Jumat, 26 Juni 2009

PADUAN OLAHRAGA DAN FASHION DI ASCOT

NONTON PADUAN OLAHRAGA DAN FASHION DI ASCOT

Oleh Zeynita Gibbons

The Royal Ascot memasuki musim panas menggelar lomba unik. Olahraga itu bukan sekedar lomba olahraga pacuan kuda yang digelar di daerah Ascot tidak jauh dari istana Windsor, kediaman Ratu Inggris Elizabeth II tetapi menjadi ajang peragaan busana terutama topi dan obyek wisata.

Balapan pacuan kuda yang diikuti kuda pilihan dari berbagai negara di dunia dengan hadiah jutaan pound itu berlangsung selama lima hari (16/20) Juni menjadi event olahraga gengsi dan kemewahan di desa Berkshire.
Kemegahan balap kuda Royal Ascot yang disiarkan langsung siaran televisi BBC merupakan acara yang selalu dinanti nanti sebagian besar masyarakat Inggris.Acara itu diresmikan Ratu Elizabeth yang datang bersama keluarga kerajaan.

Acara pacuan kuda di Ascot yang digelar pertama kalinya pada hari Sabtu, 11 Agustus 1711 merupakan peristiwa penting dalam sejarah dan tradisi serta gaya kaum ningrat Inggris.

Keluarga Kerajaan Inggris memimpin prosesi dari Winsor Castle menuju ke Ascot akhirnya menjadi tradisi turun menurun dan menjadi kebanggaan masyarakat Inggris.

Lomba balapan kuda yang digelar sejak 300 tahun lalu itu menjadi makin meriah dengan digelarnya Ladies Day, dimana wanita yang menyaksikan pacuan kuda termasuk Ratu Elizabeth diwajibkan mengenakan topi.

Topi yang dikenakan di acara Ladies Day, menjadi sorotan media masa Inggris, makin menarik dan aneh topi yang dikenakan makin besar peluang untuk masuk koran dan sorotan kamera televisi.
Hampir tidak ada media yang meliput Royal Ascot tanpa gambar-gambar topi seperti harian Daily Mail terbitan Jumat yang memajang topi dengan tulisan 'I paid for this hat on espences,' atau topi lebar yang terbuat dari permen.

Bagi penonton yang menyaksikan balapan kuda di Royal Ascot, topi tidak sekedar menempel di kepala berlindung dari hawa panas melainkan dengan corak beragam mulai dari yang sederhana berbunga bunga hingga berbentuk ice cream sampai pada berbau politik.

Berita hangat di Inggris mengenai klaim dari para pejabat pemerintahan dan anggota parlemen (MP) juga menjadi sorotan dalam acara pacuan kuda di Ascot yang digelar pertama kalinya pada hari Sabtu, 11 Agustus 1711.

Seorang wanita mengenakan topi dengan bon pengeluaran anggota parlemen Inggris bertuliskan I paid for this hat on espences, dan topi dihiasi dengan bentuk rumah dan mainan bebek.

"Saya senang menyaksikan acara televisi Royal Ascot, bukan untuk meliat pacuan kudanya tetapi para wanita yang mengenakan topi yang sangat indah," ujar D Dowe, penguni rumah jompo Pasley House, Colchester.

Untuk menyaksikan acara pacuan kuda di Royal Ascot baik untuk kaum wanita maupun prianya diwajibkan mengenakan topi, ujar salah seorang diplomat di KBRI London yang pernah menyaksikan pacuan kuda tersebut.

Rombongan anggota Dharma Wanita Persatuan KBRI London pernah menyaksikan lomba pacuan kuda di Royal Ascot dan tentunya mengikuti dress code dengan mengenakan topi yang indah.


Paket wisata

Acara ini sudah menjadi salah satu kebanggan dalam masyarakat Inggris, yang amat bangga dan memelihara tradisi dengan amat baik sekaligus menjadikannya sebagai sumber pemasukan wisata.

Saat ini untuk acara balap kuda di Royal Ascot khususnya pada acara Ladies Day dijual dalam paket wisata yang dipesan jauh jauh hari bahkan setahun sebelumnya.

Dengan harga tiket antara 50 hingga 100 pound wisatawan mancanegara bisa mengikuti acara Ladies day yang merupakan acara sensasional dan masuk dalam kalender olaraga seperti pertandingan tenis di Wimbledon.

Bagi pengunjung menyaksikan olahraga balap kuda dilarang mengenakan busana olahraga apalagi bila memakai celana jeans dianggap tidak sopan karena kaum pria mengenakan jas tuksedo dan pantalon serta topi.

Menonton pacuan kuda ini juga harus siap menjadi nontonan orang lain dan bahkan mereka merasa bangga dan terpuji bila topi yang dikenakan berbeda dengan topi yang dikenakan wanita lainnya.
Tidak kurang dari ribuan penonton menyaksikan acara balapan yang juga disediakan layar lebar dan restauran yang menjual makanan dan minuman serta bok untuk bertaruh.

Di website resmi Royal Ascot juga dicantumkan panduan khusus cara berpakaian yang pantas untuk menyaksikan balapan kuda yang disebutkan dengan 'The Essential guide what to wear and how to wear it to Royal Ascot'.

Apalagi untuk bisa mendapatkan tiket di tribun utama yang memiliki banyak persyaratan dan untuk mendapatkan tiketnya pun tidak mudah karena biasanya penonton dari tahun ke tahun orangnya sama.

Tribun utama Royal Ascot yang megah dan mewah itu pernah di renovasi yang menelan biaya sekitar 200 juta Pounsterling itu memberikan kenyaman bagi penonton yang juga dijadikan ajang perjudian.

Dari pada repot repot harus mengenakan topi dan mengikuti tata cara yang disebutkan dalam panduan rasanya menyaksikan balapan kuda Royal Ascot rasanya lebih nyaman duduk manis di depan layar televisi. (U-ZG)***5***


(T.H-ZG/B/J006/B/J006) 20-06-2009 17:33:23

Tidak ada komentar: