Jumat, 29 Januari 2016

QATAR

MUI-QATAR JAJAKI KERJASAMA PENDIDIKAN KADER ULAMA

     Oleh Zeynita Gibbons
   London, 30/1 (Antara) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar menjajaki kerjasama penyelenggaraan kegiatan Pendidikan Kader Ulama (PKU) di Indonesia.

        "Hal itu merupakan  salah satu kesepahaman yang dicapai dalam kunjungan  delegasi (MUI) Pusat ke Menteri Wakaf dan Urusan Islam Qatar, Dr. Ghaith bin Mubarak Al-Kuwari," kata Counsellor Boy Dharmawan yang turut mendampingi delegasi MUI kepada Antara London, Sabtu.

        Delegasi Indonesia terdiri dari Ketua Umum MUI, Dr. KH Ma'ruf Amin, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, KH Muhyiddin Junaidi, Wakil Sekjen MUI Rofiqul Umam Ahmad dan Misbahul Ulum.

        Ketua Umum MUI, KH. Ma'ruf Amin mengatakan PKU berhasil mendidik ribuan ulama muda yang diterjunkan ke berbagai daerah, termasuk ke pedalaman. Namun demikian, mengingat kebutuhan yang sangat besar untuk itu perlu ditingkatkan.

       MUI mengusulkan rencana penyelenggaraan Konferensi Internasional Ulama ASEAN sebagai salah satu bentuk respon umat Islam dalam mencari solusi komprehensif dalam perspektif ulama terhadap masalah umat Islam dunia,t seperti kemiskinan, penyimpangan akidah, sinkretisme, dan gerakan radikal dan terorisme.

        Menteri Wakaf dan Urusan Islam Qatar, Dr. Ghaith bin Mubarak Al-Kuwari menyambut baik usulan program kerjasama yang disampaikan MUI tersebut.

         Sementara itu delegasi dengan didampingi Group Head Corporate Communication, Indosat Ooreedoo, Deva Rahman dan staf Indosat Ooreedoo, Helmi Misbah mengunjungi Hamad bin Khalifa University bernaung di bawah Qatar Foundation diterima  Profesor Perbandingan Agama, Dr. Muhammad Khalifa Hasan.

        Kerjasama yang dijajaki kedua belah pihak antara lain pemberian beasiswa bagi mahasiswa muslim Indonesia dan penyelenggaraan pendidikan khusus calon dai Indonesia di Hamad bin Khalifa University, Doha.

       Delegasi MUI juga bertemu dengan Khalid A Fakhroo, Head of Major Donor Relationship, Qatar Charity.

       Dalam pertemuan itu Counsellor Politik KBRI Doha dan tokoh Diaspora Indonesia, Ali Musthopa, Deva Rachman, mengatakan Ooredoo akan menfasilitasi kerjasama antara MUI, Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar dan Qatar Charity guna meningkatkan dakwah Islam melalui sistem digital.

         Menurut Dubes RI Deddy Saiful Hadi, kunjungan tersebut  merupakan salah satu upaya diplomasi multi-track guna mendukung upaya pemerintah Indonesia lebih berperan dalam mendamaikan konflik di Timur Tengah, khususnya konflik Arab Saudi dengan Iran.

       Menurut Ketua MUI yang saat ini juga menjabat Rais Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), konflik Timteng saat ini cukup mencemaskan dan dikawatirkan dapat meluas jika tidak ditangani dengan baik.

        Namun, MUI berharap konflik itu tidak berdampak terhadap Indonesia.

      Selain itu, delegasi MUI Pusat juga mengunjungi Yayasan Syekh Abdullah bin Ziad al-Mahmoed/Islamic Center di Doha yang diterima Supervisor Islamic Center, Abu Ubaidah Al Jabarawi dan bertatap muka  dengan masyarakat Indonesia di  Qatar.(ZG)*****4******
(T.H-ZG/B/Subagyo/C/Subagyo) 30-01-2016 01:27:50

Tidak ada komentar: