Selasa, 06 Januari 2015

ESTONIA

TARI INDONESIA WARNAI 200 TAHUN GUSTAV FABERGÉ

     Oleh Zeynita Gibbons
    London 6/1 (Antara) -  Pertunjukan Tari Bajidor Kahot dan Serampang Dua Belas yang dipersembahkan dua penari dari kelompok Bhinneka Indonesia di Helsinki memberikan warna yang berbeda pada perayaan tahunan Fabergé Ball di Kota Pärnu, Estonia, akhir pekan.

         Suguhan budaya Indonesia tersebut oleh panitia dimaksudkan sebagai "Surprise Performance" untuk memberikan warna yang berbeda pada perayaan tahunan yang selama ini lebih banyak menampilkan Dansa dan Opera, kata Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Helsinki, Made P. Sentanajaya kepada Antara London, Selasa.

         Acara perayaan tahunan Fabergé Ball dibuka oleh Wali Kota Pärnu, Toomas Kivimägi dan dihadiri sekitar 300 orang yang datang tidak hanya dari Estonia tetapi juga asal negara-negara sekitar seperti Finlandia, Latvia, Lithuania dan Russia.

         Dalam perayaan tersebut terdapat sekitar 30 artis dari 17 negara yang turut berpartisipasi menampilkan berbagai macam pertunjukan kebudayaan, ujarnya.

         Perayaan Fabergé Ball tahun 2015 bertepatan dengan peringatan 200 tahun lahirnya Gustav Fabergé (1814-1893), seniman perancang perhiasan ternama dunia yang dilahirkan di kota Pärnu, Estonia.

         Acara tahun ini yang dilaksanaan di Pärnu Concert Hall sekaligus ditandai dengan peresmian patung Gustav Fabergé di halaman depan Gedung Konser terbesar di kota Pärnu tersebut.

         Pertunjukan budaya Indonesia  menampilkan Tari Bajidor Kahot dan Serampang Dua Belas dipersembahkan oleh dua penari dari kelompok tari Bhinneka Indonesia di Helsinki mendapatkan sambutan yang hangat dari para penonton karena memberikan warna yang berbeda.

         Panitia perayaan yang diwakili Presiden Pärnu Fabergé Society, Toomas Kuter, menyatakan sangat puas akan pertunjukan yang ditampilkan para penari dari Bhinneka Indonesia. Pemilihan tarian Indonesia sebagai "Surprise Performance" oleh panitia pada perayaan tersebut merupakan pilihan yang tepat, ujar Toomas Kuter.

         Pertunjukan budaya Indonesia juga diharapkan oleh panitia untuk dapat lebih sering ditampilkan di kota Pärnu, karena selain sangat memikat. Pertunjukan tersebut berbeda dengan penampilan budaya yang selama ini mereka saksikan. ***4***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 06-01-2015 07:05:08

Tidak ada komentar: