Jumat, 15 November 2013

MENTERI

PENERBANGAN GARUDA KE INGGRIS DIHARAPKAN DONGKRAK WISATAWAN

London, 6/11 (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan dengan kembalinya maskapai penerbangan Garuda Indonesia ke Inggris diharapkan akan dapat meningkatkan jumlah wisatawan dari Inggris ke Indonesia.

Harapan itu disampaikan Mari Pangestu kepada ANTARA London, Rabu, sehubungan dengan akan kembalinya maskapai penerbangan Indonesia Garuda ke Inggris mulai Mei 2014 setelah absen sekitar 10 tahun.

Maskapai penerbangan Garuda juga membuka stand khusus di Pameran Pariwisata WTM London, terbesar ke dua setelah ITB Berlin , yang berlangsung di ExCel Exhibition Centre, London, Inggris dari 4 sampai 7 November.

Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer mengatakan, maskapai penerbangan Garuda kembali melayani penerbangan non stop London Jakarta - Sydney dengan menggunakan pesawat baru Boeing 777- 300 ER yang melayani penerbangan dari Indonesia ke Eropa non stop.

Ini merupakan penerbangan Garuda pertama ke Asia setelah 10 tahun absen, ujarnya seraya menambahkan bahwa Garuda merupakan satu satunya penerbangan yang menjalani rute dari Eropa ke Australia via Jakarta langsung.

Jumlah wisatawan Inggris ke Indonesia selama kurun Januari-Agustus tercatat 141.509 atau meningkat 7,41 persen dibandingkan periode yang sama 2012 sebanyak 131.741.

Menteri Mari Elka Pangestu mengharapkan dengan kehadiran Garuda ke London diharapkan jumlah wisatawan Inggris akan meningkat lagi . Selain itu kehadiran Indonesia dalam pameran pariwisata terbesar di dunia setelah ITB Berlin.

Dikatakannya kehadiran Indonesia dalam WTM merupakan bagian dari mendorong promosi Indonesia sampai September pertumbuhan pariwisata Indonesia mencapai 8,8 persen. "Saya optimis 8,6 juta bahkan lebih target wisatawan yang akan tercapai," ujarnya.

Menurut Menteri, Inggris merupakan pangsa pasar Indonesia di Eropa yang cukup besar . " Keberadaan Indonesia dalam WTM London cukup penting," ujarnya,
Sebelumnya dalam konferensi pers yang digelar dalam rangka keikutsertaan Indonesia dalam pameran yang diikuti sekitar 5.000 exhibitors dengan 8.000 pengunjung, Menteri menjelaskan strategi yang dilancaran 16-16-7 yang berfokus pada 16 target pasar regional untuk 16 destinasi dan 7 minat khusus.

Indonesia kini memang tengah mengembangkan 16 destinasi wisata potensial selain Bali, yang tersebar dari Sumatra hingga Papua. Selain itu Indonesia juga mengembangkan tujuh minat khusus meliputi budaya dan sejarah, alam dan ekowisata, rekreasi, kapal pesiar, kuliner dan belanja, kesehatan dan kebugaran serta MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions).

Strategi ini diharapkan dapat membantu upaya Indonesia untuk menarik lebih banyak turis mancanegara, termasuk dari Inggris, ke tanah air, apalagi degan kehadiran maskapai penerbangan Garuda yang absen lebih dari 10 tahun.

Sementara itu Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia, Hamzah Thayeb mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam pameran pariwisata WTM London, terbesar kedua setelah ITB Berlin yang digelar untuk ke 39 kalinya sangat penting dan Indonesia setiap tahunnya selalu mengikutinya.

WTM London merupakan salah satu kegiatan besar pameren pariwisata terbesar setelah ITB Berlin yang harus dimanfaatkan untuk mempromosikan Indonesia, dengan memperkenalkan berbagai budaya Indonesia. Selama ini orang hanya mengenal Bali sebagai tujuan wisata, padahal Indonesia bukan saja Bali tetapi banyak obyek wisata lainnya.
Upaya dan kegitan yang dilakukan perwakilan dalam mempromosikan Indonesia selama ini diantaranya mengikuti berbagai festival yang dilakukan masyarakat Indonesia dengan melibatkan para pelajar yang tergabung dalam PPI London. Culinary workshop, festival gamelan dan juga festival film.***3***
(ZG)
(T.H-ZG/B/S. Suryatie/S. Suryatie) 06-11-2013 07:49:54

Tidak ada komentar: