Jumat, 08 Oktober 2010

PAMERAN TEKSTIL DI ESTONIA

KBRI FINLANDIA GELAR PAMERAN TEKSTIL DI ESTONIA

London,9/10 (ANTARA) - Duta Besar RI untuk Republik Finlandia merangkap Republik Estonia, Harry Purwanto, meresmikan pameran Tekstil Indonesia yang digelar di Gedung Pusat Kebudayaan Russia (Vene Kultuurikeskus), Tallinn, Estonia.

Gedung Pusat Kebudayaan Rusia merupakan salah satu gedung yang paling indah dan dianggap tempat yang paling prestigious di Tallinn, ujar Sekretaris Ketiga Sosbudpen, KBRI Helsinki, Andy Aron dalam keterangannya kepada ANTARA London, Sabtu.

Pameran tekstil yang digelar pertama kalinya di Estonia ini, selain mempromosikan kekayaan khasanah tekstil tradisional Indonesia, bertujuan memperingati setahun pengakuan Batik Indonesia sebagai warisan budaya tak-benda (intangible heritage of humanity) oleh UNESCO.

Sebanyak 69 lembar kain tekstil tradisional Indonesia, baik berupa kain ikat, songket, dan batik, koleksi pribadi pejabat KBRI Helsinki serta sejumlah perhiasan dan pernak pernik pakaian tradisional milik KBRI Helsinki ditampilkan dalam Pameran Tekstil Indonesia.

Dubes Harry Purwanto, yang meresmikan pameran pada kesempatan penyelenggaraan Resepsi Diplomatik dalam rangka Peringatan HUT RI ke-65 itu hadir Konsul Kehormatan RI untuk Estonia Mr. Ain Lindre, selain pejabat Kementerian Luar Negeri Estonia, perwakilan instansi pemerintah, Dubes Negara Asing yang terakreditasi untuk Estonia, pejabat pemerintah kota Tallinn, serta sejumlah Konsul Kehormatan Negara Asing di Estonia.

Hadir dalam acara pembukaan dari kalangan perguruan tinggi, media massa Estonia, perwakilan sejumlah organisasi serta lembaga swadaya masyarakat di Estonia, termasuk anggota asosiasi persahabatan Indonesia-Estonia.

Dubes Harry Purwanto dalam sambutan menyampaikan bahwa penyelenggaraan pameran tekstil dan resepsi diplomatik yang diadakan pertama kalinya mencerminkan hubungan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Estonia.

Duta Besar juga menyatakan hubungan yang baik tersebut diharapkan dapat kian mampu mendorong kerja sama yang dapat dirasakan langsung rakyat kedua negara di masa depan.

Dikatakannya kehidupan berdemokrasi di Indonesia kian maju, dan perekonomiannya kian tumbuh secara baik, dan dunia kini kian mengakui peran strategis Indonesia dalam pembangunan dunia dengan masuknya Indonesia di forum G20.

Puncak acara resepsi diplomatik dan pembukaan resmi pameran tekstil dimeriahkan dengan penampilan orkestra musik filharmoni Masyarakat Estonia-Russia, serta penampilan tari topeng Nali yang dibawakan penari I Wayan Sutisna, seniman tari asal Bali yang tinggal menetap di Helsinki, Finlandia.

Pameran tekstil memperoleh apresiasi yang cukup luas dari berbagai kalangan masyarakat di Estonia, baik kalangan masyarakat awam hingga pelajar dan akademi seni Estonia, serta pelaku usaha dan bisnis tekstil di Estonia. Tercatat ratusan penduduk Estonia mengunjungi pameran yang diselenggarakan selama satu minggu.***4*** (ZG)
(T.H-ZG/B/S006/S006) 09-10-2010 05:26:43

Tidak ada komentar: