Jumat, 20 Mei 2016

CANNES

CANNES DIWARNAI MOGOK TRANSPORT DAN PROTES BRAZIL

Oleh Zeynita Gibbons
         Cannes, 20/5 (Antara) - Festival Film Cannes yang di gelar setiap tahun menjelang musim panas di bulan Mei tempat berkumpulnya para insan bergelut dalam dunia perfilman dari berbagai negara sering kali diwarnai dengan demo maupun protes.
        Seperti halnya penyelenggaraan Festival Film Cannes tahun ini memasuki usia ke 69 tahun di kota wisata France Riveara, Cannes dari tanggal 11 sampai 22 Mei 2016.
        Sayangnya kesempatan mempromosikan film Indonesia maupun pariwisata yang digalakan Kementerian Pariwisata RI tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh delegasi Indonesia yang datang ke Festival Film Cannes yang dikunjungi insan dunia perfilaman dan juga turis dari mancanegara membuat kota dipinggir pantai itu sesak dipenuhi orang disetiap sudut kafe dan restauran bertebaran.
        Hal ini bisa jadi film yang dulu di bawah Kementerian Pariwisata saat ini tanggung jawab soal perfiliman ada di Kementerian Pendidikan.
        Mungkin maksud pemerintah film dinggap sebagai sarana pendidikan sementara bagi orang film selain jadi industri kreatif film juga dinilai sebagai barang dagangan, karena selama Festival Film Cannes juga digelar "Marche du Cannes" maksudnya pasar dagang film internasional.
        Tidak heran, M. Suyanto dari MSV Picture yang memproduksi film animasi "Batlle of Surabaya" laris manis laku di jual, karena ketua  STMIKA Amikom Yogyakarta ini rajin menjajakan film-nya kemana-mana dengan bertemu banyak distributor film yang membuka "booth" di Marche du Cannes.
        "Hari ini kami mengadakan 'meeting' dengan 12 orang," ujar Suyanto bersama 'marketing', Samuel kepada Antara London di kafe yang terletak di tengah Marche du Cannes pada saat makan siang.
        "Kami rapatnya ya di sini sambil makan, selesai makanan kami habis deal transaksi pun langsung disetujui," ujarnya.
        Rasanya booth Indonesia yang ada di pojok deretan booth lain  sepi pengunjung dan juga kurang bergairah dalam menjajakan film Indonesia tidak membuat M Suyanto diam berpangku tangan, justru ia selalu menjemput bola mencari pembeli.
        Penampilan booth Indonesia di Marche du Cannes tahun lalu lebih bergairah dan terasa hangat serta profesional, dengan dekorasi lebih menarik dan juga adanya bintang film Olga Lydia yang dipercaya mempromosikan Indonesia di Cannes bekerja sangat profesional. 
   Disela sela menjaga booth, Olga dengan penampilannya menarik rajin membuat laporan pandangan mata semacam buku harian yang dikirimkan ke rekan media.

        Selain suguhan kopi dari Tanah Air untuk peminat film Indonesia  datang ke booth, membuat booth Indonesia terasa hangat dan nyaman.
        Sementara, penulis dan produser Batlle of Surabaya ini juga berhasil menjual film yang setengah jadi yang berjudul "Ajisaka" dan bahkan yang baru akan dibuatnya, "The Art of Peace" atau yang dikenal dengan Zhen He juga sudah ada yang beli.
        Saking piawainya menjajahkan film nya pendidik yang berjiwa entrepreneur ini juga mendapat order untuk membuat film "The Massenger" senilai lima miliar rupiah.
        "Rasanya saya tidak percaya," ujar pendiri dan sekaligus ketua Sekolah Tinggi Manajemen Informatik (STMIK) kalau ada orang yang begitu percaya akan kemampuan dengan memberikan 'job' yang sangat besar nilainya.
        "Saya senang karena ada  pesan dakwahnya," ucap peraih Phd di bidang Management dari Amerika ini.
        Keberhasilan M. Suyanto di festival film Cannes juga diikuti masuknya film Indonesia "Prendjak" dalam penilaian para kritikus film juga patut mendapat pujian.
        Selain itu film Marlina, The Murderer in Four Acts karya Mouly Surya terpilih dalam seleksi L'Atelier de la Cinefondation.
   
Ratusan Judul Film
   Festival film Cannes yang menayangkan ratusan judul film dari berbagai negara di banyak gedung theater yang bertebaran di kota Cannes gedung theatre utama Grand Theatre Lumiere, Palais des Festivals Cannes yang menjadi tempat para bintang film berjalan di atas karpet dengan jepretan kamera photografer dari seluruh dunia sebelum film ditayangkan.

        Salah satu theatre yang cukup populer karena untuk menonton film  harus antre paling tidak satu jam. Begitu pun saat penayangan film Apprentice, film garapan sutradara Singapura dengan bintang film dari Malaysia yang ingin menunjukkan "Spirit of ASEAN".
        Bahkan negara ASEAN membuka paviliun khusus di pinggir pantai dan mengadakan acara "ASEAN Night".
        Usai menonton film yang dibintangi Firdaus Rahman dan Mastura Ahmad dari Singapura serta aktor Su Wan Hanafi dari Malaysia dengan sutradara Boo Junfeng dari Singapura yang berkisah tentang sipir penjara para penonton yang memenuhi theatre Salle Debussy pun memberikan applaus.
        Sutradara terbaik Indonesia yang ikut menonton bersama kami saat diminta komentar tentang film Apprentice itu pun tidak bergeming.
        Para pemain film Apprentice masuk dalam katagori "un certain Regard," yaitu katagori untuk talenta muda yang lahir pada tahun 1978, saat berjalan di karpet merah melambaikan tangannya saat kami sebut nama mereka dari panggung khusus wartawan foto.
        Berjalan di atas karpet merah saat pemutaran film primier, menjadi suatu kebanggan selain diwajibkan mengunakan gaum malam bagi artis wanita dan jas hitam untuk pria menjadi satu sensasi tersendiri.
        Pada saat pemutaran perdana film Aquarius yang dibintangi Sonia Braga artis dari Brazil bersama bintang film lain nya saat memasuki gedung Grand Theatre Lumier, Palais des Festivals Cannes, mengeluarkan kertas ukuran A4 yang bertulisan protes kepada pemerintah Brazil yang korup.
        Film Aguarius bercerita tentang seorang wanita yang bernama Clara tinggal di gedung Aquarius yang dibangun 1940 an garapan De Kleber Mendonca Filho.
        Cannes bagi sebagian pendatang kota yang menarik terutama pada saat penyelenggaraan festival film, dengan banyaknya artis yang lalu lalang hanya saja harga-harga makanan di restauran pun melonjak.
        "Kami selalu datang ke Cannes saat festival film," ujar pasangan dari Inggris yang duduk disebelah penulis dalam pesawat saat akan kembali ke Inggris.
        Biasanya pada saat festival film harga makanan dan minuman naik sampai 10 persen, ungkap pria yang tinggal di daerah Nofolk.   
   Keramaian selama festival film Cannes yang berpenduduk 75 ribu termasuk sekitar 20 orang warga Indonesia termasuk pegawai PT Telkom yang sedang magang di Cennes Mandelieu Space Center markas besar Thales Alenia Space, tempat Indonesia memesan satelit dari Pemerintah Prancis sangat menarik meskipun kadang membuat tidak nyaman.

        "Katanya mau ada demo bus mogok," kata Widi Coullet, wanita Indonesia yang menikah dengan orang Prancis dan lama menetap di Cannes.
        Biasanya pada saat ada acara keramaian, para buruh transportasi baik taxi maupun kendaraan umum bus maupun kereta melakukan penuntutan kenaikan gaji.
    ***3*** (T.ZG)
Chandra HN
(T.H-ZG/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 20-05-2016 13:04:42

Kamis, 19 Mei 2016

CHEF BUDIONO


BUDIONO SI PENJUAL ES JADI CHEF TERNAMA DI LONDON oleh Zeynita Gibbons
          Budiono bin Sukim (43) tidak pernah terbayangkan bisa menetap dan berkarir menjadi juru masak atau chef di Kerajaan Inggris yang jauh dari kampung kelahirannya di Pemalang Jawa Tengah.

         Chef Budiono tidak saja menjadi chef di restauran atau hotel berbintang tetapi juga menjadi kepala chef di hotel tertua di Inggris, The Savoy Hotel London sebagai Sous Chef di restaurannya yang bernama River sebelum berubah menjadi Kaspars.

         Bercerita mengenai suka dan duka menjadi chef di London dan upaya mempromosikan kuliner Indonesia di Kerajaan Inggris seperti keinginan Presiden Jokowi saat berkunjung ke London baru ini, Budiono mengakui dunia kuliner menjadi kegemarannya.

         "Bergelut di dunia kuliner adalah tujuan utama karena selain tidak bisa menahan lapar, tetapi juga kepedulian yang sangat besar terhadap makanan, " ujar Budiono.

          Budiono yang bersama beberapa rekan dari Indonesia yang menjadi juru masak di berbagai hotel terkemuka di London awal pekan ini mendeklarasikan pembentukan "Indonesian Chef Association" (Perhimpunan Chef Indonesia) di Inggris (INCA-UK.)
     Organisasi ini dibentuk agar dapat berbagi semangat di dunia kulinari khusunya dalam upaya mempromosikan kuliner Indonesia di Kerajaan Inggris, meskipun tidak mudah.

          Saat ini Chef Budiono  menjabat sebagai "executive sous chef" di London Marriott Hotel, County Hall.

          Karier kuliner Chef Budiono dimulai usia dini saat membantu kedua orang tua berjualan es bon-bon.

         Chef Budiono mulai bekerja di dapur saat usia 13 tahun, membantu sang kakek berjualan gulai kepala kambing.

         Ketika menginjak usia remaja 17 tahun, Budiono pindah ke Jakarta untuk meraih gelar pendidikan tingkat lanjut. Ia juga berjualan otak-otak untuk membiayai pendidikannya.

         Sejak saat itu, ia memulai karirnya secara resmi di restoran Tionghoa ternama di Jakarta Samudra Restoran.

         Chef Budiono kemudian pindah ke Dusit Mangga Dua Hotel, Jakarta.

         Karirnya berjalan mulus, setelah tiga tahun bekerja di Four Season Hotel & Resort Jakarta, Chef Budiono dipindahtugaskan ke London pada 2004 sebagai chef senior.

         Lama menetap di London, Chef Budiono pindah ke Dubai ketika ia ditawari menjadi chef di Four Season Hotel Dubai.

         Setelah setahun, akhirnya ia kembali ke London.  Hasil kerja keras Budiono  mendapat kesempatan di Four Seasons Hotel London, yang merupakan salah satu hotel terbaik di Eropa.

         Budiono pun memberikan warna baru masakan Eropa dengan ditambah atau dibumbui rempah-rempah Asia.

         Dua tahun kemudian tahun 2010, Budiono mendapat kesempatan bergabung dengan The Savoy Hotel London sebagai chef di restaurannya yang bernama River sebelum berubah menjadi Kaspars sekarang ini
    Menurut Budiono, tahun pertama setelah tiga bulan The Savoy, kebetulan kepala chef keluar dan akhirnya mengantar ayah dua anak berangkat dewasa memimpin di dapur sekaliber The Savoy, hotel menjadi kebanggaan masyarakat Inggris kelas atas.

          Dengan kerja keras, Budiono mendapat penghargaan The AA Award dengan katagory sangat bagus di England dan ia pun mendapat kesempatan belajar di "The Fat Duck", salah satu restaurant ternama di dunia bersama Chef Heston Blumenthal.

         Pihak management sangat senang dan ia pun dapat promosi sebagai Banquet Chef. Setiap tahun The Savoy memberikan jamuan makan untuk para selebriti terkemuka, kalangan kerajaan dan kalangan elit pemerintah.

         "Saya di dapur selalu bekerja sama dengan chef ternama di dunia seperti Gordon Ramsay, James Martin, Tom Aikens, Heston Blumenthal, Tom kerridge, dan sebagainya," ujar Budiono.

          Kerja keras dan pantang menyerah membuahkan hasil. Budiono  diudang Universitas Birmingham menjadi juri kehormatan dalam lomba memasak "British Turkey Award" dan pemenangnya mendapat kesempatan  ikut memasak di The Savoy dan menyiapkan hidangan untuk 350 orang tentunya dengan arahan Budiono.

          Budiono yang punya hobi fotografi pada 2013 mendapat kepercayaan  menjadi juri di Universitas Nunetown University, Midland, Inggris.

          Budiono juga mendapat kesempatan terbang ke Shanghai (The Peace Hotel Shanghai) untuk memperdalam masakan Shanghai dan dengan mudah mengimplementasikan di The Savoy untuk  275 VIP yang datang ke London dari Shanghai.

          Pada 2015, Budiono mendapat telepon dari Hotel Manager Four Seasosn Hotel Dubai (UAE) untuk bergabung sebagai chef.

          Saat di Dubai, Budiono mendapat penghargaan sebagai "The Best Catering of The year in Four Seasons Around The world" atau katering terbaik pada jaringan Hotel Four Seasons seluruh dunia .

          Pada awal tahun 2016, dia mendapat kesempatan emas sebagai chef di London Marriot County Hall. Restaurannya yang bernama Gillrays menyajikan masakan khas Inggris dengan bahan makanan lokal.

         Sebagai seorang koki ternama, Chef Budiono tidak lupa akan asal usulnya, pada saat acara  Indo-Taste, yang digelar diaspora Indonesia di Inggris.

         Budiono mempromosikan gulai iga sapi bakar khas sang kakek, dan  bubur ayam Indramayu yang merupakan resep turunan dari sang ibu mertua.

    ***1***

(T.H-ZG/C/Santoso/Santoso) 11-05-2016 05:50:56

RIO


RIO HARYANTO DISAMBUT MERIAH DI BARCELONA
     Zeynita Gibbons


    London, 12/5 (Antara) - KBRI Madrid dan ITPC Barcelona bersama Komunitas Diaspora Indonesia di Catalunya menggelar acara Meet & Greet menyambut Rio Haryanto, pembalap Formula 1 asal Indonesia, yang akan bertanding pada ajang kejuaraan GP Formula 1 di Sirkuit Catalunya, Spanyol, pada 15 Mei mendatang.

          Acara yang dipandu Ketua Komunitas Diaspora Indonesia di Catalunya, Evelyn,  berlangsung dengan meriah dan hangat di Hotel Melia Barcelona, demikian keterangan Pensusbud KBRI Madrid yang diterima Antara, Kamis.

            Barcelona Ballroom Hotel Melia dipenuhi  anggota Komunitas Diaspora Indonesia di Catalunya anggota PPI Barcelona dan Valencia. Hadir pula beberapa anggota Korps Konsuler (Corpo de Consulaire) Barcelona, kalangan importir dan pengusaha setempat serta media olah raga Barcelona.

         ? Suasana meriah menjadi semakin hangat ketika Rio Haryanto memasuki Barcelona Ballroom, disambut beberapa anak kecil usia 8 - 10 tahun menyampaikan karangan bunga dan tepuk tangan meriah.

          Suasana meriah tersebut berubah menjadi khidmat dan khusuk ketika seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

          Duta Besar RI untuk Spanyol, Yuli Mumpuni Widarso, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan selamat bertanding kepada Rio Haryanto, serta meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia di Spanyol untuk memberi semangat dan memberi dukungan kepada Rio Haryanto, atlet muda berprestasi dunia kebanggaan seluruh bangsa Indonesia.

           Dubes Yuli Mumpuni Widarso juga menyampaikan  terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia di Barcelona yang telah dengan sangat baik menyiapkan acara Meet & Greet tersebut.

           KBRI Madrid mendukung sepenuhnya inisiatif pimpinan dan seluruh anggota Komunitas Diaspora Indonesia di Catalunya yang ingin menyiapkan penyambutan yang meriah bagi Rio Haryanto, karena mereka sangat bangga terhadap Rio Haryanto, sebagai atlet Indonesia kelas dunia yang  memilih Sirkuit Catalunya untuk test drive pre-session 22-25 Februari 2016 dan 1-4 Maret 2016.

             Antusiasme masyarakat Indonesia di Catalunya dalam menyambut Rio Haryanto tersebut sangat menyentuh dan membanggakan Rio Haryanto. Hal tersebut dinyatakan oleh Rio Haryanto  dalam sambutannya, yang menyatakan bahwa sambutan hangat yang sangat kekeluargaan tersebut sangat mengesankannya.

           Pihaknya sangat terharu sekaligus gembira atas penyambutan yang penuh kekeluargaan, apalagi masyarakat telah berdatangan dari berbagai kota di Catalunya, dan pada hari kerja menyempatkan diri untuk menyambutnya.

            Acara yang dikemas dalam format cocktail party tersebut diramaikan dengan kuis berhadian tiket untuk menyaksikan Rio Haryanto bertanding di Sirkuit Catalunya pada hari Minggu, 15 Mei 2016, diikuti dengan antusias oleh seluruh hadirin. Acara ditutup dengan ramah tamah, yang telah dimanfaatkan oleh seluruh hadirin untuk berfoto dan selfie bersama idola mereka, menyibukan pembawa acara untuk melakukan pengaturan. 

       Masyarakat Spanyol dan Konsul Jenderal beberapa negara asing yang hadir  menyatakan bangga dapat ikut menyambut dan bertemu dengan Rio Haryanto, pembalap Formula One pada musim pertandingan 2016. Mereka menyatakan  bagi masyarakat Spanyol dan Eropa umumnya, pertandingan GP Formula One merupakan ajang prestisius yang paling membanggakan karena ditunggu-tunggu dan diliput oleh ribuan media cetak dan audio visual yang disaksikan oleh jutaan pemirsa di seluruh dunia.

         L KBRI Madrid mengharapkan acara Meet & Greettersebut akan menambah semangat Rio Haryanto dan juga semangat atlet Indonesia lainnya agar juga terdorong untuk meningkatkan prestasinya ke tingkat dunia dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia di seluruh dunia, seperti Rio Haryanto. ***4***




(T.H-ZG/B/T. Subagyo/T. Subagyo) 12-05-2016 08:14:37

SILAT


11 NEGARA IKUT KEJUARAAN SILAT DI BELGIA
        London, 9/5 (Antara) - Sebanyak  120 pesilat dari 11 negara di Eropa dan Asia mengikuti Kejuaraan pencak silat internasional Open Belgium Pencak Silat Championship (OBPSC)  yang diselenggarakan Bond Pencak Silat Belgium (BPSB)/ Federasi Pencak Silat Belgia di Sports Hall Center, Schoten, Belgia, selama dua hari pada 7-8 Mei 2016.

       Kejuaraan pencak silat internasional tahun ini juga diikuti pesilat usia sekolah dasar merupakan kelas pertama yang dipertandingkan kali ini, demikian Sekretaris Pertama  KBRI Brussels,
Belgia,  Devdy Risa kepada Antara London, Senin.

       Dubes RI di Brusels,  Yuri O. Thamrin pada acara pembukaan menyampaikan penghargaan kepada Ludo Pieters dan keluarga Pieters  yang selama lebih dari 30 tahun berhasil memperkenalkan dan mengembangkan pencak silat kepada masyarakat Belgia dan negara-negara di sekitarnya.

       Dubes Yuri Thamrin mengharapkan menyelenggarakan Belgium Open Pencak Silat Championship yang diadakan untuk yang k- 21 kali berhasil dan ia juga mengundang partisipasi  pesilat di Eropa untuk menyukseskan acara Europalia Indonesia yang diadakan tahun 2017 .

        Dikatakannya banyaknya peserta muda dari berbagai negara di Eropa dan besarnya animo masyarakat menyaksikan kejuaraan ini menunjukkan pencak silat Indonesia, yang merupakan salah satu aset diplomasi budaya, berhasil menarik minat generasi muda ditengah banyaknya pilihan olahraga bela diri lainnya.

       Upaya BPSB melestarikan bagian dari budaya Indonesia tersebut patut mendapat pujian. BPSB tahun ini memasuki usia  ke-34 tahun. Sebelumnya, BPSB  sukses menyelenggarakan tiga kali European Pencak Silat Championship.

       Kejuaraan pencak silat Open Belgium Pencak Silat Championship (OBPSC)  dibagi dalam berbagai kategori dan kelas dikelompokkan berdasarkan berat badan yaitu remaja putra dan putri tujuh kelas, dewasa putra 10 kelas dan dewasa putri 6 kelas.

       Negara Eropa yang mengirimkan pesilatnya antara lain dari Austria, Belanda, Belgia, Inggris, Jerman, Prancis, Rusia dan Swiss, sedangkan dari Asia pesilat dari Malaysia, Singapura, serta Thailand ikut ambil bagian.

       Thailand untuk pertama kalinya ikut dalam turnamen tahun ini.Sementara Indonesia tidak mengirimkan timnya tahun ini.

    ***4***
Tz/zg/c/a011

(T.H-ZG/C/A.F. Firman/A.F. Firman) 09-05-2016 05:11:35

DUBES


DUBES RIZAL SUKMA: PERSATUAN ASEAN HARUS DIJAGA
    
       London, 14/5 (Antara) - Dubes RI untuk Inggris Rizal Sukma  mengatakan perkembangan yang terjadi di kawan Asia Tenggara mempunyai potensi mempolarisasi hubungan antar negara ASEAN.

        "Apabila ini terjadi, maka posisi ASEAN kemungkinkan akan termarjinalisasi" ujar Rizal dalam keynote lecture pada acara peresmian South East Asia Forum di London School of Economics and Political Science (LSE), di London, Jumat yang dihadiri lebih dari 100 orang  berasal dari berbagai perwakilan Kedutaan asing di London, Kemlu Inggris, UK-ASEAN Business Council, peneliti, mahasiswa, dan berbagai pihak lainnya yang tertarik isu Asia Tenggara.

        Lebih lanjut ia mengatakan apabila ASEAN terpolarisasi dan termarjinalisasi maka  akan sulit bagi ASEAN untuk mempertahankan sentralitasnya dalam menjaga tata kelola hubungan antar negara di kawasan.

        Dalam sesi utama yang dipandu Prof. Danny Quah yang merupakan Direktur Saw Swee Hock South East Asia Centre, LSE, Rizal yang juga  lulusan LSE,  memberikan paparan mengenai perubahan kekuatan di Asia Tenggara, regional order, dan posisi Indonesia.

        "Saya melihat tiga  karakter utama yang berkembang di Asia Tenggara dalam konstelasi hubungan antar negara adalah semakin kuatnya pengaruh RRT, keberadaan Amerika Serikat, dan persaingan antara RRT dan AS," ujarnya.

        Menurut Dubes, RRT dengan kekuatan ekonominya sangat berpengaruh pada ekonomi negara-neagara ASEAN. RRT yang terus memperkuat militernya juga menunjukkan keinginan RRT dapat diakui sebagai negara dengan kekuatan global.

        Disisi lain AS, sudah sejak lama mempunyai pengaruh yang kuat di kawasan dan untuk mengimbangi berkembangnya pengaruh RRT, Trans Pacific Partnership (TPP) merupakan salah satu instrumen yang digunakan AS.

        Persaingan antara RRT dan AS di kawasan merupakan suatu "emerging reality" karena keduanya ingin mempunyai akses seluas mungkin wilayah laut Indonesia," ujarnya.

        Sebagai salah satu negara anggota ASEAN, Indonesia perlu memperkuat East Asia Summit sebagai forum yang mengakomodasi baik pendekatan realisme, normatif, dan institusional. Forum tersebut menghadirkan negara-negara besar  dan semua pihak yang berpengaruh di kawasan seperti AS, RRT, India, Australia, Korea Selatan, New Zealand.

        Selain itu Indonesia akan terus menempatkan dirinya sebagai "maritime fulcrum" tidak hanya untuk kepentingan nasionalnya namun juga untuk turut berkontribusi menjaga stabilitas kawasan." ujar Rizal.

        Pada kesempatan itu peserta yang hadir meminta tanggapan Dubes terkait pandangan Indonesia terhadap inisiatif RRT mengenai One Belt One Road dan New Silk Road, peran Myanmar, posisi Indonesia dalam sengketa di Laut China Selatan, dan respon ASEAN atas persaingan AS dan RRT.

        Dubes Rizal melihat  selain OBOR dan New Silk Road, terdapat sejumlah inisiatif lainnya seperti RCEP, TPP  yang berkembang. Bagi Indonesia, selama inisiatif tersebut tidak bersifat hegemoni, inisiatif-inisiatif tersebut tidak akan ditolak oleh negara-negara ASEAN.

        Khusus mengenai konflik wilayah di Laut China Selatan, Rizal menegaskan bahwa Indonesia tidak mempunyai konflik wilayah dengan RRT karena Indonesia memandang "9 dash lines" yang diklaim oleh RRT tidak memiliki dasar hukum internasional yang kuat.

        "Insiden yang terjadi di laut dekat pulau Natuna bagi Indonesia adalah kasus Illegal, Unregulated, and Unreported (IUU) Fishing. RRT tidak dapat mengklaim bahwa wilayah tersebut sebagai daerah tradisional penangkapan ikan bagi nelayan RRT," katanya.

        Rizal juga menyebutkan  persaingan pengaruh AS dan RRT bukan hal yang sederhana bagi negara-nagara ASEAN karena persaingan tersebut mengandung unsur kerja sama dan kompetisi pada saat bersamaan. Untuk itu ASEAN harus dapat memainkan perannya secara tepat.

    ***2****dalam sengketa di Laut China Selatan, dan respon ASEAN atas persaingan AS dan RRT.

        Dubes Rizal melihat  selain OBOR dan New Silk Road, terdapat sejumlah inisiatif lainnya seperti RCEP, TPP  yang berkembang. Bagi Indonesia, selama inisiatif tersebut tidak bersifat hegemoni, inisiatif-inisiatif tersebut tidak akan ditolak oleh negara-negara ASEAN.

        Khusus mengenai konflik wilayah di Laut China Selatan, Rizal menegaskan bahwa Indonesia tidak mempunyai konflik wilayah dengan RRT karena Indonesia memandang "9 dash lines" yang diklaim oleh RRT tidak memiliki dasar hukum internasional yang kuat.

        "Insiden yang terjadi di laut dekat pulau Natuna bagi Indonesia adalah kasus Illegal, Unregulated, and Unreported (IUU) Fishing. RRT tidak dapat mengklaim bahwa wilayah tersebut sebagai daerah tradisional penangkapan ikan bagi nelayan RRT," katanya.

        Rizal juga menyebutkan  persaingan pengaruh AS dan RRT bukan hal yang sederhana bagi negara-nagara ASEAN karena persaingan tersebut mengandung unsur kerja sama dan kompetisi pada saat bersamaan. Untuk itu ASEAN harus dapat memainkan perannya secara tepat.

    ***2****




LONDON



INDONESIA KOMITMEN KERJASAMA DENGAN ANTI KORUPSI PBB
          London, 13/5 (Antara) - Indonesia akan bekerja sama dengan negara-negara lain, masyarakat sipil dan organisasi-organisasi internasional untuk mendukung percepatan pelaksanaan ketentuan sukarela PBB Konvensi Anti Korupsi .

         Komitmen Indonesia itu disampaikan dalam konferensi Tingkat Tinggi Anti-Korupsi (UK Anti-Corruption Summit) yang berlangsung di London selama dua hari, 11-12 Mei lalu, kata Minister Counsellor Fungsi Politik KBRI London, Dindin Wahyudin kepada Antara London, Kamis.

         Dalam konferensi KTT Anti Korupsi, delegasi Indonesia diketuai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan  Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan mewakili Presiden RI dan  Pimpinan DPR RI, dan juga Presiden Global Organization of Parliamentarians Against Corruption/GOPAC, Fadli Zon serta  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Pol Drs HM Tito Karnavian, MA Ph.D.

         Dalam kesempatan tersebut Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan sempat berbicara dengan PM Cameron yang menyampaikan sangat puas dengan hasil kunjungan Presiden RI ke Inggris bulan April lalu.

         Indonesia juga menyampaikan komitmen untuk memberantas korupsi dan suap di tingkat daerah dengan memperkuat South Partai Asia Tenggara Anti Korupsi  menanamkan budaya anti - korupsi melalu pendidikan anti - korupsi dan kampanye.

         Indonesia  bekerja menuju implementasi penuh dari prinsip-prinsip Prinsip G20 untuk  mempromosikan Integritas dalam Pengadaan Publik dan ketentuan yang relevan di Inggris Nations Convention Against Corruption. Indonesia  akan bekerja menuju implementasi penuh dari G20 Anti - Korupsi Data Terbuka.

         Sementara itu Fadli Zon, Presiden Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) kepada Antara London mengatakan kerjasama Internasional dalam memberantas korupsi amat penting.

          Dikatakannya ada beragam pihak yang dapat  mendorong dan membantu upaya pemberantasan korupsi. "Masyarakat sipil misalnya dapat memperkuat sistem whistleblower dan mekanisme untuk melindungi sang whistblewer nya," ujar Fadli Zon.

         Fadli Zon yang bersama Prabowo Subianto mendirikan Partai Garindra dalam acara puncak KTT anti korupsi  juga menyoroti dalam konferensi mengenai pentingnya perusahaan mengekspose penerima manfaat dari beragam aktivitas bisnis yang ada.

         Hal ini untuk menghindari keberadaan perusahaan cangkang yang hanya dapat menjadi sarana penghindaran pajak maupun pencucian uang, ujarnya.

          Di luar sidang Anti Korupsi, Fadli Zon, bersama Kepala BNPT Tito Karnavian, menghadiri berbagai pertemuan terkait masalah keamanan dan Papua.

          Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan juga melakukan beberapa pertemuan untuk meningkatkan kerjasama kedua negara di bidang penanggulangan terorisme dan korupsi.

         Selain pertemuan dengan pemerintah Inggris,  Menkopolhukam, Luhut  Panjaitan bertemu dengan beberapa pengusaha dan investor Inggris serta Lord Harries of Penthegarth menyampaikan informasi mengenai perkembangan terakhir di Papua. ***2***
(ZG)

(T.H-ZG/B/A. Lazuardi/A. Lazuardi) 13-05-2016 22:05:03

BRUSEL


KAYU INDONESIA DIAKUI UNI EROPA
     Oleh Zeynita Gibbons

   London, 20/5 (Antara) - Perjanjian Kemitraan Indonesia-Uni Eropa (UE) tentang Penegakan Hukum, Tata Kelola dan Perdagangan Sektor Kehutanan (FLEGT-VPA) mulai berlaku pada 1 Mei 2014 sebagai bentuk pengakuan terhadap kayu dari Indonesia.

        Jauh sebelum itu, Pemerintah Indonesia telah menerapkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) sejak1 September 2009,  demikian Sekretaris Pertama KBRI Brusel Ance Maylany, Jumat.

        Hal ini terungkap dalam seminar  di Brusel dan dihadiri 40 orang yang terdiri atas  pemangku kepentingan pengguna kayu Indonesia, khususnya importir Belgia.

        Seminar bertema "Indonesia's Timber Legality Assurance System" diisi dengan paparan dari delegasi asal Indonesia yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, para asosiasi eksportir kayu (APKI, APKINDO, APHI) dan pemantau industri (JPIK) serta "Multi stakeholders Forestry Programme" (MFP-3).

        Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belgia Yuri O Thamrin menyampaikan bahwa kayu Indonesia telah bersertifikat dan sesuai dengan standar Uni Eropa. Hal ini menguntungkan bagi para importir kayu Eropa karena adanya jaminan bahwa kayu tersebut tidak diperoleh melalui "illegal logging" dan diperoleh secara sustainable.

        Pemerintah Indonesia berkomitmen memberlakukan SVLK guna keberlanjutan hutan bagi perekonomian nasional dan perdagangan internasional.

        Peserta yang hadir pada seminar tersebut antara lain Otorita Belgia untuk Impor Kayu, Belgian Timber Importer's Federation, Asia Pulp and Paper, Denderwood NV, NAVEM/FENA (Federasi Eropa untuk Penjual Ritel Furnitur) dan Timbrian Eropa NV. ***3***


(T.H-ZG/B/S. Muryono/S. Muryono) 20-05-2016 00:35:43