Senin, 30 September 2013

UNI EROPA

RI-UE TANDATANGANI KEMITRAAN PENEGAKAN HUKUM BIDANG KEHUTANAN

Oleh Zeynita Gibbons
Brusel, 30/9 (Antara) - Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa (UE) menandatangani kesepakatan kemitraan sukarela dalam penegakan hukum, tata kelola serta perdagangan bidang kehutanan khususnya kayu.

Penandatangan dilakukan oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan, Komisioner Eropa Bidang Lingkungan Janez Potonik dan Menteri Lingkungan Hidup Lithuania Valentinas Mazuronis yang merupakan Presidensi Uni Eropa, di Markas Besar Uni Eropa, Brusel, Senin.

Penandatanganan kesepakatan itu disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Uni Eropa Arif Havas Oegroseno, Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto dan Direktur Jenderal Bina Usaha Kehutanan Kementerian Kehutanan, Bambang Hendroyo.

"Hari ini merupakan hari bersejarah bagi Indonesia dan juga Uni Eropa," ujar Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan kepada Antara London usai acara penandatangan di Markas Besar Uni Eropa tersebut.

Menurut Menteri Kehutanan (Menhut), Voluntary Partnership Agreement tentang Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT-VPA) bertujuan untuk menghentikan perdagangan kayu ilegal dan memastikan hanya kayu dan produk kayu yang telah diverifikasi legalitasnya yang boleh diimpor UE dari Indonesia.

"Indonesia merupakan negara Asia pertama yang menandatangani FLEGT-VPA dengan Uni Eropa, dan sejauh ini merupakan negara pengekspor kayu terbesar yang melakukan penandatanganan FLEGT-VPA," ujar Menhut.

Menurut dia, acara penandatanganan ini merupakan puncak dari negosiasi yang intensif dan konstruktif selama enam tahun yang melibatkan pihak swasta, masyarakat sipil serta pemerintah dari kedua pihak.

Persetujuan itu mencakup sistem lisensi atas produk kayu yang diekspor dari Indonesia ke negara mana pun yang merupakan 28 negara anggota Uni Eropa, berdasarkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang merupakan sistem penjaminan legalitas kayu Indonesia dan merupakan yang pertama di dunia yang pelaksanaannya sejalan dengan asas-asas dalam FLEGT.
Begitu FLEGT-VPA berjalan secara penuh dan diterbitkannya lisensi FLEGT, maka produk kayu Indonesia akan dinyatakan sudah memenuhi ketentuan Peraturan Kayu Uni Eropa atau EU Timber Regulation (EUTR) Nomor 995/2010 yang melarang penempatan maupun peredaran produk kayu ilegal di pasar UE.
Para pelaku usaha di UE pun tak perlu melakukan proses uji tuntas terhadap produk kayu yang telah berlisensi FLEGT.

Menteri Zulkifli Hasan mengatakan persetujuan itu merupakan terobosan kerjasama strategis yang penting antara negara produsen dan konsumen, khususnya antara Indonesia dan UE dalam memerangi pembalakan liar serta perdagangannya.

"Persetujuan ini menunjukkan bahwa kedua pihak tidak memberikan toleransi sama sekali terhadap pembalakan liar dan perdagangannya, sekaligus merupakan cerminan komitmen bersama untuk mendorong perdagangan kayu dengan jaminan sertifikasi legalitas," katanya.

Komisioner Lingkungan UE Janez Potonik pada penandatanganan tersebut menyatakan sangat gembira UE dan Indonesia menyatukan kekuatan dalam upaya nyata untuk mencapai tujuan bersama mengatasi pembalakan liar serta perdagangannya.

Menurut dia, persetujuan itu berdampak baik terhadap lingkungan hidup dan baik pula bagi usaha yang bertangungjawab, juga akan meningkatkan keyakinan konsumen akan kayu dari Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup Lithuania Mazuronis mengatakan bahwa Presidensi Uni Eropa menyambut baik penandatanganan Persetujuan tersebut yang menandakan babak baru dan penting hubungan antara Indonesia dan UE, serta berharap dalam pelaksanaan Persetujuan akan dapat berlangsung secara lancar dan sukses.
Penandatanganan Persetujuan ini membawa Indonesia dan UE masuk ke proses ratifikasi masing-masing, untuk melapangkan jalan bagi pelaksanaan penuh FLEGT-VPA yang akan terjadi begitu kedua pihak menilai skema lisensi FLEGT sudah siap untuk dijalankan. ***2***
(T.KR-ZG)

(T.H-ZG/B/A. Salim/A. Salim) 30-09-2013 23:38:19


HALAL FOOD FEST

WALI KOTA LONDON DUKUNG FESTIVAL MAKANAN HALAL

Oleh Zeynita Gibbons

London, 29/9 (Antara) - Wali Kota London Boris Johnson mendukung penuh penyelenggaraan festival makanan halal yang tengah berlangsung di gedung Excel London, Ibu Kota Inggris Raya, dan berlangsung mulai dari 27 hingga 29 September 2013.

Panitia penyelenggara Festival Makanan Halal 2013 Imran Kausar dalam keterangannya yang diterima Antara London, Minggu menyebutkan bahwa Boris sangat senang bisa mendukung kegiatan itu sehingga tanpa diragukan masyarakat Muslim akan sangat mudah mendapatkan makanan halal dari produsen makanan halal di London dan juga kota lainnya di Inggris.
Menurut dia, pada festival yang baru pertama kali diadakan ini, Boris mengungkapkan bahwa industri makanan halal berdampak pada perkembangan ekonomi Inggris, dengan berkembangnya masyarakat Muslim di negara itu saat ini yang berjumlah 2,7 juta sesuai sensus 2011.

Hal itu, kata Boris, memberikan akses untuk mendapatkan makanan halal di Inggris sangat penting dimana diperkirakan jumlah masyarakat Muslim Inggris akan mencapai 5,5 juta pada tahun 2030.

Imran Kausar menyebutkan pertumbuhan penduduk Muslim kelas menengah di Inggris mempunyai kebutuhan yang sangat besar akan makanan halal.

"Saya sangat terkesan dan bangga dengan digelarnya festival makanan halal di London," ujar Nizma Agustjik, seorang pengunjung.

Ternyata komunitas muslim di Inggris Raya yang jumlahnya sekitar empat sampai lima persen dari jumlah penduduk Inggris sudah tidak bisa diingkari keberadaannya, sehingga makanan yang sesuai dengan hukum Islam sangat dibutuhkan.

Suhana, ibu rumah tangga asal Pakistan yang sudah lama menetap di daerah barat daya London mengakui dulu sangat sulit mencari makanan halal terutama daging dan ayam, tapi kini di supermarket seperti Tesco, Asda dan Morrison banyak tersedia bahkan banyak juga dijual di pasar tradisional di London dan di warung warung lokal.

Atase Perdagangan KBRI London Merry Maryati mengakui Indonesia harusnya dapat berperan dalam mempromosikan kuliner di mancanegara, khususnya di Inggris, apalagi Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Diharapkannya di masa mendatang Indonesia juga bisa berperan dalam acara serupa, karena kebutuhan akan makanan halal terus meningkat.

Festival makanan halal yang diusung oleh sekelompok pengusaha muslim di Inggris juga diisi demo memasak oleh Chef terkemuka Inggris seperti Rachael Allen dan Jean-Christope Novelli dan pengunjung juga bisa menikmati hasil masakan mereka.

***4***
(T.H-ZG/B/M.M. Astro/M.M. Astro) 29-09-2013 08:02:49

HAJI

HAJI - MUSLIM INDONESIA DI INGGRIS TIDAK ANTRE HAJI

Oleh Zeynita Gibbons

London, 29/9 (Antara) - Masyarakat Muslim Indonesia yang berada di Inggris sangat beruntung karena tidak perlu antre hingga 10 tahun untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Hal itu diungkapkan Ustazah Upi Usmawati Bundari, pimpinan Yayasan Nurul Hayah Jakarta, yang kebetulan sedang berada di Inggris mengisi pengajian bulanan yang diadakan di KBRI London, Sabtu malam waktu setempat.

"Masyarakat Indonesia sangat beruntung," ujarnya dalam pengajian yang dihadiri sekitar 200 masyarakat Muslim Indonesia yang datang dari berbagai pelosok kota London dan sekitarnya.

Pengajian bulanan yang diadakan di KBRI pada setiap bulan dan dikelola oleh masyarakat Indonesia di London itu juga diisi dengan pengajian untuk anak-anak dan remaja berusia 6-15 tahun.

Menurut ustazah Upi, selain tidak perlu menunggu lama dalam menunaikan ibadah haji , biayanya pun lebih murah dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan calon haji Indonesia yang berangkat dari Tanah Air.

"Di Indonesia kita harus menyetor deposit tanda jadi untuk memastikan bahwa akan berangkat haji, meskipun harus menunggu 10 tahun sampai pelaksanaan keberangkatan dipastikan. Hal ini karena kuota yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi yang tidak imbang dengan peminat ibadah haji," katanya.

Ia mengakui kuota yang diberikan kepada Indonesia tidak banyak yakni hanya sebesar 120 ribu, sementara yang ingin menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci mencapai jutaan jumlahnya.

Ustazah Upi mengatakan saat ini pemerintah Indonesia memprioritaskan calon haji yang akan pergi harus berusia 60 tahun dan baru pertama kali menunaikan rukun Islam yang kelima ini.
Pada tahun 1960-an, calon Indonesia yang menunaikan haji menggunakan kapal laut Tampomas yang memakan waktu selama tiga bulan perjalanan.
Indonesia dengan populasi Muslim terbesar di dunia, keinginan untuk menunaikan ibadah haji sangatlah tinggi, karena itu negara Saudi Arabia memberikan kuota untuk semua negara, termasuk Indonesia.

Biaya yang dikeluarkan calon haji Indonesia di Inggris sama nilainya dengan biaya yang dikeluarkan oleh calon haji Indonesia yang menunaikan ibadah Umroh.
Ia menambahkan untuk pelaksanaan haji di negara Inggris sangatlah mudah, bahkan tidak perlu menunggu lama seperti di Indonesia.

Sementara pengelolaan ibadah haji dilakukan oleh biro perjalanan haji yang banyak tersebar di seluruh kota besar di Inggris Raya. ***4*** (ZG)
(T.H-ZG/B/E.M. Yacub/E.M. Yacub) 29-09-2013 08:34:57

MAROKO

12 PENGUSAHA MAROKO HADIRI EXPO DI JAKARTA

London, 27/9 (ANTARA) ¿ Sebanyak 12 pengusaha Maroko menyatakan kepastian akan hadir dalam Trade Expo Indonesia/TEI yang akan digelar di Jakarta, pada tanggal 16 hingga 20 Oktober mendatang di Jakarta.

Kepastian itu disampaikan para pengusaha Maroko kepada Duta Besar RI di Rabat Tosari Widjaja, dalam acara business gathering yang diadakan KBRI Rabat, demikian Minister Counselor KBRI Rabat, Tanti Widyastuti kepada ANTARA London, Jumat.


Secara khusus Dubes Tosari Widjaja mengundang para pengusaha Maroko untuk menyaksikan sendiri kemajuan Indonesia dan produk-produk berkualitas yang dibutuhkan Maroko maupun untuk ekspor kembali ke kawasan Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika.


¿Dubes Tosari Widjaja, mengundang pengusaha Maroko untuk hadir dalam Trade Expo Indonesia/TEI pada tanggal 16-20 Oktober 2013 di Jakarta,¿ ujar Tanti Widyastuti.

Dalam acara business gathering, Dubes Tosari Widjaja menyampaikan keberhasilan Indonesia sebagai 16 besar pelaku ekonomi dunia dan anggota G 20 yang berhasil mengelar ekspo tahun lalu.

Dubes Tosari Widjaja mengatakan ekspo tahun 2012 diikuti sekitar 2.000 eksibitor dan dihadiri 5000 pengusaha mancanegara yang berasal dari 90 negara dan jumlah transaksi lebih dari satu Milyar dolar AS.

Tanti Widyastuti mengatakan business gathering dimaksudkan untuk mendorong pengusaha potensial Maroko hadir menjadi buyer TEI, dengan menyampaikan informasi yang lebih mendalam mengenai ekspo secara langsung.

Dalam kesempatan itu juga digelar presentasi lebih detail mengenai TEI dan juga kesempatan tanya jawab guna memberikan informasi lebih luas mengenai kinerja ekspor dan perekonomian Indonesia.


Bagi para pengusaha mendapatkan insentif bebas biaya penginapan dua malam bagi 10 pengusaha pertama yang mendaftar mendapatkan sambutan positif pengusaha, dan rencana kunjungan ke Jawa Timur dan Jawa Barat merupakan daya tarik tersendiri bagi pengusaha Maroko untuk menemukan mitra bisnisnya di Indonesia.

Selain ke 12 pengusaha yang telah menyatakan kepastiannya akan hadir TEI, sementara sebagian lainnya akan mengkonfirmasikan lebih lanjut, demikiam Tanti Widyastuti.


Acara gathering ditutup dengan ramah tamah dan promosi kuliner Indonesia seperti martabak dan hidangan lainnya.(ZG)


(T.H-ZG/B/M. Taufik/M. Taufik) 27-09-2013 21:06:57

GHEA DI IFF

BUSANA GHEA PAMER DI IFF PARIS

London, 27/9 (ANTARA) ¿ Busana Muslim karya perancang kenamaan Ghea Panggabean untuk ke sekian kali ditampilkan dalam Islamic Fashion Festival (IFF) yang digelar di hotel ternama di kota Paris, Four Seasons George V dikawasan Champs Elysee, Paris, Perancis .

IFF dengan moto ¿discover beauty in modesty¿ adalah suatu yayasan kemanusiaan Malaysia yang didirikan Dato Raja Rezza Shah untuk meningkatkan kepopuleran pemakaian dan industry baju Muslim diseluruh dunia, demikian Caya Fairrie dari Silkworms Events London kepada ANTARA London, Jumat.

Menurut Caya Fairrie, koleksi Ghea yang tahun ini ditempatkan sebagai punjak malam IIF di Paris setelah penampilan perancang mode internasional dari Perancis, Maroko, Malaysia dan Palestina lain. ¿Dato Rezza sengaja memilih busana Muslimah Ghea sebagai puncak penampilan fashion show IFF,¿ ujarnya.

Ghea menampilkan sebanyak 12 potong rangcangan baju Muslim yang mulai dari koleksi yang berinsipirasikan asal kain Sumba, Songket Palembang, Gerinsing Tenganan dan Prada Bali yang penampilan tampak berkilau gemerlap dengan benang emas nya.

Ghea Pangabean yang baru saja menaklukkan kota mode Milan di Italia dalam penampilannya ¿Treasures of Indonesia,¿ digelar dalam acara malam budaya Indonesia memperingati HUT RI yang diadakan KBRI Roma mengakui sangat bangga bisa kembali tampil di Islamic Fashion Festival di Paris.

"Sengaja saya pamerkan motif, kemewahan, gemerlap dan tinggi nya nilai seni dan kwalitas kain2 dan tenunan Indonesia dalam koleksi Muslim saya tahun ini untuk dipersembahan dan dinikmati oleh masyarakat mode Paris yang selalu hidup dalam glamour mode kelas dunia" ujar Ghea sebelum show mulai di ruang rias peragawati.

Peragaan busana Muslim kreasi Ghea dipanggung diiringin dengan Gending Sriwijaya yang sangat memukau penonton bak menonton suatu cerita drama.

Sambutan penonton yang meriah adalah indikasi kepopuleran Ghea didunia busana Muslim di pasaran Eropa semakin melonjak disamping mendakan sumbangsih nya meningkatkan image baik cara wanita Muslim didunia berbusana.

Acara peragaan busana IFF ini dihadiri anggota terkemuka kerajaan dan para ratu serta putri dari Malaysia dan juga putri kerjaan Qatar, anggota badan pengasuh IFF lain seperti Titik Suharto dan wakil dari rumah mode di Paris seperti Beatrice Paul dan kembar bersaudara Xavier dan Hubert Hermes.(ZG)


(T.H-ZG/B/M. Taufik/M. Taufik) 27-09-2013 20:59:09

Kamis, 26 September 2013

ASMAT

MASYARAKAT JERMAN KAGUMI SENI UKIR SUKU ASMAT

Oleh Zeynita Gibbons

London, 20/9 (Antara) - Masyarakat Jerman yang hadir dalam resepsi diplomatik yang diadakan KBRI Berlin untuk memperingati HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Berlin mengagumi suguhan karya seni ukir bernilai tinggi dari Suku Asmat, Papua, Indonesia.

"Pameran karya seni ukir kayu suku Asmat yang merupakan kerja sama KBRI Berlin dengan Asmat Art Galerie di Berlin itu mendapat apresiasi yang tinggi dari undangan dalam acara resepsi diplomatik," ujar Sekretaris Satu Pensosbud KBRI Berlin, Juvinao Ribeiro kepada ANTARA London, Jumat.

Ukiran kayu tradisional Asmat yang sangat khas, seperti ornamen/motif pahatan patung, yang biasa disebut mbis dan perahu atau wuramon, dipercaya sebagai simbol perahu arwah yang membawa nenek moyang ke alam kematian itu membuat kagum sekitar 600 tamu undangan.

"Ukiran kayu seperti mbis dan wuramon bagi penduduk Asmat merupakan perwujudan dari cara mereka dalam melakukan ritual mengenang arwah leluhurnya," kata Velix Wanggai, staf khusus Presiden RI Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah yang hadir dalam acara resepsi tersebut.

Resepsi diplomatik dimeriahkan paduan suara mahasiswa Indonesia asal Papua, Keluarga Mahasiswa Katholik Indonesia dan Gereja Betel Indonesia yang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Republik Federal Jerman, Das Lied der Deutschen.

Kepala Protokol Kementerian Luar Negeri Jerman Ambassador J├╝rgen Mertens yang menjadi tamu kehormatan mengapresiasi hubungan kerja sama bilateral Indonesia-Jerman yang dalam beberapa tahun terakhir ini sangat dinamis dan terus meningkat di berbagai bidang.

Sementara itu, Dubes RI untuk Federasi Jerman, Dr. Eddy Pratomo menyoroti hubungan bilateral dan capaian kerja sama kemitraan yang setara Indonesia-Jerman melalui penandatanganan Deklarasi Jakarta oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kanselir Angela Merkel di Jakarta dan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Jerman, Maret lalu.

Untuk mengimplementasikan kerja sama kedua negara, Dubes Eddy Partomo menekankan upaya bersama kedua negara untuk konsentrasi dalam meningkatkan kerja sama di berbagai sektor yang memiliki kepentingan bersama antara pemerintah dengan pemerintah, dunia usaha dan people-to-people.

Dubes percaya hubungan Indonesia-Jerman yang berjalan baik ini juga tidak terlepas dari perhatian dan dukungan semua elemen masyarakat terutama Friends of Indonesia di Jerman baik dari sektor pemerintah maupun swasta.

"Selama masa jabatan sebagai menjadi Dubes untuk Republik Ferderal Jerman, saya sangat terkesan dan terhormat atas dukungan yang diberikan," tutur Dubes Eddy, seraya menyampaikan ucapan terima kasih kepada undangan yang hadir.

Resepsi diplomatik itu berlangsung meriah, tidak kurang dari 60 Dubes dari berbagai negara sahabat hadir di antara 600 undangan yang menyesaki gedung membuktikan Indonesia sebagai bangsa besar dan dihormati bangsa lain.

Tampak hadir dari kalangan diplomatik, pejabat pemerintah, anggota legislatif dan senat, berbagai organisasi politik dan pembangunan, kalangan dunia usaha, akademisi, politisi dan lembaga persahabatan Indonesi-Jerman serta friends of Indonesia.

Selain pameran seni ukir kayu suku Asmat, resepsi dipomatik dimeriahkan dengan berbagai sajian seni dan budaya seperti Tari Serampang Dua Belas dan permainan Piano Duo Shanti dan Sonja Sungkono.

Mezzo soprano Diatra Zulaika membawakan berbagai komposisi Indonesia dan Jerman, diantaranya Citra, Kemuning maupun Die Forelle, mengiringi undangan menyantap sajian kuliner Indonesia seperti rendang, nasi goreng, sate, gado-gado dan lain sebagainya. ***4*** (ZG)
(T.H-ZG/B/E.M. Yacub/C/E.M. Yacub) 20-09-2013 09:09:33

GHEA DI ITALIA

RANCANGAN BUSANA GHEA PANGGABEAN CURI PERHATIAN MASYARAKAT ITALIA

Roma, Italia, 21/9 (ANTARA) - Rancangan busana karya perancang kenamaan Indonesia Ghea Panggabean berhasil mencuri perhatian masyarakat Italia di kota mode Roma dalam pagelaran busana yang diselenggarakan pada resepsi peringatan HUT RI ke-68.

"It's very beautiful, busana yang diperagaan sangat indah dan sangat mengagumkan," ujar Belen Jimenez Pettinelli dari organisasi Women's Guild Rome kepada Antara London, Kamis malam saat usai acara peragaan busana Ghea Panggaean .

Resepsi dan peragaan busana yang digelar di hotel Seraton Roma itu dihadiri oleh lebih dari 600 undangan termasuk Dubes RI untuk Tahta Suci Vatikan, Budiarman Bahar .

"Acara resepsi ini yang paling meriah yang pernah saya kunjungi baik makanan mau pun suguhan kesenian dan peragaan busana sangat menarik dan berkesan, saya ingin berkunjung ke Indonesia negeri yang indah," ujar Belen Jimenez Pettinelli yang mengharapkan acara serupa lebih sering diselenggarakan.
Sementara itu walikota di Comune Monte Argentario, Cerulli Arturo, mengatakan bahwa acara resepsi HUT RI sangat menarik dan penampilan peragaan busana dari perancang Indonesia telah berhasil mencuri perhatian masyarakat Italia yang sangat modis.

Dikatakannya acara resepsi yang dilakukan KBRI Roma akan dapat mendekatkan hubungan antara dua negara, ujar Arturo yang beristirikan orang Indonesia.

Acara peragaan busana rancangan Ghea Pangabean yang bertema "Treasures of Indonesia: A Journey Into Indonesia Fashion, Art, and Culture", dikombinasikan dengan penampilan tarian antara tradisional dan tarian kontemporer dengan kreografer Panca Makmur.
Penampilan wayang kulit yang menjadi latar belakang perkawinan khas Palembang, menyatu menjadi salah satu kekayaan budaya juga diperlihatkan dalam tayangan visual.

Ghea Pangabean mengatakan bahwa ia merasa bangga bisa menampilkan kekayaan kain tradisional Indonesia seperti Songket Palembang, kain dengan pola jumputan, tenun flores, dan ikat gringsing Bali.

Sebanyak 40 koleksi rancangan Ghea Pangabean yang telah 30 tahun berkiprah di dunia fesyen Indonesia, diperagakan pada acara itu.

Rancangan yang sempat diperlihatkan rata-rata berupa dress dan pakaian ready to wear, yang beraya etnik seperti motif songket dengan pilihan bahan shiffon.

Motif-motif cetak pada kain dengan bahan silk, dan shiffon dan aksesoris etnik berwarna emas ditampilkan dengan gaya mix and match.

Peragaan busana Ghea kali ini mewakili keindahan seni dan budaya dari empat daerah di Indonesia, yaitu dari Pulau Jawa dengan inspirasi wayang, Sumatera dengan keindahan kain songket dan jumputan, NTT dengan promosi wisata Komodonya dan Bali dengan sejuta keindahan.

Selain itu juga diperagakan rancangan busana dari sekolah Mode di Italia Koefia dengan mengunakan kain Batik yang dibawakan para pragawati dari Italia.

Assistent Direktur sekolah Mode Koefia, Bianca Lami mengakui batik Indonesia sangat indah dengan berbagai corak.

"Kami bekerjasama dengan KBRI Roma mengelar acara lomba mendisain busana dengan dasar Batik," ujar Bianca.
Lomba yang diikuti 15 pelajar itu berhasil mengkombinasikan busana bahan Batik tradisional dalam rancangan busana yang elegent dengan sentuhan Italia. Sesuatu hal yang berbeda, ujar Bianca.

"Treasure of Indonesia" bukan pergelaran fesyen yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Ghea Panggabean untuk acara promosi terpadu, Trade, Tourism, Investment, and Culture (TTIC) yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia di Italia. Acara itu mendapat dukungan dari Yayasan Indonesia Setara yang mempromosikan kekayaan dan budaya Indonesia di luar negeri.

Tiga tahun lalu, Ghea pun sempat menggelar pagelaran fesyen untuk acara yang sama di Milan dan Roma dengan tema "Splender of Indonesia".

"Treasures of Indonesia: A Journey Into Indonesia Fashion, Art, and Culture" juga akan digelar di gedung antik "Societa Umanitaria" Milan pada tanggal 24 September mendatang.

Di awal acara, Duta Besar RI menyampaikan sambutan yang menyebutkan Indonesia setelah 68 tahun kemerdekaan telah menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dengan jumlah umat muslim terbesar yang menunjukkan Islam sangat kompatible dengan demokrasi .

Diakuinya hubungan Indonesia dan Italia telah terjalin sejak 64 tahun yang lalu. Italia merupakan partner dagang ketiga terbesar Indonesia di Eropa.

Kunjungan sekelompok pengusaha Italia ke Indonesia yang diorganisir oleh Menteri Luar Negeri Italia diharapkan dapat menciptakan kerjasama yang nyata dimasa datang, namun yang lebih penting adalah adanya saling pengertian dan saling memberikan dukungan.
(ZG/f001)

(T.H-ZG/B/F. Assegaf/F. Assegaf) 21-09-2013 11:35:22

BELGIA

TARI KECAK RAMAYANA PUKAU PUBLIK BELGIA

London, 22/9 (Antara) - Tepuk tangan sekitar 500 penonton menggemuruh ketika Tim Gamelan Maha Widya Universitas Hindu Indonesia (UNHI) mengakhiri pementasan Tari Kecak dengan kisah epik Ramayana di Centre for Fine Arts Brussels (Bozar).

Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Dr. Yudha Triguna yang hadir memimpin tim gamelan tersebut menyampaikan rasa bangganya bahwa para dosen dan mahasiswa/i dari UNHI dapat tampil di panggung internasional yang prestisius sekelas Centre for Fine Arts Bozar yang dibangun setelah Perang Dunia (PD) I.

Sebelumnya, penonton terbius oleh pertunjukan tari yang dibawakan 40 mahasiswa/i dan dosen UNHI di bawah bimbingan seniman Bali terkemuka Prof. I Wayan Dibia.

Pementasan dibuka dengan narasi oleh sang koreografer Prof. I Wayan Dibia yang menjelaskan kepada penonton tentang struktur suara kecak dan keunikan kecak serta bagaimana penonton dapat menikmati kecak.

Duta Besar RI Arif Havas Oegroseno kepada Antara London, Minggu mengatakan, kolaborasi erat antara KBRI Brussel, Kementerian Agama RI, Bozar, dan UNHI sehingga pementasan seni Indonesia di Centre for Fine Arts Bozar yang prestisius dapat terlaksana dengan baik, dan menyampaikan harapannya bahwa promosi seni dan budaya Indonesia di panggung internasional akan terus berlangsung
Selama satu setengah jam, para penari mempertunjukkan keindahan gerakan dan harmonisasi koor vokal khas Kecak yang membuai penonton dalam cerita kisah cinta Rama dan Sinta. Didukung oleh tata akustik terbaik, tata cahaya dramatis serta kostum yang menawan, pementasan tersebut merupakan sajian seni dan budaya Indonesia yang membanggakan.

Kebanggaan tersebut seolah memperoleh afirmasi atau harapan dari para penonton yang memberikan standing ovation dan seolah enggan meninggalkan venue ketika pementasan telah berakhir dan tirai panggung telah diturunkan.

Dirjen Protokol Kerajaan Belgia, Duta Besar Pierre Labouverie, bahkan secara khusus mendatangi para penari di belakang panggung untuk memberikan ucapan selamat dan meminta sang pelatih, Prof. I Wayan Dibia, untuk menerangkan kembali tehnik bermain kecak. (ZG)
Pementasan tari Kecak di gedung kesenian terkemuka di Belgia ini merupakan hasil kerjasama antara KBRI Brussel, Centre for Fine Arts Brussels (BOZAR), Universitas Hindu Indonesia dan Kementerian Agama RI, katanya lagi.

Para penonton pementasan berasal dari penggiat seni dan budaya, pejabat pemerintah Belgia dan Uni Eropa, serta para pecinta dan penikmat seni pada umumnya. ***4***
(ZG)
(T.H-ZG/B/E.S. Syafei/E.S. Syafei) 22-09-2013 06:07:44

PAPUA

KBRI BERLIN DORONG PENGUSAHA JERMAN KE PAPUA

London, 22/9 (ANTARA) - Duta Besar Dr. Eddy Pratomo mengharapkan pengusaha Jerman melihat potensi bisnis dan peluang usaha yang ada di Papua dan tidak melihat Papua hanya dari kaca mata politik.

Hal itu diungkapkan Dubes Eddy Pratomo pada seminar dan temu bisnis ¿Up-Date From the Region: Papua in Focus¿ yang diselenggarakan KBRI Berlin, demikian Sekretaris I Pensosbud KBRI Berlin Juviano Ribeiro kepada ANTARA London, Minggu.

"Papua jangan hanya dilihat dari kaca mata politik saja," ujar dubes Eddy Pratomo

Acara up-date from the region tersebut diselenggarakan setiap tahun, dengan membahas peluang investasi di berbagai provinsi di Indonesia diminati oleh para pengusaha Jerman, karena mereka mendapatkan informasi langsung dari pejabat-pejabat daerah. Kali ini, yang menjadi primadona acara up-date adalah Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua.

Seperti pada acara up-date sebelumnya, perhatian utama para pengusaha Jerman tertumpu pada masalah perijinan dalam berinvestasi, insentif bagi investor, aspek keamanan, dan juga tersedianya infrastruktur.


Staff Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai, MPA menjelaskan pendekatan baru ¿membangun Papua dengan hati¿. Presiden SBYselalu menekankan bahwa pendekatan kesejahteraan adalah solusi yang paling tepat untuk rakyat Papua.

Karena itulah, menurut Wanggai, Pemerintah membangun Papua dengan memperhatikan hak dasar rakyat Papua dan menghormati identitas lokal mereka. Pembangunan di Papua dipacu melalui kebijakan ekonomi dan politik yang terpadu.

Wanggai menjelaskan, kebijakan sosial-ekonomi menekankan pada pengurangan kemiskinan, peningkatan pendidikan dan kesehatan, pengembangan infrastruktur dasar dan transportasi, serta pembangunan pertanian yang akhirnya memperkuat ekonomi lokal.

Lebih lanjut, menurut Wanggai, kebijakan politik dan budaya menekankan pada pengembangan dialog konstruktif dengan seluruh kelompok dan tokoh-tokoh masyarakat Papua. Pembentukan MRP dan rancangan konsep Otonomi Khusus diharapkan akan lebih memajukan pembangunan di tanah Papua.

Sementara itu Drs. Purnama, Kepala BKPM Provinsi Papua, memaparkan Papua semakin diminati investor dari Amerika Serikat, Australia, China, Belanda, Korea Selatan, dan Jerman. Mereka menanam modal di berbagai bidang seperti pertambangan, energi, perikanan dan lain-lain.

Dari sisi infrastruktur, menurut Purnama, Papua sudah banyak berbenah. Pembangunan pelabuhan, jalan raya, jembatan maupun pengembangan bandara dilakukan secara intensif. Saat ini, hubungan udara dari Jakarta ke Jayapura setiap hari sudah dilayani dengan 14 penerbangan dan 2 penerbangan langsung. Konektivitas udara ini sangat penting untuk memajukan hubungan ekonomi dan perdagangan.

Bahkan, tambah Purnama, untuk mendorong investasi, Provinsi Papua sejak tahun 2010 sudah mengoperasikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Jadi, para calon investor Jerman tidak perlu ragu berinvestasi di Papua.

Sektor unggulan

Laut di Papua kaya dengan ikan tuna, skipjack, barramundi, mackerel, kakap, lobster dan rumput laut. Tanah di Papua juga sangat kaya, sehingga cocok untuk pengembangan industri pangan. Papua memiliki jutaan hektar lahan yang dapat ditanami padi, jagung, umbi-umbian, kelapa sawit, kakao dan kopi. Karena itulah, pengembangan MIFEE (Merauke Integrated Food and Energy Estate) menjadi sangat penting dan strategis bagi perekonomian Papua. Tanah Papua juga kaya akan tambang. Berbagai perusahaan asing telah berinvestasi di sektor tersebut.

Selain industri pertanian dan pertambangan, Purnama menambahkan, sektor pariwisata di Papua sangat menjanjikan bagi investor Jerman. Papua ingin memajukan eco, agro, and sport tourism. Papua punya pegunungan Carstenz setinggi 5000 meter, Taman Nasional Lorentz seluas 2,5 juta hektar, dan wisata bahari di Biak dan Teluk Cendrawasih. Sudah mulai banyak pengusaha asing yang berhasil membangun bisnis Hotel dan Resort Pariwisata di Papua. Salah-satunya adalah Dr. Weiglein.

Dalam acara seminar dan temu bisnis tersebut, Dr. Weiglein, pengusaha Jerman yang melakukan usaha perhotelan dan resort di Papua, bersedia berbagi pengalaman dengan para pengusaha yang hadir. Weiglein terhitung sukses dalam mengelola resortnya di Wamena dan Manopteropo karena berhasil melibatkan penduduk setempat dalam bisnis eco-tourism-nya. Kunci sukses usahanya adalah komitmen untuk melestarikan keasrian lingkungan dan keragaman budaya lokal. Bisnis yang sukses, tanpa ekses.

Pola kerja seperti itu sangat didukung oleh Bayus Bagre, salah satu Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP), yang juga menjadi pembicara pada acara ini. Bagre mengingatkan para calon investor untuk selalu bekerjasama dengan masyarakat adat di Papua, sehingga bisnis bisa berjalan mulus. Intinya, pengusaha untung, masyarakat juga harus untung. KAPP dan masyarakat adat akan membantu menjamin keamanan investasi asing di Papua.

Pusat Unggulan

Acara up-date ini tidak hanya berkutet pada masalah bisnis, melainkan juga menyoroti kualitas tenaga kerja. Professor Dr. Agus Rubiyanto, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, menekankan pada pembentukan sumber daya manusia yang tangguh untuk menopang pembangunan di Papua.

Saat ini, KBRI Berlin tengah mendorong kerjasama Indonesia-Jerman untuk membentuk tujuh Pusat Unggulan (Center of Excellence) di bidang Water Management, Renewable Energy, Transport System and Logistic, Health, Food Security and Technology, Ocean and Climate Change, dan Community of Practice in Engineering.

Untuk mewujudkan tujuh Pusat Unggulan tersebut, telah dirintis kerja sama antara berbagai lembaga pendidikan dan riset di Indonesia dan Jerman.

Kawasan Timur Indonesia, khususnya Maluku dan Papua, akan dilibatkan dalam pembentukan Pusat Unggulan tersebut. Berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi di Jerman akan bekerjasama dengan Universitas Cendrawasih, Universitas Negeri Papua, Universitas Musamus, Universitas Khairun dan Universitas Pattimura. Kerjasama Pusat Unggulan di kawasan Timur tersebut akan menekankan pada pengembangan ocean wave electric power generator, turbin pelton dan wind energy.

Rubiyanto menjelaskan kepada para pengusaha Jerman, bahwa semua pemangku kepentingan sedang bahu membahu membangun sumber daya manusia Papua. Kemdikbud, Unit Percepatan Pembangunan Pronvinsi Papua dan Papua Barat (UP4B) dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri, telah membuat program afirmatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di provinsi paling Timur itu.

Pemda Provinsi Papua dan Papua Barat juga telah mengirim putra-putri terbaik Papua untuk menuntut ilmu di Jerman. Hal ini akan lebih meningkatkan lagi kualitas sumber daya manusia Papua. Di tangan para pelajar Papua tersebut, terletak kunci keberhasilan pembangunan Papua di masa depan.


Pada akhir acara, dilakukan tatap muka antara Velix Wanggai beserta delegasi Pemprov Papua, dengan para mahasiswa Papua yang sedang menuntut ilmu di Jerman.

Acara dengan judul Inspirational Dialogue tersebut direka sebagai dialog interaktif, dari hati ke hati. Dialog antara anak dan orang tuanya. Dalam kesempatan itu, para mahasiswa menyampaikan berbagai permasalahan studi mereka, dan juga cita-cita mereka dalam membangun Papua nanti. Delegasi Pemprov Papua menyampaikan berbagai nasihat dan harapan kepada para generasi penerus mereka tersebut.

KBRI Berlin mengundang pelajar Papua untuk berpartisipasi dalam acara seminar dan temu bisnis. Dengan demikian, para calon investor Jerman akan semakin yakin untuk berinvestasi di Papua, karena kehadiran para pelajar tersebut merupakan bukti nyata akan keseriusan Pemerintah dalam membangun angkatan kerja yang handal di Papua.

Dari pihak pelajar Papua, pertemuan dengan para pengusaha Jerman juga akan memotivasi mereka untuk belajar lebih keras lagi, karena mereka bisa melihat prospek pekerjaan di masa mendatang, ketika mereka kembali ke Tanah Papua.(ZG)
(T.H-ZG/B/M. Taufik/M. Taufik) 22-09-2013 12:07:57

DIANA AWARD

REMAJA INDONESIA RAIH PENGHARGAAN DIANA AWARD

London, 19/8 (Antara) - Seorang remaja Indonesia, Adeline Tiffani Suwana (16) aktifis lingkungan hidup berhasil meraih penghargaan The International Diana Award 2013 dari Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Penghargaan tersebut diserahkan Daniel Gothard, Award Project Officer dari The Diana Award, kepada Dubes T.M. Hamzah Thayeb yang kemudian akan diteruskan kepada Adeline melalui Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Inggris di Jakarta.

Sekretaris pertama KBRI London Heni Hamidah kepada Antara London, Kamis mengatakan Adeline merupakan peraih Diana Award kedua di tahun 2013 setelah sebelumnya Christy Zakarias juga meraih penghargaan yang sama pada bulan Mei lalu.

Menurut Heni Hamidah, salah satu peranan positif yang dilakukan pelajar SMAK 1 Penabur Jakarta adalah upayanya mengorganisasikan sekitar 150 teman sekolahnya untuk menanam mangrove di kawasan pantai Jakarta dan pelestarian koral di perairan Kepulauan Seribu.

Adeline, pelajar telah melalui tahap penilaian oleh Yayasan Diana Award dan diniai telah memberikan sumbangan positif yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

Kiprah Adeline dalam pelestarian lingkungan ini dimulainya sejak tahun 2008 dengan mendirikan perkumpulan Sahabat Alam dan memotori gerakan peduli alam dan lingkungan di wilayahnya.

Adeline bahkan berhasil membuat acara televisi dan merekam lagu- lagu yang bertemakan ajakan pelestarian lingkungan hidup dalam Bahasa Indonesia serta Bahasa Inggris.

Penghargaan Diana Award diberikan sejak tahun 1999 sebagai penghargaan kepada kalangan muda berusia 9-18 tahun yang telah memberikan sumbangan positif kepada komunitas di lingkungannya maupun di dunia internasional.

Para peraih penghargaan Diana Award memperoleh sertifikat penghargaan ditandatangani Perdana Menteri David Cameron dan akan menjadi bagian dari Diana Network, jejaring yang digunakan untuk bekerja sama dalam upaya perbaikan di lingkungan masing-masing maupun di dunia internasional.

Peraihan penghargaan Diana Award ini telah meningkatkan citra positif Indonesia, terutama dalam peningkatan kerja sama antarwarga atau people-to-people contact antara Indonesia dengan Inggris, demikian Heni Hamidah.

Sebelumnya Adeline Tiffanie Suwana meraih juara pertama EFL award dalam kejuaraan debat antar pelajar sedunia, World Schools Debating Championships (WSDC) di Turki. Selain itu juga menyabet juara Eco-Friendly (2009) karena peran nyatanya dalam pelestarian lingkungan.

Eco-Friendly adalah ajang internasional pemilihan anak-anak usia 8-16 tahun yang berperan nyata dalam pelestarian lingkungaan hidup. Setahun kemudian, Adeline dipilih badan lingkungan hidup PBB, United Nations Environmental Program (UNEP), menghadiri International Children's Conference on Biodiversity di Nagoya (Jepang) dan dianugerahi World Summit Youth Award untuk kategori Go Green, karena aksi pelestarian lingkungan hidup. ***4***
(ZG/b/a011
arnaz
(T.H-ZG/B/A.F. Firman/A.F. Firman) 19-09-2013 06:12:12

Rabu, 18 September 2013

PPI INGGRIS

PPI INGGRIS AJAK PPI BELANDA CIPTAKAN SINERGI

Oleh Zeynita Gibbons

London, 19/9 (ANTARA) - Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Inggris mengajak PPI Belanda bersinergi dalam pelaksanaan Kongres Internasional Pelajar Indonesia atau Indonesian Scholars International Convention (ISIC) ke-13 yang akan diadakan di London, 10 November 2013.

Pada Kongres Pembangunan Internasional untuk Indonesia atau International Conference Indonesian Development (ICID) 2013, yang diadakan PPI Belanda, baru-baru ini PPI Inggris berperan aktif dalam perumusan pembangunan ibu pertiwi, demikian delegasi PPI Inggris Steven Marcelino kepada ANTARA London, Rabu.

Menurut Steven Marcelino konferensi yang diadakan pada 12-14 September itu merupakan acara perdana yang di organisir PPI Belanda berlangsung sukses dengan peran BNI Cabang London sebagai sponsor utama.

Dikatakannya ICID merupakan platform antara pemerintah Indonesia, Belanda, akademisi dan pelajar yang antusias dalam akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berbasiskan inovasi.

Merujuk dari tema "Innovation-driven Economy" di ICID ini, Steven Marcelino bersama R.S. Chairiina Soelaiman mengajak delegasi menciptakan sinergi output dari ICID dengan convention akademis di London yang bertemakan "Emerging Indonesia" di London pada tanggal 9-10 November mendatang.

Steven mengatakan ISIC ke-13 yang diadakan PPIUK ini merupakan konferensi pelajar Indonesia di luar negeri yang tertua dengan di King's College London.

"Momentum di Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November 2013 nanti sangat tepat untuk melakukan menunjukan kontribusi generasi muda yang belajar di luar negeri untuk memberikan dampak nyata terhadap Tanah Air," ujar Steven yang pernah menjabat sebagai Ketua ISIC sebelumnya di tahun 2012.

Ketua ISIC tahun 2013 ini, Syahidah Rilyadi berpendapat ISIC 2013 adalah platform pembahasan menyeluruh dalam pemanfaatan sumber daya manusia demi perkembangan ekonomi negara yang inovatif, baik secara regional maupun secara global. Tema ini akan dibawakan dari segi politik dan ekonomi; bisnis, industri, dan perdagangan; pendidikan, budaya, dan sosial; serta sains dan teknologi.

ISIC memberikan kesempatan langka kepada para presenter yang berasal dari lima benua untuk dikomentari oleh 12 juri lulusan Inggris yang ahli di bidangnya, termasuk Dr Dessy Irawati ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) periode 2013-2015.

PPIUK mengundang mahasiswa di Inggris dan di seluruh dunia untuk menyuarakan pandangan mereka dengan tema Emerging Indonesia melalui Lomba Debat pertama.Pendaftaran masih dibuka melalui website ISIC (http://www.isic-tiimi.co.uk) sampai tanggal 13 Oktober mendatang.

Hari pertama ISIC 2013 dimeriahkan penyanyi ternama Gita Gutawa dan Maudy Ayunda dalam acara Gala Cultural Night.

Berbagai tarian tradisional Indonesia yang didatangkan langsung dari berbagai universitas di Indonesia maupun di Inggris turut menghibur dengan tema "Diversity in Symphony". Acara kultural dalam konvensi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya Indonesia kepada masyarakat Inggris.

Kepanitiaan ISIC 2013 bangga atas antusiasme seluruh pelajar Indonesia di Inggris dan Negara Eropa lainnya untuk aktif berperan dalam konvensi ini. "Kami tunggu kehadiran anda di London, mari bersama kita menuju 'Emerging Indonesia'," demikian Steven Marcelino ***4*** (ZG)

(T.H-ZG/B/Z. Abdullah/Z. Abdullah) 19-09-2013 01:09:35

FOKE

PPI SE-JERMAN: FOKE TAK LAYAK SEBAGAI DUBES JERMAN

London, 17/9 (Antara) - Para pelajar dan mahasiswa Indonesia di Jerman yang tergabung PPI se-Jerman menyampaikan agar wacana pengangkatan Foke atau Fauzi Bowo sebagai Duta Besar RI di Jerman dapat dipertimbangkan kembali karena dinilai tidak layak mengemban tugas sebagai Dubes.

Pandangan mahasiswa dan pelajar se-Jerman itu disampaikan dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menlu Dr. R.M. Marty M. Natalegawa, Ketua DPR RI Dr. Marzuki Alie dan Ketua Komisi I DPR RI Drs. Mahfudz Siddiq, M.Si.

Dalam surat terbukanya yang ditandatangani Ketua PPI se-Jerman Hartono Sugih yang diterima Antara London, Selasa, menilai wacana pengangkatan Dr.Ing. Fauzi Bowo sebagai calon Dubes RI untuk Republik Federal Jerman, tidak memenuhi kriteria yang tepat dan layak untuk mengemban tugas sebagai Dubes.

Untuk itu mereka minta Presiden dan Menlu serta Presiden Republik SBY, Menlu Marty M. Natalegawa, Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Ketua Komisi I DPR RI Drs. Mahfudz Siddiq, M.Si untuk mempertimbangkan kembali.

Hal ini didasarkan atas pertimbangan sebagai salah satu tokoh nasional, Fauzi Bowo melakukan kampanye hitam dan kampanye terselubung terhadap salah satu pesaingnya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 dengan menggunakan isu-isu SARA.

Apa yang telah dilakukan Fauzi Bowo jelas bertentangan dengan asas Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi pedoman dasar bangsa Indonesia.

Bagaimana mungkin seseorang yang pernah tidak menjunjung tinggi nilai keberagaman, dipilih dan dicalonkan sebagai Duta Besar RI dan menjadi representasi dari Negara Kesatuan Republik Indonesia di kancah internasional? (Artikel 3 butir A / Representing: Fungsi Misi Diplomatik, Vienna Convention on Diplomatic Relations, 1961).

Fauzi Bowo dinilai gagal mengemban tugas dan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012. Selain itu Fauzi Bowo juga dinilai gagal memberikan perlindungan dan rasa aman bagi warganya sendiri. Berdasarkan penilaian ini, bagaimana mungkin yang bersangkutan bisa memberikan perlindungan dan rasa aman terhadap WNI di negara lain apabila dia sendiri telah gagal memberikan hal itu di negaranya sendiri? (Artikel 3 butir B / Protecting: Fungsi Misi Diplomatik, Vienna Convention on Diplomatic Relations, 1961).

Melalui program Jakarta-Berlin Sister City, Dr.-Ing. Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, memiliki kesempatan besar untuk menggunakan pengetahuannya mengenai Jerman untuk dapat memaksimalkan hubungan tersebut dan berkontribusi dalam peningkatan pembangunan di DKI Jakarta. Namun selama program ini berlangsung, kami tidak melihat hasil signifikan yang dapat dimanfaatkan dari hubungan tersebut untuk kemajuan pembangunan di DKI Jakarta.

Jabatan Dubes sebagai perwakilan resmi negara Indonesia memainkan peranan yang penting dan strategis untuk meningkatkan hubungan kerjasama Indonesia dengan negara sahabat. Tugas yang penting dan strategis ini hendaknya diberikan kepada figur yang betul-betul kompeten dalam bidang diplomasi, serta memiliki dedikasi yang tinggi dalam melayani dan melindungi masyarakat.

Para pelajar yang terhimpun dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Jerman yang meliputi segenap PPI Cabang dan PPI Pusat di Jerman lelah melihat posisi penting ini sering menjadi komoditas politik dari para pemangku kebijakan.

Atas dasar pertimbangan tersebut Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman minta agar dapat mempertimbangkan kembali pencalonan Dr.-Ing. Fauzi Bowo sebagai Duta Besar RI untuk Republik Federasi Jerman.

Melalui surat pernyataan ini Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Jerman mempertegas, sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi demokrasi, tetap aktif dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pengambil keputusan dan pengambil kebijakan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(ZG)
(T.H-ZG/B/E.S. Syafei/E.S. Syafei) 17-09-2013 13:21:12

UNCTAD

DUBES TRIYONO PRESIDEN SIDANG TAHUNAN UNCTAD

Oleh Zeynita Gibbons
London, 17/9 (Antara) - Duta Besar Triyono Wibowo terpilih menjadi Presiden Trade and Development Board (TDB)-United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) pada pembukaan sesi sidang ke-60 TDB di Jenewa pada tanggal 16 September 2013.

Duta Besar/Watapri Triyono Wibowo terpilih secara aklamasi menggantikan Wakil Tetap Kazakhstan, Dubes Mukhtar Tileuberdi sesaat setelah pembukaan Sidang TDB sesi ke-60 usai, demikian Counsellor Ekonomi I PTRI Jenewa Muhsin Syihab kepada Antara London, Selasa.

Terpilihnya Dubes Triyono Wibowo, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa sebagai Presiden diplomasi multilateral Indonesia kembali memperoleh pengakuan dan kepercayaan internasional,
Dubes Triyono mengakui mandat ini merupakan kepercayaan dan kehormatan bagi Indonesia sekaligus mencerminkan akumulasi keberhasilan diplomat RI dalam menjalankan tugasnya di forum internasional secara konstruktif dalam pembahasan isu global.

Lebih lanjut ditegaskannya kepemimpinan Indonesia di berbagai forum internasional juga merupakan mandat konstitusi serta pelaksanaan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Mantan Wamenlu RI mengatakan masa Kepresidenan Indonesia di UNCTAD (September 2013-September 2014) memiliki arti strategis serta akan menjadi masa yang cukup bersejarah, mengingat selain tugas rutin memimpin pertemuan TDB, tugas Presiden TDB juga merencanakan dan melaksanakan perayaan ke-50 Hari Ulang Tahun UNCTAD, yang rangkaian acaranya akan dimulai pada bulan Maret 2014.

Selain itu, pada masa Kepresidenan tahun 2013-2014 akan dilakukan proses mid-term review hasil-hasil Konferensi UNCTAD XIII di Doha tahun 2012, untuk dijadikan rujukan persiapan Konferensi UNCTAD XIV di Peru, tahun 2016.

Tugas-tugas rutin Presiden TDB antara lain memimpin berbagai persidangan TDB (sidang tahunan TDB, sidang eksekutif TDB dan Special Session TDB serta konsultasi bulanan dengan para koordinator regional).

Selaku Presiden TDB, Dubes Triyono Wibowo akan melaporkan berbagai kegiatan UNCTAD kepada Komite II Sidang Majelis Umum PBB yang dijadwalkan akhir Oktober 2013 di New York.

Sesi ke-60 Sidang TDB yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 27 September membahas berbagai isu pembangunan dalam bentuk diskusi panel dan mendiskusikan berbagai publikasi, laporan kegiatan UNCTAD termasuk laporan bantuan terhadap rakyat Palestina serta tindak lanjut kebijakan UNCTAD bagi pembangunan di kawasan Afrika dan negara miskin (Least Developed Countries/LDCs).

Dewan Perdagangan dan Pembangunan atau Trade and Development Board merupakan badan antarpemerintah (intergovernmental machinary) tertinggi kedua di UNCTAD setelah Konferensi yang beranggotakan 155 negara anggota, yang membahas dan menetapkan kebijakan yang terkait dengan kerjasama internasional di bidang perdagangan dan pembangunan dalam kerangka PBB.

Indonesia terakhir kali menjabat sebagai Presiden TDB pada tahun 2009 ketika dijabat oleh Dubes Dian Triansyah Djani.***3***
(ZG/c/a011)
arnaz
(T.H-ZG/C/A.F. Firman/A.F. Firman) 17-09-2013 06:24:12


BULUTANGKIS

BULU TANGKIS - INDONESIA RAIH EMAS KEJUARAAN INTERNASIONAL BELGIA

London, 16/9 (Antara) - Pebulutangkis Indonesia Andre Kurniawan Tedjono dan Febby Angguni berhasil mengalahkan lawan mereka masing-masing dan keluar sebagai juara tunggal putra serta putri di kejuaraan bulu tangkis dunia Yonex Belgian International ke-9 di Leuven, Belgia.

