Kamis, 02 April 2009

MENLU RI KE SWEDIA

MENLU RI KUNJUNGAN KERJA KE SWEDIA

London, 2/3 (ANTARA) - Menteri Luar Negeri RI Hassan Wirajuda, mengadakan kunjungan kerja selama dua hari 3-4 April dalam rangka peningkatan hubungan bilateral antarkedua negara.

Kunjungan bilateral Menlu RI tersebut merupakan kegiatan balasan setelah Menlu Swedia mengunjungi Indonesia April tahun lalu dan merupakan kunjungan pertama resmi tingkat Menteri Luar Negeri Indonesia ke Swedia sejak beberapa puluh tahun terakhir.

Sekretaris I KBRI Stockholm, Dody Kusumonegoro kepada koresponden ANTARA London, Kamis mengatakan, Menlu RI akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt, serta Menteri Perdagangan Swedia Ewa Bjorling dan Ketua Parlemen Swedia (Riksdag) Per Westberg.

Selain itu, Menlu RI juga dijadwalkan akan mengadakan "joint press conference" dengan Menlu Swedia dan wawancara dengan harian surat kabar utama Swedia DN (Dagens Nyheter) dan Stasiun Televisi Nasional Swedia, SVT, serta pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Stockholm.

Pertemuan dengan berbagai pihak tersebut akan membahas upaya peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, di antaranya pemajuan HAM dan demokrasi, kerja sama pengembangan proyek waste refinery, perdagangan dan investasi, serta pendidikan.

Menurut Dody Kusumonegoro, hubungan bilateral Indonesia-Swedia semakin meningkat sejak penempatan Duta Besar RI untuk Swedia pada akhir tahun 2006 setelah hampir empat tahun kosong.

Perkembangan positif dalam hubungan Indonesia-Swedia ditandai dengan terbentuknya Dialog HAM dan Forum Konsultasi Bilateral antarkedua negara pada tahun 2008.

Indonesia dan Swedia membuka hubungan diplomatik sejak tahun 1952, ujarnya menambahkan.

Dengan adanya forum itu diharapkan kerja sama antarkedua negara dapat berlangsung secara lebih intensif dan efektif, sehingga manfaat kongkretnya dapat dirasakan secara langsung oleh Indonesia.

Mulai tanggal 1 Juli 2009, Swedia akan memangku jabatan Presidensi Uni Eropa dan diharapkan pada masa Presidensi tersebut dapat meningkatkan kerja sama antara negara-negara UE dan Indonesia, baik yang berkaitan dengan pembangunan di Indonesia maupun dalam posisi bersama mengenai berbagai isu regional dan internasional.

Selain itu diharapkan Swedia dapat membantu upaya Indonesia agar UE dengan segera dapat mencabut larangan terbang bagi maskapai penerbangan nasional ke wilayah ini, demikian Dody Kusumonegoro.(U-ZG)***3***

(T.H-ZG/B/P004/P004) 02-04-2009 07:49:28

Tidak ada komentar: