikian Ketua Keluarga Islam Britania Raya (KIBAR), Arif Abdullah kepada Antara London, Kamis.
         Pada acara pertemuan Muslim Indonesia di Britania Raya yang digelar KIBAR hadir sekitar 500 orang. Hal itu menjadikan acara gathering atau pertemuan diaspora Indonesia tersebut menjadi yang terbesar di Inggris Raya, kata Arif Abdullah.
         Dikatakan, peserta datang dari berbagai kota di Inggris Raya. Peserta terjauh dari Aberdeen di Skotlandia dan dari luar UK, seperti Ireland.
         Acara bertema "Managing Our Ummah Asset" atau mengelola aset umat dengan pembicara tamu dari Indonesia Dr Eddy Iskandar, praktisi Bank Waqaf Internasional, memaparkan cara mengubah perspektif, mengenal potensi waqaf dan change management atau manajemen perubahan.
         Dalam pertemuan ini juga dipaparkan penjelasan tentang Waqaf oleh Ebi Junaidi dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES UK) mahasiswa doktoral program Ekonomi dari Univerisity of Durham, sedangkan Zaid P Nasution, mahasiswa doktoral program Desentralisasi dan Tata Kelola Lingkungan dari University of Leeds menjelaskan mengenai Tanah Adat.
         Pada cara gathering diaspora yang lama tinggal di Inggris, di antaranya Moemoeh Dwimunali yang bekerja di perusahaan Airbus yang bermukim di kota Bristol, dan Iswandaru Widyatmoko, bekerja di perusahaan AECOM yang menetap di kota Nottingham menyampaikan sambutan.
         Ketua KIBAR Arif Abdullah, yang juga menjadi koordinator pelaksana gathering menyampaikan sudah saatnya Muslim Indonesia bangun dari tidur panjangnya dan menyadari selama ini terlena dengan kemegahan ibu kota dan pembangunan tersentralisasi sehingga lupa mengelola aset umat seperti tanah wakaf, masjid, pesantren, pasar kampung, dan lain sebagainya. Dengan dorongan mengelola aset umat diharapkan menjadi kontribusi besar dalam pembangunan Indonesia.
         Gathering diharapkan juga menjadi momentum untuk diangkatnya kembali secara masif dan terstruktur isu Wakaf secara nasional, baik oleh masyarakat, ulama dan pemimpin masyarakat, akademisi juga oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.
         Koordinator lokal Pengajian di kota Birmingham, Abdul Rauf mengatakan KIBAR Gathering yang merupakan perhelatan yang sudah berumur 28 tahun, menjadi tempat berkumpul diaspora Indonesia setiap dua kali dalam setahun, menarik dengan adanya "mabit" atau menginap malam sebelum dan malam sesudah acara yang menjadi sarana berinteraksi dan mengenal secara dekat peserta satu sama lain, dan juga diwarnai oleh kultum dari peserta.

         Selain materi utama, gathering mengadakan sesi untuk muslimah, remaja dan anak-anak dihiasi dengan kegiatan mewarnai dan belajar pencak silat. Kegiatan remaja diisi dengan science project dan juga aktivitas outbound. (ZG) ***4***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 20-04-2017 06:21:06

BRUSEL

UNIVERSITAS GHENT SIAP TINGKATKAN KERJASAMA DENGAN INDONESIA  
     Zeynita Gibbons

    London, 20/4 (Antara) - Rektor Universitas Ghent (UGent), Anne De Pape, dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Belgia, Yuri Thamrin mengatakan Universitas Ghent, di Ghent, Belgia siap meningkatkan kerja sama dengan Indonesia.
          Hal itu disampaikan dalam pertemuan antara Dubes Yuri Thamrin dan Rektor UGent yang dilakukan dalam rangka mengevaluasi kerja sama UGent dengan lembaga pendidikan tinggi di Indonesia dan membahas berbagai potensi kerja sama lainnya di masa datang, demikian pejabat Pensosbud KBRI Brussel, Ignatius Priambodo kepada Antara London, Kamis.
         Dubes menyampaikan UGent merupakan salah satu universitas favorit bagi calon mahasiswa Indonesia yang ingin studi di Belgia dan umumnya mahasiswa Indonesia mengambil program doktoral dan magister di jurusan unggulan seperti engineering, bio-engineering, kedokteran, pertanian dan lainnya.
        Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik selama ini dengan berbagai lembaga pendidikan tinggi di Indonesia dan diharapkan agar kerja sama ini dapat terus ditingkatkan. Untuk itu ia mendorong UGent untuk meningkatkan profilnya di kalangan mahasiswa di Indonesia, agar dapat menjadi tujuan pendidikan tinggi dari tingkat sarjana hingga doktoral.
        Selain itu, ia mengharapkan agar civitas academica UGent dapat semakin mengenal Indonesia.        
   Disampaikan bahwa Festival Europalia Indonesia 2017, merupakan pagelaran seni budaya terbesar di Eropa yang akan berlangsung di Belgia dan beberapa negara Eropa lainnya dari Oktober 2017 hingga Januari 2018. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan yang baik bagi warga UGent untuk mengenal lebih baik Indonesia.
        Beberapa pagelaran seni budaya juga akan berlangsung di Ghent, dan untuk itu diharapkan Rektor UGent dapat mempromosikan Festival. Selain itu Dubes mengusulkan dibentuknya Asosiasi Alumni UGhent Indonesia (Indonesian alumni association UGent), untuk mewadahi alumni UGent asal Indonesia.

        Saat ini terdapat 113 mahasiswa Indonesia di Belgia, dan yang   43 orang menempuh studi di UGent. Berdasarkan berbagai sistem ranking universitas dunia, UGent selalu masuk dalam top 100 dan beberapa program studi unggulannya juga masuk dalam top 100. (ZG)***4***

(T.H-ZG/C/M. Dian A/M. Dian A) 20-04-2017 08:29:06

B ELANDA

WONDERFUL INDONESIA HIASI TREM DI AMSTERDAM
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 19/4 (Antara) - Berbagai destinasi pariwisata Indonesia seperti Candi Borobudur, Danau Toba, dan pantai di Bali serta Banyuwangi menghiasi trem khususnya rute 4 dan 14 di kota Amsterdam, Belanda, mulai 15 April hingga pertengahan bulan Mei mendatang.
         Promosi Wonderful Indonesia di transportasi publik trem yang ada di Amsterdam itu merupakan program Kementerian Pariwisata yang diharapkan semakin menarik wisatawan ke Indonesia, demikian Pensosbud KBRI Denhaag Nur Evi Rahmawati kepada Antara London, Rabu.
         Indonesia terus mendorong peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dengan berbagai upaya promosi termasuk di Belanda.
         Tahun 2016, tercatat lebih dari 195 ribu wisatawan Belanda berkunjung ke Indonesia, meningkat lebih dari 13 persen dari tahun 2015. Peningkatan ini diharapkan terus berlanjut di tahun ini dengan semakin menguatnya ekonomi Belanda.

         Untuk mendorong peningkatan ini, tahun ini, bekerja sama dengan KBRI Den Haag, Kementerian Pariwisata RI  menyelenggarakan promosi Indonesia di Vakantiebeurs 2017 di Utrecht dan  sales mission di Amsterdam pada awal Maret lalu.  
    Sementara itu, selain promosi Wonderful Indonesia di trem, Kementerian Pariwisata juga akan mempromosikan pariwisata Indonesia di lightbox Schipol, Belanda. ***1****

Sigit Pinardi
(T.H-ZG/C/S. Pinardi /S. Pinardi ) 19-04-2017 05:21:02

BUSANA

BUSANA MUSLIM INDONESIA EKSPANSI KE PASAR INGGRIS
     Zeynita Gibbons
       
     London, 18/4 (Antara) - Desainer Indonesia mulai mengembangkan sayapnya di Pasar Inggris dengan mengikuti pameran dan menampilkan rancangan busana muslim pada Modanisa London Modest Fashion Week yang berlangsung di gedung pameran di Olympia, London, pada akhir pekan lalu.
         "Penampilan busana muslim Indonesia mendapatkan sambutan dan berhasil memukau  pengunjung pameran itu dan ini merupakan ekspansi Busana Muslim Indonesia ke Pasar Inggris," demikian Atase perdagangan KBRI London Nur Rakhman Setyoko kepada Antara London, Selasa.
           Dikatakannya potensi pasar Inggris sangat besar untuk busana muslim sehubungan dengan meningkatnya populasi umat muslim di Inggris terus bertambah.
          Berdasarkan data yang  Badan Nasional Statistik (ONS), yang dirilis akhir Januari 2016 tercatat warga Muslim mencapai 3,1 juta orang pada 2014 atau setara dengan 5,4 persen dari total populasi  menjadi pengungkit demand besar  busana muslim Indonesia masuk ke Inggris.
           Desainer Indonesia yang ikut pameran London Muslim Lifestyle Senaz Nasansia dan Tiara Syafruddin, menjelaskan antusias masyarakat Inggris terhadap busana muslim sangat besar dan produk Indonesia memiliki peluang memasuki pasar Inggris.
          Meningkatnya umat muslim membuat WNI Rina Kartina bersama sang suami yang tinggal di Inggris melakukan "start up business" busana muslim di wilayah Manchester yang menyebutkan visinya membawa produk Indonesia "to the world".
          Dalam pameran London Muslim Lifestyle, Rina Kartina dengan brand nya Tatuis berupaya menembus pasar di Inggris yang disebutnya  mulai berkembang ketika mereka hijrah ke Manchester dan mengembangkan sayapnya di Kerajaan Inggris.
          "Potensi pasar Inggris sangat besar untuk busana muslim dan tingkat populasi muslim di Inggris cukup besar," ujar Rina Kartina yang menetap di Inggris sejak dua tahun lalu.
          Dia melakukan bisnis busana muslim itu melalui brand yang sudah populer di Indonesia seperti Zalora, Hijup, Hijabenka dan lainnya  tujuannya untuk membuka market baru dan jaringan distribusi.   
  "Saya berniat membawa potensi dan kreatifitas Indonesia "from Indonesia to the World" akan dapat terwujud bersama dengan dukungan semua lini masyarakat dan juga pemerintah tentunya," ujarnya.

           Menurut Badan Pusat Statistik neraca perdagangan Indonesia dengan Inggris pada  tahun 2016 mencapai surplus 696,5 juta dolar AS.  Khusus ekspor pakaian jadi ke Inggris sudah mencapai 211 juta dolar di 2016.***3***Budi Suyanto

(T.H-ZG/B/B. Suyanto/B. Suyanto) 18-04-2017 13:52:19

PERANCIS

SEKOLAH KEJURUAN DI PRANCIS BELAJAR TENTANG INDONESIA  
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 18/4 (Antara) - Sekolah kejuruan bidang bangunan Bernard Chochoy, Lumbres, Prancis melibatkan 15 guru dari berbagai bidang serta siswanya untuk melaksanakan pembelajaran multidisiplin dengan tema khusus tentang Indonesia.
         Penerapan pembelajaran dengan kultur dan seni Indonesia masuk sekolah di Prancis ini merupakan yang ketiga, setelah sebelumnya hal serupa dilaksanakan sekolah Jacques Prevert, Chateauneuf-sur-Sarthe dan Saint Pol-Roux, Brest, ujar Atase Pendidikan KBRI Paris Surya Rosa Putra kepada Antara London, Selasa.
         Dikatakannya hasil pembelajaran dan kreativitas murid ditampilkan di hadapan tokoh-tokoh kota, orang tua murid dan warga setempat.
         Sandie Budjana, guru sekolah yang juga pemenang Lomba Essai tentang Indonesia KBRI Paris, mencetuskan gagasan mengenalkan dan kemudian mencintai tentang Indonesia melalui sang suami yang berasal dari Bali, untuk menghadirkan Indonesia di tempatnya mengajar.
         Kepala sekolah, Christophe Cortyl, sepakat menggerakkan 15 guru  Matematika, B. Inggris, B. Belanda, Pertukangan, Geografi, dan Seni, untuk menyusun program pembelajaran lintas bidang (multidisipliner). Tema yang diambil adalah cerita rakyat, wayang, bangunan, dan lambang negara Indonesia.
         Setelah tiga bulan, hasil kreasi itu ditampilkan di depan tim KBRI Paris. Para murid itu unjuk kebolehan, diantaranya ada struktur lumbung padi Minang dan congklak Jawa, buah pembelajaran matematika dan pertukangan. Serta berbagai kartu undangan berbentuk wayang dan karya tulis hasil interpretasi tentang cerita rakyat Indonesia.
         Para siswa diberi kesempatan berdiskusi dengan enam mahasiswa Indonesia eks SMK di Tanah Air yang sedang belajar di BTS (Brevet de Technicien Supèrieur) Prancis yang mendapat gambaran yang tentang perbedaan pendidikan dan kultur antara Indonesia dan Prancis, terutama yang berhubungan dengan kehidupan pelajar.
         Kehadiran Indonesia semakin terasa dalam open house sekolah selain menampilkan hasil eksplorasi para siswa, pihak sekolah juga mengundang grup gamelan Pancha Indera, yang seluruh pemainnya warga negara Prancis, serta grup tari Sekar Jagad dari Indonesia. Sebelumnya, para siswa belajar gamelan dan tari kecak beserta filosofinya.
         Kepala sekolah mengaku terkesan dan bangga dengan program ini. Kedatangan senator dan deputy wilayah serta masyarakat, yang jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, serta adanya liputan televisi dan media cetak lokal, diakuinya mengangkat pamor sekolah.
         Pada masa mendatang, dia berkeinginan menjalin kerja sama dengan Indonesia, semacam sister school dengan sekolah sejenis, atau melalui program pertukaran dengan jaringan SMK bangunan dan energi terbarukan, dan SMK Bernard Chocoy menjadi anggotanya.
         Bagi Indonesia, kali ketiga kultur dan seni Indonesia masuk sekolah di Prancis, setelah sekolah Jacques Prevert, Chateauneuf-sur-Sarthe dan Saint Pol-Roux, Brest juga menerapkan hal serupa. Dua sekolah terdahulu sudah menjadi duta Indonesia dengan menghadirkan Indonesia di wilayah mereka, termasuk ke sekolah tetangga.

         Salah seorang anggota tim Pancha Indera, Dr Catherine Biset, spesialis etnomusikologi Indonesia, yang ikut membantu program Bernard Chochoy ini, mengakui pengenalan kultur Indonesia akan membuka wawasan masyarakat Prancis tentang sistem pendidikan.(ZG) ***4***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 18-04-2017 05:46:34

MANADO

PSM UNIMA TAMPIL MEMUKAU PADA FESTIVAL LONDON
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 17/4 (Antara) - Kelompok Paduan Suara Mahasiswa Universitas Manado (PSM Unima) yang mengenakan pakaian tari Bali, tampil memukau melantunkan lagu-lagu dari berbagai daerah di Indonesia pada paduan suara, International Youth Choir Festival di London, Inggris.
         PSM Unima tampil dengan suara tenor, soprano, baritone dan bass sambil bergerak lincah memperlihatkan Tari Saman khas Aceh dengan kompak dan harmonis memukau lebih dari 5.000 penonton yang memenuhi Gedung Royal Albert Hall, London.
         Minister Counsellor KBRI London, Thomas Siregar kepada Antara London, Minggu melaporkan, PSM Unima mendapat kehormatan untuk tampil pada ajang paduan suara internasional yang berlangsung di Inggris itu, Sabtu (15/4) malam.
         Konductor PSM Unima, Dr Andre de Quadros, professor bidang musik dan Ketua Jurusan Pendidikan Musik Universitas Boston, Amerika, dengan semangat bertindak sebagai konduktor saat tampil di gedung pertunjukan seni dan budaya paling bergengsi di Inggris itu.
         PSM Unima  tampil sebagai pembuka dari rangkaian acara yang menampilkan paduan suara remaja dari berbagai negara, di antaranya Hong Kong, Amerika, Inggris, Afrika Selatan, Norwegia, Israel dan Latvia.
         Hana A. Satriyo, istri Duta Besar RI London, menyatakan rasa bangga pada saat menyaksikan PSM Unima pada malam itu. Kehadiran PSM Unima di Royal Albert Hall, memenuhi undangan the National Choirs of Great Britain, menunjukan bahwa Indonesia memiliki kualitas paduan suara remaja yang bertaraf internasional, ujar Hana.
         Kekaguman penonton tidak berhenti di sana. Tari Kecak dari Bali tak luput mengundang tepuk tangan penonton yang tampak menikmati sajian budaya Indonesia yang memesona.
         Hana A. Satriyo beserta Minister Counsellor Pensosbud KBRI London, Thomas Siregar, menemui rombongan PSM Unima menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih karena telah membawa nama harum Indonesia.
         Sebagai balasan, PSM Unima secara spontan kembali menampilkan beberapa lagu daerah Indonesia di luar panggung, yang mengundang perhatian penonton lainnya untuk mengabadikan dengan ponsel dan kamera masing-masing.
         Paduan Suara Mahasiswa Universitas Manado akan tampil juga di Southbank Centre, London, Senin  (17/4), dan akan berada di London sampai tanggal 22 April mendatang.
         PSM Unima juga akan tampil untuk kelima kalinya di International Choral Centre pada acara Music and Humanity Festival di Stockholm, Swedia pada tanggal 15-20 Juni mendatang. (ZG) ***4***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 17-04-2017 05:18:19