Minggu, 22 Januari 2017

PARIS

MUSLIM INDONESIA DI PARIS BAHAS HUTANG-PIUTANG KELUARGA
         Zeynita Gibbons

   London, 22/1 (Antara) - Perkumpulan Masyarakat Muslim Indonesia di Paris PERMIIP, mengkaji masalah utang-piutang keluarga dengan pembicara penggiat keuangan keluarga syariah, Dosen STEI Tazkia yang sekarang sedang bertugas di University of Essex, Inggris, Murniati Mukhlisin.
        "Bab utang-piutang keluarga ini sangat penting untuk dibahas karena tidak semua keluarga mengenal jenis-jenis utang yang sesuai syariah dan bagaimana menyikapinya, kata Murniati kepada Antara London, Minggu.
        Dikatakannya relatif banyak masalah utang yang mengakibatkan timbulnya permusuhan antar-saudara dan teman dikarenakan tidak adanya pencatatan, legalitas dan transparansi.
        Utang yang bermasalah dapat mempersulit perhitungan harta waris, katanya, dan menambahkan terkait hutang tercantum pada ayat-ayat di Surah An-Nisaa' 12 yang merekomendasikan selesaikan utang terlebih dahulu sebelum menunaikan wasiat dengan catatan maksimum sepertiga dari sisa harta, setelah itu baru harta dibagikan.
        Pertemuan di KBRI Paris itu juga dihadiri Duta Besar UNESCO yang berkantor di Paris, T.A. Fauzi Soelaiman beserta istri Bonita Sa'danoer.
        Ketua PERMIIP periode 2015/2017 Novic mengatakan, kegiatan pengajian termasuk pembahasan isu-isu kontemporer seperti masalah hutang tersebut diminati masyarakat Indonesia di Paris.
        Kegiatan diskusi pencerahan tersebut telah bertahun-tahun diselenggarakan di tempat yang sama usai shalat Jumat.
        Masyarakat Islam Indonesia di Paris ingin menunjukkan wajah Islam yang damai serta menjadi bagiadan dari solusi atas masalah-masalah sosial kemasyarakatan, katanya.
        Masyarakat Islam di Paris juga merencanakan pembangunan semacam Pusat Kegiatan Islam Indonesia di Paris, kata Novic yang segera kembali ke Tanah Air dan posisinya periode selanjutnya akan diisi Teuku Zulkaryadi.(ZG)***4****
(T.H-ZG/B/J. Tarigan/J. Tarigan) 22-01-2017 06:43:15

FITUR

Minuman tradisional Indonesia di FITUR Madrid

 - 3.859 Views

Pewarta: 


Madrid (ANTARA News) - Minuman tradisional dan kopi Indonesia sajian peracik minuman (mixiologist) Erwin Perdana Warman dan barista Doddy Pancawinata menjadi daya tarik Paviliun Indonesia dalam pameran pariwisata "Feria Internacional de Turismo (FITUR)" di Madrid, Spanyol, pada 18 hingga 22 Januari 2017.

"Senang banget karena peminatnya banyak dan mereka sangat menikmati minuman yang ada walau awalnya mereka seperti merasa aneh tetapi senyum yang diberikan setelah minum dan kata bueno, serta rekomendasi ke orang sekitanya menjadi penghargaan atas minuman Indonesia, ujar Erwin Perdana Warman dari Aston Sentul Lake and Convention kepada ANTARA News, Minggu.

Selama pelaksanaan pameran pariwisata FITUR yang dibuka Raja Felipe VI, Paviliun Indonesia menyajikan minuman tradisional, antara lain wedang jahe, kunyit asem dan jakencruk yang diyakini berkhasiat bagi kesehatan seperti untuk melawan penyakit kanker, kolesterol, sakit tenggorokan, flu dan juga digestion,

Erwin menyanyikan minuman tradisional, yang dibuat dengan bahan dasar segar layaknya kencur, kunyit dan jeruk, kayu manis dan cengkeh.

"Sempat ada yang mengabadikan momen saat saya membuat minuman tradisional Indonesia dari awal, serta mempostingnya di sosial media dengan statemen best ginger tea ever," ujarnya.

Diakuinya banyak yang tertarik dan merasa belum mendapatkan sajian seperti itu saat berkunjung ke Indonesia, sehingga ada yang mengatakan minuman tradisional tersebut terasa segar, dan ada yang minta tambah sampai tiga kali.

Menurut Erwin, para pengunjung Paviliun Indonesia yang mengusung Wonderful Indonesia dengan menampilkan payung dan topeng serta batik, menilai bahwa bumbu yang digunakan dalam minuman tradisional mempunyai bau dan rasa yang lebih kuat dibanding bahan lainnya.

Mereka pun sangat antusias dengan manfaat dari minuman tradisional Indonesia, bahkan ada pengunjung yang minta resep dan dimana mendapatkannya, ujar Erwin.

Selain menyuguhkan minuman tradisional, Paviliun Indonesia juga menampilkan tarian yang dibawakan penari Asra Zykra Ayoub, Rita Daryuni dan Putri Jingga Aura yang menampilkan tarian piring dari Sumatera Barat.

"Kami bangga bisa menampilkan kesenian Indonesia dalam pameran pariwisata FITUR," ujar Asra Zykra Ayoub, yang sering mengikuti misi kesenian Indonesia ke berbagai negara.

Sementara itu, Sekretaris Deputy Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kempar, Ni Wayan Giri Adnyani mengemukakan bahwa Paviliun Indonesia di FITUR melibatkan 20 industri pariwisata agen perjalanan, tur operator dan perusahaan hotel maupun resort dari seluruh Indonesia dalam upaya mempromosikan berbagai obyek wisata dalam pameran pariwisata.

Dikatakannya, industri pariwisata yang ikut mempromosikan berbagai obyek wisata, diantaranya Ravelino Tour&Travel, Jewel Indonesia,Exolore Sumba, PT Indonature Tour & Travel, PT Adventure Cartensz, Pacto Ltd. Indonesia, PT Bali Catur Cemerlang, PT Dewi Wisata Tour & Travel, PT ASEAN Tour & Travel, Sense Hotel Group, Pramana Hotels & Resort Bali, dan PT. Good Indonesian Food yang khusus menawarkan wisata kuliner.

Indonesia tahun ini fokus menawarkan paket-paket tergolong baru bagi pasar Eropa, seperti JogLoSemar di Jawa, Coral Wonders, kecantikan segitiga koral Indonesia di Raja Ampat, Wakatobi, dan Bunaken, kemudian paket wisata di Kepulauan Riau dan Danau Toba di Sumatera Utara, demikian Ni Wayan Giri Adnyani.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2017

FITUR

Indonesia promosi wisata kuliner di Madrid

 - 4.502 Views

Pewarta: 

Madrid (ANTARA News) - Indonesia ikut mempromosikan wisata kuliner dengan keikutsertaan PT Good Indonesia Food (GIF) untuk pertama kalinya dalam pameran pariwisata "Feria Internacional de Turismo (FITUR)" yang berlangsung di Madrid, Spanyol, pada 18 hingga 22 Januari 2017.

"Kami berupaya memperkenalkan wisata kuliner Indonesia di Madrid yang juga dikenal dengan wisata kuliner mereka yang cukup populer dikenal dengan Tapas," ujar Brand Manager PT GIF Bhadra Anantadhira kepada ANTARA News, Minggu.

Menurut dia, keikutsertaan dalam pameran pariwisata internasional yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata RI adalah untuk memperkenalkan wisata kuliner di Indonesia yang sudah mendunia, seperti rendang, sate ayam dan nasi goreng. Jaringan televisi kabel Amerika Serikat (CNN) pernah menempatkan rendang sebagai menu populer.

Ia mengemukakan bahwa pihaknya memperkenalkan wisata kuliner ke berbagai daerah dengan grup yang tidak terlalu besar berupa paket yang terdiri dari pengenalan budaya Indonesia melalui kuliner. Info wisata itu dapat diakses ke goodindonesiafood.com yang menyajikan beragam informasi.

Tiap daerah di Indonesia, dikemukakannya, memiliki keunikan kuliner, misalnya rendang Sumatera Barat, sate lilit ali, gudeg Yogyakarta, coto/soto Makasar, ataupun makanan China Peranakan di kawasan Jalan Mangga Besar, Jakarta.

Ia menyatakan, paket wisata kuliner beranggotakan sedikit orang lebih efektif karena program yang ditawarkan juga menyangkut pengenalan dan sejarah kuliner, termasuk kisah rempah-rempah.

"Setiap makanan mempunyai arti dan juga khasiat," demikian Bhadra Anantadhira.

Dubes RI untuk Spanyol ,Yuli Mumpuni, mengemukakan bahwa wisata kuliner dan belanjamenjadi ikon wisata Spanyol pada 2015-2016.

Sebelumnya, menurut diplomat karir Kementerian Luar Negeri RI itu, Spanyol hanya mengandalkan wisata pantai, matahari dan pasir.

Namun, ia menilai, Spanyol kemudian sukses menjadikan makanan tradisionalnya, Tapas, menjadi sangat populer ke mancanegara layaknya sushi dari Jepang.

Apalagi, Spanyol akan mengadakan program Madrid Fusion yang menjadi ajang promosi dalam memamerkan makanan dari berbagai daerahnya.

Pameran makanan internasional terbesar di dunia diselenggarakan setelah FITUR tersebut telah menjadi kiblatnya para juru masak (chef) seluruh dunia, sehingga KBRI Madrid juga akan mempromosikan kuliner Indonesia di ajang tersebut, demikian Yuli Mumpuni.
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2017

SOFIA

FILM AISYAH FAVORIT DI FESTIVAL FILM ISLAMI DI BALKAN
     
  Zeynita Gibbons

    London,21/1 (Antara) - Film Indonesia menjadi salah satu favorit dalam festival film Islami di kawasan Balkan sekitar 280 penonton yang memenuhi 'cinema house' (Dom Na Kinoto) Kota Sofia Bulgaria ikut tertawa, terharu, dan berdecak kagum dalam menonton Film Aisyah Kita Bersaudara pada acara Indonesian Night di Menar Film Festival, Jumat malam.
           The 9th Sofia Menar Film Festival secara serentak pada lima bioskop dan cultural center ternama di Kota Sofia, Bulgaria berlangsung dari tanggal 12-29 Januari mendatang.
            Sekertaris Pertama fungsi Pensosbud KBRI Sofia, Nurul Sofia kepada Antara London, Sabtu menyebutkan penonton datang dari berbagai kalangan 'movie go-ers' mulai dari pejabat pemerintah, pelajar, hingga turis indonesia yang sedang singgah di Sofia.
         Dubes RI Sofia, Sri Astari Rasjid, mengatakan film ini mengingatkan kita akan tantangan yang harus dihadapi, untuk dapat hidup damai berdampingan dengan agama yang berbeda.
         Dunia saat ini dipenuhi kebencian, intoleransi dan teror, kita harus menumbuhkan cinta, perdamaian, dan pengertian untuk menciptakan dunia yang lebih baik, ujarnya.
         Rata-rata penonton mengagumi keindahan Indonesia yang menampilkan sisi lain Indonesia yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, kata seorang penonton yang mengambil kelas bahasa Indonesia.
         Dua karya anak bangsa, film Aisyah Biarkan Kita Bersaudara (2016) dan Cahaya Dari Timur (2014) berpartisipasi dalam Menar Film Festival yang merupakan festival film Islami terbesar di kawasan Balkan, Eropa Timur. Film Cahaya dari Timur akan ditayangkan pada tanggal 26 Januari mendatang.
         Partisipasi Indonesia merupakan yang kedua kalinya di festival ini setelah tahun 2015. Festival film ini pada awalnya didominasi negara - negara Timur Tengah dan Afrika Utara, namun KBRI Sofia dengan dukungan Pusat Pengembangan Perfilam Kemendikbud mendorong partisipasi film Indonesia untuk menampilkan budaya dan keindahan Indonesia sebagai salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.
         Festival diikuti film dari Iran, Azarbaijan, Maroko, Turki, Lebanon, Armenia, dan lainnya. Menurut panitia Menar walaupun untuk tahun ini tidak ada jenis kompetisi, sebanyak 592 'feature' film dan lebih dari 1200 film pendek telah mendaftar untuk berpartisipasi. Festival ini bertujuan memperkenalkan kehidupan dan kebudayaan Islami kepada masyarakat internasional.
         Pada acara Indonesian Night, promosi film Indonesia dikemas dalam paket promosi terpadu, dimana sebelum acara pemutaran film dimulai, penonton mengantri mencoba berbagai makanan Indonesia seperti sate, krupuk, nasi dan mie goreng serta mengambil berbagai brosur pariwisata Indonesia.
         Acara ini juga dimanfaatkan KBRI Sofia, untuk pemberian sertifikat bagi pelajar bahasa Indonesia di universitas Sofia dan di KBRI untuk mendapatkan sertifikat kelulusan sekaligus perpisahan bagi guru bahasa Indonesia.(ZG)***4****
(T.H-ZG/B/H. Nasir/H. Nasir) 21-01-2017 23:09:19

MADRID


Indonesia bisa belajar dari Spanyol datangkan turis

 - 6.603 Views

Oleh 

Madrid (ANTARA News) - Indonesia harusnya bisa banyak belajar dari Spanyol dalam hal mendatangkan wisatawan mancanegara dan strategi pemerintah Spanyol dalam mengelola berbagai obyek wisata serta sarana dan prasarana perlu dicontoh.

Hal itu diungkap Dubes RI untuk Spanyol Yuli Mumpuni, kepada Antara London saat berkunjung ke paviliun Indonesia dalam pameran pariwisata "Feria Internacional de Turismo (FITUR) yang berlangsung di Madrid, Spanyol dari tanggal 18 hingga 22 Januari mendatang.

Menurut Dubes Yuli Mumpuni, strategi yang dilakukan Pemerintah Spanyol berhasil menaikkan jumlah kunjungan wisatawan menjadi 75 juta pada tahun 2016, naik sekitar 9 juta dari tahun 2015 yang hanya 66 juta wisatawan.

Wisatawan yang datang ke Spanyol lebih banyak membelanjakan uangnya dibandingkan turis yang datang ke Prancis, meskipun jumlah turis yang ke Perancis lebih besar," katanya.

Menurut catatan Kementerian Pariwisata Spanyol, pada 2016 turis asing membelanjakan uangnya rata-rata 138 Euro per-hari, atau dalam satu paket kunjungan berbelanja rata-rata 1.023 Euro per-orang, sehingga selama 2016 devisa yang diterima Spanyol dari pariwisata mencapai Euro 77 milyar, naik 8,3% dibandingkan tahun 2015. Sementara penduduk Spanyol hanya 47 juta orang.

Dikatakannya, selain itu Pemerintah Pusat Spanyol mendorong Pemerintah Propinsi untuk melakukan inovasi di semua Propinsi yang berjumlah 17 Provinsi, menjadi wilayah destinasi yang menarik. Contohnya, diantara enam destinasi teramai yakni Catalunya, Kepulauan Canarias, Balearic, Valencia, Andalusia, dan Madrid, yang paling berhasil adalah Kepulauan Canarias yang pada tahun 2016 berhasil meningkatkan jumlah turis asing 11%, dari 13 juta pada 2015 menjadi 15 juta pada 2016. 

Sementara itu untuk destinasi yang tidak ramai tetapi karena inovasi yang dilakukan telah berhasil meningkatkan jumlah turis asing secara signifikan seperti La Rioja naik 89% dan Aragon 69%. Inovasi yang dilakukan antara lain seperti Kepulauan Canary yang memiliki tanah yang diiklankan mirip Planet Mars, sangat sukses dalam menarik produser film untuk shooting disana. Selain itu, untuk menunjang kegiatan shooting para artis film terkemuka, di Kepulauan Canari dibangun Taman Bermain yang bernama Siam Park, telah menjadi daya tarik di Kepulauan Canary.

Sementara itu, Propinsi Valencia inovasinya melalui deklarasi sebagai Kota Sutera yang masuk dalam program UNESCO dan UNWTO mengenai pembangunan pariwisata, ekonomi, dan infrastruktur Jalur Sutera sehingga promosinya dapat bergabung dalam promosi Jalur Sutera UNESCO dan UNWTO.

Selain itu Spanyol juga memperkenalkan wisata kuliner dan belanja, gabungan kuliner dan belanja ini menjadi ikon wisata Spanyol pada 2015-2016. Sebelumnya mereka hanya mengandalkan wisata pantai, matahari dan pasir. Spanyol menjadikan makanan tradisionalnya, Tapas, menjadi sangat populer seperti makanan Jepang, Sushi.

Apalagi Spanyol akan mengadakan program Madrid Fusion ajang promosi dalam memamerkan makanan dari berbagai daerah di Spanyol, dan menjadi pameran makanan internasional terbesar di dunia. Pameran akan diselenggarakan setelah FITUR tersebut telah menjadi kiblatnya para chef seluruh dunia. Kebijakan tersebut juga dikembangkan dengan dukungan UNWTO mendeklarasikan San Sebastian sebagai Ibukota Gastronomi Dunia pada 2015.  

Sementara itu Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Giri Adnyani, mengatakan Indonesia memang harus banyak belajar dari Spanyol dalam hal mendatangkan wisatawan. Apalagi posisi Madrid yang sangat strategis bagi pengembangan wisata Indonesia. Karena itu, keikutsertaan Indonesia dalam Pameran Pariwisata Internasional Fitur ke 37 di Madrid, Spanyol, punya arti staretis bagi pengembangan pariwisata di Tanah Air, khususnya dalam menarik wisatawan Spanyol, Eropa dan Amerika Latin.

Apalagi Madrid menjadi lokasi kantor pusat dari bandan pariwisata PBB atau UN WTO yang menjadikan Madrid sebagai referensi dalam pengembangan wisatanya. Saat ini jumlah wisatawan Spanyol yang datang ke Indonesia menurut data hingga tahun 2015 tercatat hanya 53.891 wisatawan. Sayangnya Spanyol tidak masuk dalam Pasar Utama Wilayah Eropa, maka target 2017 tidak dirinci, ujarnya, hanya untuk Wilayah Eropa kementerian pariwisata mentargerkan dua juta lebih wisatawan pada tahun 2017 diantaranya wisatawan dari Inggris 441 ribu, Perancis 330 ribu dan Jerman 306 ribu dan Belanda 250 ribu.

Selama pelaksanaan Fitur tidak saja industri pariwisata Indonesia yang menjual berbagai obyek wisata tetapi juga travel biro adal Spanyol seperti "Indonesia En Tus Manos," yang juga menjual paket berbagai obyek wisata di Indonesia, seperti Bali, Sumatera khusus nya Pulau Samosir dan Bukit Lawang, Borneo, Lombok, Pulau Komodo dan Flores bekerjasama dengan berbagai hotel yang ada baik di Bali maupun daerah lainnya.

Sampai saat ini kami telah mendatangkan wisatawan Spanyol ke Indonesia mencapai seribu wisatawan," ujar Direktur Komersial Indonesia En Tus Manos, Alejondro Viato kepada Antara London.

Dikatakannya perusahaan yang bernama "Indonesia En Tus Manos," yang berarti Indonesia di tangan, lebih banyak melakukan privat tour khususnya untuk yang melakukan wisata bulan madu mencapai 80 persen. Diharapkannya pada tahun ini ia bisa mendatangkan sekitar 300 sampai 400 wisatawan Spanyol yang akan berlibur ke Indonesia.

Menurut data Badan Pariwisata Dunia (UNWTO) dan WTTC 2015, sektor pariwisata memberikan kontribusi sebesar 9,8% Produk Domestik Bruto (PDB) global, kontribusi terhadap total ekspor dunia sebesar US$ 7,58 triliun dan foreign exchange earning sektor Pariwisata tumbuh 25,1%, dan pariwisata membuka lapangan kerja yang luas; 1 dari 11 lapangan kerja ada di sektor pariwisata.
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

ITALIA

RI - ITALIA BAHAS KERJA SAMA EKONOMI
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 21/1 (Antara) - Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Bambang Brodjonegoro bertemu Menteri Ekonomi dan Keuangan Republik Italia, Pier Carlo Padoan membicarakan upaya penguatan kerja sama ekonomi antara kedua negara, seiring semakin intensifnya hubungan bilateral dalam berbagai bidang.
         Dalam pertemuan tersebut Menteri Padoan menyampaikan pengalaman Italia dalam menghadapi situasi krisis ekonomi serta upaya Pemerintah Italia melakukan reformasi struktural dan menata kebijakan fiskal secara hati-hati, demikian Counsellor Pensosbud KBRI Roma, Charles F. Hutapea kepada Antara London, Sabtu.
        Lebih lanjut, Menteri yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Sekjen  Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) 
di Paris ini, memberikan apresiasi atas kemajuan perekonomian Indonesia yang begitu pesat dan stabil.
        Dalam kesempatan ini, Menteri PPN RI menyampaikan terima kasih atas masukan dari Menteri Padoan kepada dirinya tatkala masih menjabat Menteri Keuangan RI terkait konsep tax amnesty, yang kemudian telah berhasil dilaksanakan di Indonesia.
        Hubungan bilateral RI-Italia semakin erat dalam beberapa tahun terakhir yang tercermin dari kunjungan Presiden Italia, Sergio Matarella ke Jakarta November tahun 2015 lalu serta pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi di sela-sela Konferensi G-20 tahun 2014 dan 2016.
         Prof. Dr. Bambang Brodjonegoro melakukan kunjungan ke Roma, Italia untuk melakukan kampanye dan uji kepatutan terkait dengan nominasinya sebagai calon Presiden IFAD (International Fund for Agricultural Development atau Dana Internasional untuk Pembangunan Pertanian) periode 2017-2021.
         IFAD merupakan salah satu badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang berkantor pusat di Roma dan bergerak dalam pendanaan internasional untuk pembangunan sektor pertanian.Prof. Dr. Bambang Brodjonegoro menjadi satu-satunya wakil Asia, dan memiliki pengalaman luas kerja sama dengan IFAD sejak masih menjabat Wakil Menteri Keuangan RI selaku Gubernur IFAD Indonesia.
         Dengan latar belakang pendidikan maupun pengalaman karir yang luas baik di bidang akademik, pemerintahan, maupun organisasi internasional, diharapkan Prof. Dr. Bambang Brodjonegoro bisa mendapatkan dukungan mayoritas dari negara anggota IFAD.
         Presiden IFAD saat ini adalah Dr. Kanayo F. Nwanze dari Nigeria, yang masa jabatan untuk periode keduanya akan berakhir pada 31 Maret mendatang.     
    Pemilihan Presiden IFAD akan dilaksanakan pada kesempatan Pertemuan Dewan Gubernur IFAD Sesi ke-40 tanggal 14-15 Februari mendatang yang akan diikuti oleh delapan kandidat terkemuka dari berbagai belahan dunia. Sementara itu, uji kepatutan bagi para kandidat dilaksanakan pada 20 Januari lalu. ***4*** 
(T.H-ZG/B/E.S. Syafei/E.S. Syafei) 21-01-2017 05:35:53

MEKSIKO

DUBES: MEKSIKO HUB INDONESIA KAWASAN AMERIKA LATIN
         Zeynita Gibbons

   London, 21/1 (Antara) - Meksiko akan tetap menjadi hub bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama di kawasan Amerika Tengah dan Amerika Latin, kata Dubes RI untuk Meksiko Yusra Khan.
        Pernyataan itu disampaikan Dubes Yusra dalam resepsi awal tahun baru yang diadakan untuk pertama kalinya oleh KBRI di Mexico City yang dihadiri sekitar 60 mitra kerja serta kalangan diplomatik, khususnya dari ASEAN, kata Pensosbud KBRI Meksiko Febby Fahrani kepada Antara London, Sabtu.
        Lebih lanjut Dubes menyampaikan, Indonesia dan Meksiko memiliki potensi yang baik untuk bekerja sama di bidang peternakan, penerbangan, nuklir dan radio isotop, serta industri kayu.
        Resepsi yang digelar tidak hanya untuk mempererat hubungan kerja sama, namun juga sebagai sarana promosi ekonomi serta budaya, ujar Dubes saat berbaur dengan tamu yang menikmati suguhan Sate Ayam Madura.
        Pada kesempatan itu Dubes Yusra menyampaikan kerja sama Indonesia dengan Meksiko menunjukkan peningkatan dan masih memiliki ruang untuk terus dikembangkan.
        Resepsi awal tahun baru ini dirancang untuk diselenggarakan secara rutin setiap tahun.
        KBRI memamerkan foto-foto aktivitas wisata seperti tari Kecak dari Bali, pacu sapi di Sumatera Barat, dan ritual lompat batu di Nias serta memromosikan keragaman kuliner khas nusantara seperti Wingko Babat, onde-onde dan risoles.(ZG)***2**** 
(T.H-ZG/B/J. Tarigan/J. Tarigan) 21-01-2017 06:01:05
end