Kamis, 28 September 2017

VATIKAN

FKUB JAKBAR TINGKATKAN WAWASAN KERUKUNAN DI VATIKAN  
     Oleh Zeynita Gibbons

     London, 15/9 (Antara) - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat berkunjung ke Vatikan dalam rangka meningkatkan wawasan guna memperkuat kerukunan agama di wilayah Jakarta Barat.
          Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat Tatang Rahmat Firdaus dalam pertemuan dengan sejumlah biarawan Katolik Indonesia di KBRI Vatikan, Kamis  menyampaikan tujuan rombongan berkunjung ke Vatikan adalah untuk menimba pengalaman dan mendapat masukan sebagai referensi membantu menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Jakarta Barat.
          Sekretaris Tiga KBRI Tahta Suci Vatikan  Wanry Wabang kepada Antara London, Kamis mengatakan dalam  rombongan FKUB Jakarta Barat yang berjumlah 21 orang  juga terdapat Walikota Jakarta Barat Muhamad Anas Effendi.
         Dubes RI untuk Tahta Suci Vatikan Antonius Agus Sriyono  menyambut baik kedatangan rombongan FKUB Jakarta Barat dan menjelaskan  promosi kerukunan beragama di Indonesia merupakan salah satu misi dari KBRI Vatikan.
         Dubes menyinggung proyek Borobudur Garden di Museum Vatikan yang  akan diresmikan  Oktober.
         Selain  untuk mempromosikan wisata Indonesia, Borobudur Garden juga memiliki nilai simbolis yang tinggi. Candi Borobudur yang merupakan warisan agama Budha, berada di wilayah negara berpenduduk mayoritas Muslim, dapat ditampilkan di Vatikan sebagai pusat agama Katolik.
         Hal ini tentu merupakan gambaran nyata bagaimana perbedaan agama tidak digunakan sebagai pemecah belah, namun sebagai alat untuk meciptakan kerukunan, ujar Dubes Agus.
         Dalam sesi dialog, beberapa romo berbagi pengalamannya terkait kerukunan beragama antara warga Italia dan para migran yang mayoritas berasal dari negara Muslim.
          Menurut salah seorang biarawan, Rm Indro, berdasarkan pengalamannya, meskipun para migran berasal dari latar belakang budaya dan agama yang berbeda, kerukunan antar sesama dapat dibangun karena atas dasar saling pengertian akan nilai-nilai kemanusiaan.
          Sementara itu, Romo lainnya menyarankan kegiatan FKUB Jakarta Barat dapat disebarluaskan melalui media agar menjadi contoh bagi organisasi serupa lainnya yang fokus dalam menyerukan pentingnya kerukunan beragama di Indonesia.

    ***4***
(T.H-ZG/C/Santoso/Santoso) 15-09-2017 06:37:53

DAKAR

PROMO PRODUK UNGGULAN INDONESIA DI CAPE VERDE
     Zeynita Gibbons

     London, 15/9 (Antara) - Dubes RI di Dakar,Senegal  merangkap Cabo Verde(Cape Verde), Mansyur Pangeran, mengatakan Indonesia terbuka terhadap investasi swasta dan meminta pengusaha dari negeri pulau di  laut Arlantik itu  memanfaatkan  peluang bisnis dengan jaminan dukungan kelembagaan dari Pemerintah Indonesia.
         Hal itu disampaikan Dubes Mansyur Pangeran, dalam presentasinya di hadapan pengusaha Cabo Verde pada seminar bisnis yang berjudul "Promosi Produk Unggulan Ekspor Indonesia dan Trade Expo Indonesia (TEI) 2017".
           Sekretaris dua Pensosbud KBRI Senegal, Dimas Prihadi
kepada Antara London, Jumat mengatakan. seminar diadakan KBRI Dakar, bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Cabo Verde (CCISS), bertujuan untuk mempresentasikan produk strategis Indonesia dan "Trade Expo Indonesia 2017", yang akan diadakan 11-15 Oktober mendatang.
          Dalam presentasinya, Dubes Mansyur Pangeran menyoroti kekayaan Indonesia dalam sumber daya alam, produk ekspor unggulan dan industri strategis seperti pesawat udara, kapal, kereta api, kelapa sawit, kakao, karet, kayu, tekstil, elektronik, mobil, dan furnitur.
          Dubes mengatakan berbagai bidang yang dapat dijajaki antara lain bidang manufaktur dan perakitan peralatan pertanian; pengolahan makanan dan produk pertanian; pembuatan dan perakitan peralatan kargo dan transportasi; tekstil, pakaian dan alas kaki, produk elektronik dan pembuatan kertas, dan karet.
        Pameran Dagang Dagang Indonesia 2017 merupakan salah satu peluang bisnis besar bagi pengusaha Cabo Verde. Setiap orang diundang untuk berpartisipasi dalam acara besar ini, ujar Dubes Mansyur.
           Sementara itu, Sekretaris Jenderal CCISS, José Luis Neves, menekankan pentingnya pertemuan bisnis dan mengatakan bahwa ini adalah kesempatan bagi pengusaha Cabo Verde atau Cape Verde mengidentifikasi peluang-peluang bisnis yang dapat dijajaki.
          Lebih jauh ditekankan oleh José Luis Neves bahwa saat ini banyak pengusaha Cabo Verde yang berbisnis di negara China yang jauh. Jika ada peluang bisnis dengan perhitungan profitabilitas, pengusaha Cabo Verde tentunya juga akan melakukan bisnis dengan Indonesia.
         "Indonesia sebagai negara yang secara tradisional kuat dalam perdagangan di kawasan ini dan  menghadirkan keragaman produk bisa menjadi pasar yang baik bagi pengusaha Cabo Verde, mengingat Cabo Verde pada dasarnya hidup dari impor," kata Sekretaris Jenderal CCISS.
           Disampaikan juga oleh Wakil Ketua Kadin Cabo Verde, Rui Amante Da Rosa, bahwa Cabo Verde memerlukan transportasi udara dan maritim untuk menghubungkan pulau-pulaunya, dan kapal patroli menjaga sumber daya alamnya (ikan)dan mengharapkan dijajaki kerja sama dengan PT. Dirgantara Indonesia atau PTDI dan PT. PAL.

           Seminar bisnis yang diadakan  KBRI Dakar  mendapat sorotan media nasional Cabo Verde, antara lain Televisão de Cabo Verde, Televisão Independente de Cabo Verde, Record TV Cabo Verde, Radio Cabo Verde International.**3**

c/a011
(T.H-ZG/C/A.F. Firman/A.F. Firman) 15-09-2017 22:35:38

GARUDA

KBRI DENHAAG JALIN KERJA SAMA DENGAN GARUDA 
     Zeynita Gibbons

    London,15/9 (Antara) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag, Belanda, menandatangani perjanjian kerja sama dengan Garuda Indonesia Amsterdam.
         Penandatanganan dilakukan oleh Dubes Indonesia untuk Kerajaan Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja dan General Manager Garuda Indonesia untuk Eropa, UK, Rusia, dan Afrika Moh Rizal Pahlevi  di kantor KBRI Den Haag.   
    Atase Perhubungan KBRI Den Haag I Made Suartika kepada Antara London, Jumat, mengatakan penandatanganan ini merupakan peresmian kerja sama yang telah berlangsung beberapa tahun yang tahun lalu, yang memberikan kontribusi cukup signifikan dalam jumlah penumpang yang diangkut Garuda dan juga peningkatan jumlah kargo yang diangkut.
         Rizal Pahlevi menyampaikan terima kasih kepada Dubes KBRI Den Haag beserta  jajarannya atas kerja sama dan dukungannya dan mengharapkan kerja sama dapat lebih ditingkatkan di masa yang akan datang.
         Sementara itu Dubes RI Wesaka Puja menyampaikan penghargaan kepada Garuda dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini yang diharapkan mampu mempertahankan kinerja Garuda khususnya untuk rute Amsterdam-Jakarta.
         KBRI memberikan dukungan penuh kepada Garuda Indonesia sebagai "flag carrier" Indonesia untuk terus maju sebagai maskapai penerbangan bintang lima.
         "Kita menargetkan kunjungan wisatawan dari Belanda sampai akhir tahun 2019 bisa mencapai 300 ribu orang. Jadi, dengan kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia," ujar Puja.     
    Perjanjian kerja sama ini juga disebarluaskan kepada KBRI di wilayah Eropa untuk menjadi acuan dan  memanfaatkan fasilitas yang diberikan Garuda, demikian diuraikan oleh Dubes Puja.
         Dalam perjanjian tersebut Garuda memberikan potongan harga tertentu bagi home staff dan lokal staff KBRI beserta keluarga serta tamu KBRI untuk perjalanan dari Amsterdam ke tujuan di kawasan Asia pulang pergi dan kemudahan dalam perubahan reservasi in return. KBRI harus bisa memenuhi target penjualan dalam setahun yang disepakati. Perjanjian ini berlaku selama dua tahun.

          Acara penandatangan perjanjian kerja sama ini dihadiri Wakil Dubes KBRI Den Haag Ibnu Wahyutomo, Korfung Ekonomi Andrea Marentek, Atase Perhubungan Den Haag I Made Suartika, dari Garuda hadir Sales & Marketting Manajer Rick Wouters dan Account Manager Kenneth Moes. (ZG) ***3****

Sigit Pinardi
(T.H-ZG/C/S. Pinardi /S. Pinardi ) 15-09-2017 06:01:39

RUSIA


DUBES UNDANG PENGUSAHA IRKUTSK RUSIA KE INDONESIA EXPO 
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 14/9 (Antara) -  Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi mengundang pengusaha dari Provinsi Irkutsk, salah satu wilayah Rusia yang memproduksi pesawat terbang untuk datang pada Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta, 11-15 Oktober.
         Ajakan Dubes M. Wahid Supriyadi disampaikan saat bertemu dengan Kadin Siberia Timur dan Gubernur Provinsi Irkutsk Sergey Georgievich Levchenko yang ingin mencari mitra kerja dengan Indonesia.
         Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Kamis mengatakan dalam kunjungan di Irkutsk  selama dua hari pada hari Senin dan Selasa (11-12/9) Dubes juga bertemu dengan Rektor Irkutsk National Research Techical University (INRTU) Mikhail Korniakov dan memberikan kuliah umum.
        Sergey Georgievich menyebutkan Indonesia adalah negara dengan perkembangan ekonomi yang dinamis.
        "Kami tertarik untuk mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang," ujarnya.
         Menurut Sergey Georgievich, meskipun Indonesia cukup jauh dari Irkutsk, nilai perdagangan Provinsi Irkutsk dengan Indonesia meningkat yang pada periode Januari-Juni sebesar US$ 13,5 juta, atau naik 193 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016, sedangkan tahun tahun 2016 sebesar US$ 16, 9 juta.
        Irkutsk juga sudah meluncurkan pesawat penumpang jarak menengah MC-21 dan diharapkan Indonesia tertarik untuk kerja sama yang prospektif ini.
        Dubes Wahid menanggapi positif dan menjanjikan akan mencarikan provinsi di Indonesia yang sesuai untuk kerja sama dengan Irkutsk.
        Indonesia juga memproduksi pesawat jarak pendek N-219 yang dapat mendarat di lapangan rumput yang tidak diproduksi di Rusia.
        Menurut data Dinas Federal Bea Cukai Rusia, tahun 2016 nilai perdagangan Indonesia-Rusia sebesar US$ 2,6 milyar, naik 45,3 persen dari tahun 2015, sedangkan data Kementerian Perdagangan RI pada periode Januari-Juni 2017 sebesar US$ 1,2 milyar, naik 43,8 persen dibanding periode yang sama tahun 2016.
        "Nilai perdagangan tersebut masih sangat kecil, jika dilihat dari potensi yang kita miliki, ujarnya.
        Sementara, dalam pertemuan terpisah, Kadin Siberia Timur dan lima perusahaan besar di Irkutsk menyampaikan keinginan menjalin kerja sama dan mencari mitra bisnis dari Indonesia.  
    Kelima perusahaan itu adalah Perusahaan JSC "Irkutsk International Airport", JSC "Irkutsk Research and Design Institute of Chemical and Petrochemical Engineering", LLC "Agrarian Technologies", LLC "Elitinvest", dan LLC "Zhilstroyleasing".
         Direktur Komersial JSC "Irkutsk International Airport" Yuri Kurdyukov,  mengharapkan adanya kerja sama pengelolaan bandara  termasuk penerbangan reguler atau sewar. Tahun 2012-2014 terdapat penerbangan sewa dari Irkutsk ke Bali yang mengangkut sekitar 6,5 ribu wisatawan Irkutsk dan sekitarnya.
         Dengan semakin meningkatnya arus wisatawan akhir-akhir ini, diharapkan adanya penerbangan kembali dari Irkutsk ke Indonesia.
        "Kami siap berdiskusi dengan semua pihak di Indonesia di Rusia", kata Yuri Kurdyukov.

