Kamis, 20 September 2012

HARI TANPA MOBIL




                "HANOMAN " IKUT FUN BIKE HARI TANPA MOBIL DI BRUSEL

          London, 23/9 (ANTARA) -  Kelompok  sepeda anak Indonesia dengan dimeriahkan  "Hanoman" tokoh legenda Rama-Shinta yang dibawakan staf KBRI menjadi daya tarik bagi masyarakat Belgia dalam acara "Brussels Car Free Day" yaitu hari tanpa mobil di seluruh kota Brussel,Belgia.

         Taman Anak Masyarakat Indonesia Belgia (Tamasya) bekerja sama dengan KBRI Brussel ikuti memeriahkan hari tanpa mobil di seluruh kota Brussel dengan  menyelenggarakan kegiatan  "Fietsen Horee", demikian Pensosbud KBRI Brusel kepada ANTARA London, Minggu.

        Sebanyak 30 anak Indonesia memeriahkan acara  "Fietsen Horee"  yang dilepas Dubes Arif Havas Oegroseno di KBRI Brussel, Avenue de Tervuren 294, Brussel, Belgia.

        Sambil mengayuh sepeda, anak-anak Indonesia  berpacu teratur dengan masyarakat sekitar Brussel lainnya, menuju pusat kota Brussel dengan melewati Cinquantenaire dan Palais de Justice sebelum kembali menuju KBRI Brussel.

         Suhu udara musim gugur yang mulai beranjak turun tidak menyurutkan semangat dan antusiasme para peserta dalam mengikuti acara sepeda gembira ini yang menempuh jarak sekitar 15 kilometer.

         Selama di perjalanan, grup sepeda anak Indonesia yang dimeriahkan oleh "Hanoman" menjadi daya tarik tersendiri untuk masyarakat Belgia.

        Tamasya merupakan wadah aktivitas kreatif bagi anak-anak Indonesia di Belgia melalui kegiatan menggambar, berkarya, berekspresi, mengeksplorasi ide yang berkaitan dengan tema-tema ke Indonesia an.

         Tamasya yang mendapatkan asuhan Dharma Wanita dan KBRI Brussel, menggelar pameran karya seni anak-anak pada peringatan HUT RI ke 67 yang bertempat di KBRI Brussel. ***3***
(ZG/c/a011)
(T.H-ZG/C/A011/A011) 23-09-2012 08:35:50

PANJAT TEBING



PANJAT DINDING - INDONESIA IKUT KEJUARAAN DUNIA DI PARIS

          London, 19/9 (ANTARA) - Dua atlet Indonesia mengikut kejuaraan dunia panjat dinding International Federation of Sport Climbing (IFSC) 2012 yang digelar di Bercy Omnisports Centre, Paris, Perancis.

         Kejuaraan itu diikuti atlet dari negara anggota IFSC, dibagi atas dua kelompok, yaitu kelompok "normal climbers" dan "paraclimbers", ujar Minister Conselor KBRI Paris Arifi Saiman kepada ANTARA London, Rabu.

        Indonesia mengikuti dua kategori kejuaraan itu, untuk "normal climbers" diikuti Aspar Jailolo, atlet panjat dinding DKI Jakarta asal Palu, Sulawesi Tengah.

         Di kelompok paraclimbers, Indonesia menurunkan atlet tunadaksa asal Surakarta, Sabar Gorky, yang bertanding untuk kategori amputée yang dalam  kejuraan dunia dipertandingkan beberapa kategori yaitu Speed Men, Speed Women, Bouldering Men, Bouldering Women, Lead Men dan Lead Women.

        Di kelompok normal climbers,  Aspar Jaelolo mengikuti di dua kategori kejuaraan, yaitu Speed Men dan Bouldering Men. Sementara di kelompok paraclimber, Sabar Gorky bertanding di Lead Men. Dalam kategori Bouldering Men untuk dinding setinggi lima meter dengan lima jalur, Aspar Jaelolo gagal maju ke babak berikutnya karena kandas di babak kualifikasi.

        Aspar Jailolo hanya berhasil meraih dua bonus, namun di kategori Speed Men yang diikuti 184 peserta, Aspar Jailolo merupakan spesialis kategori speed berhasil melewati babak kualifikasi dengan cukup mudah.

         Pada dua kali practice time yang diberikan kepada masing-masing peserta, Aspar Jailolo berhasil menorehkan waktu tercepatnya 6.10 detik (practice time I) dan 6.25 detik (practice time II).

        Namun, pada saat bertanding Aspar Jailolo gagal meraih catatan waktu terbaiknya, ia membukukan  waktu 7.00 detik dan 7.70 detik dan menduduki posisi ke-19 dari seluruh peserta sehingga gagal melaju ke babak final yang hanya diikuti 16 finalis.

   
Menurut Arifi, kegagalan Aspar Jailolo disebabkan oleh kendala tali yang melilit tangan kirinya ketika berada di posisi tiga poin sebelum posisi bel di puncak dinding.  Juara Speed men dimenangkan oleh juara dunia Speed Men 2011 asal Cina Qixin Zhong.

         Pada kejuaraan paraclimbers kategori amputée yang diikuti 12 belas peserta, Sabar Gorky berhasil masuk ke babak final namun pada partai final yang diikuti empat peserta, Sabar Gorky gagal meraih posisi setelah langkah panjatannya terhenti karena salah membaca jalur.

    ***3***
(T.ZG)
(T.H-ZG/B/A008/A008) 19-09-2012 07:13:22

DEBAT CAGUB



DEBAT KANDIDAT CAGUB JADI PERHATIAN DI INGGRIS

         London, 18/9 (ANTARA) -Debat kandidat calon gubernur dan wakil DKI Jakarta yang disiarkan di salah satu stasiun televisi di Jakarta menjadi perhatian masyarakat Indonesia yang ada di Kerajaan Inggris.

        Pengamat masalah sosial di Universitas Essex, Miftahuddin kepada ANTARA London, Senin mengatakan hiruk pikuk pemilihan  Pilkada DKI jilid dua merupakan kemenangankelompok perubahan (muda) atau statusquo (tua).

         Miftahuddin mengatakan hiruk pikuk Pilkada DKI pertama  telah menunjukkan kecenderungan baru pilkada yang merupakan bagian dari demokrasi di Indonesia.

        Apalagi ditunjang dengan peran media social network seperti Facebook, Twitter, Youtube, Hi5, Myspace, BB, majalah, surat kabar, tv, radio, iklan, dan juga  peran relawan segala  lapisan masyarakat.

        Menurut Miftahuddin, beberapa kasus seperti korupsi, penyalahgunaan wewenang beberapa kepala daerah, anggota partai, anggota legislatif, pejabat di beberapa instansi pemerintah atau eksekutif, yudikatif membuat masyarakat menjadi melek demokrasi.

        "Kepercayaan masyarakat pada partai mengalami pergeseran kepada kepercayaan personal sebagai figur public demokrasi alternatif)," ujar Miftah, kandidat PhD student in Mathematical Sciences (Applied Statistics), University of Essex.

        Hal ini tidak terlepas sosok Jokowi dan Foke, keduanya sama-sama memiliki pengalaman memimpin daerah. Masyarakat juga disuguhkan dua sosok yang berbeda, ujar dosen di Syiah Kuala University, Aceh.

        Lebih lanjut Miftha demikian Miftahuddin biasa disapa mengatakan pilkada putaran pertama  telah membuktikan masyarakat cenderung memilih sosok perubahan dan harapan baru  dengan rekam jejak atau track record nyata yaitu walikota terbaik Internasional  diperoleh oleh pasangan urut tiga.

        Kini bisa diperkirakan kemenangan koalisi rakyat semangat seluruh relawan masyarakat dengan motor penggerak kesadaran perubahan dan  harapan atau kemenangan koalisi partai yang lebih filosofis teoritis di 20 September 2012 nanti.

        Menurut Miftah yang sering melakukan riset di bidang sosial dan  politis seperti pelayanan publik , perhitungan cepat, public policy trend ini diharapkan membawa harapan baru dalam memperbaiki demokrasi di Indonesia secara nasional tidak dalam transisi perkepanjangan tanpa arah dan subtansi sehingga menjadi bangsa yang unggul, sejahtera dapat terwujud secara nyata bukan citra omdo atau kamuflase kampanye.

   
Fenomenal
   Sementara itu pengamat masalah sosial lainnya Nizma Agustjik yang lama menetap di Inggris mengatakan menyimak jalannya acara debat kandidat cagub DKI sangat fenomenal.

        "Saya kagum dan cukup puas menyaksikan debat ini, dan yakin publik akan dapat banyak belajar dan memahami pemimpin yang seperti apa yang mereka harapkan" ujar ibu dua remaja yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

        Menurut Teh Nizma, demikian Nizma Agustjik biasa disapa publik bisa menilai dari tayangan dekat yang singkat dan mudah-mudahan masyarakat Jakarta mendapat gambaran siapa yang memang pantas memimpin Jakarta.

        Kombinasi antara kesantunan dan tingginya ilmu pengetahuan sepertinya membuat para hadirin begitu terkagum-kagum dan bangga diringi tepukan tangan dan yel-ye dengan salah satu kandidat, ujarnya
   Meskipun jauh dari tanah air, masyarakat Indonesia di Inggris baik para pelajar maupun pegawai kantor perwakilan yang ada di London, maupun ibu rumah tangga mengikuti perkembangan yang terjadi di tanah air. Bahkan beberapa diantaranya ikut mendukung salah satu kandidat.  ***1***
   (ZG/b/a011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 18-09-2012 07:56:26

KBRI SOFIA



KBRI SOFIA: "CORDANA YOUTH CHOIR" TAMPIL MEMPESONA

           London, 21/9 (ANTARA) - Tim Kesenian Indonesia Cordana Youth Choir pimpinan Aida Swenson dan musisi Indro Hardjodikoro Band tampil mempesona di Military Club, Sofia,  demikian Pensosbud KBRI Sofia, Dina Martina kepada ANTARA London, Kamis.

          Suasana gedung gemuruh saat delapan  penari dari Cordana Youth Choir menampilkan Tari Rampai Aceh dengan gerakan cepat dan serempak menjadikan Rampai Aceh sebagai tarian favorit undangan pada acara Resepsi HUT ke-67 RI yang dihadiri sekitar 300 undangan, kata Dina Martina.

         Para undangan yang hadir di gedung bersejarah terletak di pusat Kota Sofia dan dibangun tahun 1895-1907 dengan design khas Eropa itu, di antaranya pejabat Pemerintah Bulgaria, korp diplomatik, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama di negara tersebut. 
    Resepsi HUT RI diawali dengan sambutan Dubes Bunyan Saptomo, dilanjutkan Lagu Indonesia Raya oleh Cordana Youth Choir dan lagu kebangsaan Bulgaria Milarodina, dan diikuti dengan "toast" juga  hadir Wakil Ketua Parlemen Bulgaria, Ekaterina Mihaylova,  Ketua Grup Persahabatan Parlemen Indonesia-Bulgaria, Nikolay Pehlivanov, Sekretaris Presiden Urusan Luar Negeri, Tihomir Stoychev serta mantan Dubes RI untuk Bulgaria IR Ingkriwang.

         Dubes Bunyan Saptomo, dalam sambutannya antara lain menyampaikan Indonesia sebagai Negara multikultur dengan prinsip "Bhineka Tunggal Ika"-nya serta  prestasi Indonesia selama 67 tahun merdeka dan peran aktif Indonesia dalam meningkatkan perdamaian dunia.

         Pertunjukan tim kesenian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu terdiri dari delapan penari dari Cordana Youth Choir pimpinan  Aida Swenson dan tujuh musisi Indro Hardjodikoro Band menampilkan kolaborasi tarian dengan iringan musik etnik jazz Indrodjoyokusumo Band.

          Tarian daerah ditampilkan berselingan  dengan jazz etnik  antara lain Sin Sin si Batu Manikam, Ondel-ondel, Janger, Rampai Aceh, dan lagu-lagu daerah lainnya seperti es lilin, panon hideung, dan Toki Tifa. 
     Bersamaan dengan tarian Sin Sin si Batu Manikam, beberapa penari menyerahkan Ulos kepada Dubes RI untuk diserahkan kepada tamu terhormat Pemerintah Bulgaria, diantaranya Wakil Ketua Parlemen Bulgaria dan Ketua Grup Persahabatan Parlemen Indonesia-Bulgaria.

          Sambutan sangat meriah dari penonton ketika Rampai Aceh ditampilkan. Gerakan cepat dan serempak menjadikan Rampai Aceh sebagai tarian favorit undangan. Pertunjukkan diakhiri dengan penyerahan bunga oleh Dubes RI dan Ny Lia B. Saptomo kepada para penari, katanya.

           Pertunjukkan  Tim Kesenian yang dipimpin Dody Prianto ini, merupakan serangkaian program pertunjukkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  di tiga Kota Eropa Timur termasuk  di Beograd dan Bucharest.***3*** 
(T.H-ZG/B/F002/F002) 20-09-2012 07:08:26