Jumat, 13 Desember 2013

BULGARIA


RI DAN BULGARIA JAJAKI BERBAGAI PELUANG KERJASAMA

London, 13/12 (ANTARA) - Direktur Jenderal Amerop, Dubes Dian Triansyah Djani mengatakan Indonesia dan Bulgaria sepakat perkuat hubungan Bilateral ke dua negara.

Hal itu diungkapkan pada pertemuan dengan Deputi Menlu Bulgaria, Dubes Todor Churov, dalam rangka Forum Konsultasi Bilateral (FKB) RI-Bulgaria ke-4 yang diselenggarakan di Sofia, 11 -12 Desember, demikian disampaikan Sekretaris Dua KBRI Sopia Dina Martina kepada ANTARA London, Jumat.

Dubes mengatakan hubungan kerja sama politik yang telah berlangsung baik dapat diperluas pada peningkatan kerja sama yang lebih konkrit di berbagai bidang, khususnya bidang ekonomi dan sosial budaya.

Dikatakannya ke dua pihak sepakat bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kerja sama bilateral antara RI-Bulgaria mengingat indikator ekonomi ke dua negara yang tumbuh positif dan cukup stabil.

Diakui ke dua belah pihak menilai perdagangan bilateral saat ini belum mencerminkan potensi yang dimiliki ke dua negara. Volume perdagangan bilateral pada 2012 baru mencapai 76,20 juta dolar AS.

Oleh karena itu, Dubes menggarisbawahi sudah saatnya ke dua negara menambah substansi hubungan bilateral melalui pemanfaatan secara maksimal potensi yang dimiliki khususnya di bidang investasi, perdagangan dan pariwisata.

Sementara itu, Deputi Menlu Churov mempromosikan letak Bulgaria yang strategis di kawasan Eropa Tenggara, Balkan dan Laut Hitam serta dua pelabuhan laut internasional di Varna dan Burgas, yang dapat dimanfaatkan sebagai gateway bagi produk ekspor utama Indonesia ke pasar di kawasan Eropa.

Di lain pihak, Dubes Djani juga mendorong Bulgaria untuk memanfaatkan Indonesia sebagai "entry point" bagi pemasaran produk Bulgaria di kawasan ASEAN yang memiliki pangsa pasar sekitar 600 juta orang.

RI - Bulgaria juga sepakat meningkatkan kerja sama di bidang sosial dan budaya khususnya pertukaran pelajar dan beasiswa yang akan menjadi aset berharga dalam pengembangan hubungan bilateral.

Di sela-sela penyelenggaraan FKB ke-4 RI-Bulgaria, Dirjen Amerop, Dubes Dian Triansyah Djani juga bertemu dengan Wakil Menteri Kementerian Pertanian dan Pangan Bulgaria, Yavor Gechev.

Dalam pertemuan ini, Gechev menawarkan peluang kerja sama bilateral antara lain di bidang pertanian dan pangan, farmasi, industri militer dan pariwisata.

Selain itu, Dubes mempromosikan potensi Indonesia melalui presentasi berjudul "Indonesia's International Outlook" di Diplomatic Institute di Kementerian Luar Negeri Bulgaria.

Dubes juga memaparkan perkembangan domestik Indonesia serta peran aktif Indonesia sebagai salah satu aktor utama dalam pembentukan arsitektur kawasan khususnya melalui ASEAN dan ASEM.
Sementara itu Kepala Perwakilan RI untuk Bulgaria, Dubes Bunyan Saptomo mengatakan, penyelenggaraan Forum Konsultasi Bilateral kali ini semakin mempererat hubungan hubungan Indonesia dan Bulgaria dan membuka peluang baru untuk pemasaran produk Indonesia di Bulgaria.

Ditambahkan Bulgaria dengan penduduk 7,28 juta jiwa dan PDB sebesar 52,42 miliar dolar AS menyerap sejumlah komoditas ekspor unggulan Indonesia antara lain kopi, minyak sawit, lysine, minyak lemak nabati, tuna, ikan hias, ban, kertas dan karton, sabun, benang dan perabotan.

Sedangkan komoditas impor Bulgaria dari Indonesia antara lain ketumbar, makanan ternak, tembakau, kertas dan karton daur ulang, tembaga, "rolls for metal-rolling mills, electronic integrated circuits."***3***
(ZG)
(T.H-ZG/C/S. Suryatie/S. Suryatie) 13-12-2013 06:24:52

Tidak ada komentar: