Sabtu, 09 Oktober 2010

AFSEL BUAT PAKET WISATA

AFRIKA SELATAN SEPAKAT MEMBUAT PAKET WISATA LOMBOK

London, 9/10 (ANTARA) - Tour Operator Afrika Selatan sepakat untuk membuat paket wisata ke Lombok serta gabungan Bali dan Lombok dengan mitra Indonesia.

Kesepakatan itu merupakan hasil kunjungan pengenalan di Lombok oleh Famtrip dari Afrika Selatan tahap pertama, ujar Sekretaris Tiga KBRI Pretoria Aulia Rinaldi Ahza dalam keterangannya yang diterima Antara Sabtu.

Dikatakannya Lombok akan menjadi destinasi pariwisata baru wisatawan dari Afrika Selatan.

Marketing Coordinator dari Club Travel asal Afrika Selatan, Stacey-Lee Stewart yang mengikuti Famtrip ke Bali dan Lombok mengatakan tour operator sepakat membuat paket wisata berupa paket empat hari di Bali dan tiga hari di Lombok.

Sementara itu Carla Joao, Supervisor for the Far East Department dari Travel Vision, peserta Famtrip lainnya, mengakui Famtrip ke Indonesia jauh berbeda dengan Famtrip ke destinasi pariwisata lainnya yang pernah diikutinya. Banyak hal baru yang didapatkan, terutama product knowledge yang baru, ujarnya.
Sebanyak 10 Outbound Tour Operator dan seorang Travel Journalist asal Afrika Selatan mengikuti kegiatan Famtrip yang dilaksanakan selama seminggu ke Bali dan Lombok.
Acara yang dimotori KBRI Pretoria tersebut berhasil mempertemukan rombongan asal Afrika Selatan dengan industri pariwisata Indonesia guna mencari peluang lain pasar wisata Indonesia untuk wisatawan Afrika Selatan yang selama ini sama sekali belum mengenal Lombok.

Mereka sepakat Lombok menjadi destinasi wisata yang diminati wisatawan asal Afrika Selatan.

Sementara itu dalam presentasi Dubes yang disampaikan Staf KBRI Pretoria, mengakui para tour operator dan travel agent memiliki peran penting dalam memasarkan potensi wisata Indonesia.

Hal ini mengingat 76 persen outbound traveller asal Afrika Selatan menggunakan jasa tour operator dan travel agent sebelum melakukan perjalanan wisata. Indonesia memiliki banyak kelebihan di sektor destinasi wisata dibanding dengan yang lainnya, ujarnya.

Para peserta famtrip juga mengikuti site inspection ke delapan hotel di Bali dan melakukan Business Gathering dengan kalangan industri wisata di Bali.

Wakil dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata serta Kantor Dinas Pariwisata Bali menyampaikan presentasi mengenai potensi pariwisata Indonesia dan Bali.

Selain pertemuan dengan kalangan industri pariwisata setempat, rombongan famtrip juga mengunjungi lokasi-lokasi lain terkait dengan pariwisata baik Bali maupun Lombok.***4*** (ZG)

(T.H-ZG/B/S006/S006) 09-10-2010 05:45:46

Tidak ada komentar: