Rabu, 10 September 2014

GARUDA

Selasa, 9 September 2014 09:21 WIB
London (Antara Lampung) - Pesawat Boeing 777-300ER dipiloti Kapten Sumarhudojo dan Kopilot Bayu Perwira pada Senin pukul 12.25 waktu setempat, mendarat mulus di Bandara Gatwich Inggris .
 
Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia, Hamzah Thayeb, dan Kepala Perwakilan Garuda di Inggris, Jubi Prasetyo, dan Sales Menager Garuda London, Christina Vidos, menyambut para penumpang di lorong pintu keluar pesawat Bandara North Terminal Gatwich, termasuk kelompok musik band Nidji dengan vokalis Giring.
 
Penerbangan yang nyaman dengan pelayanan yang sangat memuaskan serta dilengkapi dengan fasilitas internet, bahkan saya bisa menghubungi keluarga saya di tanah air," ujar vokalis Nidji, Giring kepada Antara London.

Kepala Perwakilan Garuda di Inggris Jubi Prasetyo kepada Antara London, mengakui setelah sekian lama tertunda, akhirnya penerbangan Garuda Jakarta-London via Amsterdam dapat terlaksana. "Suatu kepuasan buat saya pribadi akhirnya Garuda bisa terbang dari Jakarta ke London," ujar Jubi Prasetyo.

Diakuinya dengan kembalinya Garuda terbang ke London juga menjawab market di Kerajaan Inggris yang selama ini telah lama menunggu, apalagi Garuda yang bergabung dalam group Skyteam meraih banyak penghargaan diantaranya The World's Best Cabin Crew itu diminati oleh pengusaha Inggris.
 
Dikatakannya Garuda Indonesia menawarkan penerbangan dengan layanan berkualitas dengan konsep Garuda Experience pada tiga pelayanan kelas yaitu First Class, Business Class dan Economy Class. Peluncuran rute penerbangan Garuda Indonesia ini juga sejalan dengan semakin meningkatnya intensitas kerja sama kedua negara termasuk di sektor pariwisata, bisnis dan angkutan barang/kargo.
 
Pesawat Garuda Indonesia untuk jalur penerbangan ini dilengkapi dengan fasilitas "Inflight Connectivity", termasuk jaringan Wi-Fi dalam pesawat dan pelayanan live TV bagi penumpang semua kelas dan koki khusus bagi penumpang Kelas Satu.

Acara  penyambutan ¿ ketibaan perdana pesawat Garuda Indonesia di Gatwick Airport dilakukan  sederhana. Dubes Hamzah Thayeb menyampaikan ucapan selamat kepada pilot dan kopilot serta penumpang dilanjutkan resepsi di Sofitel Hotel, dihadiri  pejabat pemerintah Inggris, anggota parlemen, bisnis, dan industri travel serta Kepala Perwakilan Garuda di Amsterdam, Dian Ediono.
 
Dalam acara diawali dengan ditampilkan tarian Pendet dari Bali dan video company profile Garuda yang akan melayani penerbangan sebanyak lima kali dalam seminggu untuk rute Jakarta-London ini  setiap hari Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, Minggu, juga hadir dua  pemain dan legen klub sepakbola Liverpool Robbie Fowler dan Ian Rush, dimana Garuda menjadi salah satu sponsor klub sepakbola ternama di kota The Beatles itu.

Dubes Hamzah Thayeb mengungkapkan rasa kegembiraan dengan kembali terbangnya Garuda ke London dan menyampaikan  bahwa penerbangan langsung Garuda ini merupakan elemen penting dalam upaya memperkuat hubungan dan kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang.
 
Keberadaan penerbangan Garuda ini juga memberikan pilihan baru bagi para penumpang dari Inggris yang ingin melakukan perjalanan ke Asia Tenggara baik untuk tujuan bisnis maupun wisata.
 
Sementara itu mewakili Inggris, Richard Graham MP (Utusan Dagang PM Inggris untuk Indonesia) menyampaikan bahwa Inggris mendukung  upaya ini dengan akan menggunakan Garuda dan berharap Garuda dapat terbang secara penuh tiap hari dalam seminggu. "Garuda akan menjadi  penerbangan  kelas dunia," ujar Richard.

Commercial Officer, Gatwick Airport, Guy Stephenson menyambut baik penerbangan ini mengingat penerbangan Garuda Indonesia telah dirintis bersama antara Otoritas Gatwick Airport dan kantor Garuda Indonesia sejak tahun 2010 akhirnya dapat terealisasi.

Eksekutif Diretur UK-ASEAN Business Council Rosa Hunter, dengan senang menyambut kehadiran Garuda, karena banyak pengusaha dari Inggris yang menjalin usaha dengan mitranya di Indonesia. Diharapkannya Garuda bisa  terbang langsung dari London  ke Jakarta.
 
Sementara itu Daniel Marsh, salah satu penumpang Garuda yang akan berlibur ke Bali kepada Antara London, setelah check in di counter Garuda di North Terminal Gatwich yang dihias dengan balon serta dua crew Garuda menyambut para penumpang, mengatakan bahwa ia sangat senang bisa ikut dalam penerbangan perdana Garuda.
 
"Saya senang karena selain penerbangan perdana yang pasti pesawat baru juga waktu penerbangan pada siang hari," ujar pria penggemar sepakbola tim Liverpool apalagi saya denger pemain dan legen klub Liverpool Robbie Fowler dan Ian Rush ikut menyambut.

Menurut Daniel, penerbangan di siang hari sangat cocok dengannya , apalagi harga tiket sekali jalan dari London ke Bali hanya 399 Poundsterling yang dianggapnya cukup murah

Pimpinan Garuda Indonesia Holiday France SAS, Harold Tobing, merupakan salah seorang yang sangat bangga dengan kehadiran Garuda di London karena sejak empat tahun lalu ia ikut menjajaki kerjasama Garuda dengan pihak bandara Gatwich. "Saya ikut merasa bangga akhirnya Garuda terbang kembali ke London," ujar Harold Robing.  

VENICE

Film "Maryam" raih juara di Venice

2 hari lalu | Dibaca 5331 kali
London (ANTARA News) - Film Indonesia berjudul "Maryam" karya sutradara Sidi Saleh meraih juara pada kategori film horizon pendek yang jenis ceritanya belum pernah ada sebelumnya pada "71st Venice International Film Festival".

"Sebelumnya film tersebut terpilih menjadi 12 film horizon terbaik dari 2.500 film lainnya yang masuk nominasi pada 71st Venice International Film Festival," kata Pensosbud KBRI Roma, Nindarsari Utomo kepada Antara London, Senin.

Film tersebut merupakan karya kedua Sidi Saleh yang sebelumnya juga berhasil ke tingkat internasional pada 2013 dengan judul "Fitri" dengan menyabet juara pada Clermont-fd International Film Festival di Paris. Film Fitri terpilih menjadi 75 film kategori pendek terbaik dari 7.500 film yang masuk ke panitia.

Film "Maryam" diputar pada festival film bergengsi dengan skala internasional pada tanggal 5 September di Sala Casino bersama dengan lima film pendek lainnya yang berjudul Mademoiselle karya Guillaume Gouix, Pat-lehem karya Idan Hubal, Castillo y el Armando karya Pedro Harres, Cams karya Carl-Johan Westegard, 3/105 karya Avelina Prat and Diego Opazo serta Lift You Up karya Ramini Bahrain.

Sehari sebelumnya juga diputar enam film kategori pendek lainnya yang juga bersaing dengan enam film yang diputar pada hari tersebut. Keenam film itu menampilkan ciri khas masing-masing dan sangat bersaing satu sama lain.

Film ditonton oleh sekitar 100 orang dari kalangan terbatas insan perfilman, karena film tidak dikonsumsi oleh masyarakat umum. Produser pada film karya Sidi Saleh berjudul Fitri dan Maryam adalah seorang gadis muda berbakat bernama Amalia Trisna Sari.

Amalia dan Sidi Saleh mengaku membuat film tersebut tanpa ambisi dan target yang tinggi. Mereka bekerja dalam tim dengan ikhlas dan berusaha maksimal.

"Alhamdulillah bisa menjadi juara pada 71st Venice International Film Festival tahun 2014," kata Sidi Saleh yang juga berharap film Maryam juga masuk dalam nominasi Ozu Film Fetival yang akan berlangsung di Italia pada November mendatang.

Sutradara muda berbakat dan lahir di Jakarta pada tahun 1979 menyampaikan biasanya film yang masuk nominasi pada festival film internasional baru akan diputar untuk umum setahun setelah dikompetisikan.

Film "Maryam" menceritakan bagaimana seorang pembantu rumah tangga bernama Maryam yang sedang hamil bekerja di salah satu rumah keluarga Katholik yang ditinggal sendirian untuk mengurus majikan laki-laki yang memiliki gangguan autis.

Majikannya meminta Maryam yang seorang Muslim dan tidak mengerti apa-apa tentang Natal dan prosesi misa untuk mau membawanya pergi merayakan Natal ke salah satu gereja mewah di Jakarta.

Dengan pikiran yang masih ragu dalam kondisi hamil, Maryam mencoba mengikuti keinginan majikannya tersebut. Setelah sampai di gereja dengan menggunakan bajaj terdapat gejolak batin di hati Maryam, namun dia tidak mungkin meninggalkan majikannya sendirian.

Majikan Maryam ikut berdoa dan merasakan suasana misa di dalam gereja, sementara Maryam mencoba mengikuti prosesi misa dengan hati yang berkecamuk antara keharusan membantu sang majikan dan ketidaktahuannya mengenai prosesi misa sendiri.

Akhirnya, prosesi misa dilalui Maryam bersama majikan dalam gereja tersebut, namun tidak sampai selesai karena Maryam dan majikannya keluar dan memutuskan untuk pulang. 

IRLANDIA

RI-Irlandia peringati 30 tahun hubungan diplomatik

3 hari lalu | Dibaca 3645 kali
TM Hamzah Thayeb. (ANTARA)
London (ANTARA News) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Inggris, mengelar serangkaian acara menandai peringatan 30 tahun RI-Irlandia di tengah resepsi perayaan hari ulang tahun ke-69 RI dan Forum Bisnis Perdagangan, Pariwisata dan Investasi dengan kalangan bisnis dari Irlandia.

Fungsi Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Hastin Dumadi, kepada ANTARA News, Minggu, menyebutkan bahwa tahun ini sangat istimewa dalam perjalanan hubungan RI-Irlandia, karena kedua negara memperingati 30 tahun dibentuknya hubungan diplomatik.

Pada tahun ini pula, ia mengemukakan, Irlandia membuka kedutaan besar di Jakarta.

Indonesia juga menggelar konser gamelan di National Concert Hall pada 7 September 2014 dan pelatihan gamelan bagi masyarakat Irlandia.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia, TM Hamzah Thayeb, menyatakan bahwa Indonesia menyambut baik keputusan Pemerintah Irlandia pada Januari 2014 membuka kedutaannya di Jakarta yang diyakini akan mendorong hubungan kedua negara pada tingkatan yang lebih tinggi.

"Saya yakin ke depan nilai perdagangan bilateral serta kerja sama investasi dapat terus ditingkatkan, sesuai dengan potensi masing-masing negaran," ujarnya.

Ia pun mengemukakan, peluang investasi yang ditawarkan Indonesia, antara lain di sektor strategis pembangunan proyek-proyek infrastruktur bandara dan pelabuhan laut, perkeretaapian, keuangan, migas, energi, pendidikan, hilirisasi pertambangan dan perkebunan untuk mendorong pengembangan produk bernilai tambah.

Irlandia sebagai negara anggota Uni Eropa, dinilainya, memiliki keunggulan kompetitif di bidang industri produk makanan dan minuman, seperti Guinness, farmasi, peralatan kesehatan, teknologi informasi dan memiliki iklim usaha yang kondusif dengan corporate trading income tax.

Nilai perdagangan antara kedua negara pada 2013 tercatat mencapai 171,8 juta dolar AS, namun masih banyak peluang kerja sama di berbagai sektor yang dapat dikembangkan.

Pada Forum Bisnis itu, ia menyatakan, pemilik dan pengelola Bandar Udara Dublin menyatakan minatnya bekerja sama bisnis dengan pengelola bandara di Indonesia untuk pelatihan penerbangan dan akan berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri acara Pekan Infrastruktur Indonesia pada 3 hingga 7 November 2014 di Jakarta. (*)

BELANDA

Indonesian Festival ajang promosi RI di Belanda

3 hari lalu | Dibaca 4204 kali
Duta Besar RI di Den Haag, Belanda, Retno LP Marsudi (kiri) dalam satu jamuannya.(indonesia.nl)
London (ANTARA News) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag, Belanda, mengelar "Indonesian Festival: Pesta Rakyat (IFPR) 2014" guna mempromosikan berbagai budaya Tanah Air di Negeri Kincir Angin itu

Sekretaris Pertama KBRI Den Haag, Danang Waskito, kepada ANTARA News London, Minggu, mengatakan bahwa pesta rakyat digelar di halaman Sekolah Indonesia Netherlands (SIN) Wassenaar dalam rangkaian penutup perayaan hari ulang tahun Kemerdekaan ke-69 RI.

Dilaporkannya, sekira 9.000 pengunjung tidak saja datang dari kalangan WNI maupun keturunan Indonesia, tetapi juga warga Belanda, Belgia dan Jerman. Walikota Wassenaar, Jan Hoekema, menjadi tamu kehormatan.

Duta Besar RI di Den Haag, Retno L.P. Marsudi, menyampaikan bahwa IFPR 2014 juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat Indonesia sekaligus mempererat hubungan Indonesia-Belanda, terutama dalam hal budaya kuliner dan produk dari Tanah Air.

Secara khusus, Dubes Retno menyampaikan apresiasi kepada Walikota Wassenaar dan jajarannya yang memberikan dukungan pada penyelenggaraan kegiatan KBRI yang memiliki lima properti, termasuk Wisma Duta, Wisma Tamu dan SIN.

Walikota Jan Hoekema dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi pada penyelenggaraan IFPR karena sangat diminati warga Belanda dan warga negara lainnya. Koordinasi KBRI dan pihak-pihak terkait cukup baik sehingga kegiatan yang dihadiri ribuan orang berlangsung lancar, aman, dan tertib.

Pihak Pemerintah Kota (Gementee) Wassenaar bangga menjadi bagian IFPR, dan mengharapkan kerja sama kedua pihak akan semakin kuat di masa mendatang.

IFPR 2014 yang berlangsung selama seharian menampilkan berbagai kegiatan, diantaranya bazar produk Indonesia, kuliner Indonesia, lomba anak-anak dan panggung hiburan. Sekitar 10 stand menjual berbagai produk Indonesia, diantaranya baju batik, tas batik, kaos, dan beragam pernak-pernik kecantikan, serta asesoris rumah tangga.

Sekira 50 peserta bazaar kuliner yang tergabung dalam 35 marktkram(saung) menjual berbagai kuliner Indonesia, termasuk sate, bakso, rujak cingur, pempek, nasi kapau, nasi Bali maupun berbagai jajan tradisional Indonesia.

Areal bazaar makanan cukup luas dan terletak di halaman kiri SIN dan dipenuhi dengan pengunjung yang ingin mencicipi makanan Indonesia.

Selain itu, terdapat pula beberapa stand informasi kemasyarakatan seperti Diaspora Indonesia, Indonesia Satu (Asosiasi Chef Indonesia di Belanda), PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) dan SIN. Pada promosi budaya Indonesia, acara di panggung menampilkan kolaborasi kesenian/budaya tradisional Indonesia dan kontemporer.

Siswi SIN dan Parmasit Eindhoven menampilkan beberapa tarian tradisional Indonesia. Kelompok Anak Indonesia memainkan angklung dengan berbagai aransemen lagu, seperti "Kicir-Kicir", "Welcome to My Paradise", dan "Let It Be".

Kelompok musik Indonesai di Belanda, seperti Hengky Supit and Friends dan Challenge Band juga menyemarakkan acara jelang penampilan Indera Kuswara, De Lagaligo Jazz Syndicate dari Makassar, Terry dan Denada Tambunan. (*)

AMAZON

Jeffrey Polnaja Bawa Misi Ride For Peace

Posted on 06 Sep 2014. Hits : 410
Penjelajah dunia dengan sepeda motor seorang diri asal Bandung, Jawa Barat, Jeffrey Polnaja yang membawa misi 'Ride for Peace,' berhasil menembus 10 negara di Amerika Tengah, dan Amerika Selatan sampai di Amazon.
Jeffrey yang sejak seminggu lalu mulai memasuki Brasil, Sabtu mengaku masih dalam kondisi tubuh bugar dan sepanjang tujuh bulan terakhir tempuh tidak kurang dari 25.000 kilometer dengansepeda motor BMW R 1150 GS bernomor polisi B 5010 JP.
Pria yang akrab disapa Kang JJ ini masuk ke wilayah Brasil melalui gerbang perbatasan Peru dengan Brasil di daerah Assis Brasil. Sayangnya, ketika melanjutkan perjalanan ke Cuiaba sepeda motornya, 'Silver Line', mengalami masalah teknis. 'Plat kopling Silver Line rusak dan riskan memaksakan diri. Saya terpaksa berhenti sambil menunggu teman-teman dari Brasil membantu,' ucapnya.
Jeffrey menceritakantitik lokasi kerusakan sepeda motornya di daerah Vista Alegre do Abuna jauh dari kota. Diperlukan perjalanan sejauh 260 kilometer selama enam jam untuk mencapai Porto Velho.
'Saya sangat berterimakasih kepada teman-teman di Brasil yangberupaya menolongmeski punbutuh waktu 15 jam perjalanan untuk pergi dan pulang. Rutenya cukup ganas karena harus melintasi sungai Madeira dan Amazon yang penuh piranha,' ujar Kang JJ.
Sebelum mencapai Brasil Jeffrey mengekplorasiPeru, Guatemala, Belize, El Savador, Honduras, Nikaragua, dan Costa Rica, dan menyeberang di terusan Suez di Panama, Kolombia, dan Venezuela.
Jeffrey sempat melakukan pelayaran di laut ganas Karibia selama lima hari bersama tunggangannya.
'Kondisi tubuh saya normal, dan boleh dibilang bugar untuk melanjutkan perjalanan misi Ride for Peace yang masih panjang,' kata Jeffrey. 'Saya masuk ke Brasil pekan lalu setelah tiga bulan mengeksplorasi Peru,' lanjut pria berkepala plontos yang telah menembus 90 negara ini.
Menurut Kang JJ di Peru ia bertahan hampir tiga bulan. 'Negaraindah dengan penduduknya ramah, budaya kunonya masih kental, dan banyak daerah di Pegunungan Andes berketinggian di atas 4.000 meter dari permukaan laut yang dikunjungi,' ujar pria yang juga mengunjungi Macchu Pichu, serta berkendara dari Tumbez ke CaƱon el Pato, Nazka dan Danau Titicaca di Peru.
Promosi Indonesia di Peru Selama di Peru Jeffrey banyak melakukan aktivitas berbicara di depan forum. Selain menceritakan kisah perjalanan panjang yang dimulai dari tanah air, Jeffrey juga mempromosikan Indonesia, serta pentingnya perdamaian di seluruh dunia.
Jeffrey juga mengajak orang asing yang mengikuti forumnya merasakan wisata kuliner dengan menikmati kuliner khas Indonesia hasil olahan StaffKedutaan Besar Indonesia.
'Di Amerika Latin memang tidak ada peperangan yang dipicu konflik politik. Namun perang melawan sindikat narkoba dan kriminal sering dilihat Itu sama-sama menghancurkan,' kata pria yang meninggalkan Indonesia untuk misi Ride for Peace kedua sejak awal 2012 itu.
Jeffrey bercerita tentang bahaya kriminal di sepanjang penjelajahannya di Amerika Latin.Kolombia dinilainya sebagai salah satu negara dengan tingkat kriminalitas tinggi yang dibekap kejahatan kartel-kartel obat bius dan tidak bersahabat dengan orang asing.
'Saya pernah mendengar suara letupan pistol. Ada sekitar enam sampai delapan letusan. Tak lama kemudian saya melalui jalan asal suara pistol itu, dan saya melihat enam tubuh tergeletak. Saat itu saya ingin memotret korban, tapi seorang teman melarang saya,' ungkapnya.
Misi Ride for Peace yang dijalani bukanperjalanan tanpa resiko. Berkendara seorang sendiri, di mana pun itu, selalu memiliki potensi bahaya. Terlebih di sebuah negara yang masih asing baginya.
'Saya hanya berusaha untuk selalu mampu menyatu dengan alam.Dengan membaca dan memahami berbagai fenomena alam, maka kita akan lebih mengerti dan memahami situasi serta kondisi medan yang akan dilalui. Ketika kita dekat dengan alam dan mensyukuri kebesaranNya, dengan sendirinya kita juga akan merasa dekat dengan Sang Pencipta'.


'Banyak pengalaman yang saya terima sepanjang perjalanan ini. Ternyata, bila kita sensitif, alam mampu memberikan peringatan. Contohnya, ketika saya melihat banyak capung terbang maka saya harus segera mempercepat atau sebaliknya memperlambat tunggangan karena munculnya banyak capung bisa jadi pertanda akan segera turun hujan,' ceritanya.(ant/rd)

PRAHA

"Garuda di Dadaku" diputar di festival film ASEAN

4 hari lalu | Dibaca 4912 kali
Ilustrasi - Film "Garuda di Dadaku 2" (ilustrasi)
London (ANTARA News) - Kedutaan Besar negara-negara ASEAN yang ada di Praha secara bersama menggelar Festival Film ASEAN (AFF), di bioskop terkenal dan tertua di Praha, Lucerna Cinema, dari tanggal 9 sampai 13 September mendatang.

Duta Besar RI Praha, Emeria W.A. Siregar, dalam keterangan pers di Ceko, mengatakan AFF 2014 merupakan yang ketiga kalinya diadakan di Praha, menurut Sekretaris III Penerangan dan Juru Bicara KBRI Praha, Fitriyani Riduan kepada ANTARA London, Sabtu.

AFF 2014 yang diikuti oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam, juga diselenggarakan sebagai perayaan Ulang Tahun yang ke-64 berdirinya ASEAN dan bertujuan mempromosikan nilai-nilai budaya dari negara-negara ASEAN di Republik Ceko.

Pemilihan film "Garuda di Dadaku", untuk diputar dalam AFF cukup beralasan. Film yang diproduksi tahun 2009 dengan sutradara Ifa Isfansyah tersebut mengambil tema yang menarik bagi publik Ceko, di mana sepak bola merupakan salah satu olahraga favorit.

Secara tematik, film tersebut juga merupakan variasi dari tema film-film yang tampil; Filipina menampilkan film animasi, Malaysia dengan crime drama, Thailand menyajikan film horor, dan Vietnam dengan film laga.

AFF yang pertama kali diadakan tahun 2012, merupakan hasil kerja sama lima Kedubes negara-negara ASEAN di Praha yang tergabung dalam ASEAN Committee in Prague (ACP). AFF yang memperoleh sambutan dari publik Ceko, dimana kapasitas Lucerna Cinema, sekitar 453 kursi selalu terisi penuh.

Atas prakarsa Indonesia, pada hari terakhir, akan diundi hadiah utama tiket PP Wina--Jakarta dan Wina ke salah satu ibukota negara-negara ASEAN tersebut, dengan menggunakan penerbangan China Airlines, sebagai salah satu sponsor resmi AFF 2014.

Selain pemutaran film, penonton juga disuguhi kuliner khas dari negara-negara ASEAN.

(ZG)

ASURANSI

Asuransi Islam Sangat Diperlukan
Wednesday, 10 September 2014, 13:00 WIB
LONDON -- Guru besar akuntansi Islam di Inggris, Ros Haniffa dan Mohammad Hudaib, menilai akuntansi Islam sangat diperlukan untuk mencari keadilan ekonomi melalui prosedur, pengawasan, dan pelaporan yang terstruktur dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

"Pandangan kedua guru besar akuntansi Islam itu sesuai dengan keinginan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia yang didirikan pada 2001, yang menggunakan istilah "Akuntansi Syariah" untuk salah satu program studinya," kata Murniati Mukhlisin, dosen Tazkia yang saat ini tengah menuntut ilmu di University of Glasgow, Skotlandia, Inggris, kepada Antara di London, Sabtu (6/9).

Menurut penerima Beasiswa Diktis Kementerian Agama Republik Indonesia itu, Tazkia berhasil menelurkan alumni-alumni yang andal setiap tahunnya dan baru-baru ini mendapatkan predikat A dalam proses akreditasi program studi akuntansi Islam.

Dikatakannya, setelah lima tahun berjalan, istilah itu diubah menjadi "Akuntansi Islam", sejajar dengan istilah yang digunakan oleh perguruan tinggi Islam. Sementara itu, istilah Akuntansi Islam masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Sebagian setuju, sedangkan sebagian mengatakan istilah itu tidak ada dalam nomenklatur ilmu akuntansi. Prodi akuntansi Islam pertama dapat akreditasi A tahun ini.

Pembantu Ketua I STEI Tazkia Sugiyarti Fatma Laela secara terpisah mengatakan, di peringkat nasional, predikat A ini baru berhasil digondol oleh Program Studi Akuntansi Islam dari Tazkia.

"Sungguh amanah yang berat bagi program studi kami ke depannya," ujar Laela yang merupakan kandidat doktor akuntansi Islam dari Universitas Indonesia ini.

Istilah akuntansi Islam itu sendiri dicetuskan pertama kali oleh Toshikazu Hayashi pada 1989, seorang mahasiwa S-2 di International University of Japan, dengan bukunya yang terkenal, On Islamic Accounting: Its Future Impact on Western Accounting.
Bagi Hayashi, akuntansi Islam punya lima makna: yahsaba yang artinya mengukur, menghitung amal seseorang; hasaba artinya menjadi netral; dan tahasaba artinya mengharap imbalan di hari akhir dan menjadi pemegang tanggung jawab.

"Arti luas ini paralel dengan asma-asma Allah seperti Al Hasiib dan Al Muhshy, yang bermakna bahwa Allah senantiasa menghitung dengan teliti dan memperhatikan dengan saksama semua yang terjadi dan berlaku di dunia yang kelak semua manusia akan ditanya pertanggungjawabannya," ujar Muhammad Syafii Antonio, motivator Asmaul Husna dan juga ketua STEI Tazkia ini.

Memandang pentingnya makna Islam sebagai way of life, Hussein Shehata, seorang guru besar Universitas Al-Azhar Mesir, mengatakan bahwa semua sistem, baik sistem sosial, ekonomi, manajemen, maupun akuntansi, harus terintegrasi bagi semua pemeluk agama Islam.

Sementara itu, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta fokus mengembangkan kajian mengenai penerapan sistem penjaminan khusus untuk perbankan syariah. "Untuk itu, kami menjalin kerja sama dengan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS)," kata Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Rizal Yahya, di Yogyakarta, Sabtu (6/9).

Dengan demikian, kata dia, ke depan diharapkan pengelolaan penjaminan simpanan bank syariah bisa dipisahkan dengan sistem pengelolaan dana penjaminan simpanan konvensional.

Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi UMY Imamudin Yuliadi mengatakan, bentuk konkret kerja sama itu adalah LPS akan memberikan materi perkuliahan sehingga bisa dijadikan bahan peningkatan kurikulum di Fakultas Ekonomi UMY. "Kami memiliki beberapa mata kuliah yang bisa dikaitkan dengan materi dari LPS seperti mata kuliah bank dan lembaga keuangan," katanya.   antaraed: irwan kelana