ALESSIO KARATEKA ITALINDO JUARA DUNIA
London, 7/12 (ANTARA) - Alessio Ghinami (9) anak Italindo, pemegang dwikewarganegaraan Indonesia-Italia, putra dari pendiri organisasi perkawinan campur KPC Melati Worldwide, Julie Ghinami, selama tiga tahun berturut-turut berhasil mempertahankan prestasi sebagai juara dunia olahraga bela diri karate.
Pada "The 8th World Karate Championship For Club" - FIK yang digelar di Italy, Alessio Ghinami dengan memperagakan tehnik "Kata" Shotokan keluar sebagai peringkat Pertama dengan memperagakan Kankudai dan Jion, ujar Julie Ghinami, sang bunda Alessio kepada ANTARA London, Rabu.
Alessio, yang memulai karate sejak usia enam tahun, di usianya yang masih muda, sudah memegang Ban coklat di sekolah Atletic Karate Azzano Decimo - Zoppola, dan telah membuktikan beberapa kali prestasinya pada pertandingan-pertandingan yang diselenggarakan oleh Federazione Italiana Judo Lotta Karate Arti Marziali, (FIJLKAM), CSEN dan federasi lainnya di tingkat nasional maupun regional.
Alessio mendapatkan penghargaan lebih dari 50 medali dan 16 piala yang diraihnya sejak bulan Maret 2009 atas kemahirannya dalam tehnik "Kata" dan ketangkasannya dalam tehnik menghadapi rintangan dengan waktu singkat serta tehnik pukulan dan tendangan tanpa menyentuh objek.
Alessio telah meraih pula selama dua tahun berturut-turut sebagai Juara pertama tingkat nasional "Campionato Italiano" - Centro Sportivo Educativo Nazionale (CSEN) dan tingkat regional "Gran Premio Giovanissimi Karate" - FJLKAM Friuli Venezia Giulia.
Menurut pelatih Alessio, Shen shen Salvatore Criscuolo, yang juga sebagai guru arate tehnik kata Shotokan FIJLKAM di tingkat Regional, mengatakan Alessio anak yang sigap, cepat tanggap dan sangat antusias di dalam mempelajari tehnik Kata yang dipelajarinya.
Selain itu Alessio tidak pernah bosan berlatih olah raga Karate dan mengikuti beberapa kali Stage yang diadakan federasi judo Italia FIJLKAM dan Karate & Relax, dimana para pelatihnya juara dunia dan Eropa "Kata" yaitu Valdesi, Figuccio, Maurino, Maniscalco, Battaglia, Sodero, dan Brancaleon, sementara untuk KUMITE Benetello, Loria, Maniscalco dan Leal.
Julie Ghinami, yang selalu mendampinginya disetiap pertandingan maupun latihan, berharap Alessio menjadi anak yang teladan, tetap berprestasi di karate maupun di sekolah.
Diharapkannya Alessio seperti yang dicapainya saat ini dan semoga Karate bisa masuk dalam katagori olah raga di Olimpiade di masa mendatang, agar cita-cita Alessio ingin menjadi juara olimpiade bisa tercapai.
***6***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 07-12-2011 11:11:33
Blog ini berisi liputan dan berita serta artikel sekitar kejadian yang ada hubungannya diplomasi Indonesia di luar negeri khususnya wilayah Eropa yang saya kirim dan dimuat di LKBN Antara. Terima kasih untuk seluruh nara sumber diplomat yang memberikan kontribusi kepada saya sebagai koresponden LKBN Antara di Kerajaan Inggris dan juga mencakup wilayah Eropa
Rabu, 07 Desember 2011
Minggu, 04 Desember 2011
HUBUNGAN RI-RUSIA
HUBUNGAN RI-RUSIA CATAT PERKEMBANGAN SIGNIFIKAN
London, 5/12 (ANTARA) - Dubes RI untuk Federasi Rusia Hamid Awaludin mengemukakan bahwa hubungan Indonesia-Rusia mencatat adanya perkembangan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir.
Hal itu disampaikannya dalam "Year End Conference 2011" bertema "Kilas balik hubungan Indonesia-Rusia tahun 2011, proyeksi tahun 2012 dan evaluasinya dalam tiga tahun terakhir" di KBRI Moskow.
Sekretaris Dua KBRI Moskow Enjay Diana kepada ANTARA London, Senin menyebutkan, konferensi dihadiri sekitar 40 mitra kerja KBRI Moskow dari berbagai kalangan pemerintahan, parlemen, pelaku bisnis, akademisi, wartawan, pemerhati Indonesia dan tokoh masyarakat.
Dubes Hamid Awaludin mengatakan, dalam enam dasawarsa hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia diwarnai pasang surut.
Hal ini terjadi di berbagai bidang, seperti politik, ekonomi dan perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, sosial dan budaya serta pertahanan. Peningkatan hubungan terjadi pada semua tatanan, mulai dari pemerintah, pelaku bisnis dan hingga masyarakat.
Menurut Duta Besar Hamid Awaludin, melalui promosi yang intensif, citra kedua bangsa semakin membaik. Tidak sedikit masyarakat Rusia, termasuk generasi muda mulai mengenal Indonesia yang berdampak pada peningkatan jumlah warga Rusia berkunjung ke Indonesia, baik untuk berwisata, belajar maupun menjalin bisnis.
Pameran seni
Pagelaran-pagelaran dan pameran seni budaya serta pariwisata Indonesia juga gencar dilakukan di Rusia. Minat generasi muda Indonesia untuk studi di Rusia meningkat. Rusia merupakan salah satu negara yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi.
Sementara itu, tidak sedikit pula mahasiswa Rusia yang memperdalam ilmu pengetahuan tentang Indonesia di berbagai perguruan tinggi di Rusia dan juga studi di Indonesia. Tidak terkecuali mahasiswa muslim Rusia yang mendalami ilmu keislaman di Indonesia.
"Lalu lintas warga kedua negara diperkirakan akan lebih mudah jika ada penerbangan reguler langsung dari Rusia ke Indonesia. Warga Rusia tidak hanya berlibur ke Bali, tetapi mulai mengenal wilayah lainnya, seperti Manado, Lombok dan Raja Ampat," ungkap Hamid Awaludin.
Menurut Dubes, penerbangan reguler langsung ini sangat penting juga untuk memudahkan angkutan barang atau kargo sehingga volume perdagangan dapat lebih terangkat.
Di sektor investasi, mulai banyak investor Rusia melirik Indonesia untuk menanamkan modalnya, seperti di bidang migas dan pertambangan, infrastruktur dan komunikasi, kesehatan, sea product cultivation dan pariwisata.
Sementara itu, di sektor ekonomi dan perdagangan tercatat kenaikan nilai perdagangan. Diperkirakan hingga akhir tahun 2011 menembus 2 milyar dollar dari 1,68 milyar dollar AS tahun 2010.
Indonesia dan Rusia merupakan mitra strategis. Pada forum regional dan global Indonesia dan Rusia berperan aktif, seperti dalam kerangka ASEAN-Rusia, ASEAN Regional Forum, APEC dan East Asia Summit (EAS).
"APEC mendatang akan lebih mendekatkan kedua bangsa. Dari Vladivostok tahun 2012 menuju Jakarta tahun 2013," ujar seorang peneliti dari Institute of World Economy and International Relations (IMEMO), Yevgeny Kanaev yang menyebutkan Indonesia dan Rusia memiliki prospek hubungan sangat besar di masa depan.
Menurut Dubes Hamid Awaludin, potensi-potensi yang dimiliki belum sepenuhnya digali, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan dan pariwisata. "Indonesia-Rusia, sahabat lama di era baru," ujarnya.
Diakuinya banyak kemajuan dalam hubungan bilateral ini yang dapat dicatat. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus ditangani di kemudian hari.
"Dengan berat hati saya harus meninggalkan Rusia di saat hubungan terasa mesra karena tugas sebagai Dubes akan berakhir di penghujung tahun ini. Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak atas kerja samanya. From Russia with love," demikian Dubes Hamid Awaludin. ***6*** (ZG)
(T.H-ZG/B/S023/S023) 05-12-2011 11:46:42
London, 5/12 (ANTARA) - Dubes RI untuk Federasi Rusia Hamid Awaludin mengemukakan bahwa hubungan Indonesia-Rusia mencatat adanya perkembangan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir.
Hal itu disampaikannya dalam "Year End Conference 2011" bertema "Kilas balik hubungan Indonesia-Rusia tahun 2011, proyeksi tahun 2012 dan evaluasinya dalam tiga tahun terakhir" di KBRI Moskow.
Sekretaris Dua KBRI Moskow Enjay Diana kepada ANTARA London, Senin menyebutkan, konferensi dihadiri sekitar 40 mitra kerja KBRI Moskow dari berbagai kalangan pemerintahan, parlemen, pelaku bisnis, akademisi, wartawan, pemerhati Indonesia dan tokoh masyarakat.
Dubes Hamid Awaludin mengatakan, dalam enam dasawarsa hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia diwarnai pasang surut.
Hal ini terjadi di berbagai bidang, seperti politik, ekonomi dan perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, sosial dan budaya serta pertahanan. Peningkatan hubungan terjadi pada semua tatanan, mulai dari pemerintah, pelaku bisnis dan hingga masyarakat.
Menurut Duta Besar Hamid Awaludin, melalui promosi yang intensif, citra kedua bangsa semakin membaik. Tidak sedikit masyarakat Rusia, termasuk generasi muda mulai mengenal Indonesia yang berdampak pada peningkatan jumlah warga Rusia berkunjung ke Indonesia, baik untuk berwisata, belajar maupun menjalin bisnis.
Pameran seni
Pagelaran-pagelaran dan pameran seni budaya serta pariwisata Indonesia juga gencar dilakukan di Rusia. Minat generasi muda Indonesia untuk studi di Rusia meningkat. Rusia merupakan salah satu negara yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi.
Sementara itu, tidak sedikit pula mahasiswa Rusia yang memperdalam ilmu pengetahuan tentang Indonesia di berbagai perguruan tinggi di Rusia dan juga studi di Indonesia. Tidak terkecuali mahasiswa muslim Rusia yang mendalami ilmu keislaman di Indonesia.
"Lalu lintas warga kedua negara diperkirakan akan lebih mudah jika ada penerbangan reguler langsung dari Rusia ke Indonesia. Warga Rusia tidak hanya berlibur ke Bali, tetapi mulai mengenal wilayah lainnya, seperti Manado, Lombok dan Raja Ampat," ungkap Hamid Awaludin.
Menurut Dubes, penerbangan reguler langsung ini sangat penting juga untuk memudahkan angkutan barang atau kargo sehingga volume perdagangan dapat lebih terangkat.
Di sektor investasi, mulai banyak investor Rusia melirik Indonesia untuk menanamkan modalnya, seperti di bidang migas dan pertambangan, infrastruktur dan komunikasi, kesehatan, sea product cultivation dan pariwisata.
Sementara itu, di sektor ekonomi dan perdagangan tercatat kenaikan nilai perdagangan. Diperkirakan hingga akhir tahun 2011 menembus 2 milyar dollar dari 1,68 milyar dollar AS tahun 2010.
Indonesia dan Rusia merupakan mitra strategis. Pada forum regional dan global Indonesia dan Rusia berperan aktif, seperti dalam kerangka ASEAN-Rusia, ASEAN Regional Forum, APEC dan East Asia Summit (EAS).
"APEC mendatang akan lebih mendekatkan kedua bangsa. Dari Vladivostok tahun 2012 menuju Jakarta tahun 2013," ujar seorang peneliti dari Institute of World Economy and International Relations (IMEMO), Yevgeny Kanaev yang menyebutkan Indonesia dan Rusia memiliki prospek hubungan sangat besar di masa depan.
Menurut Dubes Hamid Awaludin, potensi-potensi yang dimiliki belum sepenuhnya digali, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan dan pariwisata. "Indonesia-Rusia, sahabat lama di era baru," ujarnya.
Diakuinya banyak kemajuan dalam hubungan bilateral ini yang dapat dicatat. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus ditangani di kemudian hari.
"Dengan berat hati saya harus meninggalkan Rusia di saat hubungan terasa mesra karena tugas sebagai Dubes akan berakhir di penghujung tahun ini. Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak atas kerja samanya. From Russia with love," demikian Dubes Hamid Awaludin. ***6*** (ZG)
(T.H-ZG/B/S023/S023) 05-12-2011 11:46:42
IKF JERMAN
IKF PROMOSIKAN INDONESIA DI NUREMBERG JERMAN
London, 5/12 (ANTARA) - Masyarakat Indonesia di Nuremberg Jerman yang tergabung dalam Indonesischer Kulturverein Franken (Perkumpulan Budaya Indonesia di daerah Frankonia) memeriahkan pusat kegiatan kebudayaan kota yang bernama Villa Leon, di Nuremberg, Jerman.
Sekjen Perkumpulan Budaya Indonesia (IKF) di daerah Frankonia Jerman, Toto Suharto kepada ANTARA London, Senin menyebutkan, IKF mendapat kehormatan untuk memeriahkan perayaan berdirinya pusat kebudayaan yang berusia 10 tahun.
Villa Leon merupakan pusat kebudayaan di kota Nuremberg yang secara rutin mengadakan kegiatan seni dan budaya dari berbagai negara. Selama 10 hari berbagai kegiatan seni dan budaya ditampilkan oleh berbagai kelompok dan perhimpunan yang berada di kota Nuremberg.
Acara yang bertema "Open House IKF" diawali dengan makan siang dan dilanjutkan penampilan tari Pendet dari Bali oleh mahasiswi Indonesia yang sedang kuliah di Universitas Nuremberg, Dini dan Sindi.
Mereka juga mengadakan workshop tari Saman untuk para pengunjung yang berlangsung 30 menit dan seluruh peserta pun langsung memperagakan tari Saman.
Kegiatan workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada warga Jerman tentang tari-tarian dari Indonesia yang beraneka ragam.
Selain itu juga ditampilkan tari Merak oleh dua anak siswa sekolah dasar Lia dan Alisa yang diharapkan anak-anak yang lahir di Jerman bisa mengenal seni dan kebudayaan Indonesia sejak dini.
Dalam acara tersebut juga digelar pameran batik dan peralatan pembuatan batik. Seorang warga Jerman, Thomas ikut memamerkan koleksi uang logam dan kertas yang sudah berumur tua dan antik.
Untuk memperkenalkan Indonesia, panitia yang dipimpin Ketua IKF Yoga Ariadi Tranggono menampilkan film Visit Indonesia 2011 dan presentasi tentang keragaman kebudayaan dan adat di Indonesia oleh Rizqa Derfiora.
Para pengunjung warga Jerman yang hadir mendapatkan kesempatan belajar bahasa Indonesia yang diadakan di sela-sela "open house" ini. Ananta Moench mengajar Bahasa Indonesia kepada warga Jerman dengan mengadakan semacam "crash course".
Pelajaran Bahasa Indonesia ini mendapatkan sambutan dari peserta dan diharapkan mereka dapat mempraktikannya dalam kunjungan mereka ke Indonesia di waktu yang akan datang.
Selain itu, acara diisi dengan lagu-lagu daerah dan Indonesia yang dinyanyikan ibu-ibu anggota IKF. Acara ditutup dengan mengadakan tarian Sajojo bersama-sama pengunjung "Open House IKF" di Villa Leon Nuremberg Jerman. ***6*** (ZG)
(T.H-ZG/C/S023/S023) 05-12-2011 11:44:48
London, 5/12 (ANTARA) - Masyarakat Indonesia di Nuremberg Jerman yang tergabung dalam Indonesischer Kulturverein Franken (Perkumpulan Budaya Indonesia di daerah Frankonia) memeriahkan pusat kegiatan kebudayaan kota yang bernama Villa Leon, di Nuremberg, Jerman.
Sekjen Perkumpulan Budaya Indonesia (IKF) di daerah Frankonia Jerman, Toto Suharto kepada ANTARA London, Senin menyebutkan, IKF mendapat kehormatan untuk memeriahkan perayaan berdirinya pusat kebudayaan yang berusia 10 tahun.
Villa Leon merupakan pusat kebudayaan di kota Nuremberg yang secara rutin mengadakan kegiatan seni dan budaya dari berbagai negara. Selama 10 hari berbagai kegiatan seni dan budaya ditampilkan oleh berbagai kelompok dan perhimpunan yang berada di kota Nuremberg.
Acara yang bertema "Open House IKF" diawali dengan makan siang dan dilanjutkan penampilan tari Pendet dari Bali oleh mahasiswi Indonesia yang sedang kuliah di Universitas Nuremberg, Dini dan Sindi.
Mereka juga mengadakan workshop tari Saman untuk para pengunjung yang berlangsung 30 menit dan seluruh peserta pun langsung memperagakan tari Saman.
Kegiatan workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada warga Jerman tentang tari-tarian dari Indonesia yang beraneka ragam.
Selain itu juga ditampilkan tari Merak oleh dua anak siswa sekolah dasar Lia dan Alisa yang diharapkan anak-anak yang lahir di Jerman bisa mengenal seni dan kebudayaan Indonesia sejak dini.
Dalam acara tersebut juga digelar pameran batik dan peralatan pembuatan batik. Seorang warga Jerman, Thomas ikut memamerkan koleksi uang logam dan kertas yang sudah berumur tua dan antik.
Untuk memperkenalkan Indonesia, panitia yang dipimpin Ketua IKF Yoga Ariadi Tranggono menampilkan film Visit Indonesia 2011 dan presentasi tentang keragaman kebudayaan dan adat di Indonesia oleh Rizqa Derfiora.
Para pengunjung warga Jerman yang hadir mendapatkan kesempatan belajar bahasa Indonesia yang diadakan di sela-sela "open house" ini. Ananta Moench mengajar Bahasa Indonesia kepada warga Jerman dengan mengadakan semacam "crash course".
Pelajaran Bahasa Indonesia ini mendapatkan sambutan dari peserta dan diharapkan mereka dapat mempraktikannya dalam kunjungan mereka ke Indonesia di waktu yang akan datang.
Selain itu, acara diisi dengan lagu-lagu daerah dan Indonesia yang dinyanyikan ibu-ibu anggota IKF. Acara ditutup dengan mengadakan tarian Sajojo bersama-sama pengunjung "Open House IKF" di Villa Leon Nuremberg Jerman. ***6*** (ZG)
(T.H-ZG/C/S023/S023) 05-12-2011 11:44:48
KESENIAN INDONESIA
KESENIAN INDONESIA MERIAKAN HARI NASIONAL UAE KE-40
London, 3/12 (ANTARA) - Penampilan tim kesenian Indonesia berupa tari tarian dan musik, ikut memeriahkan peringatan 40 tahun Hari Nasional UAE.
Penampilan tim kesenian mendapat sambutan hangat dan meriah dari ratusan warga setempat yang menyaksikan menampilkan aneka tarian daerah Indonesia yang digelar di Kota Dibba, wilayah Emirat Fujairah berjarak sekitar 180 kilometer dari Dubai.
Pemerintah kota Dibba mengemas acara dalam suatu kegiatan bazar masyarakat serta pentas seni dan budaya yang digelar diruang terbuka di taman kota Dibba, ujar Sekretaris Pertama/ Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Dubai, Adiguna Wijaya kepada ANTARA London, Sabtu.
Selain tim kesenian Indonesia, turut tampil grup musik dari Belgia, "Music Dream" dan penampilan berbagai pentas budaya dari warga setempat yang berlangsung hingga tengah malam dipadati ratusan pengunjung sebagian besar adalah warga setempat.
Dalam kesempatan ini, tim kesenian Indonesia menjadi pembuka acara dengan menampilkan Tari Lenggang Nyai dari Betawi dan Tari Piring dari Minang, Tari Cendrawasih dari Bali serta Tari Bajidor Kahot dari Sunda.
Dalam acara yang dikemas dalam "World Folklore" yang diadakan di beberapa kota, tim kesenian Indonesia didampingi official dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menampilkan dua lagu, yaitu "Cinta" dipopulerkan Chrisye dan lagu Spanyol "Corazon Espinado" yang sering didendangkan grup musik Santana.
Konjen RI Dubai, Mansyur Pangeran, menyatakan apresiasi dan kegembiraannya atas tampilnya tim kesenian Indonesia ikut memperingati Hari Nasional UAE yang ke-40 tahun ini.
Dikatakannya undangan pemerintah UAE untuk mengisi kegiatan pentas budaya "World Folklore" merupakan suatu wujud dari apresiasi dan minat pemerintah serta warga UAE akan budaya Indonesia.
Konjen Mansyur menyatakan melalui partisipasi Indonesia dalam kegiatan pentas budaya yang berlangsung di banyak kota ini, terlebih lagi kegiatan ini merupakan kegiatan yang didukung penuh dan dikoordinasikan pemerintah UAE.
Diharapkan dapat menjadi momentum untuk lebih mendekatkan masyarakat kedua negara, serta lebih memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia dan mendorong peningkatan citra Indonesia yang lebih positif dan menggugah minat dan ketertarikan warga UAE untuk mencari informasi lebih jauh mengenai Indonesia.
Pentas budaya Indonesia juga akan tampil setiap hari di berbagai kota di PEA, yaitu Al Ain di Al Bawadi Mall, Abu Dhabi di Abu Dhabi Mall, Sharjah di Al Qasba dan Mega Mall serta di Ajman di City Center Mall.
***6***(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 05:05:51
London, 3/12 (ANTARA) - Penampilan tim kesenian Indonesia berupa tari tarian dan musik, ikut memeriahkan peringatan 40 tahun Hari Nasional UAE.
Penampilan tim kesenian mendapat sambutan hangat dan meriah dari ratusan warga setempat yang menyaksikan menampilkan aneka tarian daerah Indonesia yang digelar di Kota Dibba, wilayah Emirat Fujairah berjarak sekitar 180 kilometer dari Dubai.
Pemerintah kota Dibba mengemas acara dalam suatu kegiatan bazar masyarakat serta pentas seni dan budaya yang digelar diruang terbuka di taman kota Dibba, ujar Sekretaris Pertama/ Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Dubai, Adiguna Wijaya kepada ANTARA London, Sabtu.
Selain tim kesenian Indonesia, turut tampil grup musik dari Belgia, "Music Dream" dan penampilan berbagai pentas budaya dari warga setempat yang berlangsung hingga tengah malam dipadati ratusan pengunjung sebagian besar adalah warga setempat.
Dalam kesempatan ini, tim kesenian Indonesia menjadi pembuka acara dengan menampilkan Tari Lenggang Nyai dari Betawi dan Tari Piring dari Minang, Tari Cendrawasih dari Bali serta Tari Bajidor Kahot dari Sunda.
Dalam acara yang dikemas dalam "World Folklore" yang diadakan di beberapa kota, tim kesenian Indonesia didampingi official dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menampilkan dua lagu, yaitu "Cinta" dipopulerkan Chrisye dan lagu Spanyol "Corazon Espinado" yang sering didendangkan grup musik Santana.
Konjen RI Dubai, Mansyur Pangeran, menyatakan apresiasi dan kegembiraannya atas tampilnya tim kesenian Indonesia ikut memperingati Hari Nasional UAE yang ke-40 tahun ini.
Dikatakannya undangan pemerintah UAE untuk mengisi kegiatan pentas budaya "World Folklore" merupakan suatu wujud dari apresiasi dan minat pemerintah serta warga UAE akan budaya Indonesia.
Konjen Mansyur menyatakan melalui partisipasi Indonesia dalam kegiatan pentas budaya yang berlangsung di banyak kota ini, terlebih lagi kegiatan ini merupakan kegiatan yang didukung penuh dan dikoordinasikan pemerintah UAE.
Diharapkan dapat menjadi momentum untuk lebih mendekatkan masyarakat kedua negara, serta lebih memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia dan mendorong peningkatan citra Indonesia yang lebih positif dan menggugah minat dan ketertarikan warga UAE untuk mencari informasi lebih jauh mengenai Indonesia.
Pentas budaya Indonesia juga akan tampil setiap hari di berbagai kota di PEA, yaitu Al Ain di Al Bawadi Mall, Abu Dhabi di Abu Dhabi Mall, Sharjah di Al Qasba dan Mega Mall serta di Ajman di City Center Mall.
***6***(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 05:05:51
"ASEAN CUP"
SEPAK BOLA - TIM INDONESIA JUARA "ASEAN CUP" DI DUBAI
London, 3/12 (ANTARA) - Salah satu tim bola Indonesia, "Sriwijaya" berhasil tampil sebagai juara pertama Liga Utama pertandingan bola "The 4th ASEAN Cup Tournoi 2011" yang berlangsung di klub olah raga "Al Ahli Club" Dubai.
Pertandingan kali ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Nasional United Arab Emirates (UAE) yang ke-40 tahun 2011, ujar Sekretaris Pertama/ Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Dubai, Adiguna Wijaya kepada ANTARA London, Sabtu.
Pertandingan sepakbola persahabatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar warga masyarakat negara anggota ASEAN yang menetap di UAE.
Indonesia melalui Indonesian Football Community UAE (IFC) menurunkan tim Majapahit United, Sriwijaya, Mataram FC, Singosari, dan Ternate serta satu tim di bawah usia 12 tahun (U-12), Tunas Garuda, yang seluruhnya berasal dari wilayah Dubai dan beberapa Emirat di wilayah utara UAE selain turut pula tiga tim Indonesia lainnya dari Abu Dhabi dan Al Ruwais.
Pertandingan tahun ini diikuti 42 tim masing-masing berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, UAE, dan Nepal. Penyelenggaraan pertandingan U-12 merupakan yang kedua kalinya tahun ini.
Pertandingan dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu Liga Utama (Premier), Divisi Pertama, Divisi Kedua, Kelompok di bawah umur 16 tahun (U-16), Kelompok di bawah umur 12 tahun (U-12), Veteran, Undangan (Open Invitation) dan Women?s Championship.
Selain tim Sriwijaya, tim Indonesia lainnya yang berhasil menjadi juara adalah Ternate (Juara ketiga Liga Utama), Singosari (Juara ketiga Divisi Pertama), Tunas Garuda (Juara kedua U-12), Ruwais Muda (Dari Abu Dhabi, juara pertama U-16), Garuda Muda (Dari Abu Dhabi, juara kedua U-16).
Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, gembira dan bangga atas prestasi yang diraih tim Indonesia dan menyampaikan penghargaannya kepada tim Indonesia yang berhasil menjadi juara pertama untuk Liga Utama.
Hal ini merupakan peningkatan prestasi dari tahun lalu, dimana prestasi terbaik salah satu tim Indonesia adalah menjadi juara pertama untuk Divisi Kedua.
Konjen menyampaikan apresiasi kepada segenap pengurus dan pelatih IFC serta segenap masyarakat Indonesia penggemar bola yang ada di wilayah akreditasi KJRI Dubai atas dukungan yang telah diberikan bagi kesuksesan tim Indonesia.
Dikatakannya keseriusan para pemain dalam berlatih dan mempersiapkan diri serta dukungan pembinaan IFC, melalui pembekalan materi dan teknik dari mantan pemain Persijatim yang saat ini berdomisili di UAE, Yulius Samuel "Sammy" Haurissa, membuahkan hasil dengan berhasilnya beberapa tim Indonesia menjadi juara utama dan beberapa juara lainnya di tahun ini.
Diharapkannya melalui kegiatan olahraga segenap warga masyarakat Indonesia yang menetap di UAE dan di wilayah akreditasi KJRI Dubai dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan rasa kekeluargaan diantara sesama warga masyarakat Indonesia.
Pertandingan yang menggunakan sistem kompetisi ini berlangsung demikian seru dan meriahnya dari pagi hari hingga waktu magrib, serta dipadati para warga masyarakat pendukung masing-masing tim yang turut memberikan semangat.
Sebagian besar para pemain tampil prima dan mampu menampilkan pola permainan yang menarik dan bermutu. Hal ini tidak terlepas dari upaya masing-masing tim dalam mempersiapkan diri secara serius menghadapi pertandingan ini.
Kegiatan juga diramaikan dengan adanya bazaar makanan khas beberapa negara anggota ASEAN. Di akhir kegiatan, Konjen RI Dubai juga berkesempatan memberikan medali dan piala kepada para pemenang.
***6***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 05:35:12
London, 3/12 (ANTARA) - Salah satu tim bola Indonesia, "Sriwijaya" berhasil tampil sebagai juara pertama Liga Utama pertandingan bola "The 4th ASEAN Cup Tournoi 2011" yang berlangsung di klub olah raga "Al Ahli Club" Dubai.
Pertandingan kali ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Nasional United Arab Emirates (UAE) yang ke-40 tahun 2011, ujar Sekretaris Pertama/ Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Dubai, Adiguna Wijaya kepada ANTARA London, Sabtu.
Pertandingan sepakbola persahabatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar warga masyarakat negara anggota ASEAN yang menetap di UAE.
Indonesia melalui Indonesian Football Community UAE (IFC) menurunkan tim Majapahit United, Sriwijaya, Mataram FC, Singosari, dan Ternate serta satu tim di bawah usia 12 tahun (U-12), Tunas Garuda, yang seluruhnya berasal dari wilayah Dubai dan beberapa Emirat di wilayah utara UAE selain turut pula tiga tim Indonesia lainnya dari Abu Dhabi dan Al Ruwais.
Pertandingan tahun ini diikuti 42 tim masing-masing berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, UAE, dan Nepal. Penyelenggaraan pertandingan U-12 merupakan yang kedua kalinya tahun ini.
Pertandingan dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu Liga Utama (Premier), Divisi Pertama, Divisi Kedua, Kelompok di bawah umur 16 tahun (U-16), Kelompok di bawah umur 12 tahun (U-12), Veteran, Undangan (Open Invitation) dan Women?s Championship.
Selain tim Sriwijaya, tim Indonesia lainnya yang berhasil menjadi juara adalah Ternate (Juara ketiga Liga Utama), Singosari (Juara ketiga Divisi Pertama), Tunas Garuda (Juara kedua U-12), Ruwais Muda (Dari Abu Dhabi, juara pertama U-16), Garuda Muda (Dari Abu Dhabi, juara kedua U-16).
Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, gembira dan bangga atas prestasi yang diraih tim Indonesia dan menyampaikan penghargaannya kepada tim Indonesia yang berhasil menjadi juara pertama untuk Liga Utama.
Hal ini merupakan peningkatan prestasi dari tahun lalu, dimana prestasi terbaik salah satu tim Indonesia adalah menjadi juara pertama untuk Divisi Kedua.
Konjen menyampaikan apresiasi kepada segenap pengurus dan pelatih IFC serta segenap masyarakat Indonesia penggemar bola yang ada di wilayah akreditasi KJRI Dubai atas dukungan yang telah diberikan bagi kesuksesan tim Indonesia.
Dikatakannya keseriusan para pemain dalam berlatih dan mempersiapkan diri serta dukungan pembinaan IFC, melalui pembekalan materi dan teknik dari mantan pemain Persijatim yang saat ini berdomisili di UAE, Yulius Samuel "Sammy" Haurissa, membuahkan hasil dengan berhasilnya beberapa tim Indonesia menjadi juara utama dan beberapa juara lainnya di tahun ini.
Diharapkannya melalui kegiatan olahraga segenap warga masyarakat Indonesia yang menetap di UAE dan di wilayah akreditasi KJRI Dubai dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan rasa kekeluargaan diantara sesama warga masyarakat Indonesia.
Pertandingan yang menggunakan sistem kompetisi ini berlangsung demikian seru dan meriahnya dari pagi hari hingga waktu magrib, serta dipadati para warga masyarakat pendukung masing-masing tim yang turut memberikan semangat.
Sebagian besar para pemain tampil prima dan mampu menampilkan pola permainan yang menarik dan bermutu. Hal ini tidak terlepas dari upaya masing-masing tim dalam mempersiapkan diri secara serius menghadapi pertandingan ini.
Kegiatan juga diramaikan dengan adanya bazaar makanan khas beberapa negara anggota ASEAN. Di akhir kegiatan, Konjen RI Dubai juga berkesempatan memberikan medali dan piala kepada para pemenang.
***6***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 05:35:12
TEMU ILMIAH MAHASISWA DI INGGRIS BAHAS ENERGI TERBARUKAN
London, 3/12 (ANTARA) - Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia dan berbagai negara mengikuti acara Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011 yang membahas mengenai energi terbarukan selama tiga hari hingga 4 Desember 2011.
Panitia memilih topik "Sustaining Renewable Energy in Indonesia: Challenges and Opportunities in Multidisciplinary Perspectives", ujar Ketua Panitia Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011, Kevin S Widjaja, kepada ANTARA London, Sabtu.
Dikatakannya sebanyak 20 paper terbaik dari 210 paper yang diterima dipresentasikan dalam acara temu ilmiah yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK (PPI UK) untuk ke 11 kalinya yang dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI London, Herry Sudradjat.
Herry Sudradjat dalam sambutannya mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara berkembang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tidak kurang dari 6.5 persen. Hal ini menunjukkan permintaan pasar Indonesia juga semakin meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan permintaan suplai energy pada sector transportasi dan industri.
Dikatakannya selain pemenuhan permintaan energy saat ini masih banyak memanfaatkan batu bara, minyak bumi dan gas alam. Kurang dari 20 persen berasal dari sumber energy baru terbarukan.
Menurut Herry Sudradjat, walaupun Indonesia pernah mengalami surplus pada produksi bahan bakar fosil tahun 1965, selama satu decade terakhir, produksi bahan bakar fosil Indonesia turun drastis hingga mencapai defisit.
Lebih dari itu, penggunaan bahan bakar fosil juga memberikan tekanan pada lingkungan hidup akibat polusi dan stok bahan bakar fosil kita diperkirakan akan habis dalam 20 tahun.
Oleh karena itu, penting sekali bagi Bangsa Indonesia untuk melakukan penelitian mendalam dalam bidang energy baru terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energy bangsa yang semakin kompleks ini.
Kevin S Widjaja,mengatakan TIIMI merupakan acara tahunan PPI UK (Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK) yang direncanakan sejak bulan Februari 2011 menggunakan format paper competition dimana mahasiswa yang tersebar di seluruh dunia mengirimkan hasil penelitian untuk direview oleh dosen Indonesia yang berkarir di UK.
Topik-topik yang diangkat oleh TIIMI berubah dari tahun ke tahun. Tahun 2009 TIIMI mengangkat topik "Small and Medium Enterprise Development", sedangkan 2010 "Science, Development, and Sustainability".
Menurut Kevin , 2011 merupakan tahun terbaik bagi TIIMI selama masa pelaksanaannya. Pada tahun ini, 210 paper diterima oleh panitia, lebih dari 4 kali dari tahun lalu (55 paper). Ini menunjukkan bahwa kesadaran pelajar Indonesia di dunia internasional untuk melakukan riset telah berkembang pesat dalam waktu satu tahun.
Panitia juga menerima paper dari 40 negara yang berbeda seperti, Inggris, Indonesia, Singapura, China, Russia, Jepang, dari 210 paper yang diterima, dipilih 20 team terbaik yang saat ini sudah berada di London untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang soft skill maupun "knowledge".
Dikatakannya tidak kurang dari 120 orang telah teregistrasi dalam acara TIIMI 2011 dan panitia berharap dalam konferensi yang berlangsung selama dua hari mampu meningkatkan kualitas hasil riset para pelajar Indonesia di luar negeri .
Pelaksanaan TIIMI 2011 mendapat dukungan KBRI London, PPI UK, I-4, METI, SUN Education Group, Radio PPI Dunia, British Chambers of Commerce, British Council, Panasonic Indonesia, British Chambers of Commerce Young Professional Group, WREN (World Renewable Energy Network), Kamar Dinas Indonesia, Bumi Laut Group, Pertamina, Pertamina Geothermal, Kalla Group, Adaro, Omar Taraki Niode Foundation serta Berita Satu Media Holding Group.
***6***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 19:51:10
London, 3/12 (ANTARA) - Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia dan berbagai negara mengikuti acara Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011 yang membahas mengenai energi terbarukan selama tiga hari hingga 4 Desember 2011.
Panitia memilih topik "Sustaining Renewable Energy in Indonesia: Challenges and Opportunities in Multidisciplinary Perspectives", ujar Ketua Panitia Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011, Kevin S Widjaja, kepada ANTARA London, Sabtu.
Dikatakannya sebanyak 20 paper terbaik dari 210 paper yang diterima dipresentasikan dalam acara temu ilmiah yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK (PPI UK) untuk ke 11 kalinya yang dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI London, Herry Sudradjat.
Herry Sudradjat dalam sambutannya mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara berkembang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tidak kurang dari 6.5 persen. Hal ini menunjukkan permintaan pasar Indonesia juga semakin meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan permintaan suplai energy pada sector transportasi dan industri.
Dikatakannya selain pemenuhan permintaan energy saat ini masih banyak memanfaatkan batu bara, minyak bumi dan gas alam. Kurang dari 20 persen berasal dari sumber energy baru terbarukan.
Menurut Herry Sudradjat, walaupun Indonesia pernah mengalami surplus pada produksi bahan bakar fosil tahun 1965, selama satu decade terakhir, produksi bahan bakar fosil Indonesia turun drastis hingga mencapai defisit.
Lebih dari itu, penggunaan bahan bakar fosil juga memberikan tekanan pada lingkungan hidup akibat polusi dan stok bahan bakar fosil kita diperkirakan akan habis dalam 20 tahun.
Oleh karena itu, penting sekali bagi Bangsa Indonesia untuk melakukan penelitian mendalam dalam bidang energy baru terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energy bangsa yang semakin kompleks ini.
Kevin S Widjaja,mengatakan TIIMI merupakan acara tahunan PPI UK (Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK) yang direncanakan sejak bulan Februari 2011 menggunakan format paper competition dimana mahasiswa yang tersebar di seluruh dunia mengirimkan hasil penelitian untuk direview oleh dosen Indonesia yang berkarir di UK.
Topik-topik yang diangkat oleh TIIMI berubah dari tahun ke tahun. Tahun 2009 TIIMI mengangkat topik "Small and Medium Enterprise Development", sedangkan 2010 "Science, Development, and Sustainability".
Menurut Kevin , 2011 merupakan tahun terbaik bagi TIIMI selama masa pelaksanaannya. Pada tahun ini, 210 paper diterima oleh panitia, lebih dari 4 kali dari tahun lalu (55 paper). Ini menunjukkan bahwa kesadaran pelajar Indonesia di dunia internasional untuk melakukan riset telah berkembang pesat dalam waktu satu tahun.
Panitia juga menerima paper dari 40 negara yang berbeda seperti, Inggris, Indonesia, Singapura, China, Russia, Jepang, dari 210 paper yang diterima, dipilih 20 team terbaik yang saat ini sudah berada di London untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang soft skill maupun "knowledge".
Dikatakannya tidak kurang dari 120 orang telah teregistrasi dalam acara TIIMI 2011 dan panitia berharap dalam konferensi yang berlangsung selama dua hari mampu meningkatkan kualitas hasil riset para pelajar Indonesia di luar negeri .
Pelaksanaan TIIMI 2011 mendapat dukungan KBRI London, PPI UK, I-4, METI, SUN Education Group, Radio PPI Dunia, British Chambers of Commerce, British Council, Panasonic Indonesia, British Chambers of Commerce Young Professional Group, WREN (World Renewable Energy Network), Kamar Dinas Indonesia, Bumi Laut Group, Pertamina, Pertamina Geothermal, Kalla Group, Adaro, Omar Taraki Niode Foundation serta Berita Satu Media Holding Group.
***6***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 19:51:10
TEMU ILMIAH
TEMU ILMIAH MAHASISWA DI INGGRIS BAHAS ENERGI TERBARUKAN
London, 3/12 (ANTARA) - Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia dan berbagai negara mengikuti acara Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011 yang membahas mengenai energi terbarukan selama tiga hari hingga 4 Desember 2011.
Panitia memilih topik "Sustaining Renewable Energy in Indonesia: Challenges and Opportunities in Multidisciplinary Perspectives", ujar Ketua Panitia Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011, Kevin S Widjaja, kepada ANTARA London, Sabtu.
Dikatakannya sebanyak 20 paper terbaik dari 210 paper yang diterima dipresentasikan dalam acara temu ilmiah yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK (PPI UK) untuk ke 11 kalinya yang dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI London, Herry Sudradjat.
Herry Sudradjat dalam sambutannya mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara berkembang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tidak kurang dari 6.5 persen. Hal ini menunjukkan permintaan pasar Indonesia juga semakin meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan permintaan suplai energy pada sector transportasi dan industri.
Dikatakannya selain pemenuhan permintaan energy saat ini masih banyak memanfaatkan batu bara, minyak bumi dan gas alam. Kurang dari 20 persen berasal dari sumber energy baru terbarukan.
Menurut Herry Sudradjat, walaupun Indonesia pernah mengalami surplus pada produksi bahan bakar fosil tahun 1965, selama satu decade terakhir, produksi bahan bakar fosil Indonesia turun drastis hingga mencapai defisit.
Lebih dari itu, penggunaan bahan bakar fosil juga memberikan tekanan pada lingkungan hidup akibat polusi dan stok bahan bakar fosil kita diperkirakan akan habis dalam 20 tahun.
Oleh karena itu, penting sekali bagi Bangsa Indonesia untuk melakukan penelitian mendalam dalam bidang energy baru terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energy bangsa yang semakin kompleks ini.
Kevin S Widjaja,mengatakan TIIMI merupakan acara tahunan PPI UK (Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK) yang direncanakan sejak bulan Februari 2011 menggunakan format paper competition dimana mahasiswa yang tersebar di seluruh dunia mengirimkan hasil penelitian untuk direview oleh dosen Indonesia yang berkarir di UK.
Topik-topik yang diangkat oleh TIIMI berubah dari tahun ke tahun. Tahun 2009 TIIMI mengangkat topik "Small and Medium Enterprise Development", sedangkan 2010 "Science, Development, and Sustainability".
Menurut Kevin , 2011 merupakan tahun terbaik bagi TIIMI selama masa pelaksanaannya. Pada tahun ini, 210 paper diterima oleh panitia, lebih dari 4 kali dari tahun lalu (55 paper). Ini menunjukkan bahwa kesadaran pelajar Indonesia di dunia internasional untuk melakukan riset telah berkembang pesat dalam waktu satu tahun.
Panitia juga menerima paper dari 40 negara yang berbeda seperti, Inggris, Indonesia, Singapura, China, Russia, Jepang, dari 210 paper yang diterima, dipilih 20 team terbaik yang saat ini sudah berada di London untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang soft skill maupun "knowledge".
Dikatakannya tidak kurang dari 120 orang telah teregistrasi dalam acara TIIMI 2011 dan panitia berharap dalam konferensi yang berlangsung selama dua hari mampu meningkatkan kualitas hasil riset para pelajar Indonesia di luar negeri .
Pelaksanaan TIIMI 2011 mendapat dukungan KBRI London, PPI UK, I-4, METI, SUN Education Group, Radio PPI Dunia, British Chambers of Commerce, British Council, Panasonic Indonesia, British Chambers of Commerce Young Professional Group, WREN (World Renewable Energy Network), Kamar Dinas Indonesia, Bumi Laut Group, Pertamina, Pertamina Geothermal, Kalla Group, Adaro, Omar Taraki Niode Foundation serta Berita Satu Media Holding Group.
***6***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 19:51:10
London, 3/12 (ANTARA) - Lebih dari 100 mahasiswa Indonesia dan berbagai negara mengikuti acara Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011 yang membahas mengenai energi terbarukan selama tiga hari hingga 4 Desember 2011.
Panitia memilih topik "Sustaining Renewable Energy in Indonesia: Challenges and Opportunities in Multidisciplinary Perspectives", ujar Ketua Panitia Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) 2011, Kevin S Widjaja, kepada ANTARA London, Sabtu.
Dikatakannya sebanyak 20 paper terbaik dari 210 paper yang diterima dipresentasikan dalam acara temu ilmiah yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK (PPI UK) untuk ke 11 kalinya yang dibuka secara resmi oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI London, Herry Sudradjat.
Herry Sudradjat dalam sambutannya mengatakan, Indonesia sebagai salah satu negara berkembang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tidak kurang dari 6.5 persen. Hal ini menunjukkan permintaan pasar Indonesia juga semakin meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan permintaan suplai energy pada sector transportasi dan industri.
Dikatakannya selain pemenuhan permintaan energy saat ini masih banyak memanfaatkan batu bara, minyak bumi dan gas alam. Kurang dari 20 persen berasal dari sumber energy baru terbarukan.
Menurut Herry Sudradjat, walaupun Indonesia pernah mengalami surplus pada produksi bahan bakar fosil tahun 1965, selama satu decade terakhir, produksi bahan bakar fosil Indonesia turun drastis hingga mencapai defisit.
Lebih dari itu, penggunaan bahan bakar fosil juga memberikan tekanan pada lingkungan hidup akibat polusi dan stok bahan bakar fosil kita diperkirakan akan habis dalam 20 tahun.
Oleh karena itu, penting sekali bagi Bangsa Indonesia untuk melakukan penelitian mendalam dalam bidang energy baru terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energy bangsa yang semakin kompleks ini.
Kevin S Widjaja,mengatakan TIIMI merupakan acara tahunan PPI UK (Perhimpunan Pelajar Indonesia di UK) yang direncanakan sejak bulan Februari 2011 menggunakan format paper competition dimana mahasiswa yang tersebar di seluruh dunia mengirimkan hasil penelitian untuk direview oleh dosen Indonesia yang berkarir di UK.
Topik-topik yang diangkat oleh TIIMI berubah dari tahun ke tahun. Tahun 2009 TIIMI mengangkat topik "Small and Medium Enterprise Development", sedangkan 2010 "Science, Development, and Sustainability".
Menurut Kevin , 2011 merupakan tahun terbaik bagi TIIMI selama masa pelaksanaannya. Pada tahun ini, 210 paper diterima oleh panitia, lebih dari 4 kali dari tahun lalu (55 paper). Ini menunjukkan bahwa kesadaran pelajar Indonesia di dunia internasional untuk melakukan riset telah berkembang pesat dalam waktu satu tahun.
Panitia juga menerima paper dari 40 negara yang berbeda seperti, Inggris, Indonesia, Singapura, China, Russia, Jepang, dari 210 paper yang diterima, dipilih 20 team terbaik yang saat ini sudah berada di London untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang soft skill maupun "knowledge".
Dikatakannya tidak kurang dari 120 orang telah teregistrasi dalam acara TIIMI 2011 dan panitia berharap dalam konferensi yang berlangsung selama dua hari mampu meningkatkan kualitas hasil riset para pelajar Indonesia di luar negeri .
Pelaksanaan TIIMI 2011 mendapat dukungan KBRI London, PPI UK, I-4, METI, SUN Education Group, Radio PPI Dunia, British Chambers of Commerce, British Council, Panasonic Indonesia, British Chambers of Commerce Young Professional Group, WREN (World Renewable Energy Network), Kamar Dinas Indonesia, Bumi Laut Group, Pertamina, Pertamina Geothermal, Kalla Group, Adaro, Omar Taraki Niode Foundation serta Berita Satu Media Holding Group.
***6***
(ZG)
(T.H-ZG/B/M019/M019) 03-12-2011 19:51:10
Langganan:
Postingan (Atom)