    ***3***
(T.H-ZG/B/Santoso/Santoso) 14-09-2017 07:39:43

RUSIA

INRTU INGIN KERJA SAMA UNIVERSITAS DI INDONESIA
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 13/9 (Antara) - Irkutsk National Research Techical University (INRTU), perguruan tinggi teknik terkemuka di Rusia yang terlibat penelitian dan pembuatan sejumlah komponen pesawat terbang sipil Rusia MC-21 dan pesawat tempur Sukhoi, ingin bekerja sama perguruan tinggi Indonesia.
         Harapan itu disampaikan Rektor INRTU Mikhail Korniakov saat bertemu Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M. Wahid Supriyadi yang mengadakan kunjungan ke kota Irkutsk Rusia.
         Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Rabu mengatakan, dalam kunjungan di Irkutsk selama dua hari pada Senin dan Selasa (11-12/9) Dubes  memberikan kuliah umum di depan mahasiswa dan dosen INRTU mengenai perkembangan hubungan Indonesia-Rusia dan prospeknya.
         Saat ini terdapat delapan mahasiswa Indonesia belajar di Universitas tersebut dan semuanya mengambil jurusan oil and gas engineering. Untuk itu Rektor mengharapkan adanya lebih banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di INRTU.
         Selama di Irkutsk, Dubes Wahid sempat mengunjungi satu-satunya masjid di kota tersebut dan mengadakan pembicaraan dengan Imam Masjid (Mufti) Farid Hazrat Mingaleyev. Provinsi Irkutsk yang memiliki salah satu danau terbesar dan terkenal di dunia, Danau Baikal, masuk dalam zona ekonomi Siberia Timur. Wilayah yang dilalui jalur Trans Siberia ini memiliki banyak industri yang tidak hanya menopang perekonomian Provinsi Irkutsk dan sekitarnya, tetapi juga Rusia pada umumnya.
         Potensi kerja sama industri dengan  Provinsi Irkutsk antara lain bidang pertanian, pertambangan, termasuk migas, emas dan batu-batu alam berharga, pengolahan kayu, dan industri penerbangan.

         Potensi wisatawan dari Provinsi Irkutsk cukup besar bagi Indonesia. Tidak sedikit warga Provinsi Irkutsk yang berkunjung ke Asia Tenggara, khususnya Thailand dan Vietnam karena sudah ada penerbangan reguler langsung dari Irkutsk ke negara tersebut. Adanya penerbangan charter dari Irkutsk diyakini dapat meningkatkan arus wisatawan Rusia ke Indonesia. (ZG) ***3***
(T.H-ZG/C/T. Susilo/T. Susilo) 14-09-2017 00:04:47

AUSTRIA

MODEL PROFESIONAL AUSTRIA PERAGAKAN BUSANA BERMOTIF LURIK 
     Oleh Zeynita Gibbons

     London, 14/9 (Antara) - Model profesional dari Austria memperagakan busana karya disainer Indonesia yang mengunakan bermotif tradisional seperti lurik, tenun dan batik  dalam "MQ Vienna Fashion Week 2017" di kawasan Museum Quartier di Kota Wina.
          "MQ Vienna Fashion Week" merupakan peragaan busaha berskala internasional yang diadakan Creative Headz didukung  Kamar Dagang Austria dan digelar setiap tahun di Kota Wina, demikian Sekretaris Kedua Fungsi Pensosbud KBRI/PTRI  Wina, Wina Retnosari kepada Antara London, Kamis.
           Dubes RI di Wina, Dr Darmansjah Djumale menyebutkan,
partisipasi Indonesia dalam "MQ Vienna Fashion Week" merupakan kampanye yang sarat makna. Ada nilai sejarah dan seni budaya yang terkandung dalam batik, Lurik dan tenun.    
     Keikutsertaan desainer Indonesia di "MQ Vienna Fashion Week" kali kedua dan lebih besar dibandingkan  tahun lalu. Selain Handy Hartono dan Lulu Lutfi Labibi, Ervina Husin desainer tas kulit "Warnatasku" juga meramaikan panggung peragaan busaha desainer Indonesia dengan koleksi tas kulitnya.
         Masing-masing desainer menampilkan 22 koleksi musim semi dan musim panas 2018. Lulu Lutfi Labibi menampilkan koleksi   "odyssey" dengan ciri khasnya berupa penerapan teknik drapery (tumpuk) pada bahan lurik yang diproduksi  perajin dari Klaten, Jawa Tengah.
         Sementara Handy Hartono menampilkan koleksi  "eco eastern" terbuat dari kain tenun tangan dari Nusa Tenggara Timur  dipadukan dan kain Sarita khas Toraja dengan nuansa warna merah yang kental.
         Masih menggunakan tekstil tradisional dari kawasan Indonesia timur, koleksi tas kulit dari "Warnatasku" mengangkat tema "Maumere Treasure from the East" yang menonjolkan tenun ikat dengan pewarnaan alami dari Maumere.
          Di samping pagelaran busana juga diadakan pameran produk industri mode dan "business to business meeting". Setiap tahunnya kegiatan tersebut menarik sekitar 10.000 pengunjung dan diliput media partner.
         Salah satu pimpinan Creative Headz sekaligus kurator "MQ Vienna Fashion Week", Zigi Mueller Matyas menyebutkan, penampilan desainer Indonesia sangat menonjol. Tidak hanya penggunaan bahan tekstil yang berbeda karena menggunakan tekstil tradisional,  juga pemilihan warna dan teknik pembuatan baju.
         Pemilihan warna sangat bagus. Fashion di Austria cenderung menggunakan warna-warna gelap seperti hitam dan putih atau warna pastel. Banyak masyarakat Austria yang tidak menyadari pemilihan warna pakaian dapat mempengaruhi mood.
         Pemakaian warna-warna cerah, seperti yang kalian gunakan, bisa membuat suasana hati lebih gembira. I like it¿, ujarnya.

         Sementara itu, Lisa Niedermayr dari "Vienna Academy of Fine Arts" sangat tertarik dengan penggunaan warna indigo yang ditampilkan dalam koleksi "odyssey" milik Lulu Lutfi Labibi. "Kami tengah mengerjakan proyek Unesco mengenai tekstil bertema Indigo dan berharap bisa bekerjasama dengan desainer  Indonesia," demikian Lisa. ***4***
(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 14-09-2017 23:53:20

RUSIA

DUBES UNDANG PENGUSAHA IRKUTSK RUSIA KE INDONESIA EXPO 
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 14/9 (Antara) -  Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi mengundang pengusaha dari Provinsi Irkutsk, salah satu wilayah Rusia yang memproduksi pesawat terbang untuk datang pada Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta, 11-15 Oktober.
         Ajakan Dubes M. Wahid Supriyadi disampaikan saat bertemu dengan Kadin Siberia Timur dan Gubernur Provinsi Irkutsk Sergey Georgievich Levchenko yang ingin mencari mitra kerja dengan Indonesia.
         Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Kamis mengatakan dalam kunjungan di Irkutsk  selama dua hari pada hari Senin dan Selasa (11-12/9) Dubes juga bertemu dengan Rektor Irkutsk National Research Techical University (INRTU) Mikhail Korniakov dan memberikan kuliah umum.
        Sergey Georgievich menyebutkan Indonesia adalah negara dengan perkembangan ekonomi yang dinamis.
        "Kami tertarik untuk mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang," ujarnya.
         Menurut Sergey Georgievich, meskipun Indonesia cukup jauh dari Irkutsk, nilai perdagangan Provinsi Irkutsk dengan Indonesia meningkat yang pada periode Januari-Juni sebesar US$ 13,5 juta, atau naik 193 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016, sedangkan tahun tahun 2016 sebesar US$ 16, 9 juta.
        Irkutsk juga sudah meluncurkan pesawat penumpang jarak menengah MC-21 dan diharapkan Indonesia tertarik untuk kerja sama yang prospektif ini.
        Dubes Wahid menanggapi positif dan menjanjikan akan mencarikan provinsi di Indonesia yang sesuai untuk kerja sama dengan Irkutsk.
        Indonesia juga memproduksi pesawat jarak pendek N-219 yang dapat mendarat di lapangan rumput yang tidak diproduksi di Rusia.
        Menurut data Dinas Federal Bea Cukai Rusia, tahun 2016 nilai perdagangan Indonesia-Rusia sebesar US$ 2,6 milyar, naik 45,3 persen dari tahun 2015, sedangkan data Kementerian Perdagangan RI pada periode Januari-Juni 2017 sebesar US$ 1,2 milyar, naik 43,8 persen dibanding periode yang sama tahun 2016.
        "Nilai perdagangan tersebut masih sangat kecil, jika dilihat dari potensi yang kita miliki, ujarnya.
        Sementara, dalam pertemuan terpisah, Kadin Siberia Timur dan lima perusahaan besar di Irkutsk menyampaikan keinginan menjalin kerja sama dan mencari mitra bisnis dari Indonesia.  
    Kelima perusahaan itu adalah Perusahaan JSC "Irkutsk International Airport", JSC "Irkutsk Research and Design Institute of Chemical and Petrochemical Engineering", LLC "Agrarian Technologies", LLC "Elitinvest", dan LLC "Zhilstroyleasing".
         Direktur Komersial JSC "Irkutsk International Airport" Yuri Kurdyukov,  mengharapkan adanya kerja sama pengelolaan bandara  termasuk penerbangan reguler atau sewar. Tahun 2012-2014 terdapat penerbangan sewa dari Irkutsk ke Bali yang mengangkut sekitar 6,5 ribu wisatawan Irkutsk dan sekitarnya.
         Dengan semakin meningkatnya arus wisatawan akhir-akhir ini, diharapkan adanya penerbangan kembali dari Irkutsk ke Indonesia.
        "Kami siap berdiskusi dengan semua pihak di Indonesia di Rusia", kata Yuri Kurdyukov.

    ***3***(T.H-ZG/B/Santoso/Santoso) 14-09-2017 07:39:43