Selasa, 17 Juli 2012

KETUA MK RI

               

KETUA MKRI KAGUMI MASJID HASSAN II CASABLANCA

         London, 5/7 (ANTARA) - Ketua Mahkama Konstitusi RI Moh. Mahfud MD, yang didampingi Dubes RI Tosari Widjaja, mengungkapkan kekagumannya saat mengunjungi Masjid Hassan II di kota Casablanca Maroko.

        Moh. Mahfud MD mengadakaan kunjungan kerja ke Maroko dalam rangka menghadiri Kongres Internasional Asosiasi Mahkamah Konstitusi Negara-Negara Berbahasa Perancis (ACCPUF) di Marrakech pada 4-5 Juli atas undangan Ketua Dewan Konstitusi Maroko Dr. Mohamed Achargui, demikian Sekretaris III sekaligus Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Rabat, Suparman Hasibuan, kepada ANTARA London, Kamis.

         Masjid yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Maroko Hassan II tersebut terletak di tepi pantai Casablanca dan menjadi kebanggaan bagi rakyat Maroko karena menjadi Masjid ketiga terbesar setelah Masjid Al Haram di Mekkah dan Madinah.

         Ornamen dan arsitektur yang indah khas Maghribi dan Andalusia dengan menara yang sangat tinggi berbentuk persegi empat, menurut Moh. Mahfud MD, menjadikan masjid ini layak untuk dikagumi dan dijadikan kebanggan bagi umat Islam.

         "Masjid Raja Hassan II adalah masjid dengan arsitektur yang sangat islami tetapi dengan fasilitas Modern. Masjid ini juga simbol keharmonisan Islam dan Kemodernan sehingga menjadi kebanggan bagi seluruh umat Islam", ungkap Mahfud.

         Moh. Mahfud MD mengungkapkan kekagumannya kepada Raja Hassan II yang memimpin Maroko dari 1961-1999 karena mampu mewujudkan visinya sehingga namanya dicatat dalam sejarah peradaban Islam sebagai tokoh yang mampu mewariskan kebanggaan bagi umat Islam dengan dibangunnya Masjid yang sangat megah, indah dan modern.

         Moh. Mahfud sebelumnya meletakkan karangan bunga di pusara Raja Maroko Mohammed V sebagai simbol persahabatan yang erat antara Indonesia dan Maroko pada masa presiden pertama RI Ir. Soekarno dan Raja Mohamed V di era perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah.

         Ia juga menjadi pembicara dalam seminar bertema "Pengalaman Demokrasi di Indonesia dan Maroko; Peran Pengadilan Konsitusi" diadakan Asosiasi Persaudaraan Indonesia-Maroko (ASMIB) bekerjasama dengan KBRI Rabat dihadiri anggota parlemen Maroko, akademisi, pakar, praktisi hukum serta pelajar, masyarakat Indonesia dan Maroko.***3***
(ZG)

(T.H-ZG/C/E001/E001) 05-07-2012 06:55:46

               

Tidak ada komentar: