Rabu, 25 Maret 2009

WISATAWAN RUSIA

KBRI DAN DEPBUDPAR BERSINERGI TARIK WISATAWAN RUSIA

Jakarta, 22/3 (ANTARA) - KBRI Moskow dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) melakukan sinergi dalam upaya meningkatkan jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia mengingat pariwisata menjadi salah satu andalan dalam memasok devisa di tengah-tengah krisis finansial.

Sinerji ini menjadi salah satu bidikan yang dilakukan KBRI Moskow dan Depbudpar, ujar Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, M. Aji Surya, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Dalam rangka sinerji itu, ia menjelaskan, pemerintah dan swasta Indonesia tahun ini terjun di tiga pameran pariwisata di Rusia, yakni Moskow International Travel and Tourism (MITT), Intour Market dan Otdick Leisure.

Dalam pameran MITT yang berakhir Sabtu, sebanyak 21 operator tur Indonesia ikut dalam menggalang kekuatan menarik wisatawan Rusia, ujarnya.
Sementara Dirjen Pemasaran Depbudpar, Sapta Nirwandar bersama operator tur Indonesia merasa lega dengan besarnya minat wisatawan dari Rusia untuk berkunjung ke Indonesia. "Dagangan mereka boleh dibilang laris manis," ujar Sapta.

Menurut Dirjen, Rusia menjadi fokus karena potensinya sangat besar dan belum tergali sepenuhnya.

Dikatakannya selama 2008, Indonesia berhasil menarik 65.400 wisatawan Rusia, khususnya ke Bali. Terjadi kenaikan sebesar 39 persen dibanding dengan tahun sebelumnya.

Depbudpar bersama KBRI Moskow, mentargetkan 90 ribu wisatawan Rusia pada tahun ini.
Dubes RI di Moskow Hamid Awaludin mengatakan bahwa ia merasa yakin target tersebut akan dapat dicapai. "Kalau saya merasa yakin 100 ribu target kita bisa tercapai," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, kedua institusi bersepakat melakukan langkah-langkah bersama.

Tahun ini, Depbudpar akan mendukung berbagai tampilan budaya, penyediaan dosen karawitan serta mencetak publikasi yang berselera Rusia.

Sedangkan KBRI akan memberikan dukungan domestik yang memadai sambil terus menggencarkan publikasi serta pendekatan dengan berbagai kalangan.

"Kita juga sepakat untuk melakukan dua kali familirization trip (famtrip) bagi travel writers dan tour operators asal Rusia," kata Sapta.

Pada 2010 direncanakan akan dilakukan publikasi dan tampilan budaya yang besar besaran.

KBRI Moskow akan membuat suatu perencanaan kegiatan besar-besaran yang akan mendapatkan dukungan penuh Budpar dan Pemerintah Rusia.

Hal ini sekaligus menjadi momentum untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia, kata Dubes.

Kegiatan yang sama juga dilakukan di Indonesia oleh Kedubes Rusia yang difokuskan di Jakarta, Yogyakarta dan Bali.

Menurut Aji Surya, beberapa acara digelar selama tiga bulan terakhir antara lain berupa pementasan Kresna Duta, dua penampilan tari-tarian Solo di Saint Petersburg dan pertemuan antara operator tur Rusia dan Indonesia.

Dikatakannya, kalangan travel Indonesia akan mengikuti Intour Market dan KBRI menggelar Food Festival dalam upaya mempromosikan Indonesia di masyarakat Rusia, kata Aji Surya.

****5***
(U-ZG)
(T.H-ZG/C/A023/A023) 22-03-2009 20:30:36

Tidak ada komentar: