Sabtu, 16 Januari 2010

WISATAWAN NORWEGIA TERTARIK WISATA BAWAH LAUT

WISATAWAN NORWEGIA TERTARIK WISATA BAWAH LAUT

Oslo, 16/1 (ANTARA) - Wisata bawah laut (diving) menjadi daya tarik wisatawan Norwegia yang ingin mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri.

Hal ini terungkap dalam pameran pariwasata Reiseliv 2010 yang tengah berlangsung di gedung pameran "Norges Varemesse", Lillestr'm, Norwegia, hingga 17 Januari mendatang.

Pimpinan agen perjalanan Travelstore, Thor Vaz de Leon, kepada koresponden ANTARA London, Kamis, mengatakan bahwa minat warga Norwegia melakukan wisata bawah laut cukup besar.

"Permintaan paket wisata 'diving' khususnya di obyek wisata Raja Ampat (Papua Barat) setiap tahunnya terus meningkat," ujar Leon.

Travelstore yang menawarkan paket wisata seharga 23.150 Kroner (sekitar 40 juta rupiah) selama sepekan di Papua yang merupakan salah satu obyek wisata bawah laut yang menjadi impian para penyelam di dunia.

Leon yang juga pengemar olah raga menyelam mengakui bahwa taman bawah laut Raja Ampat tiada duanya di dunia, "It's really beautiful", dan pemandangannya sangat indah serta ribuan jenis ikan menawan.

Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran, mengatakan wisata selam merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia.

Wisatawan dari seluruh dunia pun bagai tak hendak menyiakan keindahan alam bawah laut itu. Salah satu buktinya, keindahan terumbu karang, dan beragamnya ikan laut, selalu diburu para turis.

Sementara itu, pasangan muda Norwegia Annd Lise Tellefen menyatakan bahwa ia akan berlibur ke Indonesia selama 17 hari dan ingin berkunjung ke Bali, Lombok dan Kalimantan.

Selain itu, kalangan muda Norwegia yang mengelola "website" (laman) pariwisata tertarik memasukkan informasi mengenai Indonesia dalam salah satu proyek mereka salah satu tujuan wisata olah raga, karena Indonesia sudah menjadi pusat perhatian warga Norwegia.

Pengelola informasi pariwisata Norwegia Tor Espen Mork dari Tide For Reise (Time for Travel) mengatakan, keinginannya untuk memasukkan kekayaan alam dan budaya Indonesia kedalam laman yang baru dikelolanya.

Menurut Herry Kostofani dari KBRI Oslo bahwa kesediaannya untuk menyediakan informasi yang mereka butuhkan dan diterjemahkan ke bahasa Norwegia.


Penerbangan Garuda
Sementara itu, Ketua PATA Norwegia yang juga manajer perusahaan yang bergerak di bidang wisata di Oslo, Gonzalo Peluffo menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen penerbangan Garuda di Norwegia.

Hal itu disampaikanya setelah mendapatkan informasi bahwa Garuda kembali akan membuka jalur penerbangan ke Eropa mulai Juni mendatang.
Diharapkan dengan terbukanya kesempatan Garuda terbang ke Eropa menjadi daya tarik dunia industri pariwisata dalam menawarkan paket ke Indonesia, karena selama ini mendapat kendala dengan penerbangan.

Pada hari pertama penyelenggaraan pameran pariwisata terbesar di Skandinavia diikuti 150 negara dengan lebih dari 400 industri pariwisata menjaring Spanyol sebagai partner penyelenggara tercatat sebanyak 3.757 pengunjung bisnis.

Sayangnya, pameran pariwisata Reisliev yang diikuti KBRI Oslo untuk keempat kalinya kurang, mendapat dukungan baik dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI serta juga dari para industri yang hingga saat ini belum adanya industri pariwisata yang mengikuti pameran, padahal banyak industri pariwisata Oslo yang mencari mitra dari Indonesia dalam menjual obyek wisata.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:01











Oslo, 16/1 (ANTARA) - Wisata bawah laut (diving) menjadi daya tarik wisatawan Norwegia yang ingin mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri.

Hal ini terungkap dalam pameran pariwasata Reiseliv 2010 yang tengah berlangsung di gedung pameran "Norges Varemesse", Lillestr'm, Norwegia, hingga 17 Januari mendatang.

Pimpinan agen perjalanan Travelstore, Thor Vaz de Leon, kepada koresponden ANTARA London, Kamis, mengatakan bahwa minat warga Norwegia melakukan wisata bawah laut cukup besar.

"Permintaan paket wisata 'diving' khususnya di obyek wisata Raja Ampat (Papua Barat) setiap tahunnya terus meningkat," ujar Leon.

Travelstore yang menawarkan paket wisata seharga 23.150 Kroner (sekitar 40 juta rupiah) selama sepekan di Papua yang merupakan salah satu obyek wisata bawah laut yang menjadi impian para penyelam di dunia.

Leon yang juga pengemar olah raga menyelam mengakui bahwa taman bawah laut Raja Ampat tiada duanya di dunia, "It's really beautiful", dan pemandangannya sangat indah serta ribuan jenis ikan menawan.

Kuasa Usaha Ad Interim Mansyur Pangeran, mengatakan wisata selam merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia.

Wisatawan dari seluruh dunia pun bagai tak hendak menyiakan keindahan alam bawah laut itu. Salah satu buktinya, keindahan terumbu karang, dan beragamnya ikan laut, selalu diburu para turis.

Sementara itu, pasangan muda Norwegia Annd Lise Tellefen menyatakan bahwa ia akan berlibur ke Indonesia selama 17 hari dan ingin berkunjung ke Bali, Lombok dan Kalimantan.

Selain itu, kalangan muda Norwegia yang mengelola "website" (laman) pariwisata tertarik memasukkan informasi mengenai Indonesia dalam salah satu proyek mereka salah satu tujuan wisata olah raga, karena Indonesia sudah menjadi pusat perhatian warga Norwegia.

Pengelola informasi pariwisata Norwegia Tor Espen Mork dari Tide For Reise (Time for Travel) mengatakan, keinginannya untuk memasukkan kekayaan alam dan budaya Indonesia kedalam laman yang baru dikelolanya.

Menurut Herry Kostofani dari KBRI Oslo bahwa kesediaannya untuk menyediakan informasi yang mereka butuhkan dan diterjemahkan ke bahasa Norwegia.


Penerbangan Garuda
Sementara itu, Ketua PATA Norwegia yang juga manajer perusahaan yang bergerak di bidang wisata di Oslo, Gonzalo Peluffo menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen penerbangan Garuda di Norwegia.

Hal itu disampaikanya setelah mendapatkan informasi bahwa Garuda kembali akan membuka jalur penerbangan ke Eropa mulai Juni mendatang.
Diharapkan dengan terbukanya kesempatan Garuda terbang ke Eropa menjadi daya tarik dunia industri pariwisata dalam menawarkan paket ke Indonesia, karena selama ini mendapat kendala dengan penerbangan.

Pada hari pertama penyelenggaraan pameran pariwisata terbesar di Skandinavia diikuti 150 negara dengan lebih dari 400 industri pariwisata menjaring Spanyol sebagai partner penyelenggara tercatat sebanyak 3.757 pengunjung bisnis.

Sayangnya, pameran pariwisata Reisliev yang diikuti KBRI Oslo untuk keempat kalinya kurang, mendapat dukungan baik dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI serta juga dari para industri yang hingga saat ini belum adanya industri pariwisata yang mengikuti pameran, padahal banyak industri pariwisata Oslo yang mencari mitra dari Indonesia dalam menjual obyek wisata.(U-ZG)
(T.H-ZG/B/C004/C004) 16-01-2010 07:14:01

Tidak ada komentar: