Jumat, 27 Februari 2015

DENHAAG

MAHASISWA LEIDEN TERTARIK STRATEGI DIPLOMASI PUBLIK INDONESIA
     Oleh Zeynita Gibbons
   
   London, 27/2 (Antara) - Strategi diplomasi publik Indonesia menarik perhatian mahasiswa Universitas Leiden, Belanda, saat berkunjung ke KBRI Denhaag dan mendapat penjelasan dari Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Den Haag Ibnu Wahyutomo.

        Sebanyak lima mahasiswa jurusan Hubungan Internasional dan diplomasi Universitas Leiden yaitu Neel Baruah (India), Thijs Bonenkamp (Belanda), Denise De Buck (Belanda), Pietro Moro (AS), dan Fathania Queen Genisa (Indonesia) berkunjung ke KBRI Denhaag untuk mengetahui perkembangan politik luar negeri Indonesia terutama yang menyangkut strategi diplomasi publik Indonesia, demikian  keterangan pers KBRI Den Haag yang diterima Antara London, Jumat.

        KUAI Ibnu Wahyutomo menjelaskan tujuan dan langkah-langkah strategi diplomasi publik yang terkait dengan promosi ekonomi, demokrasi, dan peningkatan "people to people contact" melalui berbagai kegiatan yang menyertakan konstituen baik dari luar negeri maupun dalam negeri.

        Pada diskusi yang berlangsung hangat itu juga dijelaskan mengenai kerukunan kehidupan beragama di Indonesia, termasuk Islam yang moderat  sebagai salah satu aset diplomasi publik.

        Dipaparkan bahwa Indonesia turut menciptakan perdamaian dunia, salah satunya dengan aktif melakukan dialog lintas agama dengan 25 negara mitra yang pada Agustus 2014 lalu Indonesia menjadi tuan rumah Global Forum ke-6 United Nations Alliance of Civilizations (UNAOC).

        Atas pertanyaan para mahasiswa tersebut, Ibnu Wahyutomo  menjelaskan tentang strategi diplomasi publik yang dilakukan Indonesia di Belanda.

        "Kedekatan dan hubungan sejarah antara Indonesia dan Belanda yang berlangsung lama tentu memerlukan strategi tersendiri yang berbeda dengan yang dilakukan di negara lain," katanya.

        Dikatakannya karakteristik penduduk suatu negara juga mempengaruhi pendekatan yang harus dilakukan untuk memenangkan hati mereka, seperti yang dilakukan di Belanda. Faktor nostalgia tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan kegiatan diplomasi publik di sini.

        Ibnu Wahyutomo menegaskan untuk menjangkau publik yang luas dalam era digital saat ini, Kemlu RI dan KBRI Den Haag juga menggunakan website dan media sosial dalam menyosialisasikan capaian dan kegiatannya serta dalam menjalin kemitraan dengan masyarakat dan konstituen KBRI.

        Kunjungan mahasiswa tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari tugas dalam mata kuliah 'Trends in Public Diplomacy" di Universitas Leiden. (ZG)
***2***

Sigit Pinardi
(T.H-ZG/B/S. Pinardi /S. Pinardi ) 27-02-2015 18:55:34

DIAN PELANGI

Desainer muda terkemuka Indonesia Dian Pelangi (24) memperkenalkan hijab fashion kepada dunia dengan menggelar pelatihan  cara pemakaian hijab dalam berbagai gaya di London.

         "Saya ingin memperkenalkan hijab fashion kepada dunia," ujar Dian Pelangi kepada Antara London seusai workshop pada ajang "International Fashion Showcase" (IFS) dan "London Fashion Week" (FSW), Selasa (24/2) sore.

         Kegiatan itu dihadiri pengamat mode, mahasiswa fashion dan juga istri Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris Raya Lastry Thayeb dan pejabat KBRI London lainnya Anita Lidya Luhulima.

         Dian Pelangi diundang oleh "London College of Fashion" untuk mengikuti program residensi di London. Selama dua pekan dari 22 Februari sampai 10 Maret, Dian berkolaborasi dengan mahasiswa tahun ketiga dan tahun terakhir dari program studi BA Textiles untuk membuat proyek yang terinspirasi dari koleksi Dian Pelangi.

         Pelatihan yang hanya berlangsung selama satu jam itu berhasil menyedot perhatian dari para pengunjung IFS, mahasiswa yang menekuni desain dan pemerhati fashion yang berlangsung di parkiran yang disulap menjadi tempat peragaan busana dalam rangkaian London Fashion Week.

         Sekretaris Satu KBRI London Hastin AB Dumadi mengakui ketertarikan para pengunjung yang hadir tidak saja karena kepiawaian Dian Pelangi memberikan workshop pemakaian hijab, namun karena sosok Dian sebagai entrepreneur muda di bidang fashion.

         Dalam acara IFS yang didukung British Council dan London Fashion Week (FSW) di London, Dian Pelangi diundang khusus untuk memberikan presentasi mengenai desain dan perjalanan pengembangan bisnisnya di depan para mahasiswa London College of Fashion dan para desainer lainnya yang berpartisipasi di IFS.

         Kehadiran Dian Pelangi di ajang fashion terkemuka di London ini didukung pula London for Fashion Enterprise, London College of Fashion, British Council, dan Kemendag RI. Sebelumnya, Dian Pelangi menampilkan karyanya di New York Couture Fashion Week di AS.

         Dalam rangkaian kegiatan di IFS dan FSW ini, Dian juga memilih dua mahasiwa London College of Fashion untuk melihat tempat usahanya di Pekalongan, Jawa Tengah. Banyak para peserta yang menghadiri presentasi Dian Pelangi di London ingin mengetahui perjalanan Dian dalam merintis usahanya dan menembus pasar internasional.

         Karya Dian semuanya dibuat di Indonesia dan terinspirasi oleh batik serta budaya Indonesia. Karya-karya desain Dian semuanya merupakan buatan tangan sehingga unik dan berbeda satu dengan yang lainnya.

         Dian menyatakan bahwa dalam pengembangan bisnisnya tidak semata-semata mempertimbangkan aspek bisnis, namun juga renjana atau "passion" untuk memberikan karya terbaik.

         Selama di London, Dian akan mengadakan beberapa acara di antaranyan dialog dan lokakarya, seperti penataan hijab di IFS pada 24 Februari 2015 di Brewers Street Car Park dan public lecture tentang "Faith and Fashion" di London College of Fashion pada 2 Maret 2015.

         Dari residensi ini Dian akan menyeleksi dua mahasiswa dari London College of Fashion untuk diundang dalam program pertukaran residensi selama tiga bulan di tempat produksi Dian Pelangi di Pekalongan, bekerja sama dengan perajin batik dan songket.

         Hasil dari kolaborasi Dian dengan mahasiswa dari London College of Fashion akan ditampilkan dalam pergelaran fashion showcase di Jakarta Fashion Week pada Oktober 2015.

         Dian Pelangi, adalah desainer busana Muslim dari generasi pertama Indonesia Fashion Forward. Dian lulus dari Ecole Superieur des Arts et Techniques de la Mode (ESMOD) pada 2008 dan membawa angin segar dan penuh warna ke panggung busana Muslim di Indonesia maupun mancanegara.

         Dian terinspirasi akan pelangi yang begitu kaya warna dan selalu berusaha menggali kekayaan budaya Indonesia, mulai dari tie dye yang cerah, songket yang indah, sampai batik yang mewah.

         Setelah diwawancarai oleh CNN pada tahun 2010, popularitas Dian melejit dan langsung menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dan diikuti di dunia mode Indonesia.

         Menyadari pengaruhnya yang sudah sangat luas, anggota termuda dari Asosiasi Perancang Pengusaha Muda Indonesia (APPMI) ini kini telah menerbitkan dua buah buku yang berisi kumpulan "street style" para Muslimah yang ditemuinya di negara-negara yang ia kunjungi dan "Brain Beauty Belief" yang telah menjadi "national bestseller" ini berisi kumpulan saran untuk Muslimah dari sisi agama hingga fashion.

         Pada akhir 2011, Dian Pelangi diundang ke Paris untuk mengikuti "The International Fair of Muslim World" di Le Bourget dan memastikan jejaknya sebagai salah seorang desainer muda Indonesia yang patut diperhitungkan.

         Di awal tahun 2015 ini, Dian Pelangi bersama kedua teman desainernya, yakni Barli Asmara dan Zaskia Sungkar mengikuti New York Couture Fashion Week dengan mengangkat kain asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, 14 Februari lalu di The Crowne Manhattan, Times Square, New York.

         Program Indonesia Fashion Forward adalah inisiatif nirlaba yang berfokus pada pengembangan kapasitas label fashion Indonesia untuk siap bersaing di pasar internasional.

         Para desainer dilatih oleh ahli mode kelas dunia untuk mempertajam kreativitas, mengidentifikasi masalah dan solusi yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis, serta memahami branding, analisis penjualan, kemitraan strategis dan taktik untuk menembus pasar global.

         Program ini merupakan kolaborasi dari Jakarta Fashion Week, Departemen Pariwisata Republik Indonesia, British Council dan Centre for Fashion Enterprise (CFE). Berbasis di London, CFE adalah inkubator bisnis fashion yang mendukung pengembangan label baru dan desainer untuk menjamin kelangsungan hidup dan sukses di pasar internasional.

         Melalui program IFF, para desainer juga mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk menampilkan karya mereka di berbagai acara fashion di tahap lokal dan internasional.

    ***1***
(T.H-ZG/B/M.M. Astro/M.M. Astro) 25-02-2015 07:24:26

CEKO

MENHUB LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE CEKO

         London, 24/2 (Antara) - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja ke Ceko sebagai bagian dari penjajakan pembangunan infrastruktur konektivitas program Pemerintah Joko Widodo dari tanggal 22 sampai 24 Februari.

        Kunjungan kerja Menhub Ignasius Jonan diikuti delegasi RI di antaranya dari PT Garuda Indonesia, PT Air Navigasi Indonesia, PT KAI dan Bank Mandiri, demikian Fitriyani Riduan, staf penerangan KBRI Praha kepada Antara London, Selasa.

        Menhub Ignasius Jonan bertemu dengan Menhub Ceko, Dan Tok, untuk membicarakan penjajakan kerjasama bilateral RI-Ceko dalam bidang perhubungan udara dan moda transportasi massal kereta api dan tram.

        Di Kemhub Ceko, Menhub kedua negara juga menyaksikan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian antara Garuda Indonesia dan Czech Airlines, dan menyaksikan pemarafan Memorandum Saling Pengertian mengenai kerjasama perhubungan udara RI-Ceko, dan pemarafan Air Services Agreement, oleh Direktur Perhubungan Udara dari Kementerian Perhubungan kedua negara.

        Dalam pertemuan tersebut, Menhub berterima kasih atas undangan dari Menhub Ceko dan menyatakan bahwa ketiga MoU dan Perjanjian tersebut akan meningkatkan turisme dan kunjungan bisnis ke Indonesia.

        Kunjungan Menhub juga sekaligus memperkuat kerjasama kalangan usaha kedua negara yang telah terbangun hingga saat ini. PT. Air Navigasi Indonesia sebelumnya menggunakan produk radar Ceko dari perusahaan ERA, yang akan terus ditingkatkan .

        Kunjungan ke Ceko juga dimaksudkan untuk menjajaki pembangunan tram di kota Surabaya, dengan merevitalisasi jalur kereta yang telah terbangun sejak zaman Belanda. Menteri Jonan juga mengundang Menhub Ceko untuk berkunjung ke Indonesia.

        Menteri Dan Tok menyatakan berterima kasih atas undangan ke Indonesia dan mengharapkan MoU dan Perjanjian tersebut dapat direalisasikan.

        Memorandum Saling Pengertian antara Garuda Indonesia dan Czech Airlines antara lain  kerjasama code share antara kedua maskapai dan kerjasama perhubungan udara RI-Ceko, serta Air Services Agreement di antaranya pelatihan di bidang air traffic control.

        Di Ceko, Menhub dan delegasi melakukan kunjungan ke bandara Hradec Kralove, dan bertemu dengan delegasi bisnis di Pardubice, sekitar 120 km dari kota Praha, untuk melihat sistem pengoperasian modular khusus (radar), untuk bandara skala menengah dan kecil. Ceko  dikenal memiliki keunggulan dalam teknologi radar baik sipil maupun militer, dengan harga yang cukup bersaing.

        Menhub  meninjau pabrik pembuatan tram Skoda di pabrik utama Skoda Transportation di kota Plzen, sekitar 90 km dari kota Praha dan diterima Zal Shahbaz, General Manager Skoda Transportation, sekaligus mencoba tram terbaru yang didesain untuk kota Baratislava dan Konya, Turki.

        Untuk memastikan system pengoperasian compatible dan friendly dengan lingkungan di Indonesia, Menhub Jonan menjadi sopir tram. Tram Skoda juga memiliki keunggulan karena memiliki produk tram dengan energi batrai dan saat berhenti di halte dapat men-charge batrai.

        Sejak PT KAI dipegang oleh Ignasius Jonan, telah terjalin kerjasama antara PT KAI dengan beberapa perusahaan Ceko di sektor teknologi persinyalan, rel kereta api dan hospitality.

        Pada hari terakhir, Menhub menjadi pembicara pada seminar "Doing business in Indonesia", yang diselenggarakan CSOB (Ceskoslovenska obchodni banka), salah satu bank swasta besar di Ceko, yang memiliki kerjasama dengan Bank Mandiri.

        Seminar  dihadiri oleh sekitar 80 orang pengusaha, investor dan kalangan pemerintah Ceko.

        Beberapa kalangan bisnis menyatakan bahwa mereka mengetahui mengenai proyek infrastruktur konektivitas program Pemerintahan Jokowi dan Indonesia merupakan pasar yang sangat terbuka untuk bisnis, dan mengharapkan perbaikan di bidang prosedur dan perizinan.

        Turut dalam rombongan Menhub diantaranya pejabat eselon I dan 2 Kemenhub, CEO PT Garuda Indonesia, Muhammad Arif Wibowo, CEO PT KAI, Eddi Sukmoro dan CEO PT AirNav Indonesia, Bambang Tjahyono. ***3***
(ZG)
(T.H-ZG/B/B. Situmorang/B. Situmorang) 24-02-2015 15:53:50

GARUDA

PENERBANGAN LANGSUNG DONGKRAK WISATAWAN RUSIA KE INDONESIA
         London, 21/2 (Antara) - Wisatawan dari sejumlah negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur, seperti Rusia, memiliki potensi besar bagi sektor pariwisata Indonesia, namun menghadapi kendala  antara lain karena tidak adanya penerbangan langsung dan belum optimalnya promosi pariwisata.

        Demikian disampaikan para pelaku industri pariwisata Indonesia Bali dalam dialog interaktif pariwisata "Wisatawan Eropa Tengah dan Timur: Potensi dan Tantangannya untuk Indonesia", yang diselenggarakan di Bali, ujar Enjay Diana dari  Direktorat Eropa Tengah dan Timur, Kementerian Luar Negeri, kepada Antara London, Sabtu.

        Konsul Kehormatan Rusia di Bali Nuku Kamka mengatakan penerbangan langsung dari Rusia dan sebaliknya akan sangat mendongkrak arus wisatawan Rusia ke Indonesia, di samping rencana kebijakan pemerintah Indonesia untuk memberikan bebas visa kunjungan singkat (BVKS) bagi wisatawan Rusia.

        Selama ini wisatawan Rusia menggunakan penerbangan reguler melalui negara tertentu yang memakan waktu perjalanan lebih lama. Selain itu, terdapat pula yang menggunakan charter flight yang jumlahnya terbatas.

        "Penerbangan langsung sangat penting. Tidak hanya akan memudahkan warga Rusia saja untuk berwisata ke Indonesia, tapi warga negara di sekitarnya," kata Nuku Kamka.

        Berdasarkan data Kementerian Pariwisata RI, wisatawan Rusia ke Indonesia tahun 2014 sebanyak 88.775 orang, turun 5,18 persen dari tahun 2013. Sedangkan menurut Nuku Kamka, wisatawan Rusia ke Bali tahun 2014 tercatat 72.127 orang.

        Sementara itu, Ketua Asosiasi Pariwisata "Privet Bali" Tanto Ruwiyadi menyampaikan perlunya upaya promosi yang berkesinambungan untuk menarik wisatawan asing.

         Salah satu upaya promosi tersebut yaitu penyelenggaraan Bali & Beyond Travel Fair di Bali pada 10-14 Juni mendatang, yang  diharapkan diikuti  pelaku industri pariwisata dari Eropa Tengah dan Timur.

        Dialog yang diselenggarakan  Direktorat Eropa Tengah dan Timur Kementerian Luar Negeri dan didukung Konsul Kehormatan Rusia di Bali dihadiri  pelaku bisnis industri pariwisata di Bali, baik tur operator maupun perhotelan.

        Di antara yang hadir adalah Look Asia Bali, Vayatour, Maestro Tour, Pegasus, Balivoyage, Antavaya, Wita Tour, Gajah Bali, Mulia Bali, Holiday inn Express, Sol Beach House Benoa dan Nusa Dua Beach Hotel.

         Hadir pula Kasubdit Visa, Direktorat Dokumen Perjalanan, Visa dan Fasilitas Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Mas Agus Santoso yang mengulas masalah visa.

        Direktur pelaksana urusan Eropa Tengah dan Timur di Kementerian Luar Negeri, Ibnu Hadi mengemukakan  dialog langsung seperti ini bermanfaat untuk mengetahui perkembangan dan upaya optimalisasi wisatawan dari kawasan, serta identifikasi permasalahan dan pemecahannya.

         Ditambahkan bahwa promosi pariwisata merupakan bagian dari diplomasi ekonomi Kementerian Luar Negeri berupa program Trade, Tourism and Investment (TTI).

         "Upaya bersama dari semua pemangku kepentingan sangat diperlukan, termasuk pelaku industri pariwisata dalam meningkatkan arus wisatawan asing ke Indonesia sehingga target 20 juta wisatawan asing tahun 2019 dapat tercapai," ujar Ibnu Hadi. ***1***
(tz.ZG/b)

(T.H-ZG/B/F. Assegaf/F. Assegaf) 21-02-2015 08:42:52

RUSIA

PENERBANGAN LANGSUNG DONGKRAK WISATAWAN RUSIA KE INDONESIA

         London, 21/2 (Antara) - Wisatawan dari sejumlah negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur, seperti Rusia, memiliki potensi besar bagi sektor pariwisata Indonesia, namun menghadapi kendala  antara lain karena tidak adanya penerbangan langsung dan belum optimalnya promosi pariwisata.

        Demikian disampaikan para pelaku industri pariwisata Indonesia Bali dalam dialog interaktif pariwisata "Wisatawan Eropa Tengah dan Timur: Potensi dan Tantangannya untuk Indonesia", yang diselenggarakan di Bali, ujar Enjay Diana dari  Direktorat Eropa Tengah dan Timur, Kementerian Luar Negeri, kepada Antara London, Sabtu.

        Konsul Kehormatan Rusia di Bali Nuku Kamka mengatakan penerbangan langsung dari Rusia dan sebaliknya akan sangat mendongkrak arus wisatawan Rusia ke Indonesia, di samping rencana kebijakan pemerintah Indonesia untuk memberikan bebas visa kunjungan singkat (BVKS) bagi wisatawan Rusia.

        Selama ini wisatawan Rusia menggunakan penerbangan reguler melalui negara tertentu yang memakan waktu perjalanan lebih lama. Selain itu, terdapat pula yang menggunakan charter flight yang jumlahnya terbatas.

        "Penerbangan langsung sangat penting. Tidak hanya akan memudahkan warga Rusia saja untuk berwisata ke Indonesia, tapi warga negara di sekitarnya," kata Nuku Kamka.

        Berdasarkan data Kementerian Pariwisata RI, wisatawan Rusia ke Indonesia tahun 2014 sebanyak 88.775 orang, turun 5,18 persen dari tahun 2013. Sedangkan menurut Nuku Kamka, wisatawan Rusia ke Bali tahun 2014 tercatat 72.127 orang.

        Sementara itu, Ketua Asosiasi Pariwisata "Privet Bali" Tanto Ruwiyadi menyampaikan perlunya upaya promosi yang berkesinambungan untuk menarik wisatawan asing.

         Salah satu upaya promosi tersebut yaitu penyelenggaraan Bali & Beyond Travel Fair di Bali pada 10-14 Juni mendatang, yang  diharapkan diikuti  pelaku industri pariwisata dari Eropa Tengah dan Timur.

        Dialog yang diselenggarakan  Direktorat Eropa Tengah dan Timur Kementerian Luar Negeri dan didukung Konsul Kehormatan Rusia di Bali dihadiri  pelaku bisnis industri pariwisata di Bali, baik tur operator maupun perhotelan.

        Di antara yang hadir adalah Look Asia Bali, Vayatour, Maestro Tour, Pegasus, Balivoyage, Antavaya, Wita Tour, Gajah Bali, Mulia Bali, Holiday inn Express, Sol Beach House Benoa dan Nusa Dua Beach Hotel.

         Hadir pula Kasubdit Visa, Direktorat Dokumen Perjalanan, Visa dan Fasilitas Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Mas Agus Santoso yang mengulas masalah visa.

        Direktur pelaksana urusan Eropa Tengah dan Timur di Kementerian Luar Negeri, Ibnu Hadi mengemukakan  dialog langsung seperti ini bermanfaat untuk mengetahui perkembangan dan upaya optimalisasi wisatawan dari kawasan, serta identifikasi permasalahan dan pemecahannya.

         Ditambahkan bahwa promosi pariwisata merupakan bagian dari diplomasi ekonomi Kementerian Luar Negeri berupa program Trade, Tourism and Investment (TTI).

         "Upaya bersama dari semua pemangku kepentingan sangat diperlukan, termasuk pelaku industri pariwisata dalam meningkatkan arus wisatawan asing ke Indonesia sehingga target 20 juta wisatawan asing tahun 2019 dapat tercapai," ujar Ibnu Hadi. ***1***
(tz.ZG/b)

(T.H-ZG/B/F. Assegaf/F. Assegaf) 21-02-2015 08:42:52

PRAHA

INDONESIA JARING WISATAWAN EROPA DI HOLIDAY WORLD
         London, 21/2 (Antara) - Indonesia berupaya menjaring wisatawan Eropa Timur dan Tengah dengan  berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di kawasan tersebut, Holiday World, yang berlangsung di Praha, Republik Ceko  dari tanggal 19 hingga 21 Februari.

         Warna Indonesia sangat mendominasi dalam Pameran Pariwisata Holiday World yang berlangsung di area Prague Exhibition Grounds Holesovice seluas 320.000 m2, Fitriyani Riduan, Sekretaris III untuk urusan Penerangan, Protokol dan Konsuler di KBRI Praha, mengatakan kepada Antara London, Sabtu.

        Menteri Pembangunan Daerah Ceko, Karla Slechtova, dan Menteri Ekonomi, Energi dan Pariwisata Bulgaria, Nikolina Angelkova, yang membuka pameran,  mengunjungi stand Indonesia yang menempati stand seluas 27 meter persegi dengan menampilkan musik Angklung dan Arumba, serta Tari Bajidor Kahot dalam acara Gala Dinner pembukaan pemeran.

       Duta Besar RI Praha, DR. Aulia Aman Rachman,  pada acara pembukaan mengatakan kawasan Eropa Timur dan Tengah merupakan pasar yang harus dimanfaatkan  Indonesia.

         Pasar ini sangat terbuka setelah bergabung dengan Uni Eropa pada awal 1990-an, ujarnya,
    Stand Indonesia, diramaikan dengan keikutsertaan  Pemerintah Kota Batu, yang mempromosikan kawasan wisata dan kuliner Batu, Malang. Selain itu KBRI Praha juga menggandeng mitra terkait di Ceko seperti agen perjalanan yang intensif menawarkan paket wisata ke Indonesia, dan importer furniture asal Indonesia.

         Pameran Holiday World memasuki tahun ke-24, menjadi pameran pariwisata terpenting di kawasan Eropa Tengah dan Timur yang tahun ini diikuti lebih dari 80 peserta dari lebih dari 50 negara.

         Bagi publik Ceko khususnya, Indonesia dikenal melalui Bali. Publik Ceko, yang wilayahnya hanya berupa daratan, menyukai pantai, iklim tropis dan kuliner Indonesia yang lezat. ***1***
(ZG)

(T.H-ZG/B/F. Assegaf/F. Assegaf) 21-02-2015 08:1

FILM

FILM "40 DAYS IN EUROPE" MENCARI BINTANG

       Jakarta, 21/2 (Antara) - Sembilan Matahari Film yang  menggarap film layar lebar  "40 Days in Europe,"  membuka kesempatan bagi masyaraka tuntuk mengisi peran yang terdapat di film melalui mekanisme open casting.

       Produser  sekaligus penulis skenario,Maulana Syuhada kepada Antara, Sabtu mengatakan, open casting untuk publik terdiri dari offline casting yang bertatap muka langsung dengan produser, sutradara, dan casting director, serta online casting melalui  pengunggahan video akting ke media online.

       Film "40 Days in Europe," yang menceritakan tentang perjalanan grup angklung sekolah yang melakukan misi kebudayaan ke Eropa  diangkat dari novel dengan judul yang sama.

       Maulana menayatakan, dalam offline casting yang dimulai di Bandung mendapatkan  respon masyarakat sangat positif terlihat dari banyaknya jumlah partisipan yang di luar ekspektasi.

       Diawali dengan open casting di Taman Film Bandung ,Januari 2014 bersama peluncuran kembali buku "40 Days in Europe" dengan sampul baru. Figur publik seperti Eddi Brokoli turut meramaikan ruang publik tersebut.

       Masyarakat sekitar turut dilibatkan sebagai penonton yang dengan antusias mengikuti proses casting. Munthe, salah satu pengisi original sound track dari film 40 Days in Europe pun didaulat untuk menghibur di sela-sela acara.

       Terdapat total lebih dari 400 pendaftar offline casting di Bandung, termasuk untuk mengisi kebutuhan peran anggota group angklung yang membutuhkan kemampuan musikalitas.  
  Selain di Taman Film Bandung, audisi juga dilakukan di SMAN 3 Bandung, Telkom University.

       Sembilan Matahari bekerja sama dengan Saung Angklung Udjo sebagai rekanan penyelenggara acara.

      Bersama Saung Angklung Udjo dan Sembilan Matahari memfasilitasi dua sesi open casting sebanyak  26 orang berhasil lolos ke casting tahap 2 dan akan diuji kemampuan aktingnya di depan para produser dan penonton.

        Dini Murdeani, produser, menambahkan setelah kota Bandung,  offline casting akan dilanjutkan ke Jakarta pada 28 Pebruari.

        Online casting akan dapat memfasilitasi masyarakat di luar Bandung dan Jakarta yang berminat mengikuti casting tanpa harus datang ke Bandung/Jakarta¿. Instruksi dan tata cara online casting bisa dipelajari di laman situs resmi www.40daysineurope.com/online-casting.

       "Mereka yang dianggap cocok dengan karakter tertentu dan memiliki kemampuan akting yang baik akan diundang mengikuti closed casting pada bulan Maret 2015, bersama dengan peseta terpilih lain dari offline casting," ujar  Mochamad Achir, produser sekaligus penulis skenario.

       Tak hanya untuk peran utama, peserta offline dan online casting juga berkesempatan mengisi peran pendukung dan figuran dalam film 40 Days in Europe.

       "Proses pengambilan gambar film ini direncanakan dimulai akhir Juli , berlokasi di Indonesia dan Eropa," kata Sony Sasono.

        Sebagai studio kreatif yang berbasis di Bandung, Sembilan Matahari melalui film 40 Days in Europe juga berkolaborasi dengan Bandung Creative City Forum (BCCF) dengan menjadi salah satu official event di Helarfest 2015, yang peluncurannya bertepatan dengan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika , April 2015.***4***
(T.H-ZG/B/Subagyo/C/Subagyo) 21-02-2015 11:59:54