Sabtu, 09 Februari 2008

IMLEK DI LONDON

MASYARAKAT CHINA DI LONDON RAYAKAN TAHUN BARU IMLEK


London, 7/2 (ANTARA) - Masyarakat China di Inggris merayakan Tahun Baru Imlek yang menurutnya tahun 2008 merupakan Tahun Tikus yang diawali dengan arak-arakan Barongsai di sekitar daerah Chinatown, London, Kamis siang.


Berbagai kelompok Barongsai yang diikuti musik gendang yang diarak berkeliling di seputar pertokoan di Chinatown dan berhenti melakukan atraksi di depan toko maupun restauran untuk mendapatkan perhatian dari pemilik menjadi atraksi menarik bagi para pengunjung.

Di Pusat pertokoan Chinatown pada Kamis siang digelar atraksi yang cukup menegangkan dimana Barongsai yang dimainkan dua pemuda China diiringi musik yang berasal dari gendang menari-nari diatas batang dengan ketinggian dua meter.

Sebelum acara dimulai, beberapa anggota Polisi Metropolitan London, memeriksa keamanan dan juga meminta agar dibawah beberapa tiang yang dibalut dengan kain warna kuning itu dialasi dengan busa, guna menjaga agar tidak terjadi kecelakaan.

Atraksi yang sangat menarik dan menegangkan ratusan orang yang memadati pusat Chinatown yang dipenuhi restauran yang menjual panganan babi maupun bebek panggang yang terlihat dari kaca jendela juga terdapat toko bahan makanan yang berasal dari Indonesia seperti kecap, Indomie dan saambel botol ABC itu.


Peringatan Tahun Baru Implek yang sudah mentradisi dari tahun ke tahun di negeri Ratu Elizabeth ini merupakan yang terbesar di luar Asia yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 300 ribu lebih dan akan dipusatkan di Trafalgar Square, alun alun ditengah kota London pada hari Minggu.

Ketua Asosiasi Masyarakat China di Chinatown London, Chu Ting Tang mengatakan perayaan Tahun Baru China tahun ini sangat khusus dengan digelarnya Olimpiade 2008 dan Pra-Olympic Games di Beijing dan juga London pada tahun 2012.

Chu Ting Tang mengatakan, perayaan Tahun Baru Implek yang digelar selama dua bulan sejak Januari dengan berbagai atraksi dan kegiatan yang puncaknya akan diadakan pada hari Minggu 10 Februari mendatang.


Menurut Chu Ting Tang, Asosiasi Masyarakat China di Chinatown London dibentuk sejak tahun 1978 untuk memberikan pelayanan dan juga kebutuhan masyarakat di sekitar Chinatown yang mempunyai berbagai usaha.


Dikatakannya, perayaan Tahun Baru Imlek di Inggeris sepenuhnya mendapat dukungan dari Mayor of London, Kedutaan China di London, Dewan kota Westminster City Council, serta berbagai perusahaan diantaranya dari Dewan Pariwisata Hongkong, perusahaan penerbangan Cathay Pacific, Bank of China, Bank of East Asia, serta Metropolitan Police.


Pada minggu siang, perayaan Tahun Baru Imlek akan dimulai dengan arak-arakan oleh pemuda pemudi China yang mengenakan busana warna warni serta tombongan Barongsai yang dimulai dari Strand, tidak jauh dari Kantor BBC London, berjalan menuju Trafalgar melalui Charing Cross dan Shafterbury Avenue, yang akhirnya berkumpul di alun-alun kota London.

Masyarakat Indonesia keturunan China, yang tinggal di London, juga turut merayakan Tahun Baru Imlek, yang menyebutkan bahwa kemeriahan sangat terasa, meskipun jauh dari tanah air menjadi pengobat rindu, ujar Utami yang menetap di Colchester sejak sembilan tahun lalu.


Bahkan Tahun Baru Imlek tidak saja dirayakan warga keturunan China di London, tapi juga di Manchester dan Liverpool, yang memiliki masyarakat China tertua di Eropa. Gong Hey Fat Choi!, demikian sering diucapkan dalam menyampaikan selamat Tahun Baru Imlek. (U-ZG) (T.H-ZG/B/M012/M012) 08-02-2008 05:48:40


Tidak ada komentar: