Minggu, 01 September 2013

KBRI OSLO


KBRI OSLO PADUKAN PROMOSI DALAM RESEPSI DIPLOMATIK

Oleh Zeynita Gibbons
London, 31/8 (Antara) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Oslo memadukan resepsi diplomatik peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 dengan promosi perdagangan, pariwisata dan investasi.

"Acara puncak resepsi diplomatik dihadiri tidak kurang dari 200 undangan dari berbagai kalangan diantaranya diplomatik, pemerintahan, bisnis, akademi, tokoh masyarakat serta budayawan yang digelar di Wisma Duta Oslo," kata Sekretaris Tiga KBRI Oslo, Dyah Wisnu Kusumawardani kepada Antara London, Sabtu.

Dubes RI Oslo Esti Andayani mengatakan pada tahun terakhirnya bertugas di Norwegia ini, kerjasama antara Indonesia dengan Norwegia sedang pada puncaknya. Untuk itu, ia bertekad menjadikan resepsi kali ini sebagai ajang untuk lebih mendorong kerjasama yang lebih erat.

"Ternyata tekad ini tepat karena tingkat kehadiran undangan yang tinggi terutama dengan kehadiran para pejabat tinggi dari kalangan pemerintah lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya," tuturnya seraya berharap kerjasama kedua negara terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu para undangan memadati pameran foto dan video mengenai perkembangan ekonomi, perdagangan dan pariwisata serta investasi.

"Di pojok trade, tourism and investment atau TTI ini kita juga lakukan diseminasi informasi perkembangan perekonomian terakhir di Indonesia, termasuk empat paket kebijakan ekonomi pemerintah guna memberikan keyakinan kepada publik di Norwegia keseriusan Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian," ujar Dubes Esti.

Berbagai koleksi kain dan ornamen Nusantara turut menghiasi resepsi kali ini, dari batik hingga songket, dari ulos hingga tenun NTT.

Selain itu, terdapat pojok dari produk kuliner Indonesia yang dapat diperoleh di berbagai supermarket di Oslo dan sekitarnya. "Kami ingin mengingatkan kepada undangan bahwa cukup banyak produk makanan dan bumbu yang dapat dijumpai oleh masyarakat Norwegia," tegasnya.

Esti mengatakan promosi produk-produk ini semakin lengkap dengan sajian kuliner khas berupa sosis Solo, siomay, pastel, dadar gulung, talam ubi, rempeyek dan lapis legit. Bahkan sate ayam dan kambing disajikan langsung dari angkring pembakaran.

Para undangan dihibur dengan penampilan Safrini Malahayanti, mahasiswi Universitas Oslo, yang membawakan tari Piring yang mendapat sambutan meriah. Bahkan banyak undangan yang kemudian berfoto bersama serta berbincang dengan Safrini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tarian dan latar belakangnya.

Inisiatif itu, jelas Dubes Esti, mendapat apresiasi positif dari para hadirin, bahkan banyak di antara mereka yang tinggal hingga resepsi usai karena ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Indonesia. ***3***
(T.H-ZG)
(T.H-ZG/B/A. Salim/A. Salim) 31-08-2013 06:02:49

Tidak ada komentar: