Rabu, 31 Agustus 2011

SHOLAT ID DIGELAR LIMA KALI DI LONDON

LEBARAN --SHOLAT ID DIGELAR LIMA KALI DI LONDON

London, 31/8 (ANTARA) - Ribuan muslim dan muslimah di London melaksanakan sholat Idul Fitri 1432 Hijriah di Mesjid Besar London, Central Mosque di Regent Park, yang dilaksanakan sebanyak lima kali guna menampung umat muslim dari berbagai negara Selasa pagi.

Sholat Idul Fitri yang diadakan di Mesjid Raya London yang pertama dimulai pada pukul 07.00 dan selanjutnya pada pukul 08.00 , 09.00 kemudian 10.00 dan 11.00 , dari pengamatan koresponden Antara London yang mengikuti sholat pada pukul delapan, ruang wanita di lantai atas dipenuhi kaum muslimat dari berbagai bangsa.

Sekitar 200 wanita yang mengikuti sholat Idul Fitri umumnya tidak mengunakan mukena seperti umumnya dijumpai di tanah air, kaum wanita dengan berbagai warna kulit itu hanya mengunakan busana panjang yang disebut abaya berwarna hitam.

"Perempuan muslim di Inggris tidak mengenal mukena," ujar Afrahul Fadhilah, yang bekerja di Mesjid London menambahkan bahwa biasanya perempuan langsung sholat dengan busana panjang yang dikenakan.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri yang hanya berlangsung selama setengah jam di mesjid Raya London itu setiap kali selalu dipenuhi oleh umat Muslim yang datang bergantian, karena Hari Idul Fitri di Inggris bukanlah hari libur seperti di Indonesia.

Sementara di KBRI London meskipun sholat Idul Fitri dimulai pada pukul 10.00 , namun sejak pukul 08.00 , umat muslim Indonesia mulai berdatangan dari berbagai daerah untuk mengikuti sholat Idul Fitri di gedung kedutaan KBRI London yang terletak di Grosvenor Square, London, dekat Kedutaan Amerika Serikat.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republik Irlandia dan Ny Sandra Thamrin bersama ratusan muslim dan muslimah Indonesia dan artis terkemuka Indonesia Ira Wibowo yang baru datang ikut melaksanakan sholat Idul Fitri dengan imam dan khatib Ustad Irsyad Azizi dari Kairo, Mesir.

Ruang pertemuan dan aula dan musalah serta lorong lorong di gedung KBRI London dipenuhi umat Muslim Indonesia termasuk para pekerja dan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Inggris, yang ingin melaksanakan sholat yang dilaksanakan pada pukul 10.00 .

Dalam khutbah Idul Fitri 1432, Ustad Irsyad Azizi menyampaikan khutbah yang bertema "Membumikan nilai nilai Ramadhan" yang menyebutkan secara sederhana Ramadhan memberikan efek terhadap kehidupan umat Muslim yang dapat dibagi dalam dua sisi yaitu internal yaitu individu dan eksternal sosial.

Menurut ustad Azizi yang sedang menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana (S2) Fak. Ushuluddin, Jurusan Hadits, Universitas Al-Azhar, Mesir itu efek internal Ramadhan pada pribadi muslim terkait dengan dirinya sendiri sedangkan eksternal yaitu pengaruh terhadap pribadi Muslim dengan sesame manusia di dalam hidupnya.

Usai sholat Idul Fitri yang diadakan di KBRI London, umat Muslim yang datang dari berbagai daerah di Inggris bersilaturahim dengan Dubes dan ibu Sandra Thamrin serta dengan keluarga diplomat serta masyarakat Indonesia dari berbagai profesi dan bahkan Atase Pendidikan T.A Fauzi Soelaiman mengadakan open house bagi masyarakat dan mahasiswa Indonesia di Inggris.

KBRI London menyediakan makanan kecil untuk seluruh peserta peserta yang dibagikan usai sholat Idul Fitri, berupa lemper, risoles dan bolu serta sebotol air putih oleh dua lokal staf KBRI London Ibu Lestari dan Mbak Sutji.

"Kami menyediakan makanan kecil sebanyak 500 kotak serta air putih ," ujar Bu Lestari yang telah bekerja sebagai lokal staf di KBRI London puluhan tahun.

Sementara itu ,anggota pengajian Annisa yang terdiri wanita Indonesia yang bersuamikan pria Inggris usai sholat Idul Fitri di KBRI London mengadakan pesta ketupat di kediaman Caya Fairrie di daerah Kensington yang antara lain dihadiri Cynthia Kasim, Tessa Dennis, Chichi Bahrain dengan menu lontong, sayur, rendang, semur betawi, gulai ayam dan sambel goreng hati, mpek mpek serta kue kecil dengan system potluck.

"Saya membuat lontong dengan membeli beras yang sudah dibungkus plastik kecil dan harus direbus lebih dari tiga jam," ujar Caya Fairrie yang berniat akan melaksanakan ibadah haji dengan bimbingan Afrahul Fhadilah yang menjadi guru mengaji kelompok Annisa.

***6***
(ZG)/B/A011)
(T.H-ZG/B/A011/A011) 31-08-2011 05:02:50


1 komentar:

Unknown mengatakan...

subhanallah.. keren banget.. begitu hikmat nya menjalankan sholat idul fitri. di negara islam minoritas...