Duta Besar RI Arif Havas Oegroseno dan pecinta olahraga bulutangkis hadir pada pertandingan final untuk memberi dukungan kepada pebulutangkis tersebut, demikian Sekretaris Dua Pensosbud KBRI Brusel, Diyah Ramadani Agustini kepada Antara London, Senin.

Kemenangan atlet Indonesia pada pertandingan Yonex Belgian International ke-9 di kota Leuven, Belgia yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 September lalu setelah melalui pertandingan final yang seru dan menegangkan.

Di pertandingan final tunggal putra, Andre Kurniawan Tedjono menghadapi perlawanan keras pebulutangkis Belanda Eric Pang sebelum mengalahkannya dengan skor 21-17 dan 21-11. Bagi Tedjono, ini adalah keikutsertaannya yang ketiganya secara beruntun di Yonex Belgian International.

Sementara itu pebulutangkis Febby Angguni memenangkan final tunggal putri dengan skor 22-20 dan 21-11 mengalahkan pebulutangkis Taiwan Chi Ya Cheng. Febby adalah pemenang kejuaraan bulutangkis Asian Junior U-16 tahun 2006 di Brunei.
Kemenangan Andre dan Febby tersebut disambut meriah oleh hampir 1.000 orang yang menonton pertandingan final kejuaraan Yonex Belgian International 2013, Minggu, termasuk puluhan orang Indonesia yang tinggal di Leuven dan dari Brussel, Antwerpen serta kota lain disekitarnya termasuk dari Luksemburg.

Dalam wawancara dengan stasiun TV setempat dan Belgia yang ditayangkan langsung saat kejuaraan, Dubes Oegroseno memuji permainan Andre dan Febby dan turut bangga atas kemenangan mereka yang mengharumkan nama Indonesia di kompetisi internasional ini.

Dalam kesempatan wawancara terpisah, baik Andre maupun Febby mengaku bangga dengan kemenangan yang mereka peroleh, walau mengaku permainan cukup berat karena menghadapi lawan-lawan yang tangguh.

Febby mengaku sangat bersemangat pada pertandingan final tersebut namun juga letih karena lawannya sangat kuat dan pertandingan berlangsung dengan berimbang. ***4***
(ZG)

(T.H-ZG/C/J. Suswanto/J. Suswanto) 16-09-2013 23:40:48

BELANDA

BELANDA APRESIASI KEBERHASILAN INDONESIA TURUNKAN ANGKA KEMISKINAN

Oleh Zeynita Gibbons

London, 16/9 (Antara) - Belanda mengapresiasi keberhasilan Indonesia dalam menurunkan angka kemiskinan, demokratisasi dan masuknya Indonesia sebagai negara G-20, kata Menteri Pembangunan dan Kerjasama Internasional Belanda Lilianne Ploumen.

Lilianne Ploumen mengatakan hal itu saat memberi sambutan pada acara "The 1st International Conference on Indonesian Development" (ICID) di Kampus Institute of Social Studies (ISS), Den Haag, Belanda, demikianSekretaris Ketiga, Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Denhaag R.R. Dewi Avilia dalam keterangannya yang diterima Antara London, Senin.

Ia menyebutkan ICID yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda bekerja sama dengan BNI dan Kedutaan Besar RI Den Haag selama tiga hari, 13-14 September, itu bertemakan "Innovation - Driven Economy as the Fundamental of Indonesian Economic".

Lebih lanjut Ploumen menyampaikan tawaran pemerintah Belanda kepada Indonesia sebagai mitra sejajar untuk melakukan kerjasama pembangunan dan berharap Indonesia dapat menciptakan "Sustainable and Inclusive Growth".
Selain Lilianne Ploumen, Wakil Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr. Lukito Tuwo juga menyampaikan pidatonya yang mengugkapkan kinerja dan capaian perekonomian Indonesia serta "masterplan" pembangunan Indonesia.

Dikatakannya beberapa tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah pembangunan infrastruktur transportasi dan energi, percepatan pertumbuhan ekonomi dan pendidikan. Untuk itu Dr. Lukita Towo berharap dengan penyebaran pusat pembangunan melalui enam koridor MP3EI, Indonesia dapat menciptakan pertumbuhan inklusif yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing agar Indonesia tidak masuk dalam kategori "Middle-income countries" (MICs), yakni satu dari 86 negara yang dinilai gagal dalam pencapain penghasilan kelas menengah menurut indikator yang ditetapkan Bank Pembangunan Dunia.

Pada acara penutupan Dubes RI Den Haag Retno L.P Marsudi menyoroti pentingnya pendidikan sebagai lokomotif pembangunan dan berharap generasi muda Indonesia bangga menjadi bangsa Indonesia dan siap memberikan kontribusi kepada Indonesia dan dunia.

Para pembicara pada The 1st ICID 2013 adalah Felia Salim (Wakil Presiden Direktur BNI), Dr. Faisal Basri (UI), Dr. Warsito P Taruno (Ketua Masyarakat Ilmuan dan Teknologi Indonesia). Selain itu juga tampil sebagai pembicara Dr. Dessy Irawati, FeRSA (President of the International Association of Indonesian Scientist) .Prof. Ben White (ISS), Dr. Howard Nicholas (ISS), Dr. Paul Benneworth (University of Twente), Dr. Roel Rutten (Tilburg University), Jan Fransen (Institute for Housing and Urban Development), (President of the International Association of Indonesian Scientist), Prof. Greg Barton (Monash University).

Sementara itu, Sekjen PPI Belanda Ridwansyah Yusuf Achmad mengatakan ICID bertujuan untuk mempertemukan dan membangun hubungan antara cendikiawan, pembuat keputusan, profesional dan masyarakat umum.

Dikatakannya selain menyelenggarakan diskusi, kegiatan ini juga menyelenggarakan kompetisi essay, kompetisi video klip dan Jinggle BNI. Pemenang kompetisi essay pada The 1st ICID adalah Agung Yoga Sembada (Juara I), I Made Andi Arsana (Juara II) dan Tanita Dhiyaan (Juara III).

Sementara untuk kategori "jinggle" keluar sebagai juara pertama, Jefry Albari Tribowo, kedua Sindy Ernawati dan ketiga, Erwin Suryajaya dan untuk kategori video klip juara pertama Ryvo Octaviano dan juara dua Hanif Ibadurrahman & Meivi Indira .

ICID dihadiri kurang lebih 300 peserta yang berasal dari kalangan pemerintah, akademisi,mahasiswa, profesional Indonesia dari beberapa negara antara lain dari Australia, Belanda, Belgia, Indonesia, Italia, Inggris, Jepang dan Jerman. ***4***
(T.H-ZG/B/Farochah/Farochah) 16-09-2013 06:42:48

UNCTAD

DUBES TRIYONO PRESIDEN SIDANG TAHUNAN UNCTAD

Oleh Zeynita Gibbons
London, 17/9 (Antara) - Duta Besar Triyono Wibowo terpilih menjadi Presiden Trade and Development Board (TDB)-United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) pada pembukaan sesi sidang ke-60 TDB di Jenewa pada tanggal 16 September 2013.

Duta Besar/Watapri Triyono Wibowo terpilih secara aklamasi menggantikan Wakil Tetap Kazakhstan, Dubes Mukhtar Tileuberdi sesaat setelah pembukaan Sidang TDB sesi ke-60 usai, demikian Counsellor Ekonomi I PTRI Jenewa Muhsin Syihab kepada Antara London, Selasa.

Terpilihnya Dubes Triyono Wibowo, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa sebagai Presiden diplomasi multilateral Indonesia kembali memperoleh pengakuan dan kepercayaan internasional,
Dubes Triyono mengakui mandat ini merupakan kepercayaan dan kehormatan bagi Indonesia sekaligus mencerminkan akumulasi keberhasilan diplomat RI dalam menjalankan tugasnya di forum internasional secara konstruktif dalam pembahasan isu global.

Lebih lanjut ditegaskannya kepemimpinan Indonesia di berbagai forum internasional juga merupakan mandat konstitusi serta pelaksanaan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Mantan Wamenlu RI mengatakan masa Kepresidenan Indonesia di UNCTAD (September 2013-September 2014) memiliki arti strategis serta akan menjadi masa yang cukup bersejarah, mengingat selain tugas rutin memimpin pertemuan TDB, tugas Presiden TDB juga merencanakan dan melaksanakan perayaan ke-50 Hari Ulang Tahun UNCTAD, yang rangkaian acaranya akan dimulai pada bulan Maret 2014.

Selain itu, pada masa Kepresidenan tahun 2013-2014 akan dilakukan proses mid-term review hasil-hasil Konferensi UNCTAD XIII di Doha tahun 2012, untuk dijadikan rujukan persiapan Konferensi UNCTAD XIV di Peru, tahun 2016.

Tugas-tugas rutin Presiden TDB antara lain memimpin berbagai persidangan TDB (sidang tahunan TDB, sidang eksekutif TDB dan Special Session TDB serta konsultasi bulanan dengan para koordinator regional).

Selaku Presiden TDB, Dubes Triyono Wibowo akan melaporkan berbagai kegiatan UNCTAD kepada Komite II Sidang Majelis Umum PBB yang dijadwalkan akhir Oktober 2013 di New York.

Sesi ke-60 Sidang TDB yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 27 September membahas berbagai isu pembangunan dalam bentuk diskusi panel dan mendiskusikan berbagai publikasi, laporan kegiatan UNCTAD termasuk laporan bantuan terhadap rakyat Palestina serta tindak lanjut kebijakan UNCTAD bagi pembangunan di kawasan Afrika dan negara miskin (Least Developed Countries/LDCs).

Dewan Perdagangan dan Pembangunan atau Trade and Development Board merupakan badan antarpemerintah (intergovernmental machinary) tertinggi kedua di UNCTAD setelah Konferensi yang beranggotakan 155 negara anggota, yang membahas dan menetapkan kebijakan yang terkait dengan kerjasama internasional di bidang perdagangan dan pembangunan dalam kerangka PBB.

Indonesia terakhir kali menjabat sebagai Presiden TDB pada tahun 2009 ketika dijabat oleh Dubes Dian Triansyah Djani.***3***
(ZG/c/a011)
arnaz
(T.H-ZG/C/A.F. Firman/A.F. Firman) 17-09-2013 06:24:12


Sabtu, 14 September 2013

YUNANI

DUBES: INDONESIA MASIH PUNYA BANYAK PEKERJAAN RUMAH

London, 14/9 (ANTARA) - Indonesia dengan jumlah penduduk kelas menengah tertinggi di kawasan dan ketiga di dunia masih mempunyai pekerjaan rumah seperti pelaksanaan demokrasi di semua tingkat, pengurangan angka kemiskinan dan pemberantasan korupsi.

Hal itu diungkapkan Duta Besar RI untuk Yunani Benny Bahanadewa dalam sambutannya pada acara Resepsi Diplomatik yang digelar KBRI Athena di Hotel Grand Bretagne, Athena, Yunani.

Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Athena Jani Sasanti kepada ANTARA London, Sabtu mengatakan resepsi diplomatik dihadiri sekitar 250 undangan dari kalangan pemerintahan, diplomatik, pengusaha, pemuka masyarakat dan Friends of Indonesia serta Kepala Protokol Negara Yunani yang mewakili pemerintah Yunani .

Lebih lanjut Dubes Benny Bahanadewa mengatakan kemajuan yang dicapai sejak 15 tahun terakhir setelah mengalami reformasi sistem politik dan ekonomi nasional Indonesia. Selain menjadi salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi yang menghantarkan Indonesia menjadi salah satu negara G-20 dan termasuk dalam negara "Growth Market."
Di tataran hubungan bilateral kedua negara, Duta Besar RI menyampaikan bahwa Indonesia dan Yunani memiliki kerjasama yang erat dan terus berkembang dalam bidang politik, antar parlemen, ekonomi, perdagangan dan industri.

Selain itu kedua negara memiliki banyak persamaan seperti keduanya adalah negara kepulauan, memiliki banyak peninggalan bersejarah dan situs arkeologi, serta pusat pariwisata yang dapat dikembangkan bersama.

Dalam upaya peningkatan people-to-people contact, kedua negara telah saling mengirimkan misi budaya selama beberapa tahun terakhir.

Rangkaian acara Resepsi Diplomatik KBRI Athena dilanjutkan dengan ramah tamah sambil menikmati hidangan santap malam dan dihibur dengan tarian tradisional Indonesia.

Untuk promosi budaya, selain sketsel batik, KBRI Athena menempatkan berbagai ornamen bernuansa Indonesia sebagai dekorasi pendukung seperti payung Tradisional Sunda dan koleksi wayang Golek.

Penyelenggaraan resepsi diplomatik dalam rangka peringatan HUT RI ke-68 ini, dijadikan KBRI Athena ajang promosi budaya dan kuliner sekaligus perluasan jejaring di kalangan diplomatik maupun kalangan pejabat di Pemerintahan negara Yunani.

Kuliner Indonesia disajikan dalam penataan di gubuk-gubuk tradisional seperti nasi goreng, sate ayam dan lumpia menambah kental suasana Indonesia yang dirasakan undangan yang menikmati hidangan dimasak khusus juru masak Wisma Duta.

Perayaan resepsi diplomatik dipadukan dengan penampilan tarian tradisional Indonesia yang dibawakan penari binaan KBRI Athena yang menampilkan tari Merak, Goyang-goyang dan Tari Piring.

Perpaduan dekorasi ruangan a la Indonesia, kuliner nusantara, dan penampilan tarian tradisional dan gending Jawa yang mengalun sepanjang acara berlangsung, membuat undangan enggan beranjak meninggalkan ruangan hingga acara berakhir. ***1***
(ZG/o001)

(T.H-ZG/B/O. Tamindael/O. Tamindael) 14-09-2013 08:36:04

MAROKO

MASYARAKAT MAROKO SAMBUT HANGAT TIM KESENIAN UNJ

Oleh Zeynita Gibbons

London, 14/9 (Antara) - Masyarakat Maroko menyambut hangat Tim Kesenian Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang menampilkan keanekaragaman budaya Indonesia seperti musik dan tari tradisional mulai dari Tari Kebyar Kipas, Tari Piring, lagu Laksamana Raja di Laut dan Tari Zapin.

"Penampilan pada acara resepsi diplomatik yang diadakan dalam rangkaian HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Wisma Duta Indonesia itu juga dimeriahkan vokalis utama Group Musik Sufi Indonesia 'Debu' Mustafa Daood," kata Sekretaris III/Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Rabat, Suparman Hasibuan kepada ANTARA London, Sabtu.

Ia mengatakan acara resepsi ini dihadiri Pejabat Pemerintah Maroko, Korps Diplomatik, akademisi, pengusaha dan para mitra kerja KBRI Rabat di Maroko.

Dubes RI untuk Maroko, Tosari Widjaja, bertindak sebagai tuan rumah pada acara resepsi tersebut yang dihadiri sekitar 400 orang undangan, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Ilmiah Maroko, Lahcen Daoudi.

Suparman Hasibuan mengatakan kehadiran Group Kesenian Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam rangka kerja sama pendidikan dengan sejumlah universitas di Maroko juga tampil di beberapa tempat di Maroko.

Sebelumnya, Tim Kesenian UNJ mengadakan pertunjukan di Kota Kenitra yang berjarak sekitar 60 km dari Kota Rabat dalam kerangka kerja sama pendidikan dengan Universitas Ibnu Thofail Kenitra yang terjalin melalui penandatanganan MOU oleh kedua Rektor pada April 2011.

Pagelaran yang diadakan di Gedung Balai Kota Kenitra itu dihadiri oleh para pimpinan universitas, mahasiswa serta masyarakat umum Kota Kenitra.

Grup Kesenian UNJ juga tampil di Kota Fes yang berjarak 300 km dari Rabat yang dikenal dengan kota kebudayaaan dan kota pendidikan di Maroko yang diadakan di Gedung Kebudayaan Kota Fes.

Pagelaran digelar hasil dari kerja sama dengan Universitas Sidi Mohamed ben Abdellah Fes dan dengan Pemerintah Kota Fes.

Rangkaian pagelaran Group Kesenian UNJ itu ditutup dengan penampilannya di Universitas Mohamed V Agdal Rabat, yang merupakan universitas terkemuka di Maroko yang juga di kenal dengan sebutan King's University karena Raja Maroko Hassan II dan Mohamed VI menyelesaikan studinya di universitas tersebut.

Penampilan Grup Kesenian UNJ di universitas berdasarkan pada hubungan kerja sama yang telah terjalin antarkedua universitas melalui penandatangan MOU pada April tahun 2011 lalu.

Sebelum kerja sama oleh kedua universitas itu ditandatangani secara resmi, Universitas Mohamed V Agdal Rabat pada Oktober tahun lalu juga telah meresmikan pembukaan Program Pengajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan Dubes RI untuk Maroko Tosari Widjaja.

Hingga saat ini, Universitas Negeri Jakarta telah melakukan menandatangani kerja sama nota kesepakatan MoU dengan empat universitas di Maroko yaitu Universitas Mohamed V Agdal Rabat, Universitas Ibnu Thofail Kenitra, Universitas Hassan II Casablanca dan Universitas Bouchaib Doukali Eljadida.

Ia mengharapkan dengan kehadiran group kesenian UNJ tersebut akan dapat meningkatkan hubungan Indonesia-Maroko, khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan. ***4*** (ZG)
(T.H-ZG/B/E.M. Yacub/C/E.M. Yacub) 14-09-2013 09:21:19