Sabtu, 11 Februari 2017

BERLINALE


Promosi Wonderful Indonesia di Berlin targetkan kalangan menengah Jerman
Sabtu, 11 Februari 2017 03:25 WIB - 2.602 Views
Pewarta: Zeynita Gibbons

London (ANTARA News) - KBRI Berlin memilih kampanye pariwisata Wonderful Indonesia melalui Berlinale 2017 International Film Festival 2017 merujuk pada laporan ITB World Travel Trends Report 2015/2016 bahwa pertumbuhan turisme global ada pada long haul trips dan pasar Asia, lebih spesifik pada luxury, special interest (diving, eco-tourism, spa & golf) dan new destinations long-haul trips.

Oleh karena itu, golongan menengah dan atas Jerman merupakan target promosi wisata Indonesia, dengan pertimbangan wisatawan Jerman memiliki spending lebih tinggi dibanding wisatawan negara lain, demikian Pelaksana fungsi ekonomi KBRI Berlin, Parulian Silalahi, kepada Antara London, Sabtu.

Menurutnya, Berlinale International Film Festival 2017 merupakan salah satu prestigious international event yang dihadiri dan disaksikan masyarakat afluent di Jerman dan sekaligus pemanasan bagi Indonesia untuk mengikuti ITB Berlin 2017.

Selama festival berlangsung dari tanggal 9 sampai 19 Februari mendatang, video promosi Wonderful Indonesia, yang disiapkan Kementerian Pariwisata, terpasang di dua lokasi strategis di ajang Berlinale, satu layar di depan Red Carpet yang dilalui seluruh bintang film dan tamu VIP serta di dalam area Sony Center di sebelah European Film Market (EFM) dimana perdagangan film senilai 1 miliar dollar AS berlangsung selama Berlinale.

Berlinale merupakan festival film terbesar di dunia, diikuti sekitar 400 film dengan sekitar 40 film premier dunia, dihadiri 20.000 pelaku industri film dunia, 4.000 jurnalis dan lebih dari 500.000 pengunjung dalam 11 hari penyelenggaraan.

Biaya produksi Berlinale mencapai 19 juta euro dengan kehadiran seluruh bintang film dunia, para sutradara dan produser di Eropa. Ajang ini merupakan ajang pertama untuk menyaksikan film yang akan merebutkan Piala Oscar 2018.

Sementara itu Kasubdit Strategi Pencitraan Indonesia Agustini Rahayu mengatakan video Wonderful Indonesia diproduksi Kemenpar di tahun 2016 disutradarai Condro Wibowo menampilkan Widika Sidmore, model intenasional dan aktris dan David John Schaap, aktor dan pembawa acara yang dikenal melalui program My Trip My Adventure.

Tiga versi video dengan tema Adventurous, Cultural, dan Sensory Wonders berdurasi 30 detik tayang lebih dari 30 kali per hari di dua layar LED ukuran 28-30 m2 sepanjang festival film terbesar di dunia berlangsung.

Copy right lagu What a Wonderful World-nya Louis Armstrong ini dibeli hak gunanya oleh Kemenpar dari Universal Music dan Warner Chappel/Fuji Pacific, demikian Agustini Rahayu.
Editor: Suryanto

PORTUGAL

DUBES AJAK PENGUSAHA PORTUGAL MASUK PASAR ASEAN
     Zeynita Gibbons

    London. 11/2 (Antara) - Sudah saatnya para pengusaha muda Portugal tidaknya hanya mengandalkan pasar dalam negeri Portugal, Eropa dan negara-negara CPLP (negara-negara berbahasa Portugis) tetapi juga harus berani bertarung di pasar yang dinamis saat ini yaitu ASEAN.   
     Hal itu disampaikan Dubes RI di Lisabon Mulya Wirana, yang menjadi Ketua ASEAN Committee in Lisbon, Portugal (ACLP) dalam diskusi yang bertema Investasi di ASEAN di kantor ANJE, Lisabon, kata Fungsi Ekonomi KBRI Lisabon AR Aji Nasution kepada Antara London, Sabtu.
          Diskusi yang diikuti sekitar 25 pengusaha muda digelar ACLP bekerja sama dengan kantor pengacara Antonio Vinãl (Antonio Viñal & Co. Abogados ), dan Asosiasi Pengusaha Muda Portugal/Associação Nacional de Joven Empresários (ANJE) menghadirkan pembicara  perwakilan dari Masyarakat Portugal untuk Inovasi (SPI) dan  Malaysia Investment Development Authority (MIDA).
          Dalam kesempatan itu Dubes Mulya Wirana mendorong pengusaha muda Portugal untuk keluar dari "comfort zone" mereka. Dengan  pemberlakuan ASEAN Economic Community maka pasar ASEAN yang sekitar 600 juta penduduk semakin terintegrasi seperti halnya di Uni Eropa.  
     Dikatakannya 500 tahun lalu, penjelajah Portugis merupakan Bangsa Eropa pertama ke Asia Tenggara melakukan kontak dagang. Jaman sekarang sudah tidak ada alasan lagi jarak yang jauh atau komunikasi yang susah sebagai penghambat bisnis antara Portugal dan ASEAN khususnya Indonesia.
          Pengusaha muda Portugal harus memiliki jiwa eksplorasi para penjelajah Portugis dahulu dalam bertarung di era globalisasi ini, katanya.
          Dalam kesempatan itu dubes menyampaikan berbagai peluang usaha yang dapat dilakukan pengusaha muda Portugal di Indonesia antara lain di sektor infrastruktur, energi, transportasi, informasi teknologi, pariwisata dan perikanan. Indonesia bukan hanya pasar yang besar dengan populasi lebih dari 200 juta penduduk namun juga merupakan batu loncatan untuk menuju pasar ASEAN lainnya.    
     Para pengusaha muda Portugal tertarik dengan hasil presentasi mengenai Indonesia dan berminat mempelajari lebih lanjut mengenai potensi yang ada serta kemudahan yang diberikan Pemerintah Indonesia terutama izin tinggal, keringanan pajak dan lain-lainnya.
    (ZG)
(T.H-ZG/B/E.S. Syafei/E.S. Syafei) 11-02-2017 05:33:50

LONDON

DUBES DORONG ASEAN-IRLANDIA DIALOG KERJA SAMA
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 10/2 (Antara) - Dubes RI untuk Inggris, Dr. Rizal Sukma, mengusulkan agar ASEAN dan Irlandia membentuk mekanisme dialog sebagai regular channel untuk komunikasi antara kedua pihak guna membahas tindak lanjut kerja sama di berbagai bidang.
         Hal itu disampaikan Dubes Dr. Rizal Sukma saat mengikuti pertemuan ASEAN London Committee (Komite Negara-Negara ASEAN untuk Inggris dan Irlandia) dengan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Inggris, Charles Flanagan TD, didampingi Sekjen Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Irlandia, Niall Burgess di Dublin, Irlandia, demikian Pensosbud KBRI London Dethi Silvidah Gani kepada Antara London, Jumat.
         Dalam pertemuan tersebut Dubes Dr. Rizal Sukma didampingi Sekretaris II Fungsi Ekonomi, Atu Yudhistira Indarto yang merupakan bagian dari kunjungan kerja ASEAN London Committee ke Dublin, Irlandia selama dua hari tanggal 8-9 Februari.
         Dubes Rizal Sukma juga melihat mekanisme dialog tersebut dapat membahas berbagai peluang yang muncul dari Brexit, mengingat sejarah Irlandia dan Inggris serta Irlandia merupakan satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang berbatasan langsung dengan Inggris. Brexit dapat memunculkan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan ASEAN dan Irlandia untuk kerja sama ke depan. Kedua pihak dapat membahas dan mengeksplorasi peluang melalui mekanisme dialog, ujar Dubes Rizal.
         Sementara itu dari Pihak Irlandia menyambut baik dan mengusulkan pelaksanaan Annual Plenary Meeting sebagai bentuk mekanisme dialog antara ASEAN dan Irlandia. Menteri Flanagan mengatakan
Irlandia dan ASEAN perlu mengambil langkah untuk meningkatkan hubungan kedua pihak, termasuk melakukan dialog untuk membahas berbagai prioritas sektor kerjasama.
         Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Irlandia, Niall Burgess menambahkan bahwa pelaksanaan Annual Plenary Meeting dapat membahas berbagai sektor kerjasama seperti bidang pendidikan, pertanian, penerbangan, keuangan, dan budaya.
         Kunjungan kerja ASEAN London Committee ke Dublin, Irlandia ditujukan untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama antara perwakilan negara ASEAN di London dengan mitra kerja di Irlandia dan menjajaki peluang kerjasama potensial antara ASEAN dan Irlandia. Kunjungan ini juga dilakukan dalam rangka memperingati 40 tahun hubungan ASEAN dan Uni Eropa (UE).
         Selain Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Dubes Rizal Sukma  bersama kepala perwakilan ASEAN lainnya bertemu dengan Menteri Pendidikan, Richard Bruton TD, Menteri Pertanian Kelautan dan Makanan, Michael Creed TD, serta Menteri Public Expenditure and Reform Mr. Paschal Donohoe.
         Secara khusus di bidang pendidikan, Dubes Rizal Sukma menawarkan kerjasama pendidikan tinggi dengan Irlandia seperti Digital Economy dan Information Communication Technology. Irlandia belum menjadi tujuan utama bagi mahasiswa asal ASEAN, terutama dari Indonesia. Irlandia dapat bekerja sama dengan negara ASEAN, termasuk Indonesia, untuk tingkatkan jumlah mahasiswa ASEAN melalui kerjasama beasiswa, promosi pendidikan, dan disain khusus pendidikan gelar atau non gelar di sektor-sektor seperti Digital Economy dan ICT yang dibutuhkan negara anggota ASEAN, ujar Dubes Rizal Sukma.
         Dalam kunjungan ke Irlandia, Dubes Rizal Sukma dan kepala perwakilan ASEAN juga melakukan pertemuan dengan sejumlah badan promosi usaha dan investasi Irlandia seperti Bord Bia (the Irish Food Board), Dublin Chamber of Commerce, dan Enterprise Ireland guna mendiskusikan upaya peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi antara ASEAN dan Irlandia.
         ASEAN London Committee dibentuk 1978  beranggotakan seluruh perwakilan negara ASEAN di London. Komite ini merupakan bagian dari ASEAN Committee in Third Countries and International Organizations (ACTCs) yang tersebar di 50 negara. Ketua komite diduduki secara bergilir setiap enam bulan oleh kepala perwakilan negara-negara ASEAN.(ZG) ***2***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 10-02-2017 06:28:17
end

RUSIA

DUBES RI KUNJUNGI PABRIK MOBIL "GAZ" RUSIA
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 10/2 (Antara) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Wahid Supriyadi meninjau pabrik mobil yang terkenal di Rusia, GAZ, dalam rangkaian kunjungan kerja ke kota Nizhni-Novgorod sekitar 400 km timur Moskow.
         Di Indonesia, GAZ dikenal dengan kendaraan jenis jip yang sangat populer pada tahun 1970-an dan umumnya dimiliki kalangan TNI, demikian keterangan dari KBRI Moskow yang diterima Antara London, Jumat.
         Presiden dan CEO GAZ Group, Vadim Sorokin
mengatakan jip tipe 69 yang dirancang tahun 1946 dan diproduksi massal 1953, namun tahun 1956 produksi jip ini dipindah ke pabrik UAZ di kota Ulyanovsk.
         Obrolan tentang jip GAZ tersebut membuka pertemuan Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus Wahid Supriyadi dengan CEO GAZ Group Vadim Sorokin di markas GAZ di kota berpenduduk terbesar kelima di Rusia tersebut.
         Gambaran jip GAZ 69 yang kuno, besar, kaku, kuat dan boros ¿Made in Russia tersebut sirna ketika Dubes Wahid meninjau "production line" pabrik GAZ. Di dalam pabrik, seluruh siklus perakitan kendaraan menggunakan teknologi modern termasuk robot, dilakukan mulai dari pembuatan chasis, suspensi, pengelasan body mobil, pengecatan hingga ke produk jadi yang siap dilempar ke pasar dalam maupun luar negeri.
         Pabrik GAZ menspesialisasikan diri pada produksi kendaraan komersial ringan dan sedang (kendaraan penumpang Gazelle), bis, truk berat termasuk multipurpose vehicle 4x4 drive merek Sobol dan Gazon, mesin dan komponen otomotif. Pabrik GAZ juga merakit sedan merek Skoda Jeti dan Octavia serta VW Jetta.
         Untuk menembus pasar Indonesia, Dubes Wahid mengusulkan kepada Presiden Gaz Group agar berpartisipasi dalam Indonesia International Motorexpo maupun Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diadakan tiap tahun mengingat merek GAZ sudah cukup dikenal di Indonesia.
         Tahun 2016, produsen sepeda motor Rusia "Ural" berpartisipasi dalam ajang GIIAS dengan memajang model moge era Perang Dunia II dengan jizspan berkapasitas mesin 750 cc. Melalui pameran ini, minat penggemar moge Indonesia terhadap Ural cukup baik, ujar Dubes Wahid kepada CEO Gaz Group.
         Sehari sebelumnya Dubes diterima Gubernur Valery Shantsev, Wali Kota Ivan Karnilin, mengadakan 'roundtable discussion' dengan pengusaha dan industriawan setempat serta pertemuan dengan Presiden University of Nizhni Novgorod.
         Gubernur Shantsev dan Dubes Wahid membahas berbagai kemungkinan kerja sama kedua negara, antara lain dalam bidang industri manufaktur, perdagangan, pariwisata, budaya dan juga pendidikan.
         Provinsi Nizhniy Novgorod menghasilkan berbagai barang dan jasa yang siap memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia, ujar Gubernur Shantsev.
         Dubes Wahid  menyatakan selain produk CPO yang menjadi andalan ekspor Indonesia ke Rusia, Indonesia dapat menawarkan ekspor buah tropis dan sayur-sayuran, khususnya bila armada Garuda Indonesia jadi terbang ke Moskow.
         Dubes mengundang Gubernur Shantsev dan kalangan pengusaha Nizhni Novgorod untuk menghadiri Festival Indonesia ke-2 di Hermitrage Garden, Moskow, 4 -6 Agustus diawali dengan Business Forum.
         Dalam pertemuan dengan Wali Kota Nizhni Novgorod Ivan Karnilin dibahas peluang kerjasama di bidang sosial, pendidikan dan pariwisata antara lain promosi budaya dan wisata. Sedangkan di bidang pendidikan dibahas kemungkinan meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Nizhni Novgorod. Usai bertemu Walikota, Dubes Wahid bertemu Wakil Kepala Dinas Perindustrian Nizhni Novgorod, Kepala Dinas Pariwisata dan pengusaha bidang kendaraan multipurpose, pupuk urea, dan galangan kapal laut dalam format roundtable discussion.
         Dubes Wahid dalam pemaparannya menjelaskan kondisi pasar Indonesia yang sangat kondusif dan terbuka bagi pengusaha Rusia, dan mengundang  pengusaha Nizhni Novgorod berpartispasi dalam pameran Trade Expo Indonesia pada Oktober mendatang.
         Dalam pertemuan dengan Presiden Lobachevsky State University of Nizhni Novgorod - National Research University (UNN) Profesor Roman Strongin dibahas prospek kerjasama perguruan tinggi kedua negara maupun rencana meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di UNN yang saat ini hanya ada dua. Ditengah pertumbuhan perdagangan dunia yang stagnan, ternyata nilai perdagangan total Indonesia dan Rusia tahun 2016 mengalami peningkatan 17,71% dengan nilai US$ 2,13 milyar dengan surplus di pihak Indonesia sebanyak US$ 1,44 milyar. Yang lebih menggembirakan adalah nilai ekspor Indonesia yang meningkat sekitar 28% dari US$ 1,39 milyar pada tahun 2015 menjadi US$ 1,78 milyar pada tahun 2016.
         Nilai perdagangan Indonesia dengan wilayah Nizhegorodskaya Oblast hingga 11 bulan tahun 2016 mencapai US$ 55,9 juta. Ekspor Indonesia ke Nizhni Novgorod mencapai US 54,9 juta berupa minyak hewani dan tumbuhan/CPO, sedangkan ekspor Nizhni Novgorod ke Indonesia meliputi batu, plester, semen, mika, minyak mineral, produk minyak, senilai US$ 1 juta. (ZG) ***3***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 10-02-2017 06:17:06
end

QATAR

DUBES AKUI DIPLOMASI PONPES DARUNNAJAH DI QATAR
     Oleh Zeynita Gibbons

    London 8/2 (Antara) - Dubes Indonesia di Qatar Marsekal Madya (Purnawirawan) Muhammad Basri Sidehabi memuji peranan Pondok Pesantren Darunnajah dalam melakukan diplomasi di Qatar yang sangat  berperan dalam peningkatan hubungan bilateral RI dan Qatar, khususnya dalam diplomasi sosial keagamaan.
         Hal itu disampaikan Dubes Muhammad Basri Sidehabi dalam pertemuannya dengan delegasi Pondok Pesantren Darunnajah yang dipimpin K.H. Dr. Sofwan Manaf, M.A. yang melakukan kunjungan ke Qatar, demikian Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan, kepada Antara di London, Rabu.
          Dubes Basri menghargai peran dan kontribusi Pondok Pesantren Darunnajah yang mendukung misi KBRI dalam mempromosikan hubungan diplomatik kedua negara melalui kerja sama sosial keagamaan.
          Ia berharap Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnajah turut memperkuat persatuan dan kesatuan umat di Tanah Air dan menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia lainnya.
         Sementara itu, K.H. Dr. Sofwan Manaf berterima kasih atas bantuan dan fasilitasi KBRI dalam menyukseskan kunjungan dan berupaya mempromosikan hubungan bilateral kedua negara.
         Delegasi Darunnajah terdiri atas pemenang perlombaan penghafal Alquran, Musabaqoh Hifznil Quran untuk putra dan putri seluruh pesantren se-Indonesia kategori 1 juz, 5 juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz, dan 30 juz yang memperoleh bantuan dari Yayasan Hamd bin Khalid Ali Tsani Qatar.
         Pada tahun 2016, kata dia, Darunnajah menerima bantuan sebesar Rp1,8 miliar untuk mengadakan lomba tersebut, sedangkan pada tahun 2015 sekitar Rp1,4 miliar.
          Bantuan pada tahun ini diperkirakan sama dengan 2016. Kiai tamatan Pesantren Gontor itu mengatakan bahwa Darunnajah resmi diwakafkan pada tahun 2015 yang penandatangannya dilakukan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, dan para dubes negara-negara sahabat, termasuk Dubes Qatar.         
     Salah satu delegasi, Ahmad Parlaungan, mengatakan bahwa Darunnajah adalah pesantren modern dirintis K.H. Abdul Manaf Mukhayyar, K.H. Qomaruzzaman, dan K.H. Mahrus Amin sejak 1942.
          Pondok Pesantren Darunnajah, lanjut dia, mendidik santri agar memiliki pikiran terbuka dan moderat dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris.
          Saat ini Darunnajah memiliki 17 cabang di seluruh Indonesia dengan jumlah 9.750 santri dan mengelola seluas 677,5 hektare tanah wakaf.
          Darunnajah juga melakukan kerja sama dengan Kementerian Urusan Agama Islam dan Wakaf (Awqaf) Qatar untuk membangun pondok pesantren bagi penghapal Quran di kawasan Bogor.
          Menurut Boy Dharmawan, kerja sama Darunnajah dengan Yayasan Hamd bin Khalid Ali Tsani (Yayasan HKAT) berdampak positif pada hubungan bilateral RI dan Qatar mengingat yayasan itu milik kerabat keluarga Emir Qatar.
          Pemerintah dan warga Qatar berperan aktif dalam membantu pembangunan di Indonesia melalui beragam bantuan, salah satunya melalui Qatar Charity (QC).
          Berdasarkan laporan, QC membantu Indonesia dengan 5.802 proyek di berbagai provinsi. Qatar Charity kali pertama masuk ke Indonesia ketika Aceh dilanda bencana tsunami pada tahun 2004.
          Sampai saat ini, Qatar Charity membangun sekitar 722 masjid, 25 pusat pelayanan masyarakat, 22 sekolah, 425 rumah, dan menggali 2.574 sumur, serta melaksanakan 1.761 proyek yang dapat menghasilkan.
          Pada tahun 2016, Qatar Charity membantu 741 proyek, antara lain, pembangunan 24 masjid, tujuh pusat pelayanan masyarakat, tiga sekolah, 10 rumah, dan menggali 646 sumur, serta 51 proyek.
    ***4***
TZ.ZG
(T.H-ZG/C/D. Kliwantoro/D. Kliwantoro) 08-02-2017 05:58:58

PARIS

GRASTONOMI PRANCIS AKUI KELEZATAN KULINER INDONESIA
     Zeynita Gibbons

      Paris, 7/2 (Antara) -Para pakar grastronomi dunia yang tergabung dalam Academy international de la Gastronomy, asosiasi tata boga dunia,  mengakui kelezatan kuliner Indonesia yang disajikan bagawa kuliner William Wongso.
        Dengan menu pembuka yang disebut Aneka Ratna Mutu Manikam, Flavors of Indonesia Archipelago dalam acara Gala Dinner yang digelar di hotel Bristol, Paris,Prancis  Minggu malam.
           Pakar kuliner Indonesia Om William, demikian William Wongso biasa disapa, dalam acara Gala Dinner yang digelar Akademi Grastronomi Indonesia (AGI) bekerja sama dengan Kementerian Pariwsata dan VITO menyajikan asinan jakarta monkfish liver, slada bangka, udang naniura, traditional batak prawn ceviche dan sate lilit tuna bali.
        Selain itu,cumi hitam pekalongan untuk hidangan pembuka, ujar Country Manager France  VITO, kantor promosi pariwisata Indonesia di Paris , Eka Moncarre kepada Antara Selasa.
          Sekjen Academy International Gastronomy, Gerald HEIM de Balsac, mengakui kelezatan kuliner Indonesia.
       "The gala dinner has been well done and the food is awesome. I've been to Indonesia long time ago indeed it's a beautiful country and know I know Indonesia not only having street food but also high gastronomy," katanya yang artinya kurang lebih adalah " acara makan malam ini telah disiapkan dengan sangat baik, Saya pernah lama tinggal di Indonesia dan Indonesia adalah negara yang sangat indah. Indonesia tidak hanya memiliki makanan di jalan-jalan yang lezat tapi juga bernilai gastronomi".
          Pujian yang sama juga disampaikan istri ketua Academy Gastronomy Amerika, Marianne Avigdor, yang mengakui kelezatan kuliner Indonesia yang diluar dugaannya.
         "The gala dinner is amazing, the indonesian food is wonderful and beyond of expectation, big success for Indonesia," ujar Marianne Avigdor yang artinya kurang lebih adalah "acara makan malam ini luar biasa sekali. Makanan Indonesia sangat lezat dan di luar perkiraan. Semoga ini sukses besar bagi Indonesia".
           Acara Gala Dinner yang dihadiri Asisten Deputi Pemasaran  Mancanegara wilayah Eropa Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya yang hadir mewakili Kemenpar RI diawali dengan cocktail dengan menampilkan canapés berupa dendeng balado padang, sumpia jakarta, pecel piti.
         Sementara sajian utama disiapkan  William Wongso bersama tim yang terdiri atas Budi Lee, Renatta Moeloek dan asisten cook Suherman itu terdiri dari bakwan jagung, buntil pare kelapa kepiting, rawon espresso serta rendang anak sapi, lempah kulat dengan makanan penutup berupa kolak pisang-Labu-ubi, lapis legit saos avocado espresso kahlua eggnog, muso jambi banana.
    
    Jajaki gastronomi Indonesia
     Asisten Deputi Pemasaran  Mancanegara wilayah Eropa Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya menyampaikan acara gala dinner yang bertujuan membawa misi Promosi Wonderful Indonesia menyampaikan apresiasi dan mengundang semua yang hadir menjajaki gastronomi Indonesia lebih jauh lagi dengan berkunjung langsung ke Indonesia.
         Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar, Vita Datau, yang juga Ketua Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) terus berupaya mendorong kuliner nusantara tampil di pentas dunia.Thailand, Vietnam dan Malaysia sudah lebih dahulu menggunakan cita rasa makanan sebagai alat promosi dan diplomasi pariwisata.
       "Potensi kita tidak kalah, "ujarnya menambahkan Indonesia memiliki berbagai jenis makanan dari seluruh daerah. Tinggal kini bagaimana mengemas menjadi kekuatan yang memiliki commercial value, bukan hanya cultural value, ujarnya.
         Dalam acara Gala Dinner juga ditampilkan video wonderful Indonesia dalam bahasa Prancis yang disiapkan Eka Moncarre dari VITO Prancis. Diakhir hidangan penutup melengkapi kesuksesan seluruh penyajian, disajikan sagon padang menjadi teman minum kopi dan Teh Indonesia.
         Ketua Akademi Gastronomi Internasional Jacques Mallard memperkenalkan pakar kuliner Indonesia William Wongso dan tim yang terdiri atas Budi Lee, Renatta Moeloek dan asisten cook Suherman  membahas dan menampilkan satu persatu hidangan malam ini dan menyimpulkan  bukan sekadar lezat dan indah melainkan luar biasa  dan sebagai host country Indonesia menjadi yang terbaik diantara empat gala dinner terakhir AIG. (ZG) ****3****

b/a011
(T.H-ZG/B/A.F. Firman/A.F. Firman) 07-02-2017 08:55:12
end

MUSKAT

KBRI MUSCAT KAMPANYE KESELAMATAN WNI BERLALU LINTAS
     Oleh Zeynita Gibbons

    London, 6/2 (Antara) - Kedutaan Besar Republik Indonesia Muscat bekerja sama dengan Diaspora Indonesia serta  perusahaan minyak dan gas Petroleum Development Oman (PDO), menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas di Gedung Konsuler KBRI Muscat.
         PDO meluncurkan program kampanye keselamatan berlalu lintas bertajuk "Tell-A-Friend" untuk menurunkan tingkat kecelakaan di Oman yang saat itu dinilai cukup tinggi, demikian Pensosbud KBRI Muscat, Virgino Rikaryanto kepada Antara London, Senin.
         Pada 2016, angka kecelakaan berlalu lintas di negara ini berhasil diturunkan sebesar 32,8 persen dibandingkan tahun 2015, dari 6.279 kecelakaan menjadi 4.219. Sayangnya, jumlah kematian korban meningkat dari 675 menjadi 692, sebagian besar di antaranya merupakan orang asing.
         PDO bersama relawan mendatangi pusat-pusat keramaian, tempat perbelanjaan dan sekolah-sekolah untuk menjalankan kampanye ini, namun kegiatan di KBRI Muscat merupakan yang pertama kalinya diadakan untuk perwakilan asing di Oman.
         Sebagai tanda keseriusan PDO dalam menjalankan kampanye ini bagi warga Indonesia, Junaid Ghulam mewakili PDO menyampaikan sambutannya dalam bahasa Indonesia sehingga membuat para WNI yang hadir terkagum-kagum.
         Sementara itu, Dubes Musthofa Taufik Abdul Latif menyampaikan apresiasi kepada PDO dan Diaspora Indonesia Oman atas upaya aktif mereka dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
         Musthofa mengatakan kampanye seperti ini perlu diadakan secara rutin, tidak hanya mengenai keselamatan berlalu lintas, tetapi juga di bidang lain seperti keselamatan kerja, antisipasi bencana alam dan cara menghadapi kebakaran. Budaya keselamatan harus ditanamkan sedini mungkin sehingga akan terus terbawa hingga dewasa, ujarnya.
         Bersamaan dengan kampanye "Tell-A-Friend", Diaspora Indonesia Oman juga menggelar Warung Diaspora di halaman KBRI Muscat. Berbagai macam hidangan khas tanah air tersedia pada acara tersebut, mulai dari es cendol, otak-otak, nasi rames hingga sate padang. Selain itu juga digelar hasil karya anak-anak peserta lokakarya menggambar yang diadakan Sanggar Seni Diaspora Oman. (ZG) ***4***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 06-02-2017 05:29:03