WHO DUKUNG INISIATIF RI DIRIKAN COLLABORATIVE CENTRE
London, 20/1 (ANTARA) - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO) DR Margaret Chan mendukung inisiatif RI mendirikan WHO Collaborating Centre Influenza di Indonesia.
Dukungan itu disampaikannya kepada Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di sela Sidang Executive Board ke-126 WHO di Jenewa, ujar Sekretaris Pertama PTRI Jenewa, Acep Somantri, dalam keterangannya yang diterima ANTARA London, Rabu.
Pertemuan bilateral antara Menkes RI dengan Dirjen WHO tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan di hari pertama Sidang ke-126 Executive Board WHO yang akan berlangsung hingga 23 Januari 2010.
Dukungan Dirjen WHO tersebut memiliki arti penting dalam upaya Indonesia agar negara-negara berkembang juga memiliki kapasitas yang memadai untuk mendiagnosa dan melakukan "risk assesment" (penilaian resiko) terhadap penyakit berpotensi pandemi seperti H5N1 dan H1N1.
Dirjen WHO akan memberikan bantuan untuk mewujudkan inisiatif pemerintah Indonesia tersebut dan juga mendukung pembentukan WHO Collaborating Centre untuk Disaster Management di Indonesia.
Saat ini Pusat Disaster Management telah dibentuk dan beroperasi di sembilan daerah di Indonesia.
Dirjen WHO memuji kapasitas Indonesia dalam manajemen bencana sehingga dapat menjadi pusat pelatihan bagi negara-negara lain.
Selain pertemuan dengan Dirjen WHO, Menkes RI juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Kesehatan India dan Brunei Darussalam dalam rangka membicarakan upaya-upaya memperkuat kerjasama kesehatan bilateral.
Executive Board merupakan badan eksekutif WHO yang beranggotakan 34 negara anggota WHO, termasuk Indonesia.
Menkes RI terpilih sebagai salah satu wakil ketua bersama Korea Selatan, Oman dan Paraguay. Sidang EB-WHO yang saat ini dipimpin Uganda.
Selain itu, Menkes juga mendapat mandat untuk menyusun keputusan dan kebijakan yang akan dibahas dan ditetapkan oleh World Health Assembly (WHA), serta memberikan arahan kepada Dirjen WHO dalam melaksanakan keputusan-keputusan WHA.
Dalam Sidang ke-126 Executive Board WHO ini, selain memperjuangkan kelanjutan pembentukan Framework Virus Sharing dan Benefits Sharing, Indonesia juga berinisiatif mengajukan rancangan resolusi mengenai "The Improvement of Health Through Safe and Environmentally Sound Waste Management".
Pengajuan rancangan resolusi tersebut merupakan upaya Indonesia untuk menindaklanjuti keputusan "Bali Declaration on Waste Management for Human Health and Livelihood" yang disepakati pada Sidang ke-9 COP to the Basel Convention di Bali, Juni 2008. ***5***
(T.H-ZG/B/R014/R014) 20-01-2010 08:18:17
Blog ini berisi liputan dan berita serta artikel sekitar kejadian yang ada hubungannya diplomasi Indonesia di luar negeri khususnya wilayah Eropa yang saya kirim dan dimuat di LKBN Antara. Terima kasih untuk seluruh nara sumber diplomat yang memberikan kontribusi kepada saya sebagai koresponden LKBN Antara di Kerajaan Inggris dan juga mencakup wilayah Eropa
Selasa, 19 Januari 2010
KBRI PRAHA BIDIK PASAR WISATAWAN CEKO
KBRI PRAHA BIDIK PASAR WISATAWAN CEKO
London, 18/1 (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Praha berupaya membidik pasar wisata Ceko dengan berpartisipasi pada pameran pariwisata Go Travel yang diikuti 1.100 peserta dari 19 negara berlangsung di Brno, Ceko.
Counsellor Pensosbudpar, KBRI Praha, Ceko, Azis Nurwahyudi kepada koresponden ANTARA London, Senin mengatakan dalam pameran yang dihadiri sekitar 33.000 pengunjung itu Indonesia berupaya meraih pasar wisata di Ceko bagian selatan ini.
Menurut dia, KBRI Praha bekerjasama dengan Aqua Travel dari kota Ceske Budejovice mempromosikan paket wisata ke berbagai tujuan wisata di Indonesia, terutama Bali dan Lombok.
Di stand yang ramai dikunjungi calon wisatawan tersebut, KBRI Praha membagi berbagai brosur dalam Bahasa Ceko mengenai pariwisata Indonesia, sementara kamus singkat Percakapan Indonesia-Ceko menjadi favorit yang banyak diminati pengunjung.
Selama kegiatan promosi, beberapa pengunjung bertanya mengenai cara termudah untuk berkunjung ke Indonesia seperti pengurusan visa, pilihan penerbangan dan obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Untuk itu dibagikan informasi cara pengurusan visa, baik di KBRI Praha maupun mengurus "visa on arrival" di berbagai bandara di Indonesia.
Selain membagi brosur dan memutar film tempat-tempat wisata yang menarik, di stand Indonesia juga ditampilkan foto-foto kehidupan masyarakat Indonesia yang semakin membuat pengunjung berminat mengetahui keindahan Tanah Air.
"Pada umumnya Bali masih merupakan daerah tujuan wisata utama yang menarik perhatian, namun demikian dijelaskan masih banyak tempat lain di Indonesia yang menarik seperti Ngarai Sianok, Tana Toraja, Bunaken, Borobudur dan Pulau Komodo," katanya. (U-ZG)
(T.H-ZG/B/S025/B/S025) 18-01-2010 21:42:35
London, 18/1 (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Praha berupaya membidik pasar wisata Ceko dengan berpartisipasi pada pameran pariwisata Go Travel yang diikuti 1.100 peserta dari 19 negara berlangsung di Brno, Ceko.
Counsellor Pensosbudpar, KBRI Praha, Ceko, Azis Nurwahyudi kepada koresponden ANTARA London, Senin mengatakan dalam pameran yang dihadiri sekitar 33.000 pengunjung itu Indonesia berupaya meraih pasar wisata di Ceko bagian selatan ini.
Menurut dia, KBRI Praha bekerjasama dengan Aqua Travel dari kota Ceske Budejovice mempromosikan paket wisata ke berbagai tujuan wisata di Indonesia, terutama Bali dan Lombok.
Di stand yang ramai dikunjungi calon wisatawan tersebut, KBRI Praha membagi berbagai brosur dalam Bahasa Ceko mengenai pariwisata Indonesia, sementara kamus singkat Percakapan Indonesia-Ceko menjadi favorit yang banyak diminati pengunjung.
Selama kegiatan promosi, beberapa pengunjung bertanya mengenai cara termudah untuk berkunjung ke Indonesia seperti pengurusan visa, pilihan penerbangan dan obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Untuk itu dibagikan informasi cara pengurusan visa, baik di KBRI Praha maupun mengurus "visa on arrival" di berbagai bandara di Indonesia.
Selain membagi brosur dan memutar film tempat-tempat wisata yang menarik, di stand Indonesia juga ditampilkan foto-foto kehidupan masyarakat Indonesia yang semakin membuat pengunjung berminat mengetahui keindahan Tanah Air.
"Pada umumnya Bali masih merupakan daerah tujuan wisata utama yang menarik perhatian, namun demikian dijelaskan masih banyak tempat lain di Indonesia yang menarik seperti Ngarai Sianok, Tana Toraja, Bunaken, Borobudur dan Pulau Komodo," katanya. (U-ZG)
(T.H-ZG/B/S025/B/S025) 18-01-2010 21:42:35
PBB APRESIASI BANTUAN RI UNTUK HAITI
PBB APRESIASI BANTUAN RI UNTUK HAITI
London, 20/1 (ANTARA) - Badan Bantuan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), UN-OCHA, menyampaikan apresiasinya dan penghargaan terhadap Indonesia yang bersama masyarakat internasional menunjukkan komitmennya membantu korban gwmpa di Haiti.
"Penghargaan itu disampaikan Direktur UN-OCHA Catherine Bragg dalam Sidang UN-OCHA di Jenewa, Swiss," ujar Sekretaris Pertama PTRI Jenewa Achsanul Habib kepada ANTARA London, Rabu.
"Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan terhadap Indonesia, bersama masyarakat internasional menunjukkan komitmen tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan melalui bantuannya kepada Haiti," ujar Catherine Bragg.
Sidang UN=OCHA itu secara khusus membahas kerja sama bantuan kemanusiaan untuk Haiti.
Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa Dian Triansyah Djani, dihadapan hampir seluruh delegasi negara anggota PBB yang hadir dalam sidang itu menegaskan komitmen Indonesia membantu Haiti.
Dikatakannya, sebagai negara yang memiliki pengalaman yang cukup luas dalam penanganan bencana khususnya yang terjadi di Indonesia, Pemerintah RI siap untuk membantu dan berbagi pengalamannya untuk mengatasi bencana yang tengah terjadi di negeri tersebut.
Dalam sidang yang berbeda, Menkes RI Endang Rahayu Sedyaningsih dalam sesi khusus yang membahas situasi di Haiti di sela-sela Sidang Executive Board ke-126 WHO di Jenewa, juga menggarisbawahi bahwa Pemerintah RI telah menjadi bagian dari upaya internasional untuk menangani situasi pascagempa di Haiti sebagai wujud solidaritas Indonesia.
Pernyataan Menkes tersebut disambut positif Direktur Jenderal WHO Margaret Chan, seraya menyampaikan pengakuan bahwa Indonesia memiliki kapasitas yang baik dalam penanganan bencana.
Komitmen bantuan dan simpati disampaikan Indonesia terhadap korban gempa bumi di Haiti, melalui berbagai sidang PBB di Jenewa itu memperkuat solidaritas masyarakat internasional dalam membantu Pemerintah dan rakyat Haiti yang menjadi korban gempa bumi.
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/R007/R007) 20-01-2010 07:33:13
London, 20/1 (ANTARA) - Badan Bantuan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), UN-OCHA, menyampaikan apresiasinya dan penghargaan terhadap Indonesia yang bersama masyarakat internasional menunjukkan komitmennya membantu korban gwmpa di Haiti.
"Penghargaan itu disampaikan Direktur UN-OCHA Catherine Bragg dalam Sidang UN-OCHA di Jenewa, Swiss," ujar Sekretaris Pertama PTRI Jenewa Achsanul Habib kepada ANTARA London, Rabu.
"Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan terhadap Indonesia, bersama masyarakat internasional menunjukkan komitmen tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan melalui bantuannya kepada Haiti," ujar Catherine Bragg.
Sidang UN=OCHA itu secara khusus membahas kerja sama bantuan kemanusiaan untuk Haiti.
Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa Dian Triansyah Djani, dihadapan hampir seluruh delegasi negara anggota PBB yang hadir dalam sidang itu menegaskan komitmen Indonesia membantu Haiti.
Dikatakannya, sebagai negara yang memiliki pengalaman yang cukup luas dalam penanganan bencana khususnya yang terjadi di Indonesia, Pemerintah RI siap untuk membantu dan berbagi pengalamannya untuk mengatasi bencana yang tengah terjadi di negeri tersebut.
Dalam sidang yang berbeda, Menkes RI Endang Rahayu Sedyaningsih dalam sesi khusus yang membahas situasi di Haiti di sela-sela Sidang Executive Board ke-126 WHO di Jenewa, juga menggarisbawahi bahwa Pemerintah RI telah menjadi bagian dari upaya internasional untuk menangani situasi pascagempa di Haiti sebagai wujud solidaritas Indonesia.
Pernyataan Menkes tersebut disambut positif Direktur Jenderal WHO Margaret Chan, seraya menyampaikan pengakuan bahwa Indonesia memiliki kapasitas yang baik dalam penanganan bencana.
Komitmen bantuan dan simpati disampaikan Indonesia terhadap korban gempa bumi di Haiti, melalui berbagai sidang PBB di Jenewa itu memperkuat solidaritas masyarakat internasional dalam membantu Pemerintah dan rakyat Haiti yang menjadi korban gempa bumi.
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/R007/R007) 20-01-2010 07:33:13
HARGA BERAS DUNIA MERANGKAK NAIK
HARGA BERAS DUNIA MERANGKAK NAIK
London, 20/1 (ANTARA) - Organisasi Pangan Sedunia (FAO) memperkirakan harga beras dunia cenderung meningkat.
Dalam laporannya 'FAO Rice Price Update' yang dikeluarkan awal tahun 2010, berdasarkan indeks harga beras menunjukkan bahwa harga rata-rata beras dunia 2009 mengalami penurunan sekitar 14,2 persen dibanding 2008.
Atase Pertanian KBRI Roma Erizal Sodikin jepada ANTARA London, Rabu menyebutkan, penurunan tertinggi dialami beras jenis Indica kualitas rendah yang mencapai sekitar 31,8 persen pada kurun waktu yang sama.
Sementara untuk jenis beras Japonica justru sedikit mengalami kenaikan di tahun 2009 ini sebesar 8,2 persen.
"Jika diperhatikan secara rinci dan berdasarkan pada harga beras bulanan khususnya dengan membandingkan antara harga beras Desember dan Nopember 2009, harga beras dunia mengalami peningkatan," ujarnya.
Bahkan beberapa jenis beras harganya lebih tinggi dibandingkan dengan harga Desember 2008 seperti semua jenis beras dari Thailand dan Vietnam.
Hanya beras jenis California Medium Grain AS dan Basmati Pakistan yang harganya lebih rendah dibandingkan dengan harga pada bulan yang sama tahun 2008.
Menurut Erizal Sodikin, dengan data itu, instansi terkait dapat mengantisipasi kecenderung peningkatan harga beras dunia ini, khususnya dalam kajian terhadap kebijakan impor dan ekspor beras, sehingga harga beras dalam negeri tetap terjaga pada level yang rasional.
Sementara harga minyak dunia saat ini berkisar pada harga 70-80 dolar per barrel.
Adanya perubahan iklim global, dan bencana alam yang akhir-akhir ini frekuensinya cenderung meningkat, maka bukan tidak mungkin harga beras dunia semakin meningkat, demikian Erizal Sodikin.
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/R007/R007) 20-01-2010 07:46:49
London, 20/1 (ANTARA) - Organisasi Pangan Sedunia (FAO) memperkirakan harga beras dunia cenderung meningkat.
Dalam laporannya 'FAO Rice Price Update' yang dikeluarkan awal tahun 2010, berdasarkan indeks harga beras menunjukkan bahwa harga rata-rata beras dunia 2009 mengalami penurunan sekitar 14,2 persen dibanding 2008.
Atase Pertanian KBRI Roma Erizal Sodikin jepada ANTARA London, Rabu menyebutkan, penurunan tertinggi dialami beras jenis Indica kualitas rendah yang mencapai sekitar 31,8 persen pada kurun waktu yang sama.
Sementara untuk jenis beras Japonica justru sedikit mengalami kenaikan di tahun 2009 ini sebesar 8,2 persen.
"Jika diperhatikan secara rinci dan berdasarkan pada harga beras bulanan khususnya dengan membandingkan antara harga beras Desember dan Nopember 2009, harga beras dunia mengalami peningkatan," ujarnya.
Bahkan beberapa jenis beras harganya lebih tinggi dibandingkan dengan harga Desember 2008 seperti semua jenis beras dari Thailand dan Vietnam.
Hanya beras jenis California Medium Grain AS dan Basmati Pakistan yang harganya lebih rendah dibandingkan dengan harga pada bulan yang sama tahun 2008.
Menurut Erizal Sodikin, dengan data itu, instansi terkait dapat mengantisipasi kecenderung peningkatan harga beras dunia ini, khususnya dalam kajian terhadap kebijakan impor dan ekspor beras, sehingga harga beras dalam negeri tetap terjaga pada level yang rasional.
Sementara harga minyak dunia saat ini berkisar pada harga 70-80 dolar per barrel.
Adanya perubahan iklim global, dan bencana alam yang akhir-akhir ini frekuensinya cenderung meningkat, maka bukan tidak mungkin harga beras dunia semakin meningkat, demikian Erizal Sodikin.
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/R007/R007) 20-01-2010 07:46:49
Senin, 18 Januari 2010
GAMELAN BERKOLABORASI DENGAN PERKUSI DI MADRID
GAMELAN BERKOLABORASI DENGAN PERKUSI DI MADRID
London, 16/1 (ANTARA) - Sebanyak 250 penonton menyambut antusias konser yang merupakan kolaborasi antara musik gamelan dengan alat musik perkusi yang dimainkan musisi Spanyol yang mengadakan pentas seni di Teater "La badia Madrid," Madrid, Sabtu.
Perhatian penonton bertambah meningkat ketika kelompok musik kedua negara itu menampilkan lagu "Our Mouth (OM)" karya Dedy Hernawan, "Wallacea" karya Javier Perez de Arevalo, "Su Llanto" karya Jonas Bisquert, dan "Cinq Chansons" karya Claude Vivier.
Pelaksana Fungsi Sosial dan Budaya KBRI Madrid Allen Simarmata kepada koresponden ANTARA London mengatakan kolaborasi kelompok gamelan KBRI Madrid dengan group perkusi Spanyol bertujuan memperkenalkan gamelan sebagai salah satu khasanah kekayaan budaya Indonesia.
"Pentas gamelan KBRI itu berkolaborasi dengan Group Neo- percusssion yang merupakan kelompok grup musik perkusi yang cukup dikenal di Spanyol," katanya.
Menurut Allen Simarmata, lagu "Our Mouth" karya Dedy Hernawan merupakan interaksi antar pemusik dengan "sense of music" dan kemampuan setiap pemusik serta sensibilitas masing-masing untuk memainkan alat musik.
Perpaduan teknik budaya Barat disebut dengan "Ochetus" atau dalam bahasa gamelan disebut "Carukan" atau "Kotekan atau Figurasi."
Instrumen yang digunakan adalah Gamelan Bali seperti Jegog, Reong dan Pangugal dan alat Perkusi seperti Crotales, Triangle, Small Bells, Bongo, Woodblacks dan Almglocken.
Lagu "Wallacea" karya Javier Perez de Arevalo menghasilkan alunan musik, yang menggambarkan perusakan hutan, yang merusak lingkungan.
Dentingan musik perusakan hutan itu berasal dari suara botol Aqua yang diremas-remas dan diinjak-injak para musisi dipadu dengan lantunan gamelan yang terdiri dari Kendhang, Bonang Barung, Demung, Gender Barung, Kenong, Kempul, dan Gong.
Nama "Wallace" berasal dari nama seorang pencinta lingkungan Alfred Russel Wallace yang pernah tinggal di Indonesia tahun 1854 dan 1862. Lagu itu menggambarkan gabungan dari dua grup jenis musik tradisional dengan menggunakan gamelan Jawa dan modern.
Pertunjukan kolaborasi itu menjadi tambah menarik karena alat musik yang mereka gunakan berbagai alat instrumen lainnya seperti botol plastik dan selang plastik, yang memiliki arti bahwa item plastik itu banyak dikonsumsi di Negara Barat.
Menurut Allen Simarmata, pertunjukan grup gamelan dan grup Neo Percussion yang menyita perhatian besar masyarakat Spanyol itu terwujud dengan adanya kerja sama antara KBRI Madrid dan Pusat Kebudayaan Galileo de Madrid.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/E011/E011) 16-01-2010 22:39:23
London, 16/1 (ANTARA) - Sebanyak 250 penonton menyambut antusias konser yang merupakan kolaborasi antara musik gamelan dengan alat musik perkusi yang dimainkan musisi Spanyol yang mengadakan pentas seni di Teater "La badia Madrid," Madrid, Sabtu.
Perhatian penonton bertambah meningkat ketika kelompok musik kedua negara itu menampilkan lagu "Our Mouth (OM)" karya Dedy Hernawan, "Wallacea" karya Javier Perez de Arevalo, "Su Llanto" karya Jonas Bisquert, dan "Cinq Chansons" karya Claude Vivier.
Pelaksana Fungsi Sosial dan Budaya KBRI Madrid Allen Simarmata kepada koresponden ANTARA London mengatakan kolaborasi kelompok gamelan KBRI Madrid dengan group perkusi Spanyol bertujuan memperkenalkan gamelan sebagai salah satu khasanah kekayaan budaya Indonesia.
"Pentas gamelan KBRI itu berkolaborasi dengan Group Neo- percusssion yang merupakan kelompok grup musik perkusi yang cukup dikenal di Spanyol," katanya.
Menurut Allen Simarmata, lagu "Our Mouth" karya Dedy Hernawan merupakan interaksi antar pemusik dengan "sense of music" dan kemampuan setiap pemusik serta sensibilitas masing-masing untuk memainkan alat musik.
Perpaduan teknik budaya Barat disebut dengan "Ochetus" atau dalam bahasa gamelan disebut "Carukan" atau "Kotekan atau Figurasi."
Instrumen yang digunakan adalah Gamelan Bali seperti Jegog, Reong dan Pangugal dan alat Perkusi seperti Crotales, Triangle, Small Bells, Bongo, Woodblacks dan Almglocken.
Lagu "Wallacea" karya Javier Perez de Arevalo menghasilkan alunan musik, yang menggambarkan perusakan hutan, yang merusak lingkungan.
Dentingan musik perusakan hutan itu berasal dari suara botol Aqua yang diremas-remas dan diinjak-injak para musisi dipadu dengan lantunan gamelan yang terdiri dari Kendhang, Bonang Barung, Demung, Gender Barung, Kenong, Kempul, dan Gong.
Nama "Wallace" berasal dari nama seorang pencinta lingkungan Alfred Russel Wallace yang pernah tinggal di Indonesia tahun 1854 dan 1862. Lagu itu menggambarkan gabungan dari dua grup jenis musik tradisional dengan menggunakan gamelan Jawa dan modern.
Pertunjukan kolaborasi itu menjadi tambah menarik karena alat musik yang mereka gunakan berbagai alat instrumen lainnya seperti botol plastik dan selang plastik, yang memiliki arti bahwa item plastik itu banyak dikonsumsi di Negara Barat.
Menurut Allen Simarmata, pertunjukan grup gamelan dan grup Neo Percussion yang menyita perhatian besar masyarakat Spanyol itu terwujud dengan adanya kerja sama antara KBRI Madrid dan Pusat Kebudayaan Galileo de Madrid.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/E011/E011) 16-01-2010 22:39:23
Sabtu, 16 Januari 2010
WISATAWAN NORWEGIA TERTARIK WISATA BAWAH LAUT
WISATAWAN NORWEGIA TERTARIK WISATA BAWAH LAUT
Oslo, 16/1 (ANTARA) - Wisata bawah laut (diving) menjadi daya tarik wisatawan Norwegia yang ingin mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri.
Hal ini terungkap dalam pameran pariwasata Reiseliv 2010 yang tengah berlangsung di gedung pameran "Norges Varemesse", Lillestr'm, Norwegia, hingga 17 Januari mendatang.
Pimpinan agen perjalanan Travelstore, Thor Vaz de Leon, kepada koresponden ANTARA London, Kamis, mengatakan bahwa minat warga Norwegia melakukan wisata bawah laut cukup besar.
"Permintaan paket wisata 'diving' khususnya di obyek wisata Raja Ampat (Papua Barat) setiap tahunnya terus meningkat," ujar Leon.
Travelstore yang menawarkan paket wisata seharga 23.150 Kroner (sekitar 40 juta rupiah) selama sepekan di Papua yang merupakan salah satu obyek wisata bawah laut yang menjadi impian para penyelam di dunia.
Leon yang juga pengemar olah raga menyelam mengakui bahwa taman bawah laut Raja Ampat tiada duanya di dunia, "It's really beautiful", dan pemandangannya sangat indah serta ribuan jenis ikan menawan.
Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran, mengatakan wisata selam merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia.
Wisatawan dari seluruh dunia pun bagai tak hendak menyiakan keindahan alam bawah laut itu. Salah satu buktinya, keindahan terumbu karang, dan beragamnya ikan laut, selalu diburu para turis.
Sementara itu, pasangan muda Norwegia Annd Lise Tellefen menyatakan bahwa ia akan berlibur ke Indonesia selama 17 hari dan ingin berkunjung ke Bali, Lombok dan Kalimantan.
Selain itu, kalangan muda Norwegia yang mengelola "website" (laman) pariwisata tertarik memasukkan informasi mengenai Indonesia dalam salah satu proyek mereka salah satu tujuan wisata olah raga, karena Indonesia sudah menjadi pusat perhatian warga Norwegia.
Pengelola informasi pariwisata Norwegia Tor Espen Mork dari Tide For Reise (Time for Travel) mengatakan, keinginannya untuk memasukkan kekayaan alam dan budaya Indonesia kedalam laman yang baru dikelolanya.
Menurut Herry Kostofani dari KBRI Oslo bahwa kesediaannya untuk menyediakan informasi yang mereka butuhkan dan diterjemahkan ke bahasa Norwegia.
Penerbangan Garuda
Sementara itu, Ketua PATA Norwegia yang juga manajer perusahaan yang bergerak di bidang wisata di Oslo, Gonzalo Peluffo menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen penerbangan Garuda di Norwegia.
Hal itu disampaikanya setelah mendapatkan informasi bahwa Garuda kembali akan membuka jalur penerbangan ke Eropa mulai Juni mendatang.
Diharapkan dengan terbukanya kesempatan Garuda terbang ke Eropa menjadi daya tarik dunia industri pariwisata dalam menawarkan paket ke Indonesia, karena selama ini mendapat kendala dengan penerbangan.
Pada hari pertama penyelenggaraan pameran pariwisata terbesar di Skandinavia diikuti 150 negara dengan lebih dari 400 industri pariwisata menjaring Spanyol sebagai partner penyelenggara tercatat sebanyak 3.757 pengunjung bisnis.
Sayangnya, pameran pariwisata Reisliev yang diikuti KBRI Oslo untuk keempat kalinya kurang, mendapat dukungan baik dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI serta juga dari para industri yang hingga saat ini belum adanya industri pariwisata yang mengikuti pameran, padahal banyak industri pariwisata Oslo yang mencari mitra dari Indonesia dalam menjual obyek wisata.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:01
Oslo, 16/1 (ANTARA) - Wisata bawah laut (diving) menjadi daya tarik wisatawan Norwegia yang ingin mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri.
Hal ini terungkap dalam pameran pariwasata Reiseliv 2010 yang tengah berlangsung di gedung pameran "Norges Varemesse", Lillestr'm, Norwegia, hingga 17 Januari mendatang.
Pimpinan agen perjalanan Travelstore, Thor Vaz de Leon, kepada koresponden ANTARA London, Kamis, mengatakan bahwa minat warga Norwegia melakukan wisata bawah laut cukup besar.
"Permintaan paket wisata 'diving' khususnya di obyek wisata Raja Ampat (Papua Barat) setiap tahunnya terus meningkat," ujar Leon.
Travelstore yang menawarkan paket wisata seharga 23.150 Kroner (sekitar 40 juta rupiah) selama sepekan di Papua yang merupakan salah satu obyek wisata bawah laut yang menjadi impian para penyelam di dunia.
Leon yang juga pengemar olah raga menyelam mengakui bahwa taman bawah laut Raja Ampat tiada duanya di dunia, "It's really beautiful", dan pemandangannya sangat indah serta ribuan jenis ikan menawan.
Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran, mengatakan wisata selam merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia.
Wisatawan dari seluruh dunia pun bagai tak hendak menyiakan keindahan alam bawah laut itu. Salah satu buktinya, keindahan terumbu karang, dan beragamnya ikan laut, selalu diburu para turis.
Sementara itu, pasangan muda Norwegia Annd Lise Tellefen menyatakan bahwa ia akan berlibur ke Indonesia selama 17 hari dan ingin berkunjung ke Bali, Lombok dan Kalimantan.
Selain itu, kalangan muda Norwegia yang mengelola "website" (laman) pariwisata tertarik memasukkan informasi mengenai Indonesia dalam salah satu proyek mereka salah satu tujuan wisata olah raga, karena Indonesia sudah menjadi pusat perhatian warga Norwegia.
Pengelola informasi pariwisata Norwegia Tor Espen Mork dari Tide For Reise (Time for Travel) mengatakan, keinginannya untuk memasukkan kekayaan alam dan budaya Indonesia kedalam laman yang baru dikelolanya.
Menurut Herry Kostofani dari KBRI Oslo bahwa kesediaannya untuk menyediakan informasi yang mereka butuhkan dan diterjemahkan ke bahasa Norwegia.
Penerbangan Garuda
Sementara itu, Ketua PATA Norwegia yang juga manajer perusahaan yang bergerak di bidang wisata di Oslo, Gonzalo Peluffo menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen penerbangan Garuda di Norwegia.
Hal itu disampaikanya setelah mendapatkan informasi bahwa Garuda kembali akan membuka jalur penerbangan ke Eropa mulai Juni mendatang.
Diharapkan dengan terbukanya kesempatan Garuda terbang ke Eropa menjadi daya tarik dunia industri pariwisata dalam menawarkan paket ke Indonesia, karena selama ini mendapat kendala dengan penerbangan.
Pada hari pertama penyelenggaraan pameran pariwisata terbesar di Skandinavia diikuti 150 negara dengan lebih dari 400 industri pariwisata menjaring Spanyol sebagai partner penyelenggara tercatat sebanyak 3.757 pengunjung bisnis.
Sayangnya, pameran pariwisata Reisliev yang diikuti KBRI Oslo untuk keempat kalinya kurang, mendapat dukungan baik dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI serta juga dari para industri yang hingga saat ini belum adanya industri pariwisata yang mengikuti pameran, padahal banyak industri pariwisata Oslo yang mencari mitra dari Indonesia dalam menjual obyek wisata.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:01
Oslo, 16/1 (ANTARA) - Wisata bawah laut (diving) menjadi daya tarik wisatawan Norwegia yang ingin mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri.
Hal ini terungkap dalam pameran pariwasata Reiseliv 2010 yang tengah berlangsung di gedung pameran "Norges Varemesse", Lillestr'm, Norwegia, hingga 17 Januari mendatang.
Pimpinan agen perjalanan Travelstore, Thor Vaz de Leon, kepada koresponden ANTARA London, Kamis, mengatakan bahwa minat warga Norwegia melakukan wisata bawah laut cukup besar.
"Permintaan paket wisata 'diving' khususnya di obyek wisata Raja Ampat (Papua Barat) setiap tahunnya terus meningkat," ujar Leon.
Travelstore yang menawarkan paket wisata seharga 23.150 Kroner (sekitar 40 juta rupiah) selama sepekan di Papua yang merupakan salah satu obyek wisata bawah laut yang menjadi impian para penyelam di dunia.
Leon yang juga pengemar olah raga menyelam mengakui bahwa taman bawah laut Raja Ampat tiada duanya di dunia, "It's really beautiful", dan pemandangannya sangat indah serta ribuan jenis ikan menawan.
Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran, mengatakan wisata selam merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia.
Wisatawan dari seluruh dunia pun bagai tak hendak menyiakan keindahan alam bawah laut itu. Salah satu buktinya, keindahan terumbu karang, dan beragamnya ikan laut, selalu diburu para turis.
Sementara itu, pasangan muda Norwegia Annd Lise Tellefen menyatakan bahwa ia akan berlibur ke Indonesia selama 17 hari dan ingin berkunjung ke Bali, Lombok dan Kalimantan.
Selain itu, kalangan muda Norwegia yang mengelola "website" (laman) pariwisata tertarik memasukkan informasi mengenai Indonesia dalam salah satu proyek mereka salah satu tujuan wisata olah raga, karena Indonesia sudah menjadi pusat perhatian warga Norwegia.
Pengelola informasi pariwisata Norwegia Tor Espen Mork dari Tide For Reise (Time for Travel) mengatakan, keinginannya untuk memasukkan kekayaan alam dan budaya Indonesia kedalam laman yang baru dikelolanya.
Menurut Herry Kostofani dari KBRI Oslo bahwa kesediaannya untuk menyediakan informasi yang mereka butuhkan dan diterjemahkan ke bahasa Norwegia.
Penerbangan Garuda
Sementara itu, Ketua PATA Norwegia yang juga manajer perusahaan yang bergerak di bidang wisata di Oslo, Gonzalo Peluffo menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen penerbangan Garuda di Norwegia.
Hal itu disampaikanya setelah mendapatkan informasi bahwa Garuda kembali akan membuka jalur penerbangan ke Eropa mulai Juni mendatang.
Diharapkan dengan terbukanya kesempatan Garuda terbang ke Eropa menjadi daya tarik dunia industri pariwisata dalam menawarkan paket ke Indonesia, karena selama ini mendapat kendala dengan penerbangan.
Pada hari pertama penyelenggaraan pameran pariwisata terbesar di Skandinavia diikuti 150 negara dengan lebih dari 400 industri pariwisata menjaring Spanyol sebagai partner penyelenggara tercatat sebanyak 3.757 pengunjung bisnis.
Sayangnya, pameran pariwisata Reisliev yang diikuti KBRI Oslo untuk keempat kalinya kurang, mendapat dukungan baik dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI serta juga dari para industri yang hingga saat ini belum adanya industri pariwisata yang mengikuti pameran, padahal banyak industri pariwisata Oslo yang mencari mitra dari Indonesia dalam menjual obyek wisata.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:01
Oslo, 16/1 (ANTARA) - Wisata bawah laut (diving) menjadi daya tarik wisatawan Norwegia yang ingin mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri.
Hal ini terungkap dalam pameran pariwasata Reiseliv 2010 yang tengah berlangsung di gedung pameran "Norges Varemesse", Lillestr'm, Norwegia, hingga 17 Januari mendatang.
Pimpinan agen perjalanan Travelstore, Thor Vaz de Leon, kepada koresponden ANTARA London, Kamis, mengatakan bahwa minat warga Norwegia melakukan wisata bawah laut cukup besar.
"Permintaan paket wisata 'diving' khususnya di obyek wisata Raja Ampat (Papua Barat) setiap tahunnya terus meningkat," ujar Leon.
Travelstore yang menawarkan paket wisata seharga 23.150 Kroner (sekitar 40 juta rupiah) selama sepekan di Papua yang merupakan salah satu obyek wisata bawah laut yang menjadi impian para penyelam di dunia.
Leon yang juga pengemar olah raga menyelam mengakui bahwa taman bawah laut Raja Ampat tiada duanya di dunia, "It's really beautiful", dan pemandangannya sangat indah serta ribuan jenis ikan menawan.
Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran, mengatakan wisata selam merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia.
Wisatawan dari seluruh dunia pun bagai tak hendak menyiakan keindahan alam bawah laut itu. Salah satu buktinya, keindahan terumbu karang, dan beragamnya ikan laut, selalu diburu para turis.
Sementara itu, pasangan muda Norwegia Annd Lise Tellefen menyatakan bahwa ia akan berlibur ke Indonesia selama 17 hari dan ingin berkunjung ke Bali, Lombok dan Kalimantan.
Selain itu, kalangan muda Norwegia yang mengelola "website" (laman) pariwisata tertarik memasukkan informasi mengenai Indonesia dalam salah satu proyek mereka salah satu tujuan wisata olah raga, karena Indonesia sudah menjadi pusat perhatian warga Norwegia.
Pengelola informasi pariwisata Norwegia Tor Espen Mork dari Tide For Reise (Time for Travel) mengatakan, keinginannya untuk memasukkan kekayaan alam dan budaya Indonesia kedalam laman yang baru dikelolanya.
Menurut Herry Kostofani dari KBRI Oslo bahwa kesediaannya untuk menyediakan informasi yang mereka butuhkan dan diterjemahkan ke bahasa Norwegia.
Penerbangan Garuda
Sementara itu, Ketua PATA Norwegia yang juga manajer perusahaan yang bergerak di bidang wisata di Oslo, Gonzalo Peluffo menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen penerbangan Garuda di Norwegia.
Hal itu disampaikanya setelah mendapatkan informasi bahwa Garuda kembali akan membuka jalur penerbangan ke Eropa mulai Juni mendatang.
Diharapkan dengan terbukanya kesempatan Garuda terbang ke Eropa menjadi daya tarik dunia industri pariwisata dalam menawarkan paket ke Indonesia, karena selama ini mendapat kendala dengan penerbangan.
Pada hari pertama penyelenggaraan pameran pariwisata terbesar di Skandinavia diikuti 150 negara dengan lebih dari 400 industri pariwisata menjaring Spanyol sebagai partner penyelenggara tercatat sebanyak 3.757 pengunjung bisnis.
Sayangnya, pameran pariwisata Reisliev yang diikuti KBRI Oslo untuk keempat kalinya kurang, mendapat dukungan baik dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI serta juga dari para industri yang hingga saat ini belum adanya industri pariwisata yang mengikuti pameran, padahal banyak industri pariwisata Oslo yang mencari mitra dari Indonesia dalam menjual obyek wisata.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:01
KBRI MOSKOW GENJOK PERDAGANGAN MELALUI PAMERAN
KBRI MOSKOW GENJOT PERDAGANGAN MELALUI PAMERAN
London, 16/1 (ANTARA) - Keberhasilan menggapai perdagangan RI-Rusia sekitar 1,5 miliar dolar AS pada tahun 2009, tidak membuat puas KBRI Moskow yang pada peringatan 60 tahun Indonesia-Rusia tahun 2010 akan mengelar berbagai aneka pameran.
Selain akitivitas budaya, seminar serta kegiatan lainnya, dalam menyambut peringatan 60 tahun hubungan RI-Rusia sektor ekonomi mendapat tempat dan perhatian yang khusus dari Dubes Hamid Awaludin, ujar Counsellor KBRI Moskow, Aji Surya, kepada korespodnen ANTARA London, Jumat.
Menurut Aji Surya, hal itu dimaksudkan sebagai upaya mendongkrak kinerja ekonomi nasional di tengah-tengah ekonomi dunia yang mulai membaik.
Dubes Hamid Awaludin, mengharapkan pengusaha Indonesia memanfaatkan peluang yang ada, khususnya dalam memperingati 60 tahun hubungan RI-Rusia.
"Keikutsertaan dalam pameran 'is a must' bagi pebisnis Indonesia yang ingin maju," ujar Dubes Hamid Awaludin.
Setidaknya, dua pameran akbar berskala internasional akan diikuti selama tahun 2010 yang meliputi "Expo International World Food" dan "Gift Handicraft Expo" yang semuanya akan dilaksanakan pada bulan September 2010.
Sementara itu, penangung jawab seminar Suprianda Ruru, mengatakan di sela-sela kedua kegiatan besar tersebut, KBRI Moskow berencana mengelar temu bisnis investasi.
"Tentu di luar dua pameran tersebut kita tetap mengundang pebinis Indonesia untuk memanfaatkan pameran lainnya," ujar Suprianda Ruru.
Untuk dapat mensukseskan semua kegiatan tadi, KBRI Moskow bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Tim Nasional Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi (PEPI), Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), KADIN, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Sekretariat Kawasan Ekonomi Terpadu (KAPET), Otorita Batam dan Pemerintah Daerah.
Selain itu, untuk menambah devisa melalui pariwisata maka KBRI bersama Kementerian Budpar juga akan mengorganisir keikutsertaan pebisnis Indonesia melalui pameran wisata "Moscow International Travel and Toursim" (MITT) dan "Intour Market" pada kisaran bulan Maret 2010.
Perdagangan Indonesia Rusia pada tahun 2009 diperkirakan mencapai angka lebih dari 1,5 miliar dolar AS.
Pada paruh pertama dimana ekonomi dunia masih nisbi lesu berhasil dicapai angka perdagangan 800 juta dolar AS. "Ini hanya menunjukkan masih adanya peluang yang harus kita garap dengan sangat serius," tutur Duta Besar Hamid Awaludin. (U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:02
London, 16/1 (ANTARA) - Keberhasilan menggapai perdagangan RI-Rusia sekitar 1,5 miliar dolar AS pada tahun 2009, tidak membuat puas KBRI Moskow yang pada peringatan 60 tahun Indonesia-Rusia tahun 2010 akan mengelar berbagai aneka pameran.
Selain akitivitas budaya, seminar serta kegiatan lainnya, dalam menyambut peringatan 60 tahun hubungan RI-Rusia sektor ekonomi mendapat tempat dan perhatian yang khusus dari Dubes Hamid Awaludin, ujar Counsellor KBRI Moskow, Aji Surya, kepada korespodnen ANTARA London, Jumat.
Menurut Aji Surya, hal itu dimaksudkan sebagai upaya mendongkrak kinerja ekonomi nasional di tengah-tengah ekonomi dunia yang mulai membaik.
Dubes Hamid Awaludin, mengharapkan pengusaha Indonesia memanfaatkan peluang yang ada, khususnya dalam memperingati 60 tahun hubungan RI-Rusia.
"Keikutsertaan dalam pameran 'is a must' bagi pebisnis Indonesia yang ingin maju," ujar Dubes Hamid Awaludin.
Setidaknya, dua pameran akbar berskala internasional akan diikuti selama tahun 2010 yang meliputi "Expo International World Food" dan "Gift Handicraft Expo" yang semuanya akan dilaksanakan pada bulan September 2010.
Sementara itu, penangung jawab seminar Suprianda Ruru, mengatakan di sela-sela kedua kegiatan besar tersebut, KBRI Moskow berencana mengelar temu bisnis investasi.
"Tentu di luar dua pameran tersebut kita tetap mengundang pebinis Indonesia untuk memanfaatkan pameran lainnya," ujar Suprianda Ruru.
Untuk dapat mensukseskan semua kegiatan tadi, KBRI Moskow bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Tim Nasional Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi (PEPI), Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), KADIN, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Sekretariat Kawasan Ekonomi Terpadu (KAPET), Otorita Batam dan Pemerintah Daerah.
Selain itu, untuk menambah devisa melalui pariwisata maka KBRI bersama Kementerian Budpar juga akan mengorganisir keikutsertaan pebisnis Indonesia melalui pameran wisata "Moscow International Travel and Toursim" (MITT) dan "Intour Market" pada kisaran bulan Maret 2010.
Perdagangan Indonesia Rusia pada tahun 2009 diperkirakan mencapai angka lebih dari 1,5 miliar dolar AS.
Pada paruh pertama dimana ekonomi dunia masih nisbi lesu berhasil dicapai angka perdagangan 800 juta dolar AS. "Ini hanya menunjukkan masih adanya peluang yang harus kita garap dengan sangat serius," tutur Duta Besar Hamid Awaludin. (U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:02
London, 16/1 (ANTARA) - Keberhasilan menggapai perdagangan RI-Rusia sekitar 1,5 miliar dolar AS pada tahun 2009, tidak membuat puas KBRI Moskow yang pada peringatan 60 tahun Indonesia-Rusia tahun 2010 akan mengelar berbagai aneka pameran.
Selain akitivitas budaya, seminar serta kegiatan lainnya, dalam menyambut peringatan 60 tahun hubungan RI-Rusia sektor ekonomi mendapat tempat dan perhatian yang khusus dari Dubes Hamid Awaludin, ujar Counsellor KBRI Moskow, Aji Surya, kepada korespodnen ANTARA London, Jumat.
Menurut Aji Surya, hal itu dimaksudkan sebagai upaya mendongkrak kinerja ekonomi nasional di tengah-tengah ekonomi dunia yang mulai membaik.
Dubes Hamid Awaludin, mengharapkan pengusaha Indonesia memanfaatkan peluang yang ada, khususnya dalam memperingati 60 tahun hubungan RI-Rusia.
"Keikutsertaan dalam pameran 'is a must' bagi pebisnis Indonesia yang ingin maju," ujar Dubes Hamid Awaludin.
Setidaknya, dua pameran akbar berskala internasional akan diikuti selama tahun 2010 yang meliputi "Expo International World Food" dan "Gift Handicraft Expo" yang semuanya akan dilaksanakan pada bulan September 2010.
Sementara itu, penangung jawab seminar Suprianda Ruru, mengatakan di sela-sela kedua kegiatan besar tersebut, KBRI Moskow berencana mengelar temu bisnis investasi.
"Tentu di luar dua pameran tersebut kita tetap mengundang pebinis Indonesia untuk memanfaatkan pameran lainnya," ujar Suprianda Ruru.
Untuk dapat mensukseskan semua kegiatan tadi, KBRI Moskow bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Tim Nasional Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi (PEPI), Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), KADIN, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Sekretariat Kawasan Ekonomi Terpadu (KAPET), Otorita Batam dan Pemerintah Daerah.
Selain itu, untuk menambah devisa melalui pariwisata maka KBRI bersama Kementerian Budpar juga akan mengorganisir keikutsertaan pebisnis Indonesia melalui pameran wisata "Moscow International Travel and Toursim" (MITT) dan "Intour Market" pada kisaran bulan Maret 2010.
Perdagangan Indonesia Rusia pada tahun 2009 diperkirakan mencapai angka lebih dari 1,5 miliar dolar AS.
Pada paruh pertama dimana ekonomi dunia masih nisbi lesu berhasil dicapai angka perdagangan 800 juta dolar AS. "Ini hanya menunjukkan masih adanya peluang yang harus kita garap dengan sangat serius," tutur Duta Besar Hamid Awaludin. (U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:02
London, 16/1 (ANTARA) - Keberhasilan menggapai perdagangan RI-Rusia sekitar 1,5 miliar dolar AS pada tahun 2009, tidak membuat puas KBRI Moskow yang pada peringatan 60 tahun Indonesia-Rusia tahun 2010 akan mengelar berbagai aneka pameran.
Selain akitivitas budaya, seminar serta kegiatan lainnya, dalam menyambut peringatan 60 tahun hubungan RI-Rusia sektor ekonomi mendapat tempat dan perhatian yang khusus dari Dubes Hamid Awaludin, ujar Counsellor KBRI Moskow, Aji Surya, kepada korespodnen ANTARA London, Jumat.
Menurut Aji Surya, hal itu dimaksudkan sebagai upaya mendongkrak kinerja ekonomi nasional di tengah-tengah ekonomi dunia yang mulai membaik.
Dubes Hamid Awaludin, mengharapkan pengusaha Indonesia memanfaatkan peluang yang ada, khususnya dalam memperingati 60 tahun hubungan RI-Rusia.
"Keikutsertaan dalam pameran 'is a must' bagi pebisnis Indonesia yang ingin maju," ujar Dubes Hamid Awaludin.
Setidaknya, dua pameran akbar berskala internasional akan diikuti selama tahun 2010 yang meliputi "Expo International World Food" dan "Gift Handicraft Expo" yang semuanya akan dilaksanakan pada bulan September 2010.
Sementara itu, penangung jawab seminar Suprianda Ruru, mengatakan di sela-sela kedua kegiatan besar tersebut, KBRI Moskow berencana mengelar temu bisnis investasi.
"Tentu di luar dua pameran tersebut kita tetap mengundang pebinis Indonesia untuk memanfaatkan pameran lainnya," ujar Suprianda Ruru.
Untuk dapat mensukseskan semua kegiatan tadi, KBRI Moskow bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Tim Nasional Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi (PEPI), Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), KADIN, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Sekretariat Kawasan Ekonomi Terpadu (KAPET), Otorita Batam dan Pemerintah Daerah.
Selain itu, untuk menambah devisa melalui pariwisata maka KBRI bersama Kementerian Budpar juga akan mengorganisir keikutsertaan pebisnis Indonesia melalui pameran wisata "Moscow International Travel and Toursim" (MITT) dan "Intour Market" pada kisaran bulan Maret 2010.
Perdagangan Indonesia Rusia pada tahun 2009 diperkirakan mencapai angka lebih dari 1,5 miliar dolar AS.
Pada paruh pertama dimana ekonomi dunia masih nisbi lesu berhasil dicapai angka perdagangan 800 juta dolar AS. "Ini hanya menunjukkan masih adanya peluang yang harus kita garap dengan sangat serius," tutur Duta Besar Hamid Awaludin. (U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:02
Langganan:
Postingan (Atom)