Kamis, 28 April 2016

BLUSUKAN


DI LONDON PRESIDEN JOKOWI "BLUSUKAN" KE FENWICH

Oleh Zeynita Gibbons

London, 22/4 (Antara) - Dalam kunjungan kerja di Kerajaan Inggris, kebiasaan Presiden Joko Widodo "blusukan" ke pasar tidak dilewati, hanya saja kali ini Presiden Jowoki "blusukan" ke pasar swalayan milik keluarga Fenwick yang didirikan tahun 1882 oleh John James Fenwick berada di New Bond Street, London.

"Departemen store" atau pasar swalayan yang berada di daerah pertokoan barang bermerek di Inggris -- busana karya lima perancang Indonesia, dengan nama Peggy Hartanto, Major Minor, Sean and Sheila, Toton dan ByVelvet -- tidak saja ditampilkan tetapi juga dijual di Fenwick, demikian Svida Alisjahbana dari Jakarta Fashion Weeks kepada Antara London, Jumat.

Departemen store kelas atas di Inggris itu menampilkan "Indonesia Fashion Foward" bertemakan "Eastern Fashion comes to the West" itu menampilkan karya dari lima perancang busana Indonesia hasil dari kerja sama dengan Angela Quaintrell dari Centre for Fashion Enterprise London (CFE), Jakarta Fashion Week, dan British Council.

Salah seorang disainer Toton Januar HN, "co-founder" dari label TOTON kepada Antara London, mengakui kesempatan untuk dapat melakukan "Pop-Up shop" di Fenwick adalah sesuatu yang sangat dibanggakan bagi para desainer Indonesia.

"Seneng sih, tadinya berharap bisa ngobrol lebih banyak dengan bapak Presiden Jokowi," ujar Tonton mengakui Presiden Jokowi sosok yang sangat sederhana dan mengerti aspirasi rakyat.

Menurut Tonton, yang mewakili desainer Indonesia, Presiden Jokowi sangat perhatian terhadap industri kreatif dan berharap dapat mengangkat nama Indonesia.
"Kata bapak memang tidak mudah dan harus mulai dari skala kecil," ujar Tonton, menambahkan 

Presiden Jokowi juga bercerita mengenai kompleksitas dari industri.
Dengan kehadiran Presiden Jokowi dan Triawan Munaf dari Bekraf, diharapkannya akan membuka jalan agar pemerintah dapat ikut mendukung program Indonesia Fashion Forward tidak hanya dalam memberdayakan (Capacity building) dengan melibatkan berbagai bidang seperti pengrajin, "supply chain".

Tetapi juga akan dapat meningkatkan "value" atau nilai dari ekonomi kreatif Indonesia khususnya bidang "fashion", tapi juga membawa nama Indonesia di dunia lewat bidang fashion, tutur Tonton.

Svida Alisjahbana mengatakan Indonesia Fashion Forward (IFF) ini merupakan kolaborasi antara Badan Ekonomi Kreatif (BE-KRAF), Jakarta Fashion Week (JFW), The British Council (BC) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Ibu Kota Jakarta.

Program kuratif dan intensif utamanya membangun kapasitas serta yang memiliki visi memperkuat desainer yang terpilih dikenal di kawasan Asia, bahkan sampai ke pelaku fesyen internasional, dilengkapi dengan pelajaran tentang bisnis fesyen yang tepat dan strategi "branding" yang jitu.

Bagi Kepala Badan Kreatif Ekonomi Triawan Munaf, Program IFF bertujuan untuk mengembangkan kapasitas industri kreatif Indonesia melalui fesyen dan membangun Indonesia berada di panggung fesyen kota-kota besar dunia pada 2025.
"Kreativitas dan desain merupakan mata uang baru Indonesia."

Sementara itu pengamat mode di Inggris Caya Fairrie, yang sudah puluhan tahun menetap di London memberikan apresiasinya koleksi desainer Indonesia di Fenwick Bond Street ini sangat 'fresh' dan 'crisp' gaya tampilannya.

Misalnya, koleksi Peggy Hartanto, kualitas dan 'craftsmanship'-nya sangat tinggi dan dalam kriteria yang sama tersebut di atas menunjukkan daya saing yang ampuh dengan desainer-desainer lain di Inggris, seperti disainer Amanda Wakely.

Sedangkan karya MajorMinor, kolaborasi Eko Nugroho dan Ari Seputra, setiap potong dari kreasi mereka adalah karya seni atau art work yang sangat berakar, seni yang dalam dan penuh arti.

"Karakteristik ini terlihat jelas di karya selendang sutra mereka," demikian Caya Fairren yang setiap tahun ikut mengamati mode pada acara pacuan kuda Royal Ascot yang terkenal, di mana wanita Inggris tampil dalam balutan rancangan busana terkini lengkap dengan topi nya itu.

Blusukan di departemen store Fenwich juga memberikan kesan mendalam bagi Presiden Jokowi yang rendah hati ini, seperti yang disebutnya dalam laman Facebook resmi Presiden Joko Widodo.

"Ada kebanggaan saat melihat karya anak muda Indonesia dipamerkan di salah satu departemen store tertua di London. Selama sebulan desainer muda Indonesia akan pameran di sana."


"Industri kreatif Indonesia harus mendunia sehingga dapat dikenal di mancanegara. Kita memilki potensi industri kreatif yang luar biasa. Tidak hanya bidang desain, kita juga punya 'handicraft' (kerajinan tangan) seni pertunjukkan serta tari," imbuhnya. ***3*** (T.ZG) (T.H-ZG/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 22-04-2016 17:39:49

MONTENEGRO

PROMOSI WONDERFUL INDONESIA DI MONTENEGRO

Zeynita Gibbons

London,22/4 (Antara) - Promosi Wonderful Indonesia berhasil memukau wisatawan dan industri pariwisata di 25th International Tourism Exchange and Tourism Fair, Equipment for Hotels & Catering METUBES yang diselenggarakan di Budva, Montenegro dari tanggal 21 sampai 23 April mendatang.

Pameran dibuka secara resmi pejabat Kementerian Pariwisata dan Pembangunan Berkelanjutan Montenegro, demikian Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya di KBRI Beograd, Habadi Soewedo kepada Antara London, Jumat.

Pada acara pembukaan, Dubes RI untuk Republik Serbia merangkap Montenegro, Harry R.J. Kandou, menyampaikan potensi kerjasama antar kedua negara di bidang pariwisata, yang harus direalisasikan menjadi kerjasama riil dan langsung dirasakan oleh rakyat kedua negara,

Dikatakannya menjadi partner country pada pameran ini hanyalah babak pertama dari berbagai lompatan besar pada hubungan kerjasama Indonesia-Montenegro. KBRI bertekad untuk memastikan bahwa kehadiran Wonderful Indonesia sangat terasa di Montenegro.

Sepanjang sejarah pameran, Indonesia adalah negara Asia pertama yang menjadi partner country. Kehadiran Indonesia mendapat dukungan penuh dari Inna Hotel Group, Indonesian Trade Promotion Center Budapest, Jungle Travel dan Asvinia Travel.

Paviliun Indonesia dengan luas 63m2, mengangkat tema ¿Wonderful Indonesia¿ dengan mengedepankan wisata maritim juga menyajikan coffee Indonesia dan pemutaran video Wonderful Indonesia dan tarian tradisional Indonesia, yaitu tari piring dari Sumatera Barat.

Pada acara pembukaan, Dubes RI untuk Republik Serbia merangkap Montenegro, Harry R.J. Kandou, menyampaikan potensi kerjasama antar kedua negara di bidang pariwisata, harus direalisasikam menjadi kerjasama riil yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh rakyat kedua negara.

Tim Tari KBRI Beograd yang terdiri dari gadis-gadis Serbia didaulat untuk menampilkan tarian tersebut lengkap dengan atraksi menginjak-injak pecahan piring. Tanpa diragukan lagi, atraksi dimaksud membuat seluruh pengunjung menahan napas dan terkagum-kagum.

Paviliun Indonesia juga menyelenggarakan cocktail reception dengan mengundang kalangan pelaku bisnis pariwisata dan media di Montenegro. Di sela-sela acara cocktail reception, dilakukan presentasi mengenai potensi pariwisata Indonesia oleh para tour operator dan presentasi Layanan Spa Indonesia.

Acara cocktail reception ditutup dengan undian door prize yang berhadiah menginap dua malam di dua hotel bintang 5 dari Inna Hotel Group. Didukung posisi yang strategis, selama tiga hari pameran Paviliun Indonesia selalu ramai dipadati pengunjung.
Para petugas kewalahan melayani banyaknya pertanyaan pengunjung mengenai paket-paket perjalanan ke Indonesia maupun dari agen wisata yang berkeinginan menjalin kerjasama dengan mitra Indonesia.(ZG)*****3*****  (T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 22-04-2016 05:54:28


DOHA


INDONESIA PERJUANGKAN PERLINDUNGAN BURUH MIGRAN PADA ARF

Oleh Zeynita Gibbons

London, 21/4 (Antara) - Indonesia menghimbau negara-negara khususnya negara destinasi buruh migran untuk meratifikasi "Convention on the Protection of the Right of all Migrant Workers and Member of their Families (CMW) atau Konvensi tentang Perlindungan Hak semua Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Industri pada Kementerian Perindustrian, Haris Munandar Noorhasan terus memperjuagkan bagi buruh migran pada Asia Regional Forum (ARF) 2016 on Business and Human Rights ke-1 yang diadakan di Doha, Qatar.

Pelaksana Fungsi Politik KBRI Qatar, B. Dharmawan kepada Antara London, Kamis menyebutkan delegasi Indonesia pada ARF selain dari Kementerian Perindustrian juga ada Dubes RI Doha M. Basri Sidehabi, Asdep KKSOI Kedeputian II , Kemal Haripurwanto, dan Kol. Untung Muljono dari Kemenkopolhukham.

Ketua Delri menyampaikan komitmen Indonesia untuk melindungi dan mempromosikan hak-hak buruh migran sesuai dengan sembilan komitmen Presiden Jokowi pada Nawacita. bagi Indonesia promosi hak buruh migran adalah prioritas utama karena diperkirakan 4,6 juta warga negara Indonesia bekerja sebagai buruh migran di luar negeri, ujar Haris Munandar.

Indonesia menghimbau seluruh negara khususnya negara destinasi untuk meratifikasi konvesi agar memperkuat komitmen dan kewajiban seluruh negara untuk melindungi pekerja migran, meski konvesi telah diadopsi pada 2012 namun sampai 30 Maret 2016, hanya 48 negara yang telah meratifikasi, umumnya adalah negara pengirim buruh migran.

Ratifikasi bagi proteksi buruh migran perlu diupayakan khususnya di Negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Menurut Dubes Sidehabi, dalam rangka perlindungan, KBRI Doha tengah mengantisipasi dampak kebijakan pemerintah terhadap penghentian dan pelarangan penempatan TKI pada pengguna perseorangan di kawasan Timur Tengah. Sekiranya konvesi tersebut diratifikasi akan memudahkan dalam melakukan perlindungan terhadap buruh migran di luar negeri, ujarnya.

Mantan Irjen TNI tersebut mengharapkan Kemennaker agar lebih pro aktif mendukung upaya ratifikasi Convention on the Protection of the Right of all Migrant Workers and Member of their Families (CMW).

Diharapankan Indonesia dan Qatar dapat memiliki MoU terkait perlindungan buruh migran karena jumlah WNI di Qatar diperkirakan mencapai 40 ribu yang mana 30 ribu merupakan tenaga domestik.
Pembahasan pada diskusi paneli tentang "Sub-regional trends and challenges" untuk kawasan Asia Tenggara, Kemal Haripurwanto mengatakan peran aktif Indonesia juga berperan aktif menciptakan aturan hukum regional guna melindungi buruh migran melalui adopsi aturan hukum pada ASEAN.

Disampaikan tantangan yang dihadapi yaitu tidak adanya kebebasan berserikat bagi serikat buruh, meningkatnya kelompok pekerja "berstandar" dan "tidak berstandar", dan masalah upah.

Sementara itu Asisten Deputi KKSOI Kedeputian II mengemukakan masalah kepercayaan masih menjadi isu utama. Oleh karena itu perlu koordinasi antar masyakat madani, pelaku usaha dan pemerintah mengingat ASEAN memiliki sistem pemerintahan yang beragam, dari yang demokratis hingga kurang demokratis.

"ASEAN Commission on Human Rights dapat dijadikan instrumen untuk mendorong trust building. Masuknya agenda HAM dalam pertemuan ASEAN dianggap penting untuk memudahkan masyarakat Madani melakukan pendekatan kepada pemerintah negara-negara ASEAN", demikian diplomat karir tersebut.

Dikatakan perlunya isu HAM jadi agenda masing-masing pilar ASEAN dan komitmen untuk mewujudkan aturan yang mengikat.

Panelis dari Indonesia yang mewakili kalangan bisnis adalah President Global Compact Network Indonesia (IGCN), Yaya W. Junardy memaparkan bagaimana pelaku usaha dapat bersinergi dengan masyarakat madani untuk mewujudkan ekonomi global yang berkelanjutan dan inklusif yang berdasarkan hak-hak manusia, buruh, berwawasan lingkungan dan anti korupsi.


Disampaikan adanya perkembangan yang membaik pada negara-negara ASEAN. "Perlu peningkatan capacity building dan pendidikan serta upaya agar pelaku usaha bersinergi dengan masyarakat madani dan pemerintah. Prioritas yang mengemuka adalah prosperity, people, planet, partnership, dan peace", katanya.***2*** (T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 21-04-2016 05:00:06

OPEC

QATAR DUKUNG INDONESIA KEMBALI PIMPIN OPEC

Oleh Zeynita Gibbons

London, 21/4 (Antara) - Gubernur Indonesia untuk Organization of the Petroleum Exporting Countries OPEC, Dr. Widhyawan Prawiraatmadja meminta Qatar untung mendukung Indonesia agar kembali memimpin OPEC.

Hal itu disampaikan Widhyawan Prawiraatmadja dalam acara silaturahmi dan dialog dengan Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) Qatar, di Wisma Duta usai menghadiri Pertemuan OPEC di Qatar, demikian Counsellor KBRI Doha Boy Dharmawan kepada Antara London, Kamis.
Kunjungan Widyawan ke Qatar mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Sudirman Said untuk menghadiri Pertemuan OPEC.

Sebelumnya, pada pertemuan OPEC yang dipimpin Menteri Energi dan Industri Qatar Dr. Mohamad bin Saleh Al-Sada gagal mencapai kesepakatan.

Pertemuan yang melibatkan 18 negara penghasil minyak termasuk negara non-OPEC Rusia, gagal menstabilkan output di level Januari hingga Oktober 2016. Pertemuan yang berikutnya direncanakan pada Juni mendatang.

Akibat kegagalan tersebut, harga minyak jatuh sekitar lima persen pada 18 April 2016. Pasar merespon negatif karena adanya kekawatiran banjir pasokan bahan bakar yang tidak diinginkan.
Kegagalan terjadi setelah Arab Saudi menuntut Iran bergabung dalam kesepakatan tersebut. Iran menyatakan produksi minyaknya tidak akan dipangkas demi mendongkrak pangsa pasarnya.

Dalam pernyataannya, Menteri ESDM mengatakan bahwa pertemuan bukan hanya membahas masalah minyak dunia tetapi juga membahas kinerja ekonomi dunia khususnya emerging economies.

Menteri Sudirman menghimbau agar pertemuan memiliki tujuan yang sama, negara peserta pertemuan memiliki tanggung jawab guna mendukung setiap upaya memperbaiki ekonomi global sehingga dapat mengimbangi ekonomi negara maju lainnya.
"Kami mengharapkan agar kita terus berupaya untuk mewujudkan hal tersebut," demikian Sudirman Said.

Sementara itu Dubes RI Doha, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi yang menjadi anggota delegasi mengatakan perundingan memerah pikiran dan berjalan alot hingga molor sampai malam hari.

Sebagai Sekjen sementara OPEC, Menteri Al-Sada sangat mendukung Indonesia untuk memimpin OPEC pada pemilihan mendatang.

Sebelumnya, Qatar juga mendukung Indonesia agar menjadi anggota OPEC kembali pada awal 2016. Keseriusan Qatar tercermin dari pernyataan yang disampaikan ketika menerima kunjungan pejabat tinggi Indonesia ke Qatar.

Pernyataan tersebut juga pernah dilontarkan ketika pertemuan Delegasi DPD yang dipimpin Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Prof Dr. Farouk Muhammad dengan Menteri Saleh Abdulla Al Sada pada akhir Desember 2015.

Qatar mengharapkan Indonesia mengusulkan calonnya untuk menjadi Sekjen OPEC karena dianggap memiliki banyak pakar Migas. Sebagai Sekjen OPEC sementara, Qatar beranggapan Indonesia dapat berperan dalam menjembatani perbedaan antara anggota OPEC. Hubungan baik Indonesia dengan Saudi Arabia dan Iran menyebabkan mengapa Indonesia digadang-gadang sebagai Sekjen OPEC.

Menurut Widhyawan Prawiraatmadja, Indonesia dianggap berhasil ketika memimpin OPEC karena memiliki hubungan yang sangat baik dengan semua negara anggota OPEC. Selain itu Indonesia juga anggota G-20 yang memiliki pengaruh, ujarnya.

Diutarakan pula bahwa berdasarkan aturan OPEC, Sekjen OPEC selanjutnya ditentukan secara bergilir sesuai urutan abjad. Kemungkinan besar setelah Qatar adalah Venezuela. Hasil keputusan OPEC bersifat konsensus.

Mengingat kedekatan hubungan Venevuela dengan Iran yang berseberangan dengan Saudi tentunya membuka peluang Indonesia menjadi Sekjen OPEC berikutnya.


"Indonesia siap memimpin OPEC jika dikehendaki anggota lainnya¿, ungkapnya. Kesiapan Indonesia juga didukung penuh oleh Dubes Sidehabi. Indonesia harus memanfaat peluang tersebut", ujarnya.(ZG)*****3*****(T.H-ZG/A/R. Sinaga/R. Sinaga) 21-04-2016 23:35:43

ROMA


BUSANA ADAT PERKAWINAN INDONESIA MEMUKAU PEREMPUAN ROMA

Zeynita Gibbons

London, 21/4 (Antara) - Keindahan dan kekayaan ragam busana daerah serta dalamnya makna adat perkawinan Nusantara memukau kaum perempuan Roma, saat KBRI Roma mempresentasikan "A Glimpse of Indonesia" di depan Rome International Women's Club Luncheon yang diselenggarakan di Hotel Beverly Hills Roma, Kamis.

Acara yang dibuka istri Duta Besar RI untuk Italia, Sonya Parengkuan dan juga dihadiri istri Duta Besar RI untuk Vatikan itu terselenggara atas kerja sama KBRI Roma dan Rome International Women's Club.

Dalam sambutannya, istri Dubes Parengkuan menjelaskan keanekaragaman budaya dan tradisi Indonesia yang tersebar di belasan ribu kepulauan Indonesia.

Beragam jenis kebaya, baju kurung, kain batik, kain ulos, serta kain songket dari berbagai daerah di Indonesia, yang dipamerkan dan diperagakan secara langsung, mengundang decak kagum para hadirin dalam acara tersebut.

Kekaguman hadirin semakin meningkat ketika mendapat penyelasan tentang beragamnya dan dalamnya makna upacara adat perkawinan nusantara. Berbagai pertanyaan pun dikemukakan terkait makna dari simbol, motif dan warna kain yang dipertunjukkan.


Puncaknya adalah pada saat pakaian pengantin khas Palembang diperagakan, hampir seluruh yang hadir dalam acara tersebut memuji dan berebut ingin berfoto bersama dengan model. Respon positif tersebut menunjukkan besarnya animo kaum perempuan kota Roma terhadap kekayaan budaya Indonesia.(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 21-04-2016 05:17:34

ITALIA


Oleh Zeynita Gibbons
London, 21/4 (Antara) - Perusahaan energi dan gas terkemuka Italia, Enel, berencana melakukan investasi senilai 2 miliar dolar AS sebagai bagian dari rencana jangka panjang perusahaan itu.

Hal itu disampaikan CEO Assistant Enel S.P.A dalam pertemuan yang diadakan KBRI Roma dengan sejumlah investor Italia di Roma guna mempercepat realisasi investasi di Indonesia sekaligus membahas permasalahan investasi yang dihadapi.

Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Roma, Aisyah Allamanda kepada Antara London, Kamis menyebutkan pertemuan yang dipimpin Wakil Kepala Perwakilan RI di Roma, Des Alwi, menghadirkan pengusaha Sony Subrata dalam kapasitas Utusan Khusus Menteri Perdagangan RI.

Dalam pembukaannya, Des Alwi menyampaikan pentingnya pertemuan tersebut untuk mengurai permasalahan dan hambatan investasi yang dihadapi para investor Italia.

Hadir dalam pertemuan ini eksekutif perusahaan besar di Italia yang bergerak di bidang Teknologi Informasi, Infrastruktur, Konstruksi Desain, Batubara dan Energi terbarukan.

Enel, perusahaan energi dan gas terkemuka Italia dengan penghasilan tahun 2015 mencapai 75 miliar dolar AS merencanakan investasi di bidang energi dengan berpartisipasi dalam proyek pembangunan energi Indonesia menggunakan gas dan geothermal senilai 700 juta dolar AS.

Jika kondusif, Enel merencanakan untuk mengatur kunjungan CEO-nya ke Indonesia guna membahas rencana investasi senilai dua miliar dolar AS.

Sony Subrata Utusan Khusus Menteri Perdagangan RI, menyampaikan peluang investasi yang terbuka lebar di Indonesia serta keinginan Pemerintahan Presiden Jokowi untuk membantu para investor mengatasi permasalahan dan hambatan investasi yang mereka hadapi di Indonesia.

Masukan langsung dan konkrit dari para investor akan sangat membantu Pemerintah RI mengatasi permasalahan yang dihadapi investor. Ditekankan bahwa Indonesia menginginkan investor Italia dapat menjalin kerja sama jangka panjang dan mitra pembangunan.

Sementara itu, investor Italia menghargai upaya KBRI Roma yang mendatangkan pelaku usaha sehingga dapat membahas peluang yang terbuka lebar dan permasalahan investasi riil yang dihadapi di lapangan.

Dalam pertemuan ini, mereka mendapatkan penjelasan mengenai berbagai prosedur dan ketentuan investasi Indonesia yang memudahkan masuknya investor asing.

Pertemuan ini adalah bagian dari upaya tindak lanjut kesepakatan investasi pelaku usaha kedua negara senilai 1,055 miliar dolar AS yang ditandatangani pada saat kunjungan Presiden Italia, Sergio Mattarella, ke Indonesia, November tahun lalu.

Hingga akhir tahun 2015, total investasi Italia di Indonesia di luar sektor keuangan, minyak dan gas telah mencapai 146,6 miliar dolar AS.(ZG)******3*******(T.H-ZG/B/R. Sinaga/R. Sinaga) 22-04-2016 00:23:56

JOKOWI AJAK PENGUSAHA INGGRIS BERINVESTASI DI INDONESIA
Zeynita Gibbons
London, 20/4 (Antara) - Presiden RI Joko Widodo mengajak pengusaha Inggris untuk berusaha dan berinvestasi di Indonesia karena kondisi ekonomi Indonesia sudah sangat kondusif.
Ajakan itu disampaikan Presiden Jokowi dalam acara bisnis forum yang digelar BKPM dan Kementerian bersama Kadin dan UKTI yang diadakan di hotel Mandarin Oriental London, Rabu pagi.
Di awal pidatonya Presiden Jokowi tampak sangat santai serta dapat menguasai forum yang dihadiri sekitar 300 pengusaha dan CEO dari berbagai bidang industri.
Presiden Jokowi memuji negara Inggris sebagai negara yang besar, Great Britain.
"Britain is great and the music is great serta sportnya juga akbar. "Sport is great," ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan para undangan dari berbagai kalangan dan CEO dari perusahaan.
Presiden Jokowi yang menyukai musik heavy metal itu pun penyebutkan beberapa nama kelompok musik aliran Queen, Led Zeppelin,

"I love heavy metal music," ujar Jokowi yang kembali disambut tepuk tangan para undangan.
Jokowi mengatakan Indonesia membuka kesempatan bagi semua investor untuk mengembangkan bisnis di Indonesia.
Dikatakannya, pemerintah akan membantu berbagai urusan perizinan, apalagi pemerintah telah melakukan reformasi birokrasi.
"Ada banyak sektor yang berpeluang untuk pengembangan bisnis," ujarnya seraya menyebutkan peluang industri seperti energi terbarukan, manufaktur, dan maritim.
Pada kesempatan yang sama Presiden juga mempromosikan tersedianya penerbangan nasional Garuda Indonesia dari London Heathrow ke Jakarta nonstop dari tiga kali menjadi lima kali seminggu.
Di akhir sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, "Keep Calm and Invest in Indonesia". ***3*** (T.H-ZG/B/S. Pinardi                /S. Pinardi           ) 20-04-2016 23:36:30



JOKOWI





WNI DI UK ANTUSIAS SAMBUT PRESIDEN JOKOWI

Oleh Zeynita Gibbons

London, 20/4 (Antara) - Sekitar seribu orang masyarakat Indonesia yang ada di Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia menyambut kehadiran Presiden Joko Widodo dalam acara Temu Masyarakat yang diadakan di Wisma Nusantara kediaman resmi Dubes RI di London Rizal Sukma di Bishop Grove, Selasa malam.

Sejak pukul empat sore masyarakat yang sudah lama menetap di Inggris serta pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu berdatangan di kediaman resmi Dutabesar RI untuk Kerajaan Inggris Rizal Sukma.

Acara temu masyarakat juga dihadiri anggota rombongan kunjungan Presiden Jokowi, di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Dubes RI di Bangkok Ahmad Rusdi dan juga rombongan diaspora Indonesia yanh ada di Irlandia, di antaranya Vinska Lioe yang datang bersama suami dan juga Maya Sunario yang tinggal di Dublin.

"Saya sangat 'excited' bisa bertemu dengan Presiden Jokowi dan juga diberi kesempatan bertanya walau terpaksa ngeyel sampai tiga pertanyaan," ujar Weny Dani kepada Antara London.

Weny Dani merupakan salah seorang dari relawan Jakowi yang mendeklarasikan RKIH UK di depan gedung Parlemen. Dan juga menginisiasi RKIH Spanyol yang digawangi oleh Lenny Stoddart mengakui banyak relawan yang tidak bisa hadir karena undangan yang terbatas.

Sementara itu Lusi Hermono, mengatakan Presiden Jokowi mempunyai figur seorang yang sangat sederhana, namun mempunyai pemikiran yang sangat mewah dan rencananya.

Mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Essex University, Asna Fadhila kepada Antara London mengatakan pertemuan ini membantunya memahami permasalahan Indonesia yang lebih baik dan juga memotivasinya untuk belajar lebih rajin agar nantinya ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat dan juga dapat di implementasikan untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Pertemuan Presiden Jokowi dengan masyarakat Indonesia diawali dengan paparan sekitar pembangunan yang tengah dilaksanakan di Tanah Air dan juga capaian selama pemerintahan Jokowi.

Sementara itu sebanyak 20 pelajar Indonesia asal Warwick sejak pagi buta Selasa menuju London dengan kereta api untuk bergabung dengan puluhan pelajar anggota PPI London, menyambut iring-iringan kendaraan Presiden Jokowi di depan pintu gerbang kantor Perdana Menteri dan Gedung Parlemen Inggris.

Mengenakan batik, para pelajar Indonesia tersebut melambai-lambaikan bendera kecil merah putih dan union jack sambil meneriakkan kata "Indonesia" dan "Pak Jokowi".


Akibatnya tidak sedikit pelintas jalan yang tertarik untuk foto bersama dan meminta bendera merah putih. Usai dari Gedung Parlemen mereka bergabung dengan sekitar 1.000 masyarakat Indonesia lainnya di kediaman Dubes RI London untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo. ***2*** (T.ZG) (T.H-ZG/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 20-04-2016 11:34:04