Rabu, 16 September 2009

DUNIA SAMBUT POSITIF KEMAJUAN INDONESIA

DUBES HAZAIRIN : DUNIA SAMBUT POSITIF KEMAJUAN INDONESIA

London, 16/9 (ANTARA) - Dubes RI di Warsawa Hazairin Pohan menyatakan dunia menyambut positif perubahan yang terjadi, Indonesia menjadi negeri termaju dalam berdemokrasi di Asia Tenggara selama sepuluh tahun terakhir.

Sementara di bidang ekonomi meskipun di tengah-tengah krisis keuangan global Indonesia masih memiliki pertumbuhan ekonomi relatif tinggi sekitar 4 persen, ujar Hazarin Pohan dalam pidatonya pada acara resepsi diplomatik HUT RI di Warsawa, akhir pekan.

Juru bicara KBRI Warsawa Any Muryani kepada koresponden ANTARA London, Selasa mengatakan resepsi diplomatik dihadiri lebih dari 300 undangan dari kalangan korps diplomatik dan pejabat pemerintah, anggota parlemen, dunia usaha, pers dan tokoh-tokoh masyarakat Polandia di Hotel Hyatt Regency, Warsawa.

Undangan yang hadir dalam resepsi antara lain Wakil Menlu Polandia Jacek Najder, Direktur Asia Pasifik Dubes Szumki beserta pejabat-pejabat Kementerian Luar Negeri lainnya, Dubes Amerika Serikat Victor Ashe, Dubes Federasi Rusia Vladimir Grinin, Dubes China Sun Rongmin.

Selain itu juga hadir Dubes Malaysia Rosmidah Binte Zahid, Dubes Italia Aldo Mantovani, dan dubes dari Saudi Arabia, Iran, Irak, Aljir, Kuwait, Tunisia, Pakistan, Yaman, Brazil, Chile, Finlandia, Norwegia, Mexico, Equador, Korea Selatan, serta dari negara-sahabat lainnya.
Dari kalangan tokoh masyarakat hadir Mufti Polandia Tomasz Miskiewicz, Imam Mesjid Wroclaw Ali Abi Isa, Direktur Museum Asia Pasifik Andrzej Nusantara Wawrzyniak, dan penggerak budaya Indonesia yang datang dari berbagai penjuru kota di Polandia.

Lebih lanjut Dubes Hazairin Pohan mengatakan Indonesia akan membentuk parlemen baru sebagai hasil pemilu dan memilih kembali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk masa jabatan kedua.

Hazairin Pohan mengatakan selama hampir tiga tahun menjabat duta besar, banyak kemajuan yang dicapai dalam kerjasama bilateral Indonesia - Polandia di berbagai bidang serta berlanjutnya dialog para pemimpin negara pada tingkat tertinggi.

Pada tahun 2009 juga mencatat kemajuan besar dalam bidang kerjasama antara ITB dan Universitas Teknologi Warsawa, dan di bidang kebudayaan di mana sebanyak enam kelompok seni tradisional Indonesia tampil di berbagai festival dan pertunjukan di Polandia.
Acara resepsi yang dimeriahkan dengan penampilkan tari Panyembrana dari Bali yang dibawakan Maria Szyma'ska dan tari Yapong Betawi oleh Iwona Czapla dan Ro'a Puzynowska.

Selain itu juga suguhan makanan khas Indonesia hasil karya dua juru masak dari Hotel Hyatt Bandung yakni Muhammad Sidik dan Azis Wahyudin yang berada di Warsawa dalam rangka penyelenggaraan Indonesian Food Festival.

Dalam rangkaian peringatan 64 tahun Proklamasi Kemerdekaan, KBRI digelar Indonesian Food Festival di Hotel Hyatt Regency dari tanggal 14 September hingga 26 September, dan 2nd Indonesian Film Festival pada bulan Oktober yang akan datang.

***1***
(U-ZG)



(T.H-ZG/B/A033/A033) 16-09-2009 14:16:05

Tidak ada komentar: