Minggu, 22 Desember 2013

PENELITI


PENELITI PLTA ASAL INDONESIA RAIH DOKTOR

Oleh Zeynita Gibbons

London, 18/12 (Antara) - Peneliti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) "Skala Piko" asal Indonesia, Esti Mardiani-Euers, menyelesaikan program doktor dan meraih gelar PhD di Lancaster University, Inggris.

"Esti Mardiani-Euers yang diwisuda dengan fokus penelitian 'Low Head Hydro Power' itu dihadiri Deputy Chief of Mission KBRI London, Harry RJ Kandou, dan Atase Pendidikan, Prof TA Fauzi Soelaiman," kata Haikal Bekti Anggoro BA (Hons), Entrepreneurship (with Management) Student Lancaster University Management School, kepada Antara London, Rabu.

Dalam usianya yang sudah cukup berumur, Esti Mardiani-Euers, berharap risetnya kelak bisa dilanjutkan di Indonesia supaya bisa menciptakan teknologi yang benar-benar dapat diterapkan di daerah terpencil di Indonesia.

"Saya berharap di Indonesia terdapat fasilitas dan pendanaan yang mampu mendukung penelitian saya ini, supaya teknologi ini kelak benar-benar bisa dipakai untuk memajukan daerah terpencil," ujar Esti Mardiani-Euers.

Sistem "Low Head Hydro Power" yang diteliti Esti berbeda dengan sistem pembangkit listrik tenaga air konvensional, sebab sistem konvensional cenderung membutuhkan sungai yang dalam dan besar, sedangkan sistem ala Esti dapat digunakan di sungai ukuran kecil, sehingga bisa diterapkan di berbagai daerah pelosok.

Untuk menjalankan sistem pembangkit listrik tersebut, persyaratan yang dibutuhkan hanyalah adanya perbedaan muka air, baik berupa terjunan ataupun bendungan yang optimalnya berukuran 2m ke atas.

Berbeda dengan sistem konvensional dengan turbin air berukuran besar yang diletakkan di dalam sungai untuk memanfaatkan arus sungai, maka sistem "low head hydro power" ini menggunakan pipa (siphon) di atas air yang mengalirkan air dari hulu (muka air yang tinggi) ke hilir (muka air yang rendah).

Menurut Esti, dengan sistem yang terletak di atas permukaan air, dibandingkan sistem konvensional yang di dalam air, perawatan akan jauh lebih mudah dan murah apabila terjadi kerusakan, begitu juga dengan "capital cost"-nya.

Perbedaan lain yang unik adalah penggunaan turbin udara, bukan turbin air seperti sistem konvensional. Dalam pipa (siphon), udara akan diinjeksi ke dalam aliran air. Udara yang terbawa oleh aliran deras air dalam pipa inilah yang memutar turbin udara, mengubah energi kinetik menjadi energi listrik. Penggunaan aerator (pemberi udara) ini juga membuat kualitas air lebih baik.

Lancaster University merupakan salah satu universitas terbaik di Inggris dengan reputasi internasional yang pernah menganugerahi Nelson Mandela dengan gelar Doctor Honoris Causa pada tahun 1984 saat Madiba berada di penjara Robben Island atas berbagai perjuangannya menolak politik Apartheid.

Lancaster University juga terlibat dalam penelitian di CERN yang meraih Nobel tahun ini mengenai partikel Higgs Boson. (ZG)
(T.H-ZG/B/E.M. Yacub/E.M. Yacub) 18-12-2013 10:39:31


Senin, 16 Desember 2013

BLACK CAB


DUBES RESMIKAN PROMO INVESTASI "BLACK CAB" LONDON

Oleh Zeynita Gibbons

London, 17/12 (Antara) - Dubes RI untuk Inggris dan Irlandia, T.M. Hamzah Thayeb, meresmikan iklan promosi investasi BKPM : "Invest In Remarkable Indonesia " pada sejumlah badan taxi London "black cab" dan merupakan ikon taksi kota itu di KBRI London, Grosvenor Square, London, Senin siang.
Peresmian promosi investasi yang dilakukan Kantor Perwakilan BKPM (Indonesia Investment Promotion Centre/IIPC) London juga dihadiri Direktur Pengembangan Promosi BKPM, M. Rudy Salahuddin, serta pejabat dan staf KBRI, serta Perwakilan BI London, BNI Cabang London, Bank Mandiri Europe Ltd serta Darma Wanita Persatuan KBRI London, dan PPI London.

Direktur Pengembangan Promosi BKPM M. Rudy Salahuddin mengatakan, BKPM telah melakukan promosi investasi Indonesia sejak 2009 melalui berbagai media televisi internasional seperti BBC, CNBC, Bloomberg, CNN, untuk menarik investasi asing ke Indonesia.

Dikatakannya kegiatan ini diharapkan menghasilkan hal yang positif terhadap peningkatan investasi.

Data menunjukkan, Inggris termasuk sebagai negara sumber asal investasi terbesar di Indonesia. Dari data realisasi penanaman modal di BKPM sejak 1967 sampai September 2013, Inggris tercatat sebagai negara sumber asal investasi asing terbesar dengan nilai 92 miliar dolar AS, yang diinvestasikan di berbagai sektor usaha.

Menurut M. Rudy Salahuddin , untuk mendukung promosi investasi, langkah IIPC London memperkenalkan Indonesia melalui iklan di London Black Cab adalah yang pertama kali dilakukan oleh Perwakilan BKPM di luar negeri.

Belum banyak
Sementara itu Dubes Hamzah Thayeb mengakui berdasarkan pengamatan, masyarakat Inggris umumnya lebih mengenal Singapura dan Australia dan masih banyak yang kurang mengetahui sebenarnya di antara kedua negara ini masih terdapat Indonesia dengan wilayah luas dan potensi ekonomi besar.

Dikatakannya ini merupakan kelemahan dan menjadi tugas bersama untuk lebih memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Inggris .

Menurut Dubes, di era globalisasi sekarang ini pusat-pusat keuangan telah muncul di beberapa kawasan regional seperti Toronto, New York, Sao Paulo di Benua Amerika, Tokyo, Hong Kong, Shanghai, Singapura di Asia, Dubai di Timur Tengah, dan London, Zurich, Luxembourg di Eropa.

Namun London masih tetap dipandang sebagai barometer utama pusat keuangan di Eropa, sekaligus tempat para investor dari luar Inggris untuk mencari sumber pendanaan bagi kegiatan investasi mereka di manca negara dan juga untuk berinvestasi, ujarnya.

Dikatakannya sebagai hasil dari penyelenggaraan The 9th WIEF (World Islamic Economic Forum) 2013, London telah dinyatakan sebagai pusat keuangan syariah di dunia barat.

Pada kesempatan yang sama Kepala Perwakilan BKPM London J.S. Meyer Siburian mengatakan iklan promosi ini sengaja diluncurkan pada Desember ketika musim Natal dan jumlah wisatawan asing meningkat di Inggris.

***3***
(ZG)
(T.H-ZG/B/E. Sujatmiko/E. Sujatmiko) 17-12-2013 03:15:49

INDUK


DINDING BADINDING MERIAHKAN HARI MIGRAN INTERNASIONAL LONDON

Oleh Zeynita Gibbons

London 16/12 (Antara) - Para pekerja Indonesia di Inggris yang tergabung dalam organisasi INDUK meampilkan tarian Dinding Badinding dari Sumatera Barat dan Poco Poco dari Sulawesi dalam acara memperingati Internasional Migran Days yang diselenggarakan Unite The Union UK, di London, Minggu.

Salah seorang anggota Indonesian Community in the UK (INDUK), Tuti Musbeth kepada Antara London, Senin mengatakan senang dan bangga bisa mewakili Indonesia dalam acara Internasional Migrant Day yang digelar organisasi Justice for Domestic Workers (J4DW) yang ada di London, Minggu.

Tuti Musbeth mengatakan dalam kesempatan tersebut INDUK menampilkan tarian Dinding Badinding dari Sumatera Barat dan Poco Poco dari Sulawesi. Selain itu juga ada penampilan kebudayaan dari negara lain seperti Filipina, India, Srilanka, Maroko dan negara Afrika.

Dikatakannya, keterlibatan anggota INDUK dalam acara yang digelar organisasi Justice for Domestic Workers (J4DW) itu dilakukan dalam upaya menjalin persahabatan dengan teman-temen migran dari negara lain.

Tuti Musbeth menyampaikan penghargaannya kepada Marisa Begonia dan J4DW yang telah mengorganisasikan acara itu dan mengundang anggota INDUK menampilkan kesenian Indonesia.

Menurut Tuti Musbeth, dalam acara perayaan internasional Migran Day juga diadakan pembahasan tentang imigrant di UK berupa open forum , ceramah yang bertema "The Modern Slaves" khususnya tentang The domestic workers under the Ties visa dengan pembicara dari anggota parlemen dari partai LibDem dan Buruh.

Panitia mengharapkan dengan digelarnya acara tersebut maka para migran dari berbagai negara akan tercipta kekompakan sesama migran dari berbagai negara yang ada di Inggris.

Dalam penampilan kesenian Indonesia anggota INDUK diwakili Tuti Musbeth, Yani Penasaran, Amal Siraj, Siti Kurniasari, Nick Muhadi, Nina Isniyah, Ann Ni dan Sariyem Parmin yang bekerja sebagai pekerja domestikatau domestic worker di London.

Tuti Musbeth kepada Antara London, Senin mengatakan senang dan bahagia bisa mewakili Indonesia dan juga bisa menjalin persahabatan dengan teman-temen migran dari negara lain.

Dikatakannya Organisai INDUK yang dibentuk beberapa tahun lalu setiap bulan mengadakan pertemuan di gedung KBRI London dengan fasilitasi dari Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia Hamzah Thayeb dengan mengadakan ceramahnya dan juga berbagai pelatihan keterampilan guna bekal mereka dimasa datang. ***4***
(ZG/b/a011)
arnaz
(T.H-ZG/B/A.F. Firman/A.F. Firman) 16-12-2013 06:30:10

PERIUK

DUBES: PERIUK PROMOSI CITRA INDONESIA DI INGGRIS

London, 16/12 (ANTARA) - Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia, Hamzah Thayeb mengharapkan Indonesia Diaspora Network UK atau Perhimpunan Rantau Indonesia di UK (Periuk) menjadi ujung tombak kegiatan promosi citra Indonesia di Inggris.

Harapan itu disampaikan Dubes Hamzah Thayeb dalam acara Family Gathering Periuk yang digelar di gedung KBRI London, Minggu yang dihadiri Ny Lastry Thayeb dan DCM KBRI London bersama Ny Harry Kandou dan Kepala Perwakilan BKPM (IIPC) London, JS Meyer Siburian serta berbagai kalangan di Inggris.

Family Gathering Periuk dihadiri 200 warga Indonesia yang datang dari berbagai wilayah di Inggris diantaranya dari Bristol, Essex, diisi dengan pertunjukkan musik tradisinal gamelan oleh seniman Aris Daryono dan penampilan poco poco oleh anggota organisasi INDUK yang terdiri dari pekerja domestik yang ada di Inggris.

Menurut Dubes Hamzah Thayeb, sejak Perhimpunan Rantau Indonesia di UK atau Indonesia Diaspora Network UK diresmikan pada bulan Juli, kegiatan ini merupakan yang pertama yang dilakukan secara mandiri oleh Periuk.

"Saya bangga dan mendukung kegiatan positif seperti ini yang tidak saja merupakan ajang silaturahmi melainkan juga untuk mengembangkan network dan pertukaran informasi yang sangat bermanfaat kita semua," ujarnya.

Dubes menaruh harapan besar dimasa datang, PERIUK dapattumbuh menjadi sebua organisasi yang bermitra dengan KBRI dalam melaksanakan program kegiatan yang mendukung kepentingan Indonesia di UK.

Sementara itu Ketua PERIUK, Cathy Lelengboto kepada ANTARA London mengakui tidak mudah untuk menyatukan seluruh masyarakat Indonesia yang ada di Inggris dari berbagai kalangan.

Diharapkan dengan terbentuknya organisasi diapora Indonesia di Inggris Periuk, akan dapat menyatukan seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang ada di Inggris.

"Saya senang semua kalangan terlibat dalam acara family gathering," ujarnya menambahkan diantaranya kalangan para pelajar Indonesia yang tergabung dalam PPI London dan PPI UK serta organisasi Induk yang terdiri dari pekerja domestik yang ada di Inggris serta mix couple.

Ries Woodhouse, diapora dari Indonesia yang ikut membantu kegiatan family gathering bersama Enggi Holt dari Bristol dan Farida Bennett dari London dan Tiwi Pryce dari IDF mengakui sangat senang dan bangga bisa ikut membantu mempromosikan Indonesia di Inggeris khususnya dalam acara family gathering.
Dalam acara family gathering juga digelar bazar makanan dan promosi batik dari Batik Silk Exhibition dari PT. Putri Warna Sari dari Solo dan ikat batik unique Indonesia dan demo membatik oleh Haikal Bekti Anggoro serta penjualan raffle ticket dan kegiatan sosial berupa pengumpulan dana untuk taman ilmu H. Abd Moeis dan Hj Syamsiar yang ada di desa Paninjawan Solok Sumatera Barat.

***1***(ZG)
(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 16-12-2013 06:39:50


Jumat, 13 Desember 2013

TAMASYA

TAMASYA LESTARIKAN BUDAYA BANGSA DI BRUSEL

London, 13/12 (ANTARA) - Melestarikan budaya bangsa di kalangan anak-anak yang tinggal di luar negeri yang mengikuti kedua orang tua bertugas, dilakukan KBRI Brusel dengan membentuk taman bermain kreatif anak Indonesia "Tamasya".

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Perwakilan RI di Brussel Ignacio Kristanyo Hardojo pada peringatan ulang tahun kedua Tamasya yang diadakan di aula KBRI Brussel, kata Sekretaris Dua KBRI Brusel Diyah Ramadani Agustini kepada Antara London, Jumat.

Menurut Kristanyo Hardojo, melalui berbagai kegiatan kreatifnya, Tamasya turut melestarikan kebudayaan Indonesia.
Dikatakan, Tamasya dibentuk untuk memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan anak-anak keturunan Indoneia - Belgia terhadap Indonesia
Menurut Kristanyo Hardojo, kerap kali menjadi tantangan bagi para orangtua yang karena tuntutan pekerjaan harus membesarkan dan mendidik anak-anak mereka di luar Indonesia. Tantangan inilah yang dicoba dijawab "Tamasya" di Brussel, Belgia, ujarnya .

Tamasya didirikan pada tanggal 7 Desember 2011 dan diprakarsai Ibu Sartika Oegroseno, Ketua DWP KBRI Brussel dan Andi Yudha Asfandiyar yang dikenal dengan Kak Andi serta I Made Wardana dan DWP KBRI Brussel bertindak selaku pembimbing.

Tamasya adalah program pendidikan non formall yang rutin diselenggarakan di KBRI Brussel bagi anak-anak masyarakat Indonesia di Belgia.

Tamasya bertujuan untuk memberikan wadah kepada anak-anak untuk mengekspresikan kreativitasnya dan untuk menanamkan kecintaan terhadap Indonesia.

Nilai budaya Indonesia yang diekspresikan anak-anak dalam dalam bentuk gambar, gerak dan suara ini diharapkan akan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Indonesia.

Rangkaian acara peringatan ulang tahun ini antara lain diisi dengan kegiatan menggambar dengan tema "Indonesia Tanah Airku" di atas spanduk ulang tahun Tamasya ke-2 sepanjang 25 meter serta membuat ikan-ikan dan perahu/jukung Bali dengan kertas bekas.

Selain itu demo one line drawing oleh Kak Andi yang menggambarkan keanekaragaman budaya dan keindahan alam Indonesia dan pertunjukan gamelan Bali dengan tari Juru Pencar (Si Penjala Ikan) oleh anak-anak Indonesia-Belgia.

Annisa (6) dan Agus Widi (6) tampak bersemangat saat tampil memainkan gamelan dan mementaskan Tari Juru Pencar teman-temannya usia 6-13 tahun hari itu Keceriaan juga terekspresikan ketika anak-anak beramai-ramai menggambar di spanduk ulang tahun Tamasya.

Beberapa lukisan dan gambar menarik yang dibuat anak-anak tersebut antara lain batik, instrumen gamelan, pesawat Garuda Indonesia, peta Indonesia, Monas, bendera merah putih, dan flora fauna Indonesia.

Bagi anak-anak WNI keturunan Indonesia ¿ Belgia yang tinggal di Brussel dan sekitarnya, kehadiran Tamasya selama dua tahun terakhir ini telah membantu mereka untuk tidak melupakan jati diri sebagai orang Indonesia, walau mereka tinggal jauh dari Indonesia.

***1***(ZG)


(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 13-12-2013 06:27:32


MALDOVA


RI DAN MALDOVA TANDATANGANI PERJANJIAN BEBAS VISA

London, 12/12 (Antara) - Pemerintah Indonesia dan Moldova menandatangani Perjanjian Bebas Visa dalam rangka memperingati dua dekade pembukaan hubungan diplomatik,
Penandatangan kerjasama itu menandai dekade kedua sejak pembukaan hubungan diplomatik RI-Moldova, demikian Sekretaris Dua KBRI Bucharest, Hastin Bakti Asih Hasikin kepada Antara London, Kamis.

Penandatangan Persetujuan Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik dan Dinas Indonesia-Moldova dilakukan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Kemlu, Dubes Dian Triansyah Djani dengan Deputi Menteri Luar Negeri Moldova, Mr. Valeriu Chivery, di Chi,in,u di sela-sela penyelenggaraan Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-1 RI-Moldova
Dirjen Amerop, Dubes Dian Triansyah Djani mengatakan penandatangan PBV tersebut merupakan langkah konkret dalam pengembangan hubungan diplomatik RI-Moldova.
Diharapkan PBV RI-Moldova akan menfasilitasi pertukaran kunjungan pejabat kedua negara yang selama ini sulit dilakukan mengingat proses aplikasi visa ke Moldova harus dilakukan melalui KBRI Bucharest di Romania.

Dalam penyelenggaraan FKB kedua belah pihak sepakat mengambil langkah strategis guna meningkatkan hubungan antara Moldova dan Indonesia, baik di bidang politik, ekonomi dan perdagangan maupun sosial dan budaya.

Indonesia dan Moldova juga akan meningkatkan kerja sama di forum multilateral seperti PBB, Dewan HAM, dan lainnya.

Di bidang ekonomi, Dubes Dian Triansyah Djani menekankan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi melalui peningkatan kontak langsung antar pengusaha serta pertukaran informasi mengenai komoditas unggulan kedua negara.

Untuk itu, Indonesia menekankan pentingnya merevitalisasi hubungan antar KADIN kedua negara.

Angka perdagangan bilateral RI-Moldova periode Januari-Agustus 2013 tercatat sebesar 1,22 juta dolar AS atau meningkat 40 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2012 yaitu sebesar 416,5 ribu dolar AS.
Sementara itu untuk lebih meningkatkan pemahaman mengenai seni dan budaya kedua negara, Indonesia menawarkan kerja sama pertukaran pelajar melalui skema beasiswa Dharmasiswa serta penjajakan peluang kerja sama antar perguruan tinggi.

Dubes Marianna Sutadi, Duta Besar RI untuk Republik Moldova menyambut baik kunjungan Dirjen Amerop dan pelaksanaan FKB ke-1 RI-Moldova yang menunjukkan sinyal positif keinginan kedua negara untuk semakin memperdalam hubungan bilateral.

Dalam menyambut dua dekade hubungan Indonesia-Moldova, KBRI Bucharest yang merangkap Republik Moldova diadakan resepsi peringatan 20 tahun hubungan diplomatik RI-Moldova di Hotel Codru, di Chi¿in¿u. ibukota Moldova.

Moldova merupakan negara berpenduduk 3,61 juta jiwa dengan PDB sebesar 7,25 milyar dolar AS .

Ekspor utama Indonesia ke Moldova adalah tekstil, makanan, minuman beralkohol dan tembakau, produksi pertanian, mesin-mesin dan peralatan serta besi dan baja.

Sedangkan komoditas impor Indonesia dari Moldova adalah produk barang tambang dan minyak, peralatan dan mesin, bahan kimia, tekstil. ***2***
(ZG)
(T.H-ZG/B/E.S. Syafei/E.S. Syafei) 12-12-2013 20:32:27

BULGARIA


RI DAN BULGARIA JAJAKI BERBAGAI PELUANG KERJASAMA

London, 13/12 (ANTARA) - Direktur Jenderal Amerop, Dubes Dian Triansyah Djani mengatakan Indonesia dan Bulgaria sepakat perkuat hubungan Bilateral ke dua negara.

Hal itu diungkapkan pada pertemuan dengan Deputi Menlu Bulgaria, Dubes Todor Churov, dalam rangka Forum Konsultasi Bilateral (FKB) RI-Bulgaria ke-4 yang diselenggarakan di Sofia, 11 -12 Desember, demikian disampaikan Sekretaris Dua KBRI Sopia Dina Martina kepada ANTARA London, Jumat.

Dubes mengatakan hubungan kerja sama politik yang telah berlangsung baik dapat diperluas pada peningkatan kerja sama yang lebih konkrit di berbagai bidang, khususnya bidang ekonomi dan sosial budaya.

Dikatakannya ke dua pihak sepakat bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kerja sama bilateral antara RI-Bulgaria mengingat indikator ekonomi ke dua negara yang tumbuh positif dan cukup stabil.

Diakui ke dua belah pihak menilai perdagangan bilateral saat ini belum mencerminkan potensi yang dimiliki ke dua negara. Volume perdagangan bilateral pada 2012 baru mencapai 76,20 juta dolar AS.

Oleh karena itu, Dubes menggarisbawahi sudah saatnya ke dua negara menambah substansi hubungan bilateral melalui pemanfaatan secara maksimal potensi yang dimiliki khususnya di bidang investasi, perdagangan dan pariwisata.

Sementara itu, Deputi Menlu Churov mempromosikan letak Bulgaria yang strategis di kawasan Eropa Tenggara, Balkan dan Laut Hitam serta dua pelabuhan laut internasional di Varna dan Burgas, yang dapat dimanfaatkan sebagai gateway bagi produk ekspor utama Indonesia ke pasar di kawasan Eropa.

Di lain pihak, Dubes Djani juga mendorong Bulgaria untuk memanfaatkan Indonesia sebagai "entry point" bagi pemasaran produk Bulgaria di kawasan ASEAN yang memiliki pangsa pasar sekitar 600 juta orang.

RI - Bulgaria juga sepakat meningkatkan kerja sama di bidang sosial dan budaya khususnya pertukaran pelajar dan beasiswa yang akan menjadi aset berharga dalam pengembangan hubungan bilateral.

Di sela-sela penyelenggaraan FKB ke-4 RI-Bulgaria, Dirjen Amerop, Dubes Dian Triansyah Djani juga bertemu dengan Wakil Menteri Kementerian Pertanian dan Pangan Bulgaria, Yavor Gechev.

Dalam pertemuan ini, Gechev menawarkan peluang kerja sama bilateral antara lain di bidang pertanian dan pangan, farmasi, industri militer dan pariwisata.

Selain itu, Dubes mempromosikan potensi Indonesia melalui presentasi berjudul "Indonesia's International Outlook" di Diplomatic Institute di Kementerian Luar Negeri Bulgaria.

Dubes juga memaparkan perkembangan domestik Indonesia serta peran aktif Indonesia sebagai salah satu aktor utama dalam pembentukan arsitektur kawasan khususnya melalui ASEAN dan ASEM.
Sementara itu Kepala Perwakilan RI untuk Bulgaria, Dubes Bunyan Saptomo mengatakan, penyelenggaraan Forum Konsultasi Bilateral kali ini semakin mempererat hubungan hubungan Indonesia dan Bulgaria dan membuka peluang baru untuk pemasaran produk Indonesia di Bulgaria.

Ditambahkan Bulgaria dengan penduduk 7,28 juta jiwa dan PDB sebesar 52,42 miliar dolar AS menyerap sejumlah komoditas ekspor unggulan Indonesia antara lain kopi, minyak sawit, lysine, minyak lemak nabati, tuna, ikan hias, ban, kertas dan karton, sabun, benang dan perabotan.

Sedangkan komoditas impor Bulgaria dari Indonesia antara lain ketumbar, makanan ternak, tembakau, kertas dan karton daur ulang, tembaga, "rolls for metal-rolling mills, electronic integrated circuits."***3***
(ZG)
(T.H-ZG/C/S. Suryatie/S. Suryatie) 13-12-2013 06:24:52