Selasa, 10 Februari 2009

WORLD OCEAN CONFERENCE

INDONESIA GELAR PERTEMUAN PERSIAPAN WORLD OCEAN CONFERENCE

London, 10/2 (ANTARA) - Pemerintah Indonesia menyelenggarakan Preparatory Meeting of World Ocean Conference (WOC) dalam rangka persiapan pelaksanaan WOC-09 di Manado yang didukung penuh Kantor PBB (UNOG) dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).


Pertemuan Preparatory Meeting diselenggarakan di Markas Besar PBB di Jenewa, Senin, dimaksudkan untuk menyukseskan hasil akhir WOC yaitu Manado Ocean Declaration (MOD), demikian Sekretaris Pertama PTRI Jenewa, Mohammad Koba kepada koresponden Antara London, Selasa.


Dikatakannya, pertemuan dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad Interim PTRI-Jenewa, Duta Besar, I Gusti Agung Wesaka Puja, diikuti negara-negara anggota WMO, Director General of United Nations Office in Geneva (UNOG), Sergei A. Ordzhonikidze, dan Secretary General of World Meteorological Organization (WMO), Michel Jarraud.


Dirjen UNOG dalam sambutannya menegaskan kembali komitmen PBB dan seluruh negara anggota dalam menanggulangi isu perubahan iklim termasuk dampaknya bagi isu kelautan sebagai wujud tanggung jawab bersama.

Sementara itu, Sekjen WMO menyampaikan dukungannya atas prakarsa Indonesia untuk mengangkat isu kelautan dalam agenda perubahan iklim dan menyatakan kesiapan WMO untuk memberikan dukungan substantif bagi kelancaran proses pembahasan isu kelautan dalam konteks perubahan iklim.


Pada kesempatan pertemuan, Direktur Pesisir dan Lautan, Departemen Kelautan dan Perikanan, Ida Kusuma W memaparkan mengenai kesiapan Pemerintah Indonesia menyelenggarakan WOC sekaligus menyampaikan secara resmi rancangan MOD.


Guna memperkuat aspek substansi MOD, Director for Weather and Disaster Risk Reduction Service-WMO, Dr. Geoffery B. Love juga menyampaikan paparan mengenai "The link between Ocean and Climate Change".

Pada sesi pembahasan, pada umumnya negara anggota menyampaikan penghargaan atas prakarsa Indonesia untuk mengangkat isu kelautan dalam konteks perubahan iklim dan menyambut baik rancangan MOD sebagai dokumen awal bagi perundingan lebih lanjut.


Menurut Mohammad Koba, MOD secara umum dipandang telah merefleksikan berbagai kepentingan guna mengangkat isu kelautan dalam pembahasan perubahan iklim.


Negara-negara anggota menunjukkan antusiasme dalam pembahasan rancangan MOD dengan memberikan berbagai masukan substantif bagi penyempurnaan MOD lebih lanjut.


Pada kesempatan pertemuan, Delegasi RI yang diperkuat pejabat DKP dan Deplu, menegaskan komitmen untuk menyempurnakan muatan MOD berdasarkan berbagai masukan yang diterima dan disebarluaskan kembali kepada seluruh negara anggota April mendatang guna dibahas lebih lanjut pada kesempatan pertemuan pejabat tinggi di Manado pada bulan Mei, demikian Mohammad Koba. ***3***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/M012/M012) 10-02-2009 19:07:14

DIPLOMASI "SHUTTLE COCK"

UMUM-KBRI MOSKOW LANCARKAN DIPLOMASI "SHUTTLE COCK"

London, 10/2 (ANTARA) - KBRI Moskow mendatangkan pelatih bulutangkis Sigit Budiarto dari Klub Djarum Indonesia dalam melancarkan diplomasi yang tidak melulu perundingan tetapi juga terkait dengan kegiatan olah raga.

"Saya datang karena diminta Pemerintah Indonesia untuk melatih pemain bulutangkis Rusia," ujar Sigit seperti yang disampaikan M. Aji Surya, Counsellor Penerangan KBRI Moskow kepada koresponden ANTARA London, Selasa.

Dengan wajah masih sedikit lelah, kata Aji Surya, pria yang masih tergolong muda usia itu terlihat energik turun dari pesawat berbadan lebar di Bandara Internasional Domodedovo, Moskow, disambut Duta Besar RI Moskow, Hamid Awaludin.

Berbicara sangat polos, Sigit mengaku sudah beberapa kali dipinang oleh negara lain untuk menjadi pelatih bulutangkis, seperti Malaysia, Singapura, Hongkong dan Kanada.

Sigit mengakui semua ditolaknya dengan halus karena memang ingin mengabdikan pada pendidikan badminton bagi anak-anak negeri di Klub Djarum. Hasilnyapun sangat menggembirakan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dikatakannya perkara menjadi lain pada saat KBRI Moskow meminta Klub Djarum menyediakan pelatih dan mitra latih dari Indonesia untuk Rusia.

"Apalagi Federasi Bulutangkis Rusia langsung membidik nama Sigit Budiarto. Setelah dilakukan komunikasi secara intensif, mantan juara dunia tahun 1997 dan All England 2003 itu tidak bisa menggelak," kata Aji Surya.

"Ketika permintaan resmi datang dari pemerintah, saya nilai ini sebuah tugas negara," katanya seperti diilangi Aji Surya.
Menurut Hamid Awaluddin, kedatangan Sigit Budiarto ke Rusia sangat kental dengan nuansa diplomasi. Setidaknya ada empat alasan dasar yang melatarbelakanginya.

"Pertama Rusia membutuhkan Indonesia. Kedua, sejarah akan mencatat Indonesia memberikan kontribusi bagi pembangunan olahraga Rusia. Ketiga, kita menunjukkan pada dunia bahwa bulutangkis di Indonesia tidak mati. Keempat, akan memicu semangat atlet muda Indonesia untuk tetap bersemangat," ujarnya.

Dikatakannya, Sigit bukanlah target akhir dari sebuah diplomasi olah raga. Sebab dengan dikenalnya Sigit di Rusia, maka akan muncul pengaruh lain yang menguntungkan Indonesia. Hal ini bisa dalam bentuk aneka produk maupun imej yang baik .

"Selain itu, siapa tahu kita suatu ketika butuh pelatih atetik Rusia yang memang kesohor itu," ujarnya.

Menurut Aji Surya, Sigit akan mengadakan pembicaran intensif dengan pihak Federasi Bulutangkis Rusia minggu ini sambil melihat sarana latihan yang tersedia dan juga kemampuan pemain bulutangkis setempat.

Dari situ ia akan membuat kerangka latihan dan target yang ingin dicapai bersama. "Setelah semuanya disepakati, maka saya baru akan memulai melatih mereka untuk kurun waktu tertentu," kata Sigit.

Bagi Duta Besar, mendatangkan Sigit bukan puncak dari pekerjaan diplomasi "shuttle cock" KBRI Moskow, sebab permintaan Rusia kini bertambah.

"Mereka minta tambahan satu pelatih yang juga sebagai sparring partner (mitra latih). Inilah yang membuat pekerjaan saya tidak pernah selesai," ujar Dubes Hamid Awaludin.

***5***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/A008/A008) 10-02-2009 09:02:16

JEMBATAN DUNIA BARAT DAN ISLAM

INDONESIA JADI JEMBATAN DUNIA BARAT DAN ISLAM

London, 10/2 (ANTARA) - Mantan Dubes Inggeris untuk Indonesia Charles Humfrey mengakui Indonesia dapat berperan dalam menjembatani antara negara Barat dan Islam karena pengalaman serta toleransi dimasyarakatnya yang berasal dari berbagai agama.

Selain itu dibentuknya UK Indonesia Advisory Group membuat hubungan Indonesia dan Inggeris makin kuat, ujar Charles Humfrey dalam acara pertemuan anggota Perhimpunan Indonesia Inggeris di KBRI London, Senin malam.

Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 50 anggota Perhimpunan Indonesia Inggeris (Anglo Indonesia Society) juga tampil sebagai pembicara Dubes RI untuk Kerajaan Inggeris Raya dan Republik Irlandia Yuri Oktavian Thamrin.

Hubungan Indonesia dan Inggeris makin erat dengan kujungan mantan PM Inggeris Tony Blai ke Indonesia dan ditindaklanjuti dengan dibentuknya "UK-RI Partnership Forum" dan "UK-RI Islamic Advisory Group".

Secara historis Inggeris memang tidak banyak terlibat dalam sejarah Indonesia yang dijajah oleh Belanda, karena sulit bagi Inggeris untuk menjalin kerjasama, katanya.

Selain itu, katanya orang Indonesia juga tidak banyak yang datang ke Inggeris ketimbang warganegara lainnya dari negara Asia lainnya seperti Philipina, India muapun Pakistan. Tenaga ahli asal Inggeris yang ada di Indonesia terus menurun sejak terjadinya krisis ekonomi.

Diakuinya Indonesia memang kurang begitu dikenal Inggeris seperti juga Korea Selatan dimana ia pernah ditempatkan. Namun sejak kunjungan mantan PM Inggeris Tony Blair ke Indonesia tahun 2006 menjadi era baru hubungan Indonesia Inggeris terutama setelah Indonesia mengalami krisis ekonomi tahun 1997-98.

Sementara itu Dubes Indonesia untuk Kerajaan Inggeris Yuri Oktavian Thamrin mengakui hubungan Indonesia Inggeris makin kuat dan jalinan kerjasama Indonesia Inggris tidak saja dilakukan oleh pemerintah tetapi juga antar masyarakat.

Menurut Dubes, hubungan Indonesia Inggris semakin mesra dengan digelarnya "UK-Indonesia Partnership Forum" sebagai tindak lanjut pertemuan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta.

Selain itu juga dibentuknya "Indonesia-United Kingdom Islamic Advisory Group" (IAG) merupakan implementasi dari hasil kunjungan Perdana Menteri Inggris Tony Blair ke Indonesia dalam rangka pertukaran imam.


Inggeris Investor Kedua
Dalam kesempatan itu Dubes juga mengatakan bahwa Inggeris merupakan investor terbesar kedua di Indonesia setelah Jepang dengan jumlah investasi 38 miliar dolar AS, sementara perdagangan tercatat 2,9 miliar dolar AS, sedangan jumlah wisatawan Inggeris ke Indonesia tercatat 153 ribu orang.

Diakuinya kunjungan PM Inggris Tony Blair ke Jakarta membuka babak baru dan membawa peluang yang lebih baik bagi hubungan kedua negara yang diikuti dengan kunjungan utusan khusus Kerajaan Inggris bidang perdagangan dan investasi internasional, Pangeran Andrew (The Duke of Yorke) serta Pangeran Charles belum lama ini.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Indonesia-Inggeris Christopher Scarlett mengatakan, Anglo-Indonesian Society didirikan pada tahun 1956 merupakan suatu forum budaya, sosial, dan non-politik mendapat penghargaan dengan tampilnya Dubes RI unruk Ingegris dan juga mantan Dubes Inggeris di Indonesia sebagai pembicara.

Dikatakannya, dalam setahun Anglo mengelar pertemuan sebanyak delapan kali di KBRI London yang diisi dengan ceramah dan diskusi mengenai hal yang berkaitan dengan Indonesia.

Hadir dalam pertemuan itu penulis buku masakan Indonesia Sri Owen bersama suami serta Ernestine Willhelmina Sarah van Gesseler Verschuir yang lebih dikenal dengan Nini James, wanita kelahiran Kuningan Jawa Barat 1916, yang ayahnya pernah menjabat sebagai Governor Yogyakarta pada 1929-1931.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/S006/S006) 10-02-2009 09:23:41

"SLUMDOG" BORONG BAFTA LONDON

"SLUMDOG" BORONG TUJUH PENGHARGAAN BAFTA LONDON

London, 9/2 (ANTARA) - Film yang menceritakan tentang anak yang menang dalam acara "Who Wants to be a millionaire?" menyabet tujuh penghargaan dalam British Academy Film Awards (Bafta) di London
Acara penyerahan Bafta Film Awards 2009, penghargaan tertinggi bagi insan film di Kerajaan Inggeris itu, digelar di gedung Royal Opera House, Covent Garden, London, Minggu malam.

Pemberian penghargaan tertinggi dalam dunia perfilman di kerajaan Inggeris Bafta Film Awards 2009 merupakan penghargaan tahun ini untuk merayakan peringatan ke-60 pemberian penghargaan untuk insan film yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi BBC London.
Presenter Jonathan Ross yang menjadi pembawa acara pemberian penghargaan Baftas 2009 mengakui bahwa dirinya merasa nervous.

Film "Slumdog Millionaire" sebelumnya berhasil menyabet empat penghargaan di Golden Globe, sementara Danny Boyle yang menyutradarai film yang dibintangi Dev Patel juga terpilih sebagai sutradara terbaik.

Selain film terbaik Slumdog Millionaire juga menyabet penghargaan untuk sutradara Danny Boyle, skenario (Simon Beaufoy) musik yang dibuat AR Rahman, serta meraih sinematografi ( Anthony Dod Mantle) dan penyuntingan yang dilakukan Chris Dickens, serta musik terbaik garapan Glenn Freemantle, Resul Pookutty, Richard Pryke, Tom Sayers, Ian Tapp.

Perhelatan Bafta kali ini digelar sebelum acara penghargaan Academy of Motion Picture Arts and Sciences awards (Oscar) di Amerika Serikat pada 22 Februari.

"Slumdog" yang membuat kejutan di ajang Golden Globe di AS bulan ini dengan menyabet empat penghargaan kategori film drama terbaik, sutradara terbaik (Danny Boyle), penulis naskah, dan musik latar terbaik.

"Slumdog" yang meraih 11 nominasi, tahun lalu, juga memperoleh penghargaan utama dan dan sejumlah penghargaan pada Festival Film Toronto dan British Indipendent Film Award.

Dalam British Indipendent Film Award, "Slumdog" menghantarkan Danny Boyle sebagai sutradara terbaik dan menobatkan aktor Bollywood Dev Patel sebagai aktor pendatang baru terbaik.

Film yang disutradarai Danny Boyle dari Inggris ini bercerita tentang seorang remaja dari daerah kumuh India yang memperoleh kesempatan untuk menjadi jutawan dalam sebuah pertunjukan permainan televisi.

Film produksi Fox Searchlight Picture dengan bintang Dev Patel, Irrfan Khan, Anil Kapoor, Madhur Mittal dan Freida Pinto ini dirilis 18 November tahun lalu memang membuat semua hal berubah.

Salah satu bintang yang mengumumkan pemberian penghargaan Bafta, penyanyi terkenal Mike Jagger mengatakan bahwa dirinya merasa mendapat penghargaan untuk dapat menyerahkan penghargaan ini.

Sementara itu film yang dibintangi Brad Pitt's, "The Curious Case of Benjamin Button" juga meraih dua penghragaan masing masing untuk disain produksi terbaik dan tata rias terbaik.

Bintang film kenamaan Kate Winslet, Penelope Cruz, Angelina Jolie dan Brad Pitt ada di antara undangan yang menghadiri acara penyerahan penghargaan tertinggi dalam dunia film di kerajaan Inggeris yang berlangsung dalam cuaca dingin.


(U-ZG)
(T.H-ZG/B/M020/M020) 09-02-2009 07:32:24

Minggu, 08 Februari 2009

ISLAM SEBAGAI SOLUSI

KONFERENSI ISLAM TAWARKAN ISLAM SEBAGAI SOLUSI

Colchester, 9/2 (ANTARA) - Konferensi Islam ke-3 yang digelar Islamic Society, sebuah lembaga mahasiswa Muslim di University of Essex, menawarkan Islam sebagai solusi.

Konferensi itu merupakan kelanjutan dua konferensi sebelumnya pada 2008: A journey to Islamic values dan 2007: Islam as a moderate religion, ujar Amika Wardana, dosen jurusan Pendidikan Sejarah dari Universitas Negeri Yogyakarta yang mengambil program Doktor Sosiologi di University of Essex, kepada koresponden Antara London, Minggu.

Amika mengatakan, konperensi yang mengusung tema "Islam beyond the veil?" itu menampilkan lima pembicara di mana empat di antaranya merupakan British Muslim dan seorang ahli psikologi pendidikan dari Kerajaan Saudi Arabia.

Sekretaris Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Inggris Raya itu menyatakan apresiasinya pada kegiatan yang digelar University of Essex dan juga mempertanyakan apakah Islam betul-betul memberikan solusi untuk berbagai masalah dalam kehidupan masyarakat Barat sekarang ini.

Amika, yang mengkaji interaksi antarkomunitas Muslim di Inggris Raya khususnya antara yang berasal dari Indonesia, Pakistan dan Arabia, mengatakan bahwa setiap Muslim baik secara individu maupun sebagai sebuah komunitas harus menyadari bahwa mereka adalah bagian dari kompleksitas dunia ini.

Dikatakannya, untuk terlibat aktif dalam menyelesaikan masalah dunia ini, bukan saatnya lagi menerapkan strategi konfrontasi, membuat perbedaan yang tidak tersatukan antara Islam dan barat yang tidak Islami.

"Model Clash of Civilisation yang digunakan oleh mantan Presiden George W. Bush dan juga Osama Bin Laden adalah bukan cara yang tepat untuk menghadirkan kedamaian di bumi ini," ujar suami Norma Sari Wardana itu.

Menurut Amika yang menyelesaikan master di University of Nottingham Graduate pada 2007 itu, cara berpikir semacam itu hanya akan menciptakan kehancuran dan pertentangan yang tidak akan pernah terselesaikan dalam kehidupan manusia.

Ia juga mengharapkan komunitas Muslim di Indonesia yang mayoritas mengambil pelajaran dari komunitas-komunitas Musim yang minoritas di Eropa.

Muslim harus mampu menampilkan Islam sebagai nilai lebih dalam kehidupan pribadi dan masyarakatnya baik itu ketika menjadi kelompok mayoritas maupun minoritas, ujarnya.


Slogan
Ketua Islamic Society University of Essex Abdullah Al-sheddy mengatakan, konferensi dengan polemik yang di sampaikan sejarahwan Bernard Lewis, menempatkan Islam yang bukan saja sebagai agama tapi juga sebagai way of life (pandangan hidup) yang berkembang dalam keseluruhan materi konferensi.

Dubes RI untuk Qatar Rozi Munir tahun lalu diundang khusus untuk mengikuti konperensi yang tahun ini dihadiri lebih dari 300 undangan yang separuhnya adalah warga Inggeris.
British Muslim Abdul Raheem Green sebagai pembicara pertama mengatakan, pernyataan Islam sebagai solusi kehidupan manusia modern masih tampak sebagai slogan belaka dan membutuhkan kerja keras dari kalangan muslim untuk mewujudkannya.

"Nilai solutes Islam juga harus lebih realistis pada beberapa masalah tertentu saja bukan untuk semua masalah," ujar pria kelahiran Daar-es-Salaam Tanzania dari keluarga Agnostik-Katolik.

Menurut Abdul Green, menempatkan Islam sebagai satu-satunya solusi bagi semua masalah adalah sebuah kesalahan yang dikemudian hari malah menjadi boomerang bagi masa depan Islam.

Dikatakannya apabila Muslim menginginkan sikap toleran dari masyarakat Kristen-Katolik dan juga pro-sekularisme di Inggris, maka Islam juga harus menunjukkan toleransinya kepada agama-agama yang lain.

Sedangkan pembicara lainnya Khola Hasan dan Dr. Yahya Al-Baheth, masing-masing membahas tentang pentingnya implementasi atau diakuinya Hukum Islam khususnya berkaitan dengan perkawinan dan warisan di Inggris dan peran penting keluarga dalam menciptakan generasi Muslim yang kuat.

Khola, penyandang master dalam bidang Perbandingan Hukum Internasional dari SOAS (School of Oriental and African Studies) ini mengingatkan perempuan Muslim adalah kelompok yang rentan menjadi korban tidak diakuinya Hukum Islam dalam sistem hukum di Inggris.

Banyak perempuan yang pernikahannya tidak terdaftar di Civil Magistrate tidak mendapatkan bagian pensiun dari suaminya yang meninggal atau tidak bisa menuntut cerai karena suaminya melakukan tindak kekerasan, ujar Khola Hasan.

Sementara itu Tarek El-Diwany, konsultan di bidang perbankan dan keuangan Islam ini mengkritik merajalelanya riba dalam sistem keuangan dan perbankan dunia.

Menurutnya, resesi ekonomi global yang terjadi saat ini adalah satu dampak dari masih dipertahankannya riba. Akibatnya, semua orang dari seluruh negara di dunia ini, dan khususnya negara dunia ketiga memiliki beban hutang dan tidak mungkin bisa dilunasinya karena adanya praktek riba dalam sistem keuangan dunia.

Secara khusus alumni program studi Akuntasi dan keuangan dari University of Lancaster ini mencontohkan Indonesia yang harus sekuat tenaga menguras seluruh sumber daya alamnya untuk membayar hutang ke negara-negara maju Eropa barat dan Amerika utara.

Diakhir ceramahnya, Tarek menegaskan Sistem Perbankan Syariah pun masih mempraktekkan sistem riba ini meskipun dengan nama lain. Ini hanya permainan semantik saja, tapi keduanya (sistem perbankan konvensional dan syariah) masih berdasarkan riba.

Konferensi ini ditutup dengan paparan Dr. Muhammad Abdul Bari, Sekretaris Jendral Muslim Council of Britain yang menuding media Barat yang terus menerus menampilkan narasi teror dalam pemberitaan media berkenaan dengan Islam dan Muslim.

Adalah menjadi kewajiban setiap Muslim di manapun dia berada untuk bekerja keras menunjukkan bahwa keislamannya bukanlah ancaman bagi orang lain.

Pernyataan ini ditanggapi Abdul Raheem Green yang mengingatkan bahwa setiap Muslim di Inggris selayaknya mengenal semua tetangga di mana dia tinggal, mengunjungi ketika ada yang terkena musibah dan menawarkan bantuan apabila ada yang membutuhkan.

"Bukankah ini diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW," katanya.


(U.H-ZG/B/A041)

(T.H-ZG/B/A041/A041) 09-02-2009 03:47:11

HOLIDAY WORLD PRAHA

PETUALANGAN LAUT MENARIK WISATAWAN DI HOLIDAY WORLD PRAHA

London, 8/2 (ANTARA) - Mengangkat tema Petualangan di Laut Indonesia, KBRI Praha tampil menarik pada Pameran Wisata Holiday World di Praha, Ceko yang berlangsungs ejak tanggal 5 Februari lalu.

Stand Indonesia yang bernuasa Bali dan laut itu dikunjungi calon wisatawan yang akan berpetualang menikmati indahnya Indonesia, demikian Sekretaris I Pensosbud KBRI Praha, Azis Nurwahyudi, kepada koresponden ANTARA London, Minggu.

Dikatakannya Holiday World 2009 merupakan pameran wisata terbesar di Eropa Tengah yang diikuti 700 peserta dari 50 negara dan diperkirakan sekitar 30.000 pengunjung mendatangi pameran tahun ini.
Mereka yang datang tidak saja agen perjalanan wisata dan masyarakat umum di Ceko, tetapi juga berasal dari beberapa Negara tetangga seperti Jerman, Polandia, Slovakia, Hungaria bahkan dari Austria, ujarnya.

Menurut Azis Nurwahyudi, para peserta Holiday World ini pada umumnya agen perjalanan wisata dari berbagai Negara di Eropa dan sekarang, selain Indonesia, beberapa negara Asia yang ikut antara lain Cina, Thailand, India dan Jepang.

Tahun ini, KBRI Praha bekerja sama dengan Marintur Indonesia dan Kronen Bali Tour and Travel membagikan berbagai informasi wisata yang menarik di Indonesia.
KBRI Praha juga membagikan berbagai brosur wisata Indonesia dalam Bahasa Ceko disertai kamus ringkas percakapan Indonesia-Ceko yang banyak diminati para calon wisatawan.

Azis mengatakan selain itu dipertunjukkan juga berbagai tempat petualangan laut yang menarik melalui pemutaran film wisata yang ramai ditonton oleh pengunjung.

Petualangan di laut merupakan tema yang ditampilkan, karena wisata pantai dan laut ini sangat menarik bagi wisatawan Ceko yang tidak mempunyai keduanya. Oleh karena itu, mereka sangat tertarik untuk bermain ombak dan menyelam menikmati keindahan taman laut.

Beberapa pengunjung stand Indonesia pernah belibur ke Bali dan mereka ingin kembali menikmati keindahan pulau tersebut dengan mengajak teman atau keluarga, ujarnya.

Wisatwan dari Praha umumnya berada di Indonesia selama tiga minggu. Selain Bali, mereka juga ingin berkunjung ke Yogyakarta dan Lombok.

Selama pameran berlangsung pada umumnya pengunjung menanyakan kemudahan pengurusan visa dan penerbangan yang nyaman menuju Indonesia.

Staf KBRI Praha menjelaskan pertanyaan-pertanyaan tersebut dan membagikan informasi pengurusan visa di KBRI Praha atau kemungkinan pengambilan Visa on Arrival bagi pemegang paspor Ceko.

Stand Indonesia semakin memikat dengan disediakannya makanan kecil untuk dicicipi serta aneka souvenir dari Bali yang dijual masyarakat Indonesia di Ceko. Suvenir tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk lebih memikat mereka yang akan ke Indonesia, demikian Azis Nurwahyudi. ***2***
(T.H-ZG/B/A027/A027) 08-02-2009 23:28:04

WAPRES RI DITERIMA PHILIPPE

WAPRES RI DITERIMA PANGERAN PHILIPPE

London, 8/2 (ANTARA) - Wakil Presiden RI Muhamad Jusuf Kalla dengan penyandang bintang jasa utama Leopold dari Pemerintah Belgia, diterima putra mahkota kerajaan Belgia di kediaman istana Laeken di pinggiran kota Brussels.

Di sela kunjungan ke Belgia untuk menerima anugerah tanda penghargaan bintang jasa utama, commandeur de l'ordre de Leopold dari Pemerintah Belgia, Wapres RI melakukan pertemuan dengan putra mahkota Belgia, Pangeran Philippe.

Counsellor Pensosbud Diplik KBRI Brussels, PLE Priatna, kepada Koresponden Antara London, Minggu mengatakan dalam pertemuan dengan Putra Mahkota itu, Wapres didapingin Dubes RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa, Nadjib RIPHAT Kesoema dan Kepala Protokol Negara/Dirjen Protokol dan Konsuler Deplu.

Dikatakannya dalam pertemuan itu Wapres RI, Jusuf Kalla melakukan serangkaian pembicaraan guna mengembangkan kerjasama yang erat dari kedua negara.

Sementara itu, Hj Musfidah Jusuf Kalla didampingi Nino Riphat Kesoema, isteri Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa, Ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI Brussels, Ny Ratna Suminar Priatna dan Ny Dian Hardjanto, diterima putri Mathilda, permaisuri dari Pangeran Phillippe di istana Laeken.

Bersama anggota pengurus Dharma Wanita KBRI Brussels, Hj Musfidah Jusuf Kalla melanjutkan kunjungan singkat ke pusat pendidikan Technopolis di kota Mechelen, Belgia.

Dalam kesempatan ini, Putri Mathilda menjelaskan mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi yang paling mendasar bagi anak-anak, experimentarium, yang bermanfaat bagi anak-anak belajar memahami kegunaan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari yang mereka kenal.

Pusat pendidikan Technopolis di kota Mechelen, Belgia, merupakan pusat ilmu pengetahuan bagi anak-anak yang dilengkapi dengan alat peraga modern sekaligus tempat bermain guna memperkenalkan manfaat teknologi dan ilmu pengetahuan sederhana dalam kehidupan.

Counsellor Pensosbud Diplik KBRI Brussels PLE Priatna, menyebutkan bahwa Technopolis merupakan tempat wisata belajar yang amat menarik bagi anak-anak di usia 6 sampai 12 tahun.***3****
(T.H-ZG/B/A027/A027) 08-02-2009 23:28:04