Kamis, 27 September 2018

ITALIA

PADUAN SUARA INDONESIA KEMBALI UKIR PRESTASI DI ITALIA  
Oleh Zeynita Gibbons

London,25/9 (Antara)- Paduan Suara Gema Sangkakala Female Choir dari Manado dan Karangturi Choir dari Semarang memperoleh prestasi membanggakan dalam The Rimini International Choral Competition 2018 yang diselenggarakan di Rimini, Italia, akhir pekan lalu.

Pensosbud KBRI Roma, Aisyah Allamanda kepada Antara London, Selasa menyebutkan kedua paduan suara wakil Indonesia tersebut berhasil masuk ke babak Grand Prix bertanding dengan enam tim lainnya dari berbagai negara pada Minggu malam (23/9) waktu Italia.  
Membawakan nomor seperti "Ad Amore", "Duo Seraphim", "Danny Boy" dan "Cikala Le Pong Pong", Gema Sangkakala Female Choir yang dipandu konduktor Roland David Enoch ditetapkan juri sebagai Pemenang Kategori Equal Voices Choir Gold. Selain itu, mereka juga berhasil meraih Gold Diploma untuk nomor Sacred Music.

Sementara itu, Karangturi Choir dengan konduktor Petrus Wahyu juga mencatat prestasi dengan perolehan Gold Diploma kategori Children and Youth Choirs serta Silver Diploma pada nomor Folk, Gospel and Spiritual. Lagu-lagu seperti, "Karaben Sapi", "Gundul-gundul Pacul" dan "Yamko Rambe Yamko" dibawakan dengan menarik lengkap dengan kostum khas yang diadaptasi dari busana daerah nusantara.  
Duta Besar RI untuk Italia, Esti Andayani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi kedua Paduan Suara tersebut. "Prestasi dalam berbagai kompetisi internasional seperti ini juga menjadi diplomasi seni budaya yang dapat semakin mempererat interaksi masyarakat setempat dengan Indonesia," demikian Dubes Esti Andayani.

Kompetisi The Rimini International Choral Competition merupakan salah satu ajang paduan suara bergengsi dengan skala internasional yang diselenggarakan setiap tahun. Tahun ini, selain Gema Sangkakala Female Choir dan Karangturi Choir dari Indonesia, peserta juga berasal dari Perancis, Polandia, Romania, Italia, Denmark, Slovenia serta Republik Ceko.***4****

(T.H-ZG/B/F. Supratiwi/B/F. Supratiwi) 25-09-2018 06:08:51




Sent from Yahoo Mail for iPhone

SWEDIA



GAMELAN AWALI KONSER MUSIK KLASIK DEBUSSY DI SWEDIA  
Oleh Zeynita Gibbons
London,25/9 (Antara) - Tembang "Aja Lamis" dimainkan kelompok Gamelan Suka Rencana di Swedia akan membuka konser musik klasik yang khusus membawakan karya-karya Claude Debussy, musisisi kelahiran Perancis yang meninggal tahun 1918.

Ketua Panitia peringatan 100 tahun meninggalnya Claude Debussy, Stefan Bojsten, dalam keterangannya kepada Antara London, Selasa menyebutkan rencana acara itu akan diwujudkan dalam pementasan musik klasik asal Perancis tersebut di Gedung Eric Ericsonhallen, pada 30 September 2018.

Puluhan musisi Eropa khususnya dari Nordik akan memainkan karya Debussy (1862-1918). Sedangkan musisi yang akan memainkan gamelan terdiri dari 12 orang yang kebanyakan adalah warga Swedia.

Ketertarikan masyarakat Swedia akan musik tradisional ini disampaikan oleh Urban Wahlstedt pimpinan rombongan musik Suka Rencana.

Profesor Stefan (82) selaku produser program Piano Visions piano series ini menyatakan pemilihan gamelan adalah sangat tepat mengingat semasa hidupnya Debussy terinspirasi dengan musik tradisional Jawa.

"Kami sebagai penggemar musik gamelan bertujuan untuk melihat kembali gema peradaban gamelan dan sekaligus ingin mendalami mengapa Debussy menyukai gamelan Professor Stefan yang saat ini aktif mengajar di Royal College of Music di Stockholm ini.  
Sementara itu Urban Wahlstedt, seorang dalang wayang kulit berbahasa Swedia dan penabuh demung ini mengakui mendapatkan kedamaian ketika memainkan instrument tradisional Jawa.  
Untuk acara peringatan tersebut, Urban dan kelompok music bernama Suka Rencana telah mempersiapkan lagu "Aja Lamis" ciptaan almarhum Ki Narto Sabdo untuk dipentaskan.

Menurut Professor Stefan Bojsten salah satu gending gamelan yang mempengaruhi musik Debussy terdapat pada karya "Pagoda".

Dubes RI untuk Swedia Bagas Hapsoro menyatakan acara ini diharapkan menjadi bagian media untuk menyapa peradaban dalam ruang dan waktu tak terbatas.

"Kita patut berbangga bahwa kesenian tradisional kita juga dihormati di negeri orang. Oleh karena itu patut kita lestarikan," kata Bagas.

Selain mengiringi wayang kulit dengan dalang Urban Wahlstedt Kelompok Gamelan ini pernah beberapa kali mempertunjukkan kebolehannya di depan umum. Terakhir di ajang Pesta Rakyat tanggal 18 Agustus 2018 saat merayakan HUT RI ke-73.(ZG)***4***



(T.H-ZG/B/Subagyo/C/Subagyo) 25-09-2018 22:25:32



Sent from Yahoo Mail for iPhone

BULGARIA


PROSESI KEJAYAAN SRIWIJAYA PUKAU WARGA BULGARIA  
Zeynita Gibbons

London, 25/9 (Antara) - Prosesi yang menunjukkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-4 dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-73 dan memperingati 62 tahun hubungan bilateral RI-Bulgaria memukau undangan di gedung Military Club Sofia, pada akhir pekan.

Prosesi itu menampilkan iringan penari membawa bokor sirih di atas tandu yang membawa penari dan penyanyi Bulgaria dengan melantumkam Gending Sriwijaya.

Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Sofia, Nurul Sofia kepada Antara London, Selasa menyebutkan acara resepsi itu dihadiri sekitar 400 pengunjung dari berbagai kalangan pemerintah, perwakilan diplomatik, pebisnis, dan akademisi.

Hampir semua tamu terpukau dan kagum serta menyatakan luar biasa bagus dan menyebutkan sebagai acara yang tidak terlupakan, katanya.

Resepsi diplomatik yang digelar KBRI Sofia dibalut dalam "Wonders of Indonesia 2018" berupa fashion show karya designer Indonesia Ghea Panggabean, pagelaran busana Regalia Nusantara dengan berbagai jenis songket Sumatera Selatan, pameran foto dan tekstil tua nusantara, serta pengalangan dana untuk korban gempa di Lombok.

Penari yang membawa bokor sirih usai menari memberikan sirih kepada Dubes RI Sofia, Sri Astari Rasjid dan Raja Bulgaria Simeon II yang menjadi tamu kehormatan dan Wakil Menlu Bulgaria Todor Stoyanov 
Dubes RI Sofia Sri Astari Rasjid mengatakan Bulgaria merupakan salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Balkan. Dengan digelarnya acara "Wonders of Indonesia 2018" tersebut tidak hanya menunjukkan kuatnya hubungan kedua negara tapi juga membuka potensi peningkatan hubungan yang lebih baik di masa mendatang.

Sementara itu Wakil Menlu Bulgaria mengapresiasi upaya promosi yang dilakukan KBRI Sofia selama ini.

Ibu-ibu dari Regalia Nusantara dalam acara fashion show, ditampilkan bebagai keindahan Busana Nusantara Indonesia, diikuti peragawati internasional yang menampilkan berbagai koleksi modern dengan sentuhan motif etnik Ghea Pangabean.

Khusus untuk Wonders of Indonesia Night, rancangan Ghea terinspirasi oleh budaya Sumatera yang disebut "SwarnaDwipa" atau pulau emas. Busana itu terdiri dari kebaya, kaftan, dan tunik dari tenun songket dan jumputan. Selain itu ditampilkan batik bermotif Prada keemasan dari Kraton Jawa. Inisiatif KBRI untuk menampilkan perancang Indonesia ini merupakan upaya untuk mendukung Industri Kreatif Indonesia.  
Ghea Pangabean mengakui merupakan hal yang tidak mudah untuk menciptakan pasar di komunitas fashion Eropa yang memiliki perbedaan kesukaan warna dan gaya. Namun bagi Ghea hal tersebut merupakan tantangan tersendiri untuk selalu membawa kekayaan budaya, tekstil, dan sejarah indonesia ke dunia internasional.

Acara resepsi diplomatik tersebut ditutup oleh dua orang penyanyi Bulgaria yang menyanyikan lagu-lagu Indonesia, Bulgaria, dan Internasional. Sebelumnya diadakan lelang koleksi wayang, kain, dan alat musik tradisional untuk korban gempa Lombok yang diinisiasi Sahabat Peduli Indonesia.

Lembaga ini juga membuka gerai penjualan barang-barang etnik buatan Lombok dan kotak donasi yang seluruh hasilnya akan dipergunakan untuk membantu masyarakat di Lombok yang kena musibah khususnya dalam program air bersih dan sanitasi.

Resepsi diplomatik dan fashion show Ghea mendapat dukungan Bank Negara Indonesia, Indofood Serbia, Rumah Pesona Kain, Regalia Nusantara, Metro TV, Kemendik.

Para pengunjung juga disuguhi berbagai macam kuliner nusantara mulai dari sate, rendang, nasi kuning, ikan pesmol, martabak, mie goreng, onde-onde hingga dadar gulung.(ZG) ***4***


(T.H-ZG/B/B. Santoso/B. Santoso) 25-09-2018 17:41:45



Sent from Yahoo Mail for iPhone

PARIS


INDONESIA TAWARKAN PROGRAM STRATEGIS PARIWISATA DI PARIS
Oleh Zeynita Gibbons

London,24/9 (Antara) - Indonesia menawarkan program strategis yaitu paket tiket internasional dengan transportasi domestik dan maskapai penerbangan pada IFTM Top Resa 2018 di Porte de Versailles, Paris, Perancis, tanggal 25-28 September 2018.

"Kegiatan itu adalah salah satu bursa pariwisata internasional terbesar di Perancis dan merupakan wadah yang memberikan kesempatan kalangan industri pariwisata seluruh dunia mengembangkan hubungan bisnis baru di bidang pariwisata sekaligus meningkatkan hubungan bisnis yang ada secara efektif dan efisien," kata Deputi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Nia Niscaya kepada Antara London, Senin.

Dikatakannya pada pameran IFTM Top Resa 2018 ketika Indonesia 
menjadi "Country of Honor" melibatkan 21 industri dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Bali, dan Flores serta Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat, dan Partner Airlines dari Singapore Airlines.

"Dengan menjadi 'Country of Honor' dalam pameran pariwisata terbesar di Perancis ini, diharapkan dapat mendorong citra dan publikasi media membantu promosi pariwisata Indonesia dengan memberikan informasi mengenai destinasi pariwisata Indonesia," ujar Nia Niscaya.

Selain besarnya publikasi media untuk meyakinkan masyarakat Eropa, diharapkan melalui pertemuan antar pengusaha dapat dijalin kerjasama bisnis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asal Perancis ke Indonesia.

Dari perspektif statistik, Perancis menjadi salah satu pasar fokus Kementerian Pariwisata. Pada 2016, sejumlah 250.921 wisatawan mancanegara asal Perancis mengunjungi Indonesia. Jumlah ini naik 19,79 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara tahun 2017, lebih banyak wisatawan Perancis mengunjungi Indonesia. Dilaporkan sejumlah 268.989 wisman Perancis datang ke Indonesia atau meningkat 7,20 persen dari tahun 2016.

Untuk tahun 2018 ditargetkan jumlah kunjungan wisman asal Perancis ke Indonesia 290.000 wisman. Sementara capaian wisman asal Perancis sampai Juni 2018 sebanyak 113.996 atau meningkat 4,02 persen dibandingkan bulan yang sama tahun 2017.

Wilayah Eropa terus menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir. Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Rusia adalah lima besar pasar Eropa untuk Indonesia.

Statistik menunjukkan market value pengunjung dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari 1 juta dolar AS dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari).

Untuk itu, Kementerian Pariwisata menawarkan beberapa program strategis dalam kesempatan Top Resa yaitu paket tiket internasional dengan transportasi domestik beserta kerja sama maskapai penerbangan dan pelaku industri.

Tujuan promosi Wonderful Indonesia adalah menawarkan keindahan ragam wisata budaya, wisata alam, dan wisata buatan yang ada di Indonesia, serta beragam aktifitas pariwisata dan keramahan masyarakat jadi ciri khas Indonesia.

Direktur Pengembangan Pariwisata untuk Regional Eropa, Agustini Rahayu, mengatakan pada penyelenggaraan IFTM Top Resa yang ke 40 tahun 2018 , Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan KBRI di Paris, dan VITO Perancis menyewa lahan seluas 150 m persegi.

Indonesia menampilkan pertunjukan kesenian berupa tarian dan carnival, melukis henna, serta barista dan mixologist menyajikan kopi dan minuman tradisional khas Indonesia.

(T.H-ZG/B/A. Wijaya/A. Wijaya) 24-09-2018 05:21:51



Sent from Yahoo Mail for iPhone

SPANYOL

MENTERI PUPR TARIK INVESTOR SPANYOL  
Oleh Zeynita Gibbons
London, 23/9 (Antara) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono bersama Kadin mencoba menarik investor Spanyol dengan mengadakan pertemuan bisnis di Madrid Spanyol.

Menteri PUPR hadir dalam acara KBRI Madrid yang bekerjasama dengan KADIN dan Konfederasi Organisasi Pengusaha Spanyol (CEOE) menggelar pertemuan bisnis yang diikuti para pengusaha Spanyol di bidang konstruksi dan infrastruktur.

Pensosbud KBRI Madrid dalam keterangan kepada Antara di London, Minggu menyebutkan pada temu bisnis tersebut, Kamar Dagang kedua negara juga menandatangani MoU untuk tingkatkan kerjasama.

Pertemuan bisnis tersebut dihadiri Dubes RI Madrid, Hermono, dan delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia (PUPR), Mochamad Basuki Hadimuljono, beserta Wakil Presiden KADIN untuk Konstruksi dan Infrastruktur, Erwin Aksa, Dirjen Bina Konstruksi PUPR Syarif Burhanuddin, Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH, Direktur Operasi PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito, Direktur Operasi PT Brantas Abipraya Widyo Praseno Soegianto, dan Direktur Kerjasama Jasa Konstruksi Dewi Chomistriana.

Dubes Hermono menyatakan harapannya selain untuk menarik dan mendorong investasi spanyol ke Indonesia yang relatif kecil, pertemuan bisnis tersebut merupakan rangkaian kegiatan KBRI Madrid memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Spanyol tahun 2018 ini.  
Pertemuan bertujuan untuk meningkatkan kerjasama Indonesia dan Spanyol baik pada level Government to Goverment (G2G) maupun Business to Business (B2B) khususnya di bidang pembangunan infrastruktur.

Dari sisi kerjasama ekonomi Indonesia dengan negara-negara Uni Eropa, Spanyol menempati urutan ke-6 di bawah Belanda, Jerman, Inggris, Perancis dan Italia.

Pengusaha dan pemerintah Spanyol yang hadir dalam pertemuan menyambut baik paket program prioritas investasi infrastruktur yang ditawarkan oleh Indonesia dan akan menghadirkan teknologi konstruksi Spanyol yang maju dan kompetitif.  
Menteri PUPR mengatakan investasi infrastruktur di Indonesia akan saling menguntungkan pengusaha kedua negara dan Indonesia akan menyambut baik berbagai kerjasama konkrit yang dicapai dalam pertemuan ini.

Sementara itu Menteri Infrastruktur, Transportasi dan Perumahan Kementerian Pembangunan Spanyol, Pedro Saura GarcĂ­a, mengatakan perusahaan-perusahaan Spanyol tidak asing dengan daya tarik ekonomi Indonesia, dan ingin menyumbangkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam pengembangan berbagai infrastruktur. 
Pedro Saura menyebutkan negara-negara dengan visi masa depan harus meletakan pada keterbukaan dan transfer pengetahuan dan pengalaman, dengan cara berkontribusi pada perkembangan dan kemajuan dunia.

Itulah visi Pemerintah Spanyol yang ingin memperkuat hubungan internasional di semua bidang sesuai kapasitasnya dan Pedro Saura tegaskan bahwa partisipasinya dalam pertemuan bisnis Spanyol-Indonesia ini diharapkan tidak hanya untuk mendorong semangat kolaborasi ini, tetapi juga berusaha untuk memperkuat komitmen mereka terhadap negara yang menarik dan dinamis seperti Indonesia.

Sementara itu, Wakil Presiden CEOE, Joaquim Gay de Montella menyatakan pertemuan ini berfungsi untuk mengetahui daya tarik dan peluang bisnis kedua negara serta meningkatkan hubungan bilateral dan mendorong pengembangan kegiatan bisnis.

"Para pengusaha yang hadir pada pertemuan ini sudah mengembangkan proyek-proyek penting di Indonesia. Namun, kami mempertimbangkan bahwa kami masih jauh dari tingkat komplementaritas yang tinggi dimana Spanyol dan Indonesia perlu hadirkan berbagai bidang lain seperti infrastruktur, pengolahan air, energi atau pengembangan kota pintar" ujar Joaquim.

Sehari sebelumnya, Menteri Basuki juga melakukan kunjungan dan pertemuan dengan perusahaan konstruksi Centunion Group membahas peluang kerjasama teknologi jalan layang dan jembatan rangka baja untuk mendukung konektivitas antar wilayah di Indonesia.

Menteri Basuki mengatakan pembangunan infrastruktur termasuk jalan dan jembatan telah menjadi prioritas Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memangkas waktu tempuh dan biaya logistik sehingga akan meningkatkan daya saing nasional.

Kementerian PUPR memiliki pengalaman kerjasama dengan Spanyol dalam pembangunan jembatan rangka baja periode tahun 1999 hingga 2015 dengan nilai pinjaman EUR 184,7 juta. Selain itu kerjasama pembangunan instalasi pengolahan air skala kecil dilakukan tahun 2016 - Agustus 2018 dengan nilai EUR 13,59 juta.  
Centunion telah berpengalaman di Indonesia sejak tahun 1976 dan telah terlibat dalam berbagai pembangunan infrastruktur dengan nilai sekitar EUR 2,5 miliar. Beberapa kerjasama yang dilakukan antara lain proyek Dumai Hidrocraker Indonesia, Fatty Alcohol Plant, Cold Rolling Mill, Perkasa Cement Indonesia, dan penyediaan material rangka baja dalam pembangunan jembatan di Indonesia.

Selain itu, Menteri Basuki juga bertemu dengan pimpinan perusahaan Industrias Duero membahas potensi kerjasama dalam mendukung penyediaan perlengkapan keselamatan jalan (terutama road guardrail).

Sebagai salah satu perusahaan terkemuka dunia di bidang perlengkapan keselamatan jalan yang berpengalaman selama 63 tahun dan telah menjual produknya ke 83 negara, Industrias Duero menjelaskan pentingnya fungsi pagar pengaman jalan dengan menggunakan bahan baja yang mampu meredam benturan kendaraan (impact absorption) mengingat tingginya angka kecelakaan lalulintas di jalan tol dan jalan nasional.

Menteri Basuki sangat mendukung penggunaan beragam teknologi dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, termasuk penggunaan bahan baja dengan spesifikasi tertentu sebagai pagar pengaman jalan dan salah satu propinsi di Jawa sudah mulai menjajaki penggunaan teknologi pagar pengaman jalan dalam upaya mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.

Seluruh rangkaian hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis dan lebih detil bersama BUMN terkait yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Industrias Duero dalam pembangunan jalan tol pada ruas Balikpapan - Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dan jalan nasional lainnya.***3***
(ZG)

(T.H-ZG/C/A. Lazuardi/A. Lazuardi) 23-09-2018 1




Sent from Yahoo Mail for iPhone

VATIKAN

S

ATU NUSA SATU BANGSA" BERKUMANDANG DI HADAPAN PAUS FRANSISKUS
Oleh Zeynita Gibbons

London, 20/9 (Antara) - Lagu "Satu Nusa Satu Bangsa" dilantunkan tim kesenian Mia Patria dengan mengenakan kostum tradisional Indonesia dan berkumandang di hadapan Paus Fransiskus serta ribuan umat yang memadati halaman Basilika St. Petrus di Vatikan, Rabu (19/9).


Dalam Papal Audience kelompok tari dan paduan suara, Mia Patria dari Indonesia berkesempatan menyanyikan beberapa lagu di hadapan Paus Fransiskus dan ribuan umat, demikian Pensosbud KBRI Vatikan, Wanry Wabang kepada Antara London, Kamis.


Mia Patria tampil di Vatikan untuk kedua kalinya setelah 2016. Kelompok ini membawakan beberapa lagu bertema religi Indonesia yang secara khusus dipertunjukkan di Vatikan.


Selain lagu religi, rombongan Mia Patria juga mengumandangkan lagu nasional, yakni Satu Nusa Satu Bangsa.


Grup Mia Patria yang tampil memukau dan unik dengan kostum tradisional Indonesia, mendapatkan sambutan luar biasa dari audiens. Tidak sedikit yang menyempatkan diri berpose bersama rombongan Mia Patria.


Turut hadir juga dalam audiensi, Dubes RI untuk Takhta Suci Vatikan, Antonius Agus Sriyono beserta Istri dan sejumlah staf KBRI Vatikan, serta beberapa biarawan Indonesia yang tinggal di Italia dan Rusia.


Mia Patria berada di Roma pada 18-20 September dalam rangka cultural trip di Eropa yang didukung KBRI Vatikan. Selain tampil di hadapan Paus Fransiskus, Mia Patria juga akan menggelar pertunjukkannya di Jerman, Swiss, dan Perancis.


Tur Eropa itu berlangsung sejak 29 Agustus hingga 2 Oktobermendatang. ****4****
(ZG)
(T.H-ZG/B/Alvian/B/Alvian) 20-09-2018 20:16:31



Sent from Yahoo Mail for iPhone

SILAT


MAM PENCAK SILAT PUN SAMPAI KE INGGRIS Oleh Zeynita Gibbons
Sekitar 100 warga Inggris yang ada di London mulai anak-anak hingga dewasa dan orang tua baik pria maupun wanita dengan antusias mengikuti workshop atau pelatihan pencak silat dalam acara Festival Pencak Silat.

Kegiatan itu digelar untuk pertama kalinya oleh KBRI London bersama Federasi Pencak Silat United Kingdom (PSF UK) dengan melibatkan lima perguruan silat yang ada di Inggris di gedung olah raga Seymour Centre, London, baru-baru ini.

Kelima perguruan silat yang terlibat dalam sesi workshop yang dibagi dalam lima perguruan itu dengan rotasi pengajar setiap 30 menit. Dalam hal ini setiap peserta workshop mendapat pengalaman belajar silat dari lima perguruan yang berbeda, yakni Perguruan Gerak Ilham, Kuntao Matjan, Silek Harimau Minangkabau, Panglipur serta Persaudaraan Setia Hati Teratai yang memandu sekitar 20 peserta kegiatan yang mengikuti latihan pencak silat.

Sebelum acara workshop para penonton dengan antusiasme menyaksikan seluruh pesilat menampilkan berbagai jurus. Dengan lincah masing-masing pesilat dari berbagai perguruan secara bergiliran memperlihatkan kemampuan seni bela diri yang memiliki keragaman dan keunikan itu.

Ada yang tampil beregu, melakukan rangkaian jurus yang teratur dan kompak. Ada juga yang menampilkan skenario perkelahian baik dengan tangan kosong dan menggunakan beberapa peralatan seperti tongkat, golok maupun kipas. Tidak kalah menarik tampilan solo Kurniati, mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S-3 di Birmingham.

Mewakili Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai, Kurniati tampil begitu menawan, gerakannya yang gemulai, memperlihatkan kualifikasinya sebagai atlet nasional silat Indonesia. Tepuk tangan penonton seringkali menyelingi penampilan pesilat dari berbagai perguruan tersebut.

Animo masyarakat untuk mengetahui dan belajar pencak silat cukup besar terbukti dengan banyaknya pendaftaran, bukan hanya dari mereka yang awam bela diri, tapi juga penggemar bela diri khususnya fans Cecep Rahman," ujar Kurniati Rahayuni dari Perguruan Persaudaraan Setia Hati Teratai kepada Antara London.

Menurut Kurniati Rahayuni yang tengah menuntut ilmu di Cultural Sport psychology di School of Sport, Exercise & Rehabilitation Sciences (SPORTEXR) University of Birmingham yang ikut memandu pencak silat diikuti dengan antusias oleh peserta. "Mereka menjadi paham kalau pencak silat bukan hanya bentuk beladiri, tapi juga memiliki aspek olahraga, seni dan pendidikan mental spiritual," ujar Kurniati yang pernah bertanding di beberapa even Internasional seperti Asean University Games di Vietnam, di Malaysia, dan Singapore Open International Championship, mewakili Indonesia di Tunggal Putri dan pernah mendapat juara 1.

Diakuinya banyak peserta yang bertanya serta menyatakan ketertarikannya terhadap pencak silat dan kini mereka pahami pencak silat merupakan bagian dari budaya Indonesia yang kaya, ujar Kurniati Rahayuni yang mengakui kesuksesan Indonesia di Asian Games.

"Kalau dari saya sebagai pengamat pencak silat memang kulminasi hasil dari kerja keras yang cukup lama. Para juara pencak silat di Asian Games punya track record di kejuaraan nasional dan internasional, didukung tim pelatih yang solid," ujar Kurniati.

Diakuinya sejak Asian Games dimana olahraga Pencak silat banyak menyumbangkan medali, demam pencak silat menjalar ke seluruh negeri bahkan sampai di Inggris.

Menurut Kurniati, sangat menarik demam pencak silat sampai ke penjuru dunia, bagus sekali masyarakat Indonesia dan Eropa jadi demam pencak silat, kalaupun mereka tidak jadi atlet atau bintang film seperti Cecep Rahman, setidaknya bisa menyebarkan pola hidup sehat, aktif, mengalihkan remaja dari bahaya narkoba dan pornografi dan juga bisa menjadi media untuk menambah wawasan pertemanan.

Dubes Rizal Sukma yang meresmikan Festival Pencak Silat mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan PSF UK selama ini dalam mengembangkan dan mempromosikan pencak silat di Inggris. Sebagai warisan budaya leluhur bangsa Indonesia, Pencak Silat merupakan asset budaya Indonesia yang perlu dilestarikan dan dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan Inggris dan Indonesia melalui jalinan people-to-people contact.

Festival Pencak Silat 2018 terasa istimewa dengan kehadiran ¿Kang¿ Cecep Arif Rahman, pesilat dari Perguruan Panglipur membintangi beberapa film berkelas dunia, diantaranya The Raid 2 dan Star Wars: The Awakening Forces.

Kang Cecep tampil bersama dua orang pesilat dari Indonesia menampilkan drama perkelahian tiga arah yang sangat menarik, dimana ketiga pesilat memperlihatkan teknik pukulan, tendangan, sapuan, kuncian dan bantingan yang sangat apik. Decak kagum penonton yang sesekali berteriak menunjukan kekagumannya saat menyaksikan pertunjukan pencak silat yang jarang disaksikan di Inggris.

Dave, salah seorang penonton merasa beruntung dapat menyaksikan penampilan Kang Cecep yang dikatakannya persis seperti yang ia lihat dalam film The Raid 2.

Sementara itu perguruan Pentjak Silat Kuntao Matjan yang merupakan bagian dari Federasi Pencak Silat UK (PSF UK) mengakui Festival Pencak Silat merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk mempromosikan pencak Silat di Inggris.

Pengurus perguruan Kuntao Matjan Dave White, mengakui keterlibatan nya dalam Festival Pencak Silat atas undangan KBRI London dan sebelumnya Kunto Matjan juga diundang untuk berdemonstrasi di sebuah acara pada awal tahun di kota Oxford.

Perguruan Kunto Matjan bermarkas di desa kecil di Inggris dan melakukan latihan setiap Senin dan Rabu di sebuah hall di Denham Village Memorial Hall, Denham Village, Bucks, Inggris.

Ketua Federasi Pencak Silat Inggris (PSF UK) Aidinal Alrashid kepada Antara mengatakan bahwa PSF UK adalah satu-satunya organisasi nasional untuk Silat yang ada di Inggris yang disetujui dan diakui secara resmi oleh badan dunia 'PERSILAT'.

Menurut Aidinal Alrashid, PSF UK didirikan oleh para guru dari dua sekolah Silat yang berbasis di London: Silat Gerak Ilham Bugis-Makassar (GI) dari Sulawesi dan Silat Perisai Diri (PD), yang berbasis di Jawa. Para guru kedua perguruan itu diakui sebagai guru/instruktur dari gaya Silat masing-masing dan telah mengajar Silat di Inggris selama bertahun-tahun.

Dengan digelarnya Festival Pencak Silat di Kerajaan Inggris dan juga keberhasilan Indonesia di Asian Games dan makin populernya olahraga pencak silat di Inggris maka adanya harapan Pencak silat masuk dalam Olimpiade bukan hal yang mustahil apalagi 
pencak silat di Inggris makin populer dan juga diberbagai negara di Eropa yang sering mengelar kejuaraan. ***4***
(ZG)
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 21-09-2018 06:19:36



Sent from Yahoo Mail for iPhone