Kamis, 02 Juni 2011

SUNDARI SOEKOTJO

SUNDARI SOEKOTJO OBATI RASA RINDU MASYARAKAT BELANDA

Denhaag , 30/5 (ANTARA) - Penyanyi keroncong Sundari Soekotjo mengobati rasa rindu kampung halaman warga Indonesia yang menetap di Belanda saat ia tampil pada acara Tong Tong Fair di Maliveld Denhaag dari 25 Mei hingga 5 Juni mendatang.

"Saya merasa surprise dengan tanggapan penonton," ujar Sundari kepada ANTARA seusai penampilannya di panggung utama Tong Tong Fair yang digelar untuk ke-53 kalinya, Minggu (29/5).

Kehadiran Sundari Soekotjo di Tong Tong Fair yang sepenuhnya didukung Direktorat Jenderal Pemasaran Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berhasil menghipnotis lebih dari 1.000 pengujung dari berbagai kalangan.

Saat ia melantunkan Rayuan Pulau Kelapa, para penonton yang berada di bangku depan langsung ikut bergoyang. Bahkan saat melantunkan lagu Poco Poco, penonton dengan semangat pun terus bergoyang.

Menurut Sundari, masyarakat Belanda ternyata sangat menghargai musik keroncong. "Mereka sampai hapal lagu keroncong yang saya bawakan," ujar artis yang menerima penghargaan anugerah kebudayaan kategori seni tahun 2011 dari Kemenbudpar ini.

Apalagi saat lagu keroncong yang dibawakan Sundari Sukotjo yang mengunakan bahasa Belanda , ia merasa ada ikatan bathin yang kuat.

Dengan diiringi grup Keroncong Sakmunine dari Yogyakarta menampilkan sekitar delapan lagu. Di antaranya Bengawan Solo, Bunga Anggrek dengan versi Bahasa Belanda, Malam Bulan Purnama yang akrab di telingga penonton.

Menurut Sundari Sukotjo, banyak yang sudah mengenal lagunya karena seringnya lagu keroncong yang disiarkan di video klip dan juga pada penerbangan Garuda serta CD-nya yang sudah beredar luas di negeri Belanda.

Diakuinya, musik keroncong tidak hanya diminati di kalangan generasi tertentu seperti generasi tua tetapi juga mulai diminati generasi muda, bahkan ada satu rombongan warga Indonesia yang berdomisili di Prancis dengan rombongan menyaksikan penampilan music keroncong.

Dia berharap, dengan banyaknya minat masyarakat, musik keroncong akan mendunia, karena selama ini justru publik asing yang sangat menikmatimya.

Kasi Promosi Wilayah Eropa Barat Molly Prabawaty mengatakan, Kemenbupar juga akan mempertunjukan tarian tradisional Indonesia oleh kelompok Beksan Puro Pakualaman-Yogyakarta dan fashion show batik oleh desainer Batik Rosso dari Yogyakarta.

Dikatakannya, Kemenbudpar bekerja sama dengan PT Vista Express Tours & Travel akan berpartisipasi pada kegiatan Tong-Tong Fair yang dilaksanakan sejak 25 Mei berlangsung hingga 5 Juni 2011 di Den Haag, Belanda, bertema Yogyakarta.

"Kemebudpar mensponsori pengiriman tim kesenian dari Yogyakarta sesuai dengan tema Tong Tong Fair tahun 2011," ujar Molly Prabawaty.

Selama Tong Tong Fair, Kemenbupar menyediakan pelayanan informasi dan distribusi bahan promosi dan pertemuan dengan tour-operators Belanda yang diadakan bekerja sama dengan VITO Belanda bertempat di Paviliun Indonesia dan pameran destinasi pariwisata Indonesia.

Kemenbupar dalam memasarkan obyek wisata mendapat dukungan dari industri pariwisata VITO Belanda, Garuda Indonesia, Garuda Orient Holiday, Deva Travel, Dari Java dan Smaragd-Reizen dari Belanda.

Sementara itu industri pariwisata dari Indonesia di antaranya Iramasuka Tour & Travel, Incitour & Travel dan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko.

Molly Prabawaty mengatakan bahwa misi Kemenbupar di Tong Tong Fair ini adalah promosi pariwisata untuk meningkatkan citra Indonesia dan menarik minat kunjungan wisatawan Belanda.

"Harapan Kemenbudpar pada penyelenggaraan PS Malam Tong Tong Fair ini agar dapat menarik wisatawan Belanda berkunjung ke Indonesia mengingat target yang ingin dicapai adalah sebesar 155.000 wisatawan," ujar Molly Prabawaty.

Dikatakannya, dengan adanya penerbangan langsung Garuda Indonesia dari Amsterdam ke Jakarta diharapkan target wisatawan Belanda akan dapat tercapai. Target wisman tahun 2011 adalah sebesar 7,7 juta dan diharapkan Belanda dapat menyumbang lebih dari 155 ribu wisatawan, demikian Molly Prabawaty. ***6***
(T.H-ZG/B/M026/M026) 30-05-2011 08:01:26

Tidak ada komentar: