Selasa, 16 Mei 2017

HAOK


WNI di Eropa lakukan aksi simpatik untuk Ahok
Minggu, 14 Mei 2017 14:59 WIB - 11.387 Views
Pewarta: Zeynita Gibbons

London (ANTARA News) - Warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Eropa seperti di Inggris, Belanda, menggelar aksi simpati untuk Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, dengan menyalakan lilin, menyanyikan lagu nasional Indonesia dan memakai busana hitam atau merah dan putih.

Aksi yang digelar di obyek wisata kota London, komedi putar raksasa London Eye dekat jam gadang "big ban," diprakasai diaspora Indonesia yang ada di London Cathy Lelengboto bersama rekan-rekan nya yang tergabung dalam komunitas Bara JP London juga diikuti oleh warga asing.

Sementara itu aktivis Lenah Susianty, mantan wartawan BBC Indonesia menyampaikan sebagian masyarakat Indonesia yang bermukim di Britania Raya (UK) dan Irlandia Sabtu malam berkumpul di area London Eye, London, untuk menyatakan dukungan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan pada Pancasila.

Menurut Lenah Susianty, mereka menyesalkan dijatuhinya hukuman penjara terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan menggunakan Pasal 156a. "Kami melihat keganjilan dengan digunakannya pasal penistaan agama ini oleh hakim padahal jaksa penuntut pun tidak menuntut pasal ini," ujar Lenah.

"Kami ingin menyatakan solidaritas kami terhadap Bapak Ahok dan kami percaya bahwa Bapak Ahok tidak bersalah," ujar Lenah dalam keterangannya kepada Antara London, Minggu.

Sementara itu malam solidaritas untuk Indonesia di Belanda digelar di beberapa kota. "Sama seperti di Indonesia, masyarakat Indonesia di Belanda juga menggelar acara bakar lilin menunjukkan keprihatinan akan situasi di tanah air," ujar Bari Muchtar dari beritabelanda.com.

Acara yang juga disebut 1000 Lilin Untuk Indonesia itu digelar hari Sabtu pukul 20.00 di Damrak, Amsterdam. Acara serupa juga akan digelar di Den Haag dan Groningen.

Namun yang sudah pasti akan digelar juga di Utrecht.  "Kami yang jengah dan prihatin akan situasi politik dan sistem peradilan di Indonesia ingin menunjukkan dukungan terhadap saudara-saudara kita di Indonesia dengan aksi spontan: Menolak Bungkam," demikian Rina Sitorus dalam selebaran.

Acara aksi itu antara lain diisi dengan nyanyi bersama, bakar lilin, membaca puisi dan lain-lain. Sedangkan acara di Utrecht diadakan hari Minggu di Stadshuisbrug plein, Stadhuisbrug, Utrecht.

Aksi yang digelar sebagai bentuk simpati untuk Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, juga digelar di beberapa kota di Eropa lainnya serta di Helsinki (Finland), Frankfurt dan Bonn di Jerman, Swiss, serta di Paris, yang di prakasai Wulan Chaniago.




Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

BAKU



ANGKAT BESI - INDONESIA RAIH EMAS PERTAMA "ISLAMIC SOLIDARITY GAMES" 
     Oleh Zeynita Gibons      
     London,14/5 (Antara) -  Atlet Angkat Besi Indonesia, Surahmat Wijoyo membukukan sebagai peraih medali emas pertama untuk katagori angkat besi putra 56kg dengan berhasil mengangkat beban 261 kg di event "Islamic Solidarity Games"  ke-4 di Baku Azerbijan.
          Fungsi Protokol Konsuler dan Penerangan KBRI Baku, Anggraeni Widiastuti, Minggu mengatakan Surahmat bukanlah satu-satunya atlet Indonesia yang meraih medali di katagoti angkat besi putra 56 kg, rekannya Muhamad Furkon menempati posisi kedua meraih medali perak  berhasil mengangkat beban seberat 256 kg.
          Dengan keberhasilan kedua atlet angkat besi tersebut menjadikan posisi Indonesia hingga Sabtu(13/5) dibawah tuan rumah Azerbaijan menempati posisi pertama. Posisi Indonesia dalam perolehan medali bersama Iran dan Turki juga memperoleh satu medali emas dan satu  perak.
         Indonesia sebelumnya merupakan juara umum Islamic Solidarity Games ke-3 yang dilaksanakan di Palembang tahun 2013. Pada saat itu Indonesia meraih 104 medali dengan 36 medali emas, 34 medali perak dan 34 medali perunggu.
          Islamic Solidarity Games merupakan pertandingan olahraga berbagai cabang yang dikuti negara-negara Islam dan diadakan oleh Islamic Solidarity Sports Federation (ISSF) ISG di Baku mempertandingkan 21 cabang olahraga dan diikuti 54 negara Islam di dunia.

    ***4***
(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 14-05-2017 05:18:01

UNAND

UNAND PADANG - UNIVERSITAS ARISTOTLE JAJAKI KERJA SAMA 
     Zeynita Gibbons

      London,14/5 (Antara) - Universitas Andalas (Unand) Padang menjajaki kerja sama dengan dengan salah satu universitas terkemuka di Yunani, Aristotle University of Thessaloniki (AUT) dengan fasilitasi KBRI Athena.
          Pembicaraan penjajakan kerja sama bidang pendidikan dan kebudayaan RI-Yunani dilakukan  Kepala Pusat Media dan Komunikasi Politik Unand, Najmuddin Rasul Ph.D bersama  Ms. Helen Kotsaki, Head of International Department AUT di KBRI, kata Counsellor Pensosbud KBRI Athena, John Admiral kepada Antara London, Minggu.
         Najmuddin menyampaikan usulan kerjasama ini sesuai dengan visi Unand untuk menjadi universitas terkemuka dengan  menjalin kerjasama lembaga pendidikan tinggi internasional.
          Sementara itu Ms. Helen Kotsaki menyampaikan Rektor AUT memberikan sinyal positif untuk menjalin kerjasama dengan Unand karena sejak berdiri AUT pada tahun 1925 belum memiliki kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi Indonesia. Saat ini AUT melakukan kerjasama dengan berbagai universitas di Amerika Serikat, Eropa, Australia, Jepang, Korea dan Cina, ujarnya.
          Bentuk kerjasama pendidikan yang kedua universitas diantaranya pertukaran pengajar, pertukaran mahasiswa, kolaborasi akademisi kedua universitas untuk melakukan research dan publication. Bidang ilmu yang berpotensi lainnya seperti arkeologi, pertanian, politik, komunikasi dan studi Islam.
        AUT adalah universitas pertama di Yunani yang memiliki program studi Islam yaitu ¿Introduction to Muslim Studies¿ dengan program empat tahun. Untuk mengembangkan program studi Islam , Rektor AUT mengundang lembaga perguruan tinggi Indonesia menjadi dosen tamu pada program studi Islam selama satu semester atau satu tahun dengan Bahasa pengantar Bahasa Inggris.      
    Penjajakan kerjasama pendidikan antar universitas ini merupakan terobosan baru untuk implementasi Persetujuan Pendidikan dan Kebudayaan RI-Yunani ditandatangani di Athena tahun 2004.        
     Selama ini, beberapa mahasiswa Indonesia setiap tahunnya belajar di AUT dalam kerangka program beasiswa Erasmus. Sebaliknya, setiap tahun beberapa mahasiswa Yunani belajar budaya Indonesia di lembaga pendidikan tinggi Indonesia dengan program beasiswa Darmasiswa dan Beasiswa Seni Budaya Indonesia.
          AUT adalah salah satu universitas terbesar di Yunani yang terletak di pusat kota Thessaloniki, kota kedua terbesar setelah Athena, dengan jumlah mahasiswa lebih dari 70.000 dan 10 fakultas dengan 41 program studi.

    ***4***

(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 14-05-2017 13:00:30

JERMAN

PESONA INDONESIA DI TAMAN TERBESAR DI JERMAN
     Oleh Zaynita Gibons
      London,14/5 (Antara) - Pesona  keindahan dan kesenian Indonesia membangkitan keceriaan di festival "Kulturreichtum Indonesiens @IGA Berlin 2017" berlangsung 10-12 Mei 2017 di Berlin. 
      Masyarakat ibukota Jerman  yang mengunjungi Taman Rekreasi Marzahn Hellersdorf, menjadi tuan rumah  Internationale Garten Austellung (IGA) dipuaskan mengenai berbagai kekayaan budaya Indonesia
      Festival ini diadakan atas prakarsa Kedutaan Besar RI Berlin, Pemerintah Kota Berlin, Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata RI, dan Nyama Braya Bali komunitas masyarakat Bali di Berlin, kata Pensosbud KBRI Berlin, Fattah Hardiwinangun kepada Antara London, Minggu.
          Selain menampilkan berbagai kesenian nusantara yang oleh Sanggar Nusa Budaya dari Jakarta menghibur seluruh pengunjung taman seluas 25 ha ini, seperti Kancet Bangentawai dari Kalimantan Timur, Gumeulis Mincreung dari Jawa Barat dan Bajidor Kahot dari Betawi diiringi  orkes musik fusion betawi.
          Bazar kuliner dan pameran informasi pariwisata, kerajinan, dan smart city Jakarta menarik  pengunjung untuk mengetahui lebih dalam mengenai Indonesia.
           Balinese Garden sebagai Aset Soft Power Indonesia
Masyarakat Bali di Jerman,  berkolaborasi dengan misi kesenian kementerian pariwisata menyajikan penampilan istimewa khas pulau dewata.
           Dimulai dengan parade mepeed yang juga diikuti Dubes RI untuk Jerman, Dr. Ing. Fauzi Bowo. Pengunjung terhipnotis keindahan tari rejang dan tari baris, serta keramaian Joged Bumbung diiringi gamelan Bali yang dinamis secara live.
         Eksotisme Bali telah lama menjadi daya tarik dari Garten der Welt (taman dunia) yang merupakan bagian Taman Marzahn Hellersdorf.
         Salah satu daya tarik taman kota Berlin ini adalah  Balinese Garden yang didirikan Desember 2003 dengan luas 500m2 sebagai salah satu bentuk kerja sama Sister City Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Berlin  didukung bantuan dan dukungan berbagai pihak di Indonesia. 
    Guna menghadirkan suasana otentik, dalam Balinese Garden  terdapat Pura Tri Hita Kirana (THK) yang dibangun tahun 2005 dan sejak didirikan juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Bali di Jerman dan Eropa.
          Menyambut IGA Berlin 2017, Pemerintah kota Berlin melakukan renovasi antara lain memperluas Balinese Garden serta memperbesar ukuran glass house atau dikendal dengan Tropenhalle demi memberikan kesempatan tumbuh yang lebih leluasa bagi tanaman yang ada di Taman Bali tersebut.
         Serta memberikan atmosfir  tropis bagi para pengunjung yang lebih banyak. Pemugaran tersebut  dilakukan dengan total biaya sekitar 4,5 juta yang dibiayai oleh kota Berlin.
         Sebagai simbol apresiasi dan persahabatan antara Jakarta dan Berlin, Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama menyumbangkan sebuah Pelinggih Penunggun Karang  yang menjadi bagian dari Pura Tri Hita Karana.
          Dalam rangka pemugaran itu juga, diadakan Upacara Pemelaspasan dan dan Ngenteng Linggih Pura Tri Hita Karana dihadiri ratusan masyarakat Bali se Eropa  dan menjadi daya tarik khusus dan atraksi bagi pengunjung perhelatan akbar IGA Berlin 2017. Pura Tri Hita Karana salah satu aset soft power Indonesia di Jerman.
          Dalam sambutan pembukaan acara festival, Dubes Fauzi Bowo menyampaikan Pura Tri Hita Karana merupakan simbol yang kuat dari kehidupan harmonis di antara masyarakat Indonesia di Berlin.
          Masyarakat Indonesia di Berlin yang merupakan penganut berbagai  agama dan menjadi kontribusi masyarakat Indonesia dalam mendukung upaya kota Berlin untuk mempromosikan integrasi, toleransi, dan keterbukaan di dalam masyarakatnya.

    ***4***

(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 14-05-2017 05:37:42

DIASPORA

PESTA DIASPORA DENGAN DANGDUTAN DI LONDON
     Oleh Zaynita Gibons
   London, 13/5 (Antara) - Musik dangdut yang dibawakan  kelompok Bandana diaspora Indonesia yang terdiri dari pekerja  domestik di London pimpinan Wahyu Dinamika  menyemarakan acara "Family Fun Day" yang digelar Indonesian Diaspora Inggris dan Republik Irlandia.
        Kegiatan para diaspora tergabung dalam IDN-Inggris dan RoI  di Quintin Hogg Memorial Ground, Hartington Road, London, Sabtu itu membawakan beberapa lagu dangdut "Secawa madu, Terlena dan Tamu malam minggu"  dinyanyikan Daryati membuat pengunjung ikut berjoget.
        Pesta diaspora itu dihadiri Dubes RI untuk London, Dr Rizal Sukma dan Hana A Satriyo,  bertema Experience Indonesia yang juga dimeriahkan tari topeng Kelana yang dibawakan Wsnu Aji Styo Wicaksono dan  penampilan anak-anak diaspora yang menceritakan Si Kancil.
          Dubes Dr Rizal Sukma dalam sambutan menyampaikan penghargaan kepada Diaspora yang mengadakan ada acara Family Fun Day  dan mengakui promosi Indonesia di Inggris tidak dapat dilakukan hanya oleh KBRI London. Untuk itu Dubes Rizal Sukma sangat menyambut baik setiap kegiatan yang diadakan oleh masyarakat Indonesia di Inggris.
           Sementara itu Ketua Diaspora Indonesian  Inggris dan Republik Irlandia (IDN - Inggris dan RoI) yang disebut Peri-UK, Ayleen Wisudha mengatakan acara family fun day bertujuan untuk  memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Inggris.     
     Dikatakannya  pengurus Diaspora berupaya membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia untuk dapat masuk dalam komunitas Inggris, ujar dosen di Westminster University.
          Acara Family Fun Day juga diisi penampilan grup musik dari Bona Pasogit, dengan demo masak oleh chef Budiono, dan workshop tari Yapong yang disampaikan Alexander Vie dan juga dimeriahkan penampilan  Gamelan Siswa Sukra serta penampilan musik Jazz oleh Nilam &Annisia.
           Acara Family fun day juga diisi dengan pelatihan karate dibawah bimbingan Berry Natalegawa dan  berpose dengan aktor Indonesia yang bermain di Dr Strange , Raden Topo Wresniwiro, Hollywood Star Block-Buster Marvel Movie Dr Strange, Star Wars, 47 Ronin yang ingin bisa main di Indonesia.
           Family fun day juga disemarakan dengan bazar makanan dengan sate ayam Windsor, nasi Padang Teh Ina dan bakso bola bola, Soto mir nya Enggi Kitchen serta Toko Gordon yang menjual bahan makanan seperti Mie, kecap, berbagai macam bumbu serta sirup menyambut Ramadhan.

    ***4***
(T.H-ZG/B/M. Yusuf/M. Yusuf) 14-05-2017 05:26:38

IRLANDIA

PARLEMEN IRLANDIA SAMBUT UPAYA PENINGKATAN KERJASAMA PENDIDIKAN
     Oleh Zeynita Gibbons
   London, 13/5 (Antara) - Parlemen Irlandia menyambut baik keinginan Indonesia menambah jumlah pelajar di Irlandia terkait kerjasama di bidang teknologi pangan, energi terbarukan, ilmu kedokteran dan ICT.
        Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Rizal Sukma menyampaikan hal itu pada pertemuan dengan Ketua Majelis Tinggi Parlemen Irlandia dalam kunjungan kerjanya di Irlandia, kata Koordinator Fungsi Politik KBRI London, Andalusia Tribuana Tungga Dewi kepada Antara London, Sabtu.
        Dikatakannya, selain bertemu dengan pejabat pemerintah, parlemen dan pengusaha, Dubes mengunjungi National Concert Hall (NCH) Irlandia, gedung konser tempat gamelan pemberian Sultan Hamengku Buwono X dari Yogyakarta yang secara rutin mengadakan kelas dan pagelaran gamelan oleh warga Irlandia.
        Dengan meningkatnya pecinta gamelan di Irlandia dalam waktu tiga tahun terakhir, gamelan dapat menjadi sarana efektif mengenalkan Indonesia di Irlandia.
        Mengakhiri kunjungan kerjanya di Irlandia Dubes  Rizal Sukma  memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Trinity College dan dihadiri mahasiswa tergabung dalam Trinity College Center for Asian Studies sekaligus menutup rangkaian kegiatan terpadu Dubes di Dublin, Irlandia dari tanggal 8-10 Mei.
        Selain memberikan kuliah umum di kampus paling bergengsi di Irlandia, Dubes juga membuka Business Forum yang diadakan Perwakilan BKPM London bekerjasama dengan Dublin Chamber of Commerce.
        "Irlandia adalah mitra kerja penting bagi Indonesia untuk kawasan Eropa," ujar Rizal pada pidato pembukaan .
        Volume perdagangan Indonesia-Irlandia tahun 2016 sebesar US$ 172,2 juta meningkat 5,33 persen dibandingkan tahun lalu.    
   Menurut Dubes, masih banyak ruang untuk peningkatan kerja sama, terutama di sektor perdagangan, investasi dan pariwisata antara kedua negara diantara sektor industri makanan, teknologi informasi, ekonomi kreatif dan energi terbarukan.
        Usai menghadiri Business Forum, Dubes  melakukan pertemuan dengan pejabat Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, dan Parlemen Irlandia.
        Sebagai salah satu bentuk penguatan kerja sama bilateral RI- Irlandia, rencananya  akan mengadakan forum konsultasi bilateral sebelum akhir tahun 2017.
        Memanfaatkan kunjungan Dubes di Irlandia,  KBRI London membuka pelayanan konsuler bagi masyarakat Indonesia maupun asing yang berada di Dublin, seperti layanan lapor diri, perpanjangan paspor maupun aplikasi visa Indonesia. 
   Hubungan diplomatik Indonesia-Irlandia terjalin sejak tahun 1984. Pada tahun 2014, Irlandia membuka perwakilannya di Indonesia. Sementara perwakilan Indonesia di Irlandia masih dirangkap KBRI London.
        Jumlah WNI di Irlandia hanya sekitar 256 orang, dimana 26 di antaranya pelajar. Sementara jumlah wisatawan Irlandia ke Indonesia pada tahun 2016 tercatat sekitar 350 orang.
        Indonesia sebagai anggota ASEAN dan Irlandia sebagai anggota Uni Eropa sama-sama melihat potensi untuk terus mengembangkan kerja sama di berbagai bidang.
    ***4****

(T.H-ZG/C/P.H. Prabowo/P.H. Prabowo) 13-05-2017 09:38:18


GITAR

21

GITAR BUATAN INDONESIA MASUKI PASAR BELANDA 
          Oleh Zeynita Gibbons

    London 13/5 (Antara) - Gitar akustik buatan Bandung, Indonesia, berhasil memasuki pasar Belanda.
         Masuknya gitar akustik buatan Bandung ke pasar Belanda merupakan hasil kerja sama PT Genta Trikarya dan perusahaan Belanda Homestead Guitars, demikian pernyataan tertulis Sekretaris Satu Fungsi Pensosbud KBRI Den Haag, Nur Evi Rahmawati kepada Antara London, Jumat.
         Peluncuran produk gitar akustik itu ditandai dengan penyerahan gitar akustik dari Dubes RI untuk Kerajaan Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja kepada gitaris legendaris Belanda sekaligus personil band "Golden Earring", George Kooymans, pada Kamis.
        Dubes Wesaka juga memberikan gitar akustik kepada musisi dari  "Doe Maar" Henny Vrienten, serta musisi Boudewijn de Groot.
        Dalam sambutannya, Dubes I Gusti Agung Wesaka Puja, menyampaikan kerja sama antara Homestead dan PT Genta Trikarya merupakan contoh kolaborasi sangat baik antara dunia usaha Indonesia dan Belanda.
        Kehadiran gitar kualitas tinggi Indonesia semakin membuka mata masyarakat Belanda bahwa Indonesia mampu menghsilkankan produk-produk berkualitas tinggi.
        "Tak hanya itu, kerja sama produksi instrumen musik  diharapkan semakin mendekatkan people-to-people relations antarkedua bangsa, mengingat musik adalah bahasa universal,"  ujarnya.
        Tiga musisi Belanda, George Kooymans, Henny Vrienten dan Boudewijn de Groot yang saat ini tergabung dalam group band Vreemde Koostgangers, setelah memperoleh gitar produksi Indonesia langsung melakukan uji coba dengan memainkan lirik-lirik lagu mereka.
        "'Mooie' (indah)," ujar ketiganya sambil mengamati ketiga gitar yang secara khusus di desain untuk masing-masing musisi.
        Perwakilan Homestead Robin van de Poll mengatakan kolaborasi itu diawali dari keingintahuannya tentang gitar kualitas tinggi produksi Indonesia yang diulas sebuah majalah terkemuka bagi penggemar gitar.   
   Setelah itu, pada 2012, Robin van de Poll mengunjungi  perusahaan gitar di Bandung. "meskipun awalnya bukan untuk tujuan bisnis, namun bergulir menjadi ide untuk mengembangkan produk gitar kualitas tinggi untuk pasar Eropa," tuturnya.
        Perwakilan PT. Genta Tri Karya, Awan Nasution, melalui "video conference" di sela-sela program, menyampaikan kebanggannya gitar produksi mereka diminati musisi papan atas Belanda.
        "Homestead Guitars" dibuat di Bandung menggunakan bahan dasar kayu Indonesia seperti Javanese Rosewood, Javanese Mahogany dan Makassar Ebony. Homestead Guitars akan dipasarkan tidak hanya di Belanda, tapi juga ke negara Uni Eropa lainnya.

    ***4****T.H-ZG/C/R. Utami/B/R. Utami) 13-05-2017 09:12:57