Minggu, 28 Agustus 2016

DAKAR

DAKAR DAMPINGI ABK WNI TERLIBAT KASUS
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 25/8 (Antara) -  KBRI Dakar  melakukan upaya pendampingan terhadap seorang ABK WNI asal Pemalang yang tertimpa kasus hukum karena terlibat perkelahian di atas kapal dengan ABK warga negara Korea Utara yang berakibat hilangnya nyawa ABK warga negara Korea Utara tersebut.
         ABK dengan inisial AB yang berusia 21 tersebut bekerja di Kapal Chin Jin Ming, kapal penangkap ikan berbendera Taiwan, demikian Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Dakar, Senegal, Dimas Prihadi kepada Antara London, Kamis.
         Ketika kapal tiba di pelabuhan Dakar pada tanggal 13 Agustus lalu, pihak kepolisian pelabuhan Kota Dakar melakukan investigasi dan yang bersangkutan langsung diamankan pihak kepolisian dan dibawa ke kantor kepolisian pelabuhan untuk dilakukan interogasi dan penahanan.
         KBRI Dakar terus melakukan pendampingan selama menjalani proses pemeriksaan kepolisian. Pada waktu dilakukan pemeriksaan ia menjelaskan kronologis kejadian.
         Di kapal terdapat tiga ABK WNI lainnya tidak terlibat dengan perkelahian. Namun, mereka harus dipulangkan pihak perusahaan karena alasan keamanan pada saat bekerja, mengingat empat awak kapal lainnya yang berasal dari Korea Utara terus melakukan penyerangan dan perkelahian kepada ketiga ABK WNI tersebut.
         Ketiga ABK WNI tersebut telah kembali ke Indonesia dari Dakar pada 19 Agustus lalu dengan penerbangan Arik Air W3 397 dan tiba di Soekarno-Hatta pada tanggal 20 Agustus.
         Berdasarkan hasil investigasi yang diperoleh KBRI Dakar dari Inspektur Kepolisian Pelabuhan Dakar, pihak kepolisian menyatakan dalam laporannya yang bersangkutan melakukan penusukkan karena keadaan terdesak atau "self-defense" (membela diri).
         Disebutkan juga dalam laporan tersebut bahwa ia tidak memiliki niat untuk menghilangkan nyawa orang lain, serta menyesal atas tindakannya.
         Saat ini KBRI Dakar terus memantau dan mendampingi proses investigasi yang dilakukan pengadilan negeri Dakar. Dalam proses persidangan selain didampingi oleh KBRI Dakar, yang bersangkutan juga akan didampingi pengacara pro bono di Dakar.
    ***2*** (T.ZG)
(T.H-ZG/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 25-08-2016 10:25:20

ONCOUVER

WNI DI VANCOUVER IKUTI SOSIALISASI TAX AMNESTY
     oLEH Zeynita Gibbons

      London, 28/8 (Antara) - Masyarakat Indonesia di Vancouver, Kanada, antusias mengikuti acara Sosialisasi "Tax Amnesty" yang disampaikan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani.
           KJRI Vancouver dalam siaran persnya yang diterima Antara London Minggu menyebutkan, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Tax Amnesty yang diselenggarakan KJRI Vancouver.
           Dalam paparannya Askolani menjelaskan dengan berlakunya Automatic Exchange of Information (AEOI) paling lambat mulai 2018, nantinya Wajib Pajak tidak akan lagi dapat menyembunyikan asetnya (dimanapun) dari Otoritas Pajak.    
      Oleh karena itu, saatnya bagi WNI Wajib Pajak mengungkapkan seluruh hartanya melalui program Tax Amnesty yang diberlakukan Pemerintah RI saat ini, ujarnya. Tax Amnesty diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi melalui repatriasi aset.

           Dikatakannya, keuntungan mengikuti Tax Amnesty, penghapusan pajak yang seharusnya terutang tidak dikenai sanksi administratif dan sanksi pidana, tidak dilakukan pemeriksaan atau penyidikan, proses pemeriksaan dan adanya jaminan kerahasiaan serta pembebasan pajak penghasilan untuk balik nama harta tambahan.
           Kegiatan yang dibuka Konsul Jenderal RI tersebut dihadiri sekitar 60 warga masyarakat Indonesia yang berdomisili di Vancouver dan sekitarnya. Peserta sosialisasi dengan antusias  mendengarkan paparan dan banyak bertanya dengan narasumber. Acara yang semula direncanakan  dua jam berlangsung hingga empat jam. ***3***
(T.ZG).

   
(T.H-ZG/C/M. Anthoni/M. Anthoni) 28-08-2016 01:54:00

MOSKOW

GAMELAN JAWA HIBUR MASYARAKAT MOSKOW
     Oleh Zeynita Gibbons

      London, 28/8 (Antara) - Gamelan Jawa yang dimainkan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan dan staf warga Rusia KBRI Moskow menghibur sekitar 300 pengunjung yang hadir dalam acara "All Colour of Asia" yang diadakan di State Museum of Darwin, Moscow, Jumat.
           Siaran pers KBRI Moskow yang diterima Antara London, Minggu menyebutkan gamelan Jawa merupakan satu-satunya orkestrasi musik yang diundang di acara pembukaan acara itu.
           Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus M. Wahid Supriyadi   menjelaskan sejarah gamelan Jawa yang sudah berusia lebih 1.000 tahun dan hingga kini aktif dimainkan dalam berbagai upacara resmi di masyarakat Indonesia khususnya etnis Jawa.
           Dikatakannya, gamelan mencerminkan keselarasan hidup orang Jawa yang gemar menyapa dan menenangkan jiwa pendengarnya.
           KBRI Moskow mendatangkan pakar musik gamelan dari Solo, Prof. Andrik Purwosito, untuk melatih warga Rusia menjadi sinden dan bermain gamelan. "Hasilnya sungguh luarbiasa," ujar Wahid.
           Diharapkan, diplomasi lini kedua yang dilakukan melalui gamelan ini dapat mempererat hubungan dan kerja sama antarindividu maupun antarnegara.
           Penggagas pameran Vladimir Annisimov yang pernah tinggal di Indonesia dan memimpin Biro Ekspedisi Kreatif ke 10 negara ASEAN, menyatakan gamelan sengaja dipilih karena dipandang sebagai representasi musik seluruh negara ASEAN.
           "Saya sangat menikmati alunan orkestra gamelan karena begitu menenangkan. Saya berharap suatu saat State Oriental Museum dapat mengoleksi perangkat gamelan seperti ini," ujar Anisimov yang menjadi kurator di museum.
           Pameran All Colour of Asia digelar dalam rangka peringatan 20 tahun dialog kemitraan Rusia-ASEAN dan juga peringatan Tahun 2016 sebagai Kebudayaan ASEAN-Rusia yang dicanangkan Presiden Rusia Vladimir Putin saat KTT ASEAN-Rusia di Sochi bulan Mei 2016 lalu.
          Acara itu memamerkan berbagai lukisan, foto, maupun benda-benda seni budaya 10 negara ASEAN yang berhasil dikumpulkan Biro Ekspedisi Kreatif Rusia selama tiga tahun berkeliling di negara-negara ASEAN antara tahun 2003-2006.
          Puluhan koleksi foto dan lukisan dari Indonesia mendominasi pameran, dari suasana alam Indonesia yang indah, koleksi wayang sampai patung-patung dari suku Asmat. Pameran akan berlangsung hingga November mendatang dan setiap dua minggu secara khusus akan menampilkan pegelaran seni budaya dan film dari masing-masing negara ASEAN.
         Museum Darwin di Moskow diambil dari nama evolusionis Inggris Charles Darwin dan  didirikan tahun 1907.  Museum ini merupakan salah satu museum sains terbesar di Eropa dan peringkat pertama dari 20 museum edukasi di Moskow.
         Rata-rata setiap minggu museum Darwin dikunjungi lebih 12.000 orang guna melihat sejarah evolusi manusia, replika dinosaurus, fosil hewan purba dan lainnya. ***4***
(T.ZG)T.H-ZG/B/M. Anthoni/M. Anthoni) 28-08-2016 01:45:29

NAMIBIA

BERBAGAI PRODUK UNGGULAN INDONESIA DIPROMOSIKAN DI NAMIBIA
     Zeynita Gibbons

    London, 27/8 (Antara) - KBRI Windhoek, Namibia mempromosikan berbagai produk unggulan Indonesia di antaranya barang-barang kecantikan dan alat-alat kesehatan dalam pameran dagang Ongwediva Annual Trade Fair (OATF) 2016 di Kota Ongwediva, Provinsi Oshana, sejak 26 Agustus hingga 2 September 2016.


         Counsellor Fungsi Ekonomi dan Pensosbud KBRI Winshoek,  
Pramudya Sulaksono kepada Antara London, Sabtu mengatakan, dalam pameran di kota 800 km itu stan KBRI menampilkan berbagai produk  kecantikan dan alat-alat kesehatan.


         Dubes RI untuk Republik Namibia merangkap Republik Angola, Eddy Basuki mengatakan, keikutsertaan KBRI dalam OATF 2016 
dipandang sebagai sarana efektif untuk mempromosikan potensi ekonomi Indonesia kepada masyarakat Namibia melalui produk kecantikan, alat-alat kesehatan.

         Selain itu Indonesia juga menampilkan produk potensial lainnya mengingat masyarakat Namibia khususnya penduduk yang tinggal di wilayah utara (lokasi tempat penyelenggaraan pameran), saat ini ekonominya sedang mengalami perkembangan pesat, sekaligus menjadi pintu gerbang perdagangan untuk masuk ke wilayah Afrika bagian selatan lainnya seperti Angola, Zambia, Botswana dan Zimbabwe.
         Produk kecantikan dan alat-alat kesehatan yang dipamerkan adalah dari PT Martha Berto, TBK dari Martha Tilaar Group, PT Sugih Instrumendo Abadi, PT Oneject Indonesia, PT Jayamas Medica Industri, CV Beauty Kasatama dan PT Asia Pasific Fortuna Sari yang memproduksi tissue basah.
         Sementara produk unggulan Indonesia lainnya yang turut berpartisipasi antara lain PT. Kapal Api Global yang memproduk kopi dan permen, PT Supranusa Indogita produk matras dan rubbersheet, PT Elangperdana Tyre Industry (produk ban), Maxpostone Decorative Stone (batu alam cetakan), PT Cahaya Angkasa Abadi (produk-produk kabel dan lampu) serta Rays Batik.
         KBRI juga memanfaatkan ajang OATF untuk mempromosikan Trade Expo Indonesia (TEI) 2016 ke-31 yang bertema: Trade with Remarkable Indonesia.
         OATF 2016 diadakan Kementerian Industrialisasi, Perdagangandan Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) Namibia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ongwediva sejak tahun 2001 merupakan pameran dagang terbesar di Namibia.
         Sekitar 440 ekshibitor dari dalam dan luar negeri berpartisipasi pada OATF 2016, selain Indonesia, juga ada dari Zimbabwe, Afrika Selatan, Tanzania, Botswana, Tiongkok, Jepang, Kenya dan Mesir yang pada tahun 2015 lalu pameran dagang dikunjungi lebih dari 90 ribu pengunjung.

         Sebelumnya, tahun 2013 Stan Indonesia KBRI Windhoek berhasil memperoleh penghargaan platinum sebagai stan terbaik untuk kategori internasional (Best Exhibit: International). (ZG) ***3***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 27-08-2016 06:09:28

LONDON

DITJEN PAJAK SOSIALISASI PENGAMPUNAN PAJAK DI LONDON
     Zeynita Gibbons

         London, 27/8 (Antara) - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia melakukan sosialisasi Undang-undang tentang Pengampunan Pajak kepada seluruh pejabat dan staf KBRI London, serta Perwakilan Perbankan Indonesia di London.

           Sosialisasi  yang dilakukan di KBRI London akhir pekan, dipimpin Staf Ahli Menkeu bidang Pengawasan Pajak, Puspita Wulandari, kata Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI London Hastin Dumadi kepada Antara London, Sabtu.
           Sosialisasi dilakukan dalam upaya pemerintah mencari pendanaan untuk pembangunan di Indonesia di tengah lesunya perekonomian global.
           Sosialisasi UU tersebut di London merupakan langkah awal Ditjen Pajak bersama Himpunan Perbankan Negara (HIMBARA) yang akan melakukan kegiatan sosialisasi UU tersebut kepada para nasabah HIMBARA dan masyarakat Indonesia yang berada di Inggris pada awal bulan September mendatang.
           Bagi masyarakat Indonesia di Inggris dapat menghubungi petugas Layanan Konsultasi Perpajakan (LKP) dengan datang ke KBRI atau menghubungi mereka melalui surat elektronik dan telepon.

           Untuk London, Layanan Konsultasi Perpajakan akan dilaksanakan sepanjang bulan September dan rencananya akan dilanjutkan lagi pada bulan Desember 2016 dan Maret 2017
      Guna mendukung pelaksanaan UU tersebut, Pemerintah juga membuka Layanan Konsultasi Perpajakan di tiga kota yaitu Singapura, Hong Kong, dan London.

           Tim Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI juga akan memberikan layanan konsultasi perpajakan di KBRI London mulai 30 Agustus.
    ***3***.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 27-08-2016 07:01:58

WINA

INDONESIA: KORUPTOR BERMANUVER PERTAHANKAN ASETNYA DI LN 
     Zeynita Gibbons
   London, 26/8 (Antara) - Upaya Pemerintah RI untuk mengejar dan mengembalikan aset hasil korupsi di luar negeri terkendala perlawanan dari para pelaku korupsi untuk mempertahankan asetnya dan menghindari proses hukum dengan bekerjasama dengan para investor petualang (adventurer investors).

        Delegasi RI menyampaikan pandangan pada hari pertama Pertemuan ke-10 Kelompok Kerja Pemulihan Aset (the 10th Meeting of the Open Ended Intergovernmental Working Group on Asset Recovery) di Wina, Austria, demikian Sekretaris Pertama Politik KBRI/PTRI Wina, Indra Rosandry kepada Antara London, Jumat.
        Upaya dikenal dengan istilah 'forum shopping' dilakukan pelaku tindak pidana korupsi dan juga 'adventurer investors' untuk menggugat pemerintah melalui forum peradilan asing maupun arbitrase internasional atas aset-asetnya yang dibekukan.
        Mengingat dampak buruk bagi upaya pemulihan aset, Delegasi RI mengajak negara-negara pihak pada UNCAC untuk tidak tinggal diam terhadap berbagai upaya perlawanan yang dilakukan para pelaku tindak pidana korupsi dan adventurer investors tersebut.
        Untuk itu, Delegasi RI menekankan pentingnya kemauan politik dan komitmen nyata negara atau yurisdiksi lokasi aset hasil tindak pidana itu ditempatkan dalam membantu negara yang memerlukan bantuan.
        Pada kesempatan ini, Delegasi RI  mengucapkan apresiasi kepada negara dan yurisdiksi asing yang selama ini turut mendukung dan membantu upaya 'asset recovery' yang dilakukan Pemerintah RI.
        Beberapa delegasi negara pada pertemuan antara lain Kuwait, RRT, Afrika Selatan, Nigeria, Lebanon, Rumania, Pakistan, Iran, Algeria, Saudi Arabia, dan Bangladesh juga memiliki pandangan yang sejalan dengan Delegasi RI.
        Pertemuan ke-10 Kelompok Kerja Pemulihan Aset yang berlangsung hingga 25 Agustus  tersebut dihadiri lebih dari 300 delegasi dari 97 Negara Pihak, serta wakil dari organisasi regional dan internasional.
        Kelompok kerja  dibentuk untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan pengalaman di antara negara mengenai tindakan dan kebijakan pemulihan aset terkait implementasi UNCAC.

        Delegasi Indonesia pada pertemuan dipimpin Duta Besar/Watap RI Wina beranggotakan wakil Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan KBRI/PTRI Wina.(ZG)***2****


(T.H-ZG/B/M.A. Iskandar/M.A. Iskandar) 26-08-2016 19:01:07

MOSKOW

PULUHAN RIBU HADIRI FESTIVAL INDONESIA DI MOSKOW
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 25/8 (Antara) - Lebih dari 60 ribu warga Moskow dan sekitarnya menghadiri Festival Indonesia yang diprakasai KBRI Moskow di Hermitage Garden selama dua hari pada akhir pekan lalu.
         Festival didukungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengubah taman seluas enam ha menjadi "lautan" manusia yang tidak putus dari jam 12 siang hingga pukul sembilan malam, demikian Fungsi Pensosbud KBRI Moskow dalam keterangan yang diterima Antara London, Kamis.
         Pengunjung dimanjakan dengan penampilan tarian dari berbagai daerah di Indonesia, musik dangdut, keroncong hingga poco-poco, aneka kuliner, "fashion show", pagelaran wayang kulit dengan gamelan Jawanya, serta pameran berbagai barang produksi Indonesia.
         Saung atau gerai berjumlah sekitar 50 unti dipadati pengunjung dan hampir seluruh barang yang dijajakan diborong habis, bahkan di beberapa saung menjual cokelat, kopi, dan makanan kering pun ludes hanya dalam waktu tiga jam.
         Minat warga Rusia terhadap batik tampak luar biasa. Bukan hanya membeli batik, mereka bahkan rela antre mengikuti lokakarya batik dengan narasumber yang khusus didatangkan dari Yogyakarta. Kerumunan pengunjung Rusia antusias mengikuti workshop wayang kulit dan gamelan yang disampaikan Prof Andrik Purwasito dari UNS.
         Selain itu, warga Rusia juga khusuk menikmati pagelaran wayang kulit dan alunan gamelan yang pemainnya mayoritas warga Rusia, termasuk pesinden, Yulia Ryazha. Para pemain gamelan warga Rusia  bahkan baru berlatih sebanyak lima kali atas bimbingan Prof Andrik.
         Membeludaknya penonton wayang kulit menyebabkan Panitia Festival memindahkan lokasi dari tenda kecil ke panggung utama sekaligus menutup jalannya Festival.
         Belum lagi penampilan Ekaterina Mikhailovna yang membawakan tari Jaipong dan seorang warga Jepang, Saori Watanabe yang secara luwes menampilkan tari Cenderawasih dari Bali.
         Selain penampilan dari Indonesia, pihak Rusia juga turut memeriahkan Festival dengan penampilan grup tari Republik Tatarstan, negara bagian di Rusia yang mayoritas warganya beragama Islam. Demikian juga Asosiasi Pencak Silat Rusia ikut memperagakan pencak silat yang berhasil memukau penonton.
         Dubes RI untuk Rusia dan Belarus, Wahid Supriyadi menyampaikan kepuasannya mengingat festival ini baru pertama kali diadakan sejak KBRI berdiri tahun 1954.
         "Ini luar biasa, dan saya bahkan tidak menyangka festival ini dihadiri sekitar 400 pengusaha dan seniman dari Indonesia serta pengunjung yang membeludak. Saya berjanji tahun depan akan lebih baik, apalagi beberapa sponsor menyatakan akan menyumbang lebih besar lagi," ujar Dubes yang baru 4,5 bulan bertugas di Moskow.
   
Nasi goreng
    Wahid juga heran ternyata nasi goreng yang disuguhkan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan KBRI Moskow menjadi makanan paling favorit selama Festival diikuti sate ayam, terbukti dengan antrean yang mengular dan habis hanya dalam beberapa jam.

         Selama Festival, peserta dari Indonesia menyatakan kepuasannya dan mengatakan berhasil mendapatkan "potential buyers" atas produk yang dipamerkan dan menyatakan akan kembali ikut Festival tahun depan.
         Beberapa Kepala Daerah seperti Bupati Malang, Bupati Kaur Bengkulu, Sekda Aceh dan isteri Gubernur Bali menyampaikan apresiasi dengan pelaksanaan Festival bertema "Visit Wonderful Indonesia: Bali and Beyond".
         Festival Indonesia dibuka secara resmi Dubes didampingi Wakil Ketua DPD merangkap Ketua Komite Persahabatan Rusia-Indonesia di DPD Rusia, senator Ny. Liliya Salavatinovna Gumerova, Direktur Asia Ketiga Kemlu Rusia Ny. Lyudmila Vorobyeva, Menteri Kebudayaan Republik Tatarstan Airat Minnemulovich Sibagatullin.
         Berikutnya Ketua Dewan Bisnis Rusia-Indonesia Mikhail Vyaceslavovich Kuritsyn, Ketua Federasi Bulutangkis Federasi Rusia merangkap Ketua Persahabatan dan Kerjasama dengan Indonesia Mr. Sergey Shakhrai, Direktur Hubungan Internasional bandara Sheremyetevo Aleksander Nikonov, dan sejumlah Dubes negara sahabat di Moskow.
    ***4*** (T.ZG)
(T.H-ZG/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 25-08-2016 10:25