Selasa, 16 Desember 2008

C'CORD DI GBOB WORLD

BAND C'CORD WAKILI INDONESIA DI GBOB WORLD

London, 14/12 (ANTARA) - Untuk pertama kalinya Indonesia ambil bagian dalam "Global Battle of Band" (GBOB) Challenge, ajang unjuk kebolehan band indie yang digelar di The Scala, King Cross, London pada 14-15 Desember.

Direktur Komunikasi GBOB, Matt Walker kepada ANTARA London, Sabtu mengatakan dalam ajang GNOB Challenge, Indonesia untuk pertama kalinya diwakili oleh kelompok musik pop folk C'Cord asal Bandung.

C'Cord, band indie asal Indonesia yang terdiri dari Ari Ariyandi (vocal/guitar), Bambang Rulyanto dan Bembeng (bass), Dany W Harida dan Unka (guitar), Adi Dwi Putra dan Depe (drum), dan Ayi Itah Purnama ( flute,karinding, violin, dan angklung) akan unjug gigi dengan kelompok dari mancanegara.

Menurut Matt Walker, C'Cord yang sebelumnya mengikuti GBOB Challenge Indonesia tampil sebagai band terbaik mewakili Indonesia dalam ajang GBOB Challenge yang berlangsung di gedung Scala London.

Dalam malam final GBOB Challenge 2008 yang berlangsung selama dua hari akan tampil band terbaik dari Australia, Belgia, Kanada, China, Croatia, Denmark, Inggris, Jerman, Hungaria, Iceland, Irlandia, Italia, Jepang, Malaysia, Moldova, Belanda, Norwegia, Pakistan, Polandia, Rumania, Rusia, Skotland, Serbia, Spanyol, Ukraina, AS dan Wales.

"Tidak dapat dipungkiri C'Cord dengan penampilannya yang unik akan dapat menarik perhatian penonton internasional dan juga dewan juri," ujar Matt Walker.

Menurut Matt, The GBOB Challenge merupakan ajang kompetisi live musik terbesar yang mempromosikan musik yang berbeda dengan rekaman maupun dari acara televisi.

"Disini hanya ada dua peraturan; tidak penyanyi latar dan musiknya tak boleh direkam terlebih dulu," ujar Matt menambahkan bahwa penonton akan disuguhi band terbaik dunia yang melantumkan dua lagu yang hanya punya kesempatan delapan menit untuk menata alat musik mereka.

Para penonton tidak akan merasa bosan dan bagi mereka yang ingin menyaksikan pertujukkan malam final GBOB Challenge World 2008 dapat membeli tiket seharga 10-15 poundsterling untuk dua malam.
Sementara itu Laksmi Rahayu, manajer C'Cord mengaku sampai saat ini mereka masih terkaget-kaget menjadi wakil Indonesia diajang bergengsi itu. "Kita berniat untuk ngasih yang terbaik," ujarnya.

Menurut Laksmi Rahayu, para personil C'Cord merupakan sesama teman kuliah di satu jurusan dan angkatan. Mereka memiliki kegelisahan untuk berkarya, dan itu mereka tuangkan dengan membentuk band.

C'Cord yang awalnya berasal dari "cord"-nya yang berarti temali yang menggambarkan hubungan diantara mereka sangat dekat.

"Awalnya C'cord tampil melantumkan lagu Radiohead, Coldplay, Sting, U2. Namun sejak tiga tahun lalu mereka mulai menciptakan lagu sendiri," ujar Laksmi, lulusan Jurusan Seni Rupa STSI Bandung,
Dalam malam final GBOB Challenge, C'Cord akan membawakan lagu ciptaan mereka bersama yang berjudul "Bright Light", yang bercerita tentang pencerahan hidup, ujar Laksmi Rahayu yang akrab disapa Ami, seorang disainer Glowing Bandung.

***1***
(T.H-ZG/B/T010/T010) 14-12-2008 00:36:03

Tidak ada komentar: