Selasa, 27 September 2016

NUKLIR

RI DORONG KERJA SAMA NUKLIR TUJUAN DAMAI 
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 27/9 (Antara) - Indonesia mendorong program kerja sama teknis berkelanjutan yang dikembangkan "International Atomic Energy Agency" (IAEA) khususnya di bidang pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG).

         Hal ini disampaikan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nassir sebagai Ketua Delegasi Indonesia pada Sidang Umum IAEA ke-60 (SU IAEA ke-60) yang berlangsung di Wina, Austria, demikian Fungsi Pensosbud KBRI/PTRI Wina Wina Retnosari kepada Antara, Selasa.
         Muhammad Nasir menegaskan, Indonesia yang selama ini termasuk salah satu penerima bantuan kerja sama teknis IAEA, saat ini memiliki keunggulan kapasitas di bidang tertentu sehingga memiliki kemampuan untuk memberikan bantuan teknis kepada negara-negara anggota IAEA lainnya.
         Bantuan teknis yang diberikan Indonesia antara lain pelatihan dan fellowship di bidang pertanian, khususnya pemuliaan tanaman (mutation breeding), iradiasi makanan untuk daerah bencana serta aplikasi industri.

         Dalam konteks pemberian bantuan teknis, Muhammad Nasir menyampaikan pula inisiatif Indonesia bagi penguatan dan pengembangan kapasitas riset dan teknologi nuklir untuk tujuan damaidi kawasan Asia Pasifik melalui platform kerjasama Regional Capacity Building Initiative (RCBI).     
    Program ini telah diluncurkan pada akhir 2015 dan proyek percontohan dilaksanakan pada tahun ini. Program RCBI juga akan memanfaatkan pusat riset di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang telah ditetapkan sebagai IAEA collaborating center serta peran kepakaran Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam hal pembangunan kapasitas di bidang infrastruktur keselamatan radiasi di kawasan.

         Dalam pernyataannya, Muhammad Nasir juga menggarisbawahi relevansi pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai dalam pencapaian SDGs.
         Disebutkan bahwa 13 dari 17 butir SDGs terkait erat dengan fungsi dan peran yang selama ini telah dimainkan oleh IAEA terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, diharapkan IAEA dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam upaya pencapaian target SDGs, terlebih di bidang program kerjasama teknis, guna memberikan dampak yang lebih signifikan kepada dunia.
        Muhammad Nassir menegaskan kembali kaitan erat antara isu keamanan nuklir dengan pelucutan senjata nuklir. Indonesia meyakini perlunya pendekatan menyeluruh masalah keamanan nuklir dengan masalah pelucutan senjata dan non-proliferasi nuklir.
        Isu keamanan nuklir juga tidak boleh dimanfaatkan untuk menghambat hak-hak negara untuk melakukan pengembangan dan pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

        Dalam konteks isu nuklir Iran, Indonesia mendorong para pihak untuk melaksanakan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) antara Iran dan E3/EU+3secara penuh dan dengan itikad baik. Indonesia menyerukan kembali agar masyarakat internasional memelihara atmosfir positif dalam implementasi perjanjian tersebut.   
   Sementara terkait isu nuklir Korea Utara, Indonesia menyesalan bahwa IAEA belum dapat melaksanakan langkah-langkah safeguards di Korea Utara dan meminta Korea Utara untuk bekerjasama sesegera mungkin dengan IAEA guna menerapkan safeguard secara penuh dan efektif.


        Indonesia juga mengapresiasi dukungan IAEA dalam program pengembangan energi nuklir Indonesia, khususnya terkait  proses pembangunan Reaktor Daya Non Komersial (RDNK) dan Reaktor Daya Eksperimental (RDE) yang telah dicanangkan BATAN sejak tahun 2015.      
   RDNK dan RDE merupakan PLTN mini yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkanlistrik, melakukan proses desalinasi (mengubah air laut menjadi air tawar), produksi hidrogen dan pencairan batubara dan diproyeksikan untuk diaplikasikan di kawasan Indonesia bagian Tengah dan Timur.

        Sidang Umum IAEA ke-60 dipimpin Dubes Dato Adnan Othman dari Malaysia yang terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Sidang Umum oleh seluruh anggota sidang. Sementara Indonesia, dalam hal ini diwakili L Amrih Jinangkung, Minister Counsellor Fungsi Politik dari KBRI/PTRI Wina, terpilih sebagai salah satu wakil Presiden SU IAEA ke-60.

        Masih dalam kerangka Sidang Umum IAEA ke-60, Indonesia menyelenggarakan eksibisi bertema "Harnessing Nuclear S&T for Human Welfare: Strengthening Food Security" yang menampilkan fokus pemanfaatan sains dan teknologi nuklir nasional untuk tujuan damai, antara lain keamanan pangan, peningkatan kualitasi kesehatan dan obat-obatan, penerapan teknologi nuklir dalam industri,dan perlindungan lingkungan. ***4***

(T.H-ZG/C/S. Muryono/S. Muryono) 27-09-2016 14:13:49

DISAIN



KARYA SENIMAN INDONESIA TAMPIL DI DDW LONDON 
     Oleh Zeynita Gibbons

       London,26/9 (Antara) - Adanya cakram, itunes dan youtube untuk mengunduh atau mendengarkan musik dan lagu dari perangkat elektronik membuat tape rekaman lagu sudah tidak zaman lagi, justru  menjadi benda seni di tangan Andreas Siagian.
            Seniman lintas disiplin dengan latar belakang pendidikan formal   mendapat tempat di gedung bergengsi Museum Victoria and Alberth (V&A) dalam pameran Digital Design Weekend (DDW) yang digelar akhir pekan.
           "Bangga sih bisa menampilkan karya saya di museum bergengsi ini," ujar Andreas Siagian, kepada Antara, Senin.
           Dia menambahkan, bahwa program Digital Design Weekend yang diinisiasi British Council adalah dalam rangka pertukaran program diantara remaja kedua negara Indonesia dan Inggris khususnya di bidang seni dan teknologi.    
       Karya seni Andreas Siagian, insinyur sipil lulusan Atma Jaya Yogyakarta dengan mengunakan media tape bekas itu mendapat tempat dan ditampilkan bersama karya 100 seniman, desainer, insinyur, teknologis dari berbagai negara.

            Selain menampilkan karya atau proyek yang sedang dikembangkan, Andreas juga diminta berbagi info dengan pengunjung pameran disain digital yang jumlahnya tahun lalu mencapai 14 ribu orang dalam sehari.
            Sementara pengunjung museum Victoria and Alberth  dari mancanegara yang jumlahnya mencapai 30 ribu ikut serta dalam instalasi interaktiv dan laboratorium serta  berdiskusi bersama  karya seni 100 seniman dari berbagai negara mengeni karya Andreas yang mengunakan media tape sebagai karya seni yang dapat menciptakan Mikrocontroler.
            Museum V&A juga mengundang seniman dan teknologis digital dari Indonesia lainnya Miebi Sikoki untuk masing-masing membawa karya atau proyek yang sedang dikembangkan. Andreas bersama komunitas Lifepatch mempersembahkan 8-Bit Mixtape & Biosynth adalah  sebuah synthesizer kecil kompatibel yang diciptakan bersama  Marc Dusseiller, Budi Prakosa.
            Disain Digital Andreas Siagian yang mengunakan bahasa digital  8-bit Mixtape itu menggunakan bahasa pemrograman processing yang dikembangkan berdasarkan Babygnusbuino dari Anyma dan "Simfoni algoritma berdasarkan 1 baris pemrograman" oleh Viznut. 8-bit Mixtape  dikembangkan dengan sumber terbuka. Biosynth adalah modul lokakarya yang dikembangkan  Hackteria dan Lifepatch untuk memperkenalkan elektronika dan biologi kepada  peserta lokakarya. Modul ini dirancang untuk berinteraksi terhadap material organik mahluk hidup. Elektronika yang dirancang akan memberikan sonifikasi menghasilkan bunyi yang berbeda .
            Sementara itu secara terpisah Fungsi Ekonomi KBRI London, Hastin Dumadi mengatakan  partisipasi seniman Indonesia dalam program Digital Design Weekend yang diinisiasi British Council membuktikan karya desain Indonesia mendapat perhatian dan penghargaan dari luar negeri. Para desainer muda ini juga akan semakin mendapat banyak pengalaman dengan melihat karya-karya dari desainer lainnya. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat kerja sama RI - Inggris yang ingin memperkuat kerja sama di bidang ekonomi kreatif, demikian Hastin Dumadi.
    ***4***
(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 26-09-2016 05:27:51

QATAR

DUBES RI DI QATAR RESMIKAN SUPERMAKET AL-KHOR
     Zeynita Gibbons

     London, 26/9 (Antara) - Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi bersama Guru Besar Universitas Pertahanan meresmikan pembukaan supermarket Indonesia "Source of Fortune (SOF)"  di kota Al-Khor, sekitar 80 km dari ibukota Qatar, Doha.
            Peresmian Swalayan dalam rangka peringatan hubungan RI-Qatar ke-40 tahun, dan HUT RI ke-71, merupakan pengembangan usaha yang dilakukan pengusaha Aceh juga tokoh diaspora Indonesia, Mahdi Musa, kata Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan kepada Antara London, Senin.
            Dubes Basri mengharap pembukaan SOF dapat meningkatkan diplomasi ekonomi di Qatar. Swalayan ini diharapkan menjadi wadah pengusaha yang ingin melakukan ekspansi pasar ke Qatar.
            Dikatakan pembukaan swalayan merupakan bagian dari misi menggenjot ekspor dan diharapkan akan meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia-Qatar di bidang trade, tourism, dan  investment (TTI). "Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, yang memprioritaskan diplomasi ekonomi dalam hubungan kedua negara," ujarnya.
           Supermarket ini merupakan pengembangan usaha dilakukan pengusaha Aceh yang juga tokoh diaspora Indonesia, Mahdi Musa adalah kerjasama pengusaha Qatar Jumah Ismail Al. Boenain dan Heri Kartono.
            Dikatakannya Inisiatif  diluncurkan setelah banyaknya permintaan dari komunitas diaspora Indonesia dan Asia yang bermukim di Al-Khor.  "Peluang usaha di Qatar cukup bagus, saya mampu mengimpor sekitar tiga container ukuran 40 feet setiap dua bulan dari Indonesia," ujar pengusaha yang memiliki usaha properti. ¿Melakukan bisinis di Qatar lebih mudah dibanding negara di kawasan Timur Tengah lainnya,¿ ujar tokoh Diaspora bermukim lebih dari 20 tahun dan 14 tahun berbisnis di Qatar.
          Ketua Pelaksana Road Show Diplomasi Ekonomi, Khuntum Khaira Ummah mengatakan pembukaan swalayan ini selain ekspansi pasar juga terobosan untuk meningkatkan penetrasi pasar bagi produk Indonesia di Qatar. Sebelumnya, pengusaha Indonesia lainnya, Roso Widodo membuka restauran Indonesia, Pearl of Beirut  dan Sizzlers di Al Khor.          
      Berbagai jenis produk yang dijual di SOF antara lain bahan makanan, minuman, produk kerajinan sepatu, garmen, batik,  jaket, kosmetik, produk spa dan produk kecantikan yang didatangkan dari Indonesia.

           Menurut tokoh diaspora, Said Malawi yang juga karyawan migas, Qatar Gas yang bermukim dua dekade di Al-Khor ,sebagian besar tenaga kerja ahli Indonesia bermukim di kompleks Al-Khor Community (AKC) yang jumlahnya lebih dari 1500 WNI dan merupakan komunitas diaspora Indonesia terbesar di dunia.Nama Source of Fortune digunakan karena pemerintah Qatar tidak mengijinkan tempat usaha menggunakan nama yang terkait negara asal pengusaha, ujar Mahdi Musa yang memiliki supermarket Qatindo di Doha.     
      Saat ini terdapat delapan usaha milik pengusaha Indonesia di Qatar, yaitu Madani Mart Trading, Jakarta foodstuff, Tofu Cake & Cake Restaurant, Pearl of Beirut, Minang Restaurant, Central Restaurant, Griya Solo, Sizzlers, Seassons danQatindo. Sedangkan beberapa usaha lainnya juga dilakukan secara online.

           Pembukaan swalayan itu juga dihadiri Direktur Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC), Dubai, Gusmalinda, Direktur Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC)  Abu Dhabi, Agus Prayitno, Ketua Indonesian Diaspora Network (IDN) Ebed Litaay, Presiden Komisaris Bakries Brother, Irwan Syarkawi dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Doha, Endang Kuswaya.
    ***3***


(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 26-09-2016 05:10:27

CEKO

FURNITUR INDONESIA DIMINATI PENGUNJUNG PAMERAN DI CEKO
     Zeynita Gibbons

     London,25/9 (Antara)- Furnitur dan produk kayu dari Indonesia menjadi favorit dan menarik minat besar pengunjung pameran "ForArch" yang digelar di Praha, Republik Ceko, yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 24 September 2016.
          Rangkaian pameran ForArch tersebut digelar di arena pameran PVA Expo Praha dan dibuka  Menteri Keuangan Republik Ceko, Andrej Babis dan Menteri Pembangunan Daerah Republik Ceko, Karla Slechtova, demikian Pensosbud KBRI Praha, Fitriyani Riduan kepada Antara London, Minggu.
          Indonesia berpartisipasi pada pameran ForArch dengan mendirikan Paviliun Indonesia yang difasilitasi KBRI Praha diresmikan bersama Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Muhammad Anshor dan Dubes RI untuk Republik Ceko, Aulia A. Rachman.
          Menteri Slechtova yang baru saja berkunjung ke Indonesia pada Juli lalu menyampaikan apresiasi atas partisipasi Indonesia pada pameran ForArch.
          Diharapkan partisipasi Indonesia pada pameran ForArch akan semakin meningkatkan kerja sama antara kedua negara.
          Dirjen Anshor hadir di Praha untuk memimpin Delegasi Indonesia pada Sidang Sesi ke-3 Komisi Bersama Bidang Ekonomi (SKB ke-3) Indonesia - Ceko yang diselenggarakan di Praha sehari sebelumnya.
          Dirjen Anshor  mengatakan partisipasi pada pameran ForArch menjadi elemen bisnis konkrit dari SKB ke-3 RI-Ceko. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah untuk memadukan pertemuan internasional dengan misi bisnis yang memberikan manfaat langsung.
          Lima UKM dari Indonesia, yaitu empat dari Solo dan satu dari Jakarta menawarkan ragam produk furnitur yang diterima dengan baik oleh pasar Ceko.
          Kelima UKM asal Indonesia tersebut adalah Andatu Jati Arjuna, Aninda Furniture, Arezou Intrade, dan Dollar Furniture dari Solo serta Utomo Rattan dari Jakarta.  Biyp Mukhsen, dari Aninda Furniture mengutarakan pasar Ceko memiliki potensi yang besar bagi produk furnitur Indonesia.
          Menurut Ashor, selama lima hari Pameran, tidak kurang dari 300 orang pengunjung yang menghampiri stand-nya di Paviliun Indonesia. Mereka rata-rata menanyakan di mana dapat membeli produk-produk furnitur yang dipamerkan.
         Senada dengan itu, Abdullah Jufri dari Arezou Intrade menyatakan bahwa pihaknya mendapat mitra potensial untuk menjadi distributor produk-produk kayunya di Ceko.
         Menurut dia, permintaan tersebut cukup menggembirakan karena animo besar masyarakat Ceko terhadap produknya, yaitu panel dinding kayu.
         Sementara itu Satria Utomo dari Utomo Rattan menyatakan bahwa produk furnitur berbasis rotan yang ditawarkannya memiliki pasar tersendiri dan potensinya cukup besar di Ceko dan kawasan Eropa Tengah.
         Terlebih lagi mengingat kualitas produk yang relatif lebih unggul dibanding produk dari negara pesaing.
         Irawan Mintorogo dari Andatu Jati Arjuna menyatakan kegembiraannya karena antusiasme tinggi pengunjung terhadap produk furnitur berbahan kayu dan kulit yang ditawarkannya.
         Bahkan, lanjut dia, pihaknya telah melakukan negosiasi dengan sejumlah pihak untuk menjadi distributor produknya di Ceko.
         Sentimen positif senada juga dilontarkan Iwa Sumanto dari Dollar Furniture yang mengutarakna bahwa banyak pengunjung yang berminat dan memberikan respon positif terhadap produk furnitur khas bergaya retro yang ditawarkannya.
         Tingginya minat pengunjung terhadap produk furnitur Indonesia menyebabkan brosur, katalog dan kartu nama para pengusaha habis sebelum pameran berakhir di hari ke-lima.
         Setelah mengikuti pameran ForArch di Praha, para peserta melanjutkan perjalanan untuk misi bisnis ke empat negara lainnya di kawasan Eropa Tengah, yaitu Slovakia, Polandia, Hungaria dan Austria.
         Pameran ForArch adalah pameran konstruksi, bangunan dan produk kayu terbesar di kawasan Eropa Tengah yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun.
         Panitia belum mengeluarkan angka resmi pengunjung, namun sebagai gambaran, pameran ForArch tahun 2015 dikunjungi oleh 75.000 pengunjung dan peserta pameran lebih dari 800 perusahaan.
         Menurut Dubes Aulia, kegiatan ini adalah bentuk nyata diplomasi ekonomi untuk mendukung UKM di Indonesia, khususnya furnitur yang menjadi salah satu produk unggulan Indonesia, untuk menembus pasar Eropa Tengah.
         Dikatakannya partisipasi pada pameran ForArch juga untuk mengkampanyekan legalitas kayu Indonesia sebagai negara pertama yang memperoleh lisensi  Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) atas produk-produk kayu legal yang sudah diverifikasi untuk dapat diekspor ke Uni Eropa.
         Pameran ForArch juga dimanfaatkan untuk mempromosikan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-31 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 12-16 Oktober mendatang.
         Dubes Aulia mengakui  Ceko dan kawasan Eropa Tengah adalah pasar potensial. Untuk itu, pemerintah maupun kalangan usaha di Indonesia diharapkan terus meningkatkan perhatian ke kawasan untapped market ini.  
    Lokasi geografis Ceko yang berada di Eropa Tengah dapat menjadikan Ceko sebagai hub bagi produk-produk Indonesia.

         Posisi Ceko yang adalah negara tanpa pantai (land-locked) dapat diatasi dengan jalur logistik yang sudah mapan, demikian Dubes Aulia A. Rachman. ***3****
(ZG)
(T.H-ZG/B/N.A. Badar/N.A. Badar) 25-09-2016 18:48:24

PERANCIS

WARGA PERANCIS WISATA KE INDONESIA MENINGKAT
     Oleh Zeynita Gibbons

    London 25/9 (Antara) - Wisatawan Perancis yang berwisata ke Indonesia pada liburan musim panas dari bulan Juli dan Agustus mengalami peningkatan 35 persen.

         Jumlah warga Perancis untuk liburan musim panas alami peningkatan, bahkan mengalahkan Thailand. Ini untuk pertama kalinya Indonesia menjadi destinasi favorit turis dari Perancis, demikian keterangan pers yang dikeluarkan oleh Union Tour Operator Perancis (SETO) yang diterima Antara London, Minggu.
         Peningkatan tersebut terungkap dari hasil penjualan paket wisata oleh seluruh Tour Operator di Perancis untuk liburan Musim Panas pada bulan Juli dan Agustus.
         Keterangan dari SETO ini untuk mengumumkan hasil laporan penjualan Paket-Paket Tour di Perancis oleh seluruh Tour Operator di Perancis di liburan Musim Panas 2016 (July-August 2016).
         Hasil penjualan Tour di summer 2016 membawakan hasil yang luar biasa untuk Tour-Tour Operator di Perancis .
         Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa , Timur Tengah, Amerika dan Afrika Nia Niscaya mengatakan Indonesia menjadi destinasi favorit turis Perancis.
        "Suatu kepuasan untuk Indonesia bisa mengalahkan Thailand yang notabene harga tour ke Thailand lebih murah daripada Indonesia," ungkapnya.
        Untuk musim panas tahun 2016, turis Perancis yang berlibur ke Asia meningkat pesat dan posisi teratas diduduki Indonesia yang mengalami peningkatan sampai 35 persen, Thailand  diposisi kedua 32 persen, Jepang  20 persen dan Vietnam  17 persen.
        Pada pameran International French Travel Mart Top Resa, Union Tour Operator Perancis (SETO) mengumumkan hasil laporan penjualan Paket-Paket Tour di Perancis  oleh seluruh Operator perjalanan wisata di Perancis di liburan Musim Panas 2016 (Juli-Agustus 2016).
        Turis Perancis yang berlibur di Eropa dan wilayah Mediteranean rata-rata mengalami peningkatan di beberapa negara seperti ke Yunani tiga persen, Kepulauan Canary tambah enam persen, Kepulauan Balearic empat persen.
        Selain itu turis Perancis yang ke Portugal tambah 29 persen, Bulgaria 25 persen, Sardinia 22 persen. Terjadi penurunan drastis untuk  turis Perancis ke Mesir berkurang 62 persen, Tunisia kurang 71 dan Turki 75 persen.
        Sementara untuk Destinasi Indian Ocean yang menjadi favorit orang Perancis adalah Maurice Island naik 15 persen dan Seychelles naik 9 persen, sedangkan turis Perancis yang berlibur ke Amerika turun 19 persen dan ke pulau Antilles Perancis turun 23 persen, sedangkan Cuba naik tiga persen.
        Seluruh Tour Operator Perancis sangat optimis kalau liburan winter musim dingin akan mengalami peningkatan dalam penjualan yang akan datang.
        Kepala Kantor Pariwisata Indonesia di Paris, Eka Moncarre mengatakan kabar baik untuk Wonderful Indonesia, menandakan semua usaha dan kerjasama dari seluruh tim untuk mempromosikan Wonderful Indonesia di Perancis sejak awal tahun 2016 tidak sia-sia.

        "Masih ada lima bulan lagi sebelum mengakhiri tahun 2016 untuk mencapai target 250 000 Tourist dari Perancis," ucap Eka Moncarre. ***4***
(ZG)

(T.H-ZG/B/N.A. Badar/N.A. Badar) 25-09-2016 08:24:00

BAND BANDUNG

BAND BANDUNG " SPEAKER FIRST" AWALI DEBUTNYA DI LONDON
     Zeynita Gibbons

    London, 25/9 (Antara) - Band asal Bandung "Speaker First," dengan vocal dan bass Mahattir Alkatiry mengawali debut di Inggris untuk kedua kalinya.
         Setelah sukses tampil dalam acara Indonesia Weekend yang digelar di depan kantor Gubernur London, grup band ini melakukan konser di club di selatan London, pada akhir pekan.
         Dalam konsernya di club "Off the cuff," di wilayah London selatan itu penampilan Speaker First dengan lagu-lagunya beraliran "rock n roll," berhasil menghibur penonton yang sebagian besar remaja Inggris.
         Kesan penonton lebih dari yang diharapkan dan ternyata mereka menyukai penampilan kami mungkin materi musik yang dibawakan Speaker First dianggap pure rock n roll, ujar Mahattir Alkatiry kepada Antara London, Minggu.
         Mahattir Alkatiry yang didampingi Beni Barnady dan kembarannya Bony Barnaby di guitar dan  Daud di drum mengakui debut mereka tampil di club Inggris dalam upaya melebarkan sayap Speaker First di Inggris yang menjadi kiblat musik dunia.
         "Kalo debut sebenarnya nggak juga karena kali ini tur kedua kami di London," ujar Athir demikian Mahattir Alkatiry biasa disapa rekan-rekan nya.
         Diharapkannya Speaker First bisa lebih banyak berkiprah bukan hanya di Inggris tetapi juga di Amerika dan internasional.
         Athir mengakui manggung di venue yang kecil seperti club Off the cuff ini dirasakannya emosi penonton lebih terasa.
         Selain manggung, Speaker First juga melakukan rekaman di studio rekaman bergengsi Air Studio yang banyak dipakai oleh grup ternama di Inggris. "Kami rekaman mini album, ujar Athir.
         Berbicara mengenai nama grup band nya yang berbau asing, Athir mengakui bahwa nama Speaker itu diibaratin sebagai sumber suara.
         "Mudah-mudahan kami bisa mengirimkan pesannya lewat musik kita," ujar Athir yang di setujui oleh Beni dan Bony.
         Sementara kata First karena mereka ingin  Indonesia menjadi tempat nomor satu.
         Kota Bandung tempat asal Speaker First banyak melahirkan kelompok band anak muda yang ingin melepaskan diri dalam kungkungan musik tradisional yang dikenal dengan musik angklung atau kesenian tari-tarian tradisional.
         Speaker First ingin menunjukkan Indonesia tidak hanya kaya akan musik tradisional tetapi juga musik rock n roll yang tidak bisa dilepaskan dari keberadaan anak muda itu sendiri.
         Tidak heran apabila Speaker First juga ingin menjadi duta bangsa dengan membawa nama Indonesia di dunia internasional, sayangnya kami belum mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah, ujar Athir.
         Penampilan Speaker First  merupakan paduan antara rock ¿n roll era Rolling Stones dengan era 1990-an, namun bukan rock n roll yang klasik. "Kami memilih genre musik ini karena kami ingin bebas berekspresi.
         Tidak heran penampilan Speaker First di club di London
membawa penontonnya kembali ke era-70 an, seperti mendengarkan Led Zeppelin versus Jimi Hendrix dengan kemasan sound British Rock yang lebih modern dari Stone Roses yang cocok ditelingga remaja di Inggris.

         Pemilik club Off the cuff, Tony mengakui bahwa ia terpesona dengan penampilan remaja Bandung ini, tidak perlu diragukan lagi musik Speaker First tidak beda nya dengan kelompok musik Inggris.
         "Mereka pemain band yang bagus dan bertalenta," ujar Tony yang berharap bisa datang ke Indonesia. ***4***
(ZG)


(T.H-ZG/B/N.A. Badar/N.A. Badar) 25-09-2016 09:11:13

SKOTLANDIA

PENGUSAHA SKOTLANDIA INGIN BERBISNIS DENGAN INDONESIA
     Oleh Zeynita Gibbons

   London, 24/9 (Antara) - Kalangan pengusaha di Skotlandia menyatakan keinginannya untuk melakukan kegiatan bisnis di Indonesia terutama yang terkait dengan sektor jasa pendidikan dan energi, termasuk energi terbarukan.
        Hal ini terungkap dalam pertemuan bisnis "Business Roundtable," mengenai potensi ekonomi bisnis Indonesia yang diadakan KBRI London bekerjasama dengan BKPM/IIPC London.
        Pertemuan tersebut juga didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) untuk Eropa dan didukung The Royal Society of Asian Affairs (RSAA), demikian Sekretaris Pertama Fungsi Politik KBRI London, Gita Loka Murti kepada Antara di London, Sabtu.
        Dalam paparannya, Dubes Dr Rizal Sukma menyampaikan secara umum gambaran serta potensi ekonomi Indonesia, antara lain besaran ekonomi Indonesia yang menduduki posisi ke-16 terbesar di dunia.
        Bahkan, potensi Indonesia diprediksi akan menjadi peringkat ke-tujuh pada tahun 2030 dengan jumlah kelas menengah yang terus tumbuh serta potensi populasi muda Indonesia.
        Namun demikian, diakuinya Indonesia juga masih tetap dihadapkan dengan berbagai tantangan diantaranya korupsi dan keterbatasan infastruktur.
        Sebagai upaya menanggulangi tantangan tersebut, Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen terhadap penanggulangan korupsi, pembangunan infrastruktur secara intensif dan reformasi birokrasi.
        Dalam kesempatan itu Dubes Rizal Sukma juga menyampaikan beberapa bidang kerjasama yang menjadi prioritas dengan Inggris yaitu bidang maritim, infrastruktur dan ekonomi kreatif. 
   Sedangkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia untuk Eropa memaparkan berbagai indikator positif makro ekonomi ditengah potensi pertumbuhan ekonomi global yang rendah diantaranya proyeksi GDP Indonesia pada tahun 2016 akan mencapai 4.9 hingga 5.3 persen
   Perwakilan BI meyakini pelonggaran kebijakan moneter dan makro prudensial yang dilakukan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya.

   
Perbaikan Iklim Investasi

   Sementara perwakilan BKPM/IIPC London menyampaikan upaya pemerintah Indonesia memperbaiki iklim investasi di Indonesia dengan melakukan berbagai reformasi antara lain pembentukan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di BKPM, dan layanan Izin Investasi hanya dalam waktu tiga jam.

        Disebutkan nilai perdagangan antara kedua Negara mencapai  2,35 miliar dolar AS dan investasi Inggris di Indonesia tercatat 500 juta dolar AS.
        Inggris merupakan salah satu mitra ekonomi terpenting bagi Indonesia di kawasan Eropa terutama di bidang perdagangan, pariwisata dan investasi.
        Selain itu jumlah wisatawan Inggris ke Indonesia mencapai 300.000 orang. ***3***
(ZG)

(T.H-ZG/B/N.A. Badar/N.A. Badar) 24-09-2016 20:28:52